cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR IKLIM DENGAN KEJADIAN DIARE : LITERATURE REVIEW Wibowo, Dinda Nabila Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44274

Abstract

Perubahan iklim di Indonesia memiliki dampak pada berbagai aspek kehidupan, termasuk sosial, ekonomi, politik, dan kesehatan. Diare adalah salah satu penyakit utama yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan, termasuk perubahan cuaca. Faktor cuaca memiliki peran terhadap penyebaran penyakit ini, di mana perubahan suhu, curah hujan, dan kelembaban yang mampu memengaruhi ketahanan, tingkat virulensi, serta pergerakan patogen. Pada  artikel yang diambil sebagai acuan dalam literature review ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami hubungan faktor iklim dengan kejadian diare. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literature review untuk memahami dan mengidentifikasi informasi yang relevan. Jurnal yang digunakan pada studi ini dipilih berdasarkan kriteria yang ada melalui database ilmilah, seperti Google Scholar, PubMed, Mendeley, dan ResearchGate. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya variasi hubungan faktor iklim dengan kejadian diare yang cukup siginifikan antarwilayah. Beberapa penelitian menemukan bahwa faktor iklim seperti curah hujan, suhu udara, dan kelembaban memiliki hubungan yang signifikan dengan peningkatan kasus diare, sementara penelituan lain tidak ditemukan korelasi yang kuat. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh adanya variasi kondisi lingkungan faktor metodologi dan faktor sanitasi di masing-masing wilayah. Curah hujan dan kelembaban cenderung memiliki dampak lebih kuat, terutama terhadap sanitasi dan ketersediaan air bersih. Pencegahan diare memerlukan perbaikan sanitasi, akses air bersih, dan edukasi kebersihan masyarakat.
DISTRIBUSI KASUS BBLR BERDASARKAN CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATAL LENGKAP DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2021-2023 Luthfiyah, Zaul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44275

Abstract

Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan bayi yang baru lahir dengan berat badan <2.500 gram. BBLR menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang perlu diintervensi karena dapat menjadi salah satu penyebab kematian pada bayi. Penelitian ini bertujuan mengetahui keterkaitan antara distribusi cakupan kunjungan neonatal dengan distribusi BBLR yang ada di Jawa Timur tahun 2021-2023. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2021, 2022, dan 2023. Populasi yaitu seluruh kabupaten dan kota yang ada di Jawa Timur. Variabel bebas pada penelitian ini adalah cakupan kunjungan neonatal lengkap. Sedangkan variabel terikat adalah kasus BBLR. Data dianalisis menggunakan software QGIS. Hasilnya terdapat 22 kabupaten/kota yang secara konsisten belum mencapai target cakupan kunjungan neonatal lengkap. Sebanyak 4 kabupaten/kota secara konsisten mencapai target cakupan kunjungan neonatal lengkap, yaitu Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Sampang, Kota Madiun, dan Kota Surabaya. Terdapat 13 kabupaten/kota yang secara konsisten mengalami kenaikan jumlah kasus BBLR, 24 kabupaten/kota yang bergerak fluktuatif dan 1 kabupaten/kota yang secara konsisten mengalami penurunan jumlah kasus BBLR, yaitu Kota Probolinggo. Cakupan kunjungan neonatal yang belum lengkap tidak bisa menjadi satu-satunya faktor terjadinya kasus BBLR. Peningkatan cakupan kunjungan neonatal lengkap harus terus dilakukan untuk mencegah terjadinya BBLR dengan kerjasama semua pihak.
ANALISIS GAMBARAN RISIKO POSTUR KERJA KOMPUTER DENGAN METODE RAPID OFFICE STRAIN ASSESMENT (STUDI KASUS : DIVISI FINANCE AND ACCOUNTING PT. XYZ) Ardiansyah, Dimas Fizan; Mulia, Shinta Arta; Sivatino, Moiko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44277

Abstract

Akibat perkembangan teknologi, pekerjaan kantor telah berubah drastis. Komputer kini menjadi bagian integral dari setiap aspek kehidupan kantor, mulai dari pemrosesan data hingga mengobrol dengan rekan kerja. Bekerja dalam posisi duduk, berdiri, atau bergerak juga umum dilakukan oleh sebagian besar karyawan perusahaan yang utamanya bekerja di dalam ruangan dan menggunakan komputer. Siapa pun yang menggunakan komputer tanpa mempertimbangkan ergonomi akan mengalami masalah di beberapa bagian tubuh, termasuk leher, punggung, lengan, dan bahu, serta sakit kepala, stres, dan nyeri otot akibat ketegangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja kantor dengan metode Rapid Office Strain  Assesment. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode observasional menggunakan total sampling 30 responden pekerja di divisi finance and accounting PT XYZ. Analisis dilakukan dengan menyajikan data hasil form Rapid Office Strain Assesment (ROSA) dalam bentuk tabel yang kemudian dideskripsikan. Perolehan skor ROSA terbagi menjadi 3 kategori berdasarkan tingkat risikko MSDs (“Low, Warning Level, Necessity of Intervention Measures Level”). Hasil menunjukkan terdapat 4 orang (13,33%) masuk ke dalam risiko rendah (“Low”). Sebagian besar pekerja, yaitu 26 orang (86,67%) berada dalam kategori risiko sedang (“Warning level”). Karena tidak ada responden yang mendapat skor lebih tinggi dari 5, kategori risiko tinggi tidak ditemukan. Hal ini membuktikan bahwa sesuatu perlu dilakukan untuk membuat tempat kerja lebih ergonomis.
HUBUNGAN RIWAYAT HIPERTENSI, STATUS GIZI, TINGKAT KECEMASAN DENGAN PREEKLAMPSIA BERAT PADA IBU HAMIL SHANDI LIANA, PUTRI; Febriyani, Putri Agus; Novita, Astrid
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44304

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan Kasus Preeklampsia di RSUD Jampang Kulon pada Periode Januari – Juni Tahun 2024 adalah sebanyak 142 Kasus dari total 1299 (11%) kunjungan rawat inap di RSUD Jampang Kulon, hal ini diketahui meningkat jika dibandingkan dengan jumlah preeklampsia yang hanya 125 kasus. Hasil dari rekam medis pasien menunjukkan bahwa pada preeklampsia berat, komplikasi maternal yang paling sering terjadi di RSUD Jampang Kulon adalah koagulopati (gangguan pembekuan darah) sebanyak 10 kasus, solusio plasenta (terlepasnya plasenta sebelum waktunya) sebanyak 20 kasus, dan eklampsia (kejang akibat preeklampsia) sebanyak 22 kasus dari total 142 kasus. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan kunjungan rawat inap. pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik probability sampling metode simple random sampling. Teknik penentuan jumlah sampel dengan rumus lameshow. Pada penelitian ini analisis bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antara masing-masing variabel. Penelitian ini menggunakan uji statistik chi-square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil uji chi square didapatkan nilai p value 0.014 dimana p value < 0.05 maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan signifikan antara riwayat hipertensi dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Hasil uji chi square didapatkan nilai p value 0.003 dimana p value < 0.05 maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan signifikan antara status gizi dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Hasil uji chi square didapatkan nilai p value 0.007 dimana p value < 0.05 maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan signifikan antara kecemasan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Hasil penelitian ini dapat memberikan pengetahuan bagi ibu hamil, suami dan keluarga tentang tanda, gejala dan bahaya preeklampsia.
FAKTOR STRATEGIS DALAM RETENSI TENAGA KESEHATAN DI WILAYAH TERPENCIL INDONESIA Naradhipa, Rasyid Araghani; Wasir, Riswadi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44312

Abstract

Penyediaan layanan kesehatan yang bermutu di daerah terpencil Indonesia, termasuk wilayah pedalaman, perbatasan, dan kepulauan, masih menghadapi tantangan serius akibat keterbatasan infrastruktur, jarak geografis, dan fasilitas yang tidak memadai. Masalah ini diperburuk dengan rendahnya retensi tenaga kesehatan yang disebabkan oleh beban kerja tinggi, insentif tidak kompetitif, dan minimnya dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pendekatan praktis yang dapat memperkuat mutu dan retensi tenaga kesehatan di daerah terpencil, dengan fokus pada strategi peningkatan insentif, perbaikan kondisi kerja, dan pelatihan yang relevan secara regional. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel yang diterbitkan tahun 2021-2025 dari basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan kata kunci terkait strategi peningkatan kualitas dan retensi tenaga kesehatan di daerah terpencil. Analisis dilakukan secara kualitatif menggunakan pendekatan analisis konten. Hasil penelitian mengidentifikasi lima faktor utama yang berpengaruh terhadap mutu dan retensi tenaga kesehatan: (1) insentif dan kompensasi, baik finansial maupun non-finansial; (2) pelatihan dan pengembangan karier yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal; (3) dukungan sosial dari rekan kerja, keluarga, dan komunitas; (4) kebijakan pemerintah yang adaptif dan terintegrasi; dan (5) pemanfaatan teknologi seperti telemedicine dan e-learning. Kesimpulannya, upaya peningkatan mutu dan retensi tenaga kesehatan memerlukan pendekatan yang terintegrasi dengan melibatkan kolaborasi lintas sektor. Disarankan agar kebijakan yang dirancang mempertimbangkan kekhasan tantangan lokal serta mengintegrasikan sistem insentif, pelatihan berkelanjutan, dan dukungan sosial yang komprehensif untuk mewujudkan pemerataan layanan kesehatan yang berkelanjutan.
PENGARUH TUMMY TIME EXERCISE TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MENGANGKAT KEPALA BAYI USIA 0 – 4 BULAN Trisnadi, Reza Adityas; Apriliyani , Apriliyani; Suprijono, Moch Agus; Ulayatilmiladiyyah, Nur; Chodidjah, Chodidjah; Tyagita, Nurina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44314

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan bayi merupakan aspek penting yang dipengaruhi oleh stimulasi dini. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah kurangnya stimulasi pada bayi, khususnya dalam posisi tengkurap, yang mempengaruhi kemampuan motorik kasar, seperti mengangkat kepala. Tummy time exercise adalah metode stimulasi untuk meningkatkan kekuatan otot leher, bahu, dan punggung bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tummy time exercise terhadap kemampuan motorik kasar mengangkat kepala bayi usia 0 – 4 bulan di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional. Data diperoleh dari 60 bayi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi melalui teknik consecutive sampling di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Data dianalisis menggunkan uji chi square dengan nilai sig (p<0,05) untuk mengetahui pengaruh tummy time exercise terhadap kemampuan motorir kasar mengangkat kepala bayi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bayi yang secara teratur melakukan tummy time exercise memiliki kemampuan motorik kasar yang lebih baik dibandingkan yang tidak teratur melakukan tummy time exercise. Sebanyak 86,1% bayi yang teratur melakukan tummy time exercise memiliki kemampuan motorik kasar nomal, dibandingkan dengan 45,8% bayi yang tidak teratur melakukan tummy time exercise. Hasil analisis dengan uji chi square diperoleh nilai sig (p-value): 0,001 (p<0,05); PR: 1,879. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa tummy time exercise berpengaruh signifikan terhadap kemampuan motorik kasar mengangkat kepala bayi usia 0 – 4 bulan di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang.
ANALSIS TINGKAT KEBERHASILAN PENANGGULANGGAN KASUS DIARE PADA BALITA DI JAWA TENGAH Yulia Putri, Wakhiddatul Wahyu; Nurvita, Silvia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44318

Abstract

Balita merupakan kelompok umur yang sangat rawan terhadap sebuah penyakit terutama infeksi penyakit seperti diare. Definis diare adalah ketika seseorang mengalami kenaikan frekuensi buang air besar tiga kali sehari dalam bentuk feses lembek, jika pada bayi maka feses yang dikeluarkan cair. Diare merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian pada balita menempati peringkat kedua. Menurut WHO (2024) diare menjadi penyebab kematian terbesar ketiga di dunia dengan kasus 443.832 kematian anak setiap tahunnya. Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian diare pada balita seperti peran orang tua dalam penanganan dan pencegahan diare, pengelolaan sanitasi lingkungan, pemberian ASI ekslusif. Peneliti bertujuan menganalisis tingkat keberhasilan penanggulangan penyakit diare pada balita di Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif. Data diperoleh melalui hasil wawancara, observasi dan analisis data kesehatan. Kemenkes yang menetapkan cakupan penemuan kasus diare pada balita sebesar 20 persen. Dalam hal keberhasilan intervensi, Provinsi Jawa Tengah telah melampaui target yang telah ditentukan yaitu sebesar 26,9 persen. Namun jika berdasarkan Kabupaten/Kota yang berada di wilayah Jawa Tengah masih terdapat 14 Kabupaten/Kota yang belum mencapai target nasional. Capaian pengobatan di Provinsi Jawa Tengah dalam penggunaan oralit 86,6 persen dan zinc 90 persen. Terdapat tantangan dalam penanggulangan kasus diare pada balita yaitu edukasi kepada orang tua tentang pengobatan diare pada anak.  
GAMBARAN KEPUASAN ANTRIAN ONLINE BPJS DI PUSKESMAS TAMANGAPA Nilam, Nilam; Razaq, Aryanti Abdul; Mempron, Erna; Fatimah, Fatimah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44320

Abstract

BPJS merupakan badan hukum publik yang bertugas menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia, termasuk warga negara asing yang telah bekerja di Indonesia selama paling tidak enam bulan. Teknologi informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat, di mana kehadiran internet telah mendorong berbagai sektor kehidupan untuk mengadopsi dan memanfaatkan teknologi tersebut. Puskesmas Tamangapa merupakan institusi pelayanan kesehatan yang memiliki komitmen tinggi dalam menyelenggarakan layanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kepuasan antrian online BPJS di Puskesmas Tamangapa. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan jenis kelamin mayoritas responden adalah perempuan 30 orang (60%). Usia mayoritas responden 21-30 tahun. Kepuasaan pasien menunjukkan bahwa dimensi Reliability (p-value= 0.001), Responsiveness (p- value= 0.003), Assurance (p-value = 0.018), yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan dalam sistem antrian online BPJS di Puskesmas Tamangapa.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI PELAYANAN KESEHATAN DI INDONESIA : STUDI LITERATUR Azizah, Rania
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44329

Abstract

Untuk mempertahankan pelayanan rumah sakit yang berkualitas, diperlukan penerapan alat ukur yang berfokus pada kualitas pelayanan dan mampu menyimpan rekaman data perusahaan. SIMRS adalah sistem berbasis teknologi yang dapat mengolah semua informasi terkait dengan rumah sakit. Tujuan dari artikel ini adalah untuk melihat gambaran penerapan SIMRS yang dapat meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan. Penulisan artikel ini menggunakan metode literature review. Pengambilan sumber data di Google Scholar dan Portal Garuda dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan kata kunci “Hospital Management Information System” AND “Health Services” OR “Efficiency of Health Services”. Terdapat 1025 sebagai total temuan, tetapi hanya sembilan sumber artikel yang sesuai dengan kriteria penulis dari metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analyses). SIMRS secara signifikan meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan. Hal ini dicapai melalui optimalisasi pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data di berbagai unit rumah sakit.
GAMBARAN KESUKSESAN PROGRAM POSYANDU DI PUSKESMAS MINASA UPA MAKASSAR Darmadjid, Rezky Muchlizah; Fitriani, Fitriani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44331

Abstract

Program Posyandu merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang berperan penting dalam upaya promotif dan preventif, terutama untuk ibu, balita, dan lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesuksesan pelaksanaan program Posyandu di Puskesmas Minasa Upa, Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. dengan 5 (lima) orang sebagai key informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan model analisis interaktif Miles & Huberman yaitu Pengumpulan Data, Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan kesimpulan/Verikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Minasa Upa telah berjalan secara rutin dan mengalami peningkatan partisipasi masyarakat dari tahun ke tahun. Inovasi seperti program "LABU" (Lansia Bugar) juga menjadi salah satu indikator keberhasilan dalam menjangkau kelompok lanjut usia secara lebih menyeluruh. Meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan kader dan sarana, secara umum program Posyandu dinilai berhasil dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan dasar masyarakat