cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH IKLIM KERJA ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN KERJA KARYAWAN Nataly, Jessica Grace
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45464

Abstract

Iklim kerja merupakan salah satu faktor penting dalam organisasi yang dapat mempengaruhi kenyamanan, kepuasan, serta komitmen pada pekerja terhadap tempat mereka bekerja. Komitmen kerja yang tinggi juga memiliki pengaruh langsung terhadap peningkatan kinerja, loyalitas, serta penurunan tingkat turnover pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam pengaruh iklim kerja terhadap komitmen kerja karyawan berdasarkan kajian literatur. Penelitian dilakukan dengan metode studi literatur melalui penelusuran artikel ilmiah dari berbagai database akademik terpercaya seperti Google Scholar, PubMed, Research EBSCO, dan ScienceDirect. Penelusuran awal ditemukan lebih dari 300 artikel, kemudian 8 artikel diseleksi sebagai artikel utama yang paling relevan untuk dianalisis lebih lanjut menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa iklim kerja yang positif berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan komitmen kerja karyawan. Selain itu, iklim kerja juga berpengaruh terhadap kepuasan kerja, stres kerja, burnout, hingga motivasi dan kinerja. Lingkungan kerja yang mendukung kebutuhan psikologis dasar seperti otonomi, kompetensi, dan keterhubungan akan menumbuhkan motivasi intrinsik yang memperkuat loyalitas karyawan. Temuan juga menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja, pengembangan karir, dan kepemimpinan transformasional turut memediasi hubungan antara iklim kerja dan komitmen. Oleh karena itu, membangun iklim kerja yang kondusif dapat menjadi strategi penting bagi organisasi untuk menjaga stabilitas SDM, meningkatkan produktivitas, serta mengurangi turnover, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia kerja modern.
HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DAN SHIFT KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA OPERATOR DI PT PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY AREA LAHENDONG Sumual, Agatha E.G; Asrifuddin, Afnal; Sumampouw, Oksfriani J.; Kaunang, Wulan P.J
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45468

Abstract

Kelelahan kerja merupakan permasalahan umum yang dapat berdampak pada penurunan produktivitas serta meningkatkan risiko kecelakaan di tempat kerja. Kelelahan yang disebabkan oleh tingginya beban kerja dan sistem kerja shift terbukti memiliki kontribusi besar terhadap munculnya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. PT Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong merupakan perusahaan yang beroperasi selama 24 jam secara berkelanjutan. Kondisi ini menyebabkan para pekerjanya, terutama operator, menghadapi beban kerja yang tinggi serta menjalani pola kerja shift yang tidak sesuai dengan ketentuan jam kerja standar pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan sistem kerja shift dengan tingkat kelelahan kerja pada pekerja operator di PT Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, yang dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2024. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 44 orang pekerja, yang ditentukan dengan metode total sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner untuk mengumpulkan data. Analisis hubungan antar variabel dilakukan dengan menggunakan uji statistik Spearman Rank dan Chi-Square. Berdasarkan hasil uji Spearman Rank, diperoleh nilai signifikansi p = 0,002 (<0,05) dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,450, yang menunjukkan adanya hubungan antara beban kerja dan kelelahan kerja. Sementara itu, hasil uji Chi-Square untuk menganalisis hubungan antara sistem kerja shift dan kelelahan menunjukkan nilai p = 0,002 (<0,05), yang juga signifikan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara beban kerja dan kerja shift dengan tingkat kelelahan pada pekerja operator di PT Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong.
HUBUNGAN PELATIHAN PSYCHIATRIC EMERGENCY DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI RUANG INTENSIVE PSYCHIATRICT CARE UNIT RS RADJIMAN WEDIODININGRAT Raharjo, Budi; Mujiadi, Mujiadi; Mawaddah, Nurul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45469

Abstract

Ruang Intensive Psychiatrict care Unit (IPCU) merupakan ruangan yang dikhususkan untuk merawat pasien yang mengalami gangguan kejiwaan atau mental pada tahap akut. Kondisi ruangan tersebut dibutuhkan perawat yang mempunyai keterampilan khusus dalam merawat pasien tersebut, salah satunya adalah pelatihan psychiatrict emergency. Perawat yang belum siap secara fisik dan mental yang bekerja di ruang IPCU akan berdampak kepada ketegangan dalam bekerja dan berdampak pada stress kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pelatihan psyciatrict emergency dengan stress kerja pada perawat di ruang IPCU. Rancang bangun dalam penelitian ini adalah analitik korelasi dengan penendekatan cross sectional. Sampelnya adalah perawat yang bekerja diruang IPCU RS Radjiman Wediodiningrat yang berjumlah 37 responden, teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik sample random sampling. Variable independennya pelatihan psyciatrict emergency dan variable dependennya stress kerja. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden yang pernah mengikuti pelatihan psyciatrict emergency mempunyai tingkat stress kerja dalam kategori ringan sebanyak 24 orang (64,9%) dan hasil uji statistic Chi-Square didapatkan nilai p value = 0,000. Hasil tersebut lebih kecil dari taraf signifikan yang digunakan α = 0,05 yang artinya ada hubungan antara pelatihan psychiatric emergency dengan stress kerja perawat. Pihak manajemen rumah sakit disarankan membuat program secara berkala tentang pelatihan psychiatric emergency bagi perawat di ruang IPCU agar kompetensi perawat lebih baik dalam memberikan pelayanan pada pasien dengan gangguan mental
OPTIMALISASI PERLAKUAN PADA AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK SARGASSUM ILICIFOLIUM Inggit, Baiq Putri Maharani Bine; Sunarwidhi, Anggit Listyacahyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45470

Abstract

Sargassum ilicifolium merupakan salah satu jenis sargassum yang masih jarang diteliti, terutama data tentang aktivitas antioksan yang berfungsi sebagai agen fotoprotektor. Namun, Sargassum ilicifolium sudah terbukti memiliki aktivitas antioksidan, antijamur, antibakteri, antikanker, antitumor. Sargassum ilicifolium mengandung flavonoid, fenol, tanin, dan steroid. Terdapat pula kandungan kimia fucosantin, fucoidan, beta karoten dan protein yang memiliki aktivitas biologis penting, seperti antioksidan. Senyawa yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan adalah senyawa fenol dan turunannya. Oleh karena itu, tujuan dari Literatur Review ini adalah untuk mengetahui metode yang paling optimal yang menghasilkan aktivitas antioksidan paling baik dan dapat berpotensi sebagai fotoprotektor pada Sargassum ilicifolium. Studi dilakukan melalui tinjauan pustaka dari database Google Scholar, PubMed, dan Elsevier. Dengan kriteria jurnal 10 tahun terakhir yaitu 2015-2025. Dalam penentuan antioksidan pada Sargassum ilicifolium metode yang paling banyak digunakan dan memiliki efektifitas dan efisiensi yang baik adalah DPPH, karena metode ini merupakan metode yang sederhana, mudah, cepat peka dan hanya menggunakan sampel dalam jumlah yang sedikit. Namun, kekurangan dari metode ini adalah jumlah pelarut pengencer yang dibutuhkan dalam pengujian cukup banyak. Faktor yang perlu diperhatikan untuk mempertahankan aktivitas antioksidan adalah proses ekstraksi dan kondisi penyimpanan sampel. Suhu yang rendah dan kondisi yang gelap akan mempertahankan aktivitas antioksidan dengan lebih baik. Selain memiliki aktivitas antioksidan, Sargassum ilicifolium juga memiliki potensi sebagai fotoprotektor.
DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI WANITA PADA MASA KEHAMILAN: TINJAUAN LITERATUR Pramudya, Arya Naufal; Siwi, Yunanda Patrika; Afrizal, Zaky Faza; Numberi, Gita Hilda; Sistiarani, Colti; Nafisah, Lu’lu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45472

Abstract

Kondisi perubahan iklim yang semakin parah menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, termasuk kesehatan reproduksi wanita hamil. Paparan suhu ekstrem, baik panas maupun dingin, dan polusi udara akibat dampak perubahan iklim selama kehamilan terbukti dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti preeklamsia, kelahiran prematur, serta gangguan tumbuh kembang janin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak perubahan iklim terhadap kesehatan reproduksi wanita pada masa kehamilan. Peneliti menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis 10 literatur yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir dari berbagai sumber seperti, Pubmed, Sciencedirect, dan Scopus. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa perubahan iklim yang mengakibatkan perubahan suhu ekstrem, baik panas maupun dingin dapat meningkatkan berbagai risiko gangguan kehamilan. Risiko tertinggi terjadi pada trimester pertama dan ketiga, yang meliputi keguguran, stillbirth, hipertensi kehamilan, gangguan metabolik dan infeksi. Perubahan iklim juga berdampak pada ketahanan pangan, yang mempengaruhi status gizi ibu hamil di daerah pedesaan dan negara berkembang. Dampak ini diperparah dengan terbatasnya akses layanan kesehatan dan pendidikan yang banyak terjadi di negara berkembang. Selain itu, stres akibat suhu tinggi ikut mempengaruhi kesehatan mental ibu dan menurunkan kapasitas dalam merawat bayi. Diperlukan integrasi kebijakan iklim dan kesehatan reproduksi, edukasi publik, sistem peringatan dini, serta penguatan pelayanan kesehatan adaptif terhadap perubahan iklim, khususnya di negara berkembang.
KORELASI TEKANAN DARAH DENGAN LAJU FILTRASI GLOMERULUS PADA PASIEN HIPERTENSI DI RS HERMINA KEMAYORAN Tri Anggraheini, Ardila; Halim, Samuel
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45489

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular kronis yang menjadi faktor risiko utama kerusakan organ target, termasuk organ ginjal. Tekanan darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gangguan struktural dan fungsional pada pembuluh darah ginjal, sehingga berdampak pada penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG), salah satu indikator penting fungsi ginjal. Penurunan LFG pada penderita hipertensi dapat terjadi lebih cepat dibandingkan individu normotensi. Mean Arterial Blood Pressure (MABP) dianggap mencerminkan perfusi organ, termasuk ginjal, meskipun bukti ilmiah mengenai hubungannya dengan LFG masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tekanan darah sistolik (TDS), tekanan darah diastolik (TDD), dan MABP dengan LFG pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional (potong lintang). Populasi penelitian adalah seluruh pasien hipertensi di Rumah Sakit Hermina Kemayoran, Jakarta Pusat. Sampel yang diambil sebanyak 70 pasien dengan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Metode sampling menggunakan teknik Consecutive Sampling. Variabel yang dianalisis meliputi TDS, TDD, MABP, dan LFG, dengan perhitungan LFG menggunakan rumus CKD-EPI 2021 berdasarkan kadar kreatinin serum (mg/dL).  Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan SPSS. Uji korelasi Spearman digunakan untuk menganalisis hubungan TDS dan TDD dengan LFG, sedangkan uji korelasi Pearson untuk menganalisis hubungan untuk MABP dengan LFG. Hasil menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara TDS dan LFG (r = -0,453; p = 0,001), namun tidak ditemukan korelasi yang signifikan pada TDD dan LFG (r = -0.210; p = 0.080) maupun antara MABP dan LFG (r = -0.003; p = 0.977). Disimpulkan bahwa peningkatan TDS berhubungan dengan penurunan LFG pada pasien hipertensi.
PENGARUH KOMBINASI RELAKSASI LIMA JARI DAN DZIKIR UNTUK MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PASIEN DM Nuraini, Shinta Dyah; Noviani, Wulan; Naviasari, Hanif P.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45490

Abstract

Dabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang disebabkan oleh peningkatan kadar glukosa darah karena gangguan fungsi pankreas dalam menyekresikan insulin. Prevalensi DM terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia, dengan stres sebagai salah satu faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kadar gula darah. Penatalaksanaan DM tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga melalui pendekatan non-farmakologis seperti terapi relaksasi. Dua teknik yang telah terbukti efektif dalam menurunkan stres dan kadar gula darah adalah relaksasi lima jari dan dzikir. Relaksasi lima jari merupakan metode dengan mengintegrasikan stimulasi pikiran dan tubuh melalui tekanan pada jari-jari tangan. Sedangkan terapi dzikir adalah melibatkan ungkapan positif, asmaul husna, dan doa. Tujuan studi kasus ini adalah mengetahui pengaruh kombinasi relaksasi lima jari dan dzikir untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien DM. Studi kasus ini menggunakan desain deskriptif dengan sampel 2 pasien rawat inap dengan diabetes melitus di Ruang Kenanga 2 RSUD Temanggung. Data diperoleh menggunakan glucosemeter untuk mengukur kadar gula darah sebelum dan setelah intervensi. Hasil dari studi kasus ini yaitu kedua pasien mengalami penurunan kadar gula darah setelah diberikan intervensi selama 3 hari. Kombinasi relaksasi lima jari dan dzikir merupakan kombinasi yang baik apabila dilakukan secara kontinu untuk mengendalikan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus.
UJI AKTIVITAS MINYAK SONGAK TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA INSISI PADA TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) khalil, Luthfi Riza; Rosmalina, Agriana; Hanifa, Nisa Isneni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45492

Abstract

Minyak Songak merupakan obat tradisional yang berasal dari Desa Songak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur yang secara empiris Minyak Songak dipercaya dapat menyembuhkan luka dengan cepat. Namun, belum ada penelitian secara ilmiah terkait aktivitas Minyak Songak dalam penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan cara penggunaan terbaik dari Minyak Songak dalam proses penyembuhan luka. Metode uji luka insisi dilakukan secara in vivo menggunakan hewan uji tikus (Rattus norvegicus) yang dibagi kedalam empat kelompok secara acak dan diuji selama 20 hari. Kelompok I adalah kontrol positif yang diberikan povidone iodine secara topikal sehari dua kali, kelompok II adalah kontrol negatif yang tidak diberikan perlakuan, kelompok III adalah kelompok uji yang diberikan Minyak Songak secara oral dan topikal sehari satu kali, kelompok IV adalah kelompok uji yang diberikan Minyak Songak secara topikal sehari dua kali. Hasil yang didapatkan berupa persentase penyembuhan luka, diperoleh bahwa kelompok IV menunjukkan hasil terbaik pada hari ke-8 sebesar 98% dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hasil uji tensile strength menunjukkan bahwa kelompok IV memiliki kekuatan penutupan luka terbaik sebesar 11,316 g/mm2 dibandingkan dengan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Minyak Songak dengan cara penggunaan topikal sehari dua kali memiliki aktivitas penyembuhan luka dan dapat menyembuhkan luka dengan cepat.
TINJAUAN LITERATUR : PENGARUH SINERGIS EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DAN ARTEMISIA (ARTEMISIA ANNUA) TERHADAP PENYEMBUHAN MALARIA PLASMODIUM FALCIPARUM Resma Ekaningtyas; Octaviani, Putri Nur; Aziza, Hanifa Nur; Elgya, Selima Hasna; Sopiah, Popi; Afriani, Dini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45493

Abstract

Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Meningkatnya resistensi terhadap terapi berbasis artemisinin, akibat mutasi genetik Plasmodium falciparum, menuntut pencarian terapi alternatif yang lebih efektif dan aman. Penelitian ini bertujuan meninjau potensi sinergis antara ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dan Artemisia annua sebagai terapi antimalaria. Metode yang digunakan adalah pendekatan Narrative Literature Review (NLR), dengan pencarian artikel dari database Google Scholar dan ResearchGate yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi yang mencakup ketersediaan full-text, penggunaan desain kuantitatif atau kualitatif, serta relevansi topik terhadap malaria Plasmodium falciparum. Dari 483 artikel yang ditemukan, 13 diseleksi dan 4 artikel utama dianalisis mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa kombinasi kedua tanaman memiliki efek antiplasmodium dan imunostimulan yang kuat, ditandai oleh penurunan parasitemia dan peningkatan aktivasi sel T CD4+. Kandungan flavonoid dalam daun kelor juga membantu menstabilkan radikal bebas yang dihasilkan dari metabolisme artemisinin, sehingga meningkatkan efektivitas dan mengurangi risiko resistensi. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa kombinasi ekstrak daun kelor dan Artemisia annua memiliki potensi besar sebagai alternatif terapi malaria yang inovatif dan holistik. Namun, dibutuhkan studi lanjutan berbasis uji klinis untuk mengonfirmasi efektivitas dan keamanannya pada manusia secara luas.
UJI AKURASI TEGANGAN KELUARAN RADIASI PADA PESAWAT SINAR -X MERK MEDONICA DI RS PANTI NUGROHO SLEMAN Pratiwi, Arina Deryanti; Wati, Retno; Utami, Asih Puji
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45495

Abstract

Pesawat sinar-X merupakan salah satu peralatan utama dalam pencitraan radiologi diagnostik. Uji kesesuaian bertujuan untuk menjamin pengoperasian pesawat sinar-X yang handal dan aman bagi pasien, pekerja, serta masyarakat. Salah satu contoh parameter uji kesesuaian pesawat sinar-X adalah akurasi tegangan tabung (kVp). Pada pesawat sinar-X merk Medonica di RS Panti Nugroho Sleman, pengujian akurasi tegangan keluaran radiasi terakhir dilakukan pada tahun 2020. Tujuan penelitian adalah melakukan evaluasi dan untuk memberikan rekomendasi yang diperlukan  guna memperbaiki atau menyesuaikan kinerja tabung sinar-X, jika ditemukan adanya ketidaksesuaian atau ketidakakuratan, sehingga memastikan alat berfungsi dengan optimal dan aman untuk digunakan. Metode  penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Uji akurasi tegangan tabung pesawat sinar-X menggunakan alat Raysafe yang telah dikalibrasi sebelumnya. Pengujian dilakukan sebanyak tiga kali pada parameter teknik yang sama (tegangan, arus, dan waktu eksposi) pengukuran dianalisis dengan menghitung nilai koefisien variasi (KV) untuk mengetahui tingkat ketidakteraturan output sinar-X yang dihasilkan dan membandingkan hasil pengujian apakah sudah memenuhi standar yang ditetapkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai koefisien variasi dari tiga kali pengukuran berada dalam batas toleransi yang ditetapkan oleh standar IAEA dan Permenkes RI, yaitu kurang dari 5%. Dengan demikian, pada pesawat sinar-X Medonica di RS Panti Nugroho Sleman memiliki tingkat akurasi luaran tegangan yang baik dan layak digunakan dalam pelayanan radiologi secara aman dan andal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kVp-ukur yang diperoleh pada hasil pengujian akurasi tegangan di RS Panti Nugroho Sleman masih berada dalam batas toleransi yang ditetapkan oleh standar Peraturan Badan Pengawas Tenaga Nuklir Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022, yaitu ±10% dari nilai yang diatur pada alat.