cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
OPTIMALISASI PENDAFTARAN RAWAT JALAN BPJS : DESAIN USER INTERFACE ANJUNGAN PENDAFTARAN MANDIRI (APM) DI RSU TRIMEDIKA KETAPANG GROBOGAN Nazira, Arimbi Ulfa; Rusdi, Achmad Jaelani; Ma’ruf, Agus Syukron; Setyawan, Aris
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46746

Abstract

Kebutuhan akan sistem pendaftaran yang lebih cepat, parktis, dan mampu mengurangi antrian di loket pendaftaran, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman pasien.  Permasalahan utama yang dihadapi oleh Rumah Sakit Umum Trimedika Ketapang adalah tingginya waktu tunggu dan ketidak efisienan proses pendaftaran pasien rawat jalan, terutama dalam era transformasi digital. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem pendaftaran rawat jalan mandiri berbasis digital yang memanfaatkan teknologi touchscreen, verifikasi wajah, serta pencetakan antrean secara otomatis. Metode yang digunakan adalah pendekatan Research and Development, yang meliputi pengumpulan kebutuhan pengguna, perancangan antarmuka pengguna (UI) yang ramah pengguna, uji coba, dan penyempurnaan sistem secara iteratif dengan melibatkan pengguna langsung. Selain itu, penelitian ini juga mengimplementasikan mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) yang memungkinkan pasien peserta JKN melakukan pendaftaran secara mandiri melalui langkah-langkah konfirmasi status, verifikasi identitas dan wajah, serta pemilihan poli dan dokter, diikuti pencetakan tracer antrean. Hasil dari pengembangan ini menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu mempercepat proses pendaftaran, mengurangi antrean panjang, dan meningkatkan efisiensi layanan rumah sakit. Penggunaan antarmuka berbasis mobile juga mendukung kemudahan akses dan kenyamanan pasien. Kesimpulannya, penerapan sistem pendaftaran mandiri berbasis digital ini dapat meningkatkan efisiensi operasional rumah sakit, mengurangi waktu tunggu, serta meningkatkan kepuasan pasien, sekaligus mendukung transformasi digital di lingkungan rumah sakit.
DAMPAK POLUSI UDARA DARI TRANSPORTASI DARAT TERHADAP KESEHATAN Faradila, Firda Ayu; Sinanto, Rendi Ariyanto; Nursetiawan, Nursetiawan; Axmalia, Astry; Arsita, Emilia Vivi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46759

Abstract

Polusi udara merupakan masalah kesehatan lingkungan pada beberapa daerah di Indonesia. Polusi udara tertinggi terjadi di sekitar jalan raya, salah satu jenis polusi udara adalah asap dari kendaraan transportasi darat yang mengandung timbal. Polusi udara dapat berdampak negatif pada kesehatan dalam berbagai bentuk, seperti sesak napas, pusing, kematian, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mendukung dampak kesehatan, apa saja jenis penyakit yang ditimbulkan dan apa penanganan dari polusi udara. Metode dalam penelitian ini yaitu menggunakan literature review pada database portal garuda yang diakses pada tanggal 29 Januari 2025 sampai dengan 31 Maret 2025 dengan pelaporan naratif. Berdasarkan hasil penelusuran terdapat 33 artikel yang masuk kriteria inklusi. Hasil dalam penelitian ini didapatkan bahwa transportasi darat menghasilkan partikel halus, karbon monoksida, dan nitrogen dioksida yang mengganggu kualitas udara dan berimplikasi pada buruknya kesehatan manusia. Penyakit seperti gangguan pernapasan, penyakit jantung adalah beberapa contoh penyakit jangka panjang yang disebabkan oleh polusi udara. Penanganan yang dapat dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut adalah optimalisasi penggunaan transportasi umum, penggunaan knalpot modifikasi dan sosialisasi. Optimalisasi penggunaan transportasi umum, knalpot modifikasi, dan sosialisasi diperlukan untuk mengatasi polusi udara.
PEMANFAATAN LIMBAH SILICAVER CALSIUM MENJADI BETON PRACETAK DI PT PLN NUSANTARA POWER UNIT PEMBANGKITAN PAITON Jati Pamungkas, Kurniawan; Sudarmaji, Sudarmaji; Arfiani, Novi Dian; Aziz, Abdul; Prasetyo, Purnomo Tri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46769

Abstract

Salah satu upaya dalam penanganan limbah adalah pengolahan limbah menjadi suatu produk yang bisa dimanfaatkan. Seperti halnya program inovasi pemanfaatan limbah silicaver calsium menjadi beton pracetak yang dilakukan oleh PT PLN Nusantara Power UP Paiton, merupakan terobosan yang diharapkan bisa bermanfaat bagi lingkungan. Timbulan limbah jika tidak ditangani bisa mengganggu lingkungan dan kesehatan. Sebelumnya limbah silicaver calsium yang dihasilkan dari proses pemeliharaan pembangkit listrik tidak termanfaatkan, sehingga menumpuk sebanyak 5250 kg pada periode tahun 2018-2023. Perusahaan mampu mengurangi jumlah timbulan limbah dan memberikan dampak postifi kepada masyarakat sekitar melalui program inovasi ini. Hasil uji beton pracetak memenuhi standar SNI 7833:2012 tentang tata cara perancangan beton pracetak dan beton prategang untuk bangunan gedung, sehingga dapat digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan. Program inovasi pemanfaatan limbah silicaver calsium menjadi beton pracetak juga mendukung UMKM yang memroduksi beton pracetak sekitar dalam produksi beton pracetak yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Program yang dilakukan oleh PT PLN Nusantara Power UP Paiton berperan dalam pengelolaan limbah yang efisien serta dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat sekitar
LITERATURE REVIEW: FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR HBA1C PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 Permatasari, Tika Aprilia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46794

Abstract

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit penyebab kematian utama atau silent killer karena dapat menimbulkan komplikasi pada organ tubuh penderitanya. Pada dasarnya, penyakit DM tipe 2 ini erat kaitannya dengan gaya hidup sehari-hari. Banyaknya faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar gula darah HbA1c pada penderita DM tipe 2 menjadikan upaya pengendalian dan perawatan harus dilakukan dengan baik dan cermat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang paling berhubungan dengan kadar HbA1c pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Metode penelitian ini menggunakan literature review atau kajian pustaka dengan mengumpulkan, mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menganalisis data yang relevan dengan topik penelitian. Data diperoleh dari beberapa sumber diantaranya jurnal nasional, buku, dan bacaan dengan topik yang sama yang bersumber dari Google Scholar. Variabel terdiri dari variabel dependen (kadar HbA1c) dan variabel independen (faktor-faktor yang diduga mempengaruhi). Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang berhubungan dengan kadar HbA1c pada penderita diabetes mellitus tipe 2, diantaranya aktivitas fisik, pola makan, kualitas tidur, asupan energi, asupan serat, status gizi, asupan gizi makro, kepatuhan minum obat, dan dukungan keluarga. Perlunya upaya pengendalian dan perawatan bagi penderita maupun keluarga penting dilakukan dengan baik dan cermat untuk mencegah dan memperlambat terjadinya komplikasi pada penderita diabetes mellitus tipe 2.
KEEFEKTIFAN SIMRS PADA PENDAFTARAN RAWAT INAP DI RSU AMINAH MENGGUNAKAN METODE EUCS margareta, ananda agustin; Veninda, Nabella; Rusdi, Achmad Jaelani; Afifah, Lilik
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46828

Abstract

Penerapan teknologi informasi dalam dunia kesehatan semakin berkembang dan menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas layanan rumah sakit. Salah satu teknologi tersebut adalah Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), yang diharapkan mampu mendukung efisiensi administrasi pasien, termasuk dalam proses pendaftaran rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan SIMRS di RSU Aminah Kota Blitar berdasarkan perspektif pengguna langsung, yaitu petugas pendaftaran rawat inap. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam terhadap Kepala Unit Rekam Medis dan dua petugas pendaftaran rawat inap. Instrumen pengumpulan data disusun berdasarkan lima dimensi metode EUCS: content, accuracy, format, ease of use, dan timeliness. Data dianalisis dengan pendekatan kualitatif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMRS secara umum telah efektif dalam menampilkan informasi pasien, navigasi sistem mudah digunakan, serta tampilannya cukup menarik dan mendukung proses kerja petugas. Namun, ditemukan kekurangan pada informasi ketersediaan kamar yang belum tampil langsung di halaman utama pendaftaran, sehingga memerlukan pengembangan fitur tambahan. Sebagai inovasi, disarankan penerapan Real-Time Room Availability Panel untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pendaftaran pasien.Kesimpulannya, meskipun SIMRS di RSU Aminah telah memenuhi sebagian besar indikator EUCS, masih diperlukan perbaikan pada aspek integrasi informasi ruang. Temuan ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sistem informasi berbasis kebutuhan pengguna di lingkungan pelayanan kesehatan.
Pengaruh Intervensi Probiotik terhadap Indeks Antropometri pada Anak dengan Stunting Dewi Satiti, Ika Arum; Wicaksono, Kurniawan Erman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46833

Abstract

Stunting merupakan indikator kekurangan gizi kronis yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan dampak jangka panjang pada tumbuh kembang anak. Intervensi nutrisi komplementer, seperti probiotik yang menargetkan kesehatan usus, kini semakin diminati sebagai strategi untuk mengatasi stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi probiotik terhadap indeks antropometri balita stunting. Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test post-test with control group. Sebanyak 70 balita stunting usia 6–23 bulan di Desa Bululawang, Kabupaten Malang, dibagi menjadi dua kelompok (masing-masing n=35). Kelompok intervensi mendapat probiotik (campuran Lactobacillus plantarum dan Bifidobacterium animalis subsp. lactis sebanyak 5×10⁹ CFU/hari dalam bentuk sachet bubuk), sedangkan kelompok kontrol menerima terapi standar. Intervensi berlangsung selama 12 minggu. Hasil menunjukkan bahwa karakteristik dasar kedua kelompok homogen. Setelah 12 minggu, kelompok intervensi mengalami peningkatan signifikan pada Z-score BB/U (dari -2.51 ± 0.78 menjadi -2.15 ± 0.72; p<0.001) dan Z-score TB/U (dari -2.65 ± 0.67 menjadi -2.31 ± 0.59; p<0.001). Kelompok kontrol hanya menunjukkan peningkatan marginal pada Z-score TB/U (p=0.042) dan tidak signifikan untuk Z-score BB/U (p=0.112). Peningkatan rerata Z-score BB/U dan TB/U antar kelompok juga menunjukkan perbedaan signifikan (p<0.001). Kesimpulannya, suplementasi probiotik secara signifikan meningkatkan status antropometri balita stunting dan berpotensi menjadi intervensi komplementer yang efektif dalam memperbaiki gizi dan pertumbuhan anak.
PENGARUH KONSUMSI MINUM DAUN BELUNTAS TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI PUSKESMAS PASRUJAMBE Ayun, Rohmatul; Purwati, Anik Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46861

Abstract

Masa nifas merupakan periode penting dalam pemulihan fisik dan hormonal ibu pasca persalinan, di mana produksi ASI menjadi aspek penting untuk mendukung kesehatan bayi. Namun, masih banyak ibu nifas mengalami kendala dalam kelancaran produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi minuman daun beluntas terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Pasrujambe. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest yang dilaksanakan pada April 2025. Populasi pada penelitian seluruh ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Pasrujambe sebanyak 30 orang. Sampel sebanyak 30 ibu nifas dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu. Instrumen penelitian ini berupa kuisioner dan intervensi berupa pemberian minuman daun beluntas dilakukan sesuai SOP selama periode penelitian. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Sebelum intervensi, sebanyak 70% responden mengalami produksi ASI tidak lancar, sedangkan setelah intervensi, sebanyak 80% menunjukkan produksi ASI lancar. Hasil analisis menggunakan uji wilcoxon sign rank test menunjukkan nilai p-value 0,000, yang berarti signifikan. Kandungan aktif daun beluntas seperti flavonoid, alkaloid, dan saponin diduga berperan dalam merangsang hormon prolaktin dan oksitosin yang mendukung produksi dan pengeluaran ASI. Hasil ini mengindikasikan bahwa minuman daun beluntas efektif sebagai terapi non-farmakologis untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI. Disarankan agar tenaga kesehatan mengenalkan penggunaan daun beluntas sebagai alternatif alami pelancar ASI serta memasukkannya ke dalam program edukasi dan promosi ASI eksklusif di tingkat pelayanan primer.
SYSTEMATIC REVIEW: FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH PAPUA Mushofa, Zahra Sofiana; Hasanah, Umi Nur; Fatmawati, Fatmawati; Rizki, Ariq Maulana; Nafisah, Lu’lu; Sistiarani, Colti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46880

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Secara umum, faktor risiko stunting berkorelasi dengan kemiskinan, sakit dan infeksi yang berulangulang, kekurangan nutrisi dan kesehatan ibu hamil, serta kurangnya perhatian terhadap kesehatan anak diseluruhusia pertumbuhan. Berdasarkan kajian studi terdahulu terkait kejadian stunting di Papua terdapat beberapa faktorrisiko utama yang berkaitan, di antaranya kurangnya asupan gizi, pola asuh yang tidak memadai, serta adanyariwayat penyakit infeksi. Metode: Sumber informasi yang digunakan dalam systematic review ini terdiri atas database elektronik seperti Pubmed, DOAJ, Google Scholar, dan Garuda. Penjaringan artikel dilakukan secarasistematis sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Penyusunan systematic reviewini mengacu padapedoman PRISMAyang diawali tahap identification dan diperoleh artikel sebanyak 1.859. Hasil:Diperoleh sepuluhartikel penelitian yang relevan dengan topik. Simpulan: Berdasarkan analisis dari temuan yang ada, dengan inidapat ditarik kesimpulan bahwa stunting pada anak usia 0-5 tahun di wilayah Papua dipengaruhi oleh beberapafaktor, antara lain pola pengasuhan dalam pemberian makan, pemenuhan kebutuhan ASI eksklusif, higiene sanitasi,dan penyakit akibat infeksi.Kata kunci: asi eksklusif, higiene sanitasi, infeksi, pola asuh, stunting ABSTRACTIntroduction: In general, risk factors for stunting are correlated with poverty, repeated illness and infection,deficiencies in maternal nutrition and health, and inattention to child health throughout the growing years. Basedon a review of previous studies related to the incidence of stunting in Papua, there are several main risk factorsassociated, including lack of nutritional intake, inadequate parenting, and a history of infectious diseases. Methods:The sources of information used in this systematic review consisted of electronic databases such as Pubmed, DOAJ,Google Scholar, and Garuda. Article screening was done systematically according to the predetermined inclusioncriteria. The preparation of this systematic review refers to the PRISMA guidelines which begins with theidentification stage and obtained articles totaling 1,859. Results: Ten research articles relevant to the topic wereobtained. Conclusion: Based on the analysis of the existing findings, it can be concluded that stunting in childrenaged 0-5 years in the Papua region is influenced by several factors, including parenting patterns in feeding, meetingexclusive breastfeeding needs, sanitary hygiene, and infectious diseases.Keywords: parenting, exclusive breastfeeding, hygiene sanitation, infection, parenting, stunting
PENGARUH EDUKASI VIDEO ANIMASI MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI DAN KEBAKARAN TERHADAP KESIAPSIAGAAN ANAK sari, Lusi Permata; Rohmah, Astika Nur; Puspito, Heri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46901

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di dunia, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk wilayah yang sangat rentan terhadap bencana gempa bumi dan kebakaran. Tingginya angka korban jiwa saat bencana gempa dan kebakaran di lingkungan sekolah sering kali disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan siswa mengenai cara penyelamatan diri serta sikap panik yang mengakibatkan kurangnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Permasalahan ini menekankan urgensi upaya peningkatan kesiapsiagaan di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi video animasi terhadap kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana gempa bumi dan kebakaran di Sekolah Dasar Muhammadiyah Pendowoharjo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan variabel independen edukasi video animasi dan variabel terikat kesiapsiagaan bencana. Populasi penelitian ini melibatkan 70 siswa yang terdiri dari 37 siswa kelas IV dan 33 siswa kelas V di SD Muhammadiyah Pendowoharjo. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh edukasi video animasi mitigasi bencana gempa bumi dan kebakaran terhadap kesiapsiagaan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan edukasi video animasi terhadap kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana di SD Muhammadiyah Pendowoharjo, dengan nilai p-value = 0,000 dari uji Wilcoxon. Kesimpulan dari penelitian ini adalah edukasi video animasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana. Disarankan agar metode atau media lain yang lebih menarik dapat dikembangkan untuk edukasi kebencanaan guna lebih meningkatkan kesiapsiagaan di sekolah.
IDENTIFIKASI MIKROORGANISME PENYEBAB JERAWAT PADA BEDAK TABUR YANG DIGUNAKAN OLEH PENATA RIAS Wulandari, Dewi Permani Ayu; Mahtuti, Erni Yohani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46909

Abstract

Kontaminasi bakteri pada bedak tabur yang digunakan oleh penata rias dapat berkontribusi menyebabkan jerawat pada individu dengan kulit yang rentan. Tujuan penelitian untuk mengetahui berbagai jenis bakteri penyebab jerawat dan untuk mengetahui ada tidaknya bakteri Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, dan Staphylococcus epidermidis pada bedak tabur yang digunakan oleh penata rias. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh bedak tabur yang digunakan oleh penata rias. Sampel penelitian adalah 10 bedak tabur yang digunakan oleh penata rias. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Tahapan penelitian yaitu pengambilan sampel bedak tabur, isolasi bakteri pada media BAP, pembuatan kultur murni dengan media BAP , pewarnaan gram, dan uji biokimia. Hasil penelitian dari 10 sampel yang ditanam dan diinkubasi selama 2X24 jam menggunakan media BAP ditemukan Propionibacterium acne sampel A1 (10%), Staphylococcus epidermidis sampel A2 (10%), sampel Staphylococcus aureus A3 & A4 (20%). Hasil pewarnaan gram menunjukkan bakteri gram positif, berbentuk batang & bulat, menyebar, bergerombol, berwarna ungu. Hasil uji biokimia dari uji glukosa, laktosa, sukrosa, manitol, indol, sitrat ditemukan bakteri Propionibacterium acne. Hasil uji biokimia dari uji katalase dan koagulase ditemukan bakteri Staphylococcus epidermidis dan Staphylococcus aureus. Saran penelitian selanjutnya adalah melakukan penelitian tentang jamur pada bedak tabur, khususnya yang digunakan oleh penata rias.