cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PEMBERIAN TEH CHAMOMILE DAN GERAKAN YOGA CHILD’S POSE TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI DISMENORE PRIMER PADA MAHASISWI TINGKAT 3 UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA Widiarti, Lena; Hikmanti, Arlyana; Adriyani, Fauziah Hanum Nur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46912

Abstract

Salah satu keluhan nyeri paling sering dialami remaja sudah menstruasi yang disebabkan oleh kejang otot uterus akibat sekresi prostaglandin meningkat adalah pengertian dari dismenorea. Sebagian besar remaja mengalami dismenore primer, sedangkan sisanya adalah tipe sekunder. Pemberian terapi teh chamomile dan gerakan yoga child’s pose efektif untuk menurunkan skala nyeri dismenore. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk memahami karakteristik responden serta pre dan post skala nyeri diberikannya terapi teh chamomile dan gerakan yoga child’s pose. Metode yang digunakan yaitu studi kasus dan dengan reponden berjumlah 5 dilaksanakan pada bulan Desember. Teknik pengumpulan data dengan memberikan informed consent kepada responden, pemberian terapi teh chamomile dan gerakan yoga child’s pose selama 2 hari, mengobservasi skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan terapi. Rata-rata skala nyeri sebelum diberikan terapi pada hari pertama yaitu 3,6 dalam kategori nyeri sedang dan 2,8 pada hari kedua dalam kategori nyeri ringan. Rata-rata skala nyeri setelah diberikan terapi yaitu 1,8 pada hari pertama dan 1,4 pada hari kedua dalam kategori ringan. Rata-rata penurunan skor skala nyeri pada hari pertama 1,8 dan kedua adalah 1,4. Terdapat 3 responden memiliki riwayat keluarga dengan dismenore, 2 dengan IMT gemuk, dan 2 dengan kurangnya aktivitas fisik. Dapat disimpulkan bahwa terapi teh chamomile dan gerakan yoga child’s pose dapat menurunkan skala nyeri dismenore.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA REKAM MEDIS ELEKTRONIK DENGAN METODE EUCS (END USER COMPUTING SATISFICATION) PADA UNIT RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK.II SARTIKA ASIH BANDUNG Putri, Alya; Pujilestari, Intan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46929

Abstract

Keberhasilan penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) sangat ditentukan oleh tingkat kepuasan pengguna, yang menjadi indikator utama efektivitas sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kepuasan pengguna RME di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit X dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 93 responden dengan perolehan sampel sebanyak 48 responden. Data diperoleh melalui kuesioner dengan skala Likert 5 poin yang mengacu pada lima dimensi model EUCS (End User Computing Satisfaction), yaitu content, accuracy, format, ease of use, dan timeliness, lalu dianalisis secara univariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh dimensi berada dalam kategori “puas”, dengan nilai rata-rata tertinggi pada dimensi content (4,01) yang mencerminkan keberadaan informasi yang lengkap dan relevan. Sedangkan dimensi accuracy memperoleh skor terendah (3,78), yang menunjukkan adanya kendala terkait ketepatan serta konsistensi data dalam sistem. Temuan ini menegaskan bahwa kepuasan pengguna merupakan indikator penting bagi keberhasilan implementasi RME dan perlunya evaluasi secara berkala untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang memerlukan peningkatan. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan dalam mengembangkan sistem RME yang lebih efektif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan operasional, demi mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan. Studi ini juga memberikan kontribusi empiris bagi proses digitalisasi layanan kesehatan serta strategi peningkatan penerimaan pengguna terhadap sistem rekam medis elektronik.
EFEKTIVITAS PULSE OXIMETRY SEBAGAI SKRINING PENYAKIT JANTUNG BAWAAN KRITIS BAYI BARU LAHIR : LITERATUR REVIEW Suprojo, Dona Anera; Febriani, Tien Budi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46932

Abstract

Penyakit jantung bawaan (PJB) kritis merupakan salah satu klasifikasi dari PJB yaitu malformasi struktur jantung sejak lahir dan memerlukan intervensi segera dalam satu tahun kehidupan. Penyakit ini dapat dideteksi menggunakan pulse oximetry screening. Literature review ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pulse oximetry screening dalam skrining PJB kritis pada bayi baru lahir. Sumber data yang digunakan adalah original article, original investigation, dan original research  mengenai efektivitas pulse oximetry screening untuk mendeteksi PJB kritis pada bayi baru lahir. Artikel berbahasa Inggris, menggunakan e-database dari Pubmed, Proquest, dan ScienceDirect. Artikel dilakukan ekstraksi data, item data, dan sintesis hasil untuk menjawab tujuan penelitian. Ada 8 artikel yang telah ditelaah, didapatkan bahwa pulse oximetry screening memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang cukup tinggi pada beberapa penelitian. Usia bayi baru lahir menentukan hasil penelitian ini. Terdapat penelitian yang melakukan skrining pada usia < 12 jam, 12-24 jam, dan 24-48 jam. Selain itu, berbagai jenis PJB kritis dapat dideteksi melalui pulse oximetry dan pemeriksaan ekokardiografi. Pemeriksaan laboratorium dan USG dapat menjadi pemeriksaan penunjang jika didapatkan hasil negatif pada pulse oximetry screening untuk menyingkirkan penyebab infeksi. Pulse oximetry screening efektif sebagai deteksi dini PJB kritis. Hal ini diketahui dari angka sensitivitas dan spesifitas yang tinggi pada skrining ini. Dan jenis-jenis PJB kritis dapat diketahui dengan pemeriksaan ekokardiografi.
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI EUCALYPTUS OIL PADA BALITA USIA 1-3 TAHUN DENGAN ISPA Widiyanti, Ajeng; Ilmiah, Widia Shofa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46963

Abstract

ISPA masih jadi permasalahan kesehatan di Indonesia sebab akibatnya yang lumayan besar untuk penderitanya, terutama pada orang dewasa serta anak- anak. Profil Kesehatan Indonesia tahun 2018 menyebutkan jika 56,51% anak- anak Indonesia yang berumur 1-4 tahun mengidap ISPA.metodologi single group pretest-posttest, menggunakan desain praeksperimen. yang dilakukan pada bulan April - Mei tahun 2025. Sampel peneliti sebanyak 17 balita usia 1-3 tahun yang mengalami ISPA Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, Variable penelitian ini adalah variable independen dan dependen, Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk membandingkan kondisi balita sebelum dan sesudah intervensi.Sebelum dilakukan intervensi,berada pada ISPA sedang yaitu 7 orang anak (64,7%), 4 orang anak (35,3%) berada pada kategori ISPA ringan. setelah dilakukan intervensi,4 orang anak (35,3%) dinyatakan sembuh, sedangkan 7 orang anak (64,7%) masuk ke kelompok ISPA ringan. Analisis statistik Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p 0,01. Angka ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi minyak kayu putih karena lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditetapkan (α 0,05).Dari penelitian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa pemberian aromaterapi eucalyptus oil berpengaruh terhadap penurunan gejala ISPA pada balita usia 1-3 tahun di Desa Binor Kecamatan Paiton.Terjadi perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi, yang ditunjukkan melalui penurunan gejala ISPA yang semula sedang berubah menjadi ISPA ringan.
HUBUNGAN FAKTOR IKLIM TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KABUPATEN LAMPUNG BARAT TAHUN 2022-2024 Sapta, Wibowo Ady; Rosita, Yeni; Astuti, Maida
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46984

Abstract

Demam Berdarah  dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Peningkatan kasus DBD seringkali berkaitan dengan faktor iklim, seperti suhu, kelembaban udara, dan curah hujan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor iklim (suhu udara, kelembaban udara, dan curah hujan) terhadap kejadian DBD di Kabupaten Lampung Barat selama periode 2022-2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan uji korelasi dengan pendekatan studi ekologi. Teknik pengambilan sampel menggunakan exhaustive sampling. Sumber data menggunakan data sekunder yaitu jumlah kejadian DBD dari Dinas Kesehatan Lampung Barat dan Data Iklim dari BMKG Lampung Utara. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson karena data terdistribusi normal berdasarkan uji Kolmogorov-Smirnov. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2025. Variabel independent yaitu suhu udara, kelembaban udara, dan curah hujan, sedangkan variabel dependent yaitu kejadian Demam Berdarah  dengue (DBD).Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara suhu udara (p=0,011), kelembaban udara (p=0,000), dan curah hujan (p=0,008) dengan kejadian DBD. Kelembaban udara menunjukkan korelasi tertinggi (r=0,637), diikuti curah hujan (r=0,438), dan suhu udara (r=0,421). Kesimpulan ada hubungan antara suhu udara, kelembaban udara, dan curah hujan dengan kejadian DBD di Kabupaten Lampung Barat Tahun 2022-2024. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan pengendalian DBD perlu mempertimbangkan faktor iklim.
OPTIMALISASI MANAJEMEN PELAYANAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT INAP DENGAN METODE PDCA DI RSUD dr. SOEDOMO TRENGGALEK Anggraini, Retno Dwi; Rusdi, Achmad Jaelani; Ma’ruf, Agus Syukron; Shoim, Achmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46985

Abstract

Layanan pendaftaran pasien rawat inap merupakan suatu kegiatan yang memiliki tujuan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat baik dalam bentuk promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif yang berdampak pada kepuasan pasien. Namun dalam implementasi pelayanan rawat inap masih terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh rumah sakit, diantaranya yaitu keterbatasan sumber daya manusia dan ketidaksesuaian pelayanan dengan prosedur yang berlaku di rumah sakit tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji dan mengimplementasikan metode PDCA dalam hal optimalisasi manajemen pelayanan pendaftaran pasien rawat inap di RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Dan untuk teknik analisis data dilakukan dengan cara membandingkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan alur pelayanan yang telah berjalan saat ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pelayanan pendaftaran pasien rawat inap masih mengalami kendala, yaitu ditemukan adanya ketidaksesuaian pelayanan pendaftaran pasien rawat inap khususnya dari instalasi rawat jalan dengan standar operasional prosedur serta perlunya perbaikan standar operasional prosedur pendaftaran pasien rawat inap. Kesimpulan pada penelitian ini, yaitu perlunya optimalisasi manajemen pelayanan pendaftaran pasien rawat inap yang berupa perancangan standar operasional prosedur baru dan penerapan pendekatan PDCA. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan pendaftaran pasien rawat inap, meningkatkan kepatuhan petugas pendaftaran terhadap SOP, dan adanya perbaikan SOP lama ke SOP yang terbaru
PENGARUH SMS REMINDER TERHADAP KEPATUHAN DALAM MENGKONSUMSI TABLET FE PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DI TPMB MARIJAM ZUBAIDI Farida, Nur; Ilmiah, Widia Shofa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46994

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang berdampak pada ibu dan janin. Salah satu penyebabnya adalah ketidakpatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe. Pemberian SMS reminder menjadi salah satu strategi intervensi digital untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh SMS reminder terhadap kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil di TPMB Marijam Zubaidi Lumajang. Penelitian ini menggunakan jenis pre eksperimental dengan desain one group pretest posttest design. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu hamil trimester II, jumlah sampel sebanyak 32 ibu hamil yang ditentukan dengan Teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu SOP pemberian SMS reminder dan kuisioner kepatuhan konsumsi tablet Fe. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon sign rank test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan intervensi sebagian besar ibu tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe sebanyak 24 orang (75%), sesudah diberikan intervensi sebagian besar ibu patuh mengkonsumsi tablet Fe sebanyak 26 orang (81,2%). Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon sign rank test menunjukkan nilai p-value 0,002 < α = 0,05, berarti signifikan. Kesimpulannya ada pengaruh SMS reminder terhadap kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe pada ibu hamil trimester II di TPMB Marijam Zubaidi. Intervensi ini dapat dijadikan strategi promosi Kesehatan dalam upaya pencegahan anemia selama kehamilan.  
RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN MP-ASI DINI SEBAGAI PREDIKTOR STUNTING DI DESA PONDOK JERUK Mujammilah, Iis; Alfitri, Rosyida
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46996

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan faktor nutrisi awal seperti pemberian ASI eksklusif dan MPASI diduga sebagai prediktor utama. Penelitian kuantitatif dengan desain korelasi ini bertujuan menganalisis hubungan riwayat pemberian ASI eksklusif dan MPASI dini dengan kejadian stunting di Desa Pondok Jeruk. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh balita sebanyak 32 orang. Jumlah sampel sebanyak 32 balita yang ditentukan dengan Teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi dan pengukuran status gizi (stunting berdasarkan z-score <-2 SD). Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar balita memperoleh MP-ASI sebanyak 21 balita (65,6%) dan berdasarkan status stunting menunjukkan frekuensi yang sama yaitu masing masing sebanyak 16 balita (50%) stunting dan normal sebanyak 16 balita (50%). Analisis statistik mengungkap hubungan signifikan antara pola pemberian nutrisi dan stunting (p=0,000), Temuan ini konsisten dengan teori bahwa ASI eksklusif bersifat protektif, sementara MPASI yang tidak tepat berisiko menyebabkan stunting. Penelitian ini memperkuat bukti bahwa intervensi gizi pada periode 1000 HPK, khususnya promosi ASI eksklusif dan MPASI berkualitas, penting untuk pencegahan stunting.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI MIE INSTAN PADA MAHASISWA TORAJA DI MANADO Mendila, Kristy; Malonda, Nancy S.H.; Maino, Irny E.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47049

Abstract

Mie instan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat, khususnya mahasiswa. World Instant Noodles Association (WINA) mencatat Indonesia peringkat kedua dalam peringkat permintaan mie instan tahun 2019-2023. Penelitian Rusmevichientong tahun 2021 menemukan bahwa kandungan MSG yang terkandung pada mie instan dapat berpengaruh pada terjadinya metabolic syndrome pada wanita, yang dapat menyebabkan adanya tekanan darah tinggi atau hipertensi. Penelitian ini dilakukan pada Organisasi Ikatan Mahasiswa Toraja di Manado (IKMA TORNADO) dengan melibatkan 74 responden dengan jenis penelitian deskritif analisis univatiat dan bivariat. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional dan data dikumpulkan melalui kuesioner, serta dianalisis menggunakan uji chi-square dan uji exact fisher. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku konsumsi mie instan (p=0,034). Terdapat hubungan antara pengaruh orang tua dengan perilaku konsumsi mie instan (p=0,004). Terdapat hubungan antara pengaruh teman sebaya dengan perilaku konsumsi mie instan (p=0,020). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, sebagian besar mahasiswa IKMA TORNADO sering mengonsumsi mie instan dan sebagian besar memiliki pengetahua kurang baik mengenai mie instan. Mahasiswa di IKMA TORNADO sebagian besar terpengaruh oleh orang tua dalam mengonsumsi mie instan. Mahasiswa di IKMA TORNADO sebagian besar terpengaruh oleh teman sebaya dalam mengonsumsi mie instan. Kata Kunci: pengetahuan, pengaruh orang tua, pengaruh teman sebayaa, perilaku konsumsi mie instan
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI PADA MAHASISWA DI ORGANISASI IKATAN MAHASISWA TORAJA DI MANADO (IKMA TORNADO) Mendila, Chasandra; Maino, Irny E.; Mandagi, Chreisye K.F.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47050

Abstract

Makanan cepat saji adalah jenis makanan yang dipersiapkan dan disajikan dalam waktu singkat dengan menggunakan metode memasak yang efisien. Makanan ini umumnya diolah dengan bahan yang telah diproses sebelumnya atau menggunakan teknik memasak yang cepat dan praktis, sehingga dapat disajikan segera setelah pemesanan. Namun, di balik kemudahan tersebut, makanan cepat saji juga sering mendapat kritik dari para ahli gizi dan kesehatan. Salah satu alasan utama adalah karena makanan ini cenderung memiliki kandungan kalori yang sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Perilaku Konsumsi Makanan cepat saji. Penelitian ini dilakukan di Organisasi Ikatan Mahasiswa Toraja di Manado (IKMA TORNADO) dengan jenis penelitian deskritif analisis univatiat dan bivariat, menggunakan teknik Simple Random Sampling. Populasi pada penelitian ini sebanyak 220 orang dengan sampel sebanyak 74 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner, aplikasi Microsoft Excel dan Statistical Programme for Social Science (SPSS). Hasil penelitian diperoleh bahwa 51.4% responden memiliki pengetahuan yang kurang baik, 86.5% responden memiliki Sikap yang kurang baik, 57.7% responden memiliki pengaruh Teman Sebaya yang tidak baik dan 51.1% responden memiliki Pengaruh Iklan yang tidak baik. 4 variabel yang berhubungan dengan perilaku konsumsi makanan cepat saji yaitu pengetahuan tentang perilaku konsumsi makanan cepat saji (p-value=0,017), sikap (p-value=0,030), pengaruh teman sebaya (p-value=0,003), dan pengaruh iklan (p-value=0.003). Kata Kunci: pengetahuan, sikap, pengaruh teman sebaya, pengaruh iklan, perilaku konsumsi makanan cepat saji