cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP INTERAKSI SOSIAL ANAK DI DESA PEUNITI KECAMATAN BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH TAHUN 2024 Jannah, Miftahul; Zakaria, Radhiah; Arlianti, Nopa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37067

Abstract

Teknologi memegang peran penting dalam kehidupan umat manusia karena penggunaan teknologi seperti gadget berdampak pada pola kehidupan baik dari segi pola pikir, pola rasa maupun pola perilaku. Sesuai dengan perkembangannya saat ini penggunaan gadget banyak di gunakan oleh anak-anak usia sekolah dasar dan menengah. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap interaksi sosial anak. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan cara wawancara dan penarikan hasil menggunakan narasi, yang di validitasi menggunakan triagulasi. Dalam penelitian ini melibatkan 12 informan yang terdiri dari 5 Orang Anak usia 9-10 tahun; (3 Laki-Laki dan 2 Perempuan), 5 Orang Tua, 1 Kepala Sekolah, dan 1 Dosen Psikologi Unmuha. Hasil penelitian menunjukkan dampak positif penggunaan gadget yaitu anak-anak dapat menggunakan gadget sebagai media pembelajaran dan sebagai media komunikasi. Sedangkan dampak negatifnya yaitu penggunaan gadget pada anak-anak yang terlalu lama dapat menurunkan kesehatan mata dan tubuh,menurunkan daya ingat dan membuat anak berperilaku kurang sopan terhadap orang tua, serta penggunaan gadget dapat berpengaruh terhadap interaksi social anak. Anak yang suka dan banyak menghabiskan waktunya untuk bermain gadget dalam kesehariannya cenderung lebih suka menyendiri dan tidak mau bersosialisasi dengan orang-orang disekitar mereka. Diharapkan kepada Guru agar terus membimbing serta memberikan edukasi dan contoh bahaya penggunaan gadget yang berlebihan serta memperbanyak aktifitas anak-anak dalam melakukan kegiatan pembelajaran. Bagi orang tua apabila anak tidak diperbolehkan main gadget diharapkan agar memahami kondisi anak dengan mengajak anak-anak untuk bermain permainan yang positif seperti menenak kata dan menghitung dengan cepat.
ANALISIS PERBEDAAN KEPUASAN PASIEN BERDASARKAN SISTEM PENDAFTARAN DI RUMAH SAKIT PELABUHAN JAKARTA Seastama, Komang Cyntia Noviari; Putra, Daniel Happy; Rumana, Nanda Aula; Fannya, Puteri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37072

Abstract

Pendaftaran online adalah sebuah sistem dimana pasien melakukan pendaftaran untuk mendapatkan pemeriksaan dari fasilitas pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan teknologi. Dampak akibat ketidak puasan pasien dapat berpengaruh terhadap suatu penyedia layanan kesehatan sehingga pasien enggan datang lagi, akhirnya angka kunjungan pasien rendah. Pasien akan memilih untuk mengunjungi rumah sakit lain yang memiliki pelayanan lebih baik sehingga menimbulkan rasa kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan kepuasan pasien berdasarkan sistem pendaftaran di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta. Desain penelitian ini menggunakan analisis inferensial dengan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan teori Servqual yang memiliki 5 indikator, dengan populasi sebanyak 203 orang, sampel pada penelitian ini sebanyak 190 orang, dengan menggunakan teknik insidental, variabel penelitian menggunakan variabel dependen dan independen, pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket, dan teknik analisis data penelitian ini Skala Likert. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa Pada sistem pendaftaran offline pasien merasa puas sebanyak 47,2% dan tidak puas sebanyak 52,8%. Pada pendaftaran online pasien merasa puas sebanyak 54,7% dan tidak puas sebanyak 45,3%. Dari hasil uji chi square didapatkan hasil p=0,353 yang berarti tidak terdapat perbedaan kepuasn pasien berdasarkan sistem pendaftaran offline dan online. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu tidak terdapat perbedaan tingkat kepuasan pasien berdasarkan sistem pendaftaran offline dan online di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta. Pasien tidak memiliki perefensi khusus mengenai kepuasan yang didasarkan pada metode pendaftaran tersebut, sehingga baik menggunakan pendaftaran offline ataupun online tidak terdapat perbedaan kepuasan pasien.
GAMBARAN PELAYANAN PRIMA TENAGA ADMINISTRASI KESEHATAN DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN ADMINISTRASI KESEHATAN DI PUSKESMAS TALANG JAMBE apriani, maya; Trina, Neni; Gultom, Venny Mayummi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37079

Abstract

Pelayanan prima merupakan elemen utama di unit pelayanan kesehatan yang dituntut memberikan pelayanan kesehatan memenuhi standar pelayanan yang optimal. Kualitas pelayanan prima tenaga administrasi kesehatan mempunyai peran penting menjaga mutu puskesmas. Diperlukan upaya peningkatan kualitas pelayanan prima tenaga administrasi kesehatan agar pelayanan puskesmas lebih optimal, efektif dan efisien. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pelayanan prima tenaga administrasi kesehatan dalam pelayanan administrasi kesehatan di Puskesmas Talang Jambe. Desain penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif eksploratif (exploratory study). Pelaksanaan penelitian bulan September 2024 di Puskesmas Talang Jambe. Sampel penelitian ini adalah tenaga/pimpinan tenaga administrasi kesehatan di Puskesmas Talang Jambe. Variabel dalam penelitian ini adalah deskripsi pelayanan prima tenaga administrasi kesehatan dalam memberikan pelayanan administrasi kesehatan di puskesmas Talang Jambe. Hasil penelitian yang diperoleh kualitas pelayanan prima tenaga administrasi kesehatan dalam memberikan pelayanan administrasi kesehatan baik,  namun puskesmas  Talang Jambe merupakan   puskesmas   baru sehingga masyarakat yang terdaftar sebagai pasien masih sedikit dan double job, sehingga berdampak pada pelayanan  yang  diberikan  sudah  memenuhi  standar  naman  masih kurang optimal. Rekomendasi Penelitian perlu adanya upaya meningkatkan kualitas pelayanan yang baik pada tenaga administrasi kesehatan sehingga puskemas dapat meningkatkan mutu pelayanan prima dan melakukan sosialisasai untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang puskesmas Talang Jambe.
TINJAUAN KEPATUHAN PENJELASAN GENERAL CONSENT PASIEN RAWAT INAP UNIT PENDAFTARAN RSU SUNDARI Sembiring, Rima Melinda; Syahputra, Chairul; Rangkuti, Dyna Syafitri Rakhelmi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37084

Abstract

Pendaftaran atau registrasi pasien merupakan bagian terdepan dari pelayanan rumah sakit, di sini pasien didata identitas dan keperluan kunjungannya ke rumah sakit. Salah satu elemen kunci yang akan mempengaruhi persepsi awal rumah sakit adalah lamanya waktu tunggu pasien selama pelayanan. Pendaftaran pasien rawat inap (TPPRI) adalah bagian bertanggung jawab terhadap data dan informasi pasien yang akan di rawat inap. Sebelum menerima rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit, formulir persetujuan umum (General Consent) selalu diberikan kepada pasien atau keluarga. Persetujuan umum (General Consent), yang membahas hak dan kewajiban pasien serta pelayanan kesehatan yang akan diberikan kepada pasien sehubungan dengan proses pemeriksaan, perawatan, dan pengobatan, merupakan salah satu bentuk perizinan yang harus dibicarakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tinjauan kepatuhan kejelasan General consent pasien rawat inap di Unit Pendaftaran Rumah Sakit Umum Sundari. Metode penelitian bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien rawat inap periode Januar s/d Desember 2022 sebanyak 9.223 pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin yaitu sebanyak 99 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan hubungan variabel Man dengan nilai p-value = 0,000 < 0,05; hubungan variabel Material dengan nilai p-value = 0,000 < 0,05; hubungan variabel Method dengan nilai p-value = 0,000 < 0,05 terhadap kepatuhan penjelasan General Consent pasien rawat inap di Unit Pendaftaran RSU Sundari Medan. Kesimpulan penelitian ada hubungan variabel Man, Material dan Method terhadap kepatuhan penjelasan General Consent pasien rawat inap di Unit Pendaftaran RSU Sundari Medan.
PENGARUH EDUKASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG 8 FUNGSI KELUARGA DI KAMPUNG KB MEMBANGUN DESA Aulia, Cindy Febi Dwi; Marlenywati, Marlenywati; Trisnawati, Elly; Budiastutik, Indah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37092

Abstract

Stunting digunakan sebagai indikator malnutrisi kronis yang mencerminkan riwayat kekurangan gizi dalam jangka waktu yang panjang, sehingga dapat memberikan gambaran tentang status gizi anak di masa lalu. Pencegahan stunting bisa dilakukan melalui 8 fungsi keluarga, meliputi fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan pembinaan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini menganalisis pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang 8 fungsi keluarga. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi eksperimental menggunakan uji analisis data yaitu uji-t berpasangan (paired t-test). Penelitian dilakukan di Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Membangun Desa. Sampel penelitian ini sebanyak 30 ibu balita yang berasal dari keluarga beresiko stunting, instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa kuisioner dengan Power Point sebagai media presentasi. Hasil dari penelitian ini terdapat perbedaan yang signifikan antara fungsi keluarga dalam pengasuhan balita sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Kesimpulan dari penelitian ini adanya pengaruh edukasi tingkat pendidikan ibu tentang 8 fungsi keluarga.
PENGARUH EDUKASI TERHADAP KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT HIPERTENSI MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET DI PUSKESMAS BERUNTUNG RAYA BANJARMASIN Aderina, Emelda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37095

Abstract

Hipertensi adalah keadaan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg, yang sering menyebabkan komplikasi pada organ tubuh lain dan menimbulkan berbagai keluhan lain seiring dengan derajat keparahannya dan hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol dengan patuh meminum obat atau mengkonsumsi obat seumur hidup. Menganalisis pengaruh edukasi terhadap kepatuhan penggunaan obat hipertensi dengan menggunakan media leaflet di Puskesmas Beruntung Raya Banjarmasin pada bulan Mei 2024. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode True Eksperimental Design dengan rancangan pre and post test control groub. Populasi penelitian ini adalah masyarakat hipertensi yang berobat di Puskesmas Beruntung Raya Banjarmasin dalam bulan Mei-Juni 2024 adalah kurang lebih 64 orang, dan sampel 77 orang dalam waktu sebulan. Penelitian ini mendapatkan hasil uji statistik regresi ordinal Pretest and Posttes kelompok kontrol dan invervensi nilai signifikan (P-Value) yang di dapat 0,001 < 0,05 hipotesis diterima yaitu terdapat pengaruh pemberian leaflet terhadap kepatuhan pasien. Terdapat pengaruh edukasi terhadap kepatuhan penggunaan obat hipertensi menggunakan media leaflet di Puskesmas Beruntung Raya Banjarmasin.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI SMAN 2 KUALA KAPUAS KALIMANTAN TENGAH Prianti, Zellin Resiana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37096

Abstract

Antibiotik adalah senyawa yang penting dalam mengatasi infeksi bakteri, namun penggunaannya yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi antibiotik. Pengetahuan siswa tentang antibiotik di SMAN 2 Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah cenderung kurang memadai, yang dapat dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman orang tua dan minimnya edukasi dari tenaga kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian tentang hubungan pengetahuan terhadap penggunaan antibiotik di kalangan siswa untuk mengatasi masalah resistensi antibiotik yang semakin meningkat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Rancangan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan rancangan analitik observasional, yakni dalam pengumpulan data, penelitian menggunakan metode kuantitatif dimana penelitian yang berlandaskan pada filsafat positifisme. Hasil kategori tingkat pengetahuan responden yang didapatkan adalah kategori cukup sebanyak 54 orang (43%), Hasil tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan dengan kategori cukup tentang antibiotik, hasil survei ini menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk perbaikan dalam pengetahuan responden tentang antibiotik. Hasil kategori penggunaan antibiotik oleh responden yang didapatkan adalah kategori kurang sebanyak 77 orang (61%), Hal ini menandakan bahwa ada kesempatan besar untuk meningkatkan pemahaman dan praktik penggunaan antibiotik di kalangan populasi yang disurvei tersebut. Hubungan pengetahuan siswa SMAN 2 Kuala Kapuas terhadap penggunaan antibiotik memiliki nilai signifikan 0.006, koefisien korelasi 0.400 dan arah korelasi positif, yang berarti terdapat korelasi yang signifikas antara kedua variabel yang dihubungkan, kekuatan korelasi yang didapatkan termasuk dalam kategori sedang dan korelasi searah.
ANALISIS TENTANG SIKAP APOTEKER TERKAIT PENGGUNAAN TELEFARMASI PADA PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK KOTA DENPASAR Wiryani, luh Santhi Utami; Putri, Elsa Mahardika; Dhafin, Anis Akhwan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37099

Abstract

Telefarmasi merupakan metode yang digunakan dalam praktik kefarmasian di mana seorang apoteker memanfaatkan teknologi telekomunikasi untuk mengawasi aspek operasional kefarmasian atau memberikan layanan perawatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menilai sikap apoteker terhadap telefarmasi di Kota Denpasar, Bali. Metode penelitian ini menggunakan bentuk rancangan penelitian deskriptif analitik. Data yang dikumpulkan dengan prospektif dengan pengambilan sampel di Kota Denpasar sebanyak 100 responden. Pembuatan kuesioner menggunakan media google form, kemudian kuesioner tesebut di sebarkan secara daring melalui grup Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Denpasar dan secara luring dengan mendatangi apoteker di Apotek pada bulan Maret-Mei 2024. Data dianalisis secara deskriptif untuk karakteristik responden dan sikap terkait penggunaan telefarmasi. Analisis Uji Chi Square digunakan untuk melihat hubungan antara sikap dengan pelaksanaan pelayanan kefarmasian. Hasil penelitian ini yaitu mayoritas apoteker yang berpraktik di apotek memiliki sikap yang baik (75%) terkait penggunaan telefarmasi dan pelaksanaan pelayanan kefarmasian termasuk dalam kategori baik. Penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara sikap dalam telefarmasi pada pelaksanaan pelayanan kefarmasian (p<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Apoteker yang melakukan pelaksanaan pelayanan kefarmasian dengan baik maka apoteker tersebut memiliki skap yang baik dalam melakukan kegiatan telefarmasi.
ANALISIS IMPLEMENTASI EMERGENCY RESPONSE PLAN (ERP) UNTUK KEJADIAN KEBAKARAN DI STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) DI KOTA BANDA ACEH TAHUN 2024 Aulia, Putra Rizki; Santi, Tahara Dilla; Ariscasari, Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37103

Abstract

Kebakaran adalah salah satu jenis kecelakaan kerja yang serius, termasuk di Indonesia, yang dapat menyebabkan kerugian material dan nyawa. Di Aceh, kasus kebakaran di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Simpang Jam/Taman Sari Banda Aceh pada tahun 2017 menjadi contoh nyata akibat kurangnya pemahaman pekerja terhadap potensi bahaya Bahan Bakar Minyak (BBM) dan ketidakterampilan dalam penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan Emergency Response Plan (ERP) di SPBU untuk menilai kesiapan dalam mencegah dan menangani kebakaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memahami fenomena secara mendalam. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen terkait ERP di empat SPBU di Banda Aceh. Penelitian ini menekankan pada sudut pandang subjek serta menggali proses dan makna dari penerapan ERP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam penerapan ERP di keempat SPBU. SPBU C memiliki implementasi ERP terbaik dengan struktur organisasi tanggap darurat yang jelas, SOP yang terstruktur, pelatihan rutin, simulasi, dan dukungan aktif dari tim Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (HSE). Sebaliknya, SPBU A dan SPBU B memiliki kelemahan dalam dokumentasi SOP dan pelatihan yang kurang terstruktur, sementara SPBU D memiliki SOP tetapi tanpa pengalaman langsung menghadapi kebakaran. Kesimpulan penelitian menyoroti perlunya peningkatan dokumentasi, pelatihan, dan sistem pelaporan darurat di sebagian besar SPBU untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi kebakaran. Rekomendasi diberikan untuk perbaikan pelatihan dan penguatan struktur ERP agar setiap SPBU lebih tanggap terhadap keadaan darurat.
Determinan Pemanfaatan Pelayanan Antenatal Care Pada Ibu Hamil Berisiko di Wilayah Kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2024: Determinan Pemanfaatan Pelayanan Antenatal Care Pada Ibu Hamil Berisiko di Wilayah Kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2024 Junaidar, Junaidar; Agustina, Agustina; Gusweni, Mira
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37109

Abstract

Salah satu masalah utama kesehatan ibu dan anak masih adanya kasus kematian ibu yang belum tertuntaskan, di puskesmas meuraxa pemanfaatan pelayanan Antenatal Care juga belum sepenuhnya optimal, hal ini digambarkan dengan adanya penurunan pemanfaatan pelayanan ANC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan pemanfaatan pelayanan antenatal care pada ibu hamil berisiko di wilayah kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2024. Penelitian ini bersifat Deskriptif Analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang berisiko yaitu 40 responden dan sampel dalam penelitian ini di ambil dari total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square menggunakan program SPSS. Hasil uji univariat diperoleh rata-rata usia ibu 23-28 tahun (35,0%), pendidikan menengah (72,5%), usia kehamilan trimester II sebesar (47,5%), paritas multigravida (65,0%), pemanfaatan ANC (52,5%), yang tidak bekerja (55,0%), pengetahuan kurang baik (52,5%), sikap positif (62,5%), keluarga yang mendukung (85,0%). Hasil uji bivariat menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value 0,059), pekerjaan (p-value 0,105), sikap (p-value 0,935), dan dukungan keluarga (p-value 0,451) dengan pemanfaatan pelayanan Antenatal Care pada ibu hamil tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, pekerjaan, sikap, dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan Antenatal Care pada ibu hamil.