cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
ANALISIS KETIMPANGAN TENAGA KERJA FARMASI RUMAH SAKIT BERDASARKAN METODE WISN : KAJIAN LITERATUR Myfirda, Azra Raisya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55576

Abstract

Instalasi farmasi rumah sakit memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan. Namun, ketimpangan jumlah tenaga kerja dapat mempengaruhi mutu pelayanan. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Workload Indicators of Staffing Need (WISN) di instalasi farmasi rumah sakit di Indonesia, menganalisis ketimpangan sumber daya berdasarkan rasio WISN, dan mengidentifikasi dampaknya terhadap mutu pelayanan. Kajian ini merupakan literature review terhadap 11 artikel terpilih dari Google Scholar, yang diseleksi menggunakan metode PRISMA dan memenuhi kriteria inklusi tertentu. Mayoritas artikel menunjukkan adanya kekurangan tenaga kerja berdasarkan perhitungan WISN, dengan bentuk ketimpangan bervariasi. Ketimpangan ini berdampak pada peningkatan beban kerja, stres, penurunan produktivitas, serta risiko terhadap keselamatan pasien serta kualitas pelayanan. Ketimpangan SDM di instalasi farmasi perlu ditangani dengan perencanaan berbasis beban kerja yang lebih strategis agar efisiensi operasional dan mutu layanan tetap terjaga.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN TEKANAN DARAH DAN NADI PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RSD IDAMAN KOTA BANJARBARU Risda, Nor; Muhlisoh, Muhlisoh; Raziansyah, Raziansyah; Maria, Insana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55583

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan global dengan insidensi meningkat. Hemodialisis pada pasien ESKD dapat menimbulkan kecemasan yang memengaruhi tekanan darah dan frekuensi nadi serta berdampak pada stabilitas kardiovaskular dan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat kecemasan terhadap tekanan darah dan nadi pada pasien yang menjalani hemodialisis di RSD Idaman Kota Banjarbaru. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilakukan di RSD Idaman Banjarbaru pada Desember 2025, dengan populasi 80 pasien dan sampel 71 responden menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner GAD-7, sphygmomanometer, dan oksimeter, serta analisis data menggunakan uji Spearman rho. Didapatkan hasil p value = 0.011 (p < 0.05) dan r = -0.0301 adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan frekuensi nadi, pada pasien hemodialisis di RSD Idaman Kota Banjarbaru. Dengan adanya pengukuran tingkat kecemasan pasien hemodialisis disarankan untuk mengelola kecemasan melalui edukasi, konseling, atau teknik relaksasi agar repons fisiologis tubuh tetap terkontrol Mayoritas pasien tidak cemas dan mengalami hipertensi dengan nadi umumnya normal. Kecemasan tidak berhubungan dengan tekanan darah, tetapi berhubungan sangat lemah dengan nadi, sehingga perubahan hemodinamik lebih dipengaruhi faktor fisiologis.
HUBUNGAN DUA ARAH ANTARA STUNTING DAN DIARE PADA BALITA : SYSTEMATIC REVIEW Putri, Rizka Ovilia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55599

Abstract

Stunting dan diare masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita di negara berpendapatan rendah dan menengah. Keduanya memiliki hubungan yang saling memengaruhi, di mana diare dapat menghambat pertumbuhan linear, sedangkan stunting dapat menurunkan ketahanan tubuh sehingga memperburuk kondisi saat anak mengalami infeksi. Kajian literatur ini dilakukan untuk mengevaluasi hubungan dua arah (bidirectional) antara stunting dan diare pada balita serta mengidentifikasi pola temuan penelitian. Penelitian ini merupakan literature review dengan desain sistematis. Penelusuran artikel dilakukan secara daring pada empat database, yaitu Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Garuda Ristekbrin, dengan rentang publikasi tahun 2021–2026. Seleksi artikel dilakukan melalui tahap identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, hingga inklusi akhir berdasarkan kriteria relevansi topik. Sintesis delapan artikel menunjukkan bahwa hubungan diare dan stunting bersifat bidirectional, namun bukti paling konsisten ditemukan pada arah diare terhadap stunting. Mayoritas studi melaporkan bahwa riwayat diare berulang, infeksi enterik, serta paparan patogen saluran cerna berkorelasi dengan penurunan HAZ/LAZ dan meningkatnya kejadian stunting. Faktor lingkungan seperti sanitasi dan higiene yang buruk berperan sebagai determinan hulu yang meningkatkan paparan patogen dan memperbesar risiko diare. Bukti mengenai arah sebaliknya menunjukkan bahwa anak stunting cenderung mengalami kondisi klinis dan fisiologis yang lebih buruk saat mengalami diare, meskipun hubungan stunting sebagai prediktor kejadian diare tidak ditemukan secara konsisten. Diare berulang dan infeksi enterik merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap stunting pada balita, sedangkan stunting berpotensi memperburuk luaran klinis diare melalui penurunan ketahanan tubuh.
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEJADIAN SCABIES PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN MAMBA’UL ULUM TUNJUNGMULI PURBALINGGA safa'i, faejul; Ulfah, Mariah; Kurniawan, Wasis Eko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55641

Abstract

Skabies merupakan penyakit kulit menular yang sering terjadi di lingkungan pondok pesantren dan berkaitan dengan rendahnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara PHBS dengan kejadian skabies pada santri Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Tunjungmuli Purbalingga. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dan teknik total sampling sebanyak 120 santri. Instrumen penelitian berupa kuesioner PHBS dan lembar observasi skabies. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas santri memiliki PHBS kategori sedang (79,2%). Skabies dialami oleh 39 santri (32,5%), sedangkan 81 santri (67,5%) tidak mengalami skabies. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya hubungan signifikan antara PHBS dan kejadian skabies. Kesimpulan: PHBS berhubungan dengan kejadian skabies; santri dengan PHBS rendah lebih berisiko mengalami infeksi. Peningkatan edukasi kesehatan dan penerapan PHBS diperlukan untuk mencegah penularan skabies.
DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA : TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Andhini, Aisyah Yashinta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55647

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang masih banyak ditemukan di negara berkembang, termasuk Indonesia. Kondisi ini berkaitan dengan gangguan perkembangan otak yang dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan motorik serta hambatan pertumbuhan mental pada anak. Dampak jangka pendek stunting meliputi penurunan kemampuan kognitif dan motorik, sedangkan dalam jangka panjang dapat memengaruhi produktivitas dan kinerja individu saat memasuki usia dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review, dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti artikel penelitian, jurnal review, laporan tahunan, buku, dan data pendukung lainnya. Kriteria inklusi mencakup jurnal yang diterbitkan pada periode 2015–2021 serta membahas faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting. Seluruh artikel yang terpilih kemudian ditelaah dan dianalisis secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor langsung yang paling dominan berhubungan dengan kejadian stunting adalah panjang badan lahir dan riwayat berat badan lahir rendah (BBLR). Sementara itu, faktor tidak langsung yang paling berpengaruh meliputi pemberian ASI eksklusif dan tinggi badan ibu. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian stunting dipengaruhi oleh kombinasi faktor langsung dan tidak langsung yang saling berkaitan.
EFEKTIVITAS TERAPI ZIKIR DAN RENDAM KAKI AIR HANGAT JAHE MERAH DALAM MENGURANGI NYERI ASAM URAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARTAPURA 1 Prima Afsyah, Lystiana; Sukmawaty, Martini Nur; Lani, Tiara; Wardhani, Annalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55744

Abstract

Asam urat (gout arthritis) merupakan penyakit sendi akibat penumpukan kristal monosodium urat yang menyebabkan nyeri, pembengkakan, keterbatasan aktivitas, dan penurunan kualitas hidup. Selain terapi farmakologis, terapi nonfarmakologis seperti zikir dan rendam kaki air hangat jahe merah dapat digunakan karena jahe merah memiliki efek antiinflamasi dan zikir memberikan efek relaksasi yang berpotensi menurunkan nyeri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terapi zikir dengan rendam kaki air hangat jahe merah dalam menurunkan nyeri asam urat di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1. Penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest–posttest pada 20 responden yang dipilih secara purposive sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi selama 3 hari, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Rata-rata nyeri menurun dari 4,45 menjadi 3,10. Uji Wilcoxon menunjukkan Z = −3,946 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat penurunan nyeri signifikan. Terapi zikir dengan rendam kaki air hangat jahe merah efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam menurunkan nyeri pada penderita asam urat. Terapi ini dapat digunakan sebagai terapi pendamping nonfarmakologis dan diterapkan dalam pelayanan kesehatan di puskesmas.
GAMBARAN TINGKAT STRES AKADEMIK SANTRI PUTRI SMA IBS X MALANG Naurah Azzahra, Callista
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55766

Abstract

Stres akademik merupakan tekanan yang muncul akibat tuntutan akademik yang dipersepsikan secara subjektif oleh siswa dan berdampak negatif terhadap kondisi fisik, emosional, kognitif, serta perilaku, khususnya pada masa remaja. Kondisi ini berpotensi lebih kompleks pada lingkungan Islamic Boarding School (IBS0 karena adanya integrasi tuntutan akademik dan non-akademik dalam sistem pendidikan berasrama. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat stres akademik pada santri putri SMA Islamic Boarding School (IBS) X di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh santri putri kelas X dan XI SMA IBS X Kota Malang, dengan jumlah sampel sebanyak 207 responden yang diambil menggunakan teknik Simple Random Sampling. Variabel penelitian adalah stres akademik yang diukur menggunakan kuesioner Educational Stress Scale for Adolescent (ESSA). Pengumpulan data dilakukan pada Januari – Februari 2026 dan dianalisis secara deskriptif menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar santri putri berada pada tingkat stres akademik kategori sedang sebanyak 153 orang (73,9%), diikuti kategori tinggi sebanyak 41 orang (19,8%), dan kategori rendah sebanyak 13 orang (6,3%). Mayoritas responden berusia 16 tahun dan berada di kelas X. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa santri putri SMA IBS X Kota Malang umumnya mengalami stres akademik pada tingkat sedang, yang mencerminkan adanya tekanan akademik berkelanjutan dalam konteks pendidikan berasrama, sehingga memerlukan perhatian dan strategi pengelolaan stres yang tepat untuk mendukung kesejahteraan psikologis santri putri.
EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KUNYIT (CURCUMA LONGA) DAN KENCUR (KAEMPFERIA GALANGA) TERHADAP BAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS Ramadhani, Alya Nur; Tivani, Inur; Susiyarti, Susiyarti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55811

Abstract

Karies gigi merupakan masalah Kesehatan yang banyak disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans. Pemanfaatan tanaman herbal seperti kunyit (Curcuma longa) dan kencur (Kaempferia galanga) berpotensi sebagai alternatif antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak kunyit dan kencur terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans. Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium menggunakan metode difusi cakram untuk mengukur diameter zona hambat. Variable bebas adalah konsentrasi ekstrak, sedangkan variabel terikat adalah diameter zona hambat yang terbentuk. Hasil menunjukkan bahwa kedua ekstrak memiliki aktivitas antibakteri, ditandai dengan terbentuknya zona bening di sekitar cakram. Esktrak kunyit menghasilkan diameter zona hambat yang lebih besar dibandingkan kencur pada konsentrasi yang sama. Disimpulkan bahwa ekstrak kunyit dan kencur efektif menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans, dengan efektivitas tertinggi pada ekstrak kunyit.
PENGARUH PEMBERIAN FLIPBOOK “NAVO MELAWAN MONSTER MUAL MUNTAH” TERHADAP PENGETAHUAN ANAK KANKER TENTANG MUAL MUNTAH AKIBAT KEMOTERAPI DI YAYASAN KASIH ANAK KANKER INDONESIA RIAU Eka Putri, Wanda; Maulinda, Dini; Puswati, Desti; Adelia, Gita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55814

Abstract

Mual dan muntah merupakan efek samping yang sering dialami anak kanker yang menjalani kemoterapi dan dapat berdampak pada kondisi fisik, psikologis, serta kepatuhan terhadap pengobatan. Kurangnya pengetahuan anak mengenai mual muntah akibat kemoterapi dapat menimbulkan kecemasan dan ketidaknyamanan selama proses terapi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memberikan edukasi yang sesuai dengan karakteristik anak adalah melalui media digital berbasis cerita seperti Flipbook “Navo Melawan Monster Mual Muntah”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Flipbook “Navo Melawan Monster Mual Muntah” terhadap pengetahuan anak kanker tentang mual muntah akibat kemoterapi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan one group pretest–posttest. Penelitian ini dilakukan di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Riau pada bulan Januari 2026 dengan jumlah responden sebanyak 36 anak kanker yang menjalani kemoterapi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian Flipbook terhadap pengetahuan anak kanker tentang mual muntah akibat kemoterapi dengan nilai p value 0,00 (α = 0,05). Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media edukasi berbasis digital sebagai alternatif dalam pemberian pendidikan kesehatan pada anak kanker serta menyarankan penelitian selanjutnya menggunakan desain dengan kelompok kontrol dan jumlah sampel yang lebih besar.
PENETAPAN TOTAL FLAVONOID FRAKSI JAMBU KRISTAL (PSIDIUM GUAJAVA L.) Siregar, sherina Sarifitri; Hidayat, Rahmat; Listyani, Tiara Ajeng
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55914

Abstract

Flavonoid dikenal sebagai kelompok senyawa fenolik terbesar di alam, yang memiliki aktivitas antioksidan dan potensi farmakologis. Buah jambu kristal mengandung flavonoid yang berfungsi menangkal radikal bebas. Metode fraksinasi memungkinkan pemisahan senyawa berdasarkan tingkat polaritasnya. Dalam proses ini, komponen polar akan terdispersi ke dalam pelarut yang bersifat polar, sedangkan komponen non-polar akan terdispersi ke dalam pelarut yang bersifat non-polar. Penelitian ini berupaya untuk mengkuantifikasi kandungan total flavonoid yang terdapat pada fraksi air, etil asetat, dan n-heksana dari ekstrak etanol buah jambu kristal. Pelaksanaan penelitian ini bersifat eksperimental. Bahan uji yang digunakan adalah ekstrak etanol dari buah jambu kristal. Ekstrak ini selanjutnya menjalani proses fraksinasi menggunakan metode partisi cair-cair dengan pelarut air, etil asetat, dan n-heksana. Fokus penelitian adalah kuantifikasi kandungan total flavonoid dalam setiap fraksi. Pengukuran kuantitas dilakukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis, yang didasarkan pada pembentukan kompleks antara flavonoid dan AlCl₃. Besaran kuantitas dihitung dengan merujuk pada kurva standar kuersetin dan dilaporkan dalam miligram kuersetin per gram (mgQE/g). Temuan riset mengindikasikan bahwa fraksi etil asetat memiliki kandungan total flavonoid paling tinggi, yakni sebesar 115,685 mgQE/g ± 11,04. Fraksi air menempati urutan kedua dengan kandungan 98,43 mgQE/g ± 15,16, sementara fraksi n-heksana menunjukkan kandungan terendah sejumlah 47,64 mgQE/g ± 15,74. Berdasarkan pemaparan hasil, ditarik kesimpulan bahwa konsentrasi total flavonoid paling signifikan ditemukan dalam pelarut etil asetat, dengan nilai 115,685 mgQE/g.