cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,473 Documents
ANALISIS PENGARUH PERAN CLINICAL PATHWAY DALAM MENINGKATKAN KESELAMATAN PASIEN DI UNIT GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT : KAJIAN LITERATUR 'Ainurrokhimah, Nabila
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55392

Abstract

Keselamatan pasien merupakan aspek penting di Unit Gawat Darurat (UGD), yang menuntut keputusan cepat dan tepat. Clinical pathway dikembangkan sebagai pendekatan berbasis bukti untuk menstandarkan alur perawatan, mempercepat intervensi, dan mengurangi variasi layanan, sehingga meningkatkan efisiensi dan hasil klinis. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji penelitian terbaru tentang implementasi clinical pathway di UGD dan dampaknya terhadap keselamatan pasien serta kualitas layanan. Kajian literatur ini menelusuri artikel dari Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Artikel tahun 2020–2025 yang mengaitkan clinical pathway dengan indikator keselamatan pasien dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Artikel opini, editorial, atau tidak tersedia full-text dikeluarkan. Data dianalisis secara deskriptif dan tematik, lalu disintesis secara naratif untuk mengidentifikasi pola efektivitas clinical pathway terhadap keselamatan pasien di UGD. Dari 125 artikel yang ditemukan, enam artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil menunjukkan bahwa clinical pathway di UGD mampu menurunkan komplikasi, mempercepat keputusan klinis, serta meningkatkan efisiensi penanganan pada berbagai kasus, dan memperkuat koordinasi antar tenaga medis. Clinical pathway terbukti efektif dalam meningkatkan keselamatan dan mutu layanan di UGD melalui pendekatan yang terstruktur, tepat waktu, dan efisien. Kajian ini mendukung integrasi clinical pathway dalam sistem mutu layanan darurat rumah sakit.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN KONSENTRASI BELAJAR PADA SISWA DI SMKN 2 PALU Nilasari, Della; Basri, Basri; Hidayat, Elin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55395

Abstract

Kualitas tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar yang berperan penting dalam menjaga fungsi kognitif, khususnya konsentrasi belajar. Remaja usia sekolah sering mengalami gangguan tidur akibat padatnya aktivitas belajar, penggunaan gawai hingga larut malam, serta faktor psikologis, yang berpotensi menurunkan konsentrasi belajar. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMKN 2 Palu dengan jumlah populasi sebanyak  1.459 siswa dan sampel sebanyak 94 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian yang yang digunakan adalah kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur dan kuesioner konsentrasi belajar siswa. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk (57,4%) dan tingkat konsentrasi belajar tidak baik (47,9%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p value = 0,009 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar pada siswa SMKN 2 Palu. Terdapat adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar pada siswa di SMKN 2 Palu. Siswa dengan kualitas tidur yang buruk cenderung memiliki tingkat konsentrasi belajar yang rendah.
INTEGRASI EDUKASI STUNTING DAN PENGENALAN PMT BERBASIS PANGAN LOKAL NUGGET ROJALI (RONO, JAGUNG, LABU SIAM) Nurdiana, Nurdiana; Quatmadjah. K, Quatmadjah. K; Nurfadilah, Nurfadilah; Astuti, Astuti; Malasari, Eka; Oktavianti, Elsa Dwi Putri; Heryanto, I Gede; Imelda, Imelda; Manap, Rika Wahyuni M.; Greatia, Anastassia; Ramadhan, Moh.; Pieterson, Pieterson
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55500

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan gizi ibu, keterbatasan pemanfaatan pangan lokal, serta faktor sosial ekonomi. Berdasarkan hasil pengkajian awal di Desa Lapaloang, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, ditemukan adanya balita dengan risiko stunting dan belum optimalnya pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber makanan bergizi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang stunting sekaligus meningkatkan keterampilan dalam penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yakni Nugget ROJALI (Rono Jagung dan Labu Siam). Metode yang digunakan meliputi edukasi stunting melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), pembagian PMT berbasis pangan lokal, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada ibu balita di RT 1 dan 2 Desa Lapaloang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu balita mengenai stunting dan gizi  seimbang, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test pada sebagian besar peserta. Selain itu, ibu balita mampu memahami manfaat Nugget ROJALI secara mandiri dan memahami potensi pangan lokal sebagai alternatif PMT bergizi. Kegiatan ini juga meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan stunting. Dapat disimpulkan bahwa edukasi stunting yang dikombinasikan dengan pengenalan PMT berbasis pangan lokal efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita sebagai upaya pencegahan stunting di masyarakat.
EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN BERBASIS MEDIA VIDEO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PEMERIKSAAN IVA PADA WANITA USIA SUBUR Ramadani, Fairus; Dyna, Fitri; Deswinda, Deswinda; Harahap, Afrida Sriyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55513

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab kematian utama pada wanita dan masih menjadi masalah kesehatan serius, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Kanker serviks dapat dideteksi secara dini melalui pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). Pemeriksaan IVA telah disediakan oleh pemerintah sebagai upaya deteksi dini lesi prakanker, tetapi cakupannya masih rendah yaitu 5% dari target pemerintah 80 %. Cakupan pemeriksaan IVA masih sangat rendah, meskipun layanan ini tersedia secara gratis. Rendahnya cakupan ini salah satunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan wanita usia subur mengenai pemeriksaan IVA. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan WUS dengan intervensi edukasi kesehatan berbasis media video. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan berbasis media video terhadap pengetahuan WUS tentang pemeriksaan IVA. Desain penelitian menggunakan Quasy Experiment dengan One Group Pretest-Posttest Without Control Design. Penelitian dilakukan di Puskesmas Langsat, Kota Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur. Sampel penelitian berjumlah 67 orang sampel diambil dengan menggunakan teknik Accidental Sampling . Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah  dilakukan uji validitas dan reabilitas. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata pengetahuan WUS sebelum intervensi 13,25 sesudah intervensi 15,87. Analisis didapatkan  p value (0,000) artinya edukasi kesehatan berbasis media video efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang pemeriksaan IVA. Diharapkan pelayanan kesehatan meningkatkan promosi kesehatan tentang pemeriksaan IVA
LITERATURE REVIEW : PEMANFAATAN MINYAK ZAITUN (OLEA EUROPAEA) SEBAGAI EMOLIEN Fitriani, Risma; Febrianingsih, Karlina Dwi; Wandila, Welsi; Putrii, Dewi Angelita; Febriyanti, Syahrani; Almira, Nisrina Dea; Subaidah, Windah Anugrah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55522

Abstract

Kulit kering (xerosis) merupakan kondisi kulit ketika mengalami penurunan kelembaban stratum korneum. Salah satu upaya untuk mengatasi kondisi tersebut adalah penggunaan emolien. Minyak zaitun (Olea europaea) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi sebagai emolien. Minyak zaitun mengandung asam lemak, seperti asam oleat, linoleat, dan palmitat, serta vitamin A, D, dan E, yang berperan penting dalam menjaga kelembaban kulit, melindungi dari radikal bebas, dan mengurangi inflamasi. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas minyak zaitun sebagai emolien melalui studi literatur yang diperoleh dari berbagai sumber, seperti PubMed dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa minyak zaitun berfungsi sebagai emolien dalam berbagai bentuk sediaan, baik sebagai minyak topikal maupun kosmetik dengan sifat non-iritan, mampu meningkatkan hidrasi kulit, dan memperbaiki integritas kulit. 
EFEKTIVITAS EDUKASI DAN PENDAMPINGAN TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA MENGALAMI PENYAKIT DEGENERATIF Barus, Ihwannur Yahya; Maria, Insana; Sukmawaty, Martini Nur; Hidayat, Taufik
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55539

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang terus meningkat di Indonesia dan menyebabkan tingginya angka morbiditas, mortalitas, beban ekonomi pada masyarakat. Pemahaman keluarga tentang penyakit degeneratif dan mengatasi kecemasan dapat dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi dan pendampingan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit degeneratif di wilayah kelurahan Syamsudin Noor Banjarbaru. Didapatkan hasil p value sebesar 0.000, dimana p < 0.005 sehingga adanya efektivitas edukasi dan pendampingan terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga dengan anggota keluarga mengalami penyakit degeneratif. Penilitian kuantitatif dengan Quasy Eksperimental Desain dengan menggunakan metode two group pretest postest with control design. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat kelurahan Syamsudin Noor Banjarbaru. Sampel 60 orang responden. Teknik pengambilan sampling pada penelitian ini melalui metode Consecutive sampling. Instrumen yang digunakan penelitian ini yaitu dengan kuesioner, kuesioner tentang tingkat kecemasan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, Didapatkan hasil p value sebesar 0.000, dimana p < 0.005 sehingga adanya efektivitas edukasi dan pendampingan terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga dengan anggota keluarga mengalami penyakit degeneratif. Hasil analisis menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan secara signifikan lebih efektif  menurunkan tingkat kecemasan keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit degeneratif dibandingkan dengan pemberian edukasi saja.
HUBUNGAN PENGARUH GAYA HIDUP DAN IMT TERHADAP ANEMIA PADA REMAJA PUTRI : STUDI CROSS-SECTIONAL Faridah, Siti; Rusdiana, Rusdiana; Pertiwi, Melinda Restu; Heryyanoor, Heryyanoor
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55544

Abstract

Di Indonesia, anemia menjadi masalah yang belum bisa diatasi dimana anemia mengakibatkan kurangnya hemoglobin yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.Upaya pencegahan anemia pada remaja putri melalui edukasi gizi seimbang, perbaikan pola makan, perubahan gaya hidup sehat, dan pemantauan indeks massa tubuh secara berkala. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara gaya hidup dan Indeks Massa Tubuh dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Negeri 4 Martapura. Penelitian kuantitatif dengan metode cross sectionl sampel berjumlah 64 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner tentang Gaya Hidup dan Indeks Massa Tubuh, juga menggunakan alat cek Hb dan alat pengukuran tinggi badan dan berat badan menggunakan microtoise dan timbangan digital dan Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya hidup dengan kejadian anemia pada remaja putri. Remaja putri dengan gaya hidup kurang baik memiliki risiko anemia 4,193 kali lebih besar dibandingkan dengan yang memiliki gaya hidup baik. Terdapat hubungan antara gaya hidup dengan kejadian anemia pada remaja putri, sedangkan indeks massa tubuh tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian anemia.
PENGARUH LATIHAN SEBELUM DAN SESUDAH 1 DAN 2 JAM PADA PEMAIN BADMINTON TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA DENGAN METODE POINT OF CARE TESTING (POCT) M. Nur, Yunus; Murdiyanto, Joko; Amalia, Arifiani Agustin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55545

Abstract

Trigliserida merupakan salah satu jenis lemak dalam darah yang berperan penting dalam penyimpanan energi. Peningkatan kadar trigliserida (hipertrigliseridemia) dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan gangguan metabolik lainnya. Aktivitas fisik, termasuk olahraga seperti badminton, diketahui berpotensi menurunkan kadar trigliserida melalui peningkatan aktivitas enzim lipoprotein lipase (LPL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan sebelum dan sesudah 1 dan 2 jam pada pemain badminton terhadap kadar trigliserida dengan metode Point of Care Testing (POCT). Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental one group pretest-posttest. Populasi Mahasiswa TLM Angkatan 23 Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, menggunakan purposive sampling, variable terikat adalah kadar Trigliserida dan variabel bebas adalah latihan badminton. Data yang diperoleh menggunakan SPSS Uji Shapiro Wilk untuk Normalitas dan dilanjutkan menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank untuk melihat perbedaan penurunan. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan penurunan yang signifikan antara kadar trigliserida sebelum dan sesudah 1 dan 2 jam. Kadar trigliserida yang diperiksa dari sebelum latihan hinggan 1 jam setelah latihan menunjukkan kecendurungan penurunan yang lebih besar dibandingkan dengan perubahan kadar trigliserida antara 1 jam dan 2 jam setelah latihan. Namun perbedaan tersebut tidak bermakna secara statisik.
THE EFFECT OF BETEL CHEWING/MENGINANG HABITS ON DENTAL AND ORAL HEALTH : LITERATURE REVIEW Yuniar, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55551

Abstract

Menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah suatu keharusan bagi setiap orang, karena gigi dan mulut merupakan salah satu titik masuk nutrisi penting ke dalam tubuh. Kesehatan mulut yang baik akan meningkatkan produktivitas dan meningkatkan kualitas hidup. Mengunyah sirih, atau lebih dikenal sebagai menginang, adalah praktik budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Mengunyah sirih adalah proses mencampur beberapa bahan, seperti pinang, daun/buah sirih, kapur, dan gambir, yang kemudian dikunyah bersama. Mengunyah sirih/menginang adalah tradisi budaya yang sering dipraktikkan di Indonesia, seperti pada upacara pernikahan dan pertunangan. Mengunyah sirih/menginang memiliki efek positif dan negatif. Artikel tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menyajikan informasi terkait efek mengunyah sirih/menginang terhadap kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini merupakan studi pustaka atau tinjauan artikel yang dilakukan menggunakan situs web Garudan dan basis data Google Scholar dengan publikasi dari tahun 2020 hingga 2026 dengan kata kunci “Menyirih”, “Menginang”, dan “pinang”. Tinjauan literatur menemukan bahwa mengunyah sirih memiliki efek positif dan negatif. Efek positifnya adalah mengunyah sirih memperkuat struktur gigi dan membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut. Sementara itu, efek negatifnya adalah peradangan rongga mulut, periodontitis, karies gigi, lesi mulut, dan kanker mulut. Kebiasaan mengunyah sirih berdampak pada kesehatan gigi dan mulut, dan hasil yang diperoleh menunjukkan banyak efek negatif pada kesehatan.
RELATIONSHIP BETWEEN DIETARY PATTERNS AND THE INCIDENCE OF MALNUTRITION (WASTING) IN CHILDREN AGED 24-59 MONTHS : LITERATURE REVIEW Pelu, Diana Saputri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55552

Abstract

Status gizi anak dianggap seimbang dan baik jika makanan yang dikonsumsi sesuai dengan usia anak. Kebiasaan makan yang baik menentukan keberlanjutan sumber daya manusia di masa depan. Jika anak tidak mendapatkan makanan yang baik dan bergizi, hal itu akan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya. Balita harus memiliki kebiasaan makan yang disesuaikan dengan frekuensi makan, jumlah makanan, dan kandungan nutrisi yang seimbang. Hal ini agar balita dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Pola makan juga sangat menentukan status gizi balita. Makanan yang tidak tepat dan pola makan yang buruk akan menyebabkan efek buruk dan mengganggu status gizi balita. Efek jangka pendek meliputi perkembangan otak yang lambat, pertumbuhan yang tidak sesuai usia, dan kerentanan terhadap penyakit karena sistem kekebalan tubuh yang lemah. Efek jangka panjang meliputi keterlambatan perkembangan otak dalam menerima pembelajaran, yang mengakibatkan penurunan prestasi belajar, dan risiko mengalami penyakit tidak menular lainnya yang akan berdampak pada generasi mendatang. Artikel Tinjauan Pustaka ini bertujuan untuk menyajikan informasi tentang apakah ada korelasi antara pola makan dan kejadian WASTING atau malnutrisi pada anak usia 24-59 bulan. Penelitian ini menggunakan studi literatur atau tinjauan artikel yang memanfaatkan data dasar dari Google Scholar dan situs web Garuda yang diterbitkan dari tahun 2020 hingga 2026. Studi ini menemukan bahwa terdapat hubungan antara pola makan anak dan kejadian malnutrisi (kurus kering) pada balita, dan bahwa penerapan pola makan yang tidak tepat membuat balita tidak sehat dan mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya. Pola makan memiliki dampak terhadap malnutrisi.