cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,916 Documents
PENGALAMAN PASIEN DALAM PEMANFAATAN PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) SJAFRIE RACHMAN KABUPATEN BANGKA TAHUN 2024 Tendri Memme
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.45159

Abstract

Pelayanan rawat inap adalah salah satu aspek penting dalam sistem kesehatan yang berdampak langsung pada pengalaman pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengalaman pasien dalam pemanfaatan layanan rawat inap, mencakup aspek kepuasan, kenyamanan, aksesibilitas, serta interaksi dengan tenaga kesehatan di RSUD Sjafrie Rachman Kabupaten Bangka Tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah. Hasil penelitian didapatkan 2 tema yaitu 1) Akses Pelayanan tang terdapat dua kategori yaitu kemudahan akses dan fasilitas memadai 2) Perawat Bersikap Caring yang terdapat dua kategori yaitu perawat memberikan perhatian dan perawat cepat tangga. Saran bahwa untuk meningkatkan Pemanfaatan Pelayanan Rawat Inap Di Rumah Sakit merupakan aspek penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Semakin bagus pelayanan rumah sakit maka semakin nyaman pasien di rawat. Guna untuk mengeksplorasi pengalaman pasien dalam menggunakaan pelayanan rawat inap termasuk kendala yang dihadapi dan untuk meningkatkan kualitas peayanan.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MENINGKATNYA KEJADIAN PENDERITA SKIZOFRENIA PARANOID DI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH dr SAMSI JACOBALIS PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 bunga sesilia anugrah; Agustin Agustin; Hendra Kusumajaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.45359

Abstract

Skizofrenia merupakan penyakit yang mengganggu pikiran penderita dengan ditandai dengan halusi, delusi, perilaku tidak normal dan teratur, sehingga sulit untuk bersosialisasi dilingkungan masyarakat. Penyebabnya masih belum jelas umumnya dipercaya adanya kelainan pada otak yang dapat disebabkan oleh masalah genetik, faktor psikologi seperti trauma sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor – faktor yang berhubungan dengan meningkatnya kejadian penderita skizofrenia paranoid di Rawat Jalan di Rumah Sakit Jiwa dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Survey Cross Sectional dan uji Chi-Square dengan hasil berupa analisa univariat dan analisa bivariat. Dengan menggunakan teknik total sampling. Populasi pada penelitian ini adalah keluarga pasien yang menemani pasien berobat rawat jalan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Hasil penelitian ini diketahui ada hubungan bermakna antara dukungan keluarga ( P Value = 0,000), Dukungan Lingkungan Sekitar (P Value = 0,032), Kepatuhan Minum Obat (P Value = 0,001) dengan meningkatnya kejadian skizofrenia paranoid di rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meningkatnya kejadian skizofrenia paranoid karena adanya dukungan keluarga, dukungan lingkungan sekitar dan kepatuhan minum obat yang kurang dari keluarga kepada pasien yang menderita skizofrenia paranoid. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan pihak rumah sakit untuk memberikan informasi bagi keluarga pasien tentang dampak dari dukungan keluarga, dukungan lingkungan sekitar dan kepatuhan minum obat untuk mengurangi peningkatan terjadinya skizofrenia paranoid ini.
HUBUNGAN KUALITAS SISTEM PELAYANAN GAWAT DARURAT TERPADU DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI PSC 119 KABUPATEN BANGKA TAHUN 2024 danda Aryanda; Rizky Meilando; Maryana Maryana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.45441

Abstract

Kualitas pelayanan di PSC 119 menjadi syarat mutlak dan menjadi tolak ukur, pembanding atau acuan sampai sejauh mana pelayanan yang diberikan itu dapat diterima dan dirasakan manfaatnya, sehingga mampu memenuhi harapan ataupun memenuhi kepuasan. Kepuasan pasien adalah indikator dari kualitas pelayanan kesehatan secara perorangan. diketahuinya Hubungan Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu dengan Kepuasan Keluarga Pasien di PSC 119 Bangka tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Dengan desain penelitian menggunakan metode korelasional untuk mencari hubungan antara variabel independen dan dependen dengan sampel berjumlah 107 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan uji chi-square p value (0,592) α (0,05), yang berarti tidak ada hubungan antara bukti fisik dengan kepuasan keluarga pasien. Hasil analisis nilai p-value (0,032) α (0,05), yang berarti ada hubungan antara keandalan dengan kepuasan keluarga pasien. Hasil analisis didapatkan nilai p-value (0,101) α (0,05), yang berarti tidak ada hubungan antara daya tanggap dengan kepuasan keluarga pasien. Hasil analisis didapatkan nilai p-value (0,495) α (0,05), yang berarti tidak ada hubungan antara jaminan dengan kepuasan keluarga pasien. Hasil analisis didapatkan nilai p-value (0,009) α (0,05), yang berarti ada hubungan antara empati dengan kepuasan keluarga pasien. Berdasarkan hasil penelitian yang berjudul “Hubungan Kualitas Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu Dengan Kepuasan Keluarga Pasien di PSC 119 Kabupaten Bangka Tahun 2024” dapat disimpulkan: Ada hubungan keandalan dengan kepuasan keluarga pasien di PSC 119 Kabupaten Bangka tahun 2024. Ada hubungan empati dengan kepuasan keluarga pasien di PSC119 Kabupaten Bangka tahun 2024
PENGARUH PEMBERIAN AROMA TERAPI LEMON (CITRUS LIMON PER) TERHADAP FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA HAMIL TRIMESTER PERTAMA DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ROSITA, S.TR.KEB DI PEKANBARU Novita Aztari; Fajar Sari Tanberika; Rifa Yanti; Rizka Mardiya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.49430

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan mual dan muntah yang umum terjadi pada kehamilan trimester pertama. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan nafsu makan, serta memengaruhi kondisi fisik dan psikologis ibu hamil apabila tidak ditangani dengan baik. Angka kejadian emesis gravidarum di Indonesia mencapai 1–3% dari seluruh kehamilan. Di Kota Pekanbaru tahun 2023 tercatat sebanyak 504 kasus ibu hamil dengan keluhan mual muntah ringan hingga berat. Salah satu penanganan nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan adalah penggunaan aromaterapi lemon (Citrus limon). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lemon terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di PMB Rosita, S.Tr.Keb Pekanbaru. Metode penelitian menggunakan desain pre-eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 ibu hamil trimester pertama yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi SOP pemberian aromaterapi, kuesioner PUQE-24, tisu, dan lembar observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebanyak 60% responden mengalami mual muntah sedang dan 40% berat. Setelah pemberian aromaterapi lemon, 45% responden mengalami mual muntah ringan dan 25% tidak mengalami mual muntah. Hasil uji Wilcoxon diperoleh p-value 0,000 (<0,05). Kesimpulannya, aromaterapi minyak esensial lemon efektif menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester pertama.
PEMETAAN RISIKO KESEHATAN KERJA DENGAN METODE K3 PARTISIPATIF PADA PETANI RUMPUT LAUT DI DESA LAIKANG Habibi Habibi; Helmy Gani; Icha Putri Sahnisa; Muhammad Akbar Salcha; Sitti Fatimah Rahmansyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.51744

Abstract

Petani rumput laut merupakan salah satu pekerjaan sektor informal yang berisiko mengalami penyakit akibat kerja, hal ini disebabkan karena petani rumput laut masih melakukan pekerjaannya secara manual. Oleh karena itu, pendekatan K3 partisipatif dalam pemetaan risiko kesehatan kerja pada petani rumput laut hadir sebagai metode yang menekankan pentingnya keterlibatan langsung petani dalam mengidentifikasi bahaya dan menyusun langkah-langkah pencegahan.Penelitian ini bertujuan memetakan risiko kesehatan kerja pada petani rumput laut di Desa Laikang menggunakan pendekatan partisipatif K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif partisipatif dengan melibatkan 18 petani sebagai responden melalui teknik body mapping, risk mapping, dan focus group discussion (FGD). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok. Hasil penelitian ini mengidentifikasi risiko kesehatan yang signifikan berupa risiko ergonomi, biologis, lingkungan, fisik, psikososial, dan kimia yang dialami secara beragam oleh petani rumput laut. Keluhan fisik dominan terjadi pada tangan, pergelangan, punggung, pinggang, dan kaki yang terkait dengan posisi kerja seperti: membungkuk, pengangkutan manual, dan paparan lingkungan kerja pesisir. Pengetahuan dan penggunaan alat pelindung diri masih rendah, sedangkan tekanan kerja dan kondisi lingkungan menambah beban psikososial petani. Pendekatan partisipatif dalam penelitian ini efektif untuk mengidentifikasi risiko secara akurat dan memberdayakan petani dalam merancang solusi yang sesuai dengan kondisi lokal
EFEKTIVITAS PERAWATAN METODE KANGURU TERHADAP PERTUMBUHAN BERAT BADAN BAYI DENGAN BBLR DI RSUD JOMBANG Siti Fatimah; Alfira Fitriana; Galih Puspita Citra Mahardhika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.51847

Abstract

BBLR, yaitu ketika bayi lahir dengan berat kurang dari 2.500 gram, merupakan faktor signifikan dalam tingginya angka morbiditas dan mortalitas bayi di Indonesia. BBLR merupakan kontributor utama kematian bayi baru lahir, dan AKB adalah indikator dasar kesehatan penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah PMK efektif dalam membantu bayi baru lahir dengan BBLR untuk menambah berat badan. Metodologi EBCR digunakan dalam pendekatan kualitatif penelitian ini. Studi kasus tunggal ini berfokus pada bayi baru lahir dengan BBLR bernama 'T', dan intervensi dilakukan di Ruang Perinatologi RSUD Jombang selama 19 hari. Data dikumpulkan melalui pencatatan data klinis terstruktur dan observasi langsung. Tinjauan Kritis Bukti dan Analisis Kasus Deskriptif yang membandingkan kondisi klinis sebelum dan sesudah intervensi keduanya dimasukkan dalam analisis. Menurut data EBCR, Neonatus 'T' mengalami efek menguntungkan yang sangat substansial dari PMK pada peningkatan berat badan. Neonatus "T" mengalami peningkatan berat badan sebesar 860 gram selama periode intervensi 19 hari. Peningkatan ini setara dengan peningkatan berat badan harian rata-rata 45,3 gram, yang secara signifikan lebih tinggi daripada norma pertumbuhan harian tipikal untuk bayi berat lahir rendah. Temuan utama penelitian ini adalah bahwa PMK secara efektif menjaga stabilitas suhu tubuh bayi, yang memungkinkan energi metabolisme dialihkan ke perkembangan somatik, dan juga terbukti memaksimalkan konsumsi ASI. Kesimpulannya: PMK adalah intervensi berbasis bukti yang aman, efektif, dan sinergis dalam meningkatkan penambahan berat badan dan mempertahankan proses fisiologis pada bayi BBLR, berdasarkan data yang meyakinkan dari tinjauan kritis dan hasil kasus. Efektivitas PMK sebagai "inkubator alami" yang mendorong adaptasi dan perkembangan terbaik bayi BBLR didukung oleh keberhasilan pencapaian peningkatan berat badan rata-rata sebesar 45,3 gram per hari.
DETERMINAN KEJADIAN DISMENOREA PADA REMAJA PUTRI Hertya Rowdhatul Jannah; Desi Widiyanti; Rina Rina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.51902

Abstract

Dismenorea merupakan nyeri yang terjadi saat mentruasi, hal ini disebabkan karena adanya kontraksi otot uterus sewaktu pengeluaran darah mentruasi yang dapat berlangsung antara 32-48 jam. Menurut WHO angka dismenorea di dunia sangat besar, rata-rata lebih dari 50% perempuan disetiap negara mengalami dismenorea. Angka dismenorea di Indonesia sebesar 64,25%, dan angka dismenorea di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu sebesar 61 kasus (25%), di SMP Negeri 11 Kota Bengkulu sebesar 52 kasus (22%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan derajat dismenorea pada remaja putri di SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 11 Kota Bengkulu tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dengan uji chi-square dan jumlah sampel 113 remaja putri, teknik pengambilan sampel menggunakan metode Non Probability Sampling diambil secara total sampling. Hasil penelitian menunjukkan 57 remaja putri dengan IMT tidak normal hampir seluruh (87,7%) mengalami disminorea sedang, dari 56 remaja dengan IMT normal sebagian besar (55,4%) mengalami disminorea ringan. Terdapat hubungan indeks massa tubuh (p-value=0,000), riwayat keluarga          (p-value=0,006), usia menarche (p-value=0,018) dan siklus menstruasi (p-value0,002<0,05) dengan derajat dismenorea. Indeks massa tubuh yang paling berhubungan dengan derajat dismenorea. Penelitian ini menyimpulkan bahwa remaja putri diharapkan menjaga indeks massa tubuh dengan cara mengatur pola makan, status gizi dan melakukan olahraga secara teratur agar bisa membantu menurunkan angka kejadian dismenorea.
KANKER PAYUDARA DI INDONESIA : KAJIAN TERHADAP UPAYA MENGHADAPI KANKER PAYUDARA Ketut Prastitaya Bungas Krisnadhani; Ni Luh Kadek Alit Arsani; Ni Putu Dewi Sri Wahyuni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.52246

Abstract

Di Indonesia, kejadian kanker payudara dilaporkan tinggi dan banyak pasien datang pada stadium lanjut, yang berhubungan dengan keterlambatan diagnosis. Keterlambatan ini diduga dipengaruhi oleh kompleksitas faktor risiko, rendahnya pengetahuan masyarakat, stigma budaya, serta hambatan akses dan fasilitas deteksi dini seperti mammografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji gambaran kanker payudara di Indonesia, mengidentifikasi faktor epidemiologi dan risiko, serta menganalisis upaya menghadapi kanker payudara melalui deteksi dini dan pengurangan keterlambatan diagnosis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kepustakaan (literature review) berbasis deskriptif analitis. Literatur diperoleh dari berbagai database daring seperti PubMed, Google Scholar, ScienceDirect, serta portal jurnal nasional terakreditasi. Waktu pelaksanaan penelitian berlangsung Januari–Maret 2026. Kriteria inklusi meliputi artikel tahun 2006–2025, tersedia full-text, dan membahas epidemiologi, faktor risiko, deteksi dini, diagnosis, serta tantangan penanganan kanker payudara. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan tematik, lalu disintesis secara komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa etiologi kanker payudara bersifat multifaktorial, melibatkan faktor genetik, hormonal, lingkungan, dan kondisi reproduksi. Tantangan utama adalah keterlambatan diagnosis yang dipicu rendahnya literasi kesehatan, stigma, serta keterbatasan akses layanan dan skrining. Simpulan penelitian menegaskan perlunya penguatan edukasi deteksi dini (termasuk SADARI), peningkatan akses skrining yang lebih akurat seperti mammografi, serta strategi yang menurunkan keterlambatan diagnosis untuk meningkatkan efektivitas penanganan kanker payudara di Indonesia.
APENDISITIS AKUT : REKONSTRUKSI PATOFISIOLOGI DAN TANTANGAN DALAM PENEGAKAN DIAGNOSIS SERTA MANAJEMEN NON-OPERATIF A LITERATURE RIVIEW I Putu Reza Wedangga; Annisa Nuralfiah; Shafira Adinda Putri; Baiq Rizqika Catur Putri; Hudiya Ramadhani Virgianto; Aurellia Sabela Faiz; Ghina Aqillah Yasmine; Putri Rabiatun; Muhammad Iqbal Daniswara; Fito Danang Sofiandi; Mulyanatul Aliyyah; Lalu Aditya Satyawan; Raehanul Bahraen
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.52788

Abstract

Apendisitis akut merupakan salah satu penyebab tersering kasus bedah abdomen darurat di dunia yang masih menjadi tantangan dalam penegakan diagnosis serta pemilihan tatalaksana yang tepat. Variasi gejala yang menyerupai penyakit abdomen akut lain sering menyebabkan keterlambatan diagnosis maupun peningkatan angka negative appendectomy. Kajian ini bertujuan merekonstruksi mekanisme patofisiologi apendisitis akut, mengevaluasi pendekatan diagnostik, serta menelaah efektivitas manajemen non-operatif dibandingkan tindakan operatif. Penelitian menggunakan metode literature review deskriptif naratif melalui penelusuran artikel ilmiah pada database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, Garuda, dan Neliti tahun 2015–2025 menggunakan kata kunci terkait apendisitis akut, diagnosis, patofisiologi, dan tatalaksana non-operatif. Dari 58 artikel yang teridentifikasi, diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa obstruksi lumen akibat fekalit, hiperplasia limfoid, maupun pola diet rendah serat menjadi faktor utama terjadinya inflamasi apendiks. Penegakan diagnosis paling efektif dilakukan melalui kombinasi sistem skoring, pemeriksaan fisik spesifik, marker inflamasi laboratorium, dan pencitraan. Tatalaksana antibiotik pada apendisitis tanpa komplikasi menunjukkan hasil non-inferior terhadap apendektomi pada luaran jangka pendek, meskipun sebagian pasien tetap memerlukan operasi lanjutan. Dengan demikian, diagnosis yang cepat dan akurat sangat penting untuk menentukan strategi terapi yang optimal serta mencegah komplikasi berat seperti perforasi, peritonitis, dan sepsis.
EFISIENSI PENGGUNAAN TEMPAT TIDUR RAWAT INAP BERDASARKAN PERHITUNGAN INDIKATOR BARBER JOHNSON DI RUMAH SAKIT SYARIF HIDAYATULLAH Uliatul Jannah; Feni Riyastuti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.52837

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya efisiensi penggunaan tempat tidur rawat inap sebagai indikator kinerja pelayanan rumah sakit. Permasalahan yang dihadapi adalah belum optimalnya pemanfaatan tempat tidur di Rumah Sakit Syarif Hidayatullah, yang ditunjukkan oleh rendahnya tingkat hunian dan tidak tercapainya standar indikator efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi penggunaan tempat tidur rawat inap berdasarkan indikator Barber Johnson yang meliputi Bed Occupancy Rate (BOR), Bed Turn Over (BTO), Turn Over Interval (TOI), dan Average Length of Stay (AVLOS). Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Data yang digunakan berupa sensus harian rawat inap periode Januari–Desember 2024 yang diperoleh dari unit rekam medis. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung nilai BOR, BTO, TOI, dan AVLOS, kemudian dibandingkan dengan standar ideal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai BOR sebesar 11,9%, BTO sebesar 2,13 kali per tahun, TOI sebesar 57 hari, dan AVLOS sebesar 15 hari. Seluruh indikator tersebut berada di luar rentang standar ideal, yang menunjukkan bahwa penggunaan tempat tidur rawat inap belum efisien. Simpulan penelitian ini adalah efisiensi penggunaan tempat tidur rawat inap di Rumah Sakit Syarif Hidayatullah masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan mutu pelayanan, optimalisasi manajemen rumah sakit, serta strategi peningkatan kunjungan pasien untuk mencapai efisiensi yang lebih baik.