cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,916 Documents
PENGARUH PEMBERIAN KUNYIT ASAM TERHADAP SKALA NYERI MENSTRUASI (DISMINORHEA) PADA MAHASISWA DI INSTITUT CITRA INTERNASIONAL TAHUN 2025 Sarah Rukmana; Indri Puji Lestari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57607

Abstract

Dismenorhea merupakan nyeri menstruasi yang sering kali dialami mahasiswi dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari maupun proses belajar. Terapi farmakologis sering digunakan, namun berisiko menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif nonfarmakologis seperti kunyit asam. Survei awal pada 3 November 2024 terhadap 10 mahasiswi menunjukkan bahwa 8 mengalami nyeri menstruasi, 6 aktivitasnya terganggu, dan 3 menyatakan kunyit asam untuk membantu meredakan keluhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kunyit asam terhadap skala nyeri menstruasi pada mahasiswi Institut Citra Internasional tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pretest–posttest control group, melibatkan 32 mahasiswi yang dipilih menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapat kunyit asam satu kali sehari selama tiga hari menstruasi, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Skala nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan Visual Analog Scale (VAS). Analisis data menggunakan uji Shapiro–Wilk dan dilanjutkan dengan uji Paired Sample t-test atau Wilcoxon. Kesimpulannya, hasil penelitian ini menunjukkan adanya penurunan nyeri yang signifikan pada kelompok intervensi (p = 0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami perubahan bermakna. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kunyit asam efektif digunakan sebagai terapi nonfarmakologis yang aman dan praktis untuk menurunkan nyeri menstruasi.
PENGARUH EDUKASI MEDIA ELEKTRONIK BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI ANDAI KOTA BANJARMASIN Suci Fitriani; Mahfuzhah Deswita Puteri; Hiryadi Hiryadi; Arina Hayati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57617

Abstract

Ibu hamil dengan anemia lebih mungkin mengalami berat badan lahir rendah, angka kelahiran prematur, angka kematian prenatal, perdarahan antepartum dan postpartum, serta komplikasi kehamilan dan persalinan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh edukasi media e-booklet terhadap pengetahuan ibu hamil tentang anemia baik sebelum maupun sesudah edukasi. Pendekatan edukasi menjadi strategi penting dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia. Strategi pemecahan masalah dilakukan dengan memberikan edukasi secara terstruktur dan sistematis melalui media e- booklet digital yang memuat informasi lengkap, menarik, dan mudah diakses bagi ibu hamil. Desain pra-eksperimental pretest-posttest satu kelompok digunakan dalam penelitian ini. Pasien ibu hamil trimester kedua dan ketiga di Puskesmas Sungai Andai dipilih antara Mei dan September 2025. Dengan menggunakan teknik pemilihan acak sederhana, dua puluh ibu hamil dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Kuesioner pengetahuan digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman ibu hamil baik sebelum maupun sesudah menerima edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat kesalahan 0,05. Hasil studi bivariat menunjukkan pengaruh edukasi kesehatan melalui media e-booklet baik sebelum maupun sesudah edukasi (nilai p = 0,000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi melalui media elektronik berdampak pada pemahaman ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Andai Kota Banjarmasin.
HUBUNGAN MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN PUSKESMAS: LITERATURE REVIEW Dewi Agustina; Cut Miftha Hafizza; Salsabila Lubis; Rahmayani Rahmayani; Afrida Dina Pratiwi; Saharani Saari Dewi; Nadya Aulia; Khairunnisa Afriani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57619

Abstract

Puskesmas sebagai garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam menyediakan layanan rawat jalan yang berkualitas sesuai dengan harapan masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kendala, seperti lamanya waktu tunggu, keterbatasan sarana dan prasarana, alur pelayanan yang belum efisien, serta interaksi antara tenaga kesehatan dan pasien yang belum optimal. Kondisi tersebut dapat memengaruhi persepsi pasien terhadap mutu layanan dan berdampak pada tingkat kepuasan yang dirasakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara manajemen pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode systematic literature review. Data diperoleh dari artikel ilmiah yang diakses melalui Google Scholar, Portal Garuda, dan Semantic Scholar dengan rentang publikasi tahun 2022–2026. Seleksi literatur dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA, dari 250 artikel yang diidentifikasi menjadi 35 artikel yang diseleksi, hingga diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antarvariabel. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepuasan pasien dipengaruhi oleh berbagai dimensi pelayanan, meliputi aksesibilitas, kenyamanan, kelancaran proses pelayanan, kelengkapan fasilitas, komunikasi tenaga kesehatan, serta ketepatan waktu pelayanan. Dimensi-dimensi tersebut mencerminkan efektivitas manajemen pelayanan kesehatan yang diterapkan. Kesimpulannya, manajemen pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam menentukan tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas, sehingga diperlukan upaya peningkatan kualitas manajemen pelayanan secara berkelanjutan.
PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI DESA CANKRINGAN BANYUDONO BOYOLALI Dhellavita Fitriyanti; Agik Priyo Nusantoro; Siti Nurjanah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57622

Abstract

Perilaku merokok merupakan perilaku yang membakar salah satu produk tembakau yang dimaksudkan untuk dibakar, dihisap dan dihirup termasuk rokok kretek, rokok putih, cerutu atau bentuk lainnya yang dihasilkan dari tanaman nicotina tabacum, nicotina rustica dan spesies lainnya. Merokok menghasilkan lebih dari 400 zat kimia dan menjadi pemicu utama akan terjadinya kerusakan tubuh manusia dan berdampak pada organ hati yaitu onkogenik, imunologis, dan efek toksik tidak langsung atau langsung. Metode hipnoterapi dapat bermanfaat juga untuk memotivasi diri, dan efektif dalam menurunkan keinginan merokok, sebab hipnoterapi juga sebagai salah satu alternatif yang digunakan untuk menurunkan ataupun menghentikan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi terhadap kebiasaan perilaku merokok pada remaja di Desa Cangkringan Banyudono Boyolali. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan metode quasi experiment dengan rancangan one group pre-test and post-test with control group. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 44 responden dengan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan alat ukur yang berupa lembar kuesioner mengenai perilaku merokok, sikap dan pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan metode hipnoterapi pada klien dengan kebiasaan perilaku merokok terbagi menjadi tujuh tahapan yaitu pra induksi, induksi, deepening, depth level test, suggestion therapy, hypnotherapeutic technique, dan terminasi. Hasil analisis uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai (p-value) adalah < 0.05 menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan terapi Hipnoterapi yang artinya ada pengaruh pemberian terapi Hipnoterapi terhadap kebiasaan perilaku merokok pada remaja di Desa Cangkringan Banyudono Boyolali.
PENGARUH BEBAN KERJA BERLEBIHAN TERHADAP KINERJA DAN MUTU PELAYANAN TENAGA KESEHATAN: TINJAUAN LITERATUR Nelfianti Lisa; Siti Rahma Has Roe; Rifkawati Rifkawati; Adwan Adwan; Abdul Kadri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57627

Abstract

Beban kerja berlebihan merupakan salah satu permasalahan utama yang dihadapi tenaga kesehatan dan berpotensi memengaruhi kinerja serta mutu pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja berlebihan terhadap kinerja dan mutu pelayanan tenaga kesehatan melalui pendekatan Systematic literature review (SLR). Metode yang digunakan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Data diperoleh dari tiga database ilmiah, yaitu Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect, dengan rentang publikasi tahun 2021–2026. Kata kunci yang digunakan meliputi workload, healthcare worker performance, dan quality of healthcare services. Berdasarkan proses seleksi sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 15 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa beban kerja berlebihan memiliki hubungan yang signifikan dengan penurunan kinerja tenaga kesehatan, yang ditandai dengan menurunnya produktivitas, ketelitian, serta efektivitas dalam memberikan pelayanan. Selain itu, beban kerja yang tinggi juga berdampak pada meningkatnya kelelahan kerja (fatigue), stres, dan burnout, yang pada akhirnya memengaruhi kualitas interaksi tenaga kesehatan dengan pasien. Dampak lainnya adalah penurunan mutu pelayanan kesehatan, termasuk meningkatnya risiko kesalahan medis dan menurunnya tingkat kepuasan pasien. Faktor-faktor seperti keterbatasan sumber daya manusia, tingginya jumlah pasien, serta tuntutan administratif menjadi penyebab utama tingginya beban kerja tenaga kesehatan. Kesimpulannya, beban kerja berlebihan berpengaruh negatif terhadap kinerja dan mutu pelayanan tenaga kesehatan.
PENERAPAN AROMATERAPI ESSENTIAL OIL PEPPERMINT UNTUK MENGATASI BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN DENGAN PPOK DI RUANG FLAMBOYAN RSUD dr.TC HILLERS MAUMERE Afningram Theresia Julianto; Agustina Sisilia Wati Dua Wida
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57636

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyakit pernapasan kronis yang ditandai dengan hambatan aliran udara yang bersifat progresif dan tidak sepenuhnya dapat kembali normal. Kondisi ini menyebabkan gangguan pernapasan seperti sesak napas, batuk produktif, serta peningkatan produksi sputum yang dapat mengganggu pemenuhan kebutuhan oksigenasi pasien. Masalah keperawatan yang sering muncul pada pasien PPOK adalah bersihan jalan napas tidak efektif akibat penumpukan sekret di saluran pernapasan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat membantu meningkatkan bersihan jalan napas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien PPOK dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif melalui penerapan aromaterapi essential oil peppermint. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penentuan diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Intervensi dilakukan dengan pemberian aromaterapi essential oil peppermint yang dikombinasikan dengan posisi semi fowler dan latihan teknik pernapasan selama masa perawatan pasien. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan kondisi pernapasan setelah dilakukan intervensi. Pasien mengalami penurunan keluhan sesak napas, frekuensi napas menjadi lebih stabil, pola napas membaik, serta kemampuan mengeluarkan sputum meningkat sehingga bersihan jalan napas menjadi lebih efektif. Simpulan penelitian ini adalah aromaterapi essential oil peppermint efektif digunakan sebagai terapi komplementer dalam membantu meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien PPOK dan dapat dijadikan alternatif tindakan keperawatan nonfarmakologis.
ANALISIS KORELASI PERAN TEMAN SEBAYA DAN EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN PERNIKAHAN DINI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARTAPURA 1 KABUPATEN BANJAR Syarifah Nabila; Bardiati Ulfah; Siti Fatimah; Supri Nuryani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57648

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan reproduksi dan sosial di Indonesia, termasuk di Kabupaten Banjar yang memiliki angka kejadian cukup tinggi. Pernikahan dini dapat menimbulkan dampak terhadap kesehatan ibu dan anak, pendidikan, serta kesejahteraan sosial remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan peran teman sebaya dan ekonomi keluarga dengan kejadian pernikahan dini di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1 Kabupaten Banjar. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 responden wanita usia 19–20 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar isian, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki peran teman sebaya positif (63,3%) dan ekonomi keluarga tinggi (53,3%). Kejadian pernikahan dini ditemukan pada 40% responden. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara peran teman sebaya dengan kejadian pernikahan dini (p=0,230; r=0,226). Namun terdapat hubungan signifikan antara ekonomi keluarga dengan kejadian pernikahan dini (p=0,000; r=-0,692). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa ekonomi keluarga merupakan faktor yang berhubungan kuat dengan kejadian pernikahan dini, sedangkan peran teman sebaya tidak memiliki hubungan signifikan.
EVALUASI CAPAIAN INDIKATOR KINERJA STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) KESEHATAN BALITA DI PUSKESMAS SIMPANG SUNGAI DUREN KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN 2025 Nurhaliza Nurhaliza; Arnild Augina Mekarisce; Kasyani Kasyani; Adila Solida Adila Solida
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57659

Abstract

Pelayanan kesehatan balita merupakan salah satu indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dipenuhi oleh Puskesmas. Namun, capaian pelayanan kesehatan balita di Puskesmas Simpang Sungai Duren belum mencapai target SPM, sehingga diperlukan evaluasi untuk mengetahui penyebab rendahnya capaian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian indikator kinerja SPM kesehatan balita di Puskesmas Simpang Sungai Duren berdasarkan aspek input, activities, dan output. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 10 orang, terdiri dari informan kunci, informan utama, dan informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek input, sumber daya manusia, sarana prasarana, dana dan kebijakan secara umum telah mendukung pelaksanaan pelayanan meskipun masih terdapat beberapa keterbatasan. Pada aspek activities, pelayanan kesehatan balita telah dilaksanakan sesuai standar, namun beberapa kegiatan belum berjalan optimal. Pada aspek output, capaian indikator SPM kesehatan balita belum mencapai target. Rendahnya capaian tersebut lebih dominan dipengaruhi oleh faktor eksternal, terutama rendahnya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan balita secara rutin. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa meskipun pelayanan telah berjalan sesuai standar, masih diperlukan optimalisasi pelaksanaan program dan peningkatan partisipasi masyarakat perlu menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan capaian SPM kesehatan balita.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN PENATALAKSANAAN EMESIS GRAVIDARUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UJAN MAS MUARA ENIM Heni Angraini; Mika Oktarina; Helleri Fivtrawati; Choralina Eliagita; Reskisari Maharani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57673

Abstract

Ibu  dengan  hiperemesis gravidarum  mencapai  14,8%  dari  seluruh  kehamilan,  keluhan  mual  dan  muntah  terjadi pada  60-80%  primigravida  dan  40-60%  multigravida.  Satu  diantara  seribu  kehamilan gejala-gejalaini   menjadi   lebih   berat.   Perasaan   mual   ini   disebabkan   oleh   karena meningkatnya  kadar  hormon  estrogen  dan  Hormon  Chorionic  Gonadotropin  (HCG). Di Indonesia terdapat 50-90% jumlah kejadian Emesis Gravidarum dialami oleh ibu hamil. Walaupun faktor utama yang menjadi penyebab kematian ibu di Indonesia bukan karena kasus Emesis Gravidarum, tetapi kasus kejadian Emesis Gravidarum cukup besar dan satu diantara seribu kehamilan mengalami gejala yang lebih berat atau sampai mengalami HyperEmesis Gravidarum Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan penatalaksanaan emesis gravidarum di Wilayah Kerja Puskesmas Ujan Mas Muara Enim. Desain penelitian  menggunakan survei analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Ujan Mas pada bulan Agustus 2024 sebanyak 46 orang. Sampel dalam penelitian ini mengunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik analisa data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square (χ2) dan untuk mengetahui keeratan hubungannya menggunakan uji Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian dari 46 sampel terdapat 25  orang penatalaksanaan emesis gravidarum baik; Dari 46 sampel terdapat 20 orang pengetahuan kurang, Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penatalaksanaan emesis gravidarum pada ibu hamil di Wilayah Kerja Pusksemas Ujan Mas Muara Enim. Diharapan pada pihak puskesmas untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang penatalaksanaan emesis gravidarum melalui penyuluhan dan penjelasan secara langsung.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS TALISE KOTA PALU Anniz Setyowati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57674

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya pada ibu hamil. Data Riskesdas menunjukkan prevalensi anemia pada ibu hamil mencapai 37,1%. Di Puskesmas Talise, Kota Palu, jumlah kasus anemia mengalami peningkatan dari 350 kasus (59%) pada tahun 2015 menjadi 491 kasus (66%) pada tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain case control. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling dengan perbandingan 1:2, yaitu 61 responden kelompok kasus dan 122 responden kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan metode wawancara langsung kepada responden. Analisis data menggunakan uji Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan rendah (OR=2,845; CI 95%: 1,510–5,361), tingkat konsumsi protein yang rendah (OR=2,089; CI 95%: 1,065–4,099), asupan vitamin C yang kurang (OR=2,483; CI 95%: 1,962–6,404), serta kebiasaan mengonsumsi teh (OR=2,646; CI 95%: 1,407–4,973) merupakan faktor risiko kejadian anemia pada ibu hamil. Disimpulkan bahwa faktor pengetahuan, pola konsumsi protein, asupan vitamin C, dan kebiasaan minum teh berperan dalam meningkatkan risiko anemia pada ibu hamil di wilayah penelitian.