cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,916 Documents
GAMBARAN TINGKAT STRES IBU DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB NEGERI 1 BANTUL lia dwi Nuraini; Dwi Ernawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57557

Abstract

Anak anugerah bagi orang tua karena anak melambangkan cinta kasih kedua orang tua, Orang tua menginginkan anak lahir dengan kondisi fisik dan mental yang sempurna. Namun, sebagian anak terlahir dengan keterbatasan atau kelainan tertentu. Tercatat 240 juta ABK di dunia, Di Indonesia terdapat 1, 6 juta ABK dan di kabupaten Bantul terdapat 9.515 ABK yang tercatat. Kehadiran anak berkebutuhan khusus menuntut tanggung jawab yang lebih kompleks sehingga orang tua, khususnya ibu. Mengetahui gambaran tingkat stress pengasuhan ibu dengan anak berkebutuhan khusus  di SLB Negeri 1 Bantul. Penelitian Kuantitatif Deskriptif, responden 91 Ibu dengan ABK tingkat sekolah dasar, Teknik pengambilan sampel dengan proportinate stratified random sampling, Instrumen penelitian ini dengan PSS Berry dan Jones (1995). Menunjukkan bahwa mayoritas ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri 1 Bantul berada pada kategori stres ringan 86,8%, sementara 13,2% berada pada kategori stres sedang, dan tidak ditemukan stres berat. Stres ringan ditemukan pada seluruh jurusan, dengan proporsi tertinggi pada jurusan tunarungu 93,3%, diikuti autis 92,9%, tunadaksa 84,2%, tunanetra 80%, dan tunagrahita 78,3%. Mayoritas responden berada pada usia 35–44 tahun, berpendidikan SMA/SMK, berstatus sebagai ibu rumah tangga, dan memiliki pendapatan di bawah UMK. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres ibu dalam pengasuhan anak berkebutuhan khusus berada pada kategori yang relatif terkendali. Bahwa ibu dengan anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri 1 Bantul sebagian besar stres pengasuhan yang relatif terkendali di karenakan persepsi positif terhadap peran pengasuhan, serta kemampuan adaptasi psikologis ibu.
PENGARUH KOMBINASI KOMPRES JAHE MERAH HANGAT DAN RELAKSASI NAPAS DALAM 4-7-8 UNTUK MENGURANGI NYERI ARTHRITIS PADA LANSIA Latif Ghozali; Wulan Noviani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57566

Abstract

Arthritis adalah kondisi peradangan akut atau kronis pada satu atau lebih sendi yang sering terjadi pada lansia. Kondisi ini menyebabkan nyeri persisten yang dalam perspektif keperawatan disebut nyeri kronis. Nyeri kronis pada lansia mempengaruhi seluruh aspek kehidupan hingga penurunan kualitas hidup lansia. Manajemen nyeri arthritis pada lansia dapat dilakukan dengan farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu manajemen nyeri nonfarmakologis yaitu pemberian kombinasi kompres jahe merah hangat dan relaksasi napas dalam dengan teknik 4-7-8. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi kompres jahe merah hangat dan teknik relaksasi napas dalam 4-7-8 pada nyeri arthritis lansia di wilayah kerja Puskesmas Kasihan II, Bantul. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif studi kasus. Pengambilan data dilakukan sebelum dan sesudah intervensi dengan pengukuran skala nyeri menggunakan instrument Numeric Rating Scale (NRS). Responden pada penelitian ini berjumlah tiga klien dengan keluhan arthritis yang dilakukan intervensi menggunakan kompres jahe merah hangat dan relaksasi napas dalam 4-7-8 yang dilakukan selama tiga hari. Intervensi dilakukan pada tanggal 26-28 Desember 2025. Hasil menunjukkan bahwa setelah dilakukan intervensi selama tiga hari, tingkat nyeri responden mengalami penurunan secara signifikan. Pada Klien 1, rata-rata tingkat nyeri sebelum intervensi adalah 4,67 menjadi 3,00. Pada Klien 2, dari rata-rata 5,00 menjadi 3,00 dan Klien 3 dari 4,00 menjadi 2,67. Kombinasi kompres jahe merah hangat dan teknik relaksasi napas dalam 4-7-8 dapat menurunkan nyeri pada lansia dengan arthritis. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif pendukung dalam pengelolaan nyeri kronis pada lansia serta mendorong praktik keperawatan berbasis intervensi nonfarmakologis di tingkat komunitas. Kata kunci: Arthritis, Jahe Merah, Lansia, Nyeri Kronis, Relaksasi
ANALISIS PENGARUH PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUALITAS DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT DEPRESI PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL Allama Zaki Almubarok; Rafi Achmad Rukhama
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57572

Abstract

Penyakit ginjal kronik merupakan masalah kesehatan yang dapat menimbulkan dampak fisik, psikologis, sosial, dan spiritual, terutama pada pasien yang menjalani hemodialisis jangka panjang. Salah satu masalah psikologis yang sering dialami pasien hemodialisis adalah depresi, yang dapat menurunkan kepatuhan terapi, kualitas hidup, dan kemampuan adaptasi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemenuhan kebutuhan spiritual dan dukungan keluarga terhadap tingkat depresi pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain observasional dan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Unit Hemodialisa RSUD Panembahan Senopati Bantul pada 6–10 Mei 2026. Sampel berjumlah 187 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner karakteristik responden, Spiritual Needs Questionnaire, kuesioner dukungan keluarga, dan Beck Depression Inventory-II. Analisis data menggunakan analisis univariat, uji korelasi Pearson, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan spiritual berhubungan signifikan dengan tingkat depresi (r = -0,301; p < 0,001), begitu pula dukungan keluarga (r = -0,353; p < 0,001). Hasil regresi menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan spiritual (B = -0,358; p < 0,001) dan dukungan keluarga (B = -0,235; p < 0,001) berpengaruh signifikan terhadap depresi, dengan dukungan keluarga sebagai variabel paling dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemenuhan kebutuhan spiritual dan dukungan keluarga berperan penting dalam menurunkan tingkat depresi pasien hemodialisis.
PENGARUH STRUCTURAL EMPOWERMENT TERHADAP PATIENT SAFETY CULTURE DI RUMAH SAKIT XY Muhammad Takwa; Andi Niartiningsih; Nurfitriani Nurfitriani; Nurul Hidayah Nur; Mene Paradilla
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57573

Abstract

Patient safety culture didefinisikan sebagai nilai-nilai yang dianut bersama anggota organisasi tentang apa yang ada penting, keyakinan mereka tentang bagaimana caranya segala sesuatunya berjalan dalam organisasi, dan interaksinya dengan unit pekerjaan dan struktur organisasi dan sistem, yang bersama-sama menghasilkan norma perilaku dalam organisasi yang mempromosikan keselamatan pasien.  Data RS menunjukkan bahwa insiden keselamatan pasien masih menjadi masalah yang berkelanjutan, dengan kecenderungan peningkatan jumlah kasus dari tahun 2021 hingga 2023. Pada triwulan I tahun 2024, insiden masih tetap ditemukan, termasuk munculnya kasus sentinel, yang menandakan perlunya penguatan upaya pencegahan dan peningkatan mutu keselamatan pasien di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh structural empowerment terhadap patient safety culture di Rumah Sakit XY. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan studi observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel penelitian adalah perawat di Rumah Sakit XY yang berjumlah 202 responden dengan menggunakan teknik probability sampling. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh structural empowerment terhadap patient safety culture dengan nilai p<α = 0,000 < 0,05. Hal tersebut yang berarti semakin baik pemberdayaan struktural dalam organisasi, semakin kuat pula budaya keselamatan pasien yang terbentuk. Disarankan manajemen perlu melakukan audit rutin, survei budaya keselamatan, serta evaluasi berbasis indikator untuk memastikan implementasi patient safety berjalan efektif dan mengalami perbaikan berkelanjutan.
FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL KULIT BAWANG MERAH (Allium Cepa L.) SEBAGAI ANTIINFLAMASI DENGAN VARIASI EMULGATOR Nur Muhammad Hasan Firdaus; Umi Narsih; Fahmi Dimas AA
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57578

Abstract

Inflamasi adalah respons biologis tubuh terhadap cedera jaringan yang memerlukan penanganan tepat agar tidak berlanjut menjadi penyakit kronis. Salah satu pendekatan potensial adalah penggunaan sediaan topikal berbahan alami. Kulit bawang merah (Allium cepa L.) kaya akan flavonoid seperti kuersetin yang memiliki aktivitas antiinflamasi, namun masih jarang dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan merumuskan dan mengevaluasi krim topikal ekstrak etanol kulit bawang merah dengan variasi emulgator untuk mengetahui pengaruhnya terhadap stabilitas fisik sediaan. Menggunakan desain eksperimental kuantitatif, empat formula krim dibuat dengan variasi konsentrasi emulgator (asam stearat, TEA, tween 80). Evaluasi fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, dan stabilitas selama 4 minggu pada suhu dingin, ruang, serta cycling test. Hasil menunjukkan semua formula memiliki stabilitas organoleptik dan homogenitas yang baik. pH seluruh formula berada dalam rentang fisiologis kulit (4,5–6,5), dengan F2 menunjukkan kestabilan pH tertinggi (6,23–6,47). Daya sebar F2 menurun dari 5,27 cm menjadi 5,07 cm, sedangkan F3 stabil namun memiliki daya sebar terendah (5,00 cm). Variasi emulgator berpengaruh terhadap stabilitas pH, viskositas, dan daya sebar, tetapi tidak signifikan terhadap organoleptis dan homogenitas. Kesimpulannya, Formula 2 paling optimal dalam stabilitas fisik dan kenyamanan aplikasi. Hasil ini menegaskan potensi kulit bawang merah sebagai bahan aktif alami dalam sediaan topikal antiinflamasi. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengevaluasi aktivitas farmakologis dan keamanan secara in vivo.
PERAN REACTIVE OXYGEN SPECIES (ROS) DALAM JALUR PERSINYALAN KAPASITASI SPERMA MANUSIA Aulia Rachma; Dwi Ari Pujianto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57581

Abstract

Spermatozoa manusia mengalami serangkaian perubahan fisiologis dan biokimia di dalam saluran reproduksi wanita yang dikenal sebagai kapasitasi, suatu proses penting untuk mencapai kemampuan fertilisasi. Selama kapasitasi, terjadi pelepasan kolesterol dari membran plasma yang meningkatkan fluiditas membran serta permeabilitas terhadap ion bikarbonat (HCO₃⁻) dan kalsium (Ca²⁺). Perubahan lain meliputi hiperpolarisasi membran, peningkatan pH intraseluler, aktivasi protein kinase, serta peningkatan kadar siklik adenosin monofosfat (cAMP) yang berperan dalam regulasi fosforilasi protein. Salah satu faktor yang berperan dalam menginduksi proses ini adalah Reactive Oxygen Species (ROS). Secara fisiologis, spermatozoa menghasilkan ROS sebagai produk sampingan metabolisme respirasi aerobik. Namun, karena keterbatasan sitoplasma, spermatozoa memiliki kapasitas antioksidan intraseluler yang rendah, sehingga lebih rentan terhadap stres oksidatif. Dalam konsentrasi tinggi, ROS dapat menyebabkan kerusakan sel dan memicu apoptosis spermatozoa. Sebaliknya, pada kadar yang terkontrol, ROS berfungsi sebagai molekul pensinyalan yang penting dalam mengaktifkan jalur kapasitasi, termasuk modulasi aktivitas enzim dan peningkatan fosforilasi protein. Oleh karena itu, keseimbangan kadar ROS menjadi faktor krusial dalam menentukan fungsi dan viabilitas spermatozoa. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran ROS dalam menginduksi jalur pensinyalan kapasitasi pada spermatozoa manusia.
INTERVENSI EDUKASI PEMANTAUAN CAIRAN PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE DI RUANGAN FLAMBOYAN RSUD DR. T.C HILLERS MAUMERE Hanaya Zaskya Antika Juma; Agustina Sisilia Wati Dua Wida
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57589

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan masalah kesehatan global yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara progresif dan permanen. Salah satu komplikasi utamanya adalah hipervolemia (kelebihan volume cairan) akibat ketidakmampuan ginjal meregulasi cairan, yang sering diperparah oleh rendahnya kepatuhan pasien terhadap pembatasan asupan. Di RSUD dr. T.C Hillers Maumere, kasus CKD terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek studi adalah Tn. L.H (51 tahun) dengan diagnosis CKD stadium V. Intervensi  yang diberikan adalah observasi dan edukasi pemantauan cairan menggunakan media lembar observasi intake-output Hasil: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x8 jam, hasil evaluasi menunjukkan bahwa intervensi edukasi pemantauan cairan efektif mengatasi masalah hipervolemia, yang ditandai dengan edema pada palpebra dan tungkai berkurang, intake output seimbang , serta kadar hemoglobin meningkat dari 7,35 g/dL menjadi 10,39 g/dL dan kreatinin menurun dari 3,18 mg/dL menjadi 2,10 mg/dL. Kesimpulan: asuhan keperawatan dengan intervensi observasi dan edukasi pemantauan cairan secara mandiri dapat mengatasi masalah keperawatan hipervolemi b.d gangguan mekanisme regulasi.
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK DENGAN PENERAPAN LATIHAN KESEIMBANGAN (BALANCE EXERCISE) DALAM PENCEGAHAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DI SEKSI KESEJAHTERAAN SOSIAL LANJUT USIA PADU WAU MAUMERE UPTD KESEJAHTERAAN SOSIAL LANJUT USIA KUPANG Ayulina Monika Sema; Maria Lambertina Barek Aran
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57591

Abstract

Lanjut usia (lansia) merupakan kelompok yang rentan mengalami penurunan fungsi fisik, khususnya gangguan keseimbangan yang dapat meningkatkan risiko jatuh. Kejadian jatuh pada lansia dapat menyebabkan cedera fisik, penurunan kemandirian, serta menurunnya kualitas hidup. Oleh karena itu, diperlukan intervensi keperawatan yang tepat untuk mencegah risiko tersebut, salah satunya melalui latihan keseimbangan (balance exercise). Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan gerontik dengan latihan keseimbangan dalam upaya pencegahan risiko jatuh pada lansia di Seksi Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Padu Wau Maumere UPTD Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Kupang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi pada dua orang lansia. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa kedua klien memiliki gangguan keseimbangan, riwayat jatuh, serta keterbatasan dalam aktivitas sehari-hari. Intervensi yang diberikan berupa latihan keseimbangan yang dilakukan secara teratur sesuai prosedur. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan keseimbangan, kekuatan otot, serta penurunan risiko jatuh pada kedua klien. Penerapan latihan keseimbangan terbukti efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam meningkatkan stabilitas tubuh dan mencegah risiko jatuh pada lansia.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA REMAJA DI SMP NEGERI 6 KOTA JAMBI Adinda Novita; Marta Butar Butar; Rd. Halim; Hendra Dhermawan Sitanggang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57600

Abstract

Gangguan mental emosional remaja merupakan permasalahan kesehatan penting, terutama pada masa remaja. Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) tahun 2022 mencatat 34,9% remaja Indonesia menghadapi setidaknya satu masalah kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan tersebut pada siswa SMP Negeri 6 Kota Jambi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 121 siswa di SMP Negeri 6 Kota Jambi, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) serta kuesioner variabel independen. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan (43,0%) remaja mengalami gangguan mental emosional. Analisis uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara bullying (p = 0,028; PR =1,667), sosial ekonomi orang tua  (p = 0,002; PR =2,025), pendidikan ayah (p = 0,006; PR =2,039) dengan gangguan mental emosional. Sedangkan pola asuh orang tua (p = 0,263, p=0,191), jenis kelamin (p = 0,753), penggunaan media sosial (p = 0,828), dan pendidikan ibu (p = 0,091; PR) yang tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Terdapat hubungan yang signifikan antara bullying, sosial ekonomi, dan pendidikan orang tua dengan gangguan mental emosional pada remaja di SMP Negeri 6 Kota Jambi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SADARI PADA SISWI SMAN 8 KOTA JAMBI Auliya Maharani Harahap; Adelina Fitri; Hendra Dhermawan Sitanggang; Marta Butar Butar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57602

Abstract

Kasus kanker secara global mencapai 19.976.499 kasus dengan angka kematian sebesar 9.743.832 jiwa pada tahun 2022. Di Indonesia kanker payudara menjadi kanker dengan kasus paling tertinggi yang meningkat dari 65.858 kasus pada tahun 2020 menjadi 66.271 kasus pada tahun 2022. Meskipun demikian, prevalensi periksa payudara sendiri (SADARI) di Indonesia pada tahun 2022 masih tergolong rendah, yaitu sebesar 43,14%. Menurut laporan Survei kesehatan Indonesia (2023) prevalensi kanker di provinsi Jambi yaitu sebesar 0,7%. Dinas Kesehatan Provinsi Jambi melaporkan bahwa pada tahun 2025 terdapat sebanyak 1.007 wanita usia 30–69 tahun dengan kecurigaan kanker payudara. Adapun tujuan dari penelitian iniadalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara pada siswi SMA Negeri 8 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswi SMA Negeri 8 Kota Jambi sebanyak 757 siswi, dengan sampel 106 siswi yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket yang sudah melewati tahap uji validitas dan reabilitas. Analisis data pada penelitian ini berupa analisis univariat, bivariat dengan uji chi-square, serta multivariat menggunakan regresi Cox . Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,0%% responden memiliki perilaku SADARI kurang baik. Analisis bivariat menunjukkan hubungan bermakna antara sikap (p=0,004), sumber media informasi (p=0,025), dan dukungan tenaga kesehatan (p=0,034) dengan perilaku SADARI. Analisis multivariat menunjukkan sikap merupakan faktor paling dominan dengan nilai (PR=1,52, CI=1,13-2,04).