cover
Contact Name
Florensius Tijan
Contact Email
admin@unka.ac.id
Phone
+6281227902049
Journal Mail Official
admin@unka.ac.id
Editorial Address
Jl.Yc.Oevang Oeray,Nomor 92, Baning Kota, Sintang , Kalimantan Barat, 78612
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 25805703     EISSN : 27757242     DOI : 10.51826/edumedia
Core Subject : Education,
Edumedia: Jurnal keguruan dan Ilmu Pendidikan, merupakan jurnal ilmiah yang berada di bawah naungan FKIP Universitas Kapuas Sintang. Jurnal Edumedia secara berkala menerbitkan artikel ilmiah dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Artikel yang diterbitkan merupakan hasil penelitian atau kajian ilmiah dalam bidang keguruan dan ilmu pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 236 Documents
PERAN SELF-REGULATED LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN LITERASI SAINS MAHASISWA CALON GURU SEKOLAH DASAR PADA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS AKTIVITAS Rusmawan Rusmawan; Maria Melani Ika Susanti
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1877

Abstract

Dalam konteks pendidikan calon guru sekolah dasar, kemampuan literasi sains perlu didukung oleh kemampuan self-regulated learning agar mahasiswa mampu mengelola proses belajar secara mandiri serta memahami konsep sains secara lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran self-regulated learning dalam mengembangkan literasi sains mahasiswa calon guru sekolah dasar pada pembelajaran IPA berbasis aktivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Subjek penelitian berjumlah 21 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang mengikuti mata kuliah Biologi dan Fisika SD. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang mengukur indikator self-regulated learning dan literasi sains, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-regulated learning mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata indikator antara 3,94 hingga 4,33, sementara literasi sains mahasiswa juga berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 3,99 hingga 4,08. Analisis regresi menunjukkan bahwa self-regulated learning memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap literasi sains mahasiswa (β = 0,62; p = 0,003; R² = 0,37). Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan regulasi diri dalam belajar berkontribusi terhadap peningkatan literasi sains mahasiswa. Oleh karena itu, penguatan self-regulated learning melalui pembelajaran IPA berbasis aktivitas menjadi strategi penting dalam meningkatkan literasi sains calon guru sekolah dasar.
EFEKTIVITAS INDIRECT ENVIRONMENTAL LEARNING BERBASIS VIDEO PANGKAL BABU TERHADAP LITERASI SAINS DAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Maria Melani Ika Susanti; Muhammad Isa; Roslina Roslina; Armi Armi; Maulidar Maulidar
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1903

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa sekolah dasar yang disebabkan oleh pembelajaran IPA yang masih bersifat abstrak dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran IPA berbasis lingkungan wisata Pangkal Babu melalui pendekatan indirect environmental learning dalam meningkatkan literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pretest–posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas 40 siswa kelas V yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes literasi sains dan angket kesadaran lingkungan. Analisis data dilakukan menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen (82,75) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (70,20), serta nilai N-gain kelompok eksperimen (0,62) berada pada kategori sedang dan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (0,35). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis lingkungan melalui representasi video ekosistem Pangkal Babu efektif dalam meningkatkan literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pembelajaran IPA yang kontekstual, adaptif, dan berbasis lingkungan melalui integrasi media digital.
EVALUASI KEAMANAN PANGAN DAGING AYAM PADA RUMAH POTONG AYAM DI JAWA TIMUR BERDASARKAN PARAMETER BAKTERI Salmonella sp. Reni Tamaya; Sriwulan Sriwulan; Gita Rima Widyamartha
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1905

Abstract

Daging ayam merupakan produk hewani yang memiliki kandungan protein dan nutrisi yang tinggi sehingga berperan dalam pemenuhan gizi masyarakat. Namun, daging ayam termasuk bahan pangan yang mudah rusak karena kandungan air dan protein yang tinggi, sehingga menjadi media yang baik bagi pertumbuhan mikroorganisme. Kontaminasi bakteri pada daging ayam dapat terjadi akibat penanganan yang kurang higienis, mulai dari peternakan, penyembelihan, pengolahan, hingga penyimpanan. Salah satu bakteri patogen yang dapat mengontaminasi daging ayam adalah bakteri Salmonella sp. yang merupakan indikator penting dalam keamanan pangan. Bakteri Salmonella sp. dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan atau penyakit salmonellosis. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan dan pengujian mikrobiologi untuk memastikan mutu dan keamanan daging ayam sebelum dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keamanan pangan daging ayam pada Rumah Potong Ayam di daerah Jawa Timur berdasarkan indikator keberadaan bakteri Salmonella sp.. Pengujian dilakukan terhadap delapan sampel daging ayam dengan metode yang mengacu pada SNI 2897:2008. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan meliputi tahap pra-pengayaan, pengayaan, isolasi dan identifikasi, serta uji konfirmasi/biokimia. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh sampel daging ayam dinyatakan negatif terhadap cemaran bakteri Salmonella sp. per 25gram sampel. Meskipun pada tahap isolasi awal terdapat satu sampel yang diduga menunjukkan karakteristik Salmonella sp. pada media XLD, hasil uji biokimia lanjutan menunjukkan bahwa sampel tersebut bukan merupakan bakteri Salmonella sp., dan dengan demikian daging ayam dari Rumah Potong Ayam tersebut telah memenuhi persyaratan mutu mikrobiologis dan aman untuk dikonsumsi.
EFEKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK DAUN PACAR AIR DAN LIDAH BUAYA TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT MENCIT Gabriela Tasya Paat; Iriani Setyawati; Meity Neltje Tanor; Helen Joan Lawalata; Anita Constanci Christine Tengker; Nonny Manampiring
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi ekstrak daun pacar air (Impatiens balsamina, L.) dan lidah buaya (Aloe vera) dalam proses penyembuhan luka sayatan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Hewan uji yang digunakan adalah mencit (Mus musculus) jantan dewasa yang dibagi dalam 5 kelompok, yaitu kontrol positif (F0, bioplacenton); kontrol negatif (F1, tanpa perlakuan); perlakuan formula sediaan gel dari ekstrak daun pacar air 2,5% dan lidah buaya 2,5% (F2); pacar air 5% dan lidah buaya 5% (F3); pacar air 10% dan lidah buaya 10% (F4). Bagian paha belakang kanan mencit yang sebelumnya telah dicukur dan diolesi alkohol 70% dibuat luka sayat dengan silet sepanjang 10 mm dan kedalaman 2 mm. Pemberian sediaan gel dilakukan setiap hari pada jam 10.00 WITA selama 12 hari. Hasil penyembuhan luka sayat yang paling tinggi ditunjukkan oleh kelompok F4 dan F3, di mana pada hari ke-8 luka sudah menutup sempurna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sediaan gel ekstrak daun tumbuhan pacar air 5% dan lidah buaya 5% lebih efektif dalam penyembuhan luka sayat daripada Bioplacenton.
PENGARUH MODEL PROBLEM-BASED LEARNING TERHADAP LITERASI SAINS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP Dian Rafika; Lukmanul Hakim; Dinda Dinda; Muhammad Isa; Maisura Maisura
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) terhadap literasi sains dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada materi interaksi makhluk hidup. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas 38 siswa kelas IV yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes literasi sains dan berpikir kritis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, dengan nilai effect size sebesar 1,38 untuk literasi sains dan 1,45 untuk kemampuan berpikir kritis yang berada pada kategori besar. Selain itu, hasil N-Gain menunjukkan peningkatan pada kelas eksperimen berada pada kategori sedang, sedangkan kelas kontrol pada kategori rendah. Dengan demikian, model Problem-Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan literasi sains dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
PENINGKATAN KEAKTIFAN SISWA PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI MELALUI METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Wasirotuz Zahroh; Arisandi Stiyawan; Fitriyah Andriawati; Wildan Mahmud; Hermanto Hermanto; Akhmad Fatir
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1911

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan agar dapat meningkatkan keterlibatan siswa melalui penerapan pendekatan PBL pada materi sistem reproduksi manusia di kelas XI B2 SMAN 3 Pamekasan. Metode penelitian tindakan kelas atau PTK digunakan dalam penelitian ini yang mana penelitian ini dilakukan selama tiga siklus, dan pada setiap siklus melewati tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Siswa sebanyak 36 orang pada kelas XI B2 dijadikan subjek penelitian, yan gmana teknik pengumpulan datanya diambil melalui observasi keaktifan siswa pada setiap siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan siswa berubah atau mengalami peningkatan secara bertahap mulai dari prasiklus sampai siklus tiga. Pada tahap prasiklus, keaktifan siswa masih tergolong rendah, kemudian meningkat pada siklus I, siklus II, dan mencapai hasil optimal pada siklus III. Peningkatan ini terjadi karena penerapan pendekatan PBL yang membuat siswa aktif dalam diskusi, pemecahan masalah, serta materi terkait kehidupan sehari-hari. Selain itu, penggunaan media video dan proyektor LCD juga mendukung peningkatan keterlibatan dan minat siswa dalam pembelajaran. Sehingga penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran biologi. Peningkatan keaktifan siswa terlihat dari persentase kategori sangat baik (80-100%) di mana pada prasiklus hanya mencapai 13%, kemudian meningkat menjadi 35% pada siklus satu, 52 pada siklus dua dan mencapai 78% pada siklus tiga. Dari data tersebut menunjukkan bahwa penerapan pendekatan PBL memberikan dampak yang konsistensi dan makna terhadap peningkatan keaktifan siswa dalam setiap siklus pembelajaran. Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), keaktifan siswa, sistem reproduksi manusia, pembelajaran biologi

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9 No 1 (2025): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7, No 1 (2023): Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): EDUMEDIA : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 6, No 1 (2022): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): EDUMEDIA Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2021): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 4, No 2 (2020): EDUMEDIA : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 4 No 2 (2020): EDUMEDIA : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 4 No 1 (2020): Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 4, No 1 (2020): Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 3 No 2 (2019): edumedia JURNAL keguruan Dan ilmU pendidikan Vol 3, No 2 (2019): edumedia JURNAL keguruan Dan ilmU pendidikan Vol 3, No 1 (2019): Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 2 No 2 (2018): EDUMEDIA Jurnal keguruan Dan ilmu pendidikan Vol 2, No 2 (2018): EDUMEDIA Jurnal keguruan Dan ilmu pendidikan Vol 2 No 1 (2018): EDUMEDIA : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 2, No 1 (2018): EDUMEDIA : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 1, No 1 (2017): Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 1 No 1 (2017): Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Media Edukasi More Issue