cover
Contact Name
Widya Anjelia Tumewu
Contact Email
widyaanjeliatumewu@unima.ac.id
Phone
+6285341020002
Journal Mail Official
scieningjournal@unima.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Negeri Manado Jl. Kampus Unima Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, 95618
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Sciening : Science Learning Journal
ISSN : -     EISSN : 27746895     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
SCIENING (dibaca: saining): Science Learning Journal merupakan jurnal ilmiah yang berfokus dalam mempublikasikan artikel dari hasil penelitian yang mencakup berbagai topik pembelajaran IPA Terpadu yang berimplikasi untuk meningkatkan pendidikan dan pembelajaran IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 174 Documents
Analisis Kualitas Pengelolaan Kelas Pembelajaran Sains di SMP Negeri 1 Manganitu Selatan Kabupaten Kepulauan Sangihe Irawaty Jaklyn Kagansa; Jovialine A. Rungkat; Ferdy Dungus
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengelolaan kelas pembelajaran sains di SMP Negeri 1 Manganitu Selatan di Kabupaten Kepulauan sangihe. Penelitan ini merupakan penelitian evaluatif, yang memfokuskan pada kualitas pengelolaan kelas pembelajaran sains di SMP Negeri 1 Manganitu Selatan. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IX A yang berjumlah 17 siswa yang difokuskan pada perencanaan dan pelaksanaan pengelolaan kelas pembelajaran sains. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan interview (wawancara), kuesioner (angket), obsevasi (pengamatan) dan gabungan ketiganya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil pengelolaan kelas pada kelas pembelajaran sains siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Manganitu Selatan sebesar 50,88 yang berada pada klasifikasi 55-64 dengan klasifikasi sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengelolaan kelas yang dilakukan oleh pendidik mata pelajaran sains termasuk kategori baik.
Penggunaan TikTok Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah IPA 1 Wilce Anna Cahya Kuendo; Mellyatul Aini; Maria Yasinta Manuel
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan media TikTok dalam proses pembelajaran dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran pada mata kuliah IPA 1. Proses penelitian ini terdiri dari 4 tahap yaitu Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Pengamatan (Observasi), Refleksi. Penelitian ini juga menggunakan metode observasi untuk mengetahui aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran menggunakan media TikTok dan tes evaluasi untuk mengetahui hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian yang didapat adalah terdapat pengaruh positif dalam penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran pada mata kuliah IPA 1. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar peserta didik dan antusiasme juga semangat mereka yang tinggi dalam mengikuti proses pembelajaran. Persentase hasil belajar peserta didik pada setiap siklus meningkat secara signifikan, yaitu 28,57% pada pra siklus, 71,43% pada siklus I dan 100% pada siklus II. Pada tahapan tindakan siklus I dan Siklus II capaian persentasenya berada pada kategori melampaui dan standar ketuntasan klasikal berada pada angka 81,79 yang artinya TikTok cocok dan berhasil dijadikan media pembelajaran dalam mata kuliah IPA 1.
Peningkatan Hasil Belajar Stokiometri pada Kuliah Kimia Dasar Menggunakan Pendekatan Flipped Classroom Stefan Marco Rumengan; Chaleb Paul Maanari; Aisyiah Restutiningsih Putri Utami; Mustapa Mustapa; Miftahul Jannah; Vlagia Indira Paat; Varisky Abraham Dumanauw; Jeanne Maria Tuerah; Marlina Karundeng; Yana Sambeka
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flipped classroom merupakan pendekatan pembelajaran di mana isi materi dan keterampilan yang biasanya diajarkan selama sesi kelas disampaikan di luar kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan hasil belajar mahasiswa dengan menggunakan model pembelajaran flipped classroom pada materi stokiometri dalam kuliah kimia dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 35 mahasiswa kelas A di program studi pendidikan matematika Universitas Negeri Manado (Unima). Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dengan memberikan pretest sebelum proses perkuliahan dan posttest setelah proses perkuliahan dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar mahasiswa pada pretest adalah 49,33, sedangkan pada posttest meningkat menjadi 87,33. Pengujian N-Gain score menunjukkan skor sebesar 77%, yang masuk dalam kategori efektif dan tinggi. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model flipped classroom secara efektif dan signifikan meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada materi stokiometri dalam kuliah kimia dasar di program studi pendidikan matematika Unima.
Penggunaan Aplikasi Tinkercad dalam Pembelajaran Elektronika Dasar 2: Persepsi dan Pemahaman Konseptual Mahasiswa Ishak Pawarangan; Alfrie Musa Rampengan; Jeane V. Tumangkeng; Silka Silka
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elektronika Dasar 2 adalah salah satu mata kuliah wajib jurusan Fisika, Universitas Negeri Manado dan umumnya juga dibeberapa perguruan tinggi lain. Penelitian ini menyelidiki penggunaan aplikasi Tinkercad dalam mata kuliah Elektronika Dasar 2 dan dampaknya terhadap persepsi serta pemahaman mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kajian deskriptif dengan dengan metode survei terhadap mahasiswa Jurusan Fisika, Universitas Negeri Manado yang mengambil mata kuliah Elektronika Dasar 2 sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis google form dan tanya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengalaman belajar menggunakan Tinkercad dan pemahaman mahasiswa terkait materi ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Tinkercad memiliki pengaruh positif terhadap persepsi, memberikan media pembelajaran yang lebih visual dan interaktif dan membantu mahasiswa memahami konsep-konsep elektronika secara lebih baik. Meskipun begitu, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa, seperti masalah aksesibilitas dan kebutuhan akan panduan penggunaan aplikasi. Mahasiswa memberikan persepsi positif sekaligus telah dapat meningkatkan pemahaman konseptual terkait penggunaan aplikasi Tinkercad dalam pembelajaran Elektronika Dasar 2.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Pembuatan Video Pembelajaran IPA Pada Materi Pencemaran Lingkungan Widya Anjelia Tumewu; Ester Caroline Wowor; Haryanti Putri Rizal
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pembuatan video pembelajaran IPA pada materi pencemaran lingkungan. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa calon guru IPA sebanyak 12 orang yang mengontrak Mata Kuliah Pengembangan Media Pembelajaran IPA-2. Pembelajaran dilakukan dengan menugaskan mahasiswa untuk membuat sebuah proyek video pembelajaran IPA dengan tema pencemaran lingkungan. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner persepsi mahasiswa yang disebarkan menggunakan google form dan diukur menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tujuh indikator, diperoleh persepsi mahasiswa yang tertinggi dengan persentase sebesar 88,33% pada kompetensi dalam memahami materi ajar sedangkan yang paling rendah diperoleh persentase sebesar 82,22% pada minat belajar mahasiswa. Namun, ketujuh indikator persepsi mahasiswa berada pada rentang yang tinggi yaitu 80%-100%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap pembuatan video pembelajaran IPA pada materi pencemaran lingkungan tergolong sangat baik.
Tinjauan Kritis Pembelajaran Kontekstual: Analisis terhadap Riset-Riset Pembelajaran IPA Musliman, Acep; Damayanti, Fitri
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilakukan kajian literatur pada hasil riset pembelajaran IPA yang menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan mutu hasil belajar. Penelitan dilakukan untuk mengetahui tingkat efektivitas pendekatan pembelajaran kontekstual yang dilakukan guru dalam menyelesaikan permasalahan permasalahan dalam pembelajaran. Rendahnya capaian hasil pembelajaran IPA yang disebabkan peserta didik kurang berminat, kurang aktif dalam belajar, serta rendahnya minat dan motivasi peserta didik menjadi masalah yang paling umum dalam pembelajaran IPA. Sebanyak 70 artikel yang dikelompokan pada katagori jenis penelitian dan tingkat satuan pendidikan, dianalisis pada bagian latar belakang penelitian, penggunaan pembelajaran kontekstual dan hasil penelitian. Kajian ini menggunakan metode campuran kuantitatif kualitatif (explanatory sequential mixed methods) dengan mendeskripsikan hasil analisis data artikel penelitian. Hasil analisis berdasarkan kelompok penelitian PTK dan Eksperimen Semu, menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual berhasil menyelesaikan permasalahan pembelajaran yang ditunjukkan pada capaian hasil belajar peserta didik yang mengalami peningkatan secara signifikankan.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa SMP melalui Penerapan Model Inkuiri Terbimbing Rondonuwu, Anneke Tienneke; Lahope, Kenny Setiawan
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa dapat mengalami kegagalan dalam hasil belajar jika model pembelajaran yang dipilih tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan pemahaman siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) kota Manado tentang mata pelajaran Fisika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain eksperimen semu (quasi eksperimen) dan desain posttest. Penelitian ini melibatkan 60 siswa yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen, yang mengikuti pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing, dan kelompok kontrol, yang menerima pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah. Hasil analisis uji-t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam prestasi siswa antara kedua kelompok tersebut, menunjukkan bahwa pencapaian siswa di kelompok eksperimen tidak sebanding dengan pencapaian siswa di kelompok kontrol. Hasilnya menunjukkan bahwa model inkuiri terbimbing secara signifikan lebih berhasil dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang fisika jika dibandingkan dengan pembelajaran berbasis masalah.
Penerapan Pembelajaran Peta Konsep Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP pada Materi Sistem Ekskresi Manusia Mapaliey, Fenti; Suriani, Ni Wayan
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan khususnya sekolah, harus memiliki sistem pembelajaran yang menekankan pada proses dinamis yang didasarkan pada upaya meningkatkan hasil belajar siswa. Pendidikan harus mendesain pembelajarannya yang responsif dan berpusat pada siswa agar hasil belajar mereka terus meningkat. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui bahwa penerapan model pembelajaran peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa pada materi sistem ekskresi manusia. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 4 kegiatan dalam satu siklus penelitian, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi atau pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di SMP N 1 Talawaan pada kelas VIII. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengobservasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran dan menilai tes hasil belajar siswa setelah proses pembelajaran selesai. Hasil penelitian ini proses dan hasil belajar siswa meningkat setelah menggunakan model pembelajaran peta konsep pada materi sistem ekskresi manusia hal ini di tunjukkan pada nilai rata-rata siswa pada siklus terakhir adalah 88.46 untuk rata-rata aktivitas siswa dan 82.30 untuk rata-rata hasil belajar siswa. Dari hasil tersebut nilai yang diperoleh siswa telah mencapai kriteria ketuntasan yaitu 75. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa pada materi sistem ekskresi manusia.
Interpretasi Kemampuan Problem-Solving dan Analisis Kimia Siswa SMA di Sulawesi Utara Menggunakan Rasch Model Nababan, Kartyka; Waworuntu, Freetje
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan problem-solving dan analisis siswa merupakan dua komponen keterampilan Abad-21 yang harus dimiliki oleh siswa. Dalam konteks pembelajaran kimia, interpretasi kemampuan problem-solving membuat siswa menjadi lebih efektif dalam menganalisis data kimia, membuat prediksi yang akurat, dan menemukan solusi yang tepat menyelesaikan tes pada Pacu Kimia 2023. Dengan menggunakan mix-method kuantitatif representasi data menggunakan aplikasi Winstep dengan pemodelan Rasch dan analisis kualitatif deskriptif, diperoleh interpretasi kemampuan problem-solving dan analisis kimia siswa SMA di Sulawesi Utara. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa peserta tes dari SMA Manado Independent School memiliki tingkat keterampilan yang ekstem tinggi dibading siswa dari SMA lainnya. Studi ini menemukan bahwa, faktor fasilitas sekolah, adopsi kurikulum, inovasi model pembelajaran, media pembelajaran inovatif dan kreatif, faktor internal dan eksternal siswa, menjadi faktor penentu tingkat keterampilan problem-solving dan analisis kimia siswa SMA di Sulawesi Utara. Oleh karena itu, studi mendalam terhadap signifikansi faktor-faktor penentu temuan hasil studi perlu dilakukan untuk mengetahui landskap pendidikan yang lebih efektif.
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Menggunakan Teknik Provokasi Pada Materi Sistem Ekskresi Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Darinding, Dewanti; Harahap, Fransiska
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa kurang diberikan kesempatan untuk menggali pengetahuan dan mengaitkan konsep yang dipelajari. Kemampuan berpikir kreatif rendah tergambar dari sikap peserta didik yang cenderung pasif selama proses pembelajaran dan mengalami kesulitan dalam menjawab soal yang bersumber dari ceramah dan bentuk tanya jawab. Hal ini berdampak pada pencapaian hasil belajar siswa yang kurang memuaskan serta masih kurangnya siswa untuk berpikir kreatif. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa menggunakan teknik provokasi materi sistem ekskresi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Responden penelitian adalah siswa SMP kelas VIII dengan pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 2 kelas, masing-masing kelas VIII A berjumlah 10 siwa dan kelas VIII B berjumlah 10 siswa, sehingga jumlah responden dalam penelitian ini adalah 20 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif pre-eksperimental dengan desain one group pretest posttest design. Pengumpulan data melalui penilaian validasi pakar, lembar penilaian berpikir kreatif dan dokumentasi. Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif (persentase dan n-gain). Hasil penelitian:1) Instrumen penelitian teknik provokasi pada pembelajaran Sistem Ekskresi sangat valid dan reliabel, 2) kemampuan fluency meningkat 50% (klasikal) dengan <g> =0,13 (rendah), 3) kemampuan flexibility meningkat 94,23% (klasikal) dengan <g> =0,33 (sedang), 4) kemampuan originality meningkat 44,60% (klasikal), dengan <g> =0,47 (sedang), 5) Pola peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa: originality > flexibility > fluency. Kesimpulan penelitian adalah kemampuan berpikir kreatif siswa menggunakan teknik provokasi materi sistem ekskresi model pembelajaran PjBL mengalami peningkatan, dengan peningkatan terbesar pada aspek originality.

Page 10 of 18 | Total Record : 174