cover
Contact Name
Puteri Andika Sari
Contact Email
puteri.andika31@gmail.com
Phone
+6285714178686
Journal Mail Official
puteriandika@ekuitas.ac.id
Editorial Address
Jl. P.H.H. Mustofa No. 31 Bandung 40124 Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
ISSN : 25282190     EISSN : 27160149     DOI : 10.52250/p3m
Dharma Bhakti Ekuitas adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) STIE EKUITAS. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Dharma Bhakti Ekuitas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
Pengembangan Desain Motif Batik pada UKM Batik Metha Sembagi dengan Mengangkat Potensi Unggulan Desa Pandanrejo Kusumawati, Toyibah; Hatta, Atika Jauharia; Marwanta, Y. Yohakim; Sabandi, Muhammad
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v8i2.745

Abstract

This community service aims to improve the batik group SME in Kaligesing District, namely the Metha Sembagi Pandanrejo Batik Group SMEs, which is chaired by Kanthi Widiyati. The Metha Sembagi Pandanrejo Batik Group has problems in the production sector, namely batik motif designs that are still monotonous and less attractive. The solution provided by the service to overcome the problem of designs that are still monotonous, the service will train and provide assistance to create newly and innovative batik motif designs to increase buyer interest. The theme for developing the motif design is to highlight the superior potential of Pandanrejo village, including the Kaligesing breed of etawa goats and the natural environment of Pandanrejo village. The method used in this activity is a participatory training and supervision method, partners will always be involved in every stage of the activity. The results that have been achieved in this community service include designs for the Rangkang Menda motif, Pandanrejo motif, and Ramban motif. With this batik motif design development training, SMEs have been able to create more attractive batik designs. Keywords: Batik Design, Community Service Program, Pandanrejo Village, Stamped Batik. Abstrak Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan UKM kelompok batik di Kecamatan Kaligesing, yaitu UKM Kelompok Batik Metha Sembagi Pandanrejo. Kelompok Batik Metha Sembagi Pandanrejo memiliki permasalahan dalam bidang produksi, yaitu desain motif batik yang masih monoton dan kurang menarik. Solusi yang diberikan tim program untuk mengatasi masalah desain yang masih monoton, tim program akan melatih dan melakukan pendampingan membuat desain motif batik baru yang inovatif untuk meningkatkan minat pembeli. Tema pengembangan desain motif adalah dengan mengangkat potensi unggulan desa Pandanrejo diantaranya yaitu kambing peranakan etawa ras Kaligesing dan lingkungan alam desa Pandanrejo, sehingga dengan demikian tercipta batik khas desa Pandanrejo, yaitu batik dengan tema motif kambing peranakan etawa ras Kaligesing dan lingkungan alam desa Pandanrejo. Batik ini nantinya diharapkan menjadi salah satu produk unggulan desa yang dapat mendukung keberadaan desa Pandanrejo sebagai desa wisata, dan diproduksi oleh warga desa Pandanrejo sendiri sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi warga desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan bottom-up atau partisipatif, artinya mitra akan selalu dilibatkan dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil yang telah dicapai dalam pengabdian ini antara lain desain motif Rangkang Menda, motif Pandanrejo, dan motif Ramban. Dengan adanya pelatihan pengembangan desain motif batik ini, UKM telah mampu membuat desain batik yang lebih menarik. Kata kunci: Desain Motif Batik, Program Kemitraan Masyarakat, Desa Pandanrejo, Batik Cap.
Pengimplementasian Strategi SEO dan Pengindeksan UMKM Toko Sandang Soen Fashion Tsany, Annisa Roisita; Wikartika, Ira
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v8i2.748

Abstract

This journal aims to investigate and analyse the effective strategies of search engine optimization (SEO) for Soen Fashion, a clothing store located in Blitar, East Java, to enhance it’s online visibility and attract a larger consumer base. In tandem with technological advancements, businesses must evolve to remain relevant. Similarly, in the field of marketing, staying abreast of developments is essential for continued relevance. Digital marketing encompasses various techniques to optimize online activities. SEO is a crucial digital marketing technique, encompassing both on page and off page optimization factors within a website. Through three methodological approaches, surveys and interviews, consultations, and mentoring, the results indicate that Soen Fashion’s visibility and website presence have materialized in Google search results. Furthermore, the optimization and indexing efforts undertaken will facilitate Soen Fashion’s online marketing endeavors in the future. The implementation of these strategies is essential for staying relevant and competitive in the dynamic landscape of digital marketing. Keyword : digital marketing, SEO, clothing store Abstrak Jurnal ini bertujuan untuk meneliti dan menganalisis strategi efektif dari search engine optimization (SEO) toko sandang Soen Fashion yang berlokasi di Blitar (Jawa Timur), dalam meningkatkan visibilitas online dan menarik lebih banyak konsumen. Seiring dengan perkembangan teknologi, semua kegiatan dalam dunia bisnis juga mengikuti perkembangan tersebut agar tetap relevan. Begitu juga dengan perkembangan dunia marketing, yang dapat dikatakan jika bisnis yang dijalankan harus mengikuti perkembangan agar lebih relevan dan mutakhir. Dalam digital marketing juga ada beberapa teknik yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan adanya kegiatan digital marketing. SEO sendiri adalah salah satu teknik dalam digital marketing yang dimana memiliki dua faktor pengoptimalannya dalam website, yaitu SEO on page dan SEO off page. Dengan 3 metode pendekatan yang dilakukan, yaitu survey dan wawancara, konsultasi, dan pendampingan, didapatkan hasil bahwa visibilitas dari Soen Fashion dan website Soen Fashion sudah muncul dalam hasil pencarian Google. Selain itu dengan pengoptimalan dan pengindeksan yang telah dilakukan akan mempermudah pemasaran online Soen Fashion untuk kedepannya. Implementasi dari strategi tersebut sangat penting bagi bisnis untuk tetap relevan dan bersaing dalam dinamis pemasaran digital. Kata Kunci : digital marketing, SEO, toko sandang
Pendampingan Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Berbasis Kesetaraan Gender Bagi Warga Terdampak Proyek PLN Cisokan Kabupaten Bandung Barat Bhaskara, Ignasius Loyola Adhi; Deti, Regina; Wiharani, Annisa Paramita; Agastya, Dyah Ayunda; Maurits, Reisha Hermana
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v8i2.753

Abstract

The construction of the Cisokan Hydroelectric Power Plant (PLTA) in West Bandung Regency has significantly impacted the surrounding community. Even though it increases electricity availability and provides economic benefits, this project also raises problems, especially for women's communities, including issues of violence, sexual harassment, and gender inequality, by referring to the values of Sustainable Development Goals (SDGs) #1 (Eradicating Poverty) and #5 (Gender Equality). This service aimed to empower women through increasing knowledge and skills in the community, especially vulnerable groups such as women, to strengthen their social resilience against the negative impacts of social issues and gender inequality in hydropower development. Activities involved training, mentoring, and Focus Group Discussions (FGD) with the participation of 54 Fatayat NU cadres in Rongga Village and Cipongkor Village. The results included increased women's organizing, increased financial management and digital marketing skills of local MSMEs, and confirmation of residents' situation through FGDs. The potential for sustainability of this program was immense through the involvement of Fatayat NU and PLN in continuing existing activities and organizing. Keyword: Inequality, Gender, SDGs, MSMEs, empowerment Abstrak Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cisokan di Kabupaten Bandung Barat memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat sekitar. Meskipun meningkatkan ketersediaan listrik dan memberikan manfaat ekonomi, proyek ini juga menyulut permasalahan, terutama terhadap komunitas perempuan, termasuk isu kekerasan, pelecehan seksual, dan ketidaksetaraan gender dengan merujuk pada nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs) #1 (Menghapus Kemiskinan) dan #5 (Kesetaraan Gender). Pengabdian ini bertujuan untuk pemberdayaan perempuan melalui penambahan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, terutama kaum rentan seperti perempuan, guna memperkuat ketahanan sosial mereka terhadap dampak negatif isu sosial dan ketidaksetaraan gender dalam pembangunan PLTA. Metode pengabdian meliputi observasi, pelatihan, pendampingan, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan partisipasi 54 kader Fatayat NU di Desa Rongga dan Desa Cipongkor. Hasil pengabdian mencakup pengorganisasian perempuan yang lebih terstruktur, peningkatan keterampilan dalam pengelolaan finansial dan pemasaran digital UMKM masyarakat sekitar, serta konfirmasi situasi yang dihadapi oleh warga melalui FGD. Potensi keberlanjutan program ini sangat besar melalui keterlibatan Fatayat NU dan PLN dalam melanjutkan kegiatan serta pengorganisasian yang sudah terjalin. Kata kunci: Ketidaksetaraan, Gender, SDGS, UMKM, pemberdayaan
Analisis SWOT BUMDes Rahayu dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Desa Montong Gamang Lombok Tengah Haidar, Abdullah; Hendrasto, Nur; Ekarici, Bagus Jani; Chairiyati, Fauziah
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i1.757

Abstract

This research offers several key strengths that contribute to its value in understanding and improving the economic development of Montong Gamang Village through BUMDes Rahayu. First, the study’s qualitative descriptive approach provides a rich and nuanced understanding of the local context, allowing for a detailed exploration of the complex dynamics at play within BUMDes Rahayu. By utilizing interviews and observations, the research captures the perspectives of various stakeholders, offering a comprehensive view of the challenges and opportunities faced by the organization. The research's timely conduct in May 2023 guarantees that the findings are up-to-date and pertinent to the village's ongoing developments. The study also benefits from its focus on the practical application of SWOT analysis, a widely recognized strategic planning tool. This approach not only identifies the strengths, weaknesses, opportunities, and threats facing BUMDes Rahayu but also provides actionable insights for future strategic planning. Furthermore, the research highlights the significant impact of leadership and management changes within BUMDes Rahayu, offering valuable lessons on the importance of aligning vision and mission to achieve organizational goals. By drawing on existing literature on BUMDes management and village development strategies, the study situates its findings within a broader academic context, enhancing the credibility and applicability of its conclusions. Overall, the research's combination of detailed qualitative analysis, timely data collection, and strategic focus positions it as a valuable resource for policymakers, BUMDes administrators, and other stakeholders interested in enhancing village economic development. Keywords: IFAS-EFAS Matrix, Strategy, SWOT analysis, Village-Owned Enterprises (BUMDes). Abstrak Penelitian ini menawarkan beberapa keunggulan utama yang memberikan nilai dalam memahami dan meningkatkan pengembangan ekonomi Desa Montong Gamang melalui BUMDes Rahayu. Pertama, pendekatan deskriptif kualitatif dalam studi ini memberikan pemahaman yang kaya dan mendalam tentang konteks lokal, memungkinkan eksplorasi yang detail terhadap dinamika kompleks yang terjadi dalam BUMDes Rahayu. Dengan menggunakan wawancara dan observasi, penelitian ini menangkap perspektif dari berbagai pemangku kepentingan, menawarkan pandangan yang komprehensif tentang tantangan dan peluang yang dihadapi oleh organisasi. Kelebihan lain terletak pada waktu pelaksanaan penelitian, yang dilakukan pada Mei 2023, sehingga memastikan bahwa temuan-temuannya adalah terkini dan relevan dengan perkembangan yang sedang berlangsung di desa tersebut. Studi ini juga diuntungkan oleh fokusnya pada penerapan praktis dari analisis SWOT, sebuah alat perencanaan strategis yang diakui secara luas. Pendekatan ini tidak hanya mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi BUMDes Rahayu, tetapi juga memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk perencanaan strategis di masa depan. Lebih lanjut, penelitian ini menyoroti dampak signifikan dari perubahan kepemimpinan dan manajemen dalam BUMDes Rahayu, menawarkan pelajaran berharga tentang pentingnya menyelaraskan visi dan misi untuk mencapai tujuan organisasi. Dengan merujuk pada literatur yang ada tentang manajemen BUMDes dan strategi pengembangan desa, studi ini menempatkan temuannya dalam konteks akademik yang lebih luas, meningkatkan kredibilitas dan penerapan kesimpulannya. Secara keseluruhan, kombinasi analisis kualitatif yang mendetail, pengumpulan data yang tepat waktu, dan fokus strategis menjadikan penelitian ini sebagai sumber daya yang berharga bagi pembuat kebijakan, administrator BUMDes, dan pemangku kepentingan lainnya yang tertarik dalam meningkatkan pengembangan ekonomi desa. Kata kunci: Matrik IFAS- EFAS, Strategi, Analisis SWOT, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Pedagogik Inovatif: Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar dan Kemampuan Literasi Anak di Pulau Mapur Bintan Wijayanto, Fery; Hidayatunnajah, Ai; Lestari, Amilia; Susilawati, Etic; Kamaludin, Mohamad Imam
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v8i2.758

Abstract

This article aims to review community service activities on Mapur Island, Bintan Pesisir, and Riau Islands. This service activity is based on the premise that social problems exist, such as low levels of children's learning motivation, development of potential interests and talents, and children's literacy skills. The purpose of this article is to analyze each stage or cycle of service and its benefits to improve the quality of education on Mapur Island. The Participatory Action Research (PAR) method is used in service activities carried out through the stages or cycles of the action research method, namely, social reflection, social mapping, participatory planning, and action implementation. The results showed that the innovative pedagogy program on Mapur Island, through inspirational classes can foster children's learning motivation, peer counseling can identify children's potential talent interests, and reading corners can improve children's literacy skills. The benefits include improved academic skills, learning motivation, and understanding of the importance of education. In addition, the program creates an environment that supports the development of children's academic potential and community awareness of the importance of education for children's future. It can be concluded that community service activities on Mapur Island, Bintan Pesisir, and Riau Islands have successfully contributed to improving children's reading, writing, and counting literacy skills, as well as children's learning motivation through inspirational classes and recommending the potential of children's talent interests through peer counseling programs. Keywords: Pedagogic, Innovative, Motivation, Literacy, Service Abstrak Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji tentang kegiatan pengabdian masyarakat di Pulau Mapur, Bintan Pesisir, Kepulauan Riau. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan atas dasar permasalahan sosial seperti: motivasi belajar anak, pengembangan potensi minat bakat dan kemampuan literasi anak masih terbilang rendah. Tujuan pengabdian ini untuk menganalisis setiap tahapan atau siklus pengabdian dan manfaatnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Pulau Mapur. Metode Participatory Action Research (PAR) digunakan dalam kegiatan pengabdian yang dilaksanakan melalui tahapan atau siklus metode riset aksi yakni, refleksi sosial, pemetaan sosial, perencanaan partisipatif dan pelaksanaan aksi. Hasil penelitian menunjukan program pedagogi inovatif di Pulau Mapur, melalui kelas inspiratif dapat menumbuhkan motivasi belajar anak, peer counseling dapat mengidentifikasi potensi minat bakat anak, dan pojok bacaan dapat meningkatkan kemampuan literasi anak. Manfaatnya meliputi peningkatan kemampuan akademis, motivasi belajar, dan pemahaman akan pentingnya pendidikan. Selain itu, program ini dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan potensi akademik anak dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat di Pulau Mapur, Bintan Pesisir, Kepulauan Riau berhasil memberikan berkontribusi terhadap peningkatkan kemampuan literasi membaca, menulis dan menghitung anak, sekaligus motivasi belajar anak melalui kelas inspiratif dan merekomendasikan potensi minat bakat anak melalui program peer counseling. Kata kunci: Pedagogik, Inovatif, Motivasi, Literasi, Pengabdian
Kepuasan Sharing Knowledge Teknik Early Warning Pencegahan Black SEO dalam Website Pemerintah Daerah Winarno, Winarno; Wiranto, Wiranto; Prasetyo, Heri; Harjito, Bambang; Sihwi, Sari Widya
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v8i2.759

Abstract

The increased number of internet users in Indonesia has also spurred the usage of search engines. With so many search engine users, Search Engine Optimizer (SEO) arose. However, alongside the rapid rise of SEO, hackers emerged. These hackers utilize government websites for malicious commercial purposes. This type of marketing is known as "black SEO." Local government is one of the entities most vulnerable to black SEO campaigns. To address this issue, the service team conducted workshops and demonstrations on combating black SEO for Communication and Information Service (Kominfo) workers. Participants responded quite well to this instruction. There was a difference; participants' knowledge rose from 56% to 90%. According to the findings of the activities carried out, training participants quickly comprehend the subject, obtain new scientific ideas, and recommend that similar activities be organized. A satisfaction level score of 3.5 suggests that the training went well. Keywords: Black SEO, Cybersecurity, Customer Satisfaction, Website Abstrak Peningkatan jumlah pengguna internet di Indonesia memicu penggunaan search engine pula. Banyaknya pengguna search engine, akhirnya muncul Search Engine Optimizer (SEO). Namun, seiring dengan perkembangan SEO yang tinggi muncul pula para hacker. Para hacker ini menjadikan situs pemerintah sebagai sarana pemasaran dengan cara-cara yang kurang baik. Pemasaran seperti ini dikenal dengan Black SEO. Pemerintah daerah merupakan salah satu lembaga yang paling banyak terkena serangan Black SEO. Untuk menyelesaikan masalah ini sehingga tim pengabdian memberikan pelatihan kepada staff Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berupa workshop dan demonstrasi pencegahan Black SEO. Pelatihan ini mendapatkan tanggapan sangat baik dari peserta pelatihan. Terjadi perubahan, tingkat pemahaman peserta meningkat menjadi 90% dari semula hanya 56%. Dari hasil pelaksanaan kegiatan yang sudah dilakukan, peserta pelatihan mudah memahami materi, mendapatkan insight keilmuan baru dan peserta menyarankan untuk diadakan kegiatan serupa. Dengan skor tingkat kepuasan 3.5, menandakan bahwa penyelenggaraan pelatihan memiliki performa baik. Kata kunci: Black SEO, Cybersecurity, Kepuasan Pelanggan, Website
Edukasi Pentingnya Mengetahui dan Mempelajari Prioritas Kebutuhan Sejak Usia Dini Luciana, Ellena Arinda; Setyono, Yemima Caroline; Salviana, Fintacia Zelda; Linawati, Nanik
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v8i2.762

Abstract

Today’s children are often found lacking the ability to determine their lives’ priority. Children tend to want everything they see and try to ask for it by force which has an impact on the future of each individual. Many children do not understand the difference between needs and wants, which encourages children to not be able to choose the right one. Therefore, this community service activity focuses on educating the students of Rainbow Kiddy Kindergarten Surabaya about Needs vs Wants through puppet stage, guessing game, and puzzle. The purpose of this community service activity is that students can learn enthusiastically since they use game media as an intermediary in understanding the meaning of wants and needs. With the device that assists students' learning, Rainbow Kiddy Kindergarten feels helped as the students could know and be more familiar with the needs that must be prioritized over desires. Keywords: Needs, wants, early childhood, prioritization Abstrak Anak-anak jaman sekarang kerap kali ditemukan kurang bisa menentukan prioritas dalam hidup. Anak-anak cenderung menginginkan segala yang dilihat dan berusaha meminta dengan memaksa yang berdampak pada masa depan masing-masing individu. Banyak anak-anak yang tidak memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan sehingga mendorong anak-anak tidak bisa memilih yang benar. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertitik-tolak pada edukasi mengenai Needs vs Wants terhadap para siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Rainbow Kiddy Surabaya melalui panggung boneka, bermain tebak gambar, dan puzzle. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah agar para siswa dapat belajar dengan antusias karena menggunakan media permainan sebagai perantara dalam pemahaman arti keinginan dan kebutuhan. Dengan adanya device yang membantu pembelajaran para siswa, TK Rainbow Kiddy merasa terbantu karena para siswa dapat mengetahui dan lebih mengenal kebutuhan yang harus diprioritaskan daripada keinginan. Kata kunci: Kebutuhan, keinginan, usia dini, prioritas
Penguatan Konsep Sistem Pendengaran, Pembau, dan Perasa pada Komunitas Guru Biologi Sidoarjo Tantana, Olivia; Santoso, Jemima Lewi; Adrianto, Hebert; Rahayu, Novi Widia; Themone, Anacy Simproza Melania; Laila, Najmul
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v8i2.765

Abstract

The hearing, smell, and taste systems are important parts of humans because they function to respond to the surrounding environment. People of all ages often ignore ear hygiene and health. Nasal disorders are a disease that is often found in society. The community service activities were attended by high school biology teachers in Sidoarjo City. This activity is based on the results of observations with partners about learning needs and learning topics that are considered difficult by the teacher. Teachers have a role in forming good and healthy behavior for students. This community service aims to reinforce biological material concepts on the topic of hearing, smell, and taste systems to high school Biology MGMP teachers. The way to carry out community service is in the form of concept imposition. Activity stages include pre-activity, during-activity, and post-activity. The concepts given to participants are the hearing, smell, and taste systems. The results of the activity include participants taking part in the activity during three face-to-face meetings. The first meeting used Zoom. The second and third meetings were at the school. The participant with the high score gets the Human Ear Anatomy Model. There was an increase in the post-test score compared to the pre-test score after participants followed the material with the resource person, amounting to 33.53% at the first meeting and 89.42% at the second meeting. This activity can be held again through a laboratory practicum and experience-based learning for the next project. Keyword: Teacher, Biology, Ear, Nose, Tongue Abstrak Sistem pendengaran, pembau, dan perasa merupakan salah satu indera penting pada manusia yang berfungsi untuk merespon lingkungan di sekitarnya. Masyarakat segala umur sering mengabaikan kebersihan dan kesehatan telinga. Gangguan penyakit pada hidung adalah penyakit yang sering dijumpai di masyarakat. Kegiatan ini didasari hasil observasi dengan mitra kebutuhan belajar dan topik belajar yang dianggap sulit oleh guru. Guru memiliki peran membentuk perilaku baik dan sehat kepada siswa. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan konsep materi biologi topik sistem pendengaran, pembau, dan perasa kepada MGMP Biologi Sidoarjo. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa penguatan konsep. Kegiatan dilaksanakan pada guru biologi di Sekolah Menengah Atas di Sidoarjo. Tahapan kegiatan meliputi pra-kegiatan, saat kegiatan, dan pasca kegiatan. Konsep yang diberikan kepada peserta adalah sistem pendengaran, pembau, dan perasa. Hasil kegiatan meliputi peserta mengikuti kegiatan selama tiga kali tatap muka. Pertemuan pertama dilaksanakan secara online dengan zoom. Pertemuan kedua dilaksanakan secara offline di sekolah. Peserta dengan nilai terbaik mendapatkan souvenir berupa torso sistem indera telinga. Ada peningkatan nilai post-test dibandingkan nilai pre-test setelah peserta mengikuti materi dengan narasumber, sebesar 33,53% pada pertemuan pertama dan 89,42% pada pertemuan kedua. Kegiatan ini dapat diadakan kembali dengan praktikum laboratorium dan pembelajaran berbasis pengalaman untuk kegiatan selanjutnya. Kata kunci: Guru, Biologi, Telinga, Hidung, Lidah
Menanamkan Jiwa Kewirausahaan pada Generasi Muda: Pelatihan Keterampilan Kewirausahaan untuk Ketahanan Bisnis Avianti, Widiya; Pitaloka, Endang
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i1.772

Abstract

The problem among MSMEs in the form of low literacy to run a business is the reason for the implementation of entrepreneurship skills training. This community service program is organized by the Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) of West Java Province with the aim of providing entrepreneurial understanding and skills. Participants consisted of 40 owners and founders of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in West Java. The participants had the opportunity to gain knowledge from experts as trainers, namely lecturers in the field of management and entrepreneurship as well as successful business people. The training material covers four main topics, namely recognizing one's potential, building entrepreneurial motivation, understanding entrepreneurial activities, and MSME business management. This shows that entrepreneurial training not only provides practical knowledge, but also forms essential attitudes and skills in facing business challenges. Thus, this training makes a valuable contribution in developing entrepreneurial potential among the young generation in West Java, as well as strengthening the local business ecosystem in the region, through knowledge and awareness not directly related to contribution. However, assistance for MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) can be in the form of contributions in the form of training, or human resources who are trained in the ability and awareness to run a business efficiently and with quality. Keywords: Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs), training,, young entrepreneur. Abstrak Permasalahan di kalangan UMKM berupa rendahnya literasi untuk menjalankan usaha menjadi alasan dilaksanakannya pelatihan kecakapan kewirausahaan. Program pengabdian masyarakat ini diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) Provinsi Jawa Barat dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan wirausaha. Peserta terdiri dari 40 pemilik dan pendiri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dari para ahli sebagai trainer yaitu dosen bidang manajemen dan kewirausahaan serta pelaku bisnis yang telah berhasil. Materi pelatihan mencakup empat topik utama, yaitu mengenali potensi diri, membangun motivasi wirausaha, pemahaman kegiatan wirausaha, dan manajemen usaha UMKM. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa peserta berhasil membentuk mental dan keyakinan yang kuat untuk memulai usaha bagi mereka yang berminat menjadi wirausaha. Bahkan, bagi peserta yang sudah memiliki usaha, mereka mampu mengembangkan usaha mereka lebih lanjut. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan keberanian peserta dalam bersikap, berkomunikasi, membangun relasi, serta mampu melakukan analisis risiko dan mengambil keputusan secara tepat dalam konteks bisnis. Ini menunjukkan bahwa pelatihan wirausaha tidak hanya memberikan pengetahuan praktis, tetapi juga membentuk sikap dan ketrampilan yang esensial dalam menghadapi tantangan bisnis. Dengan demikian, pelatihan ini memberikan kontribusi yang berharga dalam mengembangkan potensi wirausaha di kalangan generasi muda di Jawa Barat, serta memperkuat ekosistem bisnis lokal di wilayah tersebut, melalui pengetahuan dan awareness tidak secara langsung terkait dengan kontribusi. Namun, pendampingan bagi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dapat berupa kontribusi dalam bentuk pelatihan, atau sumber daya manusia yang dilatih kemampuan dan kesadaran untuk menjalankan bisnis secara efisien dan berkualitas. Kata kunci: Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pelatihan, wirausaha muda.
Pelatihan dan Pendampingan UMK Kuliner Kota Bandung untuk Meningkatkan Daya Saing di Masa Pandemi Covid-19 Christi, Natalia; Marianti, Maria Merry; Permatasari, Paulina; Fitriani, Katlea
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v9i1.754

Abstract

The training program is designed to enhance the knowledge and management skills of micro and small culinary entrepreneurs. By providing more intensive assistance, it is expected that these business owners can promptly apply the knowledge gained. Enhanced management skills are anticipated to positively impact various aspects of their businesses, including operations and production management, marketing, finance, accounting, and the development of better business strategies. Ultimately, the goal of this training is to equip micro and small entrepreneurs with the ability to increase their sales, expand their businesses, and achieve consistent and sustainable profit growth. The training methods implemented include material presentations on a variety of topics, such as Product and Process Innovation, Advanced Financial Reporting, Product and Service Quality Improvement, Enhanced Product Packaging, Logistics Management, Workplace Layout Optimization and Waste Reduction, Supply Chain Management, and Digital Marketing. Additionally, participants received hands-on support through offline coaching sessions, conducted twice during the program, to facilitate the practical application of their newly acquired knowledge. At the conclusion of the program, participants were asked to complete a questionnaire and submit reports or testimonials. These documents detailed the benefits they gained, the improvements they implemented in their businesses, and the measurable impact on their sales volume. The structured nature of the training aims to foster a culture of continuous improvement, enabling participants to respond effectively to market dynamics and drive long-term business sustainability. Keywords : Business plan, COVID-19, culinary business, management, micro and small enterprises. Abstark Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajemen para pengusaha mikro dan kecil di bidang kuliner. Dengan memberikan pendampingan yang lebih intensif, diharapkan para pemilik usaha ini dapat segera menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Keterampilan manajemen yang lebih baik diharapkan dapat memberikan dampak positif pada berbagai aspek usaha mereka, termasuk manajemen operasional dan produksi, pemasaran, keuangan, akuntansi, serta pengembangan strategi bisnis yang lebih baik. Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk membekali para pengusaha mikro dan kecil agar mampu meningkatkan penjualan, memperluas usaha, dan mencapai pertumbuhan keuntungan yang konsisten serta berkelanjutan. Metode pelatihan yang diterapkan mencakup presentasi materi tentang berbagai topik, seperti Inovasi Produk dan Proses, Pelaporan Keuangan Lanjutan, Peningkatan Kualitas Produk dan Layanan, Perbaikan Kemasan Produk, Manajemen Logistik, Pengoptimalan Tata Letak Tempat Kerja dan Pengelolaan Limbah, Manajemen Rantai Pasok, serta Pemasaran Digital. Selain itu, peserta juga mendapatkan dukungan langsung melalui sesi pelatihan offline yang dilakukan dua kali selama program untuk membantu penerapan pengetahuan secara praktis. Di akhir program, peserta diminta untuk mengisi kuesioner dan mengumpulkan laporan atau testimoni. Dokumen ini mencakup manfaat yang diperoleh, perbaikan yang telah diterapkan dalam usaha mereka, serta dampak yang terukur terhadap volume penjualan. Struktur pelatihan yang sistematis ini bertujuan untuk menanamkan budaya perbaikan berkelanjutan, sehingga peserta dapat merespons dinamika pasar dengan efektif dan mendorong keberlanjutan usaha jangka panjang. Kata kunci: Rencana bisnis, COVID-19, bisnis kuliner, manajemen, usaha mikro dan kecil.