cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
+6281395072990
Journal Mail Official
wahyu.gunawan@unpad.ac.id
Editorial Address
Pusat Studi Pembangunan Sosial dan Budaya, Gedung C Lt. 1 Departemen Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Univesitas Padadjaran, Jalan Raya Bandung Sumedang KM 21.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27164705     DOI : DOI: https://doi.org/10.24198/sawala.v2i1
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal ini berkaitan dengan: Isu-isu mengenai Pembangunan Masyarakat Ekonomi Kreatif Pembangunan Partisipatif Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal Isu-isu mengenai Perubahan dan Perkembangan Kebudayaan Pemetaan dan Evaluasi Kebijakan Kebudayaan Kajian Pembangunan Budaya di Daerah Isu-isu yang berkaitan dengan Kesenian, Bahasa dan Religi
Articles 125 Documents
PERILAKU HIDUP SEHAT DENGAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM SEBAGAI PREVENTIF DAN KURATIF PENGOBATAN (FITOFARMAKA) DI PESANTREN AL-QUR’AN AL-BAYUM Setiawan Setiawan; Wahyu Gunawan; Adra Dimas Prameswara; Fanny Widiantari; Mayrin Anbar Widias
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v4i1.44535

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu aspek yang termasuk ke dalam indikator pembangunan manusia dan juga termasuk ke dalam faktor utama yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Namun pada permasalahannya, pesantren Al-Bayum perlu mengoptimalkan sistem kesehatan yang mereka miliki. Tujuan penelitian ini untuk memanfaatkan potensi lahan yang dimiliki oleh pihak pesantren sebagai lahan untuk penanaman tanaman obat. Melalui metode yang dilakukan dengan pemetaan masalah dan pelatihan pemanfaatan fitofarmaka. Hasil yang diperoleh dari tulisan ini yakni ditemukan sejumlah potensi lahan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan tanaman obat  sebagai upaya pengoptimalan sistem kesehatan pesantren. Selanjutnya, mayoritas santri dapat memanfaatkan tanaman obat sebagai tindakan kuratif atau penyembuhan. Dengan penggunaan fitofarmaka pun secara kuratif membantu penyembuhan penghuni pesantren baik dalam bentuk yang diolah menjadi kapsul atau larutan.
PELATIHAN TATA KELOLA DESTINASI BERBASIS CHSE DI DESA TIMBANG JAYA, KABUPATEN LANGKAT Liyushiana, Liyushiana
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v4i2.46794

Abstract

Pelatihan Tata Kelola Destinasi Berbasis CHSE di Desa Timbang Jaya, Kabupaten Langkat dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pariwisata di daerah tersebut selama pandemi COVID-19. Program pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan wawasan terkait Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) kepada para pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang juga merupakan pelaku industri pariwisata, usaha dan fasilitas lainnya, serta lingkungan masyarakat dan destinasi pariwisata di wilayah tersebut. Pelatihan tersebut dilakukan selama 3 bulan, dimulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Metode pelaksanaan pelatihan meliputi class meeting style (ceramah, diskusi, bermain peran) dan pelaksanaan praktik untuk mengimplementasikan CHSE di lingkungan peserta pelatihan. Hasil yang dicapai dari pelatihan ini adalah peningkatan kesadaran akan pentingnya tata kelola destinasi yang berbasis CHSE dan meningkatnya kualitas pelayanan di sektor pariwisata di desa Timbang Jaya. Evaluasi yang dilakukan meliputi evaluasi terhadap tingkat kehadiran peserta pelatihan, evaluasi terhadap pemahaman materi, serta evaluasi terhadap efektivitas program pelatihan. Diharapkan bahwa pelatihan ini dapat memberikan dampak positif pada perkembangan pariwisata di Desa Timbang Jaya, Kabupaten Langkat, serta dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain dalam menghadapi pandemi COVID-19 dengan menerapkan CHSE sebagai standar protokol kesehatan di sektor pariwisata.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KOPI DAN PRAKTIK PEMBUATAN SABUN CASCARA KOPI Widyasanti, Asri; Muharram, Alifiansyah
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v4i2.46566

Abstract

Kopi (Coffea sp.) merupakan komoditas perkebunan yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Dusun Cikoneng Babakan, Desa Cibiru Wetan merupakan salah satu wilayah yang memiliki banyak perkebunan kopi rakyat yang sudah dikenal baik oleh masyarakat dengan nama kopi manglayang. Proses pengolahan buah kopi menghasilkan kulit buah kopi yang berlimpah dan belum termanfaatkan dengan optimal. Maka dari itu, diperlukan upaya untuk mengurangi limbah kulit kopi salah satu adalah dengan memanfaatkan limbah kulit buah kopi menjadi produk yang memiliki nilai tambah tinggi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan penyuluhan dan praktik mengenai pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi sabun ‘Casa soap”, sehingga sabun ini dapat menjadi produk unggulan atau souvenir khas Cibiru Wetan. Metode PPM yang digunakan adalah pendekatan partisipatori. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) Kegiatan PKM ini dapat memberikan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat untuk mengolah limbah kulit kopi menjadi sabun; (2) Peserta pelatihan  terutama kelompok ibu-ibu PKK mengikuti praktik pembuatan sabun dengan antusias. Praktik pembuatan produk ini juga memberikan motivasi usaha bagi peserta pelatihan untuk mengembangkan produk lebih lanjut dengan bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Cibiru Wetan.  Rekomendasi sebagai tindak lanjut kegiatan yaitu pengrajin sabun Desa Cibiru Wetan sebaiknya terus bekerjasama dengan Universitas Padjadjaran dalam bentuk desa binaan sehingga pendampingan, monitoring kualitas produk akhir, serta inovasi produk dapat terus dilakukan.
PROFESSIONAL DEVELOPMENT PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BAGI GURU DI SEKOLAH INDONESIA JEDDAH, ARAB SAUDI Rofiah, Nurul Hidayati; Setyawati, Nelly; Peni, Nur Robiah Nofi Kusumawati; Biddinika, Muhammad Kunta; Fitriah, Fitriah; Subekti, Dewi Ani; Alghiffari, Eka Kevin
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v5i1.50937

Abstract

Setiap siswa memiliki karakteristik dan kebutuhan belajar yang berbeda. Hal ini menuntut guru untuk memahami karakteristik siswa secara individual dan memberikan strategi pembelajaran yang sesuai. Namun, tidak semua guru memiliki kemampuan untuk melakukan hal ini secara efektif. Teknologi digital dapat membantu guru dalam menyediakan materi dan metode pembelajaran yang lebih beragam dan menarik bagi siswa. Namun, banyak guru yang belum terbiasa atau tidak memiliki pengetahuan yang cukup dalam menggunakan teknologi digital dalam pembelajaran. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menghadapi tantangan dalam pembelajaran yang semakin kompleks di era digital. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pelatihan dan workshop kepada guru terkait konsep dan praktik dalam mengembangkan pembelajaran berdiferensiasi. Metode kegiatan dilaksanakan secara blended learning menggunakan strategi pembelajaran aktif dan menyenangkan yaitu think pair share, diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan ini berlangsung selama 2 semester pada Bulan Juni- November 2023. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam pembelajaran berdiferensiasi. Guru mengembangkan perangkat pembelajaran dengan membuat variasi pada konten, proses, produk, dan lingkungan belajar. Dalam implementasinya peserta terlihat sangat antusias ketika diterapkan proses pembelajaran berdiferensiasi. Every student has different characteristics and learning needs. This requires teachers to understand each student's characteristics individually and provide suitable teaching strategies. However, not all teachers have the ability to do this effectively. Digital technology can assist teachers in providing more diverse and engaging learning materials and methods for students. Still, many teachers are not familiar with or do not have sufficient knowledge in using digital technology in education. This dedication aims to enhance teachers' abilities in facing the challenges of increasingly complex learning in the digital era.The proposed solution is to provide training and workshops for teachers related to the concepts and practices of differentiated learning. The activities are carried out through blended learning methods using active and enjoyable teaching strategies such as think-pair-share, discussions, and Q&A. These activities take place over 2 semesters from June to November 2023. The results of the dedication show an improvement in teachers' knowledge and skills in differentiated learning. Teachers develop learning materials by introducing variations in the content, process, products, and learning environment. In its implementation, participants are very enthusiastic when applying differentiated learning processes.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH MENGGUNAKAN KONSEP ECO-ENZYME DI BANK SAMPAH GEULIS, DESA BARENGKOK, KABUPATEN PANGANDARAN Ismiraj, Muhammad Rifqi; Mayasari, Novi; Setiadi, Yadi; Aramadhan, Dimas Hatta; Pratama, Aditia; Wulansari, Asri
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v5i2.53226

Abstract

Limbah organik adalah salah satu masalah yang masih belum terpecahkan di Pangandaran. Kebanyakan, orang memprosesnya dengan cara membakar. Penelitian ini mengeksplorasi produksi dan aplikasi eco-enzyme dari limbah kulit buah rumah tangga oleh komunitas Bank Sampah Geulis di Desa Barengkok, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, untuk mengatasi masalah pengelolaan limbah organik. Dengan menggunakan pendekatan keterlibatan komunitas, termasuk workshop dan pelatihan, penelitian ini berfokus pada transformasi limbah dapur menjadi eco-enzyme, sebuah metode berkelanjutan untuk mengurangi volume limbah, meningkatkan kualitas tanah, dan meningkatkan kesadaran lingkungan. Bank Sampah Geulis adalah salah satu bank sampah di Pangandaran, di mana komunitas sadar akan pengelolaan limbah daripada sekedar membakarnya. Temuan menegaskan efektivitas eco-enzyme dalam mengelola limbah organik di tingkat rumah tangga dan menyarankan potensi aplikasi yang lebih luas dalam upaya pengurangan limbah dan keberlanjutan. Inisiatif ini tidak hanya menunjukkan manfaat praktis dari eco-enzyme untuk kesehatan lingkungan tetapi juga menyoroti pentingnya keterlibatan komunitas dalam praktik pengelolaan limbah berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman manfaat eco-enzyme dalam pengelolaan limbah dan mendukung kemajuan prinsip ekonomi sirkular, menganjurkan untuk lebih banyak eksplorasi dan adopsi praktik seperti ini di komunitas lain.
PENYUSUNAN EMERGENCY RESPONSE PLAN DI KANTOR DESA KARANGJALADRI, KECAMATAN PARIGI, KABUPATEN PANGANDARAN, JAWA BARAT Thirafi, Luthfi; Akbarsyah, Nora; Fauzan, Farisadri
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v5i2.51818

Abstract

Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu desa yang terletak di pesisir pantai selatan Pulau Jawa. Sebagai daerah pesisir, Desa Karangjaladri menghadapi risiko bencana khususnya tsunami. Meski menghadapi risiko yang tinggi kesiapan Desa Karangjaladri cenderung masih minim. Hal ini terlihat dari tidak adanya Emergency Response Plan (ERP) di Kantor Desa. Untuk itu tim berinisiasi menyusun ERP guna meningkatkan kesiapan aparatur desa dan masyarakat Desa Karangjaladri dalam menghadapi risiko bencana tsunami. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 tahapan yakni survei, analisa data dan penyusunan ERP. Hasil dari kegiatan ini adalah ERP yang meliputi informasi penting mengnai jalur evakuasi, assembly point, denah gedung hingga nomor penting untuk dihubungi saat terjadi bencana. ERP lalu diserahkan untuk dimanfaatkan dan disosialisasikan oleh pihak Desa.
PEMETAAN TIGA ASPEK PERMASALAHAN DI DESA CINANJUNG DALAM UPAYA REVITALISASI SUNGAI CITARUM Lesmana, Aditya Candra; Gunawan, Wahyu; Sandjaya, Teguh
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v5i1.52605

Abstract

Penanganan permasalahan di Sungai Citarum tidak hanya berada di bagian hulu, tengah dan hilir sungai melainkan juga pada setiap bagian. Desa Cinanjung merupakan salah satu Desa yang ada di wilayah DAS CItarum. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan pemetaan tiga aspek permasalahan dalam upaya revitalisasi sungai citarum. Ketiga aspek tersebut meliputi aspek pengelolaan sampah dan limbah pertanian, aspek sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat, dan aspek mitigasi bencana. Metode yang digunakan adalah metode pemetaan partisipatif dengan mengkombinasikan berbagai teknik diantaranya pemetaan kawasan, analisis pohon masalah, dan diskusi terfokus. Hasil dari pengabdian ini pada aspek pengelolaan sampah dan limbah pertanian adalah masih kurang baiknya pengelolaan sampah dan limbah pertanian serta masih adanya perilaku membuang sampah sembarangan. Pada aspek sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat di Desa Cinanjung juga diketahui masih kurang baik. Pada aspek ketiga yaitu mitigasi bencana, ditemukan dua potensi bencana yaitu bencana banjir dan tanah longsor. Adapun Upaya untuk mengatasi permasalahan adalah dengan mempersiapkan bak sampah di beberapa lokasi di Desa serta meghidupkan kembali bank sampah Eco Village. Kolaborasi antar stakeholder sangat diperlukan dalam menuntaskan masalah sanitasi lingkungan. Pada aspek mitigasi bencana, pembuatan peta mitigasi bencana, dan strategi menghadapi potensi bencana longsor diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat di Desa Cinanjung.
EDUKASI KEPADA MASYARAKAT MELALUI KEBERSIHAN LINGKUNGAN DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN soni, aprianto; Wulandari, Siti Latifa; Takdir, Nuraisyah; Sabriani, Sabriani; Fernanda, Vedrix; YM, Hadriyanti; Wulandari, Futri
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v5i2.50685

Abstract

Menumbuhkan karakter peduli lingkungan merupakan sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. Kerusakan pada lingkungan sebagian besar diakibatkan oleh manusia, ketergantungan manusia terhadap lingkungan menjadi faktor utama pada kerusakan lingkungan, kota wamena yang menjadi ibukota dari Kabupaten Jayawijaya sudah mulai tercemar dengan sampah plastik yang setiap harinya bertambah. Penangulangan langsung belum terlihat jelas hasilnya dari peran pemerintah hal ini dinas lingkungan hidup kabupaten. Melihat potensi bahaya yang akan ditimbulkan ini sangat besar maka perlu adanya kegiatan langsung agar memberikan edukasi kepada masyarkat yang tinggal di dalam ruang perkotaan. Dari kegiatan ini diharpakan mampu memperbaiki sehingga tidak terjadi penurunan kualitas hidup. Manusia harus menjaga kualitas dan kuantitas lingkungan hidupnya secara arif. Melalui upaya pelestarian lingkungan salah satunya melalui kegiatan langsung agar dilihat oleh masyarakat untuk memberiakan kesadaran kepada masyarakat. Makna peduli tidak hanya diaplikasikan kepada sesama manusia saja akan tetapi peduli dapat diaplikasikan terhadap semua makhluk hidup dan lingkungan sekitarnya, oleh sebab itu setiap individu seharunsya memiliki karakter peduli, baik itu karakter peduli sosial maupun karakter peduli lingkungan. Dalam kerangka Character Building, karakter peduli lingkungan menjadi nilai yang penting untuk ditumbuh kembangkan pada kehidupan sehari-hari.
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN GOOGLE MY BUSINESS SEBAGAI MEDIA DIGITAL PENGUATAN PEMASARAN UMKM DI KELURAHAN MEDOKAN AYU Rahma, Aliefiya; Wikartika, Ira
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v5i1.52256

Abstract

Kegiatan pengabdian ni mengeksplorasi pemanfaatan Google My Business (GMB) oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Medokan Ayu sebagai strategi pemasaran digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek pengabdian melibatkan UMKM yang menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, penelitian ini mengidentifikasi konteks UMKM, manfaat pemanfaatan GMB, tantangan yang dihadapi, serta implikasi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemanfaatan GMB memberikan manfaat signifikan, seperti peningkatan visibilitas online, interaksi langsung dengan konsumen, dan promosi produk atau jasa dengan efektif. Meskipun demikian, UMKM masih menghadapi tantangan, terutama terkait literasi digital dan perubahan paradigma dari pemasaran konvensional ke digital. Studi kasus UMKM di Kelurahan Medokan Ayu menyoroti keberhasilan implementasi GMB yang proaktif dalam mengatasi tantangan dan mencapai hasil positif, terutama dalam menghadapi dampak ekonomi pandemi. Implikasi pengabdian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan GMB bukan hanya memberikan manfaat pada tingkat individu UMKM, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Peningkatan literasi digital dan pendekatan pemasaran digital yang terarah dapat memperkuat peran UMKM dalam ekonomi daerah. Oleh karena itu, langkah-langkah seperti kegiatan pendampingan dan pelatihan perlu diperkuat untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan pemanfaatan GMB oleh UMKM di masa depan.
PENINGKATAN KAPABILITAS UMKM MELALUI PELATIHAN KEMASAN PRODUK DAN TRANSAKSI DIGITAL DI DESA CILEUNYI KULON Darodjat, Rafan; Maulana, Mursal; Suryamah, Aam
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v5i1.50647

Abstract

Universitas Padjadjaran memiliki kewajiban untuk berkontribusi secara langsung kepada khalayak umum melalui Program Pengabdian Masyarakat (PPM) dalam pembangunan yang berkelanjutan dengan pilar Sustainable Deveopment Goals (SDGs). Kegiatan PPM dilakukan untuk pilar pertumbuhan ekonomi, sampai saat ini peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di desa merupakan faktor yang penting karena keberadaannya dapat meningkatkan taraf ekonomi bagi masyarakat. Lokasi PPM dilakukan di Desa Cileunyi Kulon, dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan UMKM melalui program pelatihan kemasan produk dan pelatihan transaksi digital. Peningkatan kapabilitas pada kemasan produk dan transaksi digital akan berpengaruh kepada tingkat penjualan. Metode Pengabdian Pada Masyarakat dengan metode pelatihan untuk mengoptimalkan pengetahuan dan kemampuan praktis bagi UMKM. Hasil dari kegiatan PPM-Integratif berkolaboratif dengan Disperindag untuk pelatihan pengemasan produk dan pelatihan transaksi digital berkolaboratif dengan PT. MMS sebagai penyedia layanan transaksi digital. Pelatihan kolaborasi ini dimaksudkan agar terjadinya sustainable program yang diikuti 34 (tiga puluh empat) UMKM di Aula Kantor Desa Cileunyi Kulon. Universitas Padjadjaran is mandated to contribute directly to the public through the Community Service Program (PPM) in sustainable development with the Sustainable Development Goals (SDGs) pillar. The PPM activity is carried out for the pillar of economic growth, until now the role of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in villages is an important factor because their existence can improve the economic level of the community. The location of the PPM is in Cileunyi Kulon Village, with the aim of increasing MSMEs' income through product packaging training and digital transaction training programs. Increased product packaging and digital transaction capabilities will affect sales levels. The Community Service Method uses a training method to optimize knowledge and practical skills for MSMEs. The results of the PPM-Integrated activity collaboratively with Disperindag for product packaging training and digital transaction training collaboratively with PT. MMS as a digital transaction service provider. This collaborative training is intended to ensure the sustainability of the program, which was attended by 34 (thirty-four) MSMEs at the Cileunyi Kulon Village Office Hall.

Page 6 of 13 | Total Record : 125