cover
Contact Name
Novena Yety Lindawati
Contact Email
novena_yl@yahoo.com
Phone
+62271-572339
Journal Mail Official
ojs.stikesnas@stikesnas.ac.id
Editorial Address
LPPM STIKES Nasional Jl. Raya Solo-Baki, Kwarasan, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah 57552
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Farmasi
ISSN : 23027436     EISSN : 26568950     DOI : https://doi.org/10.37013/jf
Core Subject : Health,
JURNAL FARMASI (Journal Of Pharmacy) adalah jurnal ilmiah resmi yang dikeluarkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional dengan nomor p-ISSN 2302-7436 e-ISSN 2656-8950. JURNAL FARMASI (Journal Of Pharmacy) berisikan jurnal-jurnal ilmiah dalam semua aspek ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang Farmasi dan kesehatan antara lain: Farmakognosi dan Fitokimia meliputi Pengembangan Simplisia, Budidaya Tanaman Obat, Isolasi, Skrining Fitokimia, dan Identifikasi Obat Bahan Alam Indonesia. Biologi meliputi Biologi Molekuler, Bioteknologi, Mikrobiologi, Immunologi, Parasitologi, Biomedisinal Teknologi Farmasi meliputi Farmasetika, Teknologi dan Formulasi Sediaan Obat, Teknologi dan Formulasi Sediaan Obat Bahan Alam Indonesia. Ilmu Kimia meliputi Kimia Analisa, Kimia Organik, Sintesa Obat, Kimia Medisinal, Pemodelan Molekul, Biokimia, dan Kimia Lingkungan. Farmakologi meliputi Farmakologi, Farmakokinetik, Farmakoterapi, dan Toksikologi. Farmasi Klinik dan Komunitas meliputi Farmakoekonomi, Farmakovigilan, Analisis dan Evaluasi Penggunaan Obat, Monitoring Efek Samping Obat, Analisa Kebijakan Kefarmasian, Evaluasi kegiatan Kefarmasian, Evaluasi Efektifitas Penggunaan Obat, Evaluasi Kualitas Hidup Pasien.
Articles 193 Documents
AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI SEREH WANGI (Cymbopogon citratus) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli, Propionibacterium acne, Staphylococcus aureus Hermawati, Ema; Tan, Ardy Tanfil; Chandra, Pra Panca Bayu
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37013/jf.v12i2.233

Abstract

Minyak sereh wangi  (Cymbopogon citratus) adalah salah satu minyak atsiri yang memiliki potensi sebagai antibakteri. Senyawa utama minyak sereh wangi adalah sitronellal, geraniol dan sitronellol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas penghambatan bakteri dari minyak atsiri sereh wangi terhadap bakteri Escherichia coli, Propionibactaerium acne, Staphylococcus aureus . Metode penelitian yang digunakan merupakan experimental laboratories dengan menggunakan rancangan dasar penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial lama inkubasi 24 jam pada suhu 37oC dan perbedaan konsentrasi minyak sereh wangi (Cymbopogon citratus) (10%, 20% dan 30%) dibandingkan dengan pebanding yaitu tetra siklin . Adapun uji antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Hasil uji aktivitas antibakteri minyak atsiri sereh wangi (Cymbopogon citratus)  menunjukan hasil sebagai kategori kuat yaitu memiliki zona hambat berkisar antara 10-20 mm. Adapun konsentrasi optimum untuk menghambat bakteri Escherichia coli, Propionibacterium acne, Staphylococcus aureus adalah pada konsentrasi 30%. Kata kunci : Antibakteri, Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon citratus), bakteri Escherichia coli, Propionibacterium acne, Staphylococcus aureus  
TINGKAT PENGETAHUAN, PERSEPSI DAN SIKAP PASIEN TERHADAP KEHALALAN OBAT BATUK SIRUP DI APOTEK FARMARINDO BANYUMAS Wijayanti, Rina; Prayoga, Deden Mulya; Priyatno, Sugeng
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37013/jf.v13i1.257

Abstract

Obat merupakan salah satu produk farmasi yang memegang peranan penting dalam kesehatan. Obat dapat mengurangi angka kesakitan dan kematian serta meningkatkan kualitas hidup seseorang. Alkohol atau khamr merupakan salah satu kandungan yang di haramkan oleh Allah SWT. Salah satu obat yang mengandung alkohol adalah obat batuk sirup. Banyak pasien yang belum mengetahui kehalalan obat batuk sirup. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur tingkat pengetahuan, persepsi dan sikap pasien terhadap kehalalan obat batuk sirup yang mengandung alkohol di Apotek Farmarindo Banyumas. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden di Apotek Farmarindo Banyumas terhadap kehalalan obat batuk sirup yang mengandung alkohol yaitu sebesar 45% termasuk kategori kurang, sebesar 10% kategori cukup dan kategori baik sebesar 45%. Tingkat persepsi responden di Apotek Farmarindo Banyumas terhadap kehalalan obat batuk sirup yang mengandung alkohol yaitu sebanyak 79% termasuk kategori baik dan sebnyak 21% termasuk kategori sangat baik. Tingkat sikap responden di Apotek Farmarindo Banyumas terhadap kehalalan obat batuk sirup yang mengandung alkohol yaitu 74% dalam kategori baik dan 26% dalam kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan, persepsi dan sikap responden terhadap kehalalan obat batuk sirup dalam kategori baik.
TINJAUAN ARTIKEL : UJI MIKROBIOLOGI Griselda, Ze Fanya Nathaniela; Setiawan, Iwan
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37013/jf.v12i2.237

Abstract

Mikroorganisme seperti bakteri adalah salah satu penyebab penyakit yang banyak diderita oleh pasien. Bakteri dapat dengan mudah menjangkau makanan atau sediaan farmasi selama proses produksimaka penting dilakukan pengujian antibakteri pada suatu produk untuk menjamin keamanan dan mutu produk. Aktivitas suatu antibakteri dapat diamati dengan beberapa metode seperti difusi, dilusi dan broth microdilution. Tujuan dari review artikel ini untuk memberikan informasi mengenai uji mikrobiologi yang dapat digunakan untuk melakukan menguji aktivitas antibakteri. Metode yang digunakan yaitu studi pencarian literatur jurnal internasional secara online dengan menggunakan situs pencarian online seperti Google schoolar, Pubmed dan Scopus. Berbagai penelitian yang ditemukan, diketahui bahwa uji aktivitas antibakteri terdiri atas tiga macam. Pertama metode difusi yang terdiri atas difusi cakram dan sumuran. Tujuan metode difusi yaitu untuk mengetahui sensitivitas dan resistensi suatu bakteri terhadap antibiotik. Kedua metode dilusi yang terdiri atas dilusi agar solid dan dilusi cair. Tujuan metode dilusi untuk menentukan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM). Ketiga broth mikrodilusi yang juga efektif digunakan untuk menentukan menentukan  Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM). Dalam uji aktivitas antibakteri akan muncul zona hambat bakteri yang akan diukur sebagai hasil. Ukuran diameter zona hambat akan meningkat dengan bertambahnya konsentrasi antibiotik.
OPTIMASI GELLING AGENT PADA SEDIAAN GUMMY CANDY PARASETAMOL DENGAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN Pradana, Arsita; Aisiyah, Siti; Purwaningsih, Desi
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37013/jf.v13i1.274

Abstract

Sediaan parasetamol yang beredar di pasaran saat ini berbentuk tablet, tablet kunyah, sirup, suspensi dan emulsi. Ketersediaan formula obat parasetamol untuk anak di Indonesia masih terbatas. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan suatu pengembangan sediaan parasetamol yang acceptable atau mudah diterima oleh masyarakat dalam bentuk sediaan permen kenyal yaitu gummy candy.            Rancangan formula gummy candy parasetamol untuk di optimasi dengan metode Simplex Lattice Design (SLD) kemudian pembuatan 8 run gummy candy variasi konsentrasi gelatin dan karagenan. Pengujian mutu fisik masing-masing formula gummy candy meliputi pengujian organoleptik, kekenyalan, pH dan kadar air. Validasi metode analisis dengan parameter akurasi, presisi, spesifitas, linearitas dan LOD LOQ kemudian dilanjutkan dengan pengujian keseragaman kandungan sediaan gummy candy parasetamol dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis.            Hasil penelitian konsentrasi gelatin dan karagenan berpengaruh terhadap kekenyalan, pH dan kadar air sediaan gummy candy parasetamol. Gelatin berpengaruh dominan terhadap peningkatan kekenyalan, karagenan berpengaruh dominan terhadap peningkatan pH dan kadar air. Formula optimum didapatkan dengan proporsi gelatin 599,226 mg dan karagenan 400,774 mg.
UJI AKTIVITAS ANTIPIRETIK EKSTRAK ETANOL BAWANG LANANG HITAM (ALLIUM SATIVUM L.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN DENGAN METODE PERKOLASI Kusuma, Eka Wisnu
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37013/jf.v12i2.259

Abstract

Bawang Lanang Hitam (Allium Sativum L.) merupakan spesies bawang putih yang difermentasi dan banyak dimanfaatkan dibidang pangan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak bawang lanang hitam memiliki efektivitas antipiretik  beserta untuk mengetahui dampak pemberian ekstrak etanol bawang lanang hitam pada dosis 50mg/KgBb, 100mg/KgBb, 200mg/KgBb terhadap tikus putih jantan yang diinduksi ragi brewer. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus putih jantan yang diberi 5 perlakuan, yaitu kontrol negatif (CMC-Na), Kontrol Positif (Paracetamol 45mg/KgBb), dan kelompok perlakuan ekstrak bawang lanang hitam dengan dosis (50mg/KgBB, 100mg/KgBb, 200mg/KgBb). Ragi brewer diberikan secara Intraperitoneal. Suhu tubuh diukur dengan termometer digital secara rektal tiap 30 menit selama 150 menit. Data yang diperoleh digunakan untuk menghitung AUC dan data rata-rata AUC dianalisa dengan uji Saphiro wilk dan Uji One way ANOVA. Hasil pengukuran suhu tubuh tikus menunjukkan ekstrak etanol bawang lanang hitam memiliki efek antipiretik yang paling efektif yaitu dosis 100mg/KgBb
Formulasi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Essence Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dengan Variasi Konsentrasi Butilen Glikol Dzulhija, Aleyda Freshananda; Aisiyah, Siti; Harjanti, Reslely
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37013/jf.v13i2.313

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) mengandung senyawa polifenol dengan komponen utamanya yaitu antosianin yang memiliki sifat antioksidan tinggi. Pengaplikasian antioksidan sebagai agen proteksi kulit dibuat dalam bentuk sediaan essence. Tujuan dari penelituan ini adalah membuat sediaan essence ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan variasi konsentrasi butilen glikol untuk memperoleh formula dengan mutu fisik dan strabilitas terbaik serta memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Ektrak etanol bunga telang diperoleh dari proses maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, selanjutnya dilakukan pembuatan formula essence dengan variasi konsentrasi butilen glikol sebagai humektan yaitu 5%; 7,5%; 10%. Uji mutu fisik sediaan essence meliputi pengamatan organoleptis, homogenitas, viskositas, pH, dan uji stabilitas menggunakan metode Freeze-Thaw. Pengujian aktivitas antioksidan sediaan essence menggunakan metode DPPH. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga telang dapat dibuat menjadi sediaan essence dengan mutu fisik yang baik, dimana variasi konsentrasi butilen glikol mempengaruhi viskositas sediaan yaitu semakin tinggi konsentrasi butilen glikol, maka sediaan essence yang dihasilkan semakin kental. Formula dengan konsentrasi 5% butilen glikol, memiliki mutu fisik baik, stabil pada organoleptis dan homogenitas serta memiliki aktivitas antioksidan terhadap peredaman radikal bebas DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl).
Kajian Literatur: Aplikasi Sejumlah Metode Ekstraksi Modern Untuk Mengekstraksi Senyawa Fenolik dari Bahan Alam Firdiyansyah, Moh. Rofiqi; Sakti, Aditya Sindu; Kusumo, Djati Wulan; Amin, Muhammad Saiful
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37013/jf.v13i2.289

Abstract

Senyawa fenolik merupakan senyawa yang diperoleh dari bahan alam atau tumbuhan sebagai respons terhadap stres lingkungan. Senyawa ini memiliki manfaat sebagai antioksidan, komponen dari senyawa ini memiliki pernakan penting sebagai agen pencegah dan pengobatan untuk beberapa gangguan penyakit seperti asteriosklerosis, disfungsi pada otak, diabetes dan kanker. untuk mendapatkan senyawa fenolik yang berkhasiat dari bahan alam perlu dilakukan suatu metode ekstraksi, metode ekstraksi modern merupakan metode ekstraksi yang digunakan untuk mengefisienkan proses ekstraksi itu sendiri dengan menggunakan sejumlah alat teknologi. Review artikel ini bertujuan untuk mengetahui metode ekstraksi modern yang dapat digunakan untuk mengekstraksi senyawa fenolik dari bahn alam. Proses review article ini dilakukan dengan seksama secara komprehensif dengan menggunakan berbagai data base seperti Google Scholar, Pubmed, Science Direct, Portal Garuda, NCBI dan BMC dengan menggunakan kata kunci “Senyawa fenolik”, “Microwave Assisted Extraction”, “Enzyme Assisted Extraction”, “High Hydrotastic Pressure Extraction”, “Ultrasonic Assisted Extraction”, “Pressure Liquid Extraction”, “Pressure Extraction Fluid” dan “Metode ekstraksi modern”. Hasil review menunjukkan metode ekstraksi yang paling optimal untuk mengekstraksi total kadar senyawa fenolik yaitu dengan metode Microwave Assisted Extraction (MAE) pada daya 600 watt selama 4 menit dengan menggunakan pelarut etanol 70% dapat menghasilkan total kadar senyawa fenolik sebesar 199.4 mgGAE/g pada tanaman kulit buah delima (Punica granatum L).
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Batang Tanaman Wungu (Graptophyllum Pictum (Linn) Griff) Menggunakan Metode Frap Mahfur, Mahfur; Harwati, Wiwik
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37013/jf.v13i2.352

Abstract

Tanaman wungu merupakan salah satu jenis tanaman hias yang berasal dari Papua Nugini dan Polinesia yang mengandung senyawa flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak batang tanaman wungu (Graptophyllum pictum (Linn) Griff) menggunakan metode FRAP. Identifikasi flavonoid menggunakan pereaksi warna dan pengujian antioksidan menggunakan metode FRAP.Ekstrak batang tanaman wungu dibuat larutan seri konsentrasi 50, 75, 100, 125, dan 150 ppm sedangkan kuersetin sebagai pembanding dibuat dengan konsentrasi 2, 4, 6, 8, dan 10 ppm. Hasil identifikasi flavonoid menunjukkan bahwa sampel mengandung flavonoid. Hasil aktivitas antioksidan pada baku pembanding kuersetin mempunyai nilai IC50 sebesar 1,62 ppm, sedangkan pada ekstrak batang tanaman wungu mempunyai nilai IC50 sebesar 13,13 ppm.Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak batang tanaman wungu menggunakan metode FRAP mempunyai aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 13,13 ppm.
UJI AKTIVITAS PENURUNAN KADAR GLUKOSA EKSTRAK DAUN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) SECARA IN VITRO Yulia, Ita Rahma Putri; Anggraini, Devina Ingrid
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37013/jf.v13i2.323

Abstract

Red spinach leaves are a plant that is rich in fiber and antioxidants which can be used to lower blood glucose levels. Some secondary metabolites that play a role include flavonoids and phenols. The aim of this research was to determine whether red spinach leaf extract (Amaranthus tricolor L) has the potential to lower glucose levels in vitro and to determine the EC50 value of red spinach leaf extract (Amaranthus tricolor L) which can reduce glucose levels. Qualitative analysis shows that red spinach leaf extract contains flavonoids and phenols. Quantitative analysis was carried out using UV-Vis spectrophotometry at a wavelength of 744 nm and an operating time of 25 minutes. Based on the data obtained, it shows that red spinach leaf extract has the potential to reduce glucose levels with an EC50 value of 11.0069 ppm.
Formulation of Nanoemulgel Peel Off Strawberry Fruit Extract (Fragaria x ananassa) and Palmarosa Oil (Cymbopogon martinii) as Antibacterial Propionibacterium acnes Sundari, Pungky; Puspitasari, Dian
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37013/jf.v13i2.332

Abstract

Acne is an inflammatory skin disorder that is mostly caused by Propionibacterium acnes. Secondary metabolites such as saponins, tannins, and flavonoids in strawberries and geraniol in Palmarosa oil can function as antibacterials. To produce a more durable product and increase the solubility of Palmarosa oil, a formula was developed in the form of a nanoemulgel peel-off mask because it is easy to apply to the skin, the active ingredient is quickly penetrated, and increases the stability of the active ingredient.The research aims to determine the effect of different concentrations of strawberry fruit extract on the physical properties and antibacterial activity of the test preparation against Propionibacterium acnes. The nanoemulgel peel-off mask was formulated in 3 different concentrations of strawberry fruit extract, namely F1 = 3%, F2 = 4%, and F3 = 5%. The nanoemulgel peel-off mask preparation was made by inserting nanoemulsion into the gel. The test evaluation included the % transmittance test, nanoemulsion type, pH, organoleptic, homogeneity, adhesion, spreadability, viscosity, drying time, and Propionibacterium acnes antibacterial activity test.The results showed that the difference in concentration of Strawberry fruit extract in the nanoemulgel peel off mask preparation had a significant effect on the results of pH, viscosity, spreadability, and adhesion tests, but did not have a significant effect on the results of the Propionibacterium acnes antibacterial activity test. The concentration of 5% Strawberry fruit extract in formula 3 had the best physical properties of the preparation and the greatest antibacterial activity of Propionibacterium acnes compared to other formulas with an inhibition zone value of 12.19 ± 0.70 mm

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), April 2026 Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), April 2025 Vol 14, No 1 (2025) Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), April 2024 Vol 13, No 2 (2024) Vol 13, No 1 (2024) Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), April 2023 Vol 12, No 2 (2023) Vol 12, No 1 (2023) Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), April 2022 Vol 11, No 2 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2021 Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), April 2021 Vol 10, No 2 (2021): Oktober Vol 10, No 1 (2021): Maret Vol 2, No 1 (2021): PROCEEDINGS ICHC Vol 2, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEFARMASIAN Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), April 2020 Vol 9, No 2 (2020): Oktober Vol 9, No 1, Maret (2020) Vol 9, No 1 (2020): Maret Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2019 Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2018 Vol 1, No 1 (2018): PROCEEDINGS ICHC Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2017 Vol 6, No 1 (2017): Oktober Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2016 Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2015 Vol 4, No 1 (2015): Oktober Vol. 3 No. 1 (2014): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2014 Vol 3, No 1 (2014): Oktober Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2013 Vol 2, No 1 (2013): Oktober Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2012 Vol 1, No 1 (2012): Oktober More Issue