cover
Contact Name
Ismail Hanif Batubara
Contact Email
ismailhanif@umsu.ac.id
Phone
+6285370552283
Journal Mail Official
jmpdmt@umsu.ac.id
Editorial Address
http://journal.umsu.ac.id/index.php/JMP-DMT/pages/view/ET
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT]
ISSN : 27159213     EISSN : 27159213     DOI : 10.30596/jcositte.v2i1.5903
Core Subject : Education,
he University of Muhammadiyah Sumatera Utara publishes Jurnal Menajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi (JMD-DMT) on January, April, July and October (4 Issue/Year). The Journal using Double-Blind Review Process. Journal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi (JMP-DMT) is also accept your paper by email jmpdmt.umsu@gmail.com . The journal publishes papers of interest to practitioners of education, students, policy makers of education, and scholars. This journal covers research papers, original research papers, analyses of Islamic education in all fields, including: Educational Management School Management Leadership Organizational Behavior Organizational Culture Financial Management Public Relation Management Human Resource Management Decision Making Information management, which involves textual and fieldwork study with different educational, philosophical, historical, biblical, sociological, anthropological, political science and other perspectives
Articles 264 Documents
Manajemen Sarana Prasarana dalam Mengatasi Keterbatasan Ruang Kelas di Mis Al-Khairiyah Sinar Banten Maimunah, Maimunah; Umurohmi, Ulfah; Zainuri, Ahmad
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 7, No 2 (2026): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v7i2.29435

Abstract

Keterbatasan ruang kelas menjadi permasalahan krusial yang dihadapi banyak madrasah ibtidaiyah seiring meningkatnya jumlah peserta didik yang tidak sebanding dengan ketersediaan fasilitas fisik. Kondisi tersebut menuntut adanya pengelolaan sarana prasarana yang terencana dan adaptif agar proses pembelajaran tetap berlangsung secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sarana prasarana yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan dalam mengatasi keterbatasan ruang kelas di MIS Al-Khairiyah Sinar Banten. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, kepala tata usaha, dan guru, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan ruang kelas dapat diatasi melalui perencanaan berbasis kebutuhan, optimalisasi pemanfaatan ruang melalui sistem pembelajaran shift, serta pemeliharaan fasilitas yang dilakukan secara rutin dan partisipatif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu manajemen pendidikan dengan memberikan bukti empiris bahwa integrasi perencanaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan sarana prasarana dapat menjadi strategi solutif dan berkelanjutan dalam mengatasi keterbatasan ruang kelas pada madrasah ibtidaiyah.
Kinerja Manajemen Kepala Sekolah dalam Pembinaan Kompetensi Profesional Guru (Studi di SMP Negeri 1 Sarudik Tapanuli Tengah) Hutauruk, Meidola
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 7, No 2 (2026): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v7i2.30147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja manajemen kepala sekolah dalam pembinaan kompetensi profesional guru di SMP Negeri 1 Sarudik Tapanuli Tengah. Jenis penelitian ini adalah kualitatifdenganteknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden penelitian yakni kepala sekolah, komite sekolah, dan pengawas sekolah di SMP Negeri 1 Sarudik Tapanuli Tengah. Teknik analisis data menggunakan penyajian data, reduksi data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaankepala sekolah dalam pembinaan kompetensi profesional gurudi SMP Negeri 1 Sarudik Tapanuli Tengah sudah meningkat dari semester sebelumnya yakni kegiatan seminar/lokakarya/pelatihan sebanyak enam kali dan supervisi guru sebanyak dua kali, sedangkan sebelumnya dua kali seminar atau lokakarya dan satu kali supervisi guru. Pelaksanaan dari kegiatan pembinaan kompetensi profesional guru terlaksana semua sesuai dengan yang direncanakan kepala sekolah di semester genap tahun ajaran 2023/2024. Dalam hal pencapaian nilai rata-rata instrumen supervisi guru mengalami peningkatan kriteria dari kategori baik menjadi kategori sangat baik. Pengevaluasian kinerja kepala sekolah dalam pembinaan kompetensi profesional guru semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 di SMP Negeri 1 Sarudik Tapanuli Tengah dilakukan oleh komite sekolah, pengawas sekolah, dan kepala dinas Pendidikan kabupaten Tapanuli Tengah. Menurut komite sekolah, pengawas sekolah, dan Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Tengah kinerja manajemen kepala sekolah dalam pembinaan kompetensi profesional sudah meningkat lebih baik dari semester sebelumnya berdasarkan laporan-laporan kegiatan yang dibuat kepala sekolah. 
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kompetensi Guru, Proses Pembelajaran, Fasilitas Sekolah terhadap Mutu SMPN Kecamatan Rote Timur Suek, Imelda Anthonia; Kaluge, Agapitus Hengky; Aleksius, Madar
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 7, No 2 (2026): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v7i2.28597

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk menguji kondisi kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi guru, proses pembelajaran, fasilitas sekolah, dan kualitas sekolah di sekolah menengah pertama negeri di Kabupaten Rote Timur; (2) untuk menganalisis pengaruh parsial dari keempat variabel independen terhadap kualitas sekolah; dan (3) untuk menganalisis pengaruh simultannya. Sampel penelitian terdiri dari 69 guru dengan menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda (uji-t, uji-F, uji-R², dan uji asumsi klasik). Hasil deskriptif menunjukkan bahwa semua variabel termasuk dalam kategori baik hingga sangat baik: kepemimpinan kepala sekolah mendapat nilai 83,02 (baik), kompetensi guru 84,26 (sangat baik), proses pembelajaran 81,64 (baik), fasilitas sekolah 82,49 (baik), dan kualitas sekolah 83,15 (baik). Secara parsial, semua variabel independen berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas sekolah, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t yang lebih besar dari nilai t tabel (2,003) dan nilai signifikansi di bawah 0,05. Secara bersamaan, kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi guru, proses pembelajaran, dan fasilitas sekolah juga memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas sekolah, dengan kontribusi sebesar 51,2%, sedangkan sisanya sebesar 48,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam studi ini. Hasil ini membuktikan bahwa kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi guru, proses pembelajaran, dan fasilitas sekolah memiliki dampak positif terhadap kualitas sekolah.
Strategi Sekolah dalam Mengembangkan Program Literasi dan Numerasi Serta Dampaknya di Sekolah Dasar Islam Terpadu Ramadani, Sri
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 7, No 2 (2026): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v7i2.30151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sekolah dalam mengembangkan program literasi dan numerasi serta mengevaluasi dampaknya terhadap hasil belajar siswa di SD Islam Terpadu Raudhatul Ilmi Nogo Rejo Galang Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai subjek penelitian. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menerapkan strategi pengembangan literasi dan numerasi melalui beberapa program inti, yaitu pembiasaan membaca dan berhitung 15 menit sebelum pembelajaran, penyediaan pojok baca di setiap kelas, pemanfaatan perpustakaan, penggunaan permainan edukatif untuk numerasi, serta integrasi keterampilan literasi dan numerasi dalam pembelajaran tematik. Kepala sekolah berperan sebagai pengarah kebijakan, motivator, fasilitator program, serta pengawas pelaksanaannya. Guru berperan dalam mengimplementasikan strategi melalui metode pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan berbasis pengalaman siswa. Lingkungan sekolah turut mendukung dengan penyediaan sarana dan menciptakan budaya literasi melalui berbagai kegiatan kompetitif dan kolaboratif.Dampak pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca pemahaman, keberanian siswa dalam mengekspresikan ide secara lisan maupun tertulis, serta bertambahnya kemampuan berhitung dan analisis data dalam konteks kehidupan sehari-hari. Selain itu, tercatat peningkatan pada capaian hasil belajar siswa walaupun masih terdapat tantangan seperti variasi minat baca antar siswa dan keterbatasan motivasi belajar numerasi. Dengan demikian, strategi sekolah dalam pengembangan literasi dan numerasi terbukti memberikan kontribusi positif pada peningkatan hasil belajar siswa secara bertahap dan berkelanjutan. 
Manajemen Kerja Sama dalam Mewujudkan Santri Berdikari di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 7 dan di Pondok Pesantren Ushuluddin Kalianda Nawawi, Riswandha Ipnu; Hadiati, Eti; Junaidah, Junaidah
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 7, No 2 (2026): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v7i2.29465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kerjasama dalam mewujudkan santri berdikari di pondok modern darussalam gontor kampus 7 dan pondok pesantren ushuluddin kalianda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai Manajemen Kerja sama dalam Mewujudkan Santri Berdikari di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 7 dan Pondok Pesantren Ushuluddin Kalianda, dapat disimpulkan bahwa manajemen kerjasama di kedua pesantren dilaksanakan sebagai bagian integral dari sistem pendidikan pesantren, bukan sekadar hubungan administratif atau kemitraan kelembagaan. Kerjasama dirancang, dikelola, dan dikembangkan dengan orientasi utama pada pembentukan santri berdikari secara sikap, sosial, dan ekonomi. Perencanaan kerjasama di kedua pesantren disusun berdasarkan visi dan tujuan pendidikan pesantren, dengan penekanan pada nilai kemandirian santri. Hasil penelitian di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 7 dan Pondok Pesantren Ushuluddin Kalianda, dapat disimpulkan bahwa manajemen kerjasama di kedua pesantren telah berjalan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi yang selaras dengan visi pendidikan dan berorientasi pada pembentukan kemandirian santri. Gontor Kampus 7 menunjukkan pola manajemen yang lebih sistematis, terstruktur, dan terintegrasi dengan tradisi kelembagaan, sedangkan Ushuluddin Kalianda menerapkan pola yang lebih sederhana, fleksibel, dan kontekstual sesuai kebutuhan lingkungan. Meskipun berbeda dalam pendekatan dan tingkat kompleksitas, keduanya memiliki kesamaan orientasi, yaitu menjadikan kerjasama sebagai sarana pendidikan berbasis nilai ta‘awun yang tidak menimbulkan ketergantungan, melainkan memperkuat pembinaan tanggung jawab, pengalaman belajar langsung, serta refleksi berkelanjutan dalam membentuk santri yang berdikari.Kata kunci: Manajemen Kerjasama, Kemandirian Santri, Pendidikan Pesantren, , Pengembangan Karakter.
Manajemen Kurikulum dalam Mewujudkan Peserta Didik Cerdas dan Berakhlaqul Karimah di SMP IT Tunas Insan Cendikia Tanjung Bintang Lampung Selatan Tanjung, Bayo Hadomuan; Pahrudin, Agus; Dermawan, Oki
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 7, No 2 (2026): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v7i2.29768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam manajemen kurikulum dalam mewujudkan peserta didik yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan berakhlakul karimah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus di SMP IT Tunas Insan Cendikia Lampung Selatan, sebuah lembaga pendidikan Islam yang menerapkan Kurikulum Merdeka yang terintegrasi dengan kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Integrasi kedua kurikulum tersebut dirancang untuk mengoptimalkan pengembangan potensi intelektual sekaligus membentuk karakter Islami yang berlandaskan nilai moral dan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum dilaksanakan secara sistemik, integratif, dan berkelanjutan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang berorientasi pada keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pembentukan akhlakul karimah. Perencanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan serta mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam tujuan dan perangkat pembelajaran dengan memperhatikan keberagaman potensi peserta didik. Pengorganisasian dilaksanakan secara kolaboratif melalui struktur yang jelas, pembagian tugas yang proporsional, dan koordinasi berkelanjutan. Pelaksanaan kurikulum diwujudkan melalui pembelajaran yang konsisten dan terintegrasi, metode yang variatif, keteladanan guru, serta program pembiasaan keagamaan. Evaluasi dilakukan secara sistematis dan menyeluruh mencakup proses pembelajaran, hasil akademik, dan perkembangan akhlakul karimah peserta didik, yang selanjutnya digunakan sebagai dasar refleksi dan perbaikan kurikulum secara berkelanjutan.Kata Kunci: Manajemen kurikulum, Kecerdasan, Akhlaqul karimah.
Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Mewujudkan Lingkungan Berlandaskan Iman Dan Takwa di SMPN 32 Bandar Lampung dan SMPN 14 Bandar Lampung Widodo, Rochmat; Dermawan, Oki; Fauzan, Ahmad
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 7, No 2 (2026): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v7i2.29133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang berlandaskan iman dan takwa di SMPN 32 Bandar Lampung dan SMPN 14 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam dilaksanakan secara sistematis melalui empat subfokus utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Perencanaan pembelajaran PAI disusun dengan mengintegrasikan nilai iman dan takwa ke dalam silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, serta program penguatan IMTAQ sekolah. Pelaksanaan pembelajaran PAI dilakukan secara holistik melalui kegiatan pembelajaran di kelas, pembiasaan keagamaan, dan keteladanan guru, sehingga berkontribusi dalam membangun budaya sekolah yang religius. Evaluasi pembelajaran PAI dilaksanakan secara komprehensif dengan menilai aspek kognitif, afektif, dan perilaku religius peserta didik sebagai indikator keberhasilan internalisasi nilai iman dan takwa.Keberhasilan manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam didukung oleh komitmen guru PAI, kepemimpinan kepala sekolah, serta keterlibatan orang tua dan lingkungan sekolah. Adapun faktor penghambat yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, keberagaman latar belakang religius peserta didik, serta pengaruh lingkungan sosial di luar sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang dirancang dan dilaksanakan secara terintegrasi mampu menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang berlandaskan iman dan takwa.Kata kunci: manajamen pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, iman dan takwa, lingkungan sekolah.
Efektivitas Implementasi Platform Merdeka Mengajar dan Dampaknya terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar Negeri Binjai Barat Harahap, Netti Herawati
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 7, No 2 (2026): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v7i2.30144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) upaya guru dalam memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar di Sekolah Dasar Negeri Binjai Barat; (2) proses implementasi Platform Merdeka Mengajar di Sekolah Dasar Negeri Binjai Barat;(3) dampak/efektivitas implementasi Platform Merdeka Mengajar terhadap kinerja guru di SDN Binjai Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.Subjek penelitian adalah kepalasekolah,guru kelas rendah dan guru kelas tinggi.Yang menggunakan platform Merdeka Mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Platform Merdeka Mengajar (PMM),berada pada kategori efektif. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya kompetensi guru dalam merancang pembelajaran, memanfaatkan fitur-fitur Platform Merdeka Mengajar (PMM), serta meningkatnya profesionalisme guru. Dampak penggunaan Platform Merdeka Mengajar (PMM) terlihat pada peningkatan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran oleh guru. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa implementasi Platform Merdeka Mengajar (PMM) berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja guru Sekolah Dasar. 
Model Pengawasan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah dalam Meningkatkan Akuntabilitas di SMK Negeri 1 Kutacane Bahra, Abdul Malik
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 7, No 2 (2026): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v7i2.30148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pengawasan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam meningkatkan akuntabilitas di SMK Negeri 1 Kutacane. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel sesuai dengan regulasi BLUD yang diatur dalam Permendagri No.79 Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, bendahara, pengurus BLUD, dan komite sekolah.
Pengaruh Kemampuan Kerja dan Optimis Akademik Melalui Motivasi Berprestasi terhadap Kinerja Guru SD Islam Terpadu Medan Ismaini, Ismaini
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 7, No 2 (2026): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v7i2.30142

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja dan optimismeakademik melalui motivasi berprestasi terhadap kinerja guru SD Islam Terpadu Medan. Penelitianinidi ambil dari populasi guruSD Islam Terpadu yang tersebar di seluruh Kota Medan ProvinsiSumatera Utara dengan jumlah populasi 236 orang.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan kerja terhadap motivasi berprestasi. Terdapat pengaruh yang signifikan antara Optimis akademik terhadap motivasi berprestasi. Terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan kerja dan optimis akademik berpengaruh terhadap motivasi berprestasi. Terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan kerja terhadap kinerja guru. Terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan kerja terhadap kinerja guru. Terdapat pengaruh yang signifikan antara optimis akademik terhadap kinerja guru. Terdapat Pengaruh kemampuan kerja,optimis akademik dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap kinerja guru. Didapatkan Variabel Motivasi prestasi(X3) merupakan variabel intervening antara kemampuan kerja(X1) terhadap kinerja guru (X4). Didapatkan Variabel motivasi prestasi (X3) merupakan variabel intervening antara optimis akademik (X2) terhadap kinerja guru (X4)