cover
Contact Name
Muhammad Fahmi
Contact Email
jurnalsostech@gmail.com
Phone
+62895352497063
Journal Mail Official
jurnalsostech@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok H No. 1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Teknologi
ISSN : 27745147     EISSN : 27745155     DOI : 10.36418
Journal of Social Technology is a journal published once a month by CV. Syntax Corporation Indonesia. The Journal of Social Technology will publish scientific articles in the broad scope of social sciences and broad technological sciences such as information systems, information technology, and engineering sciences (mechanical, civil, industrial, electrical and others). Published articles are articles from research, studies, lectures or critical and comprehensive scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
Perlindungan Hukum Tenaga Medis di Rumah Sakit Dalam Perspektif Undang Undang Ketenagakerjaan Yustinus Rurie Wirawan; Gunawan Widjaja
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i12.32554

Abstract

This study aims to describe and analyze legal protection for medical personnel who work in hospitals from the perspective of employment as workers in the health industry. So far, many medical personnel have not been fully aware of their rights as workers or employees of a company, and tend to understand their rights and obligations only from the perspective of the medical profession. This limited understanding is exacerbated by the lack of detailed regulations regarding the rights of medical personnel in Law Number 17 of 2023 concerning Hospitals, which places hospitals as corporate entities in the health industry. This research uses a normative juridical approach by analyzing labor laws and regulations, health regulations, and relevant legal literature. The results of the study show that the legal protection of medical personnel is still not optimal, especially related to normative rights such as working hours, wages, social security, occupational safety and health, as well as industrial relations dispute resolution mechanisms. This condition has the potential to have an impact on the quality of health services and patient safety. This research confirms that strengthening the legal protection of medical personnel is very important to create a safe and professional work environment. One alternative that could be considered is the formation of a medical personnel union, given the success of non-medical unions in championing and protecting the interests of their members collectively.
Harmonisasi Implementasi Pengaturan Tindak Pidana Aborsi dalam UU NO.17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan UUNo.1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nagieb, Muhammad; Widjaja, Gunawan
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i12.32557

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji harmonisasi implementasi tindak pidana aborsi dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Baru) dan UU Kesehatan Baru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan menggunakan data sekunder. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat dua aturan yang menjadi landasan kebijakan kriteria pengecualian tindak pidana aborsi yaitu KUHP Baru dan UU Kesehatan Baru. Pasal 60 ayat (1) UU Kesehatan Baru menyatakan bahwa “setiap orang dilarang melakukan aborsi, kecuali dengan kriteria yang diperbolehkan sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana”. Dengan demikian artinya UU Kesehatan Baru dan KUHP Baru, memungkinkan dilakukannya aborsi jika memenuhi syarat-syarat: pertama, karena indikasi kedaruratan medis; kedua, terhadap korban tindak pidana perkosaan atau tindak pidana kekerasan seksual lain yang menyebabkan kehamilan tidak melebihi 14 (empat belas) minggu. Dalam kasus tindak pidana aborsi, maka yang dilakukan oleh tenaga medis atau tenaga kesehatan, maka secara asas lex specialis yang dipergunakan adalah UU Kesehatan Baru, di samping KUHP Baru sebagai lege generali. Dalam hal ini Peneliti melihat perlunya harmonisasi pengaturan mengenai kriteria pengecualian tindak pidana aborsi oleh tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam semua produk undang-undang di Indonesia ke depannya.
Kepastian Hukum bagi Ibu dalam Sengketa Hak Asuh Anak: Implikasi Penyitaan Hak Asuh Anak dalam Sistem Hukum Indonesia Wirotomo, Heristiawan Aryo; Laydita, Mega Agustin; Putri, Erlina Maria
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i12.32571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum bagi ibu dalam sengketa hak asuh anak pasca perceraian dengan berfokus pada implikasi perampasan hak asuh anak yang dilakukan oleh mantan suami dengan menggunakan tolok ukur Pasal 452 ayat (1) KUHP. Pasal 452 ayat (1) KUHP Nasional mengatur ketentuan mengenai penegakan hukum bagi seseorang yang mengambil hak asuh anak di bawah umur dari hak asuh orang yang bertanggung jawab, namun dalam praktiknya sering terjadi perampasan hak asuh yang melanggar prinsip keadilan, terutama terhadap ibu yang seharusnya berhak atas hak asuh anak. Dalam konteks ini, penelitian hukum normatif ini menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus untuk mengkaji apakah peraturan dalam Pasal 452 ayat (1) KUHP Nasional memberikan perlindungan hukum yang memadai bagi ibu dalam sengketa hak asuh anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Pasal 452 ayat (1) KUHP Nasional masih terdapat celah dan norma yang belum jelas yang dalam pelaksanaannya tidak mampu memberikan kepastian hukum yang adil bagi ibu, terutama dalam menangani kasus perampasan hak asuh anak yang dilakukan oleh mantan suami. Studi ini juga menyoroti bias gender dalam penerapan aturan tersebut, yang mengakibatkan hilangnya hak-hak perempuan sebagai ibu dan sebagai orang tua yang seharusnya memiliki kesempatan yang sama untuk merawat anak. Oleh karena itu, perlu dirumuskan kembali regulasi terkait hak asuh anak dalam KUHP, serta memperkuat perlindungan hukum bagi ibu melalui putusan pengadilan yang lebih responsif terhadap keadilan dan kepentingan terbaik anak.
Analisis Asas Orisinalitas Dalam Pasal 1 Undang – Undang No. 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta Terhadap Karya Yang Dihasilkan Oleh Artificial Intelligence Artawijaya, Randy; Asri, Dyah Permata Budi
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i12.32572

Abstract

Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan generatif, seperti ChatGPT, Midjourney, dan Gemini, telah memunculkan perdebatan baru dalam pengaturan hak cipta modern. Sistem ini mampu menghasilkan karya yang tampak orisinal dengan tingkat keterlibatan manusia yang berbeda-beda, sehingga menimbulkan persoalan mengenai penerapan asas orisinalitas dalam hukum hak cipta Indonesia (Fenwick & Jurcys, 2023). Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta mensyaratkan bahwa suatu ciptaan harus lahir dari kreativitas, keterampilan, dan ekspresi intelektual manusia (Achmad Zen Umar Purba, 2015). Namun, belum ada ketentuan yang secara tegas mengatur batas minimal kontribusi manusia dalam penciptaan karya menggunakan bantuan Artificial Intelligence (AI) agar dapat memperoleh perlindungan hak cipta (Arifin et al., 2025). Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan asas orisinalitas terhadap ciptaan berbasis Artificial Intelligence (AI) serta merumuskan indikator yuridis yang dapat digunakan untuk menentukan subjek kepemilikan hak cipta dalam karya hibrida (Made et al., 2025). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan komparatif terhadap kebijakan Amerika Serikat dan Uni Eropa (Copyright Office, 2025; EUIPO, 2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum hak cipta Indonesia masih berorientasi pada manusia sebagai pencipta, sehingga karya yang sepenuhnya dihasilkan Artificial Intelligence (AI) belum memenuhi unsur orisinalitas menurut hukum positif. Meski demikian, keterlibatan manusia yang substansial dalam proses kreatif dapat menjadi dasar pengakuan hak cipta. Oleh karena itu, diperlukan pembentukan norma mengenai standar kontribusi manusia dalam karya berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk memberikan kepastian hukum, mengisi kekosongan pengaturan, dan menjaga keseimbangan antara perkembangan teknologi serta prinsip Droit d’Auteur (Lemley et al., 2024).
Efektivitas Pelaksanaan Asas Akuntabilitas Oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dalam Pengawasan Sektor Keuangan Digital Diindonesia Gabriella Riato, Grace; Tiurlan Catherine, Verina
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i12.32576

Abstract

The development of information technology has changed the landscape of the financial industry in Indonesia through the presence of various digital financial services, such as peer-to-peer lending, digital wallets, and neobanks. This transformation provides easy access for the public, but at the same time poses new challenges in terms of supervision and consumer protection. Therefore, the application of the principle of accountability by the Financial Services Authority (OJK) is crucial to ensure financial system stability and public trust. This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of the principle of accountability by the OJK in the supervision of the digital financial sector in Indonesia. The research method used is normative juridical with a statute approach and a case approach, through an analysis of regulations related to digital finance and a number of cases of violations committed by digital financial service providers. The results of the study show that normatively the OJK has applied the principle of accountability through the formation of regulations, public reporting mechanisms, policy transparency, and enforcement of administrative sanctions. However, the effectiveness of its implementation still faces various obstacles, such as rapid technological development, limited human resources, high illegal fintech practices, and weak coordination between supervisory agencies. This study concludes that strengthening the principle of accountability by the OJK requires adaptive regulatory reform, the use of supervisory technology (suptech), and institutional capacity building to deal with the complexity of risks in the digital financial sector.
Pengaruh Cold Water Immersion Terhadap Tingkat Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) Pasca-Latihan Sepak Bola pada Siswa SMA Negeri 3 Manado Koapaha, Brigitha Dinda; Lintong, Fransiska; Danes, Vennetia R.; Rumampuk, Jimmy F.; Moningka, Maya E.W.
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i12.32577

Abstract

Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) merupakan keluhan nyeri otot yang muncul 24–72 jam setelah aktivitas fisik intens, khususnya pada latihan sepak bola yang melibatkan kontraksi eksentrik dan beban fisik tinggi. Pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), banyak atlet muda menjalani latihan intens tanpa pengetahuan memadai mengenai pemulihan, sehingga rentan mengalami nyeri otot berkepanjangan. Kondisi ini menunjukkan perlunya metode pemulihan yang efektif, salah satunya Cold Water Immersion (CWI). Mengetahui pengaruh CWI terhadap tingkat DOMS pasca latihan sepak bola pada siswa SMA Negeri 3 Manado. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pre-test and post-test with control group. Sebanyak 22 responden laki-laki usia 14–18 tahun dipilih melalui teknik total sampling dan dibagi menjadi dua kelompok: kelompok kontrol (n=11) dan kelompok intervensi dengan CWI (n=11). Tingkat nyeri diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) dan McGill Pain Questionnaire (MPQ) pada tiga waktu pengukuran: pre-test, 24 jam pasca-latihan, dan 48 jam pasca-latihan. Data dianalisis secara deskriptif, diuji normalitas menggunakan uji Shapiro–Wilk, uji homogenitas menggunakan Mauchly's Test of Sphericity, serta dianalisis menggunakan Friedman Test sebagai uji non-parametrik. Dilakukan pemeriksaan tingkat DOMS menggunakan VAS dan MPQ sebagai instrumen penelitian, yang dilihat dari hasil analisis data Friedman Test dengan nilai signifikansi < 0,001 (<0,05).  Terdapat pengaruh yang signifikan dari intervensi CWI terhadap tingkat DOMS pasca latihan sepak bola pada siswa SMA Negeri 3 Manado.
Strategi Optimalisasi Klaim JKN di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung Rahayu, Pia Nur Artemisianing; Purwadhi, Purwadhi; Veranita, Mira
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i12.32585

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi optimalisasi klaim JKN pada RSUD Kota Bandung yang memiliki proporsi pasien BPJS dominan, dengan mengadopsi dimensi 4M (Man, Money, Method, Machine). Perubahan skema pembayaran layanan kesehatan dari fee for service ke INA-CBGs menuntut rumah sakit beroperasi efisien tanpa menurunkan mutu. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan wawancara mendalam, wawancara terstruktur, observasi, dan telaah dokumen, yang dianalisis melalui IFE, EFE, dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan utama berupa ketersediaan SIMRS yang terhubung dengan BPJS, tim JKN, dan fleksibilitas keuangan BLUD. Kelemahan utama mencakup dokumentasi Rekam Medik yang tidak konsisten, integrasi SIMRS dan keuangan yang belum optimal, serta keterbatasan sarana. Peluang datang dari capaian UHC yang tinggi, dukungan digitalisasi, dan pelatihan, sedangkan ancaman meliputi dinamika regulasi, mismatch tarif INA-CBGs, dan klaim pending. Posisi RSUD Kota Bandung berada di Kuadran II (Strategi ST) dengan skor posisi (X=0,48; Y=−0,04). Strategi prioritas yang direkomendasikan meliputi penguatan koordinasi RS–BPJS, peningkatan kompetensi coder/verifikator, percepatan bridging SIMRS end-to-end beserta analitik biaya, kendali biaya (KMKB), serta edukasi publik terkait layanan JKN. Implementasi strategi ini diharapkan dapat mempercepat pencairan klaim, menstabilkan arus kas, dan menjaga mutu layanan
Analisis Framing Berita Penolakan Penggusuran Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda pada Media Korankaltim.Com dan Kaltimpost.Id Agustini, Tri; Nurliah, Nurliah; Purwanti, Silviana; Dwivayani , Kadek Dristiana
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i12.32586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media lokal Kalimantan Timur yakni korankaltim.com dan kaltimpost.id membingkai pemberitaan terkait penolakan penggusuran dalam revitalisasi Pasar Pagi Samarinda yang berlangsung pada tahun 2024. Isu ini menjadi penting karena melibatkan konflik kepentingan antara pemerintah yang mendorong perluasan penataan kawasan pasar dan pemilik ruko yang merasa terancam kehilangan aset dan ruang ekonominya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing model Pan dan Kosicki yang didasarkan teori konstruksi realitas sosial Berger dan Luckmann. Data penelitian berupa teks berita dari kedua media yang dipublikasikan periode Januari-Mei 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media membangun konstruksi pemberitaan yang berbeda. Kaltimpost.id lebih menonjolkan perspektif pemerintah dengan menekankan narasi dari pemerintah dan urgensi keberlanjutan revitalisasi melalui headline seperti "Meski Ada Penolakan dari Pemilik Ruko, Revitalisasi Pasar Pagi Tetap Dilanjutkan". Sementara itu, korankaltim.com memberikan suara lebih besar kepada pemilik ruko dibanding kaltimpost.id meskipun tetap memberi penekanan legitimasi pemerintah dalam narasinya dengan headline seperti "Punya SHM, 48 Pemilik Ruko Menolak Digusur Paksa".
Manajemen Komunikasi Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda dalam Melestarikan Budaya Lokal Melalui Festival Mahakam Pertiwi, Hanna; Juwita, Rina; Nurliah, Nurliah; Ibrizah, Ziya
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i12.32593

Abstract

Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur tidak hanya berdampak pada infrastruktur saja, melainkan dari aspek sosial budaya masyarakat juga akan berubah. Samarinda sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara harus sigap menghadapi transformasi sosial budaya dengan menggaungkan Festival Mahakam sebagai event budaya daerah. Manajemen dalam komunikasi Festival Mahakam dibutuhkan guna untuk mencapai kesepahaman koordinasi antar anggota. Penelitian ini menggunakan teori Four Stepp Process Cutlip, Center & Bloom’s yang dimana penelitian diawali dengan Defending Public Problems, Planning and programming, Taking action and communication, Evaluating. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi manajemen komunikasi Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, dan evaluasi guna mempertahankan budaya Kalimantan Timur melalui Festival Mahakam Untuk mengungkapkan persoalan tersebut secara menyeluruh dan mendalam, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi Manajemen Komunikasi yang tejadi pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Samarinda belum dilakukan secara komperehensif. Perencanaan pada Festival Mahakam tidak melibatkan masukan masyarakat umum diluar organisasi terkait. Sehingga tema yang diangkat dianggap tidak bervariasi untuk bersaing di tingkat nasional.
Pengembangan Dashboard Responsif Web pada Proses Bisnis Bank Air Kami Dengan Laravel Filament Ramadhan, Daud Hidayat; Sujarwo, Ari
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i12.32595

Abstract

This research designed and implemented a responsive web dashboard for Bank Air Kami to support transparent, adaptive, and data-driven business governance. Our Water Bank is currently a producer of bottled drinking water and has the potential to develop itself into a water filter brand and management services, so reliable information control tools are needed. The system integrates the Internet of Things (IoT) for water quality sensor data acquisition, GIS visualization for spatial contexts, as well as Role-Based Access Control (RBAC) through the Laravel Filament framework for security and role management. The results of the evaluation show that the dashboard improves near-real-time monitoring of water conditions, facilitates historical audits, and provides relevant performance indicators for operational and strategic decision-making. The main contribution of this research is to present a monitoring solution that is not only technical, but also the foundation of business governance in the development of the water service ecosystem.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 7 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 9 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 8 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 8 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi More Issue