cover
Contact Name
jhoni lagunsiang
Contact Email
jhonilagunsiang@yahoo.co.id
Phone
+6282195680125
Journal Mail Official
wahanapendidikan77@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lintas Halmahera. Desa Galala Sofifi
Location
Kota tidore kepulauan,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
ISSN : 20895364     EISSN : 26228327     DOI : https://doi.org/10.5281
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan (JIWP) Diterbitkan sebagai upaya untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan temuan di bidang pendidikan . Jurnal ini terbit 4 bulanan, yaitu bulan April, Agustus dan Desember. *Ruang Lingkup* Memuat hal kajian, analisis, dan penelitian tentang perancangan, pengembangan, pengelolaan, pemanfaatan, evaluasi, dan penelitian dalam bidang pendidikan yang berkaitan dengan peningkatan kinerja dan memfasilitasi belajar di lembaga pendidikan formal, non-formal dan informal serta lembaga-lembaga pelatihan. *Deskripsi* Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan merupakan media komunikasi ilmiah bagi dosen, guru, widyaiswara, mentor, mahasiswa, dan praktisi pendidikan lainnya serta pemerhati kependidikan. Jurnal ini dimaksudkan sebagai wadah untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran, penelitian, dan evaluasi yang relevan dengan kawasan pendidikan yakni perancangan, pengembangan, pengelolaan, pemanfaatan, evaluasi dan penelitian dalam bidang pendidikan, pembelajaran dan evaluasi. Artikel yang diterima dan diproses oleh redaksi adalah artikel secara substansi berhubungan dengan kawasan pendidikan.
Articles 9,485 Documents
Dari STKIP ke ISDIK Kie Raha Dinamika Kelembagaan Pendidikan Tinggi di Maluku Utara Fahria Ahmad; Wachyudi Eksan; Mus S. Rajilun
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 1.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article reconstructs the development of STKIP Kie Raha Ternate leading up to its transformation into the Institute of Science and Education (ISDIK) Kie Raha North Maluku, while also assessing its contribution to regional higher education. The study employs a historical method comprising heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. Sources include institutional documents, higher education regulations, scholarly literature, and interviews with individuals familiar with the institution's history. The findings reveal four phases: the establishment of a teacher training institution to expand local access, the expansion of educational study programs, the strengthening of the "Tri Dharma" (Three Pillars of Higher Education) and academic quality, and the transformation into an institute encompassing science and health disciplines. The institution's contributions are evident in the provision of higher education access, the training of educators, the development of local historical studies, and community service. However, claims regarding dates, legal foundations, alumni numbers, and study program statuses require substantiation through verifiable primary archival records. Consequently, the institutional transformation is understood as a process of adaptation that.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Zep Quiz dan Metode Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMAN 1 Jombang Andien Yusnia Endah Pramudita; Ninik Sudarwati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Ekonomi yang masih didominasi metode ceramah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media pembelajaran berbasis ZEP Quiz dan metode Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMAN 1 Jombang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linier berganda pada 36 siswa kelas X-2 sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ZEP Quiz dan Problem Based Learning berpengaruh positif dan signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Simpulan penelitian ini adalah bahwa kombinasi media ZEP Quiz dan metode Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Ekonomi.
Implementasi Brain Gym Terhadap Kemampuan Konsentrasi Belajar Siswa Kelas Ii Di SDN 5 Tanjung Alya Alya; Fitriani Rahayu; Ana Mulyono
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya konsentrasi belajar siswa kelas II yang ditandai dengan kurangnya fokus, mudah teralihkan perhatian, dan kurang aktif selama proses pembelajaran. Brain Gym bertujuan untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi belajar siswa dengan memberikan serangkaian gerakan sederhana yang membantu mengoptimalkan fungsi otak, meningkatkan fokus, serta menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan. Subjek penelitian meliputi wali kelas II dan siswa kelas II, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses penerapan Brain Gym pada siswa kelas II di SD Negeri 5 Tanjung dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru menentukan jenis gerakan yang sesuai dengan karakteristik siswa, menyiapkan media pendukung berupa video, musik, dan poster, serta mengatur waktu pelaksanaan. Pada tahap pelaksanaan, guru memperagakan berbagai gerakan Brain Gym seperti Cross Crawl, Hook Ups, Ma Poa Ko Ye, Siku Sakit Sikut, dan Tembak Jari yang diikuti siswa secara bersama-sama. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan konsentrasi siswa selama pembelajaran berlangsung. 2). Faktor pendukung penerapan Brain Gym meliputi gerakan yang menyenangkan, dukungan dan peran aktif guru, penggunaan media pembelajaran yang menarik, serta sarana dan prasarana yang memadai. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan siswa dalam mengikuti gerakan, keterbatasan waktu pembelajaran, dan kesulitan guru dalam mengondisikan kelas selama kegiatan berlangsung. 3) Penerapan Brain Gym memberikan dampak positif terhadap kemampuan konsentrasi belajar siswa kelas II, yang ditunjukkan dengan meningkatnya fokus belajar, keaktifan dalam pembelajaran, kemampuan memahami materi, serta kemampuan menyelesaikan tugas belajar. Siswa menjadi lebih siap mengikuti pembelajaran, lebih aktif berpartisipasi, dan lebih mudah memahami materi yang diberikan guru.
Sosialisasi Dan Internalisasi Karakter Sopan Santun Siswa Kelas VII Di SMPN 1 Kayen Kidul Epirin Kusuma Winandani; Agus Widodo; Irawan Hadi Wiranata
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Degradasi perilaku sopan santun siswa sekolah menengah pertama menjadi masalah nyata dalam pendidikan karakter, ditandai dengan bahasa kurang santun kepada guru dan melemahnya kepatuhan terhadap aturan sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses sosialisasi dan internalisasi nilai sopan santun melalui budaya 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun) pada siswa kelas VII di SMPN 1 Kayen Kidul, serta mengidentifikasi perubahan perilaku yang menyertainya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam kepada sembilan kategori informan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi berlangsung melalui banyak jalur, meliputi pembiasaan harian, kegiatan orientasi, pembelajaran PPKn, dan keteladanan tenaga pendidik maupun nonpendidik, sedangkan internalisasi dibangun melalui pembiasaan berulang, kombinasi stimulus dan sanksi, nilai keagamaan, serta pendampingan individual. Perubahan perilaku tampak pada kebiasaan menyapa, kerapian berpakaian, kesabaran dalam bergaul, dan kepekaan terhadap perilaku kurang sopan pada teman sebaya, meskipun kecepatan perubahan bervariasi antarsiswa. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi penguatan program pendidikan karakter yang kolaboratif dan berkelanjutan di sekolah menengah pertama.
Relevansi Materi Fikih Madrasah Dengan Problematika Ibadah Dan Muamalah Peserta Didik Di Era Modern: Systematic Literature Review Khairatinnisa’ Humaira; Julianti Julianti; Windayani Nurmatias
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap kehidupan peserta didik, termasuk dalam aspek ibadah dan muamalah. Berbagai aktivitas keagamaan dan sosial-ekonomi yang sebelumnya dilakukan secara konvensional kini bertransformasi ke dalam bentuk digital. Kondisi tersebut menuntut adanya pembelajaran fikih yang mampu menjawab berbagai persoalan kontemporer yang dihadapi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi materi fikih madrasah dengan problematika ibadah dan muamalah peserta didik di era modern melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan terhadap 30 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025 dan diperoleh melalui basis data Google Scholar, Garuda, DOAJ, serta jurnal pendidikan Islam terakreditasi. Proses seleksi artikel mengikuti tahapan PRISMA yang meliputi identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis dan thematic synthesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi fikih madrasah masih memiliki relevansi yang kuat sebagai dasar pembentukan perilaku religius peserta didik. Namun demikian, terdapat kesenjangan antara penyajian materi fikih yang masih didominasi contoh-contoh klasik dengan realitas kehidupan digital yang dihadapi peserta didik. Kesenjangan tersebut terlihat pada praktik ibadah berbasis teknologi, transaksi digital, penggunaan media sosial, fintech syariah, marketplace, dan layanan pembayaran elektronik. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum adaptif, penguatan literasi digital, serta penerapan pembelajaran kontekstual berbasis problematika kontemporer untuk meningkatkan relevansi pembelajaran fikih di madrasah.
Tata Tertib Sekolah dan Pembentukan Karakter Tanggung Jawab Siswa: Studi Kasus di SMP Negeri 1 Kayen Kidul Kabupaten Kediri Rimanda Karisma; Etty Andyastuti; Wikan Sasmita
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan implementasi tata tertib sekolah, menganalisis proses internalisasi nilai tanggung jawab siswa melalui aspek moral knowing, moral feeling, dan moral action menurut Thomas Lickona, serta mengidentifikasi tantangan pelaksanaan tata tertib sekolah di SMPN 1 Kayen Kidul Kabupaten Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus tunggal. Informan penelitian berjumlah sembilan orang, terdiri atas Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, guru Bimbingan dan Konseling, serta siswa kelas VII dan VIII yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata tertib sekolah disusun secara partisipatif dan diterapkan melalui sistem poin pelanggaran berjenjang, tim tata tertib, kartu kendali, serta sanksi yang bersifat mendidik. Internalisasi nilai tanggung jawab berlangsung secara bertahap, ditandai pemahaman siswa yang cukup baik pada aspek moral knowing, kesadaran afektif yang masih bervariasi pada aspek moral feeling, serta perwujudan nyata pada aspek moral action berupa kehadiran tepat waktu, penyelesaian tugas, dan pemeliharaan kebersihan lingkungan. Tantangan pelaksanaan tata tertib bersifat multidimensional, meliputi rendahnya kesadaran siswa, ketidaksinkronan pola asuh keluarga, pengaruh teman sebaya, penggunaan gadget yang tidak terkontrol, serta keberagaman karakteristik siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas tata tertib sekolah bergantung pada konsistensi pelaksanaan dan sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial siswa.
Penguatan Karakter Toleransi Melalui Implementasi Program Jumat Beriman Pada Siswa Kelas VII Dan VIII SMPN 1 Kayen Kidul Kediri Salfa Amanda Putri; Nursalim Nursalim; Yunita Dwi Pristiani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penguatan nilai religius, bentuk toleransi siswa, dan tingkat efektivitas Program Jumat Beriman dalam membentuk karakter toleransi siswa di SMPN 1 Kayen Kidul Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, guru agama, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta siswa lintas agama. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diverifikasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Jumat Beriman dilaksanakan secara terjadwal setiap bulan dengan mengelompokkan siswa berdasarkan agama, namun tetap menghasilkan penguatan nilai religius yang bermakna melalui praktik ibadah langsung, pembacaan kitab suci, dan pembiasaan adab. Toleransi siswa meningkat secara signifikan, ditandai dengan perubahan pola interaksi dari homogen menjadi inklusif, meningkatnya empati, serta berkurangnya prasangka antaragama. Program dinilai sangat efektif oleh seluruh informan, meskipun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan fasilitas ibadah dan minimnya forum interaksi lintas agama secara langsung. Penelitian ini merekomendasikan penguatan forum dialog lintas agama serta perbaikan fasilitas ibadah agar Program Jumat Beriman dapat menjadi model pendidikan multikultural berbasis Pancasila yang lebih optimal. penguatan karakter, toleransi beragama, Program Jumat Beriman, pendidikan Pancasila
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Pembelajaran Konkret Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas III SD 1 Dersalam Sektiana Yuliyanti; Siti Asiyah; Nova Nina Khoirina; Fitriyah Amaliyah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan memahami unsur-unsur sudut merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa sekolah dasar dalam pembelajaran geometri. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengenali titik sudut, kaki sudut, serta jenis-jenis sudut karena proses pembelajaran yang berlangsung cenderung bersifat abstrak dan kurang didukung oleh penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran konkret “Sudutku Pintar” terhadap pemahaman unsur-unsur sudut pada siswa kelas III SD 1 Dersalam. Data dianalisis menggunakan uji validitas instrumen, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji paired sample t-test, dan uji N-Gain.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD 1 Dersalam yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa soal pretest dan posttest, lembar observasi, pedoman wawancara, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji validitas instrumen, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 72,8 pada pretest menjadi 86,9 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) < 0,001 yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Selain itu, hasil uji N-Gain sebesar 0,4659 termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian, media pembelajaran konkret Sudutku Pintar yang dipadukan dengan model Problem Based Learning (PBL) terbukti berpengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan pemahaman unsur-unsur sudut pada siswa kelas III SD 1 Dersalam.
INVESTASI ASING DAN KEDAULATAN NEGARA : STUDI YURIDIS TERHADAP PERLINDUNGAN SEKTOR STRATEGIS DI INDONESIA Rosid Hidayat; Ketut Astawa; Tri setiyadi; Wiwin Triyunarti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat ekonomi digital telah memposisikan produk digital sebagai aset investasi strategis yang sekaligus rentan terhadap sengketa hukum. Studi ini bertujuan untuk menganalisis urgensi Hak Kekayaan Intelektual dan dampaknya terhadap kepastian hukum bagi investor. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan hukum dan konseptual, studi ini mengkaji bagaimana mekanisme perlindungan HKI berfungsi sebagai instrumen mitigasi risiko bagi investor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ambiguitas dalam status kepemilikan HKI, pelanggaran lisensi sumber terbuka, dan perlindungan rahasia dagang yang lemah dapat secara signifikan mengurangi valuasi aset dan memicu sengketa litigasi. Oleh karena itu, implementasi Due Diligence Hak Kekayaan Intelektual (IPDD) menjadi prasyarat penting bagi investor untuk memastikan keamanan modal. Kesimpulannya, sinergi antara pengawasan preventif melalui due diligence independen dan pengawasan represif oleh negara diperlukan untuk menciptakan ekosistem investasi digital yang sehat.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Pkk Sebagai Implementasi Pendidikan Kewarganegaraan Di Tingkat Desa Natasya Amelia Putri; Etty Andyastuti; Irawan Hadi Wiranata
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the role of the Family Welfare Empowerment Program (PKK) as a vehicle for civic education implementation at the village level. The study was conducted in Purwoasri Village, Purwoasri Subdistrict, Kediri Regency, using a qualitative case study approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, and validated through source triangulation, technique triangulation, and member checking. The findings show that programs under Pokja I to Pokja IV contain three dimensions of civic education, namely civic knowledge, civic skill, and civic disposition. The community empowerment process runs through the stages of awareness, transformation, and capacity improvement, and produces positive impacts on women's participation, family welfare, and civic awareness among villagers. Support from the village government and collaboration among stakeholders act as the main supporting factors, while limited administrative capacity and cadres' understanding of the civic dimension remain obstacles. These findings confirm that PKK can function as a non-formal civic education institution at the grassroots level.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 10.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 8.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 8.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 8.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 7.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 7.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 7.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 7.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 6.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 6.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 6.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 6.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 5.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 5.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 5.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 5.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 4.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 4.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 4.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 4.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 3.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 3.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 3.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 3.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 2.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 2.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 2.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 2.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 1.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 1.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 1.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 11 No 1.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 24.2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 24 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 23 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 22 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 21 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 20 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 19 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 18 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  (On Proses) Vol 10 No 18 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 17 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 16 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 15 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 14 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 12 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 11 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan  Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 8 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 7 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 6 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 25 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 24 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 23 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 22 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 21 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 20 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 19 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 18 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 17 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 16 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 15 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 14 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 13 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 12 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 11 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 10 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 9 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 8 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 7 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 24 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 23 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 22 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 21 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 20 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 19 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 18 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 17 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 16 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 15 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 14 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 13 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 12 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 11 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 10 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 9 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 8 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 7 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 6 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 5 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 8 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 7 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 6 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 5 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 4 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 4 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 6 No 3 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 6 No 2 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 6 No 1 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 5 No 4 (2019): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2019): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 5 No 1 (2019): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 4 No 3 (2018): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2018): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN More Issue