cover
Contact Name
Yadi
Contact Email
yadi@fk.unmul.ac.id
Phone
+6285255690730
Journal Mail Official
jkm@fk.unmul.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Jalan Kerayan, Kampus Gn. Kelua, Samarinda, Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Mulawarman
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 24430439     EISSN : 27229521     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran Mulawarman (JKM) is the official journal publication that is published triennially (June, Sept, and Dec) by Faculty of Medicine Mulawarman University. JKM is a peer-reviewed and open access journal that points out encouraging biomedical sciences, clinical, public health and community medicine to conducting and improving behavior of human health. This journal publishes original research and case report. Subjects suitable for publication include, but are not limited to the following fields of : Anesthesiology and Intensive Care Anatomy Biochemistry Child Health Dermatology and Venerology Internal Medicine Histology Neurology Medical Education Microbiology Obstetrics and Gynecology Opthalmology Otorhynolaryngology Pharmacology Parasitology Physiology Physical medicine and rehabilitation Public Health and Community Medicine Pulmonology Radiology Surgery
Articles 92 Documents
FAKTOR RISIKO SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS (SLE) DI KALIMANTAN TIMUR DAN UTARA Aswin, Affan; Riastiti, Yudanti; Retnaningrum, Yuliana Rahmah
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 10, No 3 (2023): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v10i3.10499

Abstract

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) adalah penyakit autoimun kronis yang ditandai dengan produksi antibodi yang membentuk kompleks imun dan memicu inflamasi organ multisistem. Etiologi SLE hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Variasi genetik, hormon, dan lingkungan diduga berperan penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko SLE di Kalimantan Timur dan Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Data merupakan data primer yang diambil dari wawancara pasien SLE di Poliklinik RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda dan via online dengan bantuan Komunitas Kula Kupu Borneo. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 52 pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data terbanyak adalah kelompok usia 17-25 (32.27%), jenis kelamin perempuan (98.1%), tidak memiliki riwayat keluarga autoimun (80.8%), terpapar dengan paparan asap rokok rendah (42.3%), dan tidak memiliki riwayat konsumsi alkohol (90.4%).
PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG RESUSITASI JANTUNG PARU MAHASISWA KEDOKTERAN DAN NON KEDOKTERAN UNIVERSITAS MULAWARMAN Daniel, Muhammad; Magdaleni, Agustina Rahayu; Iskandar, Abdillah
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan dan sikap individu memiliki peran dalam upaya mempertahankan hidup pada saat terjadi keadaaan darurat yang mengancam jiwa. Resusitasi Jantung Paru merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengembalikan dan mempertahankan fungsi organ penting pada korban henti jantung dan henti napas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap tentang Resusitasi Jantung Paru pada mahasiswa kedokteran dan non kedokteran Universitas Mulawarman. Metode yang dugunakan yaitu analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Universitas Mulawarman dengan populasi penelitian seluruh mahasiswa kedokteran dan non kedokteran yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Independent T Test. Hasil yang didapatkan sebanyak 333 sampel yang terdiri dari 120 mahasiswa kedokteran dan 213 mahasiswa non kedokteran. karakteristik tertinggi responden yang mengikuti penelitian berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia 18-24 tahun, dari hasil uji Independet T Test didapatkan perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap antara mahasiswa kedokteran dan non kedokteran dimana mahasiswa kedokteran memiliki nilai rata-rata pengetahuan 77 yang berarti baik sedangkan mahasiswa non kedokteran 46,53 yang berarti kurang, dan sikap mahasiswa kedokteran dengan nilai 2,9 berarti baik dan 1,94 berarti cukup pada mahasiswa non kedokteran. Kesimpulan didapatkan perbedaan pengetahuan dan sikap mahasiswa kedokteran dan non kedokteran Universitas Mulawarman.
PEMERIKSAAN CT SCAN UROGRAFI KONTRAS DENGAN KASUS KISTA GINJAL Azizah, Mujahidah; Edy, Mahfud; Heru, Nursama
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 10, No 3 (2023): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v10i3.6758

Abstract

Pemeriksaan CT Scan urografi merupakan pemeriksaan yang paling direkomendasikan oleh The European Society of Urogenital Radiology, karena mampu menghasilkan gambaran keseluruhan anatomi Tractus Urinarius dengan relatif cepat dan akurat. Pemeriksaan CT Scan urologi kontras dengan kasus kista ginjal memiliki persentase lebih dari 50% dari keseluruhan pemeriksaan CT Scan urologi tanpa kontras di Rumah Sakit PELNI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan CT Scan urologi kontras dengan kasus kista ginjal di Rumah Sakit Pelni. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit PELNI. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan berdasarkan  informasi  yang diperoleh dari pengamatan di lapangan dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, pemeriksaan CT Scan urologi kontras dengan kasus urolithiasis di Rumah Sakit Pelni dilakukan dengan persiapan puasa makan makanan berserat dan minum garam inggris agar tractus  digestivus tidak  terisi  udara  maupun  sisa  pencernaan sehingga dapat  meningkatkan visualisasi tractus urinarius beserta patologinya. Pemeriksaan  dilakukanmenggunakan pesawat MSCT Scan GE Optima 660 128 Slice dengan parameter scan interval 5mm, gantry tilt 0, SFOV large body, kV 120, mA 300, alogaritma standard plus, dengan scan type helical. Gambaran CT Scan yang dihasilkan berupa gambar potongan axial dari fase pre kontras, axial dan coronal dari fase arteri, nefrogram dan uretrogram, dan gambaran 3D saluran kemih yang dapat menampilkan kelainan dalam saluran kemih dengan jelas.
Faktor Risiko Kelelahan Kerja Pada Buruh Angkut di Pasar Tradisional Kota Kupang Roga, Yufliyati Yuliana; Lona, Anderias Umbu; Bunga, Eryc Haba
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v10i1.9435

Abstract

Buruh angkut merupakan pekerjaan yang perlu mendapatkan perhatian karena proses kerja yang mereka lakukan mengandung risiko kesehatan seperti kelelahan kerja. Kelelahan kerja adalah masalah yang harus mendapatkan perhatian khusus dalam semua jenis pekerjaan baik formal maupun informal. Kelelahan kerja dapat penurunan proses efisiensi, perfoma kerja dan berkurangnya kekuatan atau ketahanan fisik tubuh yang secara nyata dapat mempengaruhi kesehatan tenaga kerja dan menurunkan produktivitas kerja. Kelelahan kerja disebabkan oleh berbagai faktor yaitu faktor individu terdiri dari umur, jenis kelamin, dan pendidikan. Faktor pekerjaan terdiri dari beban kerja. Faktor lingkungan terdiri dari tekanan panas. Ada pun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko kelelahan kerja pada buruh angkut di Pasar Tradisional Kota Kupang Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dimulai dari bulan juli sampai agustus di Pasar Kota Kupang Tahun 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dimana jumlah sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi yaitu sebanyak 72 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan chi square dengan tingkat kepercayaan sebesar 95% dengan nilai α: (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel beban kerja (0,001) memiliki hubungan dengan kelelahan kerja dan variabel tekanan panas (0,001) juga memiliki hubungan dengan kelelahan kerja. Diharapakan instansi terkait untuk lebih memperhatikan faktor risiko yang terjadi pada seluruh pekerja buruh angkut agar terhindar dari kelelahan kerja yang diakibatkan dari pekerjaan yang mereka lakukan.
KARAKTERISTIK PASIEN KANKER SINONASAL DI POLI THT RSUD ABDOEL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA PERIODE 2018-2022 Nabilah, Nur Fauziah; Pratiningrum, Moriko; Magdaleni, Agustina Rahayu
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v10i2.10349

Abstract

Kanker kavum nasal dan sinus paranasal merupakan keganasan yang jarang terjadi namun bersifat agresif. Kanker sinonasal merupakan keganasan kepala dan leher kedua terbanyak setelah kanker nasofaring di beberapa negara Asia. Beberapa faktor risiko diantaranya genetik dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik pasien kanker sinonasal di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Periode 2018-2022. Penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Data penelitian berasal dari rekam medik pasien kanker sinonasal di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie periode 2018-2022 dengan metode total sampling. Terdapat 52 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian didapatkan usia terbanyak pada pasien kanker sinonasal pada kelompok usia 41-50 tahun (37%); jenis kelamin terbanyak pada laki-laki (63%); dengan pekerjaan terbanyak petani (54%); stadium IV terbanyak pada pasien kanker sinonasal (63%); dengan tipe histopatologi terbanyak yaitu undifferentiated carcinoma (44%).
GAMBARAN GANGGUAN KOGNITIF PADA PASIEN PASCA SEMBUH COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PALARAN SAMARINDA Safitri, Irma Kania; Putrindashafa, Adheya; Kafi, Ahmad; Juhaefah, Andi; Astriani, Dinni; Nuryanto, Muhammad Khairul
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 10, No 3 (2023): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v10i3.6870

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Setelah masa pemulihan, dilaporkan adanya gejala sisa berupa gangguan memori, konsentrasi, maupun perhatian. SARS-CoV-2 dapat langsung menginfeksi SSP, melepaskan mediator inflamasi dan meningkatkan permeabilitas Brain Blood Barrier dan mengaktifkan mikroglia dan stres oksidatif, yang dapat menyebabkan terjadinya penurunan fungsi kognitif. Daerah otak yang terkait dengan fungsi kognitif, seperti hipokampus rentan alami kerusakan yang diinduksi hipoksia dan infeksi virus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran gangguan kognitif pada pasien pasca sembuh COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Palaran Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif dengan menggunakan instrumen berupa Modified Telephone Interview for Cognitive Status-M (TICS-M). Pada penelitian ini didapatkan 66 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan responden sebanyak 74,2% (n=49) tidak mengalami gangguan kognitif, gangguan kognitif ringan 19,7% (n =13) dan demensia 6,1% (n= 4). Gangguan kognitif paling banyak ditemukan pada umur 40-49 tahun 28,6% (n=6 dari 21), didominasi oleh laki-laki 31% (n=11 dari 35), berpendidikan SMA 24,3% (n=9 dari 37), dan gangguan kognitif paling banyak terjadi pada penderita dengan gejala klinis ringan 23,5% (n=12 dari 51). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi praktisi kesehatan untuk mengupayakan pencegahan terjadinya gangguan kognitif pada pasien COVID-19, melakukan screening gangguan kognitif pada saat terinfeksi serta follow up berkala hingga pasca sembuh COVID-19, dan melakukan pemberian informasi mengenai gangguan kognitif dan cara menanggulanginya.
HUBUNGAN ADIKSI INTERNET DENGAN MASALAH PERILAKU PADA SISWA SMP DI KOTA SAMARINDA Muslimin, Nurhakiki; Isnuwardana, Ronny; Sitinjak, Mariati Herlina
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v10i1.9626

Abstract

Adiksi internet merupakan Perilaku individu yang berlebihan atau tidak terkontrol dalam menggunakan Internet yang mengarah pada gangguan. Adiksi internet memiliki dampak negatif berupa gangguan psikologis dan fisik. Pada remaja adiksi ini dapat menimbulkan masalah emosional dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan adiksi internet dengan masalah perilaku pada siswa SMP di Kota Samarinda. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan metode cross sectional. Data yang diperoleh dari kuesioner Internet Addiction Test (IAT) dan kuesioner Difficulties Questionnaire (SDQ) dengan teknik consecutive sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 135 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 56 orang responden (41,5%) mengalami adiksi internet ringan dan 15 orang responden (11,1%) mengalami adiksi internet sedang, sedangkan untuk masalah perilaku sebanyak 56 orang responden (41,5%) mengalami masalah perilaku kategori abnormal dan 40 orang responden mengalami masalah perilaku kategori borderline. Uji analisis bivariat dengan uji Spearman menghasilkan nilai p-value < 0,001 dengan r = 0,370. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara adiksi internet dengan masalah perilaku, artinya semakin tinggi tingkat adiksi internet maka semakin tinggi pula tingkat masalah perilaku. Kata kunci: Adiksi internet, Masalah perilaku remaja, IAT, SDQ
HUBUNGAN JUMLAH LEUKOSIT DENGAN SULLIVAN VESSEL SCORE PADA PASIEN ANGIOGRAFI PENYAKIT JANTUNG KORONER DIRSUD ABDOEL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA Wahyudi, Muhammad Raihan; Furqon, Muhammad; Nugroho, Hary
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v10i2.10389

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan penyebab kematian terbanyak pada penyakit kardiovaskular. Aterosklerosis berperan penting terhadap kejadian penyakit jantung koroner. Berbagai mekanisme patologis penting berperan dalam perkembangan plak aterosklerosis, yang meliputi respon inflamasi yang melibatkan beberapa sel inflamasi seperti sel darah putih (leukosit). Jumlah leukosit adalah penanda inflamasi yang dikaitkan dengan keparahan penyakit jantung koroner. Sistem skor untuk menilai keparahan penyakit jantung koroner, yaitu sullivan vessel score yang dilakukan perhitungan pada pembuluh darah dengan penyempitan signifikan ≥70% sehingga didapatkan score 0,1,2,dan 3.  Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis jumlah leukosit dengan sullivan vessel score pada pasien angiografi penyakit jantung koroner di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda dengan sampel pasien penyakit jantung koroner yang menjalani pemeriksaan invasif angiografi pertama kali yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil uji analisis menggunakan Chi-Square didapatkan hasil yang tidak berhubungan pada variabel jumlah leukosit (p-value=0.306).  Kesimpulan tidak terdapat hubungan antara jumlah leukosit dengan sullivan vessel score
POLA BAKTRI DARI JAM TANGAN DAN KACAMATA YANG DIBAWA KE INSTALASI BEDAH SENTRAL RUMAH SAKIT Dr. MOEWARDI SURAKARTA Siregar, Geovaldy; Arianto, Ardana Tri; Putro, Bambang; Wicaksono, Nefrizal
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 10, No 3 (2023): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v10i3.7662

Abstract

Ruang bedah berperan sebagai penyebab infeksi nosokomial terutama akibat luka bedah. Transmisi patogen oleh tangan petugas kesehatan berperan penting dalam rute infeksi silang. Beberapa jam tangan mengandung bakteri patogen, namun efeknya sebagaipembawa bakteri belum dapat dijelaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola bakteri jam tangan dan kacamata yang dibawa ke kamar operasi di Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif laboratorik di Instalasi Bedah Sentral RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada Juni - Juli 2018. Sampel adalah seluruh hardware yang dibawa masuk ke ruang bedah umum dan memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan sampel menggunakan metode swab dan dibawa ke Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret untuk diidentifikasi. Data dianalisis dengan Uji Fhiser Exact Test. Hasil penelitian terhadap 40 hardware yaitu 19 jam tangan dan 21 kacamata yang dipakai dan dibawa ke kamar operasi Instalasi Bedah Sentral RS Dr. Moewardi Surakarta. Hardware yang dibawa dan mengandung bakteri patogen sebanyak 33 hardware (82,5%). Hardware yang terkontaminasi patogen paling banyak adalah kacamata, (p= 0,040). Jenis bakteri yang paling banyak ditemukan adalah Staphylococcus              hominis sebanyak 16 hardware (40,0%). Staphylococcus haemolyticus ditemukan pada 7 hardware (17,5%). Staphylococcus epidermidis ditemukan pada 4 hardware (10,0%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah hardware yang diteliti dan terdapat pathogen ada 33 hardware (82,5%).Jenis bakteri yang paling banyak ditemukan adalah Staphylococcus hominis pada 40,0% hardware.
HUBUNGAN JARAK PERSALINAN DENGAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI RSUD ABDOEL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA Bahar, Gita Wahyuni; Ngo, Novia Fransiska; Sulistiawati, Sulistiawati
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v10i1.9651

Abstract

Angka kematian ibu merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk menilai derajat kesehatan masyarakat di suatu negara. Penyebab paling umum kematian ibu adalah perdarahan obstetri, termasuk perdarahan postpartum. Terdapat banyak faktor risiko yang bisa menyebabkan perdarahan postpartum, salah satunya adalah jarak persalian. Perdarahan postpartum dideifinisikan sebagai adanya kehilangan darah ≥500 ml pada persalinan pervaginam atau ≥1000 ml pada persalinan sectio caesare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jarak persalinan dengan perdarahan postpartum di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Desain peneitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah case-control studyatau studi kasus kontrol. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang menjalani rawat inap di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda periode 2019-2021. Data dikumpulkan melalui rekam medik ibu bersalin yang menjalani rawat inap di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda periode 2019-2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Terdapat 66 responden yang termasuk dalam penelitian ini. Ibu bersalin dengan perdarahan postpartum sebanyak 33 ibu (kasus) dan ibu bersalin yang tidak mengaami perdarahan postpartum sebanyak 33 ibu (kontrol). Hasil penelitian ini ditemukan nilai p-value yang didapatkan adalah 0,319 yang artinya tidak terdapat hubungan antara jarak persalinan dengan perdarahan postpartum. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan jarak persalinan dengan perdarahan postpartum di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda.Kata Kunci : Kematian ibu, Jarak Persalinan, Perdarahan Postopartum

Page 6 of 10 | Total Record : 92