cover
Contact Name
M. Arifki Zaianro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
m.arifkiz@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Imam Bonjol Gang Sultan Anom Perumahan Sultan Anom Residence Blok D No 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2746198X     EISSN : 27463486     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan. MAHESA : Malahayati Health Student Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MAHESA : Malahayati Health Student Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 1,421 Documents
Pengaruh Pemberian Dukungan Emosional oleh Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi di RSUD Karawang Artina, A.Ayu; Fitriani, Elfira Sri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19805

Abstract

ABSTRACT Anxiety is an unclear fear accompanied by feelings of uncertainty, helplessness, isolation, and insecurity. Anxiety is an emotional state without a specific object. Symptoms of anxiety before surgery can be seen from the behavior of patients who look restless, ask questions continuously and even repeatedly even though their questions have been answered. The emergence of anxiety symptoms is caused by internal factors both biologically and psychologically. The level of anxiety of each individual who will undergo surgery is certainly different, some experience mild, moderate, severe anxiety and even panic. Emotional support includes support that is manifested in the form of affection, trust, attention, listening and being heard. Emotional support involves expressions of empathy, attention, encouragement, personal warmth, love, or emotional help. This research was conducted because from the data obtained by researchers in the field, there are still many pre-operative patients who feel anxious when they are going to face surgery because they do not get support from their families and nurses. To determine the effect of emotional support by nurses on anxiety levels in pre-operative patients at Karawang Regional Hospital. The method in this study is analytical correlation with a cross-sectional approach. Sampling using incidental sampling technique of 67 respondents. Data collection using questionnaires. The study was analyzed in 2 stages including univariate analysis and bivariate analysis using SPSS 25 software with the Chi-Square test. From the Chi Square statistical test, a p Value of 0.000 <0.05 α was obtained, so reject Ho and accept Ha, so it can be concluded that there is a Relationship between the Level of Anxiety and the Emotional Support of Nurses in Patients Who Will Undergo Surgery at Karawang Regional Hospital. From the results of the research that has been carried out, there is a Relationship between the Level of Anxiety and the Emotional Support of Nurses in Patients Who Will Undergo Surgery at Karawang Regional Hospital. That the emotional support of nurses plays an important role in a person, especially in pre-operative surgical patients, this is related to the anxiety experienced by patients before undergoing surgery. Keywords: Emotional Support Of Nurses, Anxiety, And Pre-Operative.     ABSTRAK Kecemasan  adalah  rasa  takut  yang  tidak  jelas  disertai  dengan perasaan  ketidakpastian, ketidakberdayaan, isolasi, dan ketidakamanan. Kecemasan adalah keadaan emosi tanpa objek tertentu. Gejala  cemas  sebelum  operasi  dapat  dilihat  dari  tingkah  laku  pasien  yang terlihat gelisah, bertanya terus menerus bahkan berulang- ulang walaupun pertanyaannya telah dijawab.   Timbulnya   gejala   kecemasan diakibatkan oleh  faktor  internal  secara biologis  maupun  psikologis. Tingkat kecemasan masing-masing individu yang akan mendapatkan tindakan pembedahan tentunya berbeda-beda, ada yang mengalami cemas ringan, sedang, berat bahkan panik. Dukungan emosional meliputi dukungan yang diwujudkan dalam bentuk afeksi, adanya kepercayaan, perhatian, mendengarkan dan didengarkan. Dukungan emosional melibatkan ekspresi empati, perhatian, pemberian semangat, kehangatan pribadi, cinta, atau bantuan emosional. Peneliti ini dilakukan karena dari data yang diperoleh oleh peneliti dilapangan, masih banyak pasien   pre operasi yang merasa cemas saat akan menghadapi operasi karena tidak mendapat dukungan dari keluarga dan perawat. Untuk mengetahui pengaruh pemberian dukungan emosional oleh perawat terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di RSUD Karawang. Metode dalam penelitian ini adalah korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sample dengan teknik incidental sampling sebanyak 67 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian dianalisis pada 2 tahap diantaranya analisis univariat serta analisis bivariat menggunakan perangkat lunak SPSS 25 dengan uji Chi-Square. Dari uji statistik Chi Square didapat p Value 0,000 < 0,05 α jadi tolak Ho dan terima Ha, maka dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Tingkat kecemasan Dengan  dukungan emosional perawat pada pasien yang akan menjalani operasi di RSUD karawang.Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan bahwa ada Hubungan Tingkat kecemasan Dengan  dukungan emosional perawat pada pasien yang akan menjalani operasi di RSUD karawang. Bahwa dukungan emosional perawat berperan penting pada diri seseorang, terutama pada pasien pra operasi pembedahan, hal ini berkaitan dengan kecemasan yang dialami pasien sebelum menjalani tindakan operasi. Kata Kunci: Dukungan Emosional Perawat, Kecemasan, dan Pre Operasi
Pengaruh Tablet Effervescent Daun Adas (Foeniculum Vulgare Mill) untuk Meningkatan Produksi ASI pada Ibu Menyusui Sa’adah, Laila Chomsatus; Wijayanti, Krisdiana; Marsum, Marsum
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.23493

Abstract

ABSTRACT Breast milk is a natural nutritional intake and the process of exclusive breastfeeding has obstacles experienced by mothers that cause failure in breastfeeding their babies. Factors that cause such as the mother's perception that breast milk production is lacking, therefore efforts are needed to increase breast milk production. Non-pharmacological therapy by consuming fennel leaf effervescent tablets that are rich in saponins as an alternative to increase breast milk production. The general objective of this study was to determine the effectiveness of fennel leaf effervescent tablets on breast milk production in postpartum breastfeeding mothers with baby weight indicators. This study used a type of quasy experiment research using a pre-post test design with control group. The number of samples in this study were 30 respondents. Each group was given an intervention for 14 days in the intervention group, namely the administration of fennel leaf effervescent tablets and the control group by giving placebo effervescent tablets. Data analysis using Repeated Measure Anova and Independent Sample T test. The results of the baby's weight were significant differences between day 14, day 21, day 28 in the intervention group and control group with a value of p = 0.000. From the results of the study, the administration of fennel leaf effervescent tablets can increase breast milk production in breastfeeding mothers with baby weight indicators. Keywords: Effervescent Tablets, Fennel Leaf, Breast Milk Production.  ABSTRAK Air Susu Ibu (ASI) suatu asupan gizi alami dan proses pemberian ASI eksklusif terdapat kendala yang dialami ibu yang menjadi penyebab kegagalan dalam pemberian ASI kepada bayinya. Faktor yang menyebabkan yaitu seperti presepsi ibu bahwa produksi ASI kurang, maka dari itu diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi ASI. Terapi non farmakologi dengan mengkonsumsi tablet effervescent daun adas yang kaya akan saponin sebagai alternatif untuk meningkatkan produksi ASI. Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengetahui efektifitas tablet effervescent daun adas terhadap produksi ASI pada ibu nifas menyusui dengan indikator berat badan bayi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasy experiment dengan menggunakan rancangan pre-post test design with control group. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden. Setiap kelompok diberikan intervensi selama 14 hari pada kelompok intervensi yaitu pemberian tablet effervescent daun adas dan kelompok kontrol dengan pemberian tablet effervescent placebo. Analisis data menggunakan Repeated Measure Anova dan Independen Sample T test. Hasil berat badan bayi terdapat perbedaan signifikan antara hari ke 14, hari 21, hari 28 pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p=0,000. Dari hasil penelitian pemberian tablet effervescent daun adas dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui dengan indikator berat badan bayi. Kata Kunci: Tablet Effervescent, Daun Adas, Produksi ASI.
Analisa Kebiasaan Konsumsi Kopi dengan Peningkatan Tekanan Darah pada Lansia dengan Riwayat Hipertensi Chalid, Desrideus; Loisky, Lilis
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19780

Abstract

ABSTRACT In Indonesia, an estimated 63.3 million people suffer from this condition causing 427,218 deaths, especially in the 60-70 year age group. The 2018 Riskesdas report shows that West Java Province is the region with the highest frequency of hypertension. The coffee consumed is distributed through the bloodstream through the digestive system within 5-15 minutes.  There is a lot of caffeine in coffee which has an acute effect on blood pressure, especially in people with hypertension. Coffee that is drunk with a certain frequency (1-3 cups/day) actually becomes a protective factor against hypertension and there is also evidence that coffee consumption increases the risk of hypertension (>5 cups/day). Research objective to determine the analysis of coffee drinking habits and increased blood pressure in elderly people with a history of hypertension in Cipeundeuy Rt 12 village for the period December 2024. This research is a cross-sectional observational analytical study, with the dependent variable being increased blood pressure and the independent variables being time to drink coffee, frequency of drinking coffee, duration of drinking coffee, and type of coffee variant. This research uses a total sampling technique, namely a sampling technique of 33 respondents. Data collection was carried out using a questionnaire. Cross Tabulation Results of the relationship between coffee drinking time and increased blood pressure show a p-value of 0.001 > 0.05, which means Ho is rejected and Ha is accepted. Cross Tabulation results of the relationship between frequency of drinking coffee and increased blood pressure show a p-value of 0.000 > 0.05, which means Ho is rejected and Ha is accepted. Cross Tabulation results of the relationship between duration of drinking coffee and increased blood pressure showed a p-value of 0.043 > 0.05, which means Ho was rejected and Ha was accepted. Cross Tabulation results of the relationship between coffee varieties and increased blood pressure show a p-value of 0.001 > 0.05, which means Ho is rejected and Ha is accepted. There is a significant relationship between time of drinking coffee, frequency of drinking coffee, duration of drinking coffee and type of coffee variant with increased blood pressure.  It is hoped that this research can provide information to the public, especially the elderly, on the importance of controlling consumption habits, both in terms of time, frequency and types of coffee variants. Keywords: Increased Blood Pressure, Time to Drink Coffee, Frequency of Coffee, Duration of Drinking Coffee, Type of Coffee.ABSTRAK Di Indonesia, diperkirakan 63.3 juta orang menderita kondisi ini menyebabkan 427.218 kematian, terutama pada kelompok usia 60-70 tahun. Laporan Riskesdas tahun 2018  menujukkan bahwa Provinsi   Jawa   Barat   merupakan   wilayah   dengan frekuensi hipertensi tertinggi. Kopi  yang dikonsumsi didistribusikan lewat aliran darah melalui system pencernaan dalam waktu 5-15 menit.  Kafein banyak terdapat  pada  kopi  yang  berpengaruh terhadap tekanan darah secara akut terutama pada penderita hipertensi. Kopi yang diminum dengan frekuensi tertentu(1-3 cangkir/hari) justru menjadi factor protektif dari hipertensi   dan   ada   juga   yang   menunjukan bahwa konsumi  kopi   meningkatkan risiko hipertensi (>5 cangkir/hari). Tujuan penelitian untuk mengetahui Analisa kebiasaan minum kopi dengan peningkatan tekanan darah pada lansia dengan riwayat hipertensi didesa cipeundeuy Rt 12 periode Desember 2024. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasi jenis cross sectional, dengan variabel dependen peningkatan tekanan darah dan variabel independen waktu minu kopi, frekuensi minu kopi, lama minum kopi, dan jenis varian kopi. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu tehnik pengambilan sampel berjumlah 33 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil Cross Tabulasi hubungan antara waktu minum kopi dan peningkatan tekanan darah  menunjukkan hasil p-value sebesar 0,001 > 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil Cross Tabulasi hubungan antara frekuensi minum kopi dan peningkatan tekanan darah  menunjukkan hasil p-value sebesar 0,000 > 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil Cross Tabulasi hubungan antara lama minu kopi dan peningkatan tekanan darah  menunjukkan hasil p-value sebesar 0,043 > 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil Cross Tabulasi hubungan antara jenis vaarian kopi dan peningkatan tekanan darah  menunjukkan hasil p-value sebesar 0,001 > 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Ada hubungan yang signifikan antara waktu minum kopi, frekuensi minum kopi, lama minum kopi dan jenis varian kopi dengan peningkatan tekanan darah.  Diharapkan Penelitian ini dapat menjadi informasi untuk masyarakat terkhusus lansia pentingnya mengendalikan kebiasaan mengkonsumsi baik dari waktu, frekuensi, jenis varian kopi. Kata Kunci: Peningkatan Tekanan Darah, Waktu Minu Kopi, Frekuensi Kopi,Lama Minum Kopi, Jenis Kopi.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kecemasan, Nyeri, dan Mobilisasi Dini Pada Pasien Pasca Operasi Open Reduksi Internal Fiksasi (ORIF) Said, M Irhas; Metalia, Penda; Ramadhan, Muhamad Gilang; Aliman, Nandana Arya Satya; Sahrudi, Sahrudi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19969

Abstract

ABSTRACT Fracture is a bone condition where there is a break in bone continuity due to trauma, which can cause swelling and damage to blood vessels (Wijonarko & Jaya Putra, 2023). According to data obtained from the Indonesian Health Survey (SKI), the incidence of fractures in West Java province in 2023 was 0.8%, this is more common than the average number of fractures in all provinces in Indonesia with a value of 0.7%. The incidence of lower extremity fractures can cause patients to have to be hospitalized to get proper treatment. In addition, lower extremity fractures also cause patients to have difficulty in mobilizing and being less independent due to their condition, and more fatally if fracture treatment is not handled properly it can cause death. (Hadi & Stefanus Lukas, 2024). To determine the factors that influence anxiety, pain, and early mobilization in patients after open reduction internal fixation (ORIF) surgery. This study uses a quantitative method because this type of research does not require a long time to collect and reveal data, the research design used is Retrospective, namely research conducted in the past that has been experienced. This study is Data analysis was carried out using the Retrospective test. Univariate results show that there is a relationship between the Level of Knowledge and the Level of Anxiety with a p value = 0.000, the Level of Anxiety and the Level of Pain with a p value = 0.001, and Family Support for Early Mobilization in Post-Operative Patients Open Reduction Internal Fixation (ORIF) with a p value = 0.001. There is a relationship between the Level of Knowledge to the Level of Anxiety, the Level of Anxiety to the Level of Pain, and Family Support to Early Mobilization. Keywords: Fracture, Anxiety, Pain, Early Mobilization.  ABSTRAK Fraktur ialah keadaan tulang dimana terdapat pemutusan kontinuitas tulang akibat trauma, yang dapat menyebabkan pembengkakan dan kerusakan pada pembuluh darah (Wijonarko & Jaya Putra, 2023). Menurut data yang di dapat dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI), kejadian fraktur di provinsi jawa barat pada tahun 2023 adalah sebanyak 0,8%, ini lebih banyak terjadi dibandingkan dengan jumlah rata-rata kejadian fraktur di seluruh provinsi di Indonesia dengan nilai 0,7%. Kejadian fraktur ekstremitas bawah bisa menyebabkan pasien harus dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Selain itu fraktur ekstremitas bawah juga menyebabkan pasien mengalami kesulitan dalam mobilisasi dan ketidakmandirian karena kondisinya, dan lebih fatalnya jika penanganan fraktur tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan kematian.(Hadi & Stefanus Lukas, 2024). Untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan, nyeri, dan mobilisasi dini pada pasien pasca operasi open reduksi internal fiksasi (orif). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dikarenakan jenis penelitian ini tidak membutuhkan waktu yang lama guna menarik serta mengungkapkan data, Desain penelitian yang digunakan adalah Retrosprectif yaitu penelitian yang dilakukan pada masa lampau yang pernah dialami. Penelitian ini adalah Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square dan  uji gamma. Hasil univariat menunjukan ada hubungan antara Tingkat Pengetahuan Terhadap Tingkat Kecemasan dengan nilai p value= 0.000, Tingkat Kecemasan Terhadap Tingkat Nyeri dengan nilai p value= 0.001, dan Dukungan Keluarga Terhadap Mobilisasi Dini Pada Pasien Pasca Operasi Open Reduksi Internal Fiksasi (ORIF)  dengan nilai p value= 0.001. Ada hubungan antara Tingkat Pengetahuan Terhadap Tingkat Kecemasan, Tingkat Kecemasan Terhadap Tingkat Nyeri, dan Dukungan Keluarga Terhadap Mobilisasi Dini. Kata Kunci:  Fraktur, Kecemasan, Nyeri, Mobilisasi Dini.
Problem Focused Coping untuk Mengatasi Stres pada Caregiver Orang dengan Gangguan Jiwa di UPT Puskesmas Saigon Kota Pontianak Kirana, Wahyu; Anggreini, Yunita Dwi; Safitri, Dewin
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.18442

Abstract

ABSTRACT With the increasing prevalence of mental disorders, more patients are being treated at home than in hospitals. This indirectly increases the burden on families as caregivers. Patients with mental illness have a high dependency on their families, making them vulnerable to stress due to long-term care.. This study aims to analyze the effect of problem focused coping to cope with stress in caregivers of people with mental disorders. The research design used was a quasy experiment with a pretest-posttest without control group approach. The population in this study were caregivers of people with mental disorders in the working area of UPT Puskesmas Saigon. A total of 32 caregivers of people with mental disorders were involved as research subjects. The instruments used consisted of instrument A (to measure age, education, employment, married status, relationship with the patient) and instrument B (to measure stress levels) using a questionnaire, namely the Depression, Anxiety, Stress Scale (DASS). Data analysis consisted of univariate analysis using frequency distribution and bivariate analysis using Wilcoxon Sign Rank test. There was a decrease in stress levels by 3 respondents with a p value of 0.001, which means that problem focused coping effectively reduces stress in families caring for people with mental disorders. Problem focused coping is effective in coping with stress in caregivers of people with mental disorders. Keywords: Problem Focused Coping, Stress, Caregiver, People With Mental Illness.  ABSTRAK Dengan meningkatnya prevalensi gangguan jiwa, lebih banyak pasien dirawat di rumah dibandingkan dengan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Hal ini secara tidak langsung meningkatkan beban keluarga sebagai pengasuh atau caregiver. Pasien gangguan jiwa memiliki ketergantungan yang tinggi kepada keluarga sehingga menyebabkan keluarga rentan mengalami stres akibat pengasuhan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh problem focused coping untuk mengatasi stres pada caregiver orang dengan gangguan jiwa. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy experiment dengan pendekatan pretest-posttest without control group. Populasi pada penelitian ini adalah caregiver orang dengan gangguan jiwa di wilayah kerja UPT Puskesmas Saigon. Sebanyak 32 caregiver orang dengan gangguan jiwa terlibat sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan terdiri dari instrumen A (untuk mengukur usia, pendidikan, pekerjaan, status menikah, hubungan dengan pasien) dan instrumen B (untuk mengukur tingkat stres) menggunakan kuesioner yaitu Depression, Anxiety, Stress Scale (DASS). Analisis data terdiri dari analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank. Terdapat penurunan tingkat stres sebanyak 3 responden dengan nilai p=0,001 yang berarti problem focused coping secara efektif mengurangi stres pada keluarga yang merawat orang dengan gangguan jiwa. Problem focused coping efektif mengatasi stres pada caregiver orang dengan gangguan jiwa. Kata Kunci: Problem Focused Coping, Stres, Caregiver, Orang Dengan Gangguan Jiwa.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Primaya Bekasi Barat Cusmarih, Cusmarih; Perdana, Bima Putra
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19775

Abstract

ABSTRACT Chronic renal failure (CKD) is a progressive decline in kidney tissue function so that the remaining kidney mass is no longer able to maintain the body's internal environment (Ariga, 2020). According to WHO (World Health Organization) data, the prevalence of kidney failure in the world according to ESRD Patients (End-Stage Renal Disease) in 2017 was 2,786,000 people, in 2019 it was 3,018,860 people and in 2020 it was 3,200,000 people. From these data, it can be concluded that there is an increase in the morbidity rate of kidney failure patients every year by 6%. Around 78.8% of chronic kidney failure patients in the world use dialysis therapy for survival (Ariga, 2020). To determine the relationship between family support and anxiety levels in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Primaya Hospital, West Bekasi in 2024. This research method is quantitative using a cross sectional approach. The analysis used is univariate analysis and bivariate analysis. The population in this study was all patients with chronic kidney failure from December 2024 to January 2025. The research location was carried out at Primaya Hospital, West Bekasi, for 4 weeks from December 2024 to January 2025. Based on the results of Bivariate Analysis with the Chi-Square test, it was found that respondents who had high family support (score > 40) had 25 (69.4%) non-anxious levels of anxiety, 6 (6.7%) respondents who experienced mild anxiety and there was no data on respondents with moderate anxiety and severe anxiety. Likewise, respondents who had moderate family support (score 21-39) experienced mild levels of anxiety, namely 3 (8.3%) respondents and 2 (5.5%) respondents experienced moderate anxiety and there was no data on respondents who were not anxious and had severe anxiety. Then no data was found on respondents with low levels of family support (score <20).  There is an influence between family support and the level of anxiety in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Primaya Hospital, West Bekasi in 2024. In the Chi-square test, the P value was obtained which showed a value of 0.000, which means P value <0.05. Keywords: Hypertension, Elderly, and Foot Massage ABSTRAK Gagal ginjal kronik(GGK) merupakan suatu penurunan fungsi jaringan ginjal secara progresif sehingga masa ginjal yang masih ada tidak mampu lagi mempertahankan lingkungan internal tubuh (Ariga, 2020). Menurut Data WHO (World Health Organization) mengemukakan bahwa prevalensi gagal ginjal di dunia menurut ESRD Patients (End-Stage Renal Disease) pada tahun 2017 sebanyak 2.786.000 orang, tahun 2019 sebanyak 3.018.860 orang dan tahun 2020 sebanyak 3.200.000 orang. Dari data tersebut disimpulkan adanya peningkatan angka kesakitan pasien gagal ginjal tiap tahunnya sebesar sebesar 6 %. Sekitar 78,8% dari pasien gagal ginjal kronik di dunia menggunakan terapi dialisis untuk kelangsungan hidupnya (Ariga, 2020). Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di rumah sakit primaya bekasi barat tahun 2024. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Analisis yang digunakan yaitu analisisi univariat dan analisis bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien gagal ginjal kronik pada bulan Desember 2024 hingga Januari 2025. Tempat penelitian dilakukan di Rumah Sakit Primaya Bekasi Barat dilakukan selama 4 minggu pada bulan Desember 2024 hingga Januari 2025. Berdasarkan hasil Analisis Bivariat dengan uji Chi-Square diketahui bahwa responden yang memiliki dukungan keluarga tinggi (skor >40) mempunyai tingkat kecemasan tidak cemas sebanyak 25 (69,4%), responden yang mengalami kecemasan ringan sebanyak 6 (6,7%) responden dan tidak terdapat data responden dengan cemas sedang dan cemas berat. Begitu juga dengan responden yang meililiki dukungan keluaga sedang (skor 21-39) mengalami tingkat kecemasan yang ringan yaitu 3 (8,3%) responden dan 2 (5,5%) responden  mengalami kecemasan sedang dan tidak terdapat data responden tidak cemas dan cemas berat. Kemudian tidak ditemukan data responden dengan tingkat dukungan keluarga rendah (skor <20). Ada pengaruh hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Primaya Bekasi Barat tahun 2024. Pada uji Chi-square, di dapatkan hasil  P Value yang menunjukkan nilai 0.000 yang berarti P Value <0.05. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Dukungan Keluarga, Tingkat Kecemasan, Hemodialisa
Pemberian Kompres Hangat dan Prenatal Massage untuk Mengurangi Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III Putri, Widyenti; Erlina, Erlina; Anjani, Arum Dwi; Aulia, Devy Lestari Nurul
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19906

Abstract

ABSTRACT The aim of this research is to find out and examine how providing complementary therapy can reduce back pain experienced by pregnant women in the third trimester by providing warm compresses and prenatal massage as carried out by previous researcher. One of the causes of lower back pain is due to hormonal changes that cause changes in muscle flexibility. One of the complementary therapies that can reduce or relieve pain, reduce or prevent muscle spasms, provide a sense of comfort, namely with warm compresses and prenatal massage. The research method used by the author is the literature review method, namely collecting literature sources in the form of articles and research journals with related themes, namely that providing complementary therapy can reduce back pain experienced by pregnant women in the third trimester by providing warm compresses and prenatal massage through an electronic database, namely Google. Scholar, using the keywords "Pregnancy, Back Pain, Complementary Therapies. Based on the results of a literature review of 10 journals/articles from several previous researchers, it shows that complementary therapy in the form of giving warm compresses and prenatal massage can reduce pain in third-trimester pregnant women. Providing complementary therapy in the form of warm compresses and prenatalmassage can be applied by health workers, especially midwives, because it is one of the non-pharmacological treatments that can reduce back pain in pregnant women Keywords: Pregnancy, Back Pain, Complementary Therapies.  ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji bagaimana pemberian terapi komplementer dapat mengurangi nyeri punggung yang dialami oleh ibu hamil trimester III dengan memberikan kompres hangat dan prenatal massage seperti yang telah dilakukan oleh peneliti terdahulu. Salah satu penyebab nyeri punggung bawah adalah karena adanya perubahan hormonal yang menyebabkan terjadinya perubahan pada kelenturan otot. Salah satu terapi komplementer yang dapat mengurangi atau menghilangkan nyeri, mengurangi atau mencegah terjadinya spasme otot, memberikan rasa nyaman yaitu dengan kompres hangat dan prenatal massage. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode kajian pustaka yaitu mengumpulkan sumber pustaka berupa artikel dan jurnal penelitian dengan tema yang berhubungan yaitu bahwa pemberian terapi komplementer dapat mengurangi nyeri punggung yang dialami oleh ibu hamil trimester III dengan memberikan kompres hangat dan prenatal massage melalui basis data elektronik yaitu Google. Scholar, dengan menggunakan kata kunci “Kehamilan, Nyeri Punggung, Terapi Komplementer. Berdasarkan hasil telaah pustaka terhadap 10 jurnal/artikel dari beberapa peneliti terdahulu menunjukkan bahwa terapi komplementer berupa pemberian kompres hangat dan pijat prenatal dapat menurunkan nyeri pada ibu hamil trimester III. Pemberian terapi komplementer berupa kompres hangat dan pijat prenatal dapat diterapkan oleh tenaga kesehatan khususnya bidan karena merupakan salah satu penanganan nonfarmakologi yang dapat menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil. Kata Kunci: Kehamilan, Sakit Punggung, Terapi Komplementer.
Efektifitas Terapi Bermain Puzzle pada Anak 1-5 Tahun terhadap Tingkat Kecemasan dan Kualitas Tidur Akibat Hospitalisasi di Rumah Sakit Kartika Husada Setu Kabupaten Bekasi Agustina, Yulia; Badriyah, Nurul
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19762

Abstract

ABSTRACT Hospitalization is a process for planned or emergency reasons that requires a child to be treated or stay in hospital to receive treatment which can cause several changes in the child's psychology, such as unknown doctors and nurses and disruption to their lifestyle. For a child, illness and hospitalization cause stress in his life. If the child is not treated immediately, the impact of anxiety experienced by the child as a result of nursing action will cause the child to refuse to receive further nursing action. To reduce anxiety due to hospitalization, we need a medium to reduce children's anxiety so that children cooperate with the nursing actions given, one of which is play therapy. The aim of this research is to find out the effectiveness of puzzle play therapy in children 1-5 years old on anxiety levels and sleep quality due to hospitalization at Kartika Husada Setu Hospital, Bekasi in 2024. The purpose of this research is to find out the effectiveness of puzzle play therapy in children 1-5 years old on anxiety levels and sleep quality due to hospitalization at Kartika Husada Setu Hospital, Bekasi in 2024. This type of research is quantitative analytical descriptive using a quasi-experimental design. This research uses a pre-test and post-test design approach. The instrument used in this research used a questionnaire with a total of 32 children as respondents. There is an influence between puzzle playing therapy on children's anxiety levels and sleep quality. It is known that the results of anxiety levels before and after treatment obtained a sig test of 0.000 (p value < 0.05).  Then the Sleep Quality Results before and after treatment obtained a sig test of 0.048 (p value < 0.05).  So a significant difference can be found in the level of anxiety and sleep quality of children before and after Puzzle therapy in children undergoing hospitalization at Kartika Husada Hospital, Bekasi. There is a significant influence between the level of anxiety and the quality of children's sleep before and after puzzle play therapy in children undergoing hospitalization at Kartika Husada Hospital, Bekasi Regency. Children who experience anxiety and sleep patterns due to hospitalization are nursing problems that arise every time they are treated in hospital which will cause problems that will arise at any time, and can also be a reference for non-pharmacological complementary therapy so that children can overcome their anxiety and sleep problems. Keywords: Anxious Children , Hospitalization, Puzzles, Quality of Children's Sleep. ABSTRAK Hospitalisasi adalah suatu proses karena alasan berencana maupun darurat yang mengharuskan anak dirawat atau tinggal di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang dapat menyebabkan beberapa perubahan pada psikis anak petugas seperti dokter dan perawat yang tidak dikenal dan gangguan terhadap gaya hidup mereka. Bagi seorang anak, keadaan sakit dan hospitalisasi menimbulkan stress bagi kehidupannya. Dampak rasa cemas yang di alami anak akibat tindakan keperawatan jika tidak segera ditangani maka akan menyebabkan anak menolak untuk mendapatkan tindakan keperawatan selanjutnya. Untuk mengurangi kecemasan akibat hospitalisasi maka membutuhkan suatu media untuk menurunkan rasa cemas anak sehingga anak kooperatif terhadap tindakan keperawatan yang diberikan, salah satunya yaitu dengan terapi bermain. Tujuain dairi penelitiain ini iailaih untuk mengetaihui Efektivitas Terapi Bermain Puzzle Pada Anak 1-5 Tahun Terhadap Tingkat Kecemasan dan kualitas tidur Akibat Hospitalisasi Di Rumah Sakit Kartika Husada Setu Kabupaten Bekasi tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik kuantitatif dengan menggunakan desain kuasi eksperimen. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan desain pre test dan post test. Instrument dailaim penelitiain ini menggunaikain Kuisoner dengan jumlah responden 32 anak.   Ada pengaruh antara Terapi bermain Puzzle terhadap Tingkat cemas dan kualitas tidur anak, diketahui bahwa untuk hasil Tingkat cemas sebelum dan sesudah perlakuan didapatkan Uji sig 0,000 (p value  < 0,05).  Kemudian Hasil Kualitas Tidur hasil sebelum dan sesudah perlakuan didapatkan uji sig 0,048 (p value  < 0,05).  Sehingga dapat ditemukan perbedaan yang signifikan pada Tingkat cemas dan kualitas tidur anak sebelum dan setelah dilakukan terapi Puzzle pada anak dengan Hospitalisasi di RS Kartika Husada Kabupaten Bekasi. Adanya pengaruh yang signifikan antara Tingkat cemas dan Kualitas tidur anak sebelum dan setelah dilakukan terapi bermain Puzzle pada anak dengan Hospitalisasi di RS Kartika Husada Kabupaten Bekasi. Anak yang mengalami cemas dan pola tidur akibat hospitalisasi menjadi masalah keperawatan yang muncul setiap kali melakukan perawatan di rumah sakit yang akan menimbulkan masalah yang akan muncul setiap saat, dan juga bisa menjadi acuan bagi terapi komplementer non farmakologi agar anak bisa mengatasi cemas dan masalah tidurnya. Kata Kunci: Cemas Anak, Hopitalisasi, Kualitas Tidur Anak, Puzzle.
Analisis Hubungan Jenis dan Grading Histopatologi dengan Pemberian Kemoterapi Penderita Kanker Payudara di RS. Ibnu Sina Makassar Tahun 2022-2024 Nirmalasari, Desi; Julyani, Sri; Rahmawati, Rahmawati; Rijal, Syamsu; Hasbi, Berry Erida
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19882

Abstract

ABSTRACT Breast cancer is one of the cancers with the highest incidence among women worldwide and often requires chemotherapy. The type and histopathological grading of breast cancer play an important role in determining the choice and effectiveness of chemotherapy. This study aims to analyze the relationship between histopathological type and grading with the administration of chemotherapy in breast cancer patients at Ibnu Sina Hospital Makassar from 2022 to 2024. The research method used was observational with a cross-sectional approach through medical record data. The results showed that the majority of patients had invasive ductal carcinoma histopathological type (86.3%) with poorly differentiated grading (56.2%). Bivariate analysis showed no significant relationship between histopathological type and age with the type of chemotherapy administered (p>0.05). Keywords: Breast Cancer, Histopathology, Chemotherapy, Grading.  ABSTRAK Kanker payudara merupakan salah satu kanker dengan insidensi tertinggi pada wanita di dunia dan sering kali memerlukan kemoterapi. Jenis dan grading histopatologi kanker payudara berperan penting dalam menentukan pilihan dan efektivitas kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jenis dan grading histopatologi dengan pemberian kemoterapi pada pasien kanker payudara di RS. Ibnu Sina Makassar tahun 2022-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross-sectional melalui data rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien memiliki jenis histopatologi invasive ductal carcinoma (86,3%) dengan grading poorly differentiated (56,2%). Analisis bivariat menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara jenis histopatologi dan usia dengan jenis kemoterapi yang diberikan (p>0,05). Kata Kunci: Kanker Payudara, Histopatologi, Kemoterapi, Grading.
Analisis Paritas, Status Gizi dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Biromaru Kabupaten Sigi Furnamasari, Dyan; Puspitasari, Yenny; Agustin, Agustin
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19829

Abstract

ABSTRACT The results of the 2018 Rikesdas show that the prevalence of anemia in pregnant women in Indonesia is 48.9, consisting of anemia in pregnant women aged 15-24 by 84%, aged 23-34 by 33.7%, aged 35-44 by 33.6% and aged 45-54 is 24%. These data show that there has been an increase in the prevalence of anemia over the last 5 years by 11.8% because in 2013 the prevalence of anemia in pregnant women was 37.1%. The aim of this research is to analyze the influence of parity, nutritional status and compliance with FE tablet consumption on the incidence of anemia in pregnant women in the Bureaumaru Community Health Center area, Sigi Regency. This type of research is Observational Analytical. This study used a cross-sectional design. Respondents were taken using simple random sampling technique. The population is all pregnant women in the Biromaru Public Health Center area, Sigi Regency. The sample size is 105 pregnant women. The independent variables are parity, nutritional status and consumption of Fe tablets. The dependent variable is the incidence of anemia. Statistical tests use the logistic regression test. There is an influence of parity on the incidence of anemia with a significance value of 0.004, there is an influence of nutritional status on the incidence of anemia with a significance value of 0.001. Nutritional Status is the variable that has the most influence on the incidence of anemia with an Odd Ratio value of 6.002. there is an influence of compliance with the consumption of Fe tablets on the incidence of anemia with a significance value of 0.002. Parity, nutritional status and consumption of Fe tablets influence the incidence of anemia in pregnant women in the Biromaru Public Health Center area, Sigi Regency. Keywords: Anemia, Parity, Fe Tablets, Pregnant Women.  ABSTRAK Hasil  Rikesdas tahun 2018 diketahui prevalensi anemia pada Ibu hamil di Indonesia sebesar 48.9 terdiri dari anemia pada ibu hamil umur 15-24 sebesar 84%, umur 23-34 sebesar 33,7% umur 35-44 sebesar 33,6% dan umur 45-54 sebesar 24%. Data tersebut menunjukan bahwa terdapat peningkatan prevalensi anemia selama 5 tahun terakhir sebesar 11,8% karena pada tahun 2013 prevalensi anemia ibu hamil sebesar 37,1%.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh Paritas, Status Gizi Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet FE Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Puskesmas Biromaru Kabupaten Sigi. Jenis penelitian ini adalah Observasional Analitik. Penelitian ini menggunakan rancangan crossectional. Responden di ambil dengan teknik simple random Sampling. Populasi semua ibu hamil Di wilayah puskesmas biromaru kabupaten sigi.. Besar sampel sebanyak 105 ibu hamil. Variabel independen yaitu paritas, status gizi dan konsumsi tablet Fe. Variabel dependen yaitu kejadian anemia. Uji statistik menggunakan uji Regresi logistik. Ada Pengaruh Paritas Terhadap Kejadian Anemia dengan nilai signifikansi sebesar 0,004, Ada Pengaruh  status gizi Terhadap Kejadian Anemia dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. Status Gizi Merupakan Variabel Yang paling berpengaruh terhadap kejadian anemia dengan Nilai Odd Rasio Sebesar 6.002. Ada Pengaruh kepatuhan konsumsi tablet Fe Terhadap Kejadian Anemia dengan nilai signifikansi sebesar 0,002. Paritas, status gizi dan konsumsi tablet Fe berpengaruh terhadap kejadian anemia pada pada ibu hamil Di wilayah puskesmas biromaru kabupaten sigi. Kata Kunci: Anemia, Paritas, Tablet Fe, Ibu Hamil

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025) Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025) Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025) Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025) Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025) Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025) Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025) Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025) Vol 5, No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 (2025) Vol 5, No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 (2025) Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 (2025) Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (2025) Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024) Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024) Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024) Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024) Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024) Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024) Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024) Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024) Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024) Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024) Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024) Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024) Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023) Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023) Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023) Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023) Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023) Vol 3, No 7 (2023): Volume 3 Nomor 7 (2023) Vol 3, No 6 (2023): Volume 3 Nomor 6 (2023) Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023) Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023) Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 (2023) Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022) Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022) Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 (2022) Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 (2022) Volume 1 Nomor 4 Desember 2021 Volume 1 Nomor 3 September 2021 Volume 1 Nomor 2 Juni 2021 Volume 1 Nomor 1 Maret 2021 More Issue