cover
Contact Name
Muhammad Yunus
Contact Email
comdev.idpub@gmail.com
Phone
+6281907755024
Journal Mail Official
info@idpublishing.org
Editorial Address
Indonesian Journal Publisher Yogyakarta 55253, Indonesia Telp. +62 821-4089-8548 Email : info@idpublishing.org Web: https://idpublishing.org
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Community Development
ISSN : -     EISSN : 27472760     DOI : https://doi.org/10.47134/comdev.v1i1
Journal of Community Development is officially registered in the Centre for Data and Scientific Documentation (PDDI), Indonesia Institute of Science with ISSN Number 2747-2760 (online). Journal of Community Development is published biannually (October and April) by Indonesian Journal Publisher. Journal of Community Development a scientific journal, double-blind peer-reviewed and open-access journal. Journal of Community Development (Comdev) is an academic journal organized and operated by Indonesian Journal Publishing which aims at publishing conceptual thought or idea and research findings that have been achieved in the field of community development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 416 Documents
Desain Branding Kemasan Produk Makanan Jadul sebagai Kearifan Lokal pada UMKM di Ranting Cikole Kota Sukabumi Susilawati, Lusi; Hestiana, Sisika; Komariah, Kokom
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1796

Abstract

Program Desain Branding ini dilakukan di wilayah di ranting Selabatu Kecamatan Cikole Kota Sukabumi. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kemasan produk makanan menjadi lebih baik dan informatif, sehingga dapat menunjang peningkatan penjualan produk UMKM, dan pada akhirnya dapat menunjang pengembangan pariwisata di wilayah Kota Sukabumi. Pada pelaksanaan program pengabdian ini terdapat tiga tahapan pelaksanaan, tahapan tersebut mencakup tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap akhir. Pada tahap persiapan, dilakukan beberapa kegiatan yaitu rapat persiapan semua anggota program pengabdian berupa rapat, survey ke lokasi pengabdian dan melakukan FGD (Focus Group Discussion) dengan mitra, sedangkan pada tahap pelaksanaan dilakukan pendampingan dan pencetakan kemasan. Sementara itu tahap akhir digunakan untuk penyusunan laporan akhir, menyusun luaran serta evaluasi program. Hasil pendampingan tersebut menghasilkan kemasan produk yang baru dengan desain yang lebih menarik dan tidak megurangi Kesan jadulnya hal ini di ungkapkan oleh owner UMKM bahwa Desain yang di hasilkan tidak mengalami perubahan yang signifikan karena tidak menutupi produk didalamnya karena kemasan dibuat transparan. Temuan dari kegiatan ini adalah tercipta nya desain branding tetapi tidak meninggalkan Kesan produk makanan jadul.
Pemberdayaan Kelompok Ibu-Ibu Posyandu Peduli ASI (KIPAS) Dalam Optimalisai Pengolahan Katuk SUM (Snack Ibu Menyusu) Untuk Mencegah Stunting Di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 Pinem, Srilina; Simamora, Lasria; Sembiring, Adelina; Saragih, Ramot; Brahmana, Listra; Rinayanti, Herna; Ernamari; Asih , Kismi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1710

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian Kelompok Ibu-Ibu Posyandu Peduli ASI (KIPAS) dalam mengoptimalkan pengolahan daun katuk menjadi Katuk SUM (Snack Ibu Menyusu) sebagai upaya peningkatan kualitas ASI dan pencegahan stunting pada balita. Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Deli Serdang. Upaya pencegahan stunting dapat dilakukan sejak dini melalui pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dan dukungan gizi seimbang bagi ibu menyusui. Daun katuk dikenal sebagai salah satu tanaman lokal yang berkhasiat dalam meningkatkan produksi ASI, namun pemanfaatannya dalam bentuk olahan pangan masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Ibu-Ibu Posyandu Peduli ASI (KIPAS) dalam mengoptimalkan pengolahan katuk menjadi produk inovatif bernama SUM (Snack Ibu Menyusu) sebagai alternatif camilan sehat dan bergizi untuk mendukung kelancaran laktasi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan keterampilan pengolahan pangan, pendampingan produksi, serta evaluasi tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu-ibu Posyandu mengenai pentingnya ASI eksklusif dan gizi ibu menyusui, serta keterampilan dalam mengolah daun katuk menjadi produk pangan yang bernilai tambah. Program ini diharapkan mampu mendukung kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal, meningkatkan kualitas gizi ibu menyusui, serta berkontribusi dalam pencegahan stunting di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang
Soya Aren Drink (Susu Kombinasi Kedelai dan Kolang-Kaling) Sebagai Susu Alternatif Sumber Tinggi Kalsium Pada Anak Tampubolon, Emelia Apriani; Rizky Andriani Bakara; Nila Reswari Haryana; Oktaviana Siregar; Yunisia Gea
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1712

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita. Kondisi ini disebabkan kekurangan asupan gizi, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari janin hingga 2 tahun. Gizi anak dipengaruhi sejak dalam kandungan, yaitu kualitas makanan, minuman dan gaya hidup sang ibu. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu terkait manfaat pangan fungsional yang diolah menjadi susu kombinasi kedelai dan kolang-kaling sebagai susu alternatif sumber tinggi kalsium pada anak, susu ini juga dapat menjadi alternatif pengganti susu sapi bagi anak yang alergi pada susu sapi. Metode kegiatan dilaksanakan dengan ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi pre-test dan post-test, dan pendampingan pembuatan susu kombinasi kedelai dan kolang-kaling. PkM ini dilakukan pada bulan Juni sampai September 2025 di Dusun VIII Desa Ria-Ria Sei Bamban dengan Mitra Kelompok Wanita Tani Mawar Ria Jaya, yang di hadiri oleh 25 peserta ibu-ibu yang memiliki anak usia 6bulan- 2tahun. Hasil diperoleh adanya peningkatan tingkat pengetahuan ibu terhadap manfaat pangan fungsional yang diolah menjadi susu kombinasi kedelai dan kolang-kaling sebagai susu alternatif sumber tinggi kalsium pada anak untuk pencegahan stunting dengan hasil pre-test mayoritas pengetahuan cukup sebanyak 13 orang (52%), dan setelah diberi edukasi penyuluhan hasil post-test mayoritas pengetahuan baik sebanyak 17 orang (68%). Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dan lancar. Diharapkan kepada para ibu untuk dapat mempraktekkan ulang pembuatan susu kombinasi kedelai dan kolang-kaling di rumah, dengan penggunaan alat dan bahan sederhana, para ibu dapat menjadi perilaku hidup sehat untuk pencegahan stunting pada anak.
Pekarangan Produktif dengan Vertiminaponik sebuah Inovasi Hijau untuk Ketahanan Pangan Keluarga dan Literasi Digital Perempuan Jumiatun; Harlianingtyas, Irma; Pertami, Rindha Rentina Darah; Pratiwi, Berlina Yudha; Kusuma, Satria Indra
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1734

Abstract

Pekarangan di wilayah yang padat penduduk jarang dimanfaatkan sebagai sumber pangan keluarga. Rambipuji merupakan desa yang ada di Kabupaten jember dan salah satu permasalahan di desa tersebut adalah produktivitas lahan yang menurun. Oleh karena itu tim melakukan kegiatan dengan memberdayakan anggota PKK melalui program vertiminaponik. Tujuan kegiatan ini adalah memberdayakan perempuan anggota PKK Curah Ancar, Desa Rambipuji, melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah dengan teknologi vertiminaponik. Waktu pelaksanaan dimulai pada bulan Juli sampai dengan November 2025. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi dan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta mengenai konsep urban farming berbasis zero waste. Materi meliputi pengenalan sistem vertiminaponik, perakitan instalasi, budidaya tanaman sayuran dan ikan, serta pengemasan dan pemasaran produk secara digital. Hasil sosialisasi menunjukkan respons positif, di mana peserta aktif berdiskusi dan menunjukkan minat kuat untuk mengembangkan teknologi ini di rumah masing-masing. Pada tahap penerapan, dilakukan instalasi sistem vertiminaponik sederhana di pekarangan percontohan, yang kemudian diikuti pendampingan teknis hingga peserta mampu merawat tanaman dan ikan secara mandiri. Monitoring dan evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan motivasi kewirausahaan peserta. Beberapa anggota berhasil memanen sayuran pertama, mengemas produk secara higienis, dan memasarkan melalui platform digital. Program ini terbukti memberikan dampak nyata dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang usaha kecil berbasis rumah tangga. Dengan demikian, penerapan vertiminaponik tidak hanya mendukung ketersediaan pangan sehat, tetapi juga memperkuat pemberdayaan sosial ekonomi perempuan di Desa Rambipuji.
Pelatihan Pengolahan Bonggol Jagung Menjadi Agregat Kasar Buatan Sebagai Pemanfaatan Limbah di PT. Benih Citra Asia Rahmadina, Annisa; Nurtanto, Dwi; Pranadiarso, Tedy; Putri, Fidyasari; Supriono, Lyya; Rahman, Ricky; Oktavia, Reny
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1752

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di PT Benih Citra Asia (BCA) Jember. PT BCA bergerak di bidang produksi benih tanaman pangan dan holtikultura. Dalam proses produksinya, Perusahaan menghasilkan limbah organik berupa bonggol jagung yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian dalam bentuk pelatihan pengolahan bonggol jagung menjadi agregat kasar buatan sebagai upaya pemanfaatan limbah pertanian yang ada di PT BCA dan penerapan konsep green materials di lingkungan industri benih. Metode pelaksanaan meliputi tahap survei lapangan, studi pustaka, pembuatan prototype agregat buatan, pembuatan materi pelatihan dan pelaksaan pelatihan. Peserta berasal dari karyawan PT BCA yang sekaligus masyarakat di sekitar PT. Pelatihan difokuskan pada penyampaian materi dan praktik langsung dalam pengolahan bonggol jagung yang akan menjadi agregat kasar buatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah bonggol jagung menjadi agregat kasar buatan. Selain itu, kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah pertanian bernilai guna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan menjadi model penerapan teknologi berbasis limbah organik di industri dan mendukung Pembangunan berkelanjutan yang ramah akan lingkungan.
Evaluasi Aplikasi Pupuk Hayati oleh Gapoktan Tani Abadi untuk Menguatkan Motivasi Penggunaan Pupuk Hayati Ni'matuzahroh; Supriyanto, Agus; Affandi, Moch.; Fahmiyah, Indah; Khiftiyah, Ana; Sari, Silvia
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1781

Abstract

Pupuk hayati, sebagai alternatif pupuk kimia, belum banyak digunakan di kalangan petani. Pada tahun 2023, para petani di Kedungpring, Lamongan, telah menerima pupuk hayati dari Universitas Airlangga (Unair). Namun, pupuk hayati tersebut belum digunakan secara luas oleh petani. Banyak petani yang masih ragu dalam menggunakan pupuk hayati. Oleh sebab itu, diperlukan penguatan motivasi petani Desa Kedungpring Lamongan dalam pengaplikasian pupuk hayati untuk meningkatkan kepercayaan petani dalam menggunakan pupuk hayati yang ramah lingkungan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan pupuk hayati oleh anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Abadi di Kedungpring sebagai upaya untuk memperkuat motivasi petani dalam menggunakan pupuk hayati. Kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode diskusi, dan dibagi dalam 4 sesi, yaitu evaluasi penggunaan pupuk hayati, testimoni penggunaan pupuk hayati, sesi tanya jawab, dan evaluasi kegiatan. Hasil evaluasi penggunaan pupuk hayati Unair menunjukkan bahwa 27% petani telah menggunakan pupuk hayati, penggunaan pupuk hayati oleh sebagian besar petani dikombinasikan dengan pupuk kimia, serta sebagian besar hasil panen petani meningkat setelah menggunakan pupuk hayati. Berdasarkan testimoni, petani mengungkapkan bahwa mereka mendapatkan manfaat setelah menggunakan pupuk hayati. Pada sesi tanya jawab, para petani dengan antusias menanyakan keraguan mereka dalam menggunakan pupuk hayati yang kemudian dijawab oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat untuk meningkatkan motivasi petani. Motivasi petani dalam menggunakan pupuk hayati semakin kuat setelah mengikuti kegiatan ini.
Dari Pekarangan ke Pasar: Pemberdayaan Ibu PKK Kalampangan melalui Inovasi Jamu Serbuk Berbasis Tanaman Obat Keluarga Saragih, Osi; Irawansyah, Iman; Rakhmawati, Dewi; Prawati, Melinda; Extrada, Adis; Rahma, Aida
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1795

Abstract

Program pengabdian ini merupakan sarana untuk memajukan ibu-ibu PKK di Desa Kalampangan khususnya pada Pelatihan tentang ekstraksi tanaman obat keluarga bubuk herbal (TOGA). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali nilai budaya lokal dengan menggunakan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai live pharmacy yang  tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan keluarga namun juga memiliki nilai ekonomi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dengan pendekatan partisipatif dan berbasis pemberdayaan, melalui pelibatan ibu-ibu PKK Desa Kalampangan sebagai subjek utama. Metode ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, kemandirian ekonomi, dan ketrampilan. Rangkaian kegiatan dalam pengabdian ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu Pemberian edukasi manfaat TOGA (Tanaman Obat Keluarga), serta praktik pengolahan jamu. Kegiatan ini melibatkan Dosen, Pelatih profesional (Fasilitator), Mahasiswa, dan Pemangku Kepentingan Desa yang berpartisipasi dengan hasil yang diwujudkan dalam video kegiatan, publikasi online, dan pendaftaran kekayaan intelektual. Program kegiatan pemberdayaan ini mendukung SDGS 2 (Tanpa Kelaparan) dan SDGS 5 (Kesetaraan Gender). Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap IKU 3 yaitu keikutsertaan Dosen dalam kegiatan di luar kampus bersama masyarakat. Pelatihan ini juga dilandasi oleh lintas keilmuan, yaitu: antropologi kesehatan untuk mengetahui budaya TOGA yang dipraktikkan, komunikasi sosiologi untuk menyusun strategi penyuluhan yang lebih efektif dan efisien, manajemen pemasaran untuk mengembangkan strategi pendistribusian dan promosi produk; administrasi dalam proses legalitas dan penerapan sertifikasi halal. Melalui pendekatan holistik ini, Ibu PKK Kalampangan diharapkan mampu mendapatkan kapabilitas dalam mempelajari hal-hal baru dan pemberdayaan ekonomi, juga membuka peluang usaha yang berkelanjutan dengan menghasilkan produk yang berkualitas (bersih dan higienis) dan mudah dijual di pasaran.
Penerapan Strategi Ansambel Angklung Sebagai Cara Optimalisasi Interaksi Sosial Siswa Inklusi Lestari, Dwi; Jaeni; Evifussalam, Yahfenel
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1798

Abstract

Studi ini bertujuan agar dapat melakukan analisis terhadap strategi pembelajaran ansambel angklung dalam menaikkan interaksi sosial siswa inklusi di SMP Negeri 2 Parung, dengan fokus pada proses, strategi, dan perkembangan sosial siswa. Studi ini menerapkan metode studi literatur dengan mengumpulkan data dari buku, jurnal, dan publikasi relevan. Teori serta konsep yang melandasi studi ini yaitu pembelajaran ansambel angklung, proses interaksi sosial, strategi serta pendekatan berdasarkan teori interaksi sosial, peran teman sebaya, orangtua maupun guru. Studi ini disusun dengan menerapkan metode studi literatur Teknik pengumpulan data yang dipakai berupa buku, jurnal, dan terbitan-terbitan lain yang berkaitan dengan topik penelitian.Temuan menunjukkan bahwa interaksi sosial terbentuk secara efektif melalui komunikasi intensif, proses pembelajaran, dan dinamika kelompok teman sebaya. Meskipun terdapat faktor penghambat berupa penolakan sosial dan konflik, faktor penunjang misalnya penerimaan sosial serta manajemen sekolah yang baik lebih dominan. Implikasi utama dari strategi ini adalah terbentuknya empati, kerjasama tim, serta peningkatan prestasi siswa.
Transformasi Pembelajaran Islam Moderat Melalui Virtual Reality di Pesantren Anam, Khoirul; Mulyono; Afnan, Ahmad
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1799

Abstract

Penggunaan teknologi digital dalam pendidikan Islam menjadi semakin penting di era transformasi digital, khususnya dalam upaya memperkuat moderasi beragama di kalangan generasi muda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan pembelajaran Islam moderat berbasis Virtual Reality (VR) di Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Sidoarjo. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, difusi ipteks, simulasi ipteks, serta advokasi dan pendampingan. Guru pesantren dibekali keterampilan pedagogis moderasi beragama sekaligus pelatihan teknis penggunaan VR, sedangkan santri dilibatkan dalam simulasi pembelajaran menggunakan konten VR berupa video 360 derajat tentang sejarah Islam damai, toleransi, dan kehidupan sosial yang plural. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pre-test dan post-test, serta kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan VR meningkatkan motivasi belajar, memperkuat pemahaman santri terhadap nilai Islam moderat, dan menumbuhkan literasi digital di lingkungan pesantren. Meski demikian, keterbatasan infrastruktur teknologi dan keterampilan digital guru menjadi tantangan utama dalam implementasi. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa konten VR, silabus integratif, dan panduan praktis penggunaan teknologi pembelajaran di pesantren. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata dalam menghadirkan model pembelajaran Islam moderat yang inovatif, relevan dengan era digital, serta dapat direplikasi di lembaga pendidikan Islam lainnya.
Promosi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak TK Kemala Bhayangkari 41 Kota Kediri Gunawan, Ibnu; Nurmalasari, Afrida; Widyastomo, Joko; Kamila, Nabila
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1800

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini, yaitu 4-6 tahun di Indonesia, khususnya Jawa Timur, masih menjadi masalah utama dengan prevalensi karies gigi mencapai 77,7% pada usia 3-4 tahun berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, yang dipengaruhi pola makan tinggi gula dan kebiasaan menyikat gigi yang salah.  Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penyuluhan kesehatan gigi dan mulut di TK Kemala Bhayangkari 41 Kota Kediri. Metode penyuluhan meliputi ceramah interaktif menggunakan poster, demonstrasi menyikat gigi dengan model phantom, permainan edukatif, skrining gigi, praktik menyikat gigi bersama, serta pre-test dan post-test. Sebanyak 20 anak yang mengikuti kegiatan penyuluhan ini. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator pengetahuan, ditandai dengan meningkatnya persentase jawaban benar pada post-test dan peningkatan nilai rata-rata. Anak menunjukkan antusiasme tinggi, mampu menirukan teknik menyikat gigi secara berurutan, dan memahami waktu menyikat gigi yang tepat serta pilihan makanan sehat. Temuan ini sejalan dengan kegiatan sebelumnya yang menunjukkan bahwa metode demonstratif dan interaktif mampu meningkatkan perilaku kebersihan gigi pada anak usia dini. Secara keseluruhan, pendekatan multi-metode terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku kesehatan gigi, dan direkomendasikan diterapkan secara rutin sebagai upaya promotif-preventif untuk mengurangi prevalensi karies sejak dini.