cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 478 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYA KERJA UPT PUSKESMAS RATAHAN KECAMATAN LANGOWAN TIMUR KABUPATEN MINAHASA Agustina Mewengkang, Putri Monica; Indriati, Ina; Lessy, Iznih Rahmi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2775

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan susu hasil produksi ibu yang dimanfaatkan oleh untuk anak-anak dan merupakan sumber nutrisi utama bagi anak-anak yang belum bisa mendapatkan makanan padat. Pemberian ASI pada dasarnya dipengaruhi oleh beberapa variabel, terutama faktor dalam dan luar. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pemberian ASI tertentu antara lain tidak adanya pengetahuan ibu tentang pentingnya menyusui. Inti dari tujuan ini adalah untuk mengetahui keterkaitan data ibu dengan pemberian ASI di ruang kerja UPT Puskesmas Ratahan wilayah Minahasa. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang mempunyai anak berusia 0-6 bulan yang mengkoordinasikan pertimbangan penelitian dengan prosedur pengujian menggunakan metode total sampling. sampel yang digunakan adalah 53 responden. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuisioner. Penilaian data menggunakan uji terukur Chi Square. Konsekuensi uji terukur chi square menunjukkan bahwa variabel informasi mempunyai pvalue = 0,000 < α (0,05), sehingga terdapat hubungan antara informasi ibu dengan pemilihan ASI.Kata Kunci : Ibu, Asi, Pengetahuan
CHIROPRACTIC MENURUNKAN LOW BACK PAIN PADA KELOMPOK PENJAHIT KONVEKSI Efendi, Zulham; Reni, Ises; Fitri, Yulia; Adha, Dedi; Afrizal, Afrizal
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2595

Abstract

Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) merupakan masalah muskuloskeletal, di Indonesia 11,9% penduduk didiagnosis sebagai penyakit muskuloskeletal. Nyeri Punggung Bawah di Indonesia merupakan masalah kesehatan nyata. Di Amerika serikat, Nyeri Punggung Bawah merupakan penyebab terbanyak karyawan tidak masuk kerja dan menduduki urutan kedua setelah infeksi pernapasan atas. Sebagai contoh pekerjaan yang menyebabkan gangguan muskuloskeletal adalah menjahit. Di Indonesia menjahit merupakan pekerjaan yang ditekuni baik individu maupun usaha konveksi. Dalam melakukan pekerjaan, pekerja beresiko mendapatkan kecelakaan ataupun penyakit akibat kerja. Hal ini dapat terjadi karena pekerja sering mengalami posisi duduk  lama yang tidak sesuai sehingga terjadi keadaaan postur yang kaku dan beban otot yang statis. Terapi komplementer Chiropractic adalah terapi yang efektif dalam menurunkan nyeri low back pain. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh  Chiropractic terhadap penurunan nyeri Low Back Pain pada kelompok penjahit konveksi di Lubuk Buaya Kota Padang. Penelitian menggunakan rancangan pre-eksperimental design dengan pendekatan one-Group Pre-Post test design dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian dilakukan pada bulan November 2023 di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang dengan jumlah sampel 13 orang. Hasil  analisis menunjukkan ada pengaruh chiropractic terhadap penurunan nyeri low back pain pada kelompok penjahit konveksi diwilayah kerja puskesmas lubuk buaya kota padang (p<0,05). Penelitian ini dapat dijadikan sebagai terapi komplementer bagi penderita low back pain yang dapat akan digunakan oleh masyaraka.Kata Kunci :Low Back Pain, Chiropractic
STUDI LITERATURE : MANFAAT EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM) SEBAGAI OBAT TRADISIONAL DIABETES MELLITUS Intami, Eprina; Girsang, Ermi; Napiah, Ali
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2478

Abstract

Daun sirih merah merupakan tanaman liar yang menyebar ke seluruh Indonesia, daun sirih merah merupakan jenis tanaman herbal tradisional. Biasanya dimanfaatkan sebagai obat herbal, ramuan, tanaman upacara adat dan konsumsi sehari hari. Telah banyak didapatkan berbagai macam obat tradisional yang terbukti mampu mengobati berbagai penyakit. Secara tradisional daun sirih merah memiliki senyawa antidiabetes  yaitu mengandung senyawa flavonoid, saponi, tannin dan alkaloid. Sehingga tujuan dalam kajian Pustaka untuk mengetahui kandungan daun sirih merah terhadap penurunan kadar gula darah. Metodologi penelitian ini yakni menulis artikel berdasarkan tinjauan studi literature. Kriterianya adalah jurnal yang diterbitkan 5 tahun terakhir dan terindeks di Google Scholar. Berdasarkan studi literature dari berbagai jurnal diperoleh bahwa daun sirih merah memiliki senyawa bioaktif antidiabetagonik.Kata Kunci : ekstrak daun sirih merah, Diabetes Mellitus, Obat Tradisional
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN PERAWATAN DIRI ANAK RETARDASI MENTAL rahmadani, elsi; Sari, Gita Maya; Gito, Ariyus Popsi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2835

Abstract

Children with mental retardation are children with below average IQ with the inability to carry out daily activities and maintain self-care and need family support. The purpose of this study was to analyze the relationship between family support and self-care independence in children with mental retardation at SLB Negeri in Bengkulu. This study is a type of quantitative correlation research with a cross-sectional analysis design. The sample in this study was 43 respondents from parents of children with mental retardation at SLB Negeri Bengkulu with a purposive sampling technique. Data collection using a questionnaire on family support and self-care independence and data analysis using the Chi-Square test. The results showed that 51.2% of respondents had less family support and (51.2%) had good self-care independence in children with mental retardation at SLB Negeri Bengkulu. The results of the Chi-Square statistical test showed p = 0.022 <0.05. The conclusion is that there is a relationship between family support and self-care independence in children with mental retardation at SLB Negeri Bengkulu. It is hoped that families can provide and improve good support for children with mental retardation by providing informational, emotional, assessment and instrumental support.Key Word : Family Support, Self-Care Independence, Mental Retardation
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Capaian Imunisasi Booster Campak pada Anak Usia 18 Sampai 24 Bulan di Puskesmas Petaling Kabupaten Banyuasin Yuliani, Yuliani; Arif, Ahmad; Rahmawati, Eka; Wathan, Fika Minata
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2000

Abstract

Berdasarkan  Profil Kesehatan indonesia Suspek campak pada tahun 2018 sebesar 3,18 % per 100.000 penduduk, kemudian  pada  tahun  2019  angka  tersebut meningkat menjadi sebesar 3,29 %  per 100.000 penduduk. Sumatera Selatan menjadi salah satu wilayah dengan kasus campak klinis yang terbilang cukup tinggi. Imunisasi Booster adalah ulangan imunisasi dasar untuk memperpanjang masa perlindungan atau mempertahankan tingkat kekebalan anak yang sudah mendapatkan imunisasi dasar. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui   hubunganPengetahuan Ibu, minat ibu dan peran petugas kesehatan dengan Rendahnya Capaian Imunisasi Booster Campak Pada Anak Usia 18 sampai 24 Bulan di Puskesmas Petaling Kabupaten Banyuasin Tahun 2023. Metode pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional dengan populasi 66 anak dan sampel 66 anak menggunakan tehnik total sampling. . Analisis data menggunakan uji statistic chi square dengan p value α (0,05).  Hasil penelitian ini dari 41  responden yang berpengetahuan kurang baik 33 (80,5%) responden tidak lengkap imunisasi booster campak dengan  p value = 0,000, dari 38 responden ibu yang berminat 30 (78,9%) responden tidak lengkap imunisasi booster campak dengan p value = 0,002, sedangkan dari 57  responden yang berperan 39 (68,4%) responden tidak lengkap imunisasi booster campak dengan  p value = 0,022. Petugas kesehatan diharapkan agar bisa meningkatkan pemberian edukasi kepada ibu yang mempunyai anak balita mengenai pentingnya pemberian imunisasi booster campak.
Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2024 Pratiwi, Margareta; Arista, Devi; Siahaan, Gustien
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2863

Abstract

Glukosa darah yang baik di perlukan penatalaksanaan holistic meliputi edukasi, terapi gizi medic, aktivitas visik, pemberian obat-obatan, dan pemantauan glukosa darah. Kendali glukosa darah pasien diabetes melitus dapatdicapai mulai dari perubahan pola hidup.Penelitian ini mengunakan desain cross-sectional,jenis penelitian kuantitatif yang bersifat analitik yang bertujuan untuk memperoleh data yang lebih lengkap yang dilakukan untuk melihat pengaruh antara aktifitas fisik dan pola makan terhadap kejadian diabetes melitus di wilayah kerjaPuskesmasSukoAwinJayaKecamatanSekernan.KabupatenMuaroJambitahun2024,sampelpenelitianini berjumlah 58 responden,pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengambilan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling dan pengolahan data dengan mengunakan program Statistical Program for Sosial Science (SPSS).Hasilpenelitiandari58respondendiketahuisebanyak 39 responden (67,2%) kejadian diabetes melitus, dilihatdari uji chi square, secara statistik menunjukan ada penggaruh yang bermakna antara aktifitas fisik dan pola makan terhadap kejadian diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi tahun 2024.Perlu adanya kebijakan dari Puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi dalam pengembangan program kesehatan tentang kejadian diabetes melitus khususnya pada wilayah kerja puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. Diharapkan kepada puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi untuk memberikan informasi kepada pasien tentang bahaya diabetes melitus.Kata Kunci  : Diabetes Mellitus, aktifitas fisik, pola makan
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ATP DAN WTP PESERTA MANDIRI DALAM MEMBAYAR IURAN BPJS KELAS III PADA PEDAGANG DI KELURAHAN TUNTUNGAN II Khumaira, Luthfiah; Herawati, Putri; Auzi, Shopiah; Gurning, Fitriani Pramita
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2643

Abstract

 Cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Indonesia untuk Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) per tahun 2022 sebesar 12,4% atau sekitar 34.144.797 jiwa. Pada tahun 2024 jumlah peserta BPJS Kesehatan mencapai 95,7% dari total penduduk Indonesia, dimana 130,21 juta jiwa (48,3%) diantaranya termasuk dalam segmen peserta mandiri. ATP dan WTP merupakan faktor kunci dalam keputusan peserta untuk membayar iuran JKN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan (ATP) dan kemauan (WTP) membayar iuran BPJS Kesehatan Kelas III mandiri pada pedagang di Kelurahan Tuntungan II. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang berprofesi sebagai pedagang di Kelurahan Tuntungan II, sampel yang diambil sebanyak 85 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pedagang memiliki kemampuan dan kemauan membayar iuran BPJS kelas III yang cukup tinggi, meskipun ada yang merasa tidak mampu membayar karena prioritas kebutuhan keluarga. Faktor-faktor yang mempengaruhi Kemampuan (ATP) dan Kemauan (WTP) pedagang di Kelurahan Tuntungan II adalah pendidikan terakhir yang memiliki pengaruh terhadap Kemampuan (ATP) dengan nilai p-value sebesar 0,005. dan Jumlah Pendapatan juga memiliki pengaruh terhadap Kemampuan (ATP) dengan nilai p-value sebesar 0,035. Sedangkan faktor jumlah anggota keluarga memiliki nilai p-value sebesar 0,241 > 0,05 yang berarti tidak memiliki pengaruh terhadap Ability (ATP). Namun, ketiga faktor tersebut tidak memiliki pengaruh terhadap Kemauan (WTP).Kata kunci: BPJS Mandiri, Faktor ATP dan WTP, Pedagang34
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN PREEKAMPSI PADA IBU HAMIL DI UPT PUSKESMASRAWAT INAP MERAPI II KEC.MERAPI BARAT KABUPATEN LAHAT Apriani, Waytherlis; Oklaini, Suhita Tri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2544

Abstract

Tingginya angka kejadian preeklampsia merupakan faktor utama penyebab timbulnya eklampsia yang dapat mengancam hidup ibu bersalin. Tingginya angka kematian ibu sebagai akibat perkembangan dari preeklampsia yang tidak terkontrol memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap tingginya angka kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan paritas ibu dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di Puskesmas Rawat Inap Merapi II Kabupaten Lahat tahun 2021. Desain penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan case control. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil di Puskesmas Rawat Inap Merapi II Kabupaten Lahat tahun 2021 berjumlah 503 Orang. Pengambilan sampel penelitian dilakukan 1:1 kelompok kasus sebanyak 68 orang diambil secara total sampling, Sedangkan kelompok kontrol sebanyak 68 orang diambil secara systematic random sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Chi- Square (X2), uji Contigency Coefficient (C). Hasil penelitian ini didapatkan : (1) dari 136 orang terdapat 68 orang preeklampsia, dan 68 orang tidak preeklampsia; (2) terdapat 60 orang umur <20atau >35 tahun atau 76 orang umur 20-35 tahun; (3) terdapat 61 orang paritas primipara atau grande multigravida dan 75 orang paritas multigravida; (4) ada hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian preeklampsi di Puskesmas Merapi II Kabupaten Lahat dengan kategori sedang; dan (5) ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian preeklampsia di Puskesmas Rawat Inap Merapi II kabupaten Lahat dengan kategori sedang.Kata kunci     : Preeklampsia, usia dan paritas
ISOMETRIC HANDGRIP EXERCISE MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENS Adha, Dedi; Efendi, Zulham; Edyyul, Ilham Akerda; Alisa, Fitria; Afrizal, Afrizal
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2993

Abstract

Batas tekanan darah normal ≤ 130/85 mmHg, sedangkan ≥ 140/90 mmHg dinyatakan hipertensi. MeanArterial Pressure (MAP) adalah hasil rata-rata tekanan darah arteri yang dibutuhkan untuk sirkulasi darahsampai ke otak. Tekanan darah yang terus meningkat dalam jangka panjang akan menyebabkanterbentuknya kerak (plak) yang dapat mempersempit pembuluh darah koroner yang merupakan jaluroksigen dan nutrisi (energi) bagi jantung. Salah satu penatalaksanaan yang diberikan pada penderitahipertensi adalah melakukan aktivitas fisik seperti isometric handgrip exercise. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui pengaruh isometric handgrip exercise terhadap tekanan darah pada penderita hipertensidi Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Jenis penelitian ini pre eksperimen dengan rancangan one group pre-test pos-test without control group. Sampel berjumlah 13 responden dengan teknik pengambilan sampelyaitu purposive sampling. Pengolahan data penelitian ini adalah uji paired sampel t-test.Hasil penelitiandidapatkan rerata MAP sebelum dilakukan intervensi isometric handgrip exercise adalah 110,869 danrerata MAP sesudah intervensi adalah 102,123. Terdapat perbedaan antara nilai rerata MAP tekanan darahsebelum dan sesudah diberikan intervensi isometric handgrip exercise dengan p value = 0,000 (p≤ 0,05),berarti terdapat pengaruh isometric handgrip exercise terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi diLubuk Buaya Padang. Disarankan bagi pelayanan keperawatan untuk memberikan informasi danintervensi isometric handgrip exercise sebagai salah satu terapi non farmakologis dalam menurunkantekanan darah pada penderita hipertensi.Kata kunci : Hipertensi, Isometric handgrip exercise
HUBUNGAN PERAN AYAH DENGAN CAPAIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP (IDL) PADA BALITA USIA 12-24 BULAN DI KELURAHAN PASIE NAN TIGO WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK BUAYA KOTA PADANG TAHUN 2023 Dewi, Emita
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2899

Abstract

Salah satu faktor peran ayah sebagai kepala keluarga, yaitu menentukan apakah anaknya di izinkan untukdiimunisasi atau tidak, terciptanya asumsi yang menyebabkan ayah khawatir terhadap pemberian imunisasi padaanaknya dan melarang ibu untuk membawa anak imunisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuiHubungan Peran Ayah dengan Capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) pada Balita Usia 12-24 bulan diKelurahan Pasie Nan Tigo Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2023Jenis penelitian iniadalah penelitian Kuantitatif dengan desain Deskriptif Analitik dengan pendekatan Probality Sampling. Penelitiandilakukan dengan mengambil sampel dengan cara simple random sampling sebanyak 60 responden. Data yangdikumpulkan mengunakan kuesioner dan diolah dengan komputerisasi dengan analisis univariat dan bivariatmenggunakan uji Chi- SquareHasil penelitian menunjukan peran ayah yang pasif sebanyak 34 responden(56,7%) dengan capaian IDL sebanyak 21 responden (35%) berdasarkan uji statistik menunjukan tingkatkemaknaan p value 0,025 (< 0,05) dimana menunjukan bahwa adanya hubungan peran ayah dalam pencapaianIDLdi kelurahan Pasie Nan Tigo Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya, peran aktif ayah dalam pencapaianIDLDiharapkan pada petugas kesehatan dapat menyebarkan informasi tentang pentingnya imunisasi dasarlengkap dengan memberikan penyuluhan kepada orang tua ,menyebarkan leafleat dan bekerja sama denganLintas sektor dan tokoh masyarakat.Kata kunci : peran ayah, capaian Imunisasi Dasar Lengkap