cover
Contact Name
Zetriuslita
Contact Email
ecej@journal.uir.ac.id
Phone
+6281364689313
Journal Mail Official
ecej@journal.uir.ac.id
Editorial Address
Department of Teacher Training and Education Faculty, Universitas Islam Riau. Jl. Kaharuddin Nasution No. 113 Perhentian Marpoyan Pekanbaru Riau Indonesia, Kode Pos : 28284.
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Education Engagement Journal
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : -     EISSN : 26866129     DOI : https://doi.org/10.25299/ceej.v2i1.6175
Core Subject : Education,
Community Education Engagement Journal (CEEJ) merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat dari berbagai multidisiplin ilmu di bidang pendidikan (Pendidikan MIPA, Pendidikan Bahasa, Pendidikan Olahraga, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Seni) yang berisi hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat
Articles 256 Documents
Pengenalan Konsep Autonomous Learning dalam Peningkatan Kompetensi Berbahasa Asing di Tingkat SMA (SMA IT Imam As-Syafii 2 Pekanbaru) Khulaifiyah, Khulaifiyah; Novitri, Safriani; Niken, Fatricia; Noviandhita, Rahmadani
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i1.24933

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk Pengenalan Konsep Autonomous Learning dalam Peningkatan Kompetensi Berbahasa Asing di Tingkat SMA (SMA IT Imam As-Syafii 2 Pekanbaru). Melalui Autonomous Learning, diharapkan peserta didik mampu secara mandiri meningkatkan Kompetensi Berbahasa Asing khususnya Bahasa Inggris. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMA IT Imam As-Syafii 2 Pekanbaru dengan peserta siswa X Putri SMA IT Imam As-Syafii 2 Pekanbaru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih belum terbiasa dengan pola belajar mandiri dan masih sangat memerlukan instruksi guru. Beberapa hambatan utama yang dihadapi antara lain masih kurangnya motivasi, adanya keterbatasan akses terhadap materi, masih minimnya dukungan lingkungan, serta belum tersedianya sistem pendampingan yang efektif. Meski demikian, respon siswa terhadap pengenalan konsep ini cukup positif, dan mereka menunjukkan antusiasme untuk mencoba strategi belajar mandiri yang diperkenalkan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya belajar mandiri yang berkelanjutan di lingkungan sekolah, serta mendorong pihak sekolah dan guru untuk menciptakan atmosphere yang mendukung pembelajaran otonomi dalam penguasaan bahasa asing.
Ekstrakurikuler Sains Kontekstual: Pemberdayaan Komunitas Belajar dalam Eksplorasi Potensi Sains Lokal Sekolah Ichwani Putri, Iffa; Nurkhairo Hidayati; Ummi Kalsum; Yulis, Putri Ade Rahma; Salsabila, Zahra Anandita; Swastika, Amelia
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i1.24944

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan program ekstrakurikuler SELASAR (Sains Eksploratif Langsung dari Sumber Alam dan Ruang Lokal) di SMPN 4 Siak Hulu, Riau. Program dirancang untuk memperkuat pembelajaran sains kontekstual dan pemanfaatan potensi sains lokal. Kegiatan diikuti oleh guru-guru IPA dan 25 orang siswa kelas IX. Metode meliputi sosialisasi kepada kepala sekolah dan guru IPA, pelatihan teknik eksplorasi serta dokumentasi, pendampingan school-yard inventory tumbuhan (identifikasi morfologi, klasifikasi, dokumentasi spesies tumbuhan), laporan hasil eksplorasi lapangan. Data kualitatif dan teknik analisis dihimpun melalui observasi terstruktur serta telaah produk hasil eksplorasi lingkungan sekolah. Hasil menunjukkan terbentuknya program ektrakurikuler eksplorasi sains lokal di lingkungan sekolah, portofolio hasil identifikasi (laporan, poster/infografis), peningkatan keterlibatan dan ketelitian deskripsi siswa, serta kesiapan guru menyelaraskan SELASAR dengan topik pembelajaran. Umpan balik sekolah mengindikasikan kelayakan adopsi berkelanjutan. Disimpulkan bahwa SELASAR efektif meningkatkan relevansi belajar dan praktik komunikasi ilmiah siswa. Selanjutnya akan dilakukan analisis data dengan pengukuran kuantitatif untuk memperkuat bukti dampak dan replikasi.
Gerak Seru Anak TK YLPI Marpoyan Apriani, Leni; Alpen, Joni; Fatmawati; Yulianti, Mimi; Habibah, Zahratul; Dari, Putri Yulan
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i1.25121

Abstract

The “Gerak Seru Anak TK” program was implemented to improve the gross motor skills of early childhood children. The main problems identified were low levels of physical activity among children due to limited facilities, academic dominance, and a lack of understanding among teachers. Activities were carried out through preparation, implementation, and evaluation stages using a fun physical play approach, such as cheerful fitness exercises, ball relays, and catch and throw games. The results of the activities showed an improvement in children's coordination, balance, and agility, as well as an increase in teachers' skills in designing movement activities. In addition, parents became more aware of the importance of physical activity for children. This program has proven to be effective in promoting the holistic development of early childhood through healthy and fun games.
Pelatihan Pembuatan Media Eco Board Game Untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Biologi Implementasi Kurikulum Merdeka Araina, Elga; Gusti Rahmi, Ennike; Fahrina, Ririn; Savitri, Shanty; Putri, Rahmadyah Kusuma; Hartanti, Rio Eka Desi Puwandari; Rahmawati; Limbong, Yulianti
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 1 (2025): October
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i1.25126

Abstract

Masih terbatasnya kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang interaktif dan sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogik guru biologi MGMP Kabupaten Pulang Pisau melalui pelatihan pengembangan media Eco Board Game sebagai pendukung implementasi Kurikulum Mandiri. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi, dan simulasi pembuatan serta penerapan Eco Board Game dalam proses pembelajaran. Kegiatan diikuti oleh 13 guru Biologi SMA. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan evaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pengembangan media pembelajaran berbasis permainan. Peserta juga memberikan respon positif terhadap kemudahan penerapan media ini di kelas. Hasil evaluasi menunjukkan respon positif peserta: 76,92% sangat setuju dan 23,07% setuju terhadap kualitas materi; 69,23% sangat setuju dan 30,86% setuju terhadap penggunaan media; serta 76,92% sangat setuju dan 23,07% setuju terhadap manfaat dan motivasi pelatihan. Kesimpulannya, pelatihan Eco Board Game efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru Biologi, khususnya dalam penerapan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. ABSTRACT Teachers still have limited ability to develop interactive learning media that are in line with the principles of the Merdeka Curriculum. This community service activity aims to improve the pedagogical competence of biology teachers in the Pulang Pisau District MGMP through training in the development of Eco Board Game media to support the implementation of the Independent Curriculum. The implementation methods include socialization, demonstration, and simulation of the creation and application of Eco Board Games in the learning process. The activity was attended by 13 high school biology teachers. Data were obtained through observation, interviews, and activity evaluation. The results showed that participants were able to understand the concept of developing game-based learning media. Participants also responded positively to the ease of applying this media in the classroom. The evaluation results showed positive responses from participants: 76.92% strongly agreed and 23.07% agreed with the quality of the material; 69.23% strongly agreed and 30.86% agreed with the use of the media; and 76.92% strongly agreed and 23.07% agreed with the benefits and motivation of the training. In conclusion, the Eco Board Game training was effective in improving the pedagogical competence of Biology teachers, particularly in the application of a fun, contextual learning approach that aligns with the principles of the Merdeka Curriculum.
Edukasi Konservasi Berbasis Proyek Atlas Mini Hewan Vertebrata Endemik Riau pada Siswa Fauziah, Nurul; Kurniati, Fatia; Yeyendra, Yeyendra; Putri, Iffa Ichwani; Kumalasari, Cyintia; Yustika, Ayu Trisna; Halifa, Qiara Nur
Community Education Engagement Journal Vol. 8 No. 1 (2026): October (Articles in Progress)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v8i1.26813

Abstract

Latar Belakang: Pembelajaran konservasi di tingkat sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait dengan rendahnya literasi lingkungan serta terbatasnya pemahaman siswa terhadap fauna lokal. Kondisi ini menunjukkan perlunya edukasi konservasi yang kontekstual dan berbasis potensi lokal. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran konservasi siswa melalui edukasi konservasi berbasis proyek dengan menggunakan atlas mini hewan vertebrata endemik Riau. Kegiatan dilaksanakan di SMP YLPI Perhentian Marpoyan dengan melibatkan siswa kelas IX. Metode: Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi interaktif, diskusi, serta pembelajaran berbasis proyek melalui penyusunan atlas mini secara berkelompok, dengan evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi siswa dan hasil proyek. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan siswa, pemahaman konsep klasifikasi hewan vertebrata, serta pengenalan terhadap fauna lokal. Atlas mini yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual di sekolah. Kesimpulan: Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi sains dan kesadaran konservasi siswa serta berpotensi dikembangkan sebagai sumber belajar berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
Belajar Biologi dari Isu Nyata: Kelas Inspiratif Berbasis Socio-Scientific Issues sebagai Strategi Penguatan Higher-Order Thinking Skills (HOTS) Hidayati, Nurkhairo; Ferazona, Sepita; Rahmayulis, Putri Ade; Chairunnisa, Sheilla; Aprilia, Minel
Community Education Engagement Journal Vol. 8 No. 1 (2026): October (Articles in Progress)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v8i1.27287

Abstract

Latar Belakang: Pembelajaran biologi di sekolah menengah atas masih cenderung berorientasi pada penguasaan konsep sehingga kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) siswa belum berkembang secara optimal. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan HOTS siswa melalui penerapan Kelas Inspiratif Biologi berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) yang mengaitkan konsep biologi dengan isu nyata di lingkungan sekolah. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026 di SMAN 2 Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau dengan melibatkan 30 siswa kelas XI. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan utama, yaitu persiapan dan sosialisasi, pelaksanaan Kelas Inspiratif Biologi berbasis SSI, serta evaluasi dan refleksi. Pada tahap pelaksanaan, siswa terlibat dalam diskusi kelompok, presentasi hasil, dan pengerjaan soal atau tes yang memuat analisis dampak lingkungan, evaluasi program berbasis lingkungan, dan perancangan solusi kontekstual. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu menganalisis permasalahan lingkungan secara logis, memberikan penilaian kritis terhadap program lingkungan sekolah, serta merancang solusi realistis untuk mengurangi sampah plastik. Persentase siswa yang mampu mengidentifikasi masalah sebanyak 67 persen dan 53 persen mampu melakukan evaluasi. Keterlibatan aktif siswa selama diskusi dan presentasi mencerminkan berkembangnya kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi sebagai inti HOTS. Kesimpulan: Kelas Inspiratif Biologi berbasis SSI yang dilaksanakan di kelas XI SMAN 2 Siak Hulu terbukti efektif sebagai strategi penguatan HOTS siswa dan dapat dijadikan alternatif pembelajaran biologi yang kontekstual dan bermakna dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.