cover
Contact Name
Riswanto
Contact Email
sangsurya338@gmail.com
Phone
+6285838335446
Journal Mail Official
sangsurya338@gmail.com
Editorial Address
l. KH Dewantara No.116 Iringmulyo, Metro Timur, Kota Metro – Lampung Telpon : 0725 42445. (Hp. 085838335446)
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : 28279654     EISSN : 2597484X     DOI : http://dx.doi.org/10.24127/sss.v5i1.1474
Focus and Scope of the articles published in SINAR SANG SURYA: Journal of Research-based Community Service such as Community Empowerment, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning, Community Development. The partner community can be in the form of productive partners or non-productive partners
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 338 Documents
EFEKTIVITAS METODE PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIDKAN AGAMA DAN BUDI PEKERTI TERHADAP DAYA TANGKAP PESERTA DIDIK SDN BANJARSARI Atik Wahyuni; Yudistira Putra Harum; Inggi Ardianto Nugraha; Misikatul Hajar; Danya Mozza Elshiva
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.3193

Abstract

Artikel ini dilatar belakangi oleh proses pembelajaran yang masih berpacu pada buku ajar dan papan tulis, sehingga  hal tersebut menyebabkan pola pikir peserta didik kurang kreatif dan kurangnya kemampuan dalam memecahkan suatu permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan agama dan budi pekerti kelas 5 SDN Banjarsari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan menggunakan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang menerapkan dua metode pembelajaran yaitu metode konvensional dan metode Problem Based Learning. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini  adalah tes evaluasi dan observasi, instrument yang dipakai adalah soal tes dan lembar observasi aktivitas siswa. Data yang diperoleh berupa kemampuan pemecahan masalah mengimani hari akhir, data hasil dan observasi pada saat proses pembelajaran dari aktivitas peserta didik. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif yaitu dengan membandingkan hasil tes metode konvensional dengan metode Problem Based Learning (PBL). Indikator keberhasilan penelitian ini adalah 80 persen peserta didik tuntas dari KKM ≥78. Hasil menunjukkan jika penerapan metode Problem Based Learning mampu meningkatkan kemampuan memecahkan masalah mengimani hari akhir. Nilai rata-rata kelas naik, dari 75,78 saat menggunakan metode konvensional menjadi 84,21 setelah menerapkan metode Problem Based Learning. Jumlah peserta didik yang mencapai nilai di atas KKM meningkat dari 8 peserta didik (42%) pada metode konvensional menjadi 17 peserta didik (89%). Penelitian ini dapat dikatakan berhasil karena telah mencapai indikator keberhasilan yaitu 80 persen peserta didik tuntas belajar dengan KKM  ≥ 78
PEMULIHAN EKOSISTEM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN DENGAN KEGIATAN PENGHIJAUAN DI KAMPUNG SUKAJADI Satria Bagoes Aji Premono; Wahyu Syahputra Ruljaya; Clarisa Putri; Helen Tria Febrita; Lusiya Dewi; Bayu Panggih Pamungkas; Brilian Damar Admaja; Gilang Mahendra Akbar; Dedi Irawan
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3286

Abstract

ABSTRAKPenghijauan adalah salah satu kegiatan penting yang perlu dilakukan secara terstruktur dalam menangani krisis lingkungan. Kampung Sukajadi merupakan salah satu Kampung mempunyai banyak lahan pertanian dan persawahan. Namun masih terdapat beberapa lahan-lahan yang masih kosong dan belum dimanfaatkan. Dalam Upaya pelestarian lingkungan, mahasiswa KKN bersama Aparatur Kampung setempat telah melakukan kegiatan penghijauan. Kegiatan bertujuan untuk mengisi lahan-lahan kosong baik di sepanjang sisi jalan maupun pada salah satu lahan milik Kampung yang masih kosong. Kegiatan penghijauan bertujuan untuk pelestarian lingkungan serta mendapat manfaat ekonomi.ABSTRACK  Greening is one of the important activities that needs to be done in a structured way in dealing with environmental crises. The village of Sukajadi is one of the villages that has many farmland and suburbs. But there are still some land that is empty and unused. In an effort to preserve the environment, KKN students together with local village appliances have undertaken greening activities. The activity is aimed at filling the empty land either along the side of the road or on one of the land belonging to the village that is still vacant. Greening activities are aimed at environmental conservation as well as economic benefits.
PEMBUATAN DAN SOSIALISASI PETA DESA AUR STANDING KECAMATAN PEMULUTAN KABUPATEN OGAN ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN Siti Hardianti
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3239

Abstract

Peningkatan kemajuan desa memerlukan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya adalah lembaga pendidikan perguruan tinggi. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini menjadi sebuah bentuk dukungan Lembaga pendidikan, dalam meningkatkan kemajuan desa dengan memanfaatkan secara maksimal informasi geospasial. Desa Aur Standing merupakan salah satu Desa di Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki 5 Dusun dan 10 RT. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesa Nomor 45 Tahun 2016 Tentang Pedoman dan Penegasan Batas Desa, maka sebuah desa memerlukan sebuah peta desa untuk memberikan gambaran mengenai lokasi dan batas wilayah desa serta memberikan kejelasan serta kepastian hukum terhadap batas wilayah desa tersebut. Kemudian juga dengan keberadaan peta desa akan mempermudah bagi desa tersebut melihat potensi yang ada. Pembuatan peta desa dimulai dengan pengumpulan data sekunder, pembuatan rancangan peta desa dari data sekunder, observasi lapangan untuk mendapatkan data aktual, pembuatan peta desa dari data aktual, konsultasi hasil peta sementara dan setelah melakukan konsultasi peta, maka dilakukanlah sosialisasi peta Desa. Hasil dari kegiatan ini adalah sebuah peta desa yang dapat dimanfaatkan oleh perangkat desa maupun masyarakat desa serta pemahaman masyarakat desa tentang pembacaan peta dan pentingnya peta desa pada sebuah desa. Dengan bantuan peta desa, pemerintah desa maupun pihak yang berkepentingan dalam pembangunan dan pengembangan desa, bisa mendapatkan informasi terkait apa saja yang ada di desa tersebut. Kata kunci : Peta, Desa Aur Standing, Geospasial
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTU WORDWALL Budiono, Desi; Farida, Nurul
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.3146

Abstract

Tujuan kegiatan kepada masyarakat ini adalah untuk  memberikan pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif berbantu berbantu wordwall di Madrasah Aliyah Sabiilul Muttaqien.  Kegiatan pengabdian diikuti oleh mitra pengabdian yaitu para guru di MA Sabiilul Muttaqien di Desa Sukaraja Nuban, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur sebanyak 20 peserta.  Metode pelaksanan pengabdian meiputi metode ceramah untuk memamparkan materi oleh tim pengabdi,  diskusi dan tanya jawab, praktik pembuatan media interaktif, dan metode angketuntuk mengukur pemahaman peserta pelatihan. Berdasarkan hasil dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa  95 % peserta pelatihan memiliki pemahaman dan keterampilan pembuatan media pembelajaran interaktif berbantu wordwall
MEDIA SERBANEKA (KARTU KAGANGA DAN PAPAN MAGNETIK): SOLUSI MEMPERTAHANKAN AKSARA TRADISIONAL LAMPUNG Rahayu, Sri Retnaning; Puspita, Diana; Septiani, Siti; Arisca, Naufal; Jelita, Dinda; Prayoga, Duta Lintang; Darmayanti, Elmira Febri
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3887

Abstract

ABSTRAK PKM-PM masyarakat ini menitikberatkan kepada murid Sekolah Dasar, terkait dengan pembelajaran Aksara Lampung. SD Negeri 1 Metro Pusat yang berada di Provinsi Lampung sebagai mitra PKM-PM masyarakat mengalami kendala dalam pembelajaran Aksara Lampung terutama pada siswa kelas 1,2 dan 3. Hal ini disebabkan karena media pembelajaran kurang menarik sehingga mereka kurang antusias dalam belajar Aksara Lampung. Pembelajaran Aksara Lampung sebaiknya harus dapat dipahami dan dimengerti dari murid kelas dasar untuk menjadi bekal di tingkat selanjutnya dan untuk melestarikan Aksara Lampung sebagai aksara tradisional. Oleh karena itu, kegiatan ini difokuskan pada bagaimana cara menguatkan respon, menghafal dan memahami pada anak, supaya apa yang sudah disampaikan mudah diterapkan serta menjadi penguat pondasi dasar Aksara Lampung. Dalam pelaksanaan PKM-PM ini solusi yang ditawarkan adalah membuat game berupa Kartu Acak yang akan dinamakan game KaGaNGa dan penerapan media pembelajaran dengan Papan Magnetik. Metode penelitian ini mengunakan metode pendekatan masyarakat serta dengan menerapkan pola pendekatan komunikasi melalui sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, kemudian penerapan metode observasi dan dokumentasi yang terimplementasikan pada kegiatan treatment game kartu KaGaNGa dan media papan magnetik.Kata kunci : Media, Aksara Lampung, Game, Kartu KaGaNGa ABSTRACTThis community service focuses on elementary school students, related to learning Lampung Script. SD Negeri 1 Metro Pusat located in Lampung Province as a community service partner this time experienced obstacles in learning Lampung Script, especially for students in grades 1, 2 and 3. This is because the learning media is less interesting so they are less enthusiastic in learning Lampung Script. Learning Lampung Script should be understood and comprehended from elementary grade students to become provisions at the next level and to preserve Lampung Script as a traditional script. Therefore, this activity focused on how to strengthen the response, memorization and understanding in children, so that what has been conveyed is easily applied and becomes a reinforcement of the basic foundation of Lampung Script. In the implementation of this PKM-PM-PM, the solution offered is to make a game in the form of random cards which will be called the KaGaNGa game and the application of learning media with magnetic boards. This research method uses a community approach method and by applying a communication approach pattern through socialization, training and mentoring, then applying observation and documentation methods that are implemented in the KaGaNGa card game treatment activities and magnetic board media.Keywords: Media, Lampung Script, Game, KaGaNGa Card
Penguatan Bidang Ekonomi Kreatif Melalui Pelatihan E-Commerce dan Digital Marketing Pada Pemuda Karang Taruna Puri, Lilian Mega; Wibawa, Fajri Arif; Budiono, Desi
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.3013

Abstract

Permasalahan yang sering ditemukan pada pemuda pengurus karang taruna khususnya kepengurusan di bidang ekonomi kreatif memiliki beberapa produk kewirausahaan akan tetapi karena kurangnya pengetahuan maupun pengimplementasian dalam digital marketing dan e-commerce. Bisa dikatakan, produk yang dimiliki mangkrak tidak dipasarkan dengan baik, terutama pasca pandemi dimana masyarakat mengalami masa pemulihan ekonomi. Padahal produk-produk tersebut bisa jadi kekuatan pemulihan yang luar biasa jika diolah dengan baik. Karena itulah perlu adanya solusi yaitu dengan memberikan Penguatan Bidang Ekonomi Kreatif Melalui Pelatihan E-Commerce dan Digital Marketing yang diberikan kepada Pengurus Karang Taruna Pemuda Mandiri Rejomulyo, Metro Selatan, Lampung. Kontribusi pengabdi kepada masyarakat yaitu memberikan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan pengembangan kemampuan para pemuda-pemudi anggota karang taruna dibidang E-Commerce dan Digital Marketing. Pengabdian ini dilaksanakan kurang lebih selama 3 bulan dengan tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta merupakan pemuda anggota karang taruna yang berjumlah sekitar 20 orang. Menuju perkembangan zaman era industri 5.0 yang menuntut semua masyarakat khususnya pemuda agar dapat mengakses informasi dan aktivitas secara online, maka diperlukan kemampuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengembangan kemampuan dibidang ekonomi kreatif khususnya di tengah pandemi covid-19 tentu akan sangat menunjang berbagai kegiatan karang taruna ditengah masyarakat yang lebih terarah.
Penyuluhan penggunaan pewarna sintetis dalam makanan bagi ibu-ibu PKK dan masyarakat di Desa Wates, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah Yandri, Yandri; Hadi, Sutopo; Suhartati, Tati; Qudus, Hardoko Insan; Yuwono, Suripto Dwi
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.3205

Abstract

 ABSTRAK Saat ini, makanan dan minuman masih menggunakan pewarna, terutama yang terbuat dari bahan kimia sintetik. Warna produk dipengaruhi oleh penggunaan zat warna sintetik pada komponen makanan dan minuman sehingga membuat produk lebih menarik bagi konsumen. Namun penggunaan yang terus menerus akan berdampak buruk bagi kesehatan. Masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, harus mengetahui dengan baik tentang pewarna sintetis, risikonya, dan tindakan pencegahan keamanan untuk mengatasi masalah ini. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Lampung untuk meningkatkan pemahaman ini adalah dengan melakukan penyuluhan kepada ibu-ibu PKK dan masyarakat setempat di Desa Wates, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah, tentang risiko penggunaan pewarna sintetis pada makanan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta; dengan menggunakan metode bertingkat diperoleh rata-rata peningkatan pengetahuan peserta pelatihan sebesar 50,43%, dari kelompok rendah (3,76) ke kategori sedang (7,40).  Kata kunci: pewarna makanan, pewarna sintetis, zat aditif  ABSTRACTNowadays, food and beverages still include colours, particularly those made from synthetic chemicals. The color of the product is impacted by the use of synthetic dyes in food and beverage components, making the product more appealing to consumers. But continued usage will have a negative effect on health. The community, especially PKK women, has to be well-informed about synthetic dyes, their risks, and safety precautions in order to solve this issue. One action the University of Lampung Community Service Institute may do to raise this understanding is to counsel PKK women and the local community in Wates Village, Bumi Ratu Nuban District, Central Lampung, on the risks associated with the use of synthetic colors in food. The evaluation's findings demonstrate that this activity was successful in raising participants' knowledge levels; using the multilevel method, there was an average gain of 50.43% in trainees' knowledge, moving them from the low group (3.76) to the medium category (7.40).Keywords:, food coloring, synthetic dyes, additives 
Implementasi Pendidikan Kesehatan Tentang Fase Klimakterium Dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Usia 35-65 Tahun di RW 05 Kelurahan Karangroto Kecamatan Genuk Kota Semarang Realita, Friska
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.3140

Abstract

Latar belakang : Klimakterium adalah periode peralihan dari fase reproduksi menuju fase usia tua dengan mengalami penurunan fungsi degenerative/endokrinologik. Tujuan : Mengetahui pengetahuan ibu tentang klimakterium dan menopause.  Metode : Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengetahui bagaimana perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media leaflet. Hasil : Terdapat perubahan rata-rata sebelum penyuluhan 0.10 dan simpang baku 0.305 dan rata-rata sesudah penyuluhan 0.87 dan simpang baku 0.346. Hasil uji statitistic menggunakan Wilcoxon didapatkan p value = 0.000 (<0,05) yang artinya terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan tentang Fase Klimakterium. Kesimpulan : Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta, dengan rata-rata pengetahuan yang meningkat secara signifikan. Metode leaflet sebagai media edukasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang  klimakterium dan menopause.
PENERAPAN DAN PELATIHAN 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) PENGAJAR DAN SISWA/SISWI SMP GOTONG ROYONG PESAWARAN Masra, Ferizal; Barus, Linda; Indarwati, Suami; Murwanto, Bambang; Prianto, Nawan
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.3198

Abstract

Sampah menurut UU No. 18 tahun 2008, didefinisikan sebagai sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat. Faktanya, yang membuat sampah menjadi hal yang merugikan manusia adalah ketika sampah dengan berbagai jenis bercampur di suatu tempat yang terdiri dari sampah daun, sampah kertas, sampah plastik, sampah logam, dan lain sebagainya. Sampah-sampah tersebut selanjutnya dapat bereaksi secara kimia antara satu dengan lainnya yang dapat membentuk senyawa berbahaya. Dampak negatif yang ditimbulkannya semakin meningkat ketika produk senyawa berbahaya itu terserap ke tanah, ikut aliran air, ataupun terbebas ke udara yang dapat terhirup oleh makhluk hidup lain termasuk manusia yang tentunya juga sangat membahayakan bagi kesehatan makhluk hidup dan juga bagi ekosistem lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali Pengajar dan Siswa/Siswi SMP Gotong Royong Pesawaran dalam mengelola sampah khususnya sampah anorganik dengan cara 3R (Reuse, Reduce, Recycle), untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik dan dapat bernilai ekonomis. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan teknis, serta dilanjutkan dengan pendampingan secara langsung. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa-siswi SMP Gotong Royong Pesawaran dapat memanfaatkan sampah anorganik menjadi sesuatu yang inovatif dan bernilai ekonomis. Kegiatan ini sangat diharapkan bisa dipraktekkan kedepannya, agar dampak negatif dari timbunan-timbunan sampah yang dapat merusak lingkungan dapat teratasi.
PENGUATAN LITERASI BARU UNTUK MENINGKATKAN CRITICAL THINKING SKILLS WARGA BELAJAR PENDIDIKAN KESETARAAN DI PKBM HARATI Anggraini, Gita; Fitri, Anis Aulia; Oktaviana, ⁠Nor Aida; Rosyadah, Noorfa'izah; Jumawan, M.; Salsabila, Ria
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.3192

Abstract

PKBM Harati merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal di Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah. Lembaga ini menyelenggarakan pendidikan kesetaraan baik Paket A, Paket B, dan Paket C. Masih terdapat sejumlah masalah dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran. Masalah yang dihadapi warga belajar disebabkan oleh durasi waktu mereka putus sekolah cukup lama sehingga kesulitan untuk mencerna materi pelajaran dan memecahkan soal-soal latihan. Selain itu, warga belajar tidak fokus lagi pada pendidikan. Untuk mengatasi masalah tersebut maka tim pelaksana menawarkan solusi berupa penguatan literasi baru untuk meningkatkan critical thinking skills warga belajar. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode pendampingan dan pemberdayaan. Kegiatan terdiri atas tiga tahapan yaitu tahap awal, tahap inti, dan tahap akhir. Materi yang diberikan berupa literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia dengan metode ceramah, praktik, games, dan latihan. Kegiatan ini dilakukan oleh tim lima orang mahasiswa didampingi oleh satu orang dosen pendamping. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, warga belajar telah memiliki pemahaman tentang literasi baru dan dapat mengimplementasikannya dalam belajar.