cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 689 Documents
Asesmen Korelasional Agensi Siswa melalui Faktor Praktik Pedagogis dan Asesmen Formatif Della Amelia; Laksmi Dewi; Nurdiani Fathiraini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i4.5170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Teacher-Centeredness dan Perceived Benefits of Formative Assessment terhadap Student Agency murid sekolah menengah atas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian terdiri dari 450 siswa kelas X dan XI dari 10 sekolah di 4 provinsi yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert 5 poin yang mengukur tiga variabel utama. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembelajaran berpusat pada guru masih cukup dominan (M = 3,10; SD = 0,756), sementara persepsi siswa tentang manfaat asesmen formatif berada pada tingkat tertinggi (M = 3,75; SD = 0,830), dan agensi siswa berada pada tingkat sedang (M = 3,45; SD = 0,633) yang masih perlu ditingkatkan. Uji korelasi menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara Teacher-Centeredness dengan Student Agency (r = -0,598; p < 0,01), yang berarti semakin tinggi praktik pembelajaran berpusat pada guru, semakin rendah agensi siswa. Sebaliknya, terdapat hubungan positif yang kuat antara Perceived Benefits of Formative Assessment dengan Student Agency (r = 0,719; p < 0,01), yang berarti bahwa siswa yang merasakan manfaat asesmen formatif cenderung memiliki tingkat agensi yang lebih tinggi. Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris efektivitas intervensi pedagogis yang mengintegrasikan pengurangan praktik pembelajaran berpusat pada guru dan penguatan asesmen formatif dalam meningkatkan agensi murid melalui desain intervensi terkontrol, serta mengeksplorasi faktor kontekstual yang berpotensi memoderasi hubungan antar variable.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Niat Siswa Mengadopsi Game-Based Learning: A Systematic Literature Review Deni Tanuwijaya; Lisana Lisana
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i4.5330

Abstract

Game-Based Learning (GBL) adalah pendekatan pembelajaran berbasis permainan yang menghibur dan melibatkan peserta didik sekolah menengah. Namun, adopsi GBL masih diperdebatkan secara akademis dan memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat siswa untuk mengadopsi GBL. Studi ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA terhadap 20 artikel ilmiah terkemuka dari Google Scholar dan Scopus yang diterbitkan pada rentang tahun 2021 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang memengaruhi niat adopsi GBL dan keterlibatan siswa meliputi persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan (Technology Acceptance Model), penurunan kecemasan belajar (Learning Anxiety), interaksi guru-siswa, serta dukungan teknis dan kesiapan institusional sekolah. Temuan ini memberi panduan bagi pendidik untuk membangun ekosistem GBL yang inklusif dan berkelanjutan, serta menjadi acuan sekolah dalam mengadopsi teknologi pendidikan baru. Untuk penelitian yang akan datang, direkomendasikan penggunaan pendekatan longitudinal guna menguji retensi pengetahuan jangka panjang dan daya ingat siswa terhadap mekanika game. Selain itu, penelitian selanjutnya perlu memperluas pengujian model adopsi ini pada konteks sekolah dengan keterbatasan sarana infrastruktur serta penerapannya pada kurikulum digital lainnya.
Pengembangan Instrumen Phonological Processing pada Anak dengan Disleksia Maya Rahma Sabela; Sri Yamtinah; Joko Yuwono
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i4.5411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen phonological processing serta menguji validitas isi instrumen. Instrumen yang dikembangkan terdiri dari tiga aspek yakni phonological awareness (PA), rapid automatic naming (RAN), dan phonological memory (PM). Penelitian ini mennggunakan metode kuantitatif dengan desain evaluatif. Pegujian validitas dengan jenis validitas isi yang dilakukan melalui expert judgement oleh 7 rater, yang terdiri dari dosen bahasa, dosen pendidikan khusus, dosen pendidikan khusus dengan latar belakang psikologi, dan praktisi. Penilaian ini menggunakan skala empat poin, yaitu 1 = tidak sesuai, 2 = cukup sesuai, 3 = sesuai, dan 4 = sangat sesuai. Sebanyak 33 butir instrumen dianalisis menggunakan formula Aikens’V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan item instrumen yang berjumlah 33 butir memiliki koifisien validitas Aikens’s V dengan rentang 0,83 hingga 0,93 dengan V tabel 0,76 yang menunjuukkan seluruh butir dinyatakan valid dengan kategori tinggi. Selain hasil penilaian secara kuantitatif oleh rater, juga terdapat komentar saran dan perbaikan secara kualitatif dari ahli konstruk, bahasa, dan, materi. Ahli konstruk berkomentar agar instrumen tidak menimbulkan prespektif yang berbeda/ambigu. Ahli bahasa berkomentar terkait cetak miring penulisan istilah asing. Ahli materi berkomentar perbaikan pada isi instrumen agar lebih disesuaikan dengan kemampuan anak. Temuan ini mengindikasikan bahwa instrumen phonological processing yang dikembangkan layak untuk mengukur phonological processing.
Pengembangan E-Book Mpa.a sama Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Student Well Being Siswa Sekolah Dasar Dedi Purwanto; Anwar Anwar; Ahmadin Ahmadin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i4.5416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Book Mpa.a Sama berbasis deep learning sebagai bahan ajar digital yang mengintegrasikan kearifan lokal untuk meningkatkan student well-being siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian melibatkan 30 siswa dengan teknik Purposive Sampling SDN Ncera, guru, kepala sekolah, serta ahli materi, bahasa, dan media. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, tes pretest-posttest, serta skala student well-being, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Book Mpa.a Sama dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli materi (95%), ahli bahasa (95,7%), dan ahli media (92,5%). Hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata 71,33 (pretest) menjadi 82,33 (posttest), sedangkan respons guru berada pada kategori baik (rata-rata 3,20). Skala student well-being menunjukkan kategori sangat sesuai (rata-rata 3,27), dengan aspek emosional memperoleh skor tertinggi (4,00) dan aspek fisik memperoleh skor terendah (2,00). Temuan ini membuktikan bahwa integrasi teknologi digital, kearifan lokal, dan prinsip mindful, meaningful, serta joyful learning mampu meningkatkan keterlibatan, interaksi sosial, dan kenyamanan belajar siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan subjek pada jenjang dan lokasi yang lebih beragam, menguji efektivitas produk melalui desain eksperimen dengan kelompok kontrol, serta mengembangkan strategi pendukung yang secara khusus menyasar aspek kesejahteraan fisik siswa agar dampak E-Book Mpa.a Sama terhadap student well-being dapat lebih optimal dan menyeluruh.
Analysis of the Effectiveness of Digital Infographics on Green Consumer Behaviour through Enchanced Enviromental Literacy as an Effort to Achieve the Sustainable Development Goals Alvina Fadila Maulida; Guspri Devi Artanti; Cucu Cahyana; Ari Fadiati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i4.5473

Abstract

Environmental issues such as climate change, pollution, and waste accumulation urgently highlight the need to shift public consumption patterns through green consumer behaviour-actions that explicitly factor environmental impacts into every choice regarding products and services. This study evaluates the effectiveness of digital infographic educational media focused on green consumer behaviour to improve environmental literacy among vocational students, aligning directly with Sustainable Development Goals (SDGs 4, 12, and 13). Employing a quantitative approach with a one-group pre-test and post-test design, the study involved 43 Culinary Education students as respondents, who were selected through a cluster sampling technique based on their class grouping. Non-test techniques were utilized to assess how digital infographics contributed to targeted SDGs indicators. Post-intervention results demonstrated a clear improvement across academic and behavioral metrics. The students' average knowledge score increased from 12.14 to 14.47, while their average behavior score rose from 47.63 to 54.95. Furthermore, N-Gain analysis revealed a high improvement category for knowledge with a score of 0.81, alongside a moderate improvement for attitude at 0.34. Effect size evaluations using Cohen’s  confirmed high impacts of 0.80 and 0.82. Ultimately, this specialized digital infographic media proves to be an effective educational tool for enhancing comprehension and inspiring students to adopt sustainable, environmentally conscious consumer habits.
Analisis Implementasi Tes Kemampuan Akademik dalam Asesmen Peserta Didik di Indonesia Nirma Yuliana Saputri; Saiful Ridlo; Wiyanto Wiyanto; Arif Widiyatmoko
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i4.5477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai alat evaluasi capaian akademik peserta didik di Indonesia. Kajian mengenai implementasi TKA penting dilakukan untuk memperoleh gambaran perkembangan penerapannya serta mengidentifikasi keterbatasan cakupan sebagai dasar penguatan asesmen pendidikan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 artikel ilmiah tahun 2021–2026 melalui tahapan pencarian, penyaringan, dan seleksi berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Literatur diperoleh dari database Google Scholar, Scopus, dan ERIC menggunakan kata kunci terkait Tes Kemampuan Akademik, implementasi asesmen, dan capaian akademik. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui sintesis temuan artikel terpilih. Hasil kajian menunjukkan bahwa TKA telah diterapkan pada jenjang SD, SMP, dan SMA dengan kajian pada SMA paling dominan sebesar 60% dari 20 artikel. Pada SD dan SMP, cakupan mata uji TKA masih terbatas pada Bahasa Indonesia dan Matematika, sedangkan bidang sains yang meliputi Fisika, Kimia, dan Biologi ditemukan pada SMA. TKA dapat menyediakan informasi mengenai capaian akademik untuk mendukung evaluasi pendidikan dan menjadi bahan pertimbangan dalam seleksi ke jenjang pendidikan lebih lanjut. Temuan tersebut menunjukkan perlunya penguatan cakupan mata uji IPA pada jenjang SMP untuk menghasilkan pengukuran kemampuan akademik yang lebih komprehensif.
Pengaruh Penggunaan Kecerdasan Buatan terhadap Cara Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Mahasiswa Generasi Z Jihan Ibrahim; Ridwan Syahran; Mardi Lestari; Azam Arifyadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i4.5541

Abstract

Pesatnya pemakaian kecerdasan buatan (AI) generatif dalam kegiatan akademik mahasiswa belum diiringi kesepakatan mengenai dampaknya pada kemampuan kognitif dan motivasi, terutama bila ditinjau dari konsep cognitive offloading. Sebagai pengguna yang paling cepat menyesuaikan diri, Generasi Z diduga mudah mengalami pergeseran cara berpikir, sementara di Indonesia kajian yang menelaah kedua aspek tersebut sekaligus masih jarang. Tujuan penelitian ini adalah menguji seberapa jauh AI memengaruhi daya pikir kritis dan semangat belajar mahasiswa Generasi Z di Prodi Bimbingan dan Konseling, Universitas Tadulako. Rancangan yang dipakai ialah deskriptif dengan analisis korelasional kuantitatif. Dari populasi 142 mahasiswa, 105 mahasiswa angkatan 2024 terpilih sebagai sampel melalui pengacakan setelah ukuran sampel dihitung dengan rumus Taro Yamane. Responden mengisi angket daring (Google Forms) berskala Likert 1–4 yang telah teruji valid dan reliabel (Cronbach's alpha 0,818–0,876). Pengolahan data di SPSS memakai regresi linear sederhana, uji-t, serta koefisien determinasi. Residual terbukti berdistribusi normal. Kategori tinggi mendominasi pada variabel penggunaan AI (41,0%), berpikir kritis (47,6%), dan motivasi belajar (40,0%). Hasil regresi memperlihatkan bahwa penggunaan AI memberi efek positif yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis (b = 0,580; t = 10,395 > t tabel 1,983; R² = 0,512) dan pada motivasi belajar (b = 0,640; t = 10,772 > 1,983; R² = 0,530); kontribusinya masing-masing 51,2% dan 53,0%. Akan tetapi, uji linearitas mendeteksi adanya penyimpangan dari pola linear pada kedua hubungan, sehingga temuan harus dibaca secara berhati-hati dan tidak ditarik ke populasi yang lebih luas. Dapat disimpulkan bahwa AI generatif berpeluang menjadi alat bantu belajar selama pemakaiannya tepat dan disertai penilaian terhadap informasi, kesadaran metakognitif, serta peran aktif mahasiswa, sehingga proses berpikir mandiri tidak tergantikan. Hasil ini dapat menjadi pijakan bagi perumusan kebijakan literasi AI yang lebih sesuai di perguruan tinggi.
Peningkatan Kinerja Guru melalui Kepemimpinan Transaksional, Inovasi Kerja, dan Budaya Organisasi di SMP Swasta Kecamatan Bojongsari Kota Depok Sunanto Sunanto; Sri Utaminingsih; Dameis Surya Anggara
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i4.5566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepemimpinan transaksional, inovasi kerja, dan budaya organisasi dengan kinerja guru, baik secara parsial maupun bersama-sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif untuk menganalisis hubungan kepemimpinan transaksional, inovasi kerja, dan budaya organisasi dengan kinerja guru. Populasi penelitian terdiri atas 213 guru pada 13 SMP swasta di Kecamatan Bojongsari, Kota Depok. Sampel sebanyak 139 guru ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% dan teknik proportional random sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima tingkat yang mengukur empat variabel penelitian berdasarkan indikator masing-masing konstruk. Sebelum digunakan pada pengumpulan data utama, instrumen diuji validitas dan reliabilitasnya. Data penelitian dianalisis secara bertahap menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Uji t digunakan untuk menganalisis hubungan masing-masing variabel independen dengan kinerja guru, sedangkan uji F dan koefisien determinasi digunakan untuk menganalisis hubungan ketiga variabel independen secara bersama-sama dengan kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transaksional memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kinerja guru dengan koefisien korelasi sebesar 0,793, inovasi kerja sebesar 0,777, dan budaya organisasi sebesar 0,889. Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut memiliki hubungan yang sangat kuat dengan kinerja guru dengan koefisien korelasi ganda sebesar 0,816 dan koefisien determinasi sebesar 0,666. Dengan demikian, kepemimpinan transaksional, inovasi kerja, dan budaya organisasi secara bersama-sama berkaitan dengan 66,6% variasi kinerja guru, sedangkan 33,4% berkaitan dengan faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja guru berkaitan dengan aspek kepemimpinan, perilaku inovatif, dan budaya organisasi dalam lingkungan sekolah.
Penerapan Experiential Learning Berbasis Media Konkret untuk Kesadaran Tubuh pada Siswa Autis: Studi Kasus Pendahuluan Qursianur Mahesania; Dimas Arif Dewantara; Yunita Dianasari; Santi Santi; Ahmad Syahru Mubarok Harisman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i4.5577

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kelayakan (feasibility) penerapan multisensory experiential learning yang berakar pada prinsip embodied cognition untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan kesadaran tubuh (body awareness) pada siswa dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Menggunakan desain one-group pretest-posttest berskala mikro terhadap dua siswa kelas V di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang yang dipilih melalui teknik purposive sampling, intervensi dilaksanakan selama tiga kali pertemuan dengan durasi 45 menit pada setiap pertemuan. Intervensi difokuskan pada penggunaan media konkret dan aktivitas sensorimotor untuk menghubungkan pengalaman fisik dengan pemahaman fungsi anggota tubuh dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan siswa diukur melalui tes kinerja terstruktur yang mencakup kemampuan menyebutkan, menunjukkan, dan memahami fungsi anggota tubuh. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan akurasi konseptual dari rata-rata 60% pada pretest menjadi 90% pada posttest, dengan perolehan N-Gain sebesar 0,80 dalam kategori tinggi. Analisis individual menunjukkan variasi respons, dengan N-Gain sebesar 1,00 pada Siswa 1 dan 0,60 pada Siswa 2. Temuan juga menunjukkan bahwa keterlibatan langsung melalui stimulasi sensorimotor berkaitan dengan peningkatan perhatian dan keterlibatan siswa selama pembelajaran, meskipun respons terhadap intervensi berbeda pada masing-masing siswa.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (4) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1) Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (4) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2023 Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2023 Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2022 Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2022 Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2021 Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2021 More Issue