cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 679 Documents
Pengabdian pada Masyarakat sebagai Praktik Service-Learning dalam Menguatkan Civic Engagement Mahasiswa Adhi Pamungkas; Dadang Sundawa; Syaifullah Syaifullah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4899

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan civic engagement mahasiswa peserta kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) Himpunan Mahasiswa Civics Hukum (HMCH) FPIPS UPI, yang mencakup bentuk keterlibatan, faktor yang memengaruhi, pendekatan dan metode penguatan, serta kendala dan upaya penanganannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi dokumentasi, studi literatur, dan catatan lapangan, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman serta divalidasi melalui triangulasi. Analisis disusun dalam dialog tiga lapis teoretis: Teori Perilaku Sosial (Social Behavior Theory), Service-Learning, dan Civic Voluntarism Model (CVM). Hasil penelitian menunjukkan bentuk civic engagement peserta bersifat berlapis dan multidimensional dengan pola pertumbuhan akumulatif, dari personally responsible citizen menuju participatory citizen. Penguatannya dipengaruhi minat, efikasi diri, dukungan sosial, dan mekanisme rekrutmen yang terbentuk melalui kaderisasi. Strategi penguatan dijalankan melalui pendekatan partisipatif, edukatif, kolaboratif, dan refleksi terstruktur, sedangkan kendala terbagi dalam lima kategori yang direspons dengan beragam upaya adaptif. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan civic engagement bukan proses linear, melainkan menuntut orkestrasi dimensi struktural, pedagogis, dan filosofis secara berkesinambungan.
Enhancing Junior Secondary EFL Students’ Reading Comprehension of Descriptive Texts through Peer Tutoring Adieli Laoli
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4905

Abstract

This study investigated the use of peer tutoring to enhance junior secondary EFL students’ reading comprehension of descriptive texts through Classroom Action Research. This issue is important because many EFL students still face difficulties in understanding descriptive texts, particularly in identifying main ideas, locating supporting details, interpreting vocabulary in context, and making inferences, which may limit their overall reading achievement. Conducted at SMP Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa, the study involved 35 Grade VII students who experienced difficulties in comprehending descriptive texts. The research was carried out in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. Data were collected through reading comprehension tests, classroom observation, field notes, and students’ learning response sheets. The findings showed that students’ reading comprehension improved across the cycles. The mean score increased from 61.8 in the preliminary assessment to 70.4 in Cycle I and 78.6 in Cycle II. The percentage of students achieving the minimum mastery criterion of 70 also increased from 31.4% to 62.9% and finally to 82.9%. Component-based analysis showed improvement in identifying main ideas, locating supporting details, understanding vocabulary in context, making inferences, and answering comprehension questions, although inference-making remained the most challenging component. Qualitative findings indicated that peer tutoring encouraged students to ask questions, discuss unfamiliar vocabulary, locate information, and participate more actively in reading tasks. These findings suggest that peer tutoring is an effective, interactive, and low-cost instructional strategy for improving EFL students’ reading comprehension when implemented through clear role distribution, structured worksheets, tutor preparation, and continuous teacher monitoring.
Penggunaan Aplikasi Quizizz sebagai Media Evaluasi pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah 07 Wajak Fahima Hurin Adila; Samsul Susilawati; Nurlaeli Fitriah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan aplikasi Quizizz sebagai media evaluasi pada pembelajaran PAI dalam peningkatan hasil belajar kognitif di Sekolah Dasar Muhammadiyah 07 Wajak. Penelitian menerapkan metode kualitatif deskriptif dan teknik berupa survei lapangan atau field research dan PTK kepada siswa kelas IV, V dan VI dengan PAI yang akan diterapkan pada penggunaan platform ini. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Quizizz berkontribusi secara positif pada hasil belajar. Teori kognitif menekankan belajar adalah proses yang mencakup aktivitas mengolah, menyimpan, dan menerapkan informasi. Maka, media dapat merangsang aktivitas berpikir peserta didik akan mendukung peningkatan kemampuan kognitif Melalui studi ini, kita dapat memberi gambaran kepada para pendidik tentang kelebihan, kelemahan, efektifitas dan efisisensi yang dimiliki aplikasi Quizizz sebagai variasi media pembelajaran.
Aktivitas Mencatat Peserta Didik Kelas XI dalam Pembelajaran pada Era Digital di SMA Negeri 1 Kerambitan Ni Luh Ketut Adhisti Pradnyani; I Wayan Artika; I Gede Nurjaya
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas mencatat peserta didik kelas XI pada era digital di SMA Negeri 1 Kerambitan. Fokus penelitian meliputi aktivitas mencatat, media yang digunakan, bentuk catatan, dan aspek kebahasaan dalam catatan peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Pendidikan Kewirausahaan (PKWU). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 71 peserta didik kelas XI.A dan XI.B SMA Negeri 1 Kerambitan Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Data hasil observasi dan kuesioner dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase, sedangkan data dokumentasi dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas mencatat masih menjadi bagian dari budaya belajar peserta didik pada era digital, meskipun intensitasnya berbeda pada setiap mata pelajaran. Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, aktivitas mencatat lebih dominan dibandingkan Pendidikan Kewirausahaan. Media yang digunakan meliputi media manual dan digital dengan dominasi penggunaan buku tulis konvensional. Bentuk catatan peserta didik berupa poin-poin penting, kalimat, dan ringkasan sederhana. Analisis aspek kebahasaan menunjukkan penggunaan diksi baku dan tidak baku serta variasi struktur sintaksis berupa kalimat lengkap, frasa, dan kalimat elipsis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa budaya mencatat peserta didik berkembang secara adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa sepenuhnya meninggalkan praktik mencatat secara manual.
Pengalaman Belajar Peserta Didik melalui Video Interaktif Berbasis Experiential Learning dalam Mengembangkan Kemampuan Membaca Fungsional pada Tunagrahita Ringan di SLB Dharma Wanita Jiwan Aprilia Wulan Warsatuti Pratami Wibowo; Bayu Pamungkas
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4978

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengalaman belajar peserta didik tunagrahita ringan serta perkembangan kemampuan membaca fungsional melalui penerapan video interaktif berbasis Experiential Learning. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SLB Dharma Wanita Jiwan. Subjek penelitian terdiri atas empat peserta didik tunagrahita ringan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan tes unjuk kerja pretest-posttest. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan video interaktif berbasis Experiential Learning meningkatkan kemampuan membaca fungsional seluruh peserta didik, dengan peningkatan skor tertinggi mencapai tujuh poin. Selain itu, peserta didik menunjukkan kemampuan membaca tulisan fungsional secara lebih mandiri dalam berbagai situasi di lingkungan sekolah maupun rumah. Temuan ini menunjukkan bahwa video interaktif berbasis Experiential Learning merupakan alternatif media pembelajaran yang efektif untuk mendukung pengembangan kemampuan membaca fungsional peserta didik tunagrahita ringan, terutama apabila didukung oleh pendampingan guru yang sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik.
Peningkatan Pemahaman Konsep Siswa dalam Pembelajaran PBL Terintegrasi STEAM dan LABIRIN pada Materi Ekosistem Anjar Dwi Astutiningsih; Nerru Pranuta Murnaka; Nancy Susianna
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4981

Abstract

Pemahaman konsep merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran biologi, namun pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan pemahaman konsep siswa belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan pemahaman konsep siswa antara kelas yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL) terintegrasi STEAM-Labirin dan kelas yang menggunakan PBL pada materi ekosistem. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas 28 siswa kelas X-2 sebagai kelas eksperimen dan 26 siswa kelas X-4 sebagai kelas kontrol di SMA Trinitas Bandung yang dipilih menggunakan cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep berdasarkan enam indikator Wiggins dan McTighe. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, N-Gain, serta uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,62 (kategori sedang), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,51 (kategori sedang). Hasil uji Mann Whitney menunjukkan adanya perbedaan peningkatan pemahaman konsep yang signifikan (Sig.=0,046). Analisis per indikator menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih unggul pada indikator menjelaskan, interpretasi, empati dan pengetahuan diri, sedangkan kelas kontrol lebih unggul pada indikator perspektif dan aplikasi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi STEAM dan Labirin dalam model PBL lebih efektif meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi ekosistem dibandingkan model PBL tanpa integrasi STEAM dan Labirin.
Profil Lapisan Pemahaman Konsep Bilangan Berpangkat Berdasarkan Teori Pirie-Kieren Ditinjau dari Kemampuan Matematis Wanda Yunisa Balqis; Mubarik Mubarik; Pathuddin Pathuddin; I Nyoman Murdiana
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4983

Abstract

Pemahaman konsep sangat penting dalam pembelajaran matematika. Namun, kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa banyak siswa SMP Negeri 14 Palu masih kesulitan memahami konsep yang berkaitan dengan materi bilangan berpangkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi tentang profil lapisan pemahaman konsep bilangan berpangkat berdasarkan teori Pirie-Kieren ditinjau dari kemampuan matematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMP Negeri 14 Palu dengan subjek penelitian yang terdiri 2 siswa kelas VIII yang mewakili kemampuan matematis tinggi dan kemampuan matematis sedang. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep dan wawancara semi terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan matematis tinggi mampu mencapai seluruh lapisan pemahaman teori Pirie-Kieren, mulai dari Primitive Knowing hingga Inventising. Siswa tersebut mampu memahami konsep bilangan berpangkat, menggunakan sifat-sifat bilangan berpangkat dengan tepat, serta menjelaskan alasan penggunaan konsep dalam menyelesaikan soal. Sementara itu, siswa dengan kemampuan matematis sedang hanya mencapai lapisan Primitive Knowing, Image Making dan Image Having. Siswa mampu memahami konsep dasar bilangan berpangkat, tetapi masih mengalami kesulitan dalam mengenali sifat-sifat bilangan berpangkat dan menjelaskan konsep secara lebih mendalan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan matematis mempengaruhi perkembangan pemahaman konsep bilangan berpangkat siswa, sehingga pembelajaran matematika harus dirancang agar siswa tidak hanya menguasai prosedur tetapi juga memperoleh pemahaman konseptual yang lebih mendalam hingga mereka dapat mencapai tingkat pemahaman yang lebih tinggi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan lebih banyak subjek dengan tingkat kemampuan matematis yang berbeda serta materi yang lebih beragam untuk memperluas kajian mengenai perkembangan lapisan pemahaman siswa berdasarkan teori Pirie-Kieren.
The Application of a Multisensory Strategy Using Picture Word Cards to Improve Early Reading Skills in Elementary School Students Ghina Fauziah; Mudopar Mudopar; Elin Rosmaya
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.5009

Abstract

Early reading skills are fundamental abilities that elementary school students must develop, as they provide the foundation for successful learning at subsequent educational levels. However, many students still experience difficulties in recognizing letters and reading syllables, words, and simple sentences. This study aimed to describe the implementation of a multisensory strategy assisted by picture word cards and to examine its effect on elementary school students’ early reading skills. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a One-Group Pretest–Posttest Design. The sample consisted of 11 first-grade students from SDN Pelandakan 1, selected through purposive sampling. Data were collected through tests and classroom observations and were analyzed using descriptive statistics, a normality test, a paired-sample t-test, and N-Gain analysis. The findings revealed that the implementation of a multisensory strategy assisted by picture word cards significantly improved students’ early reading skills. The mean score increased from 19.64 on the pretest to 36.36 on the posttest. The paired-sample t-test showed a statistically significant difference between students’ early reading skills before and after the intervention (p < 0.001), while the N-Gain score of 0.8441 was classified as high. In addition, classroom observation results indicated that 81.82% of the students were categorized as very active during the learning process. These findings suggest that the multisensory strategy assisted by picture word cards is effective in improving the early reading skills of first-grade elementary school students. Thus, multisensory strategies assisted by picture word cards can be used as an alternative learning to improve the initial reading ability of elementary school students.
Efektivitas Teknik Tracing Peta Berbasis Atlas terhadap Keterampilan Kartografi dalam Pembuatan Peta Administrasi Siswa Kelas X SMA Kesatrian 2 Semarang Cindya Fatiha Putri; Sriyanto Sriyanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.5015

Abstract

Keterampilan kartografi merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran geografi di SMA, namun dalam praktiknya masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan mengukur efektivitas penerapan teknik tracing peta berbasis atlas terhadap keterampilan kartografi siswa kelas X SMA Kesatrian 2 Semarang dalam pembuatan peta administrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa kelas X-1 terdiri atas 22 laki-laki dan 14 perempuan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes praktik pembuatan peta administrasi yang dinilai menggunakan rubrik keterampilan kartografi dengan aspek ketepatan bentuk wilayah, kelengkapan unsur peta, ketepatan simbol dan warna, kerapian, serta ketelitian. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk uji normalitas, uji Paired Sample T-Test untuk uji hipotesis, dan uji N-Gain untuk mengukur efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pretest dan posttest berdistribusi normal (Sig. > 0,05). Uji Paired Sample T-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan teknik tracing peta berbasis atlas terhadap keterampilan kartografi siswa. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,61 menunjukkan bahwa efektivitas teknik ini tergolong dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa teknik tracing peta berbasis atlas terbukti efektif dan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan keterampilan kartografi siswa kelas X SMA Kesatrian 2 Semarang. Penelitian ini merekomendasikan penerapan teknik tracing peta berbasis atlas sebagai alternatif metode pembelajaran kartografi yang aktif, kontekstual, dan berbasis pengalaman langsung di SMA.
Pengaruh Pendekatan Deep Learning, Kompetensi Guru, dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Jurusan MPLB di SMK Negeri 2 Blora Zanuarresa Dhea Puspita; Fahrur Rozi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.5019

Abstract

Hasil belajar merupakan salah satu indikator keberhasila dalam proses pembelajaran yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, optimalisasi hasil belajar disekolah kejuruan masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan deep learning, kompetensi guru, dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas X jurusan Manajemen perkantoran dan layanan bisnis di SMK Negeri 2 Blora. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey yang melibatkan 108 siswa sebagai sampel melalui Teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dokumentasi nilai hasil belajar siswa. Instrumen penelitian terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitas sebelum digunakan. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan IBM SPSS Statistics 32. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar (t = 4,095; p < 0,001). Kompetensi guru juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar (t = 4,488; p < 0,001). Sebaliknya, motivasi belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar (t = -1,116; p = 0,267). Secara simultan, pendekatan deep learning, kompetensi guru, dan motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar (F = 25,196; p < 0,001) dengan kontribusi sebesar 40,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa lebih efektif dicapai melalui penguatan kualitas pembelajaran dan kompetensi guru dibandingkan hanya mengandalkan motivasi belajar siswa.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1) Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (4) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2023 Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2023 Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2022 Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2022 Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2021 Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2021 More Issue