cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
bajangjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Permas Indah Perumahan Royal Zam-zam F17 Labuapi Lombok Barat NTB
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by bajang Institute
ISSN : 27979210     EISSN : 27982912     DOI : -
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, with registered number ISSN: 2797-9210 (Print), ISSN: 2798-2912 (Online) is a scientific multidisciplinary journal published by bajang Institute. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. Particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas both of which are published each month. The scope of the journal studies broadly includes:Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development; Economics; Tourism, Health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
SOSIALISASI PENYULUHAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS JATILUHUR KABUPATEN PURWAKARTA Dina Hartini; Wirdan Fauzi Rahman; Reyan Budi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cardiac arrest and respiratory arrest are emergency situations that can lead to death if not immediately provided. Basic Life Support (BLS) is the initial action that can be taken by the community to maintain life before medical personnel arrive. However, the level of community knowledge and skills regarding BLS procedures is still low, so socialization and training are needed to improve the community's ability to deal with emergency situations. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of the community in the work area of ​​the UPTD Jatiluhur Health Center, Purwakarta Regency in performing Basic Life Support (BLS). The method of implementation of the activity used a lecture, demonstration, and simulation approach. The activity involved 40 participants consisting of the general public and health cadres. Evaluation was carried out using pre-tests and post-tests to assess knowledge gains, as well as observation of skills during the simulation practice. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge from an average score of 58% (pre-test) to 89% (post-test). In addition, 90% of participants were able to simulate chest compressions and artificial ventilation with the correct technique. Participants also showed high enthusiasm in participating in the entire series of activities. Basic Life Support (BLS) outreach and training have proven effective in improving the knowledge and skills of the community within the Jatiluhur Community Health Center (Puskesmas) work area. This activity is expected to be implemented sustainably to foster an emergency response community and reduce the risk of death due to delayed assistance
SOSIALISASI SENAM KAKI TERHADAP SENSITIVITAS KAKI DALAM MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH DARAH TERHADAP PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RUANG RENGAS DENGKLOK RSUD KARAWANG Grace Evelyn; Herwed Nelson; Eva Wulan Sari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Type 2 Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disease characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin function. One of the chronic complications that often occurs is peripheral neuropathy, which is characterized by decreased foot sensitivity. Diabetic foot exercises are a non-pharmacological therapy that can help improve blood circulation and improve peripheral nerve function. To improve patients' knowledge and ability to perform foot exercises and observe their effects on foot sensitivity and blood glucose levels. Community service activities were carried out using the methods of socialization, demonstration, and evaluation of 20 type 2 DM patients in the Rengasdengklok ward of Karawang Regional Hospital. Activities included counseling, foot exercise practice, and blood glucose level checks before and after the intervention. Participants showed an increase in knowledge from 62% to 92%. After performing foot exercises regularly for three days, there was a decrease in blood glucose levels by an average of 20–30 mg/dL and increased foot sensitivity. Socialization of the application of foot exercises effectively increased the knowledge and ability of type 2 DM patients and helped lower blood glucose levels and improve foot sensitivity.
PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL LANSIA MELALUI RENOVASI KADER KESEHATAN JIWA DI POSBINDU UPTD PUSKESMAS BUNGURSARI PURWAKARTA Suci Hardianti; Wirdan Fauzi; Sindy Dirgantari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan kesehatan mental yang sering dihadapi oleh orang lanjut usia. Orang lanjut usia sering menderita masalah kesehatan mental seperti demensia dan depresi. Tidak mungkin untuk mengabaikan pentingnya masalah kesehatan mental di kalangan orang lanjut usia. Oleh karena itu, sebagai bagian dari upaya manajemen dan pencegahan, diperlukan tindakan promosi dan pencegahan. Kader kesehatan mental sangat penting untuk deteksi dini masyarakat, kunjungan rumah, rujukan, dokumentasi, dan mobilisasi masyarakat. Diharapkan bahwa kehadiran kader kesehatan mental akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang masalah kesehatan mental, yang akan mempercepat respons staf medis terhadap kasus-kasus baru di masyarakat. Dengan demikian, sangat penting bagi kader kesehatan mental untuk menerima pelatihan penyegaran guna meningkatkan kemampuan mereka dalam mengawasi dan melaksanakan tanggung jawab fungsional mereka, yang meliputi mendidik dan memberi tahu masyarakat secara langsung tentang masalah kesehatan. Sebanyak 25 kader kesehatan akan mendapatkan edukasi kesehatan dalam program yang dilaksanakan di Balai Desa Bungursari ini. Berdasarkan hasil pelatihan kader, pengetahuan kader kesehatan meningkat sebesar 54% baik sebelum maupun sesudah kegiatan. Hal ini menunjukkan bahwa penyegaran kader kesehatan mental perlu dilaksanakan secara berkala dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kader dengan upaya peningkatan kesehatan mental masyarakat khususnya lansia.
EDUKASI KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT DIABETES PADA SASARAN POSYANDU TERATAI III, KELURAHAN TAMARUNANG, KECAMATAN SOMBA OPU, KABUPATEN GOWA Hansur, Lismayana; Ami Febriza; Basir, Hernawati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diabetes melitus merupakan salah satu masalah kesehatan utama dengan angka kejadian yang terus meningkat di Indonesia maupun secara global. Peningkatan insiden ini dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup, pola makan tinggi gula dan lemak, serta kurangnya aktivitas fisik di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sasaran Posyandu Teratai III, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa mengenai pencegahan diabetes melalui metode edukasi ceramah interaktif dan media leaflet. Metode pelaksanaan meliputi pemberian materi tentang faktor risiko, tanda gejala, pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pentingnya deteksi dini diabetes, yang disampaikan secara interaktif dengan sesi tanya jawab. Peserta diberikan leaflet sebagai media pendukung untuk memperkuat pemahaman. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan yang signifikan setelah kegiatan edukasi, menandakan efektivitas metode ceramah interaktif dan leaflet dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Edukasi kesehatan berbasis ceramah interaktif dengan dukungan leaflet merupakan strategi yang efisien dan aplikatif untuk diterapkan di tingkat posyandu
PENINGKATAN KUALITAS LITERASI GENERASI MUDA MELALUI PELATIHAN EXTENSIVE READING BAGI PARA VOLUNTER NGO MENGAJAR DI PONTIANAK Anistya Fitri Larasati; Melti Oktavianda; Meizi Fahrizal; Dedi Herdiansyah; Januardi M. Diah; Charlyna S. Purba; Urai Muhani; Henrian Stiawan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i6.11562

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance the foreign language literacy capacity of NPO Aku Belajar volunteers in Pontianak through training based on Extensive Reading (ER), addressing the low literacy and foreign language skills in Indonesia, particularly among volunteers assisting children from underprivileged families. The methods applied include participatory workshops, hands-on practice, continuous mentoring, and evaluation through pre-tests, post-tests, observations, and ER reading product assessments. The results show significant improvements in ER concept understanding (10% → 100%), training material relevance (20% → 90%), ability to identify new methods (25% → 95%), participants’ reading interest (60% → 80%), and high participant satisfaction (average 4.4/5). ER training effectively enhances volunteers’ foreign language literacy while facilitating the production of educational reading materials for marginalized children, creating a domino effect in improving community education quality. The program demonstrates the flexibility and adaptability of ER in nonformal education, strengthens partnerships between academic institutions and community organizations, and contributes to the achievement of SDG 4 (quality and inclusive education) and SDG 10 (reduced inequalities). These findings confirm that interest-based and practical interventions can serve as a best practice strategy to improve literacy, volunteer capacity, and cross-community educational empowerment.
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN PRODUK ETHNOBOTANY MELALUI PLATFORM E-COMMERCE DI GAMPONG COT KUNYET, KECAMATAN PADANG TIJI, KABUPATEN PIDIE Lasri, Lasri; Fitrianti, Fitrianti; Heri Akmal; Puspita Annaba Kamil; Bunaiya, Bunaiya; Muhammad Hafidz; Nurul Maulida
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i6.11563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan pemasaran produk ethnobotany melalui pemanfaatan platform e-commerce di Gampong Cot Kunyet, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. Produk-produk ethnobotany yang berbasis pada kearifan lokal memiliki potensi ekonomi yang tinggi jika dikelola dan dipasarkan secara optimal. Namun, keterbatasan dalam pengetahuan teknologi digital serta minimnya akses terhadap pasar menjadi kendala utama masyarakat, khususnya kalangan remaja Karang Taruna. Melalui program pendampingan selama tiga bulan, kegiatan ini mencakup identifikasi permasalahan, pendampingan pemasaran melalui platform e-commerce, praktik penggunaan media sosial dan marketplace (Website, Instagram, Shopee, Tokopedia, TikTok Shop), serta evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap strategi pemasaran melalui platform e-commerce, kemampuan mengelola toko online, serta peningkatan keterampilan promosi produk secara visual dan deskriptif. Strategi ini tidak hanya membantu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ekonomi masyarakat desa berbasis teknologi.
PENERAPAN PERMAINAN ULAR TANGGA SEBAGAI MEDIA EDUKASI PENCEGAHAN KARIES GIGI ANAK SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN KUPANG Mery Novaria Pay; Leny M.A Pinat; Melkisedek O. Nubatonis; Apri Adiari Manu; Merniwati Sherly Eluama
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i6.11564

Abstract

Karies gigi masih menjadi salah satu masalah kesehatan gigi yang paling banyak dialami anak usia sekolah dasar, terutama akibat rendahnya pengetahuan dan kebiasaan menjaga kebersihan gigi, terbukti Hasil Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 menujukkan karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang cukup tinggi di provinsi Nusa Tenggara Timur untuk penduduk umur ≥ 3 tahun sebesar 44,7%. Oleh karena itu upaya edukasi pencegahan perlu dilakukan dengan metode yang menarik dan sesuai karakteristik anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar di kabupaten Kupang mengenai pencegahan karies gigi melalui penerapan permainan ular tangga kesehatan gigi. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan penyuluhan mengenai karies gigi. Tahapan yang dilakukan diantaranya pre-tes pengetahuan karies gigi, kemudian dilanjutkan dengan permainan ular tangga yang telah dimodifikasi dengan pesan-pesan edukasi kesehatan gigi dan melakukan post-tes pengetahuan keries gigi. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak tentang karies gigi, ditunjukkan dari kemampuan menjawab pertanyaan serta antusiasme saat mengikuti permainan. Hasil penerapan permainan menunjukkan bahwa permainan edukatif mampu meningkatkan motivasi belajar, mempermudah pemahaman, serta menjadikan pesan kesehatan lebih melekat pada anak dan penerapan media permainan ular tangga efektif sebagai sarana edukasi kesehatan gigi yang sederhana, menyenangkan, dan dapat menjadi alternatif inovatif dalam upaya pencegahan karies gigi anak sekolah dasar di Kabupaten Kupang
KERAJINAN BATIK ECOPRINT UNTUK PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF DI DESA ANJIR SERAPAT TIMUR Firlianty, Firlianty; Anang Najamuddin; Rario, Rario
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i6.11565

Abstract

Desa Anjir Serapat Timur yang berada pada wilayah Kecamatan Kapuas Timur yang memiliki potensi alam yang cukup besar. Adannya potensi alam desa yang belum diamanfaatkan dengan baik dan kurangnya keterampilan dalam mengelola potensi desa merupakan permasalahan yang ditemukan di Desa Anjir Serapat Timur. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan solusi dengan memanfaatkan potensi alam yang dimiliki desa dan meningkatkan kemampuan warga dalam menciptakan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan potensi alam di desanya. Upaya memanfaatkan potensi alam di Desa Anjir Serapat Timur yaitu melakukan pelatihan pembuatan ecoprint. Teknik ini memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan utama dalam pembuatan motif dengan cara memindahkan bentuk dan warna tumbuhan pada kain. Melalui kerja sama dengan ibu-ibu PKK Desa Anjir Serapat Timur. Metode yang digunakan berupa pelatihan yang berisi materi dan praktek pembuatan batik ecoprint. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah produk batik ecoprint, poster serta pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK
PENINGKATAN KAPASITAS KADER DAN BIDAN DESA UNTUK PENCEGAHAN STUNTING: EVALUASI INTERVENSI PELATIHAN BERBASIS KOMUNITAS Yogi Pasca Pratama; Sri Anggraini Parwatiningsih; Nughtoh Arfawi Kurdhi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i6.11566

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sukoharjo. Kader posyandu dan bidan desa berperan penting dalam pencegahan stunting, namun kapasitas mereka kerap terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pelatihan berbasis komunitas terhadap peningkatan kompetensi sosial dan manajemen kader serta bidan desa di Desa Sapen, Mojolaban. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen one-group pretest–posttest dengan 40 responden. Intervensi berupa pelatihan dua jam menggunakan metode ceramah, diskusi, studi kasus, dan simulasi. Hasil analisis paired t-test menunjukkan peningkatan signifikan: kompetensi manajemen dari 50,25 menjadi 80,75 (Δ = 30,50; p < 0,001) dan kompetensi sosial dari 47,50 menjadi 79,25 (Δ = 31,75; p < 0,001). Seluruh peserta mencapai skor ≥70 pada post-test. Temuan ini menunjukkan pelatihan berbasis komunitas efektif meningkatkan kapasitas kader dan bidan desa dalam pencegahan stunting
IMPROVING STUDENTS' UNDERSTANDING OF BASIC ECONOMIC CONCEPTS AND ENTREPRENEURIAL SPIRIT THROUGH THE BUYING AND SELLING GAME SIMULATION METHOD AT CITRA KASIH SCHOOL Winanto Poernomo; Windy Eka Saputri; Pandu Adi Cakranegara; Tutur Wicaksono
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i6.11567

Abstract

One of the things that educational institutions, especially universities, can contribute is human resources. The human resources that need to be prepared are not only those who are ready to work but also those who are ready to create jobs and work by providing added value. Entrepreneurship education from an early age is an important foundation for building a generation that is creative, innovative, and financially independent. Although entrepreneurship education is very important, economics education at the school level is often theoretical and lacks practical experience. This is understandable because of the tasks and demands of the curriculum. This is precisely where universities have an important role to play as centers of knowledge distribution to spread the spirit of entrepreneurship. Community service activities are designed to provide practical understanding of basic economic concepts—such as capital, production, buying and selling, and competition—to students at Citra Kasih School. The activity was held on Thursday, September 19, 2025, from 9:00 to 10:00 a.m. The method used was a buying and selling simulation game with a role-playing approach. Students were divided into four roles: Seller, Buyer, Supplier, and Observer. The results of the activity showed high enthusiasm from all participants. Through the simulation, students directly experienced the challenges of managing capital, developing sales strategies, and facing market competition. It was found that not all sellers succeeded in selling their products, which was an important learning point about market dynamics. This activity succeeded in increasing students' understanding of economic transaction flows and fostering a healthy competitive spirit.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 11 (2026): April 2026 Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026 Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026 Vol. 5 No. 8 (2025): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: February 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: Nopember 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 2: Juli 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue