cover
Contact Name
Muhammad Khoiruddin Harahap
Contact Email
choir.harahap@yahoo.com
Phone
+6282251583783
Journal Mail Official
info@itscience.org
Editorial Address
ITScience Jl. Setia Luhur LK V No.18 A Medan Helvetia Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA)
ISSN : -     EISSN : 27977161     DOI : 10.47709/jebma
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) adalah Jurnal Nasional dalam bidang ilmu ekonomi bisnis, manajemen dan akuntansi. JEBMA terbit tiga kali setahun, yaitu pada bulan Maret, Juli dan November. JEBMA bertujuan untuk mempromosikan hasil penelitian di bidang ekonomi bisnis, manajemen dan akuntansi yang berfokus pada penerbitan makalah berkualitas. Artikel yang diserahkan akan ditinjau oleh komite teknis Jurnal. Semua artikel yang dikirimkan harus berupa laporan asli atau hasil kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya, eksperimental atau teoritis, dan akan direview oleh reviewer. Artikel yang dikirim ke jurnal JEBMA tidak boleh dipublikasikan di tempat lain. Naskah harus mengikuti pedoman penulis yang disediakan oleh JEBMA dan harus ditinjau dan diedit. JEBMA diterbitkan oleh Information Technology and Science (ITScience), sebuah Lembaga Penelitian di Medan, Sumatera Utara, Indonesia.
Articles 856 Documents
Pengaruh Disiplin Kerja dan Loyalitas Kerja terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepemimpinan Pelayanan Bobby January Marham; Mulyadi Nursi; Henny Risnawati
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan loyalitas kerja terhadap kinerja karyawan melalui kepemimpinan pelayanan pada PT Indah Yatama Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PT Indah Yatama Jakarta, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja dan loyalitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan pelayanan. Disiplin kerja, loyalitas kerja, dan kepemimpinan pelayanan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kepemimpinan pelayanan mampu memediasi pengaruh disiplin kerja dan loyalitas kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja karyawan tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat disiplin dan loyalitas kerja, tetapi juga oleh efektivitas penerapan kepemimpinan pelayanan dalam organisasi. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu memperkuat budaya disiplin, meningkatkan loyalitas karyawan, serta mengembangkan praktik kepemimpinan pelayanan guna mendukung peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Pengaruh Social Inclusion terhadap Entrepreneurial Intention: Mediasi Self-Efficacy Wirausaha Mikro Gen Z Bandung Fanny Widia Maharani; Lia Yuldinawati
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8763

Abstract

Munculnya ekonomi internet telah menginspirasi banyak anggota Generasi Z untuk memulai bisnis mereka sendiri, terutama bisnis kecil. Orang-orang bersemangat untuk memulai bisnis mereka sendiri, tetapi seringkali kurang memiliki keterampilan yang diperlukan untuk melakukannya dalam jangka panjang. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan niat kewirausahaan meliputi inklusi sosial dan efikasi diri . Dengan fokus pada pengusaha mikro dari Generasi Z di Kota Bandung, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara inklusi sosial dan Intensi Berwirausaha , dengan self-efisiensi sebagai variabel mediasi. Desain eksploratif yang digunakan dalam penelitian ini, bersifat kuantitatif. Melalui penggunaan SmartPLS 4.0, data dikumpulkan dari 180 pengusaha mikro termasuk dalam Generasi Z menggunakan strategi pengambilan sampel bertujuan. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Studi ini menemukan bahwa inklusi sosial secara signifikan dan positif mempengaruhi kecenderungan untuk memulai bisnis. Inklusi sosial memiliki dampak substansial pada efikasi diri , yang pada pasangan secara positif mempengaruhi kecenderungan kewirausahaan. Lebih lanjut, hubungan antara inklusi sosial dan ambisi untuk memulai bisnis dimediasi oleh self-efisiensi . Bukti dari penelitian ini menunjukkan bahwa orang lebih cenderung memiliki niat berwirausaha yang kuat ketika mereka menjadi bagian dari komunitas inklusif yang menawarkan kesempatan, dukungan, dan keterlibatan yang setara. Terdapat jalinan kompleks pengaruh sosial dan psikologis terhadap aspirasi kewirausahaan Generasi Z. Pengembangan usaha mikro dan peningkatan aktivitas kewirausahaan di kalangan generasi muda membutuhkan prioritas dalam meningkatkan inklusi sosial dan efikasi diri . Kata kunci : Niat Berwirausaha ; Generasi Z; Efikasi Diri ; Inklusi Sosial ; Usaha Mikro.
Model Integratif Reformasi Pajak Dan Praktik Akuntansi Dalam Membangun Kepatuhan Berkelanjutan UMKM Di Indonesia Hantono; Ciptawan; Lisa Novianty Salim
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8770

Abstract

Kepatuhan pajak UMKM di Indonesia masih menghadapi tantangan struktural meskipun berbagai reformasi perpajakan telah diimplementasikan, termasuk digitalisasi administrasi dan simplifikasi tarif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi model integratif yang menjelaskan mekanisme pembentukan kepatuhan pajak UMKM melalui interaksi antara reformasi pajak digital, praktik akuntansi berbasis SAK EMKM, dan literasi akuntansi sebagai enabler struktural. Berbeda dengan pendekatan konvensional yang cenderung linear, penelitian ini mengadopsi perspektif sistemik dengan mengintegrasikan Theory of Planned Behavior dan compliance theory. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan analisis Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan pajak tidak terbentuk secara parsial, melainkan melalui konfigurasi interdependen antara sistem perpajakan, praktik akuntansi, dan kapasitas kognitif pelaku usaha. Integrasi sistem pajak dan akuntansi berfungsi sebagai mekanisme mediasi utama dalam memperkuat kepatuhan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam bentuk pengembangan model integratif kepatuhan pajak serta implikasi kebijakan yang menekankan pentingnya sinkronisasi antara reformasi fiskal dan penguatan kapasitas akuntansi UMKM.
Analisis Pengaruh Produk Domestik Bruto, Populasi, dan Neraca Perdagangan terhadap Volume Ekspor di Negara Eropa Barat Aurel Jatnita Devina Faustine; Dama Yuninata
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8245

Abstract

Latar belakang: Ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi ekonomi di kawasan Eropa Barat memberikan tantangan signifikan bagi arus perdagangan internasional Indonesia, khususnya pada sektor jasa logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB), jumlah populasi, dan neraca perdagangan negara mitra di Eropa Barat terhadap volume ekspor yang dikelola oleh PT. Panah Perdana Logisindo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling yang mencakup enam negara di Eropa Barat yang menjadi mitra dagang utama perusahaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel makroekonomi terhadap volume transaksi pengiriman (ekspor) selama periode pengamatan. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel PDB dan Neraca Perdagangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap volume ekspor perusahaan (sig < 0,05). Sebaliknya, jumlah populasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap volume ekspor (sig > 0,05). Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap total volume transaksi pengiriman di PT. Panah Perdana Logisindo dengan nilai signifikansi 0,000. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa daya beli (PDB) dan kondisi keseimbangan perdagangan negara tujuan lebih menentukan permintaan jasa logistik ekspor dibandingkan faktor demografi (populasi). Hasil ini mengimplikasikan pentingnya bagi pelaku industri logistik untuk memantau fluktuasi ekonomi makro negara mitra dan bagi pemerintah untuk memperkuat kerjasama bilateral guna menjaga stabilitas volume ekspor di tengah resesi global.
Manajemen Portofolio Proyek Berkelanjutan – Sebuah Desain Pendekatan Penelitian Sains Ken Sabardiman Soetjipto; Sri Rahayu; Afrizal; Ahmad Arifin; Moh Rizqy Umar
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8339

Abstract

Latar belakang: penelitian ini mengikuti pendekatan Riset Ilmu Desain (Design Science Research/DSR) untuk membahas integrasi keberlanjutan ke dalam Manajemen Portofolio Proyek (Project Portfolio Management/PPM). Penelitian ini mengidentifikasi tantangan utama dalam manajemen proyek berkelanjutan dan bagaimana metodologi DSR memandu desain, pengembangan, dan evaluasi berulang dari sebuah artefak yang mengintegrasikan keberlanjutan dalam konteks PPM. Metode: kerangka kerja Manajemen Portofolio Proyek Berkelanjutan (Sustainable Project Portfolio Management/SPPM) yang diusulkan dibangun berdasarkan prinsip-prinsip keberlanjutan Triple Bottom Line (TBL), menggabungkan Penilaian Materialitas Proyek dan alat pengambilan keputusan berbasis data untuk memastikan bahwa ketiga dimensi keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan) sepenuhnya tertanam dalam proses pemilihan dan manajemen proyek. Penelitian ini menyajikan desain dan pengembangan artefak, diikuti oleh evaluasi yang ketat untuk menilai efektivitas dalam mencapai hasil proyek yang didorong oleh keberlanjutan. Hasil: temuan menunjukkan bahwa mengintegrasikan keberlanjutan dalam PPM melalui kerangka kerja SPPM memberikan keselarasan strategis, pengambilan keputusan yang lebih baik, dan kepatuhan yang lebih besar terhadap tujuan keberlanjutan. Pengetahuan yang diperoleh dari penelitian ini, bersama dengan keterbatasan yang diidentifikasi, peletakan dasar untuk penyempurnaan lebih lanjut dari artefak SPPM. Kesimpulan: penelitian ini menguraikan kontribusi artefak SPPM terhadap praktik manajemen proyek berkelanjutan.
Pengaruh Profitabilitas, Struktur Aset, Pertumbuhan Aset, Ukuran Perusahaan, Dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Struktur Modal Ferry Adang; Amin Wijoyo; Sri Sundari; Kartini
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8346

Abstract

Struktur modal merupakan keputusan keuangan yang krusial karena menentukan komposisi utang dan ekuitas yang digunakan perusahaan dalam membiayai operasional perusahaan. Keputusan ini memengaruhi risiko, tingkat pengembalian, serta nilai perusahaan. Faktor internal seperti profitabilitas, struktur aset, pertumbuhan aset, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan diyakini berperan penting dalam menentukan kebijakan pendanaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kelima faktor tersebut terhadap struktur modal perusahaan sektor kesehatan di Indonesia periode 2022–2024. Penelitian menggunakan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling sebanyak 99 perusahaan yang memenuhi kriteria. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda berbasis data panel menggunakan fixed effect model yang diolah melalui EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Secara parsial, profitabilitas dan ukuran perusahaan terbukti berpengaruh signifikan, sedangkan struktur aset, pertumbuhan aset, dan pertumbuhan penjualan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Nilai Adjusted R² sebesar 58,23% menandakan bahwa model cukup baik dalam menjelaskan variasi struktur modal. Temuan ini memberikan bukti empiris terbaru mengenai faktor-faktor yang memengaruhi struktur modal perusahaan kesehatan di Indonesia. Implikasi praktisnya, manajemen perusahaan dapat lebih memperhatikan profitabilitas dan ukuran perusahaan sebagai pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan pendanaan yang optimal, sementara faktor lain perlu dikaji lebih lanjut dalam konteks kondisi industri dan lingkungan bisnis yang dinamis
Emas Sebagai Safe Haven Di Indonesia: Analisis Time Varying Parameter Vector Autoregression Dan Quantile Regression Annisa Siti Utami; Nicky Gurbanita; Nida Rahmah Wahidah; Edy Suroso; Abdul Mutolib
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8375

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya ketidakpastian ekonomi global yang berdampak pada volatilitas pasar keuangan dan mendorong kebutuhan investor terhadap instrumen lindung nilai (safe haven). Emas dikenal sebagai salah satu aset yang relatif stabil, namun hubungan antara harga emas dan variabel makroekonomi tidak selalu bersifat konstan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran emas sebagai safe haven di Indonesia dengan pendekatan yang mampu menangkap dinamika dan non-linearitas hubungan antar variabel. Metode yang digunakan adalah Time-Varying Parameter Vector Autoregression (TVP-VAR) dan Quantile Regression dengan data time series bulanan periode 2010–2025 yang mencakup harga emas, IHSG, nilai tukar, inflasi, dan ketidakpastian ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara harga emas dan variabel makroekonomi bersifat dinamis dan tidak homogen. Emas cenderung berfungsi sebagai safe haven terutama pada periode krisis dan kondisi pasar ekstrem. Pendekatan TVP-VAR mampu menangkap perubahan hubungan antar variabel dari waktu ke waktu, sementara Quantile Regression menunjukkan adanya variasi pengaruh pada berbagai tingkat distribusi. Kesimpulannya, efektivitas emas sebagai instrumen lindung nilai di Indonesia tidak bersifat konstan, melainkan bergantung pada kondisi pasar dan tingkat ketidakpastian ekonomi. Temuan ini mengimplikasikan bahwa investor perlu melakukan diversifikasi portofolio secara dinamis dengan mempertimbangkan kondisi pasar, sementara pembuat kebijakan perlu menjaga stabilitas makroekonomi guna meminimalkan volatilitas pasar keuangan.
Kepemilikan Institusional sebagai Moderasi Risiko Operasional :Bukti dari Sektor Consumer Non-Cyclicals Bursa Efek Indonesia Ardyan Ramadhan; Yuni Utami; Mohammad Arridho Nur Amin
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8437

Abstract

Volatilitas laba operasional merupakan manifestasi dari interaksi kompleks berbagai determinan finansial internal yang dapat menghambat keberlanjutan dan nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh growth opportunity, operating cash flow, likuiditas (cash ratio), dan struktur modal (DER) terhadap risiko operasional yang diproksikan melalui volatilitas EBITDA, serta menguji peran moderasi kepemilikan institusional sebagai mekanisme good corporate governance. Populasi penelitian adalah perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Papan Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2025. Melalui metode purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 36 perusahaan dengan 180 observasi tahun-perusahaan (firm-year observations). Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan estimasi Robust Standard Errors untuk mengatasi heteroskedastisitas pada data panel, dibantu perangkat lunak STATA 17. Kesenjangan penelitian (research gap) yang diisi oleh studi ini adalah belum adanya pengujian simultan peran moderasi kepemilikan institusional terhadap empat determinan keuangan sekaligus dalam memengaruhi volatilitas EBITDA, khususnya pada sektor Consumer Non-Cyclicals pasca-pandemi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa growth opportunity dan operating cash flow berpengaruh positif signifikan, sedangkan likuiditas dan struktur modal berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko operasional. Uji moderasi menunjukkan bahwa kepemilikan institusional hanya mampu memperkuat pengaruh growth opportunity terhadap risiko operasional (H5 didukung), namun tidak memoderasi hubungan operating cash flow, likuiditas, dan struktur modal (H6–H8 tidak didukung).
Peran Literasi Keuangan dalam Meningkatkan Kinerja dan Keberlanjutan UMKM: Studi pada Kepulauan Nias Idarni Harefa; Dian Hesti harefa; Karisman Laia; Abdiel Harapan Laia; Berkat Iman Zai; Ervan Suryawan Gea; Syukurman Hia; Andi Martir Sahputra Harefa
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8533

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kepulauan Nias, Indonesia. Dengan menyadari pentingnya pengetahuan keuangan dalam keberhasilan kewirausahaan, penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai bagaimana kompetensi keuangan berkontribusi terhadap pengembangan usaha di wilayah pedesaan dan tertinggal. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dari para pelaku UMKM terpilih dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja maupun keberlanjutan UMKM. Koefisien jalur pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja sebesar 0,462 (p-value = 0,000), sedangkan pengaruhnya terhadap keberlanjutan sebesar 0,381 (p-value = 0,000). Nilai R-square menunjukkan bahwa literasi keuangan mampu menjelaskan 47,2% variasi kinerja dan 39,9% variasi keberlanjutan usaha. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan literasi keuangan di kalangan pemilik UMKM dapat menjadi intervensi strategis untuk meningkatkan produktivitas, ketahanan, dan keberlangsungan jangka panjang usaha lokal. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendidikan keuangan ke dalam program pembangunan ekonomi daerah guna mendorong pertumbuhan yang inklusif di wilayah seperti Kepulauan Nias.
Environmental, Social, and Governance Performance dan Manajemen Laba: Political Connection sebagai Moderasi Rahma Tarisa; Abdul Rohman
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8655

Abstract

Praktik manajemen laba masih menjadi isu penting. ESG performance diduga dapat menekan perilaku oportunistik manajemen, namun peran political connection dalam hubungan ini masih kurang dieksplorasi, khususnya di Indonesia. Penelitian bertujuan untuk menguji pengaruh ESG performance terhadap manajemen laba serta peran moderasi political connection pada perusahaan non-keuangan di Indonesia periode 2019–2023. Sampel terdiri dari 38 perusahaan yang terdaftar di BEI (190 observasi). Manajemen laba diukur dengan discretionary accruals model (Kothari et al., 2005), ESG performance dengan skor Refinitiv Eikon, dan political connection dengan variabel dummy. Analisis menggunakan regresi data panel Fixed Effect Model (FEM) dan robust standard error. Hasil penelitian menunjukkan ESG performance berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba (koefisien = -0,0015978, p = 0,002). Namun, political connection tidak memoderasi hubungan tersebut (koefisien interaksi ESG×PC = 0,0000588, p = 0,918). Variabel kontrol ukuran perusahaan (SIZE) berpengaruh positif signifikan (koefisien = 0,0848544, p = 0,004), leverage (LEV) tidak signifikan (koefisien =0,0924663p = 0,104). COVID-19 berpengaruh negatif signifikan (koefisien = -0,0287749, p = 0,000) mengindikasikan perusahaan lebih konservatif saat pandemi. Penelitian ini menghadirkan bukti dari negara berkembang dengan karakteristik hubungan bisnis politik yang kuat. Temuan bahwa political connection tidak memoderasi hubungan tersebut memberikan perspektif baru bahwa ESG performance dapat berfungsi secara independen sebagai mekanisme pengendalian, terlepas dari ada atau tidaknya pengaruh politik perusahaan. Regulator dan investor dapat menjadikan skor ESG sebagai sinyal kualitas laba.