cover
Contact Name
Muhammad Khoiruddin Harahap
Contact Email
choir.harahap@yahoo.com
Phone
+6282251583783
Journal Mail Official
info@itscience.org
Editorial Address
ITScience Jl. Setia Luhur LK V No.18 A Medan Helvetia Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA)
ISSN : -     EISSN : 27977161     DOI : 10.47709/jebma
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) adalah Jurnal Nasional dalam bidang ilmu ekonomi bisnis, manajemen dan akuntansi. JEBMA terbit tiga kali setahun, yaitu pada bulan Maret, Juli dan November. JEBMA bertujuan untuk mempromosikan hasil penelitian di bidang ekonomi bisnis, manajemen dan akuntansi yang berfokus pada penerbitan makalah berkualitas. Artikel yang diserahkan akan ditinjau oleh komite teknis Jurnal. Semua artikel yang dikirimkan harus berupa laporan asli atau hasil kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya, eksperimental atau teoritis, dan akan direview oleh reviewer. Artikel yang dikirim ke jurnal JEBMA tidak boleh dipublikasikan di tempat lain. Naskah harus mengikuti pedoman penulis yang disediakan oleh JEBMA dan harus ditinjau dan diedit. JEBMA diterbitkan oleh Information Technology and Science (ITScience), sebuah Lembaga Penelitian di Medan, Sumatera Utara, Indonesia.
Articles 838 Documents
Analisis Kepatuhan UMKM Peternakan Bebek Terhadap Penerapan SAK EMKM: Studi Kasus UD Haikal Di Kecamatan Bambel Aceh Tenggara M Ridho Alfikri; Yenni Samri Juliati Nasution; Waizul Qarni
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan UMKM peternakan bebek terhadap penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM), dengan studi kasus pada UD Haikal di Kecamatan Bambel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pemilik dan pengelola usaha, observasi serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan UD Haikal terhadap penerapan SAK EMKM masih rendah. Pengelolaan keuangan dilakukan secara sederhana, pencatatan keuangan belum lengkap dan tidak konsisten, serta belum terdapat pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha. Selain itu, rendahnya pemahaman pemilik usaha terhadap SAK EMKM dan tidak adanya pendampingan akuntansi menjadi faktor utama yang menghambat penerapan standar tersebut. Ketidakpatuhan terhadap SAK EMKM juga berdampak pada keterbatasan akses UD Haikal terhadap pembiayaan dari lembaga keuangan formal. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan menyoroti pentingnya faktor kontekstual usaha dan kualitas sumber daya manusia dalam penerapan SAK EMKM pada UMKM peternakan bebek di wilayah rural
Orientasi Pasar dari Perspektif Teori Keunggulan Sumber Daya: Tinjauan Literatur Sistematis dan Model Konseptual (2021–2025) Dewi Zulvia; Yunia Wardi; Yasri Yasri; Abror Abror; Vidya Rini Dwita Rini Dwita; Husnil Khatimah
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8876

Abstract

Tinjauan literatur sistematis ini mengkaji hubungan orientasi pasar dan keunggulan kompetitif melalui lensa Teori Keunggulan Sumber Daya (Resource-Advantage Theory), berdasarkan bukti empiris yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025. Research gap yang dijembatani adalah: belum adanya sintesis yang secara eksplisit menganalisis temuan era pasca-pandemi melalui perspektif Teori R-A, mengabaikan diferensiasi efek langsung dan termediasi, serta mengabaikan variabel mediasi yang menjelaskan heterogenitas hasil antar studi. Dipandu oleh kerangka PRISMA, 86 studi awal dari basis data Scopus disaring secara sistematis hingga menghasilkan 28 studi berkualitas tinggi. Temuan mengidentifikasi empat pola relasional: efek positif termediasi (57,1%), efek positif langsung dan termediasi (25,0%), efek bergantung konteks (10,7%), serta efek negatif/tidak signifikan (7,1%). Hubungan ini dimediasi oleh kemampuan inovasi, kemampuan relasional, dan fleksibilitas strategis. Kontribusi ilmiah studi ini adalah: (1) sintesis berbatas waktu pasca-pandemi (2021–2025), (2) klasifikasi pola empiris berbasis Teori R-A, dan (3) model konseptual baru yang memetakan jalur mediasi orientasi pasar menuju keunggulan kompetitif.
Kemiskinan dalam Lanskap Transformasi Ekonomi Indonesia: Bukti Empiris Antar Provinsi Fitri Aprilliana; Khairani Alawiyah; Fitrawaty; Dede Ruslan
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8890

Abstract

Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan utama pembangunan di Indonesia meskipun berbagai indikator ekonomi menunjukkan perbaikan dalam beberapa dekade terakhir. Perbedaan tingkat kesejahteraan antarprovinsi mengindikasikan bahwa transformasi ekonomi belum sepenuhnya memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan per kapita, kepadatan penduduk, tenaga kerja, dan inflasi terhadap kemiskinan di Indonesia. Penelitian menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan cakupan 33 provinsi selama periode 2014–2024. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) yang dipilih berdasarkan hasil uji Chow dan uji Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan per kapita berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan kepadatan penduduk berpengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, tenaga kerja dan inflasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemiskinan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,0032. Temuan ini mengindikasikan bahwa dinamika kemiskinan di Indonesia lebih dipengaruhi oleh kapasitas ekonomi masyarakat dan tekanan demografis dibandingkan faktor makroekonomi jangka pendek. Oleh karena itu, upaya pengentasan kemiskinan perlu difokuskan pada peningkatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, produktivitas masyarakat, dan pemerataan pembangunan antarwilayah
Consumer Engagement Mediasi Hubungan CSR dan Brand Image Terhadap Purchase Intention KULA Kesha Batricia; Astri Wulandari; Ganjar Mohamad Disastra
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8898

Abstract

Menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri kosmetik, Corporate social responsibility (CSR) dan brand image sangat bendampak dalam mendorong terbentuknya purchase intention. Hubungan emosional antara merek dengan konsumen dapat dibangun melalui consumer engagement, sehingga meningkatkan keterlibatan yang lebih dominan serta mengarahkan konsumen terhadap niat pembelian. Sebanyak 100 responden perempuan di Kota Bandung yang mengetahui merek KULA berhasil dikumpulkan dan akan diuji secara kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan, meliputi regresi linier berganda, analisis jalur, dan uji Sobel. Penelitian menunjukkan hasil bahwa CSR dan brand image memiliki korelasi yang positif terhadap purchase intention. Lebih lanjut, CSR dan brand image secara signifikan memengaruhi consumer engagement, dan consumer engagement terbukti memengaruhi purchase intention. Consumer engagement dapat memediasi hubungan antara CSR dan citra merek terhadap purchase intention.
Perencanaan Model Bisnis Peternakan Ayam Kampung Skala Kecil dengan Pendekatan Business Model Canvas Irma Christiani; Nelly
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8899

Abstract

Usaha peternakan ayam kampung memiliki peluang pengembangan yang cukup besar seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap produk pangan yang sehat dan alami. Meskipun demikian, peternakan skala kecil masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal, pemasaran yang belum optimal, serta belum tersusunnya model bisnis yang terarah. Fokus penelitian ini adalah menganalisis model bisnis yang diterapkan pada peternakan ayam kampung skala kecil, mengidentifikasi kondisi lingkungan internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja usaha, serta merumuskan pengembangan model bisnis yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan diskusi bersama pemilik usaha sebagai informan utama. Analisis dilakukan menggunakan Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha memiliki beberapa keunggulan, antara lain produk ayam kampung yang alami, penggunaan pakan alami, serta kemampuan menghasilkan bibit secara mandiri. Di sisi lain, usaha masih menghadapi kendala berupa tingginya tingkat kematian anak ayam, keterbatasan modal, pemasaran digital yang belum maksimal, dan minimnya kemitraan strategis. Berdasarkan analisis SWOT dan Matriks TOWS, dirumuskan model bisnis usulan yang berfokus pada perluasan segmen pasar, penguatan nilai produk sehat dan alami, optimalisasi pemasaran digital, diversifikasi sumber pendapatan, peningkatan manajemen kesehatan ternak, serta pengembangan kemitraan usaha. Rancangan model bisnis yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi strategi pengembangan usaha yang mampu meningkatkan produktivitas operasional, memperluas cakupan pemasaran, meningkatkan profitabilitas, serta mendukung keberlanjutan usaha peternakan ayam kampung skala kecil di masa mendatang.
Teknologi Informasi, Analitik Data, Dan Kinerja Auditor: Peran Moderasi Kematangan Digital Tryas Chasbiandani; Hindradjid Harsono; Yetty Murni; Jasmine Ramadhani
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8903

Abstract

Latar belakang: erkembangan teknologi digital telah mengubah praktik audit dan mendorong pemanfaatan teknologi informasi serta analitik data dalam meningkatkan kinerja auditor. Namun, hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi tidak selalu menghasilkan peningkatan kinerja auditor secara optimal. Kondisi tersebut mengindikasikan pentingnya kematangan digital organisasi dalam mendukung efektivitas penggunaan teknologi dan pemanfaatan data dalam proses audit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi informasi, analitik data, dan kematangan digital terhadap kinerja auditor serta menguji peran moderasi kematangan digital pada hubungan teknologi informasi dan analitik data terhadap kinerja auditor. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang diperoleh dari 115 auditor pada Kantor Akuntan Publik di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi dan kematangan digital berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja auditor. Sebaliknya, analitik data tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja auditor. Penelitian ini juga menemukan bahwa kematangan digital mampu memperkuat pengaruh teknologi informasi dan analitik data terhadap kinerja auditor. Temuan tersebut menunjukkan bahwa manfaat teknologi dalam aktivitas audit akan lebih optimal apabila didukung oleh tingkat kesiapan digital organisasi yang memadai. Kesimpulan: P eningkatan kinerja auditor tidak hanya ditentukan oleh pemanfaatan teknologi, tetapi juga oleh tingkat kematangan digital organisasi. Semakin tinggi kematangan digital yang dimiliki organisasi, semakin optimal manfaat teknologi informasi dan analitik data dalam mendukung efektivitas dan kualitas kinerja auditor.
Pengaruh Efektivitas Komite Audit, Kepemilikan Institusional, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Integritas Laporan Keuangan Gabrella Manasye Yansianek Gerung; Gita Desyana; Muhsin
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8906

Abstract

Latar belakang: Integritas laporan keuangan menjadi isu penting pada perusahaan perbankan karena laporan keuangan digunakan investor, kreditur, regulator, dan pemangku kepentingan sebagai dasar pengambilan keputusan ekonomi. Mekanisme tata kelola seperti efektivitas komite audit, kepemilikan institusional, dan ukuran perusahaan dipandang dapat memperkuat pengawasan, menekan asimetri informasi, serta meningkatkan transparansi pelaporan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efektivitas komite audit, kepemilikan institusional, dan ukuran perusahaan terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023-2025. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan. Sampel terdiri atas 20 perusahaan perbankan dengan 60 observasi. Analisis dilakukan melalui uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil: Hasil uji menunjukkan efektivitas komite audit dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap integritas laporan keuangan, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap integritas laporan keuangan, meskipun kemampuan penjelasan model masih terbatas. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik perusahaan, khususnya ukuran perusahaan, menjadi faktor penting dalam mendorong kualitas dan keandalan pelaporan keuangan perbankan. Penelitian ini memberi implikasi bahwa penguatan tata kelola perlu diikuti peningkatan kapasitas pengendalian internal agar laporan keuangan lebih kredibel bagi pengguna informasi keuangan. Kata kunci: efektivitas komite audit; integritas laporan keuangan; kepemilikan institusional; perusahaan perbankan; ukuran perusahaan
Pengaruh Digital Leadership Terhadap Inovasi Manajemen, Budaya Digital Pada Industri Farmasi : Moderasi Kompetensi Digital Anisa Hidayanti; Rina Anindita
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meneliti pengaruh Digital Leadership terhadap Inovasi Manajemen dan Budaya Digital yang dimoderasi oleh Kompetensi Digital di Industri Farmasi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling melalui survei kuesioner dan analisis data Partial Least Squares-Structural Equations Modeling (PLS-SEM) yang melibatkan 200 karyawan di Industri Farmasi seluruh Indonesia. Hasil penelitian yang telah dibuktikan adalah pengaruh Digital Leadership dapat meningkatkan Inovasi Manajemen secara positif dan signifikan, baik langsung maupun melalui Budaya Digital. Budaya Digital berpengaruh negatif terhadap Inovasi Manajemen di Industri Farmasi. Selain itu, Kompetensi Digital memiliki pengaruh terhadap Inovasi Manajemen. Dalam Industri Farmasi yang terus berkembang, perusahaan harus tetap mengikuti perkembangan teknologi digital terbaru dan mengedepankan budaya yang mendorong kreativitas dan inovasi di dalam organisasi.