cover
Contact Name
Muhammad Khoiruddin Harahap
Contact Email
choir.harahap@yahoo.com
Phone
+6282251583783
Journal Mail Official
info@itscience.org
Editorial Address
ITScience Jl. Setia Luhur LK V No.18 A Medan Helvetia Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA)
ISSN : -     EISSN : 27977161     DOI : 10.47709/jebma
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) adalah Jurnal Nasional dalam bidang ilmu ekonomi bisnis, manajemen dan akuntansi. JEBMA terbit tiga kali setahun, yaitu pada bulan Maret, Juli dan November. JEBMA bertujuan untuk mempromosikan hasil penelitian di bidang ekonomi bisnis, manajemen dan akuntansi yang berfokus pada penerbitan makalah berkualitas. Artikel yang diserahkan akan ditinjau oleh komite teknis Jurnal. Semua artikel yang dikirimkan harus berupa laporan asli atau hasil kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya, eksperimental atau teoritis, dan akan direview oleh reviewer. Artikel yang dikirim ke jurnal JEBMA tidak boleh dipublikasikan di tempat lain. Naskah harus mengikuti pedoman penulis yang disediakan oleh JEBMA dan harus ditinjau dan diedit. JEBMA diterbitkan oleh Information Technology and Science (ITScience), sebuah Lembaga Penelitian di Medan, Sumatera Utara, Indonesia.
Articles 838 Documents
Pengaruh UI/UX Quality dan Information Quality terhadap Purchase Intention melalui User Satisfaction pada TikTok Shop di Indonesia Andini Amalia Zarvianti; Hujjatullah Fazlurrahman; Muhammad Fachmi
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8660

Abstract

Perkembangan yang signifikan pada social commerce yaitu TikTok Shop menciptakan urgensi yang mendesak agar dapat memahami faktor teknis yang memicu niat beli konsumen. UI/UX Quality dan Information Quality diasumsilam menjadi faktor penentu utama kepuasan pengguna yang pada akhirnya memengaruhi niat pembelian, namun kombinasi keduanya dalam satu model mediasi di konteks TikTok Shop Indonesia masih jarang diteliti. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh UI/UX Quality dan Information Quality terhadap Purchase Intention melalui User Satisfaction sebagai variabel mediasi pada pengguna TikTok Shop di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas dan cross-sectional survey. Data dikumpulkan dari 220 responden valid melalui kuesioner daring menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Analisis data menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa enam hipotesis diterima dan satu ditolak. Information Quality memiliki hubungan signifikan terhadap User Satisfaction dan berpengaruh langsung terhadap Purchase Intention sementara itu UI/UX Quality tidak berpengaruh langsung terhadap Purchase Intention namun berpengaruh melalui mediasi penuh User Satisfaction. User Satisfaction terbukti sebagai variabel dengan pengaruh langsung terkuat terhadap Purchase Intention. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Information Quality dan UI/UX Qualityterbukti meningkatkan User Satisfaction yang mendorong Purchase Intention pengguna TikTok Shop di Indonesia, dengan User Satisfaction berperan sebagai mediator penuh pada jalur UI/UX Quality dan mediator parsial pada jalur Information Quality.
Deteksi Fraud Heptagon dalam Mengungkap Determinan Tax Evasion: Analisis Konfiguratif dalam Perspektif Behavioral Accounting Alif Faruqi Febri Yanto; Mohamad Nazril Ilham; Selma Putri Safira
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Fraud Heptagon terhadap perilaku tax evasion pada wajib pajak badan yang terdaftar di KPP Pratama di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan rasio pajak Indonesia menjadi 9,31% pada tahun 2025, yang mengindikasikan masih kuatnya praktik ketidakpatuhan pajak dan tax evasion. Teori Fraud Heptagon digunakan untuk menjelaskan pengaruh faktor perilaku, psikologis, dan kemampuan teknis terhadap tax evasion. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalisasi, kapabilitas, dan keserakahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax evasion, sedangkan tekanan berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, peluang, sikap, arogansi, dan ketidaktahuan tidak berpengaruh signifikan terhadap tax evasion. Keserakahan diidentifikasi sebagai faktor paling dominan yang memengaruhi perilaku tax evasion. Nilai R-square sebesar 0,637 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 63,7% variasi dalam perilaku tax evasion. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tax evasion lebih dipengaruhi oleh motivasi keuntungan, pembenaran moral, dan kapabilitas teknis dibandingkan faktor situasional maupun psikologis lainnya. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi otoritas pajak untuk memperkuat pengawasan berbasis perilaku serta mengembangkan strategi pencegahan tax evasion yang lebih komprehensif.
Pengaruh Harga Emas dan Inflasi Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah Syabila Assafa; Salsa Nabila; Zaini Ibrahim
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8691

Abstract

Latar Belakang: Dinamika variabel makroekonomi seperti hargakomoditas dan tingkat inflasi berpotensi memengaruhi kinerja sektorkeuangan, termasuk profitabilitas perbankan syariah di Indonesia. Pemahaman terhadap faktor eksternal ini penting untuk menjagastabilitas ekonomi serta mendukung pengambilan keputusan dalampengelolaan investasi dan efisiensi operasional perbankan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hargaemas dan inflasi terhadap Return on Assets (ROA) sebagai indikatorkinerja keuangan perbankan syariah di Indonesia periode 2019–2024. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengananalisis regresi linear berganda terhadap data sekunder bulanan yang diperoleh dari publikasi resmi. Pengujian dilakukan melalui uji asumsiklasik, koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan hargaemas dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dengannilai signifikansi sebesar 0,086. Nilai Adjusted R Square sebesar0,042 mengindikasikan bahwa kemampuan model dalam menjelaskanvariasi ROA tergolong rendah. Secara parsial, harga emasberpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai signifikansi 0,033, sedangkan inflasi tidak berpengaruh signifikan dengan nilaisignifikansi 0,537. Kesimpulan: Harga emas memiliki pengaruh terhadap profitabilitasperbankan syariah, sedangkan inflasi tidak menunjukkan pengaruhyang signifikan. Oleh karena itu, diperlukan penambahan variabel lain seperti efisiensi operasional dan faktor makroekonomi lain untukmeningkatkan daya jelaskan model serta mendukung stabilitasekonomi dan keputusan investasi.
Determinan Kinerja Keuangan Perusahaan Pertambangan Batu Bara: Ukuran Perusahaan, Kepemilikan Manajerial, dan Kepemilikan Institusional Kiki; Nella Yantiana; Vitriyan Espa
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8754

Abstract

Perusahaan pertambangan batu bara berperan penting dalam perekonomian Indonesia, namun kinerja keuangannya masih menghadapi tekanan akibat perubahan kondisi industri. Dalam kondisi tersebut, faktor internal perusahaan menjadi penting untuk dikaji karena dapat mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan kinerja keuangannya dalam menghadapi dinamika industri dan fluktuasi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia dan situs resmi perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sebanyak 20 perusahaan dengan total 60 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 32. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Sebaliknya, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Nilai R Square menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 14% variasi kinerja keuangan perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas pengawasan dan penyelarasan kepentingan melalui struktur kepemilikan lebih berperan dalam mendorong kinerja keuangan perusahaan pertambangan batu bara dibandingkan dengan besarnya aset perusahaan.
Peran Inovasi Bisnis dalam Memediasi Pengaruh Jiwa Kewirausahaan dan Mental Accounting terhadap Keberlanjutan Usaha UMKM Nanda Meilia Putri; Indah Shofiyah
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8756

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jiwa kewirausahaan dan mental accounting terhadap keberlanjutan usaha dengan inovasi bisnis sebagai variabel mediasi pada UMKM di Yogyakarta. UMKM menghadapi tantangan keberlanjutan akibat persaingan yang ketat dan perubahan pasar yang cepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner kepada pelaku UMKM di Yogyakarta. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria UMKM yang telah beroperasi minimal lima tahun. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jiwa kewirausahaan dan mental accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi bisnis dan keberlanjutan usaha. Selain itu, inovasi bisnis terbukti memediasi pengaruh jiwa kewirausahaan dan mental accounting terhadap keberlanjutan usaha. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pola pikir kewirausahaan dan pengelolaan keuangan yang efektif dalam mendukung keberlanjutan UMKM secara jangka panjang.
Pengaruh Inventory Intensity Dan Capital Intensity Terhadap Agresivitas Pajak Dengan Multi-Proksi Pengukuran Marliano Andrea Pangestu; Danang Adi Putra
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8759

Abstract

Agresivitas pajak merupakan praktik perusahaan yang di lakukan dengan tujuan untuk menekan kewajiban pajak, hal ini akan memberikan dampak terhadap penerimaan negara. Menurut positive accounting theory, manajemen membuat keputusan tentang praktik akuntansi yang akan mengoptimalkan keuntungan finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menilai apakah tingkat agresivitas pajak pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di IDX antara tahun 2022-2024 dapat dipengaruhi oleh inventory intensity dan capital intensity dengan profitabilitas sebagai variabel kontrol. Untuk merepresentasikan agresivitas pajak secara lebih menyeluruh, digunakan multi-proksi pengukuran, yaitu ETR, CETR, dan BTD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dan purposive sample digunakan untuk memilih data serta analisis regresi linier berganda digunakan untuk memproses data. Dengan menggunakan proksi ETR, CETR, atau BTD, temuan penelitian menunjukkan bahwa inventory intensity dan capital intensity tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Sementara itu, agresivitas pajak dipengaruhi oleh profitabilitas sebagai variabel kontrol.
Pengaruh Pemberian Penghargaan Terhadap Pengembangan Diri Guru Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Medan Monang Ambarita; Darwin; Wanapri Pangaribuan; Aman Simara-mare; Eka Daryanto
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8794

Abstract

Pengembangan diri guru merupakan salah satu determinan utama dalam konsetelasi peningkatan mutu pendidikan nasional, khususnya dalam menyongsong dinamika kurikulum baru dan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris seberapa besar pengaruh pemberian penghargaan (reward) terhadap tingkat pengembangan diri guru di Sekolah Menengah Atas (SMA). Melalui pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas asosiatif, data dikumpulkan dari 44 orang responden guru menggunakan kuesioner berskala Likert tertutup yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach's Alpha = 0,795). Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui uji regresi linear sederhana. Hasil analisis deskriptif menunjukkan sebaran tingkat pengembangan diri guru mayoritas berada pada kategori Tinggi (75%) dan Sedang (25%), dengan kesadaran peningkatan kompetensi internal sebagai indikator terkuat (Mean = 4,64) sedangkan keaktifan komunitas belajar/MGMP serta karya ilmiah menjadi indikator terendah (Mean = 3,75). Hasil analisis inferensial membuktikan adanya pengaruh positif dan signifikan dari pemberian penghargaan terhadap pengembangan diri guru (t_hitung = 5,214 > t_tabel = 2,018; Sig. = 0,000 < 0,05). Koefisien determinasi (R Square) bernilai 0,393, mengindikasikan bahwa pemberian penghargaan berkontribusi sebesar 39,3% terhadap variasi pengembangan diri guru, sementara 60,7% selebihnya dikendalikan oleh faktor-faktor eksternal lain di luar jangkauan model penelitian ini. Rekomendasi strategis diarahkan kepada penataan sistem rekognisi kelembagaan berbasis meritokrasi guna mengakselerasi produktivitas profesionalisme pendidik.
Pengaruh Kepemimpinan Autentik dan Work-Life Balance terhadap Keterlibatan Karyawan PT. Telkomsel dimediasi oleh Self-Efficacy Rhehan Ramdhan Dinar; Slamet Widodo
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan autentik dan work-life balance terhadap keterlibatan karyawan dengan self-efficacy sebagai variabel mediasi pada karyawan PT Telkomsel Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal dan melibatkan 177 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy memediasi secara signifikan pengaruh kepemimpinan autentik terhadap keterlibatan karyawan (? = 0,359; p < 0,05) serta pengaruh work-life balance terhadap keterlibatan karyawan (? = 0,274; p < 0,05). Selain itu, model penelitian mampu menjelaskan 73,4% variasi keterlibatan karyawan (R² = 0,734). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan keterlibatan karyawan dapat dilakukan melalui penerapan kepemimpinan autentik dan work-life balance yang mampu memperkuat self-efficacy karyawan. Dengan demikian, self-efficacy berperan penting sebagai mekanisme psikologis yang menjembatani pengaruh faktor organisasi terhadap keterlibatan karyawan.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Stabilitas Keuangan di Negara Asia dengan Studi Pendekatan Data Panel Tahun 2014-2021 Mukhamad Fatkhur Rozi Maulana; Vika Annisa Qurrata
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8809

Abstract

Stabilitas keuangan merupakan aspek penting dalam menjaga ketahanan ekonomi suatu negara, terutama di kawasan Asia yang memiliki karakteristik sistem keuangan yang beragam. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis pengaruh inklusi keuangan, rasio kredit swasta terhadap GDP, aset likuid terhadap simpanan dan pendanaan jangka pendek, serta produk domestik bruto (PDB) terhadap stabilitas keuangan pada lima negara Asia, yaitu Jepang, Indonesia, United Arab Emirates, India dan Uzbekistan selama periode 2014-2021. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan metode regresi data panel melalui Fixed Effect Model (FEM). Informasi data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari World Bank, IMF, dan FRED. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap stabilitas keuangan (Prob. F= 0,0000 < 0,05). Secara parsial, rasio kredit swasta terhadap GDP (p= 0,005), aset likuid (p= 0,029), dan produk domestik bruto (p= 0,023) berpengaruh signifikan, sedangkan inklusi keuangan (p= 0,108) tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap stabilitas keuangan. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,581 yang menunjukkan bahwa 58,10% model cukup mampu menjelaskan variasi stabilitas keuangan pada lima negara dalam sampel penelitian. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa stabilitas keuangan pada negara Asia lebih dipengaruhi oleh faktor intermediasi perbankan, kecukupan likuiditas, dan kondisi makroekonomi dibandingkan perluasan akses keuangan semata. Dengan demikian, penguatan sektor perbankan dan stabilitas ekonomi menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan stabilitas keuangan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi secara teoritis maupun praktis dalam memperkaya kajian faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas keuangan, serta menjadi referensi bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi yang tepat guna menjaga stabilitas keuangan secara berkelanjutan.
Ukuran Dewan Komisaris dan Umur Perusahaan Sebagai Mitigasi atau Pemicu Audit Report Lag? Kenedi Pratama; Meri Yani; Andre Bustari
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8840

Abstract

Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pentingnya audit report lag sebagai indikator ketepatan waktu pelaporan keuangan auditan, karena keterlambatan penyelesaian audit dapat menurunkan relevansi informasi akuntansi bagi pengguna laporan keuangan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran dewan komisaris dan umur perusahaan terhadap audit report lag pada perusahaan sektor barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan auditan perusahaan. Melalui metode purposive sampling, diperoleh 47 perusahaan selama tujuh tahun pengamatan, sehingga menghasilkan 329 observasi. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SmartPLS Versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran dewan komisaris berpengaruh negatif signifikan terhadap audit report lag dengan koefisien sebesar -3,241 dan p-value 0,000. Umur perusahaan juga berpengaruh negatif signifikan terhadap audit report lag dengan koefisien sebesar -0,197 dan p-value 0,005. Nilai R Square sebesar 0,097 menunjukkan bahwa kedua variabel independen menjelaskan audit report lag sebesar 9,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, efektivitas pengawasan dewan komisaris dan kematangan organisasi perusahaan berperan dalam mempercepat proses audit serta mendukung ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan auditan. Temuan ini memberikan implikasi bagi perusahaan untuk memperkuat tata kelola dan sistem pelaporan internal.