cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnalbimaabdi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27979407     EISSN : 27979423     DOI : https://doi.org/10.53299/bajpm.v1i1
Core Subject : Education,
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat terdaftar dengan e-ISSN: 2797-9423 dan p-ISSN: 2797-9407 menerbitkan artikel dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat maupun metode pengabdian yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan dapat diterapkan dalam mengembangkan dan membantu dosen, guru, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat meningkatkan keilmuan, inovasi, maupun kesejahteraan. Bima Abdi menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan dan panduan yang ada dalam template yang sudah disediakan oleh pengelola dalam website ini. Bima Abdi dibawah naungan Publisher Yayassan Pendidikan Bima Berilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 252 Documents
Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam Penelitian Tindakan Kelas pada Pembelajaran Bahasa Inggris di SMA Silalahi, Dumaris E.; Purba, Lydia; Simanungkalit, Rick Hunter; Siagian, Asister Fernando; Sihombing, Partohap S. R.; Siahaan, Basar Lolo; Sipayung, Rohdearni
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1267

Abstract

Penelitian tindakan kelas (classroom action research) dalam pembelajaran bahasa Inggris adalah salah satu upaya meningkatkan presetasi belajar. Penelitian tindakan kelas masih perlu membutuhkan perhatian khusus agar objektif pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan penelitian tindakan kelas bagi para guru di SMA Negeri 2 Siborongborong. PKM ini dilaksanakan dengan metode pendidikan kepada masyarakat yang berjalan melalui workshop denga pilot studi pada mata pelajaran bahasa Inggris. Pelaksanaan dimulai dengan adanya information sharing session oleh narasumber atau dengan metode seminar. Kemudian adanya tahap diskusi untuk pendalaman materi dan dilanjut dengan pemantapan materi lewat pembuatan atau desain penelitian tindakan kelas sesuai dengan latar belakang dalam pembelajaran oleh masing-masing guru mata pelajaran. PKM ini dilaksanakan oleh Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar kepada 57 orang guru SMA Negeri 2 Siborongborong sebagai peserta. Pelaksanaan PKM ini didasari oleh informasi yang diperoleh dari mitra melalui interview bahwa mitra membutuhkan pembekalan penelitian tindakan kelas terhadap para guru untuk meningkatkan inovasi pembelajaran. Pada pelaksanaan PKM terlaksana dengan baik melalui metode focus group discussion (FGD) sebagai analysis data. Berdasarkan diskusi antar sesama peserta dan narasumber atas integrasi AI dalam penelitian tindakan kelas. PKM ini dipandang perlu untuk meningkatkan prestasi belajar dalam mata pelajaran bahasa Inggris. Maka PKM ini dapat disimpulkan terlaksana dengan baik dan dapat mengoptimalkan penerapan AI dalam penelitian tindakan kelas melalui kinerja para peserta dalam mendesain penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan PKM ini disambut hangat oleh peserta dan memberikan dampak yang baik terbukti dengan permintaan para peserta untuk tindakan PKM lanjutan dengan topik model-model pembelajaran innovatif sehingga meningkatkan prestasi belajar dalam mata pelajaran bahasa Inggris.
Edukasi Entrepreneurhip dalam Membangun Kemandirian Finansial Melalui Pelatihan Handy Craft pada Komunitas Anak Panti Asuhan Mardhiyah, Ainun; Siregar, Onan Marakali
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1286

Abstract

Entrepreneurship (kewirausahaan) adalah salah satu strategi digunakan pemerintah untuk mendongkrak perekonomian negara dan menciptakan lapangan kerja bagi para pengangguran yang telah lama mencari pekerjaan, hal ini masih tergolong sedikit. Padahal, kewirausahaan diharapkan mampu menyerap jumlah pengangguran yang terus bertambah setiap tahunnya. Permasahan mitra dari pengabdian ini yaitu keinginan komunitas anak panti asuhan agar mereka mampu mandiri secara finansial dan tidak sepenuhnya tergantung kepada orang lain. Dengan diberikannya sosialisasi pentingnya jiwa entrepreneurship ditanamkan sejak dini dan dilakukan pelatihan Handy Craft maka diharapkan komunitas anak panti asuhan mampu berwirausaha sehingga mereka bisa mandiir secara finansial. Dari permasalahan mitra yang ditemui, maka tujuan SDGs pada program ini sesuai dengan tujuan SDGs nomor 8 yaitu  bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang merata dan memperoleh pekerjaan yang layak bagi masyarakat. Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk memberi semangat dan motivasi kepada komunitas anak panti asuhan agar mereka semangat untuk menjadi seorang entrepreneurship dan dibekali dengan kemampuan dalam bidang Handy Craft hingga mereka bisa mandiri secara finansial. Hasil dari pengabdian ini adalah mengajarkan kelompok mitra melakukan pelatihan handy craft guna meningkatkan kreativitas mereka. Para mitra memiliki mentalitas yang lebih maju dalam menghasilkan uang dengan keterampilan yang mereka miliki sebagai hasil dari pelatihan. Mereka dapat mengenali berbagai peluang ekonomi di lingkungan sekitar rumah mereka dengan menggunakan bakat yang telah mereka miliki.
Pelatihan Pemanfaatan Media Sosial dan Internet dalam Meningkatkan Kreativitas Remaja di Kelurahan Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan Khairifa, Feni; Safrin, Feby Aulia; Mucklis, Mucklis
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1287

Abstract

Kehadiran media sosial dan internet di tengah masyarakat saat ini telah memberikan manfaat yang sangat besar. Media sosial dan juga internet sangat membantu dalam menghapus jarak antar manusia, sehingga sangat efektif untuk mempersingkat waktu dalam berkomunikasi dan juga bisa menghemat biaya, dan juga  dengan media sosial dan internet mampu memberikan kreativitas bagi masyarakat.Permasahan mitra dari pengabdian ini yaitu kurangnya kesadaran remaja akan manfaat dari media sosial dan internet untuk meningkatkan kreativitas, membangun minat kelompok remaja untuk memanfaatkan media sosial dan internet dalam meningkatkan kreativitas yang mungkin bisa menjadikan tambahan penghasilan. Dari permasalahan mitra yang ditemui, maka tujuan SDGs pada program ini sesuai dengan tujuan SDGs nomor 8 yaitu  bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang merata dan memperoleh pekerjaan yang layak bagi masyarakat.Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada mitra di Kelurahan Simpang Selayang yang nantinya diharapkan bisa memanfaatkan kreativitas yang sudah diperoleh.
Sosialisasi Penggunaan Gadget pada Siswa Kelas V SDN Mangasa Kabupaten Gowa Rusdi, Rusdi; Darmawati, Darmawati; Wahyuni, Sri; S, Jumriati; Azis, Abdul; Muchtar, Fitri Yanty
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1330

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa sosialisasi penggunaan gadget pada siswa kelas V di SDN Mangasa Kabupaten Gowa, merupakan isu yang relevan di tengah perkembangan teknologi saat ini. Artikel ini bertujuan mengsosialisasikan pengguanaan gadget pada siswa kelas V SDN Mangasa Kabupaten Gowa. Kegiatan PKM ini dilakukan secara kolaboratif dengan dosen Universitas Muhammadiyah Makassar, mahasiswa Prodi Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Makassar, dan guru SDN Mangasa Kabupaten Gowa. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. Pada tahap perencanaan terdiri dari menentukan tema, melakukan observasi, merumuskan solusi kemudian menyusun materi. Pada tahap pelaksanaan terdiri dari penyampaian materi tentang gadget dan kegunaannya. Pada tahap pelaporan yaitu menyusun laporan dan publikasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa siswa antusias untuk mengikuti materi tentang gadget sehingga siswa memahami kegunaan gadget dan dampak penggunaan gadget terhadap perilaku siswa.
Workshop Lesson Study dan Pemahaman terhadap Miskonsepsi sebagai Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru Basri, Hasan; Hasanah, Sri Indriati; Nuritasari, Fetty; Herawati, Anni; Hadaroh, Wahidatul
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1335

Abstract

Kompetensi Guru menjadi salah satu aspek yang dapat mendukung keberhasilan pembelajaran di kelas. Pentingnya peningkatan kompetensi guru juga terlihat dalam instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan 2020 (IASP 2020) yang mana kompetensi guru menjadi salah satu aspek dari 4 aspek penilaian dalam akreditasi sekolah. Berdasarkan informasi dari kepala sekolah di kecamatan Galis Bangkalan belum pernah terlibat dalam kegiatan pendampingan Lesson Study (LS), namun demikian kepala sekolah sangat antusias dan mendukung pelaksanaan pendampingan LS di kecamatan Galis Bangkalan. LS merupakan salah satu strategi pembinaan profesi guru berkelanjutan berbasis kelas & kolaboratif untuk mengoptimalkan layanan belajar bagi siswa. Pelaksanaan LS dilakukan melalui 3 tahapan yaitu, plan atau perencanaan kegiatan pembelajaran, do atau pelaksanaan perencanaan tersebut oleh guru model, tahapan selanjutnya adalah see atau merefleksi proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan metode diskusi, workshop dan pelatihan. Analisis data dilakukan pada hasil angket yang diberikan kepada peserta workshop. Hasil dari kegiatan ini adalah (1) meningkatkan pemahaman guru terkait miskonsepsi dan bagaimana mengatasinya; (2) meningkatnya pemahaman guru tentang LS dan, (3) meningkatkan keterampilan dan kompetensi guru dalam planing (merencanakan), implementing (melaksanakan), dan evaluating (penilaian) pembelajaran.
Upaya Peningkatan Kualitas Hasil Furnitur dengan Penerapan Mesin Pelapis HPL pada CV. CID di Desa Purworejo Madiun Haqiqi, Ahmad Faiz Risvan; Kusumawardana, Arya; Habibi, Muhammad Afnan; Hadi, Afif Abdul; Satriani, Cahya Tifandi; Mahadiraja, Fajar Abdi; Octavianus, Juan Pablo
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1340

Abstract

High Pressure Laminate (HPL) adalah bahan pelapis yang banyak digunakan dalam industri furnitur. salah satu UMKM furnitur yaitu CV. Cahya Interior Decoration (CID) di Desa Purworejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun yang menggunakan HPL sebagai bahan baku utama dalam pembuatan furnitur. Pada proses pembuatan furnitur di CV. CID ada berbagai tahapan produksi yaitu pengukuran, pemotongan, pengeleman, pelapisan HPL, pentusiran, dan perakitan. Dari banyaknya tahapan, tahapan pelapisan merupakan salah satu tahapan krusial dalam pembuatan furnitur, hal ini dikarenakan proses masih dilakukan secara manual dengan scrapper yang mengandalkan daya tekan manusia, terjadi kendala dalam proses pelapisan. Proses ini sering memakan waktu yang cukup lama dan dapat menghasilkan ketidaksempurnaan dan tidak presisi. Sebagai solusi dalam permasalahan tersebut adalah menggunakan teknologi mesin pelapisan HPL. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil furnitur melalui penerapan mesin pelapis HPL. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi perencanaan dan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Hasil dari penerapan teknologi mesin pelapis HPL ini terbukti menghasilkan kualitas yang lebih baik dan lebih rapat dibandingkan dengan yang menggunakan metode konvensional atau manual. Dengan adanya teknologi mesin pelapis HPL ini diharapkan mitra dapat terus berkembang dan mengurangi kesalahan yang mengakibatkan pemborosan HPL dan memberikan solusi yang berkelanjutan.
Edukasi dan Kesadaran untuk Menciptakan Lingkungan yang Aman dan Inklusif di SD Inpres Bontoala I Desa Taeng Kecamatan Pallangga Mukhlis, Mukhlis; Amal, Amri; Hidayat, Fahmi
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1342

Abstract

Bullying di sekolah dasar adalah permasalahan yang masih sering terjadi dan memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan mental, sosial, serta prestasi akademik siswa. Bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti fisik, verbal, sosial, dan cyberBullying. Dampak negatifnya mencakup rendahnya kepercayaan diri, kecemasan, depresi, dan bahkan penurunan motivasi belajar bagi korban. Selain itu, pelaku Bullying juga berisiko mengembangkan perilaku agresif yang berkelanjutan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang Bullying melalui edukasi dan intervensi di sekolah dasar dengan berbagai pendekatan. Strategi yang diterapkan meliputi sosialisasi anti-Bullying, pelatihan guru, workshop siswa, serta pembuatan media edukasi guna meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan orang tua. Pendekatan berbasis teori perkembangan sosial Bandura (1986) menyoroti bagaimana anak-anak belajar perilaku dari lingkungan mereka melalui observasi dan imitasi. Sementara itu, teori ekologi Bronfenbrenner (1979) menekankan peran berbagai faktor lingkungan, termasuk keluarga dan sekolah, dalam membentuk perilaku sosial anak. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa implementasi program ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran terkait Bullying di kalangan siswa, guru, dan orang tua. Dengan demikian, diharapkan lingkungan belajar yang lebih aman dan inklusif dapat terwujud, sehingga mampu mengurangi insiden Bullying di sekolah dasar.
Pelatihan Pembuatan LKPD Berbasis Aplikasi Wordwall di SD Inpres Bontoala I Kabupaten Gowa Mukhlis, Mukhlis; Amal, Amri; Aminah, St.
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1347

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh guru SD Inpres Bontoala I yaitu masih banyak yang belum mengetahui cara membuat dan menyusun lembar kerja peserta didik dengan menggunakan pembelajaran interaktif yang berbasis website dan guru masih menggunakan lembar kerja cetak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan lembar kerja peserta didik berbasis wordwall kepada guru SD Inpres Bontoala I Kabupaten Gowa. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 31 Januari sampai 01 Februari 2025 dan diikuti oleh 13 guru di sekolah tersebut. Kegiatan ini diawali dengan memaparkan manfaat lembar kerja peserta didik dengan aplikasi wordwall bagi pengguna. Kemudian dilanjutkan hari kedua dengan praktek menyusun dan membuat lembar kerja peserta didik menggunakan aplikasi wordwall.  Pengabdian masyarakat ini difokuskan untuk memberikan pengetahuan cara membuat lembar kerja peserta didik melalui aplikasi wordwall. Metode yang digunakan adalah partisipasi aktif, berorientasi kegiatan, program, dan mandiri. Hasil pengabdian menunjukkan tercapainya indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu guru memahami berbagai manfaat dan template yang ada diwordwall dan semua guru dapat membuat lembar kerja peserta didik dengan memanfaatkan template diwordwall. Oleh karena itu. Pengabdian kepada masyarakat ini telah mencapai indikator keberhasilan yang diterapkan dan tujuan untuk membuat guru disekolah tersebut mampu menggunakan dan membuat lembar kerja peserta didik berbasis aplikasi wordwall telah tercapai.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembuatan Media Pembelajaran Digital Berbasis Humanis untuk Menumbuhkan Minat Membaca Siswa Mahendra, Yasinta; Rohmani, Rohmani; Apriza, Berta
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1366

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam membuat media pembelajaran digital berbasis humanis guna menumbuhkan minat membaca siswa di SD Muhammadiyah Soekarno Hatta Kotabumi. Di era digital, penting bagi guru untuk memanfaatkan teknologi dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan menarik, khususnya untuk meningkatkan minat membaca siswa sekolah dasar. Pendekatan humanis diterapkan agar media pembelajaran yang dikembangkan tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga memperhatikan aspek emosional dan kebutuhan individual siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan intensif terkait penggunaan perangkat lunak pengembangan media pembelajaran, pendampingan dalam penerapan konsep humanis dalam pembelajaran digital, serta evaluasi untuk mengukur peningkatan kompetensi guru dan dampaknya terhadap minat membaca siswa. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan guru mengembangkan media pembelajaran digital yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain itu, minat membaca siswa juga mengalami peningkatan, ditandai dengan lebih aktifnya siswa dalam berinteraksi dengan bahan bacaan yang disajikan secara digital. Melalui pelatihan, pendampingan, dan evaluasi, didapat hasil sebanyak 80% guru mampu membuat media digital menarik, dengan 70% media tersebut mendapat respons positif dari siswa, serta peningkatan skor keterampilan guru dari 65 ke 85 (pre-post-test). Fasilitas berupa perpustakaan mini dan akses bahan bacaan digital juga disediakan, sehingga siswa rata-rata membaca 3-5 bahan bacaan per minggu. Selain itu, 75% orang tua terlibat aktif dalam mendukung literasi, yang berdampak pada peningkatan minat baca siswa sebesar 30%, ditandai dengan bertambahnya waktu membaca harian dari 15 menit menjadi 25 menit. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan guru, memotivasi siswa dalam membaca, dan melibatkan orang tua untuk mendukung literasi berbasis humanis.
Edukasi dan Pemberian MP-ASI sebagai Upaya Zero Stunting di Desa Pasirbiru Rancakalong Jawa Barat Tiara, Ersa Ratmi; Fatikha, Evrilia Sabella; Widyaningsih, Indah; Hidayah, Risma; Amelia, Safira Putri; Rahmat, Delli Yuliana
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1379

Abstract

Kabupaten Sumedang adalah salah satu dari 60 kabupaten/kota yang diberi prioritas untuk menangani stunting. Hal ini karena angka stunting di Kabupaten Sumedang lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Jawa Barat. pada tahun 2018, 32 % dari 100 bayi di Sumedang, yaitu sebanyak 32 bayi mengalami stunting. Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan di salah satu desa di kecamatan Rancakalong kabupaten Sumedang terdapat 25 Bayi dengan kebutuhan nutrisi dan gizi yang kurang. Oleh karena itu rencana pendidikan dan penyuluhan merupakan langkah penting untuk mengurangi prevalensi stunting dengan meningkatkan pengetahuan ibu. Program Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan MP-ASI merupakan hal yang dicetuskan oleh kelompok 5 KKN dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu tentang pentingnya pemberian MP-ASI pada anak usia 6 hingga 24 bulan dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan potensi daerah yang dimiliki. Kegiatan Penyuluhan Kesehatan ini dilaksanakan dengan metode one group pretest-posttest, dan demonstrasi pembuatan MP-ASI serta pembagian sampel MP-ASI sesuai dengan usia bayi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta setelah mengikuti kegiatan penyuluhan. Rata-rata skor pre-test yang semula berada di angka 69,67 meningkat menjadi 95 pada post-test, dengan rata-rata kenaikan mencapai 41,88%. Penyuluhan terkait dengan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pada waktu yang tepat memberikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang signifikan terhadap pengetahuan ibu bayi. Hal ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dalam mencegah stunting, sekaligus mendorong pemanfaatan bahan alami yang mudah diperoleh di sekitar lingkungan.