cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jagomipa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27976475     EISSN : 27976467     DOI : https://doi.org/10.53299/jagomipa.v1i1
Core Subject : Science, Education,
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA memiliki e-ISSN: 2797-6467 dan p-ISSN: 2797-6475, menerbitkan jurnal hasil kajian teori dan penelitian pada pendidikan matematika dan IPA, baik hasil kajian dan penelitian pendidikan secara umum maupun hasil kajian dan penelitian pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika dan IPA. JagoMIPA menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun template yang sudah disediakan oleh pengelola. JagoMIPA adalah jurnal akses terbuka dibawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu yang bertujuan menyebarkan keilmuan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dan menunjang kegiatan dosen, guru, mahasiswa, maupun praktisi pendidikan lainnya dibidang pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 257 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis ditinjau dari Gaya Belajar Siswa UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa Zendrato, Arikasian; Mendrofa, Netti Kariani; Telaumbanua, Yakin Niat; Lase, Sadiana
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i3.707

Abstract

Penelitian ini berdasarkan hasil laporan primer yang dilaksanakan di sekolah penelitian, terdapat masalah yaitu: (1) keputusan model pembelajaran yang digunakan masih biasa-biasa saja (2) tidak adanya perhatian terhadap gaya belajar siswa (3) kemampuan untuk berpikir kritis siswa tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari gaya belajar siswa UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Alo'oa. Kelas VIII sebagai populasi penelitian dan sampelnya adalah kelas VIII-A (kelas eksperimen) dan Kelas VIII-B (kelas kontrol) dengan jumlah keseluruhan 50 siswa. Simple random sampling digunakan untuk pengambilan sampel. Dimana penelitian merupakan kuantitatif menggunkan metode eksperimen quasi dengan desain Nonequaivalent Group Control Design, dan instrumen yang digunakan berupa soal tes bentuk uraian tes awal dan akhir dan angket gaya belajar bentuk kuisioner. Berdasarkan pengujian uji hipotesis satu pihak hasil perolehan yaitu thitung = 2,0106 dan ttabel = = t(0,05)(24) = 1,6772. Dengan demikian, thitung = 2,0106 > ttabel = 1,6772, sehingga terima Ha dan tolak Ho, artinya ada pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari gaya belajar siswa UPTD SMP Negeri 1 Gunungsiroli Alo’oa. Kemudian perolehan hasil belajar untuk visual dan gaya belajar pada auditori, kelas eksperimen mempunyai rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis adalah 70,72, dan 61,77. Sebaliknya kelas kontrol model konvensional dengan gaya belajar visual dan auditori adalah 61,77, dan 65.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem based learning Berbantuan Paper mode Quizizz terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di SMA Negeri 1 Lotu Zalukhu, Anna Fertika; Mendrofa, Netti Kariani; Harefa, Amin Otoni; Zega, Yulisman
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i3.709

Abstract

Penelitian ini berakar pada observasi awal yang dilakukan di SMA Negeri 1 Lotu, yang teridentifikasi beberapa permasalahan antara lain: (1) masih adanya kegiatan pembelajaran pendekatan konvensional dan (2) rendahnya kemampuan siswa untuk berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran problem based learning yang dipadukan dengan kuis berbasis kertas (paper mode Quizizz) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah tersebut. Jenis penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Nonequivalent Kontrol Group Design dan pendekatan quasi eksperiment. Seluruh kelas XI-MIPA sebagai populasi penelitian, dan sampel penelitiannya meliputi dua kelas yaitu XI MIPA-2 (kelas eksperimen), dan XI MIPA-3 (kelas kontrol). Pengambilan sampel secara lugas yaitu random sampling. Instrumen yang digunakan merupakan soal tes uraian. Analisis data yang digunakan adalah independent sample test dengan uji t. Hasil perolehan dengan uji hipotesis adalah  dan . Sehingga terima  dan tolak  karena . Oleh karena itu, kesimpulan yang diperoleh yaitu ada pengaruh model pembelajaran problem based learning berbantuan paper mode Quizizz terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 1 Lotu.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika di Kelas IV SD Negeri Dadaprejo 01 Apriani, Tri; Soenaryo, Siti Fatimah; Arifin, Bustanol
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i3.715

Abstract

Berdasarkan refleksi bersama guru ditemukan permasalahan mengenai rendahanya hasil belajar matematika siswa di kelas IV SD Negeri Dadaprejo 01. Hal ini disebabkan proses pembelajaran masih berfokus pada guru,pelaksanaan model problem based learning dalam pembelajaran belum optimal, dan faktor penyebab juga ditemukan dari diri siswa, dimana setiap anak memiliki kemampuan intelektual yang berbeda sehingga hasil belajar matematika siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajar problem based learning terhadap hasil belajar matematika. Tempat penelitian di SD Negeri Dadaprejo 01, Kota Batu, Jawa Timur. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas IV SD Negeri Dadaprejo 01 tahun pembelajaran 2023/2024 yang berjumlah 57 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Kelas IV-A dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen, dan kelas IV-B dengan jumlah 27 siswa sebagai kelas kontrol. Penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experimental Design. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Non-equivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes pretest dan posttest dalam bentuk esai dan dokumentasi penelitian. Instrumen penelitian disusun dalam bentuk kisi-kisi soal dan lembar observasi yang dirancang untuk mengevaluasi penerapan model problem based learning dan hasil belajar siswa. Data dianalisis menggunakan independent t-test dengan taraf signifikan < 0.05 atau 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning yang diterapkan kepada siswa memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri  Dadaprejo 01 pada pembelajaran matematika. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya siswa kelas eksperimen yang mampu menjawab soal posttest dengan nilai rata-rata 89,17 dan pada kelas kontrol diproleh nilai rata-rata 71,48, dengan besar pengaruh perbedaan rata-rata adalah 17,69. Untuk uji t pada posttest diperoleh nilai t-hitung 5.424 lebih besar dari 2.00 (t-tabel 5% n=57). nilai t (p) antara kelas kontrol dan kelas eksperimen adalah sejumlah 0.000 artinya nilai ini < 0.05 maka H0 ditolak dan Ha diterima.
Efektivitas Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbantuan Media Realia terhadap Hasil Belajar Matematika SD Fauziyah, Rifana Intan; Sutriyani, Wulan; Zumrotun, Erna
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i2.717

Abstract

Hasil belajar yang buruk pada pelajaran matematika di kelas IV SD Negeri 6 Bulungan disebabkan oleh fakta bahwa siswa tidak mencapai hasil yang optimal saat menggunakan model pembelajaran yang kurang bervariasi. Tujuan penelitian guna menemukan fakta seberapa efektif model pengajaran dan pembelajaran kontekstual (CTL) yang dibantu media realia pada hasil belajar matematika SD. Pengkajian ini berpendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini menggunakan desain pre-eskperimen dengan tipe One Grup Pretest Posttest. Penelitian berlokasi di SD Negeri 6 Bulungan tepatnya berapa di Kec Pakis Aji, Kab Jepara. Studi ini melibatkan 19 siswa dari kelas IV SD Negeri 6 Bulungan, yang mencakup 10 perempuan serta 9 laki-laki. Penghimpunan data menggunakan soal ujian. Hasil pretest serta posttest siswa diambil untuk analisa data, kemudian dianalisis dengan data validitas dan uji hipotesis dari pengujian t bertaraf sign 0,05. Diperoleh nilai rata-rata hasil belajar untuk pretest sejumlah 55,2 kemudian untuk post-test sejumlah 76,1. Dengan nilai df = 18, sign 0,05/2 = 0,025, serta t-hitung -9,735, menunjukkan bahwa nilai negatif mungkin merupakan nilai positif, diperoleh hasil 2,101. Dapat ditarik simpulan bila hasil belajar murid kelas IV pada pembelajaran matematika materi pecahan di SD Negeri 6 Bulungan dipengaruhi oleh efektivitas model contextual teaching and learning (CTL) bermedia realia. Selain itu, dibuat simpulan bila terdapat perbandingan antar pemakaian model CTL serta CTL.
Validitas dan Respon Peserta Didik terhadap Alat Peraga 3D Menggunakan Bahan Bekas pada Materi Sel Hewan dan Sel Tumbuhan di MTs Zainul Hasan Balung Jember Khusnah, Laila; Ulfa, Yulia
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i3.722

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat validitas dan respon dari peserta didik atas alat peraga 3D berbahan bekas khususnya materi sel hewan maupun tumbuhan di MTs Zainul Hasan Balung Jember. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE, dengan melakukan tahapan analyze, design, develop, implement and evaluate. Data pada tahap develop ini berasal dari ahli materi, ahli media, praktisi dan peserta didik dengan beberapa instrumen seperti lembar validasi materi, lembar validasi media dan angket respon peserta didik. Selanjutnya, data tersebut dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Proses validasi ini dilakukan oleh dua orang dosen IPA UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember dengan kualifikasi khusus dan seorang praktisi, yakni seorang guru yang mengampu mata pelajaran IPA di MTs Zainul Hasan. Untuk mendapatkan tingkat keterbacaan alat peraga tersebut, respon dari peserta didik menjadi parameter yang peneliti kumpulkan melalui angket. Kemudian, hasil validasi termasuk kategori sangat valid sehingga alat peraga 3D dapat dipergunakan dalam proses pembelajaran. Buktinya adalah rerata nilai validasi dari ahli materi dan praktisi sebesar 93% dan dari ahli media sebesar 96%. Begitupun, rerata nilai yang diberikan oleh peserta didik dalam responnya terhadap alat peraga 3D menunjukkan angka 87% dalam penilaian skala kecil dan angka 95% dalam penilaian skala besar. Ini berarti bahwa keterbacaannya termasuk kategori sangat menarik.
Pembelajaran Berbasis Literasi dan Numerasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI SMK N 3 Bengkalis Syawaludin, M Rusdi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i3.736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pembelajaran berbasis literasi dan numerasi dengan upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa di SMK N 3 Bengkalis. Pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Menengah Atas memerlukan pendekatan yang mampu mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah, terutama di era revolusi industri 4.0 yang menuntut integrasi literasi teknologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah PTK yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pada setiap tahapan siklus diperhatikan modul ajar, alat evaluasi maupun bahan ajar berkaitan dengan literasi dan numerasi. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase deskriptif melalui hasil evaluasi tes siswa yang berjumlah 31 orang. Hasil penelitian memperoleh kesimpulan peningkatan yang signifikan dengan kualitas sangat baik dalam hasil belajar matematika siswa. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa meningkat dari 56 pada pretest menjadi 73 pada post-test, dengan tingkat ketuntasan belajar sebesar 39%. Setelah pelaksanaan perbaikan pada siklus II, rata-rata nilai siswa meningkat lebih lanjut menjadi 86 dengan ketuntasan belajar mencapai 90%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis literasi dan numerasi efektif dalam meningkatkan keterampilan matematika siswa, terutama dalam hal pemahaman soal cerita dan kemampuan berhitung. Dengan demikian, penerapan pembelajaran literasi dan numerasi ini dapat dijadikan strategi yang relevan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa secara keseluruhan.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA Materi Energi Bunyi dan Sifat-sifatnya melalui Metode Eksperimen Kelas IV MIN 1 Baubau Salam, Salam; Ilham, Muh.
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i2.629

Abstract

Belajar merupakan suatu kegiatan yang melibatkan mental dan fisik untuk mengubah perilaku melalui pengalaman dan interaksi dengan lingkungan, mempengaruhi hasil yang dicapai berdasarkan kebiasaan belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV MIN 1 Baubau pada pembelajaran IPA tentang energi bunyi dan sisfat-sifatnya melalui penerapan metode eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa kelas IV MIN 1 Baubau setelah pembelajaran IPA tentang energi bunyi menggunakan metode eksperimen. Jenis penelitian ini adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan 27 siswa dan menggunakan tes evaluasi, lembar observasi, serta catatan lapangan sebagai instrumen pengumpulan data. Metode penelitian ini adalah metode ekperimen yang digunakan untuk melihat sejauh mana penerapannya dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV MIN 1 Baubau pada pembelajaran IPA tentang energi bunyi dan sisfat-sifatnya. Teknik Analisis data menggunakan analisis persentase deskriptif. Hasil evaluasi pada siklus I menunjukkan peningkatan dari 82% (baik) menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II, dengan nilai rerata kelas meningkat dari 85 menjadi 95. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA berhasil meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar mereka. Disarankan agar metode eksperimen direncanakan dengan matang dalam pengajaran IPA.
Literatur Review: Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Nuraeni, Lia Sri; Hafsyah, Hafsyah; Nurdin, Nurdin; S, Putriyani
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i2.652

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan kemampuan untuk menganalisis fakta dengan obyektif untuk membuat penelitian yang masuk akal dan logis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan temuan penelitian terkait dengan penggunaan metode pengajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur (literature review). Dengan metode ini, peneliti mengidentifikasi artikel relevan dengan fokus penelitian, yakni 31 artikel yang sesuai yaitu sebanyak 10 artikel yang termasuk Jurnal Internasional yang diakui Scopus dan 21 artikel yang termasuk Jurnal Nasional yang diakui Sinta yang diperoleh dari Google Scholar yang terbit pada tahun 2019-2024. Dari penelitian dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Pertama, penggunaan kegiatan proyek dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Kedua, materi ajar yang menggunakan proyek terbukti lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Ketiga, terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan pembelajaran matematika. Keempat, pembelajaran berbasis proyek memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar dan kemampuan siswa untuk berpikir kritis. Kelima, penggunaan kegiatan proyek dalam pembelajaran matematika membawa manfaat untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Pengembangan Media Diorama Energi Listrik Tenaga Air pada Pembelajaran IPA Kelas IV di Sekolah Dasar Vira, Annisa; Fantiro, Frendy Aru; Danawati, Murtyas Galuh
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i2.657

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan media pembelajaran berupa diorama energi listrik tenaga air, dengan menggunakan model ADDIE yang memiliki 5 tahap yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan eveluasi. Penelitian ini menggunakan dua metode analisis yakni analisis data kualitatif dan analisis kuantitatif untuk mengetahui bagaimana pengembangan media diorama energi listrik tenaga air pada pembelajaran IPA kelas IV disekolah dasar. Pengembangan media diorama energi listrik tenaga air mendapatkan hasil validasi materi sebesar 92,5% dan validasi media sebesar 95% keduanya termasuk kedalam ketegori “sangat baik”. Respon guru terhadap produk yang dikembangkan sangatlah positif, dengan perolehan skor 87,5% dengan kriteria sangat baik. Hal senada juga ditujukan oleh peserta didik, dengan nilai 94% yang juga termasuk ke dalam kriteria sangat baik. Hasil data yang telah diperoleh menunjukkan bahwa media diorama energi listrik tenaga air layak dan menarik untuk digunakan sebagai media pembelajaran IPA dengan materi perubahan bentuk energi.
Analisis Efektivitas Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran Matematika Aminullah, Aminullah; Irwansya, Irwansya
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i4.721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif penerapan teknologi dalam teknik yang digunakan sekolah untuk mengajarkan matematika. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini kepala sekolah, guru matematika dan siswa. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan juni- juli di SMKN 2 kota Bima. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam dengan guru, pengamatan kelas dan analisis konten terhadap teknologi yang digunakan dalam pembelajaran matematika. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, display data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran matematika dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi photomath, powerpoint, dan LCD dapat memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep matematika dan motivasi siswa. Teknologi memungkinkan visualisasi yang lebih jelas dan interaktif, yang membantu siswa memahami materi matematika yang abstrak. Namun, meskipun teknologi memberikan kemudahan dalam penyelesaian soal dan meningkatkan keterlibatan siswa, masih terdapat kendala dalam pemahaman konsep secara mendalam. Siswa cenderung mengandalkan aplikasi tanpa benar-benar memahami proses di balik penyelesaian soal. Selain itu, penggunaan teknologi masih terbatas pada aspek visualisasi dan belum sepenuhnya mendorong interaksi aktif antara siswa dengan materi. Secara keseluruhan, penggunaan teknologi dalam pembelajaran matematika terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, namun perlu diimbangi dengan strategi pengajaran yang lebih interaktif dan mendalam untuk memastikan pemahaman konsep yang lebih baik. Disarankan agar guru memberikan bimbingan lebih lanjut dan memfasilitasi diskusi yang lebih intensif untuk memaksimalkan potensi teknologi dalam proses pembelajaran.

Page 9 of 26 | Total Record : 257