cover
Contact Name
-
Contact Email
emphatycons@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
emphatycons@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pawiyatan Luhur IV No. 17 Bendan Dhuwur Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia 50233
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Emphaty Cons : Journal of Guidance and Counseling
Published by Universitas IVET
ISSN : -     EISSN : 26569655     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal empathy cons adalah jurnal yang menerbitkan karya ilmiah di bidang bimbingan dan konseling yang terkait dengan bidang pendidikan dan non pendidikan. Jurnal ini menyediakan kesempatan bagi para peneliti untuk mempublikasikan karya ilmiahnya, bidang konseling dan psikologi yang akan dipublikasikan secara online dan offline. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, didokumentasikan dengan baik dalam bentuk jurnal. Artikel yang akan dipublikasikan melalui proses review dari mitra bestari.
Articles 83 Documents
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa Melalui Bimbingan Kelompok Teknik Kursi Kosong Di SMP YPE Semarang -, risa okhfiyani
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 2 No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v2i1.1478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan bimbingan kelompok di SMP YPE Semarang; 2) mendeskripsikan kemampuan komunikasi interpersonal pada siswa melalui bimbingan kelompok; 3) mengetahui efektivitas proses bimbingan kelompok teknik kursi kosong dalam meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa di SMP YPE semarang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan menggunakan 2 siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek peneliti ini adalah siswa kelas VIII di SMP YPE Semarang yang berjumlah 10 anak, guru dan kolaborator. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatakan kemampuan komunikasi interpersonal siswa sebelum diberi layanan bimbingan kelompok adalah 469 dari hasil pra siklus dengan siswa berjumlah 10 orang, yang masuk kriteria rendah. Kemudian skor peningkatan kemampuan komunikasi interpersonl siswa setelah diberi layanan bimbingan kelompok adalah 919 dari hasil pasca siklus dengan kriteria 4 orang siswa termasuk sedang dan 6 orang siswa masuk kriteria tinggi. Mengalami peningkatan dari pra siklus sampai pasca siklus sebesar 45%. Hal ini membuktikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik kursi kosong cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa di SMP YPE Semarang dikarenakan perolehan skor dari pra siklus ke pasca siklus meningkat 45%.
Model Layanan Informasi Berbasis Papan Bimbingan Untuk Meningkatkan Kesadaran Berkonsultasi Pengisian KRS sulis, hendra
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 1 No 1 (2019): Empathy Cons
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v1i1.880

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan temuan empirik yang menunjukkan bahwa permasalahan tentang rendahnya kesadaran mahasiswa untuk berkonsultasi kepada dosen pembimbing akademik sebelum melakukan pengisian KRS. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya atau strategi dalam menyikapi situasi tersebut, sehingga perkembangan akademik mahasiswa dan segala problem akademik yang dialami dapat diatasi dengan baik. Tingkat kesadaran berkonsultasi pengisian KRS mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling IKIP-PGRI Pontianak berada pada kategori rendah. Penelitian ini bertujuan menghasilkan model layanan informasi berbasis papan bimbingan yang dapat meningkatkan kesadaran berkonsultasi pengisian KRS kepada Dosen Pembimbing Akademik pada mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model layanan informasi berbasis papan bimbingan efektif untuk meningkatkan kesadaran berkonsultasi pengisian KRS kepada Dosen Pembimbing Akademik pada mahasiswa IKIP-PGRI Pontianak. Faktanya pada uji hipotesis menunjukkan bahwa semua indikator kesadaran mengalami peningkatan yang signifikan setelah mendapatkan intervensi layanan informasi berbasis papan bimbingan.
Meningkatkan Pemahaman Siswa Tentang Resiko Perilaku Seks Bebas Melalui Layanan Informasi Dengan Menggunakan Media Visual Siswa Kelas VIII SMP Kartiyoso Semarang maulana, zulfi satria; Haksasi, Banun Sri; Ahdiansyah, M Hafidz
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v3i1.2026

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah 1). Mendeskripsikan pemahaman siswa tentang resiko perilaku seks bebas sebelum diberi layanan informasi dengan menggnakan media visual siswa kelas VIII SMP Kartiyoso Semarang; 2) Mendeskripsikan keefektifan layanan informasi dengan menggunakan media visual untuk pemahaman siswa tentang resio perilaku seks bebas pada siswa kelas VIII SMP Kartiyoso Semarang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan menggunakan 2 siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek peneliti ini adalah siswa kelas VIII di SMP Kartiyoso Semarang yang berjumlah 16 anak, guru dan kolaborator. Maka dapat disimpulkan pemahaman pada siswa kelas VIII SMP Kartiyoso Semarang tahun ajaran 2018/2019 sebelum mendapatkan layanan klasikal pada kriteria rendah yaitu dengan presentase 70,74%. Sedangkan setelah mendapatkan layanan klasikal diperoleh hasil bahwa siswa kelas VIII SMP Kartiyoso Semarang termasuk pada kriteria sangat baik dengan presentase 89,2%. Hasil yang telah didapatkan dari pra siklus dan pasca siklus, selanjutnya dilakukan pengurangan sehingga diperoleh hasil peningkatan sebesar 18,47%.
Komunikasi Interpersonal Siswa SMP Negeri 1 Teras Boyolali Laras Marsiwi, Dwi Tantri
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 2 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v2i2.1486

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari individu memerlukan tidak terlepas dari aktifitas komunikasi dikarenakan individu memerlukan orang lain dala memenuhi kebutuhan. Hal itulah yang menjadikan individu memaksakan diri untuk berkomunikasi. Komunikasi memiliki peran penting dalam upaya mencapai tujuan pendidikan yaitu sebagai jembatan penghubung dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Maka siswa sebagai penerus bangsa harus dapat melakukan komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi interpersonal siswa kelas VII SMP Negeri 1 Teras Boyolali. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan subjek siswa kelas VII SMP Negeri 1 Teras Boyolali. Dalam penelitian ini jumlah populasinya adalah 219 siswa sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu sebanyak 135 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket komunikasi interpersonal. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif prosentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal siswa kelas VII SMP Negeri 1 Teras Boyolali mendapatkan nilai 82,2% yaitu termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini didukung oleh 5 sikap yang mendukung komunikasi interpersonal siswa kelas VII SMP Negeri 1 Teras Boyolali yaitu : keterbukaan mencapai nilai 80,5% termasuk dalam kategori tinggi, empati mencapai nilai 86,6% termasuk dalam kategori sangat tinggi, sikap mendukung mencapai nilai 77,9% termasuk dalam kategori tinggi, sikap positif mencapai nilai 84,5% termasuk dalam kategori tinggi, dan kesetaraan mencapai nilai 81,3% termasuk dalam kategori tinggi
Efektivitas Cinema Therapy dalam Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Self-Efficacy Karir Siswa Kelas 12 SMK Teuku Umar Semarang khotimah, khusnul; Redjeki, Sri; Prihandoko, Tri Leksono
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v4i1.2226

Abstract

Tugas guru BK atau konselor sekolah yaitu membantu siswa untuk mempunyai keyakinan individu akan kemampuannya melakukan tugas-tugasnya dalam pemilihan dan perencanaan karir. Berdasarkan hasil AKPD yang didapatkan oleh guru BK SMK Teuku Umar masih terdapat beberapa siswa yang kesulitan dalam merencanakan karir. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan efektivitas cinema therapy dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan self-efficacy karir siswa kelas 12 SMK Teuku Umar Semarang.Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif eksperimen. Yaitu dengan menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Hasil penelitian ini adalah (1) Cinema therapy dalam bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan self efficacy kakrir siswa SMK Teuku Umar, terbukti pada pair 1 nilai mean pada post-test kelas eksperimen yaitu 87,00 lebih besar dari nilai nilai pre-test kelas eksperimen yaitu 60,80. Sedangkan pada pair 2 nilai mean pada post-test kelas kontrol yaitu 82,80 lebih besar dari nilai pre-test kelas kontrol yaitu 60,50. (2). Cinema therapy dalam bimbingan kelompok efektif dibanding bimbingan kelompok tanpa cinema therapay, terbukti pada pengujian t-test jumlah mean post-test kelas eksperimen (87,00) lebih besar dari post-test kelas kontrol (82,80).
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Media Video Animasi Terhadap Peningkatan Pemahaman Bahaya Pernikahan Usia Muda Ali, Nurman; Haksasi, Banun Sri; Angga Dewi, Widya Novi
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v4i1.2232

Abstract

Pernikahan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan wanita bertujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Pernikahan hanya diizinkan apabila pria dan wanita berusia minimal 19 tahun. Kenyataannya dilapangan, masih banyak terjadi pernikahan di bawah usia tersebut.Berdasarkan hasil observasi, lingkungan LPQ Al Hidayah Semarang merupakan lingkungan yang terdapat kasus pernikahan usia muda. Kondisi ekonomi dari santri LPQ Al Hidayah berada pada kondisi ekonomi menengah kebawah dengan tingkat pendidikan maksimal SLTA serta pemahaman bahaya pernikahan usia muda rendah yang merupakan faktor terjadinya pernikahan usia muda. Maka, penelitian dilakukan bertujuan mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok terhadap peningkatan pemahaman bahaya pernikahan usia muda.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji t-test.Hasil penelitian ini adalah layanan bimbingan kelompok media video animasi lebih efektif dilakukan daripada tanpa menggunakan media. Dibuktikan pada uji Independent T-Test nilai mean pada post-test kelompok eksperimen yaitu 79,90 lebih besar dari nilai post-test kelompok kontrol yaitu 72,70
Pengaruh Pembelajaran Daring terhadap Kejenuhan Mahasiswa Melasani, Aulivia; Handayani, Dwi Asih Kumala; Rahayu, YM Indarwati
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v4i1.2227

Abstract

Sejak covid-19 semua pembelajaran dilakukan secara daring, dilakukan dirumah melalui media sosial,pembelajaran daring saat ini masih menjadi solusi selama covid-19 namun memiliki kendala, yaitu perubahan yang terjadi pada mahasiswa, awalnya diterima dengan baik namun berjalannya waktu menimbulkan kejenuhan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional, Tujuan penelitian ini ialah untuk membuktikan apakah ada pengaruh pembelajaran daring dengan kejenuhan mahasiswa bimbingan dan konseling Universitas Ivet tahun akademik 2020. Populasi dan sampel penelitian ini ialah mahasiswa bimbingan dan konsling ssemester 2 berjumlah 66 mahasiswa. Alat pengumpulan data yang digunakan ialah angket dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan SPSS 21, analisa data menggunakan uji deskriptif, product moment dan uji regresi berganda. Hal yang di peroleh pada penelitian ini ialah adanya pengaruh pembelajaran daring terhadap kejenuhan mahasiswa. Hal ini diketahui berdasarkan hasil analisis korelasi product moment sebesar 0,544 dan nilai sig sebesar 0,000 artinya terdaapat pengaruh antara pembelajaran daring dengan kejenuhan mahasiswa bk Universitas Ivet tahun akademik 2020, karena nilai p < dari 0,05 (0,000< 0,05), artinya semakin sering dilakukan pembelajaran daring maka semakin rendah kejenuhan mahasiswa. Koefisien regrsi pembelajaran daring sebesar 0,689 artinya jika variable pembelajaran daring naik maka kejenuhan mahasiswa mengalami penurunan . Maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran daring (X) terhadap kejenuhan mahasiswa (Y).
Upaya Meningkatkan Perilaku Asertif Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Menggunakan Media Audiovisual Siswa Kelas X TAV Yuliani, Irma; Sayekti, Sri; Rimayati, Elfi
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v4i1.2228

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku asertif siswa sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok menggunakan media audiovisual, untuk mengetahui perilaku asertif siswa sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok menggunakan media audiovisual, dan Apakah layanan bimbingan kelompok menggunakan media audiovisual dapat meningkatkan perilaku asertif siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Eksperimen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah True Experimental Design (eksperimen yang betul-betul). Desain penelitian eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest control group design. Teknik sampling yang digunakan adalah random simple sampling atau acak, sampel yang diambil 20 siswa terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, Kelompok eksperimen 10 siswa dan kelompok kontrol 10 siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala likert. Alat yang digunakan adalah kuesioner atau angket perilaku asertif yang telah diujikan. Dalam analisis presentase pada posttest kelompok eksperimen sebesar 87% termasuk dalam kategori tinggi sedangkan presentase dalam pretest kelompok eksperimen sebesar 75% termasuk dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa perilaku asertif siswa kelas eksperimen meningkat setelah dilakukan bimbingan kelompok menggunakan media audiovisual. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok menggunakan media audiovisual berupa video dapat meningkatkan perilaku asertif siswa SMK Palapa Semarang sesudah diberikan perlakuan.
Pengaruh Layanan Informasi terhadap Pemahaman Karir Siswa Surya, Paramita; Handayani, Dwi Asih Kumala; Ahdiansyah, M Hafidz
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v4i1.2229

Abstract

Memiliki pemahaman karir bagi siswa sangatlah penting karena dengan memiliki pemahaman karir, siswa dapat mempersiapkan diri dalam mengembangkan potensi atau bakat yang dimiliki, menentukan karir yang ingin dituju, serta membuat rencana berkarir dalam kehidupanya. Pemberian layanan informasi dengan topik tentang karir dapat membantu siswa memiliki pemahaman karir serta mengurangi tingkat pengangguran kedepannya. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan bagaimana pengaruh layanan inormasi terhadap pemahaman karir siswa kelas VIII Mts Tajul Ulum. (2) Mendeskripsikan seberapa besar pengaruh layanan informasi karir terhadap pemahaman karir siswa kelas VIII Mts Tajul Ulum. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan konsep penelitian ex post facto. Dengan populasi berjumlah 208 siswa. Dalam penentuan sampel peneliti menggunakan tabel krejcie dengan teknik sampling Proporsional Random Sampling sehingga didapat sampel sabanyak 137. Data diperoleh dengan membagikan kuesioner. Analisis data yang digunakan antara lain analisis deskritif persentase, analisis korelasi product moment, serta analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat pengaruh antara layanan informasi terhadap pemahaman karir siswa kelas VIII MTs Tajul Ulum Brabo dalam kategori tinggi yaitu sebesar 0,788 dengan nilai signifikasi 0,000 (0,000 < 0,05). (2) adanya pengaruh layanan informasi terhadap pemahaman karir siswa kelas VIII MTs Tajul Ulum Brabo dengan koefisien determinan sebesar 0,621 (62%).
Upaya Peran Guru BK Dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di SMP Kesatrian 2 Semarang Sugiarto, Ahmad; Sayekti, Sri; Ahdiansyah, M Hafidz
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v4i1.2230

Abstract

Tujuan dari penelitian ini: 1) mengetahui konsep pelaksanaan peran guru bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter religius siswa. 2) mendeskripsikan dan menganalilisis peran guru bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter religius siswa, relevansinya dengan nilai-nilai dakwah. Penelitian dengan pendekatan kulitatif. Metode pengumpulan data: wawancara/interview, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis: reduksi data, triangulasi, penyajian data. Subjek penelitian: guru bimbingan dan konseling, siswa, wali kelas, guru agama dan Kepala Sekolah. Hasil penelitian: 1) peran guru bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter siswa melalui layanan klasikal, layanan bimbingan konseling dengan diskusi baik individu maupun kelompok, home visit bimbingan perenting terhadap orang tua wali, keteladanan yang ditampilkan guru melalui sikap dalam proses pembelajaran, metode dan materi yang sesuai dan kerjasama dari semua pihak, yaitu adanya pengawasan, pengarahan dan motivasi dari proses layanan yang dilakukan, 2) peran guru bimbingan konseling terhadap pembentukan karakter yaitu melalui fungsi preventif, fungsi kuratif, fungsi preservatif dan fungsi developmental diimplementasikan dalam bentuk layanan bimbingan dan konseling, pengarahan, pengawasan dan penanganan, membiasakan membaca Asma’ul Husna dan menerapkan buku catatan sholat kepada siswa, dengan tujuannya yaitu merubah sikap atau tingkah laku seseorang menuju perbaikan, kesehatan, dan kebersihan jiwa dan mental yang tangguh, dan menghasilkan kecerdasan dalam meningkatkan iman, Islam, dan ikhsan.