cover
Contact Name
DEWI YULIASARI
Contact Email
dewiys52@yahoo.co.id
Phone
+6285279526789
Journal Mail Official
dewiys52@yahoo.co.id
Editorial Address
http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/PERAKMALAHAYATI/about/editorialTeam
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2685547X     EISSN : 26848899     DOI : 10.33024
Core Subject : Health,
jurnal perak malahayati adalah jurnal pengabdian kesehatan masyarakat(PKM) Khusus untuk bidang kesehatan.
Articles 254 Documents
SOSIALISASI INOVASI MILENIA KENDOR (BUMIL ANEMIA KONSUMSI PUDING DAUN KELOR ) DI DESA SRI PENDOWO KECAMATAN BANGUN REJO KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2024 Astriana, Astriana; Nurliyani, Nurliyani; Ratnasari, Emi
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i1.15298

Abstract

Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin dalam darah di bawah normal. Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya zat gizi untuk pembentukan darah,seperti kekurangan zat besi,asam folat ataupun vitamin B12. Tanaman kelor telah digunakan untuk mengatasi anemia terutama untuk ibu hamil dan ibu menyusui. Peningkatan daun kelor menjadi tepung akan dapat meningkatkan nilai kalori, kandungan protein, kalsium, zat besi dan vitamin C. Hal ini disebabkan karena pada saat proses pengolahan daun kelor menjadi tepung akan terjadi pengurangan kadar air yang terdapat dalam daun kelorTujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengatasi Anemia ringan pada ibu hamil dengan memanfaatkan daun kelor.          Metode penelitian ini adalah dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan pemanfaatan daun kelor pada ibu hamil serta evaluasi dari pelaksanaan kegiatan yang dilakukanBerdasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa Ibu Hamil yang mengkonsumsi daun kelor mengalami kenaikan kadar hemoglobin. Daun kelor bermanfaat bagi perbaikan status gizi pada Ibu hamil. Berdasarkan penelitian  daun kelor bermanfaat bagi kenaikan kadar hemoglobin Ibu hamil. 
PROGRAM KENALI DAN CEGAH STUNTING PADA BALITA SEJAK DINI SEBAGAI UPAYA PEMBANGUNAN LOKAL DI DESA CIKERUH, KECAMATAN JATINANGOR Susanti, Ari Indra; Rizky, Muhammad; Santoso, Ragil Adi; Mahandry, Silmy Putri; Hazizah, Wahdah; Gathari, Yuan Veriontina
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i1.15162

Abstract

Pendahuluan: Pembangunan lokal merupakan salah satu upaya peningkatan dan pengembangan yang dilakukan oleh Pemerintah dengan melibatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah aspek kesehatan. Saat ini, Stunting merupakan salah satu masalah dalam aspek kesehatan, yaitu  kurangnya asupan gizi pada balita dalam kurun waktu 1000 hari pertama kehidupan yang mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan tinggi dan berat badan anak. Selain itu, disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat terutama ibu hamil dan ibu yang memiliki balita terkait stunting dan bagaimana pencegahannya. Tujuan: Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang stunting dan upaya pencegahannya kepada ibu rumah tangga dan kader posyandu di Desa Cikeruh. Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan memberikan penyuluhan dan melibatkan partisipasi masyarakat. Kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Hasil: Hasil dari kegiatan pemberdayaan masyarakat ini terdapat sebagian kecil masyarakat masih kurang paham terkait faktor apa saja yang mengakibatkan stunting (16,67%). Kesimpulan: Dengan adanya kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Cikeruh ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait stunting dan juga pencegahannya.
PENYULUHAN PEMBUATAN PUDDING DAUN KELOR UNTUK IBU HAMIL YANG MENDERITA ANEMIA DI DESA GUNUNG TERANG, KECAMATAN KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Elfiyanti, Elfiyanti; Utami, Vida Wira
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i2.13236

Abstract

Sosialisasi ini bertujuan untuk menilai efektivitas intervensi pudding daun kelor dalam meningkatkan tingkat hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia ringan di Desa Gunung Terang, Lampung Selatan. Pengabdian  melibatkan 40 ibu hamil dengan anemia ringan yang menerima intervensi selama enam minggu. Hasil Pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat hemoglobin setelah intervensi. Namun, beberapa ibu hamil masih mengalami anemia ringan, mungkin disebabkan faktor lain yang mempengaruhi penyerapan zat besi. Edukasi tentang pola makan seimbang dan istirahat yang cukup sangat penting dalam mengatasi anemia. Peran aktif dari pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan, sangat diperlukan untuk menjamin keberhasilan intervensi dan menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan bebas dari anemia pada ibu hamil di Desa Gunung Terang. Kata Kunci: Pudding daun kelor, Anemia, Ibu hamil.
PEMBENTUKAN RINTISAN POSYANDU PRIMA DAN PENGEMBANGAN TANAMAN OBAT DI DEPOKREJO KECAMATAN TRIMURJO Rahayu, Pudji; Fatonah, Siti; Masra, Ferizal; Amien, Zakaria
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i1.15315

Abstract

Depokrejo adalah salah satu kampung/Desa dari 12 desa/Kampung yang terdapat di Kecamatan Trimurjo mempunyai Misi “Terwujudnya Kampung Depokrejo yang aman, maju, sejahtera dan berkeadilan” Tujuan Pemerintah di bidang Kesehatan adalah Meningkatnya derajat kesehatan Masyarakat .Salah satu upaya yang dilakukan yaitu mendekatkan Sarana Pelayanan Kesehatan dengan Masyarakat melalui Program Posyandu Prima.Posyandu Prima dapat diperoleh dengan mengembangkan sumber daya yang ada di Desa dengan menambahkan beberapa fasilitas dan melibatkan masyarakat setempat/Kader.Di Desa Depok Rejo memilik 1 Pustu yaitu Pustu Liman Benawi dan 1 PosKesDes sehingga sangat mungkin dilakukan pengembangan menjadi Posyandu Prima. Politeknik Kesehatan Tanjungkarang melalui Pengabmas Dosen menyiapkan SDM pelaksana Posyandu Prima melalui Pelatihan dan Bimbingan Teknis Pengutan Posyandu Prima bagi tenaga kesehatan dan Kader serta sosialisasi kepada Pemerintah kabupaten, Petugas Kecamatan dan Pamong Desa di Kecamatan Trimurjo.Berdasarkan potensi luas lahan yang dimiliki maka Depok Rejo dapat memanfaatkan tanah dan pekarangan rumah warga untuk penanaman Tanaman Obat Keluarga.Pada Kegitan ini bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia 2 dilakukan Penanaman Jahe sebanyak 500 batang. Jahe adalah Tanaman Keluarga yang biasa digunakan sebagai bumbu, jamu, dan minuman. TOGA juga memunyai nilai ekonomi bagi masyarakat, bila dilakukan pengolahan. Dan pada pengabdian masyarakat ini telah  dilakukan pelatihan pembuatan Jahe Instan dan penyuluhan pembuatan Simplisia kering tanaman obat Keluarga. dimana hasil panen diolah sehingga lebih awet dan mempunyai nilai jual.
EDUKASI MANFAAT KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI DESA TARAHAN KECAMATAN KATIBUNG L Udrotusaniah, Ita; Mariza, Ana
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i2.12815

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu pelayanan kesehatan preventif yang utama bagi wanita. Keluarga Berencana menurut WHO (World Health Organization) adalah tindakan yang membantu pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mengatur jarak kelahiran, dan menentukan jumlah anak dalam keluarga. Tujuan program KB adalah membentuk keluarga kecil sesuai dengan kekuatan sosial ekonomi (Rismawati, 2012). Studi ini bertujuan bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terkhusus para ibu hamil, pasangan usia subur, wanita usia subur tentang pentingnya penggunaan kontrasepsi jangka panjang dan pemeriksaan ibu hamil rutin di tenaga kesehatan. Penelitian melibatkan 40 orang. Hasil pembinaaan dari inovasi yang telah dilakukan yaitu : kader mampu menjelaskan tentang edukasi singkat metode kontrasepsi jangka panjang, timbulnya kesadaran ibu menggunakan kontrasepsi jangka panjang, timbulnya kesadaran ibu hamil untuk memeriksaakan diri lebih rutin ke tenaga kesehatan.
PENDAMPINGAN ANEMIA PADA REMAJA DAN PERSIAPAN MENGHADAPI MENARCHE DI SMP TRI SUKSES NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Putriana, Yeyen; Risneni, Risneni; Sulistianingrum, Lely
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i2.12790

Abstract

 Dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu tentu tidak dimulai saat seorang wanita hamil saja. Diperlukan persiapan seorang remaja yang sehat agar menjadi ibu yang sehat. Remaja yang sehat diawali dengan pra pubertas yang sehat pula. Saat ini Indonesia sedang giat melaksanakan penanggulangan stunting. Stunting diawali oleh seorang ibu hamil yang tidak sehat dan mengalami kekurangan energy protein dan anemia sejak remaja. Data hasil Riskesdas tahun 2018 remaja putri mengalami anemia yaitu 48,9%, dengan proporsi anemia ada di kelompok umur 15-24 tahun dan 25-34 tahun. Faktor yang menyebabkan tingginya angka kejadian anemia pada remaja diantaranya rendahnya asupan zat besi dan zat gizi lainnya misalnya vitamin A, vitamin C, folat, riboflavin dan vitamin B12, kesalahan dalam konsumsi zat besi misalnya konsumsi zat besi bersamaan dengan zat lain yang dapat mengganggu penyerapan zat besi tersebut. Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Menurut WHO,remaja adalah individu berusia 12 sampai 24 tahun yang belum menikah dan masih tergantung pada orang tua. Remaja didefinisikan sebagai pertumbuhan, transisi dan perkembangan anak secara fisik,mental dan emosional mulai dari usia rata-rata 12-20 tahun (Ismainar, 2016). Permulaan masa remaja ditandai dengan perubahan fisik, hormonal, psikologis dan sosial yang signifikan berhubungan dengan mencapai kematangan seksual. Salah satu proses kematangan seksual adalah datangnya menarche, didefinisikan sebagai siklus menstruasi pertama, perdarahan menstruasi pertama (Santrock, 2017). Menarche adalah lapisan dinding rahim yang mengalami pembusukan atau menstruasi yang mengandung pembuluh darah dan pertama kali dialami oleh remaja putri pada masa pubertas (Baharudin, 2019). Menarche dapat memiliki keunikan fisiologis dan psikologis pada gadis remaja, memengaruhi persepsi mereka tentang realitas kehidupan baik pada masa remaja maupun dewasa. Menarche biasanya terjadi antara usia 12 tahundan 14 tahun. Remaja dalam menghadapi menarche akan memberikan perbedaan tanggapan keduanya, baik tanggapan negatif dan positif. Respon negatif yang ditunjukkan oleh anak yang mengalami menarche adalah kecemasan, kebingungan, ketidakpastian, ketidaknyamanan sehingga akan memengaruhi anak dalam menghadapi menstruasi pertama. (Gaikwad, 2018). Ketidaktahuan dan kurangnya informasi tentang menarche juga salah satunya penyebab kecemasan pada remaja dalam menghadapi menstruasi pertamanya. Di negara berkembang, sebagian masyarakat masih menganggap informasi tentang menarche sebagai hal yang tabu, dan masih ada budaya diam dan keyakinan atau persepsi negatif yang diturunkan dari generasi ke generasi. Oleh karena itu, pemberian informasi dan pendidikan diperlukan untuk menciptakan kesiapan menghadapi menarche sehingga anak perempuan dapat melewati masa pertama dan selanjutnya siklus haid lancar. Problematika kaum remaja dapat terjadi sehubungan dengan adanya perbedaan kebutuhan (motif) dan aktualisasi dari kemampuan penyesuaian diri (adaptasi) remaja terhadap lingkungan tempat hidupnya dan tumbuh berkembang sebagai seorang pribadi manusia dan makhluk sosial. Masa transisi ini merupakan masa yang kritis bagi remaja, disaat muncul keinginan lepas mandiri dari ketergantungan orang tua, rasa ingin tahu yang berlebihan dan mulai rentan terhadap perilaku beresiko.
MANFAAT PUDING KACANG HIJAU UNTUK IBU HAMIL DAN BALITA DI DESA LABUHAN JAYA KECAMATAN GUNUNG LABUHAN WAYKANAN Anggraini, Anggraini; Mariza, Ana; Yuspita, Yeni
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i1.15261

Abstract

Gizi memegang peranan penting dalam Siklus hidup manusia. Kekurangan gizi pada bayi dan balita dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Berdasarkan data riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2010, secara nasional prevalensi balita gizi buruk sebesar 4,9 persen dan kekurangan gizi 17,9 persen . Status gizi yang buruk pada bayi dan anak dapat menimbulkan pengaruh yang sangat menghambat pada pertumbuhan fisik, mental, maupun kemampuan berpikir. Anak balita merupakan kelompok umur yang paling sering menderita kekurangan gizi. Sedangkan anemia pada kehamilan merupakan masalah Kesehatan yang penting. Berdasarkan data Riskesdas 2018 anemia pada ibu hamil di Indoneisa masih tinggi yaitu 48,9% angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2013 yaitu 37,1%. Pada tahun 2019 prevalensi anemia meningkat kembali menjadi 23,2% dari 6.230 ibu hamil. Salah satu intervensi yang dapat diberikan kepada balita BGM dan ibu hamil dengan adalah melakukan inovasi pembuatan puding kacang yang bermanfaat untuk mengatasi balita BGM dan ibu hamil dengan anemia. Metode yang dilakukan dengan penyuluhan atau ceramah kepada para sasaran dan melakukan demonstrasi sesuai dengan SOP. Dengan menerapkan inovasi ini, maka pemecahan masalah yang menjadi prioritas kesehatan masyarakat di Desa Labuhan Jaya , Kecamatan Gunung Labuhan, Way Kanan Lampung dapat diatasi.
PENYULUHAN KESEHATAN DAN PELATIHAN KADER TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET DI KELURAHAN SETIA NEGARA KECAMATAN SIANTAR SITALASARI KOTA PEMATANGSIANTAR Bangun, Parmiana; Siahaan, Vera Renta
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i1.14605

Abstract

Anemia selama kehamilan utamanya disebabkan karena kekurangan zat besi (Fe). Kekurangna mikronutrien seperti asam folat, vitamin A, dan vitamin B12. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kejadian pada kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil diantaranya faktor langsung diantaranya asupan makanan dan infeksi patogen. Penanganan anemia pada ibu hamil merupakan salah satu agenda penting dalam pembangunan nasional karena anemia terkait langsung dengan kesehatan masyarakat yaitu kesehatan ibu. Tujuan : Dengan Memberikan Penyuluhan dan Menggunakan media Booklet dapat meningkatkan pengetahuan Kader mengenai pengertian anemia, gejala, epidemiologi,etiologi dan penatalaksaaan anemia dalam kehamilan dan pengetahuan penyakit infeksi menular pada  pada ibu dan anak. Metode Pelaksanaan: Metode kegiatan ini berupa penyuluhan dan pelatihan kepada Kader Di Kelurahan Setia Negara Kecamatan Sitalasari Setelah diberi penyuluhan dan pelatihan selanjutnya kader dibimbing  untuk menerapkan hasil pelatihan dalam rangka meningkatkan kemampuan melakukan penilaian tentang anemia pada ibu hamil. Manfaat : Bagi KaderKegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kader tentang anemia dan PIMS pada ibu dan anak,agar ibu hamil dikelurahan setia negara terhindar dari Anemia dan PIMS. Sedangkan Bagi Dosen Prodi Kebidanan Pematangsiantar Sebagai tugas pelaksana Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga dapat mengaplikasikan hasil pengabdian kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Hasil : Berdasarkan tabel diatas dapat  diketahui  bahwa pengetahuan penyuluhan dan pelatihan Kader tentang anemia yaitu cukup sebanyak 10 orang (40%) dan baik sebanyak 4 orang (16%) dan pengetahuan kurang sebanyak 11 orang (44%). Sedangkan pada pada hasil penilaian akhir (post test) diketahui ada peningkatan yaitu pengetahuan baik menjadi 21 orang (84 %) dan yang berpengetahuan kurang tidak ada. Saran : Diharapkan ada tindaklanjut dari pihak Puskesmas dan di Kelurahan agar selalu memberikan pendidikan dan pelatihan kesehatan secara berkesinambungan  kepada kader agar mereka tetap mempunyai keterampilan yang dapat dapat diaplikasikan kepada masyarkat terutama pada ibu hamil.
PENYULUHAN PERAWATAN KEHAMILAN SEHAT MASA NEW NORMAL DI PUSKESMAS KECAMATAN KEMAYORAN Nuurjannah, Febri Annisaa; Arinta, Illa; Pratiwi, Ardelia; Khasanah, Nurazizah
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i2.13149

Abstract

Program pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan Ibu dan Anak, terutama pada kelompok yang paling rentan yaitu ibu hamil. Masa kehamilan secara fisiologis mengalami penurunan kekebalan imunitas tubuh, sehingga rentan terinfeksi virus.Termasuk   kasus dengan COVID-19 telah menyumbang 8 kasus kematian ibu dan 1 kematian bayi (Antoun et al., 2020). Pemerintah memberikan kebijakan Pemberian Vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil. Pemberian Vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil memberikan efek Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Dalam kondisi saat ini diharapkan ibu hamil tetap mempertahankan pola kehidupan yang sudah menjadi kebiasaan saat masa pandemi karena virus-virus penyebab penyakit COVID-19 tidak berarti lenyap dari muka bumi. Ibu hamil tetap perlu menerapkan dan melakukan perawatan kehamilan sehat yaitu dengan melakukan pelayanan imunisasi, pelayanan kesehatan ibu hamil dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, pemeriksaan kehamilan, sering  mencuci  tangan  dengan sabun  dan air  mengalir,  menggunakan  masker, menjaga jarak, menjaga daya  tahan  tubuh  dengan  konsumsi  gizi  seimbang. Pada awal sebelum dimulai penyuluhan ibu hamil diberikan soal pretest untuk mengukur pemahaman ibu hamil tentang perawatan kehamilan sehat pasca pandemi, dilanjutkan dengan pemberian materi dan diskusi selama 50 menit dan selanjutnya melakukan evaluasi terhadap pemahaman ibu hamil setelah diberikan penyuluhan dengan memberikan soal post test kemudian dilakukan penilaian terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang perawatan kehamilan sehat pasca pandemi. Kata Kunci: hamil sehat, ibu hamil, pasca pandemi
SOSIALISASI MANFAAT JUS KURMA DI KELURAHAN BANJAR DEWA KECAMATAN BANJAR AGUNG TULANG BAWANG TAHUN 2023 Budjana, Diajeng Wulandari; Yantina, Yuli
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i2.12677

Abstract

Anemia secara umum memiliki pengertian tidak cukupnya sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Ketika jaringan tubuh kita tidak mendapatkan cukup oksigen, maka fungsinya akan terganggu. Anemia pada ibu hamil, menjadi perhatian yang lebih, karena ini akan mempengaruhi janin yaitu berat badan lahir rendah, kelahiran prematur dan kematian ibu. Ibu hamil memang rentan terkena anemia, karena meningkatnya kebutuhan nutrisi guna memproduksi sel darah merah yang lebih banyak yaitu untuk dirinya sendiri dan janin yang dikandungnya. Menurut WHO mengategorikan anemia pada kehamilan bila kadar hemoglobin darah kurang dari 11g%, 9-10 g% sebagai anemia ringan, 7-8 g% anemia sedang dan 5-6 g% anemia berat. Anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan kadar oksigen pada sirkulasi ibu dan janin berkurang. Ibu hamil dengan anemia ringan memiliki resiko besar mengalami persalinan prematur dan melahirkan bayi dengan berat lahir rendah. Resiko morbiditas dan mortalitas pada ibu dan janin dapat meningkat pada ibu hamil dengan anemia berat. Anemia sering terjadi pada ibu hamil, biasanya disebabkan oleh defisiensi besi karena kurangnya asupan, kehilangan darah secara mendadak, akibat penyakit menahun, hemolitik, hipoplasia dan aplasia. World. Health Organization (2019) prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 41,8%, pada tahun (2020) 4,5%.Kegiatan dimulai dengan terlebih dahulu memberikan soal pre test guna menggali pemahaman ibu hamil tentang manfaat jus kurma untuk mencegah anemia. Selanjutnya memberikan edukasi/penyuluhan dan demonstrasi cara pembuatan jus kurma yang ditujukan kepada ibu hamil selama 50 menit dan selanjutnya melakukan evaluasi terhadap pemahaman ibu hamil setelah diberikan penyuluhan dengan memberikan soal post test. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan edukasi akan manfaat dari konsumsi jus Kurma. Diharapkan kader dapat melaksanakan dan melanjutkan kegiatan penyuluhan tentang pencegahan anemia pada ibu hamil dengan pemanfaatan jus Kurma.Kata Kunci : Penyuluhan, Anemia ibu hamil, Jus kurma