cover
Contact Name
Indra Fauzi Sabban
Contact Email
indra.fauzi@iik.ac.id
Phone
+6282225094691
Journal Mail Official
indra.fauzi@iik.ac.id
Editorial Address
Jalan. KH. Wahid Hasyim 65 Kediri Jawa Timur Indonesia
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT AND EMPOWERMENT
ISSN : -     EISSN : 27145735     DOI : -
JECC memiliki tujuan untuk dapat mendiseminasikan hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh instansi pendidikan maupun organisasi lainnya agar dapat menjadi bahan rujukan serta menjadi inspirasi untuk meningkatkan kegiatan pengabdian masyarakat. JECC berfokus pada bidang sebagai berikut: Pemberdayaan dan peningkatan pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Peningkatan nilai guna barang dan jasa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2022)" : 7 Documents clear
Pengolahan Pangan Fungsional Berbasis Pangan Lokal Oktovina Rizky Indrasari; Yoanita Indra Kumala Dewi; Nining Tyas Triatmaja; Mohamad Anis Fahmi; Forman Novrindo Sidjabat; Atmira Sariwati; Ekawati Sutikno; Dianti Ias Oktaviasari; Ana Nur Filiya
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Tempe merupakan pangan fungsional dengan harga terjangkau yang banyak dikonsumsi sebagai protein nabati. Tempe kedelai lebih dikenal dan disukai oleh banyak orang karena warnanya yang putih dan tekstur yang kompak sehingga lebih menarik untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, perlu adanya upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terkait pangan fungsional berbasis pangan lokal tempe. Upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dapat dilakukan dengan melibatkan peran serta remaja sebagai kader muda sadar kesehatan. Tujuan Kegiatan: meningkatkan pengetahuan, pemamaham dan kemampuan peserta dalam mengedukasi pengolahan pangan fungsional berbasis pangan lokal tempe.Metode Kegiatan: Bentuk kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat, yaitu  penyuluhan meningkatkan pengetahuan, pemamaham dan kemampuan peserta dalam mengedukasi pengolahan pangan fungsional berbasis pangan lokal tempe. Kegiatan ini dilakukan secara daring dengan jumlah peserta sebanyak 47 peserta. Hasil Pengabdian: Rata-rata pengetahuan peserta terkait pengolahan pangan lokal tempe sebelum dilakukannya edukasi adalah 3,78  dan mengalami peningkatan setelah diedukasi, yaitu 4,76. Simpulan dan Saran: Pelatihan daring terkait pengolahan pangan fungsional berbasis pangan lokal tempe dapat meningkatkan pengetahuan peserta. Saran yang dapat diberikan adalah sebaiknya dilakukan metode lain dalam edukasi dengan menggunakan media yang berbeda.
Sosialisasi “Generasi Muda Sadar Vaksinasi” Rosa Juwita Hesturini; Hari Untarto Swandono
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Corona virus 2019 (covid-19) yang terjadi di Indonesia tidak kunjung berakhir dengan jumlah kasus dan angka kematian yang terus meningkat, adanya reinfeksi dan mutasi virus. Untuk menanggulangi hal tersebut, masyarakat diwajibkan melaksanakan protokol kesehatan lebih ketat dan melaksanakan vaksinasi. Namun kesadaran dan kesediaan masyarakat untuk menerima vaksinasi covid-19 cukup rendah dengan persentase yaitu 45,7%. Penolakan vaksin ini terjadi karena berbagai alasan yaitu diantaranya tidak yakin keamanannya, tidak yakin efektif, takut akan efek samping dan lain sebagainya (Marwan, 2020; Kemenkes, 2021). Dengan adanya fakta tersebut maka dilakukan sosialisasi dengan sasaran yaitu remaja/dewasa berusia 18 tahun keatas sehingga meningkatkan pemahaman dan kesadaran untuk melaksanakan vaksinasi di masyarakat dapat meningkat dan terbentuk herd immunity. Metode : Sosialisasi kepada masyarakat remaja/dewasa di Desa Bandar Lor dilakukan secara on line/daring agar tidak membuat kerumunan dengan protokol kesehatan yang tepat. Hasil dan kesimpulan : Pemahaman urgensi vaksinasi dan peningkatan keinginan masyarakat remaja/dewasa mengenai vaksinasi di Desa Bandar Lor meningkat dari rata-rata 52% menjadi 76%. Masyarakat remaja dapat memahami pentingnya vaksinasi covid-19.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID 19 DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN Ni'matu Zuliana; Eva Firdayanti; Kharisma Martha Delila Putri; Ratna Frenty Nurkhalim
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit yang mudah menular yang disebabkan oleh virus. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengurangi risiko tertularnya virus ini antara lain dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penggunaan hand sanitizer dan masker. Pondok Pesantren merupakan salah satu tempat yang rentan dalam penularan virus Covid-19. Hal ini dikarenakan pondok pesantren merupakan tempat berkumpulnya anak-anak dalam jumlah besar. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan dan menyalurkan pengetahuan tentang pentingnya penerapana PHBS sebagai upaya pencegahan penularan virus Covid-19 di lingkungan pondok pesantren. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan system pre test dan post test untuk mengetahuai apakah ada pengaruh pengetahuan sebelum dan sesudah pengabdian. Desain pengabdian menggunakan pendekatan cross sectional dengan analisis data menggunakan analisis statistic uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan PHBS antara sebelum dan sesudah pemberian edukasi dengan kata lain terdapat pengaruh pengetahuan setelah dilakukan edukasi penerapan PHBS sebagai salah satu upaya dalam mencegah penularan Covid-19 pada anggota pondok pesantren X. Kesimpulan pengabdian ini adalah bahwa peran edukasi sangat dibutuhkan sebagai upaya dalam peningkatan pengetahuan tentang PHBS sebagai upaya pencegahan penularan virus Covid-19 di lingkungan pondok pesantren. 
Penyuluhan Olah Raga Dengan Teknik Sederhana Di Masa Pandemi Di Desa Kedunganyar Kecamatan Sugio Tahun 2021 Ningsih Dewi Sumaningrum
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO menetapkan bahwa Covid 19 muncul pertama kali di Wuhan pada bulan Desember 2019  dan ditetapkan sebagai Pandemi secara global. Pada masa pandemic setiap negara membuat kebijakan protocol kesehatan salah satunya dengan social distancing dan work from home. Kebijakan tersebut berdampak pada perubahan gaya hidup sendenter, menurunnya aktifitas fisik, dan kebiasaan olah raga, dimana kurangnya aktifitas fisik merupakan faktor risiko kematian  keempat di dunia. Selain itu kurangnya aktifitas dan pekerjaan yang dilakukan secara daring dapat mengakibatkan keluhan musculoskeletal, ditambah dengan posture kerja yang tidak ergonomic maka akan mempercepat timbulnya keluhan ataupun gangguan kesehatan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pentingnya berolah raga. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, penayangan video dan tanya jawab. Pengabdiam masyarakat ini dilakukan secara daring dan dikuti oleh ibu-ibu PKK dan kader di desa Kedunganyar kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Hasil pengabdian ini didapatkan sebelum penyuluhan pengetahuan olah raga dengan teknik sederhana yaitu 40%, sedangkan setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan sebanyak 70%. Kesimpulan: setelah dilakukan penyuluhan yaitu pengetahuan tinggi sebesar 39% , sedang, 18%, sedangkan untuk pengetahuan rendah menurun sebanyak 57%
Pelatihan Pembuatan Es Krim Sederhana Sebagai Langkah Awal Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Gogorante Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Muh. Shofi; Mardiana Prasetyani Putri
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Es krim merupakan salah satu jajanan yang paling digemari oleh masyarakat, mulai dari anak-anak hingga dewasa menyukai jajanan tersebut. Sebab jenis jajan ini meruapakan salah satu produk yang kaya akan inovasi. Salah satu inovasi pembuatan es krim yaitu es krim yang berbahan dasar sayuran. Selain sebagai makanan ringan, es krim ini juga dapat menambah nutrisi bagi tubuh. Sebab banyak anak-anak yang tidak suka makan langsung sayuran. Adanya inovasi tersebut dapat mengatasi masalah para ibu bila anaknya tidak suka makan sayur. Tujuan dari pengabdian ini yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara memanfaatkan sayuran sebagai bahan dasar pembuatan es krim yang kaya akan nutrisi. Pelaksanaan kegiatan pada tanggal 14 Februari - 14 Maret 2020 bertempat di Desa Gogorante RT 2 RW 1 Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. Hasil yang didapat pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat mitra sangat antusias mengikuti kegiatan tentang cara membuat es krim berbahan dasar sayuran. Berdasarkan hasil kuisioner tentang cara membuat es krim berbahan dasar sayuran menunjukkan adanya peningkatan yang signifikat sekitar 100% pengetahuan mitra pengabdian masyarakat tentang cara membuat es krim berbahan dasar sayuran
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Hand Body Lotion Dengan Memanfaatkan Lidah Buaya Untuk Pelembab Kulit Ida Kristianingsih; Evi Kurniawati; Tri Puji Lestari
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan tentang perawatan kecantikan ini terjadi pada Santriwati yang ada di Pondok pesantren Trisakti. Mereka tidak cukup waktu untuk harus berlama-lama di klinik kecantikan. Kulit kering akibat kurang kelembaban menjadi permasalahan di antara mereka. Faktor lingkungan yang buruk dan kondisi stress dapat merusak kesehatan kulit, termasuk faktor alami yang berasal dari dalam tubuh seperti pertambahan usia. Salah satu upaya untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit dengan menggunakan hand body lotion. Fungsi utama dari pelembab, khususnya hand body lotion adalah menjaga kelembaban kulit. eperti diketahui mandi dan memakai sabun dapat menghilangkan kelembaban alami kulit. Pemakaian hand body lotion setelah mandi akan mengganti kelembaban yang hilang sekaligus membantu menjaga kelembabankulit sepanjang hari. Tujuan : Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi remaja Putri di pondok pesantren Tri Sakti tentang cara pembuatan hand body lotion dengan memanfaatkan lidah buaya. Saat ini sangat penting untuk seorang Wanita bisa merawat dan memelihara kesehatan kulit mereka dengan memanfaatkan bahan alam yang ada disekitar mereka. Metode: Kegiatan yang digunakan untuk pengabdian ini dimulai dengan pemberian kuisioner yang digunakan sebagai pretest kepada para peserta, dilanjutkan dengan presentasi oleh pemateri, demontrasi cara pembuatan hand sanitizer dan di akhiri dengan post test. Hasil: Kegiatan ini memberiakan dampak yang positif terlihat terlihat dari antusiasme peserta dan terlihat dari peningkatan nilai hasil post test. Kegiatan ini bisa memberikan dampak ekonomi dengan mengurangi biaya pengeluaran untuk kosmetik.
Upcycle Limbah Sabut Kelapa Sebagai Upaya Penambahan Pendapatan di Era Pandemi Dwi Wahyuni; Herelinda Mawardika
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi produk yang bernilai ekonomis, dan pada akhirnya akan menambah pendapatan bagi masyarakat serta untuk meminimalisir terjadinya polusi estetika.  Metode: Pengabdian masyarakat yang dilakukan menggunakan metode penyuluhan/sosialisasi tentang pemanfaatan  limbah sabut kelapa dan pelatihan/praktik tentang pembuatan cocopot. Pengumpulan sampel berupa limbah sabut kelapa dan data yang diperoleh dianalisi menggunakan analisis deskriptif kualitatif.  Hasil: Warga yang mengikuti penyuluhan  dan pelatihan sebanyak lima orang. Materi yang diberikan dalam pelatihan meliputi pengeringan dan penguraian sabut kelapa menjadi cocofiber, pembuatan pola/cetakan, pengisian cetakan dan finishing. Kegiatan ini mendapatkan tanggapan positif dan warga sangat antusias yang ditandai dengan keaktifan mereka saat melakukan praktik langsung pembuatan cocopot. Kegiatan diakhiri dengan penjelasan tentang teknik pemasaran baik secara online maupun langsung. Warga yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias sekali dan mereka dapat membuat cocopot sendiri. Kesimpulan:  Warga dapat memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomis berupa cocopot secara mandiri. Selain itu  dapat  menambah wawasan masyarakat mengenai hasil olahan sabut kelapa dan membuka peluang usaha yang dapat dilakukan dari rumah dimasa pandemi COVID-19, serta lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7