cover
Contact Name
yonata laia
Contact Email
yonata@unprimdn.ac.id
Phone
+6281376476033
Journal Mail Official
jurnalmitraprima@unprimdn.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/mitra_prima/editor_board
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Articles 153 Documents
Pelatihan dan Pengolahan Kemiri Di Desa Haranggaol Purba, Windania; Sari, Roza Maya
Jurnal Mitra Prima Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Haranggaol merupakan salah satu sentra penghasil bawang merah terbesar yang berada di, kabupaten Simalungun, provinsi Sumatra Utara, Indonesia., Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan tentang pengolahan bawang merah menjadi produk siap konsumsi dengan BACRIS sebagai Mitra Industri. Materi kegiatan yang diberikan yaitu tentang pengolahan dan pemrosesan bawang merah menjadi produk siap konsumsi serta cara pemasaran produk siap konsumsi melalui e-commerse. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yaitu meliputi (1) observasi; (2) sosialisasi; (3) pelatihan dan praktik bawang merah menjadi produk siap konsumsi; (4) pemasaran (5) monitoring. Kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan penghasilan petani bawang merah, hal ini karena bawang merah menjadi produk bawang goreng berkualitas tinggi dengan harga jual yang stabil, sehingga petani bawang merah tidak akan merugi jika hasil panen yang dihasilkan memiliki kualitas yang rendah.
Pemanfaatan e-Commerce Dalam Optimalisasi Penjualan pada UMKM Keripik Sambal Sidempuan Al Fatih Lubis, Nurul Hanani; Asmara, Rizqy Winny; Tambunan, Agnes Lolyta; Yusuf, M Dede
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i1.3516

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu kelompok UMKM khususnya pelaku usaha UMKM yang mengalami kesulitan dalam memasarkan produknya. Selama ini pelaku UMKM Keripik Pedas Khas Sidempuan – Al-Fatih menggunakan sistem pemasaran secara tradisional dimana pelaku UMKM hanya mengandalkan kunjungan pembeli yang datang ke tempat berdagang untuk membeli produk khas yang ditawarkan. Selain metode pemasaran yang masih tradisional, pelaku usaha UMKM juga masih kurang dalam hal literasi teknologi informasi khususnya literasi penggunaan media digital sebagai alternatif pemasaran yang kian berkembang pesat. Selain permasalahan di atas, pelaku usaha UMKM juga belum maksimal dalam melakukan inovasi produk. Mengingat permasalahan-permasalahan di atas, Tim Pengabdian berupaya membantu mengatasi permasalahan di atas dengan memberikan edukasi dan pelatihan tentang manfaat penggunaan aplikasi e-commerce dalam pemasaran produk dan membantu pembuatan toko online pada aplikasi e-commerce yakni Shopee. Pemasaran produk dengan e-commerce diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengoptimalkan perkembangan media digital dalam rangka peningkatan penjualan produknya.
PERTOLONGAN PERTAMA PENANGANAN TERSEDAK PADA ANAK PRA SEKOLAH Awaluddin, Awaluddin; Syarifah, Anita; Irwan, M. Irwan; Riamah, Riamah
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i1.3576

Abstract

Penyempitan jalan napas bisa berakibat fatal jika itu mengarah pada gangguan serius oksigenasi dan ventilasi. Kondisi tersedak pada anak dapat menimbulkan situasi kegawatdaruratan respirasi yang jika tidak ditangani dengan segera dapat mengancam jiwa ataupun kecacatan anak. Penanganan yang dilakukan biasanya berhasil dan tingkat kelangsungan hidup sebesar 95%. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui dan mengaplikasikan prosedur pertolongan pertama pada anak tersedak (choking). Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan ceramah, demonstrasi dengan alat peraga dan tanya jawab. Kesimpulan didapatkan orangtua dan guru mampu mengetahui dan mengaplikasikan pertolongan pertama pada anak tersedak (choking) sesudah diberikan pelatihan.
PELATIHAN PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU BAHASA INDONESIA DALAM MERDEKA BELAJAR DI MGMP DI KOTA MEDAN Arianto, Arianto; Kusyani, Diah; Putri Lubis, Lailan Syafira
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.3949

Abstract

Profesionalisme guru sebagai pendidik harus terus dilakukan updating dan pelatihan guna pemaksimalan dalam pembelajaran. Profesionalitas bukan hanya sekedar mampu bekerja dengan baik dan benar namun juga peningkatan mutu dan kualitas peran guru dalam proses kegiatan berlajar mengajar. Hal tersebut terkait dengan 4 kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Program peningkatan profesionalisme guru Bahasa Indonesia di MGMP Madrasah Aliyah di Kota Medan sebagai upaya peningkatan mutu dan kualitas pembelajaran yang diberikan dengan memberikan program pelatihan inovatif dalam hal pengajaran kurikulum merdeka. Terutama dalam pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah.
EDUKASI TANAMAN OBAT KELUARGA DAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI DESA PASIRGOMBONG Intifada, Winda Suryani; Habibi, Bachtiar Yusuf; Ayuni, Erliza; Qurrotu’aini, Hanna Muthia; Herlina, Herlina; Yulika, Herma; Putri, Holilah; Hayati, Fitri; Samosir, Ema Indah Maria
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.4096

Abstract

Keadaan sehat bukan hanya tidak terdapat penyakit atau kecacatan pada tubuh, melainkan keadaan sejahtera yang biasanya dilihat dari kelengkapan keadaan secara fisik, mental maupun sosial. Remaja adalah sekumpulan kelompok manusia berusia tanggung, yang hampir selalu dianggap sehat. Faktanya, banyak remaja meninggal pada usia yang relatif muda dikarenakan oleh berbagai macam sebab, bisa dikarenakan aktivitas kelompok remaja yang menyukai balapan liar hingga mengakibatkan kecelakaan, upaya bunuh diri, kekerasan akibat kenakalan remaja, komplikasi kehamilan, dan penyakit lain yang dapat dicegah dan diobati. Juga dikaitkan dengan perilaku yang dimulai pada masa remaja, seperti merokok, penyakit menular seksual, narkoba, human immunodeficiency virus-acquired immunodeficiency syndrome (HIV-AIDS), dan malnutrisi. Semua hal tersebut menyebabkan kualitas kesehatan remaja menurun hingga menyebabkan penyakit dan kematian di usia muda. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui KKN Tematik ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dengan memberikan penyuluhan tentang tanaman obat keluarga berupa kunyit, jahe, dan kayu manis. Selain itu, diberikan pengetahuan terkait kesehatan reproduksi beserta bahaya pergaulan bebas di kalangan remaja. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Al-Amin, Pasirgombong, Cikarang, pada tanggal 3 Februari 2023. Hasil dari pengabdian ini memperlihatkan bahwa para remaja, khususnya pelajar mempunyai antusiasme untuk meningkatan pengetahuan mengenai tanaman obat keluarga dan kesehatan reproduksi remaja.
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Sekitar Hutan Pendidikan Universitas Tadulako melalui Pemanfaatan Lahan Kosong Menjadi Kebun Bibit Desa Zulkaidhah, Edha; Hapid, Abdul; Rukmi, Rukmi; Hamka, Hamka; Wahyuni, Dewi; Erniwati , Erniwati; Muthmainnah , Muthmainnah
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.4222

Abstract

Hutan Pendidikan Universitas Tadulako ditetapkan sebagai hutan dengan tujuan khusus pada kawasan hutan produksi terbatas yang terletak di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah seluas ± 1.813 hektar sebagai hutan pendidikan dan pelatihan sejak tanggal 26 Agustus 2016. Lokasinya berbatasan langsung dengan Desa Wombo Kalonggo Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Keberadaan masyarakat di sekitar Hutan Pendidikan pada umumnya menggantungkan hidupnya pada hasil-hasil hutan sebagai sumber perekonomian keluarga yang mengakibatkan tingkat ketergantungan masyarakat terhadap kawasan hutan masih sangat tinggi. Salah satu upaya yang bisa ditempuh untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan menggalakkan Kebun Bibit Desa (KBD). KBD dianggap bisa menjadi solusi untuk rehabilitasi hutan dan lahan melalui pemberdayaan masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai dalam program pengabdian ini adalah Peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan kosong menjadi Kebun Bibit Desa. Metode yang digunakan adalah penerapan IPTEKS seperti penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Pendekatan metode melalui persuasif-edukatif-komunikatif-partisipatif. Penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan diantaranya akan menjelaskan tentang: pengelolaan KBD melalui teknik pembibitan tanaman kehutanan dan tanaman MPTS yang baik sehingga bisa menghasilkan bibit yang berkualitas, pembibitan dengan menggunakan benih yang berkualitas dan terseleksi, penggunaan media tanam yang baik dan Teknik sambung pucuk serta cara pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Hutan Pendidikan melalui kegiatan pengelolaan Kebun Bibit Desa (KBD). Luaran yang akan dicapai adalah satu artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi Sinta serta peningkatan keberdayaan mitra sasaran dalam pengetahuan, keterampilan, produk dan pendapatan mereka.
Peningkatan Pengetahuan Petani Kopi Karo dalam Pengolahan Pasca Panen Buah Kopi di Desa Buluhnaman Sumatera Utara Sembiring, Anita Christine; Tampubolon, Jusra; Nina Purnasari
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.4270

Abstract

Pengolahan pasca panen yang baik dan benar akan berdampak baik pada kualitas tanaman. Terutama budidaya kopi, terkhusus proses pengolahan pasca panen yang tepat akan meningkakan kualitas kopi. Melihat permintaan pasar yang tinggi akan kopi Indonesia dan keberagaman jenis kopi berdasarkan daerah tanamnya, sehingga dirasa perlu memberikan edukasi kepada petani kopi karo desa Buluhnaman dalam menambah informasi juga pengetahuannya akan proses pengolahan pasca panen buah kopi, petani kopi harus berbenah dan melakukan perbaikan. Desa Buluhnaman terletak 9 km dari kaki gunung sinabung dikarenakan letusan gunung maka petani mengubah jenis tanaman yang tahan akan cuaca panas yaitu kopi. Kopi adalah tanaman baru bagi petani yang berada di Desa Buluhnaman Kabupaten Karo yang merupakan mitra dari tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Prima Indonesia (UNPRI) dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang berkolaborasi dan didanai hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM). Mitra memiliki kendala seperti keterbatasan pengetahuan, keterbatasan alat dan teknologi dalam pengolahan pasca panen, dan pemasaran produk. Dengan pendampingan dan pendidikan yang diberikan maka permasalahan mitra dapat dipecahkan bersama. Meningkatnya pengetahuan petani dalam tahapan pemahaman tentang pengolahan pasca panen kopi sangat berperan penting dalam menentukan kualitas dan harga jual kopi di pasar. Dengan edukasi dan monitoring yang tetap dilakukan maka petani menjadi paham tahapan proses pengolahan pasca panen. Kegiatan yang dilakukan dengan pendampingan dan pendidikan bagi petani kopi karo di desa Buuhnaman Kecamatan Munte Kabupaten Karo dengan memberikan mesin kupas kulit tanduk dan mesin sangrai kopi.
EDUKASI DAN DETEKSI DINI DIABETES MELLITUS SEBAGAI UPAYA MENGURANGI PREVALENSI SERTA RESIKO PENYAKIT DEGENERATIP PADA MASYARAKAT DI DESA nelma, nelma; Ratnalela, Ice
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.4280

Abstract

Abstrak - Penyakit degeneratif adalah suatu kondisi terjadinya penurunan fungsi sel sebelum waktunya sehingga menyebabkan penurunan derajat kesehatan. Beberapa contoh penyakit degeneratif adalah diabetes melitus, hipertensi, aterosklerosis, penyakit jantung koroner, stroke, osteoporosis, kanker dan sebagainya.Salah satu penyakit degeneratif dengan proporsi tertinggi adalah diabetes melitus Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) oleh Departemen Kesehatan, menunjukan bahwa prevalensi diabetes melitus di Indonesiasebesar 6,9%. Sementara itu, jika dilihat berdasarkan provinsi yang ada di Indonesia, prevalensi diabetes melitus tertinggi terdapat di Yogyakarta. Pemeriksaan kadar gula darah dilakukan terhadap 100 responden di Desa Mbaruai Kecamatan Biru – Biru Kabupaten Deli Serdang, dengan jumlah responden perempuan dan responden laki-laki. Dari hasil pemeriksaan gula darah yang dilakukan di peroleh 72 orang (72 % ) kadar gula darahnya dalam batas normal dan 28 orang ( 28 %) kadar gula darahnya meningkat. Faktor pendukung pemeriksaan glukosa darah adalah faktor psikologis, sosial, ekonomi dan akses faktor penghambatnya adalah sikap terhadap penyakit, ketidakpatuhan selama menjalankan terapi, terutama pada lanjut usia dan persepsi tehadap jaminan kesehatan. Pengalaman dalam menjalankan merawat diri sendiri (self care) di pengaruhi oleh proses penuaan. Pemberian edukasi dan konseling kefarmasian sebaiknya tidak hanya berorientasi pada terafi farmakologi saja, namun juga memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mengubah perilaku, kepatuhan diet pasien serta mempertimbangkan faktor psikologis dalam pengelolaan Diabetes, sehingga kadar gula darah dapat terkontrol dengan baik. Diharapkan Masyarakat dapat memeriksakan dirinya secara rutin. Mematuhi Program asupan diet dari ahli gizi yang ada di puskesmas. Selalu memberikan edukasi dan konseling pagi penderita Diabetes untuk menurunkan angka prevalensi penderita Diabetes. Diharapkan tenaga Kesehatan dan pembuat kebijakan untuk merencanakan langkah selanjutnya yang ditempuh dalam Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Diabetes.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih Sehat Dan Pemberian Bantuan Sabun Cuci Tangan (Handsanitizer) Serta Pemeriksaan Hemoglobin Pada Murid Madrasah Ibtidaiyah Swasta Sholihin Tanjung Morawa Deli Serdang M.F. Situmeang, Suryani; Setiyawati, Dewi; Suparni, Suparni
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.4289

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior is a reflection of a family lifestyle that always pays attention to and maintains the health of all family members. School-aged children are a critical age group, because at that age a child is vulnerable to health problems. Based on our observations, students at the Solihin Tanjung Morawa Private Madrasah Ibtidaiyah carry out activities during breaks at school, they snack in the canteen around the school without washing their hands first due to a lack of knowledge and limited running water facilities. As an alternative for running water facilities, you can use hand sanitizer. Although the best method is to wash your hands with soap and running water. The Clean and Healthy Living Behavior Extension aims to increase the knowledge and understanding of students at the Solihin Tanjung Morawa Private Madrasah Ibtidaiyah School about clean and healthy living behavior, which will ultimately improve the level of children's health. Sometimes washing your hands becomes difficult because it is not always easy to find water and soap. As an alternative, you can use a hand sanitizer, an antiseptic liquid or gel that can be used anywhere and at any time without having to rinse with water. After carrying out outreach activities at the Sholihin Private Madrasah Ibtidaiyah School on July 25 2023, it can be concluded that: There has been an increase in the knowledge of students at the Sholihin Private Madrasah Ibtidaiyah School regarding clean living and how to wash their hands using hand sanitizer correctly. The condition of the Hemoglobin Levels of students at the Sholihin Private Madrasah Ibtidaiyah School whose scores were below normal was 3% of the 60 students examined.
SOSIALISASI PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL SEBAGAI BENTUK PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA DIGITAL PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA NEGERI 1 STM HILIR) Barus, Depitaria Br; Keliat, Venia Utami
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.4296

Abstract

Fungsi pendidikan seksual sejak dini memberikan pemahaman tentang seksualitas yang berguna dan bermanfaat bagi anak -anak generasi penerus bangsa, sebagai upaya meminimalisir dan mencegah perbuatan menyimpang. Sosialisasi akan bahasa pelecehan seksual sangat penting karena bisa terjadi dimana saja, salah satunya di lingkungan sekolah. Beberapa temuan masalah yang kami survey pada SMA Negeri 1 STM Hilir yaitu 1) Minimnya pengetahuan terkait pendidikan seks serta bahaya pelecehan seksual. 2) Minimnya pengetahuan mengenai Undang-Undang Perlindungan Hukum pada korban pelecehan seksual, 3) Kurangnya pembekalan etika dan moral terhadap siswa sebagai bentuk pendidikan karakter. Metode kegiatan ini yaitu ceramah dan pembekalan. Hasil dari kegiatan ini yaitu berupa kebijakan-kebijakan yang diterapkan oleh sekolah sebagai upaya pencegahan kasus pelecehan seksual. Kata Kunci: Pelecehan Seksual,Pendidikan Karakter,Digitalisasi

Page 11 of 16 | Total Record : 153