cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
EDITORIAL BOARD Journal PAEDAGOGY (Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi) Editor in Chief Dr. Arman, M.Pd (Universitas Lampung) Journal Editor Lalu Hamdian Afandi, M.Pd (Universitas Mataram) Dr. Didi Muliadi, M.Pd (STIBA Pertiwi) Section Editor Dr. Hegar Harini, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Reviewer/Mitra Bestari Dr. Syarfuni, M.Pd (Universitas Bina Bangsa Getsempena) Dr. Syafaat Ariful Huda, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Endah Resnandari, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Dr. Abdullah Muzakar, M.Pd (Universitas Hamzanwadi) Dr. Marzoan, M.Pd (STKIP Hamzar) Copy Editor Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Online Journal System: https://www.jurnalp4i.com/index.php/paedagogy/index Journal Coresponding e-mail: jurnal.P4I@gmail.com Phone: 085239967417/ 085236615827 Address: Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Core Subject : Education, Social,
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Educational Science and Psychology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 364 Documents
ANALISIS DAMPAK EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MTS NEGERI BATANG RUFAIDA, DIENA; HARYATI, TITIK
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i2.2885

Abstract

This research aims to determine the impact of the effectiveness and efficiency of implementing independent learning on student learning motivation at Mts Negeri Batang. This research uses a quantitative research design with a case study approach. This design makes it possible to gain an in-depth understanding of the impact of the effectiveness and efficiency of Merdeka Belajar implementation on student learning motivation at MTs Negeri Batang. The population of this study were all students at MTs Negeri Batang. In this research, a simple random sample will be taken consisting of 100 students from various class VII and VIII groups at MTs Negeri Batang. The research instrument used was a questionnaire. Based on the analysis of the impact of the effectiveness and efficiency of the implementation of Merdeka Belajar on student learning motivation at MTs Negeri Batang, several main findings were found 1) The implementation of Merdeka Belajar can increase student learning motivation. Students become more motivated, independent, and actively participate in the learning process. 2) Positive impacts on student learning motivation are produced through learning independence, active student participation, use of appropriate resources, teacher involvement, and use of technology. 3) Implementation of Merdeka Belajar provides efficiency in the use of resources, including the time and effort of students and teachers. The use of technology is also a supporting factor for efficiency in this implementation. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak efektivitas dan efisiensi implementasi merdeka belajar terhadap motivasi belajar siswa di Mts Negeri Batang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Desain ini memungkinkan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang dampak efektivitas dan efisiensi implementasi Merdeka Belajar terhadap motivasi belajar siswa di MTs Negeri Batang. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa yang berada di MTs Negeri Batang. Dalam penelitian ini, akan diambil sampel acak sederhana yang terdiri dari 100 siswa dari berbagai rombel kelas VII dan VIII di MTs Negeri Batang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Berdasarkan analisis dampak efektivitas dan efisiensi implementasi Merdeka Belajar terhadap motivasi belajar siswa di MTs Negeri Batang, ditemukan beberapa temuan utama 1) Implementasi Merdeka Belajar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Siswa menjadi lebih termotivasi, mandiri, dan aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. 2) Dampak positif terhadap motivasi belajar siswa dihasilkan melalui kemandirian belajar, partisipasi aktif siswa, penggunaan sumber daya yang tepat, keterlibatan guru, dan pemanfaatan teknologi. 3) Implementasi Merdeka Belajar memberikan efisiensi dalam penggunaan sumber daya, termasuk waktu dan upaya siswa serta guru. Penggunaan teknologi juga menjadi faktor pendukung efisiensi dalam implementasi ini.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA FLASHCARD TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS RENDAH PRASETYO, AGUS BUDI; KURNIANTI, ENDANG M.; HASANAH, USWATUN
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i2.2914

Abstract

Reading is important and must be mastered by students, especially low class students such as class I and class II. By reading students can increase their knowledge and provide new insights to students. However, the facts on the ground still show a lack of reading ability in early grade students. In this way, flashcard media is used to change students' low reading abilities. This research aims to identify the relationship between the use of flashcard media and the reading ability of low grade students. The method used in this research is Systematic Literature Review (SLR). The articles studied in this research were 10 articles obtained from Google Scholar. Based on the literature review that has been carried out, it was found that the use of flashcard media has a good effect on the reading ability of low grade students, this is proven by an increase in student learning outcomes. ABSTRAKMembaca merupakan hal penting dan harus sudah dikuasai siswa, terlebih siswa kelas rendah seperti kelas I dan kelas II. Dengan membaca siswa dapat menambah pengetahuan serta memberi wawasan baru terhadap siswa. Namun, fakta dilapangan masih menunjukan kurangnya kemampuan membaca pada siswa kelas awal tadi. Dengan begitu digunakan media flashcard untuk merubah kemampuan membaca siswa yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi terkait penggunaan media flashcard terhadap kemampuan membaca siswa kelas rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Systematic Literature Review(SLR). Artikel yang dikaji dalam penelitian ini sebanyak 10 artikel yang didapatkan dari Google Schoolar. Berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan ditemukan bahwa penggunaan media flashcard berpengaruh baik terhadap kemampuan membaca siswa kelas rendah, hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa.
HARGA DIRI, TRUST DAN ONLINE SELF-DISCLOSURE PADA PENGGUNA MEDIA APLIKASI DATING ONLINE TINDER SALSABILLA, REEFAL AUFA NAURAH; RAHARDJO, WAHYU
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i2.2915

Abstract

Currently, the online dating application Tinder is being widely discussed by the wider community. Looking for a soul mate can be done online who has been found according to individual criteria. Several things that can cause online self-disclosure include self-esteem and trust. The aim of this research is to examine the influence of self-esteem and trust on online self-disclosure among media users of the online dating application Tinder. Participants in this research involved 106 male and female respondents aged 18-40 years who used the online dating application Tinder. The sampling technique was carried out using non-probability sampling using purposive sampling. Data analysis in this study used multiple regression tests. The results of this study show that there is an influence between self-esteem and online self-disclosure of 6.6%, trust shows that it has no effect on online self-disclosure. This research shows that self-esteem has a greater influence than trust, because individuals with low self-esteem tend to lose self-confidence so that these individuals use online dating applications to express themselves online. ABSTRAKSaat ini media aplikasi dating online Tinder sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat luas. Mencari pasangan dapat dilakukan dengan melalui online yang sudah ditemukan sesuai dengan kriteria individu. Beberapa hal yang dapat menyebabkan online self-disclosure diantaranya harga diri dan trust. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh harga diri dan trust terhadap online self-disclosure pada pengguna media aplikasi dating online Tinder. Partisipan penelitian ini melibatkan 106 responden pria dan wanita dengan rentang usia 18-40 tahun yang menggunakan media aplikasi dating online Tinder. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non-probability sampling dengan menggunakan purposive sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara harga diri dan online self-disclosure sebesar 6,6%, trust menunjukkan tidak berpengaruh terhadap online self-disclosure. Penelitian ini menunjukkan bahwa harga diri memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan trust, dikarenakan individu memiliki harga diri yang rendah cenderung kehilangan kepercayaan diri sehingga individu tersebut menggunakan aplikasi dating online untuk melakukan online self-disclosure.
METODE QIROATI DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA ALQUR’AN DI SD ISLAM BUSTANU USYSYAQIL QURAN DESA LESMANA KECAMATAN AJIBARANG ARIANI , ATUN; HANIF, MUH
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i2.2930

Abstract

This research was triggered by researchers' interest in the ability of young or elementary school children to be able to recite the Al-Quran through tartil, fluently, and using recitation correctly. The aim of this research is to understand how the Qiroati method is applied at the Bustanu Usysyaqil Quran Islamic Elementary School in Lesmana Village, Ajibarang District. The type of research used is descriptive qualitative. The research subject is the management of learning management at the Bustanu Usysyaqil Quran Islamic Elementary School, while the research object is the students' ability to read the Al-Quran. Data collection techniques used include observation, interviews and documentation. Data collection instruments include observation sheets and interviews with administrators, school principals and student parents. The data analysis technique uses qualitative descriptive analysis. The success of this research was assessed by increasing positive learning behavior as well as students' ability to read the Koran and memorize it. ABSTRAKPenelitian ini dipicu oleh ketertarikan peneliti terhadap kemampuan anak usia dini atau masih SD yang dapat melafalkan Al-Quran melalui tartil, fasih, dan menggunakan tajwid yang benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana metode Qiroati diterapkan di SD Islam Bustanu Usysyaqil Quran di Desa Lesmana Kecamatan Ajibarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah pengelolaan manajemen pembelajaran di SD Islam Bustanu Usysyaqil Quran, sedangkan objek penelitian adalah kemampuan peserta didik dalam membaca Al-Quran. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi dan wawancara dengan pengelola, kepala sekolah, dan wali murid. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Keberhasilan penelitian ini dinilai dari peningkatan perilaku belajar yang positif serta kemampuan membaca Al-Quran dan hafalan peserta didik.
FENOMENOLOGI ORANG TUA DALAM MENGASUH ANAK TUNARUNGU OSTIAN, RAI NANDANA; BAHAR, JIHAN MAILA NURIL; MADAFI, HASNA LAILA DHIAULHAQ AL; FAHMY, ZULFA; MASFIA, IRMA
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i2.2969

Abstract

Parents want a perfect child with no flaws. The support of families, communities and governments is important to remove the stigma against children with special needs and fulfill their rights. Neglect of children with special needs has a negative impact on their developmental and academic aspects. It is important to understand how parents experience and understand this pihenomenon in their daily lives. The researcher wanted to understand the role of parents in caring for deaf children, the challenges faced, the strategies used, and the role of the government in supporting them. In this research, the research method used is the phenomenological method with a qualitative approach. This research was conducted in Wonolopo Village, Mijen Sub-district, Semarang City. The role of parents in the care of children with special needs is crucial, especially in the education of deaf children. Parents who accept their children's condition will try to fulfill their needs, while those who do not accept tend to ignore special needs. Informant 1 provides guidance and communication with signs, while Informant 2 relies more on teachers. Social support and government assistance also varied, with informant 1 getting more support than informant 2. Parents are responsible for understanding their deaf child's special needs, providing guidance, and creating a supportive environment. Parents who accept their children's limitations will place them in a supportive environment. ABSTRAKOrang tua menginginkan anak yang sempurna tanpa kekurangan. Dukungan keluarga, masyarakat, dan pemerintah penting untuk menghapus stigma terhadap anak berkebutuhan khusus dan memenuhi hak mereka. Penelantaran anak berkebutuhan khusus menimbulkan dampak negatif bagi aspek perkembangan dan akademiknya. Sangat penting untuk memahami bagaimana orang tua mengalami dan memahami fenomena ini dalam kehidupan sehari-hari mereka. Peneliti ingin memahami peran orang tua dalam mengasuh anak tunarungu, tantangan yang dihadapi, strategi yang digunakan, serta peran pemerintah dalam mendukung mereka. Pada penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Peran orang tua dalam pengasuhan anak berkebutuhan khusus sangat krusial, terutama dalam pendidikan anak tunarungu. Orang tua yang menerima kondisi anaknya akan berusaha memenuhi kebutuhan mereka, sedangkan yang tidak menerima cenderung mengabaikan kebutuhan khusus. Informan 1 memberikan bimbingan dan komunikasi dengan isyarat, sementara Informan 2 lebih mengandalkan guru. Dukungan sosial dan bantuan pemerintah juga bervariasi, dengan informan 1 mendapatkan lebih banyak dukungan dibandingkan informan 2. Orang tua bertanggung jawab memahami kebutuhan khusus anak tunarungu, memberikan bimbingan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung. Orang tua yang menerima keterbatasan anak akan menempatkan mereka di sekolah khusus, sementara yang belum menerima menganggap sekolah inklusi cukup. Tantangan pengasuhan termasuk kepekaan anak, komunikasi sulit, dan kurangnya dukungan sosial, serta peran pemerintah yang masih kurang.   
PENGEMBANGAN MODUL PARENTING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU BUNUH DIRI PADA REMAJA ZUHROH, LUTHFIATUS
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i2.2970

Abstract

This research develops a parenting module as an effort to prevent suicidal behavior in adolescents. This type of Research and Development (R&D) research uses two types of quantitative and qualitative data. The results of the Parenting Module Development met the validity of the media expert test at 80% and the material expert test at 85%. Field trials found 85% of the modules were effective and interesting. There are prominent differences in the level of understanding seen from the comparison of pre-post test results. The follow-up to this research is that parenting media is developed by integrating smartphone-based technology ABSTRAKPenelitian ini mengembangan modul parenting sebagai upayapencegahan perilaku bunuh diri pada remaja. Jenis penelitian Reseach and Development (R&D) menggunakan dua jenis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil Pengembangan Modul Parenting memunuhi valid dari uji ahli media 80% dan uji ahli materi 85%. Uji coba lapangan 85% bahwa modul efektif dan menarik. Terdapat  perbedaan yang menonjol pada tingkat pemahaman dilihat dari perbandingan hasil pre-post test. Tindak lanjut untuk penelitian ini agar media parenting dikembangan dengan mengintegrasikan teknologi berbasis smartphone
HUBUNGAN ADVERSITY QUOTIENT DENGAN STRES KERJA KARYAWAN PRODUKSI DI PT. X BOGOR BEATITUDO, EWALDUS SENARAI; FAHLEVI, REZA; BASARIA, DEBORA
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i2.3027

Abstract

The purpose of this research is to determine the relationship between the adversity quotient and work stress among PT production employees. X in Bogor. Method: This research uses quantitative research with regression analysis techniques in the SPSS Statistics 25 application. The sample for this research is 72 production employees. The first measuring instrument used was an adaptation of the new job stress scale. The adaptation was carried out to translate the items on the original measuring instrument so that they could be understood by production employees. The second measuring tool used is a modification of the adversity quotient scale. Results: normality test using the Kolmogorov-Smirnov test showed that work stress data was not normally distributed, p value 0.038<0.05 and the adversity quotient was normally distributed p value 0.097>0.05. The output results were 11 in production employees who experienced low work stress or 15.3%, there were 49 production employees who experienced moderate stress or 68.1% and 12 production employees who experienced high stress or 16.7%. The output results showed that there were 10 employees who had low AQ or 13.9%, there were 49 production employees who had medium AQ or 68.1% and 13 production employees who had high AQ or 18.1%. Based on the results of the Spearman's rho statistical test on work stress, a correlation coefficient value of 1,000 was obtained with a significant value of 0.000 (0.000<0.05). The adversity quotient results obtained a correlation coefficient value of 0.688 with a significant value of 0.000 (0.000<0.05). Statistical test results show that there is a relationship between the two variables, namely a positive relationship. Positive correlation is the relationship between two variables that move in the same direction. Therefore, one variable increases if the other variable also increases. Aspects that can support this positive relationship are control, origin-owner, reach and endurance. ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan adversity quotient dengan stres kerja dengan karyawan produksi PT. X di bogor. Metode: penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan teknik analisis regresi pada aplikasi SPSS Statistics 25. Sampel penelitian ini berjumlah 72 orang karyawan produksi. Alat ukur pertama yang digunakan adalah adaptasi dari the new job stress scale, adaptasi dilakukan untuk menerjemahkan butir-butir alat ukur asli sehingga dapat dipahami oleh karyawan produksi. Alat ukur kedua yang digunakan adalah modifikasi dari Skala adversity quotient. Hasil: uji normalitas dengan kolmogorov-smirnov test didapatkan data stress kerja tidak berdistribusi normal p value 0,038<0,05 dan adversity quotient berdistribusi normal p value 0,097>0,05. Hasil output 11 pada karyawan produksi yang mengalami stres kerja rendah atau 15.3%, terdapat 49 karyawan produksi yang mengalami stres sedang atau 68.1% dan 12 karyawan produksi yang mengalami stres tinggi atau 16.7%. Hasil output terdapat 10 karyawan yang memiliki AQ rendah atau 13.9%, terdapat 49 karyawan produksi yang memiliki AQ sedang atau 68.1% dan 13 karyawan produksi yang memiliki AQ tinggi atau 18.1%. Berdasarkan hasil uji statistic Spearman’s rho pada stress kerja diperoleh nilai correlation coefficient 1.000 dengan nilai signifikan 0,000 (0,000<0,05). Hasil adversity quotient diperoleh nilai correlation coefficient 0,688 dengan nilai signifikan 0,000 (0,000<0,05). Hasil uji Statistic menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kedua variabel yaitu hubungan positif. Korelasi positif adalah hubungan antara dua variabel itu bergerak dalam arah yang sama. Oleh karenanya, satu variabel meningkat jika variabel lainnya juga meningkat. Aspek yang dapat mendukung terjadinya hubungan positif ini adalah control, origin-owner, reach dan endurance.
DETEKSI DINI DEPRESI MAHASISWA BARU JURUSAN KEPERAWATAN LOTULUNG, CHRISTA VIKE; PURNAWINADI, I GEDE
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i2.3042

Abstract

Depression is a significant mental health problem among students, including nursing students. Nursing students face high academic pressure, the demands of clinical practice, and emotional burdens that can increase the risk of depression. This study aims to identify the level of depression in new students majoring in nursing as a first step to support early detection. The research used a quantitative descriptive design with total sampling technique. The number of samples involved in this research were 199 new students in one of the nursing study programs in North Sulawesi. Data were collected using the PHQ-9 and analyzed using descriptive statistical techniques to explain the distribution of depression levels of new students majoring in nursing. The results of the analysis provide an overview of the prevalence of depression and the level of severity experienced by students. Early detection of depression in nursing students is an important step in maintaining mental health. It is hoped that this research can contribute to increasing attention to mental health problems in the academic environment, especially among nursing students. This research has the potential to influence the policies of educational institutions in providing appropriate resources and support for nursing students to overcome the challenges faced during their education. ABSTRAKDepresi merupakan masalah kesehatan mental yang signifikan di kalangan mahasiswa, termasuk mahasiswa jurusan keperawatan. Mahasiswa keperawatan menghadapi tekanan akademis yang tinggi, tuntutan praktik klinis, serta beban emosional yang dapat meningkatkan risiko depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat depresi pada mahasiswa baru jurusan keperawatan sebagai langkah awal untuk mendukung deteksi dini. Penelitian menggunakan desain deskriptif jenis kuantitatif dengan teknik total sampling. Jumlah sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 199 mahasiswa baru di salah satu program studi keperawatan di Sulawesi Utara. Data dikumpulkan mengguanan PHQ-9 dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk menjelaskan distribusi tingkat depresi mahasiswa baru jurusan keperawatan. Hasil analisis memberikan gambaran tentang prevalensi depresi dan tingkat keparahan yag dialamai mahasiswa. Deteksi dini depresi pada mahasiswa keperawatan sebagai langkah penting dalam menjaga kesehatan mental. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan perhatian terhadap masalah kesehatan mental di lingkungan akademik, khususnya di kalangan mahasiswa jurusan keperawatan. Penelitian ini memiliki potensi untuk mempengaruhi kebijakan institusi pendidikan dalam menyediakan sumber daya dan dukungan yang tepat bagi mahasiswa keperawatan agar dapat mengatasi tantangan yang dihadapi selama masa pendidikan.
EFEKTIVITAS PELATIHAN PSYCHOLOGICAL FIRST AID (PFA) DALAM MENINGKATKAN KEPEDULIAN KESEHATAN MENTAL PADA RELAWAN KEMANUSIAAN KOTA DEPOK WULANDARI, WENNY; WAHJUNINGTIJAS, RINDANG
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i2.3043

Abstract

Concern for mental health is an important aspect that volunteers must have. Assigned to provide voluntary assistance to the community, opponents need to have insight into maintaining mental health in order to manage emotions and help people in disaster locations who need recovery, especially from the psychological aspect. This research aims to find out the mental health concerns of volunteers by providing Psychological First Aid (PFA) training. The research method used is a quantitative research model with experimental methods. The research design used was Quasi Experimental Design with 30 subjects. In this research plan, the researcher used one experimental group with a control group which began by giving a pre-test to each group. The experimental group was given treatment while the control group was not given treatment. At the end of the research a post test was given to both groups. Based on the normality test, it was stated that the pre-test results obtained a significance value of 0.090 (>0.05), so the data was declared to be normally distributed. Meanwhile, the post test results obtained a significance value of 0.004 (<0.05), so the data was declared not normally distributed. Therefore, hypothesis analysis was carried out using a non-parametric test with the Wilcoxon formula and a significance value of 0.000 (<0.05) was obtained so that PFA training was effective in increasing mental health awareness in volunteers. ABSTRAKKepedulian terhadap kesehatan mental (mental health awareness) menjadi aspek penting yang harus dimiliki oleh para relawan. Bertugas untuk memberikan pertolongan secara sukarela kepada masyarakat, maka relawan perlu mendapatkan wawasan mengenai pemeliharaan kesehatan mental agar dapat mengelola emosi dan membantu masyarakat di lokasi bencana yang membutuhkan pemulihan terutama dari aspek psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepedulian kesehatan mental para relawan dengan memberikan pelatihan Psychological First Aid (PFA). Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan subyek sebanyak 30 orang. Pada rancangan penelitian ini, peneliti menggunakan satu kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol yang diawali dengan pemberian pre test pada setiap kelompok. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Pada akhir penelitian diberikan post test kepada kedua kelompok. Berdasarkan uji normalitas dinyatakan bahwa hasil pre test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.090 (>0.05), maka data dinyatakan berdistribusi normal. Sedangkan pada hasil post test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.004 (<0.05), maka data dinyatakan tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, analisis hipotesis dilakukan menggunakan uji non parametrik dengan formula wilcoxon dan diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.000 (<0.05) sehingga Pelatihan PFA efektif untuk meningkatkan mental health awareness pada relawan.
HUBUNGAN ANTARA SELF CONTROL DENGAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA GENERASI Z PENGGUNA MEDIA SOSIAL TIKTOK MUFARIDA, DINDA AZIZIYAH AL; SANTOSA, RIZKY PUTRA
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i2.3077

Abstract

The rise of TikTok in Indonesia can have several negative impacts on Generation Z, for example, a strong desire to continue following activities carried out by other users on TikTok social media. This causes fear, worry and anxiety when we miss out on various information and trends on TikTok, which is called the fear of missing out. The aim of this research is to determine the relationship between self-control and fear of missing out in Generation Z users of TikTok social media. The method in this research uses quantitative methods. The population is unknown with criteria, namely all TikTok social media users aged 12-24 years, therefore this research uses G*Power 3.1.9.7. to determine the number of samples to be used. The sample used in this research was 160 respondents. The results of the Pearson product moment correlation analysis show that the correlation value = -0.433 and p is 0.000. This shows that there is a negative relationship between self-control and fear of missing out. This means that the higher the self-control, the lower the fear of missing out. Likewise, the lower the self-control, the lower the fear of missing out. ABSTRAKMaraknya TikTok di Indonesia dapat menimbulkan beberapa dampak negatif bagi generasi z misal, adanya keinginan kuat untuk terus mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh pengguna lain di media sosial TikTok. Hal ini menimbulkan ketakutan, kekhawatiran, dan kecemasan ketika tertinggal berbagai informasi dan trend yang ada di TikTok yang disebut dengan fear of missing out. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara self control dengan fear of missing out pada generasi z pengguna media sosial TikTok. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi tidak diketahui dengan kriteria yaitu seluruh pengguna media sosial TikTok yang berusia 12-24 tahun, maka dari itu penelitian ini menggunakan G*Power 3.1.9.7. untuk mengetahui jumlah sampel yang akan digunakan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 160 responden. Hasil dari analisis korelasi product moment pearson diperoleh bahwa nilai korelasi = -0,433 dan p sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan terdapat hubungan yang negatif antara self control dengan fear of missing out. Artinya bahwa semakin tinggi self control semakin rendah fear of missing out. Begitupun sebaliknya semakin rendah self control maka semakin rendah pula fear of missing out.