cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snip@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Jl. Kepodang No. 67 A Panjer Kebumen
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 23389400     EISSN : 28082621     DOI : https://doi.org/10.20961
Core Subject : Education,
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan diterbitkan oleh FKIP Universitas Sebelas Maret pada tahun 2013. Bertujuan menjadi salah satu pusat publikasi ilmiah artikel yang fokus pada pendidikan dan pengajaran yang meliputi: inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, teknologi pendidikan, evaluasi pendidikan, dan pendidikan guru.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Media Lego Terhadap Kreativitas dan Hasil Belajar Metematika Materi Pecahan Kelas IV SD Negeri Sitibentar Wirda Fitriyani Hidayat; Moh. Salimi; Achmad Basari Eko Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.91150

Abstract

Pemberian konsep Matematika bagi siswa sekolah dasar perlu diselaraskan dengan model dan media ajar yang sesuai kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Discovery Learning berbantuan media Lego terhadap kreativitas dan hasil belajar Matematika materi pecahan kelas IV. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus dengan lima kali pertemuan. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas IV SD Negeri Sitibentar yang berjumlah 22 siswa. Jenis data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Validitas data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber yang kemudian dianalisis menggunakan model Miles and Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas dan hasil belajar Matematika siswa meningkat pada siklus I, II, dan III. Kreativitas siswa meningkat dari 77,94% pada siklus I, 87,50% siklus II, lalu 90,91% pada siklus III. Presentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I 72,72%, siklus II 86,36, dan siklus III 90,91%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbantuan media Lego dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar Matematika materi pecahan kelas IV SD Negeri Sitibentar tahun ajaran 2023/2024. 
Peningkatan Profil Pelajar Pancasila Aspek Berkebhinekaan Global Melalui Model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan Media Flashcard pada Pembelajaran IPAS Siswa Kelas IV SD Deviana Rizki Nurfadilah; Ngatman Ngatman; Kartika Chrysti Suryandari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.86638

Abstract

Sikap saling menghargai perbedaan harus ditanamkan sejak dini kepada anak yang dapat dimulai sejak anak berada di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan profil pelajar Pancasila aspek berkebhinekaan global melalui model CTL dengan media flashcard pada pembelajaran IPAS siswa kelas IV SDN 2 Karangsari. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari guru, siswa kelas IV SD Negeri 2 Karangsari sebanyak 19 siswa. Data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Terdapat peningkatan penerapan model CTL dengan media flashcard terhadap aspek berkebhinekaan global siswa dari siklus I sampai siklus III yang terjadi karena adanya refleksi peneliti dengan guru di akhir, sehingga disimpulkan bahwa model CTL dengan media flashcard dapat meningkatkan profil pelajar Pancasila aspek berkebhinekaan global siswa kelas IV SDN 2 Karangsari.
Identifikasi Profil Sikap Siswa Terhadap Matematika Ariyanti Jalal; Dadan Dasari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103529

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan sikap siswa VIII MTs Makharimal Akhlak Morotai Maluku Utara terhadap matematika. Konten matematika yang sulit dipelajari menjadi salah satu faktor siswa cenderung bersikap negatif terhadap matematika. Pengukuran sikap siswa menggunakan data angket skala Likert yang terdiri dari tiga aspek yaitu pandangan siswa terhadap matematika, menyukai pelajaran matematika, dan minat siswa belajar matematika yang disebar ke 27 siswa. Hasil dari penelitian ini bahwa dari 27 siswa diperoleh siswa yang memiliki sikap positif dan positif sebanyak 14 siswa (51,85%), sedangkan siswa yang bersikap negatif dan sangat negatif terhadap matematika sebanyak 13 siswa (48,15%). Hasil ini menyimpulkan bahwa sikap siswa kelas VIII MTs Makharimal Akhlak terhadap matematika cenderung lebih banyak daripada yang bersikap negatif meskipun perbedaannya sangat kecil.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran pada Siswa Kelas II SD Rifhan Latifah; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.104401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model discovery learning dan menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif selama tiga siklus, dengan subjek 17 siswa kelas II SD Negeri Sitirejo. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan tes evaluasi, sedangkan validitas data diuji melalui triangulasi. Analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Model discovery learning diterapkan melalui enam langkah utama: pemberian stimulus, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, pembuktian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru dari 81,93% (siklus I) menjadi 90,62% (siklus III), serta peningkatan aktivitas siswa dari 79,68% menjadi 89,58%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar.
Guru sebagai Penggerak Proses Pendidikan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Nur Paridah; Effy Mulyasari; Deri Hendriawan; Muhammad Nasheh Ulwan; Ihwan Faizin
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97539

Abstract

Guru memiliki peran strategis dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang bertujuan menciptakan pembelajaran yang relevan dan bermakna di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam pembelajaran berbasis projek, diferensiasi, dan pembelajaran mandiri sesuai prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan pendekatan naratif, memanfaatkan berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, dokumen resmi, dan buku. Data dikumpulkan melalui pencarian kata kunci spesifik di basis data akademik, kemudian disintesis secara deskriptif dan analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator, motivator, dan inovator yang mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 siswa. Kendala utama meliputi keterbatasan pelatihan, fasilitas, dan literasi digital, sedangkan rekomendasi mencakup penguatan komunitas belajar profesional, pelatihan berkelanjutan, dan pemanfaatan teknologi. Kesimpulannya, guru sebagai penggerak pembelajaran memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan Kurikulum Merdeka melalui inovasi dan kolaborasi pendidikan.
Penerapan Model Talking Stick Berbantuan Aplikasi Canva untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Bahasa Indonesia Siswa Kelas I SD Zyahra Rinjani; Ratna Hidayah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.101727

Abstract

Keterampilan membaca permulaan merupakan hal penting untuk pengembangan keterampilan membaca lanjutan. Pembelajaran membaca permulaan bertujuan untuk membekali siswa dengan kemampuan mengenal huruf, suku kata, kata, dan kalimat, serta membaca dengan lancar dan fasih. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Talking Stick berbantuan aplikasi Canva; (2) meningkatkan keterampilan membaca permulaan; (3) mendeskripsikan kendala dan solusi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas I SDN Arjowinangun yang berjumlah 15 siswa dengan 8nlaki-laki dan 7 perempuan. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber data. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model Talking Stick berbantuan aplikasi Canva dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siklus I=74,15, siklus II= 82,17, siklus III=88,72. Kendala yang dialami dalam penelitian ini salah satunya adalah peserta didik kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model Talking Stick berbantuan aplikasi Canva dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan peserta didik kelas I SDN Arjowinangun tahun ajaran 2024/2025.
Penerapan Model Pembelajaran Scientific Reading Based Project (Srbp) Pada Pembelajaran IPAS untuk Meningkatkan Kerja Sama dan Kreativitas Produk Siswa Kelas IV Nurul Ariffudin; Suhartono Suhartono; Kartika Chrysti Suryandari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.92700

Abstract

Pendidikan harus menghasilkan siswa dengan keterampilan 4C: kreatif, komunikasi, berpikir kritis, dan kolaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama serta kreativitas produk melalui penerapan Model Scientific Reading Based Project (SRBP) dalam pembelajaran IPAS pada siswa kelas IV SDN 1 Mulyosri. Penelitian ini merupakan penelitian kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini ialah guru dan siswa kelas IV SDN 1 Mulyosri. Data yang digunakan berupa kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan penilaian produk kreativitas dan observasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penerapan model Scientific Reading Based Project (SRBP) dalam pembelajaran IPAS tentang perubahan wujud benda di kelas IV SDN 1 Mulyosri dilakukan melalui enam langkah: orientation, scientific reading, design and create, progress of project, analysis, dan discussion and communication. Model ini meningkatkan kerja sama siswa, terbukti dari peningkatan persentase observasi kerja sama dari 78,79% di siklus I menjadi 88,17% di siklus III. Kreativitas produk siswa juga meningkat, dengan persentase yang sama, melalui peta konsep, poster, dan pop-up. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model Scientific Reading Based Project (SRBP) dapat meningkatkan kerja sama dan kreativitas produk pada pembelajaran IPAS siswa kelas IV SDN 1 Mulyosri.
Penerapan Model Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Permainan Detektif dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Aulia Nurunnahar; Erik Aditia Ismaya; Redjeki Handayani; Mazidatul Khoir
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.101678

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SD 1 Jati Wetan. Penelitian dilaksanakan pada Maret 2025 dengan tema 5. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan PTK dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan dua pertemuan setiap siklusnya. Setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD 1 Jati Wetan yang berjumlah 18 kelas IV (10 perempuan,8 laki-laki). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes dan dokumentasi dengan validasi menggunakan triangulasi teknik dan sumber data. Analisis data dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai persentase ketuntasan hasil belajar siswa dari 33,33%  dengan nilai tertinggi 84, pada siklus II nilai persentase ketuntasan hasil belajar siswa menjadi 78,22% dengan nilai tertinggi 100. Dalam kesimpulan, model TGT berbantuan permainan detektif memiliki pontensi besar dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV.
Model PBL-STEM pada Materi Ekosistem: Pengaruhnya terhadap Kolaborasi Siswa Laviola Fiorentina; Henry Setya Budhi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103543

Abstract

Keterampilan kolaborasi siswa dalam pembelajaran IPA, masih tergolong rendah. Padahal penting keterampilan ini penting dikembangkan untuk menghadapi tuntutan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan mengetahui keterampilan kolaborasi siswa setelah penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan STEM. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Desain penelitian yang dipakai adalah pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas tujuh dari SMP Negeri 2 Undaan, sampelnya dari kelas VII A dan VII B. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa ada peningkatan keterampilan kolaborasi di kelas yang menerapkan model PBL STEM, dengan rata-rata posttest lebih tinggi daripada kelas kontrol. Nilai signifikansi uji-t adalah 0,000 dengan efek ukuran (Cohen’s d) sebesar 2,16 artinya penerapan PBL pendekatan STEM dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa pada materi ekosistem.
Studi Literatur: Analisis Penyebab Kurangnya Keterampilan Proses Sains Siswa SMP Dalam Pembelajaran IPA Fitriatul Aulia Rahma; Sri Wahyuni
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103421

Abstract

Studi literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen yang berkontribusi pada rendahnya Keterampilan Proses Sains (KPS) di kalangan siswa sekolah menengah pertama dalam konteks pendidikan sains. Dengan menerapkan metode analisis deskriptif, penelitian ini meninjau 11 artikel yang diterbitkan antara tahun 2018 dan 2025, yang bersumber dari Google Scholar, dengan fokus pada akar masalah dan implikasi dari KPS yang lemah. Temuan utama mengindikasikan tiga isu krusial: strategi pengajaran yang kurang efektif yang didominasi oleh metode ceramah, kurangnya pemahaman guru terhadap KPS, serta keterbatasan sumber daya belajar dan sistem evaluasi yang tidak memadai. Studi ini menekankan pentingnya mengadopsi pendekatan pedagogis inovatif seperti Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), pembelajaran berbasis proyek, dan inkuiri terbimbing untuk meningkatkan KPS. Selain itu, pelatihan guru yang lebih intensif dan penyesuaian kurikulum juga disarankan untuk mengintegrasikan KPS secara lebih efektif. Penelitian ini menggarisbawahi urgensi penanganan tantangan-tantangan ini guna meningkatkan kualitas pendidikan sains dan membekali siswa dengan kompetensi ilmiah esensial untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0.