cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snip@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Jl. Kepodang No. 67 A Panjer Kebumen
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 23389400     EISSN : 28082621     DOI : https://doi.org/10.20961
Core Subject : Education,
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan diterbitkan oleh FKIP Universitas Sebelas Maret pada tahun 2013. Bertujuan menjadi salah satu pusat publikasi ilmiah artikel yang fokus pada pendidikan dan pengajaran yang meliputi: inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, teknologi pendidikan, evaluasi pendidikan, dan pendidikan guru.
Arjuna Subject : -
Articles 925 Documents
Membangun Pola Pikir Deep Learning Guru Sekolah Dasar Boenga Jenny Hendrianty; Aldi Ibrahim; Sofyan Iskandar; Effy Mulyasari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.96699

Abstract

Peran krusial guru SD dalam membentuk dasar pemikiran dan kebiasaan belajar siswa sejak usia dini menyoroti pentingnya penerapan deep learning dalam konteks pendidikan dasar, terutama menghadapi tantangan global Abad 21 yang fokus pendidikannya bergeser dari sekadar menghafal informasi menjadi memahami, menganalisis, dan menciptakan solusi berbasis pengetahuan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya pola pikir deep learning pada guru sekolah dasar (SD). Penelitian menggunakan metodologi Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola pikir deep learning dapat dibangun melalui pengembangan kurikulum berbasis konsep, pelatihan intensif guru, dan penerapan strategi pembelajaran interaktif. Membangun pola pikir deep learning pada guru sekolah dasar adalah sebuah proses yang membutuhkan komitmen, dedikasi, dan strategi yang terstruktur. Disorientasi konstruktif, refleksi kritis, dan seni adalah tiga elemen penting yang perlu diintegrasikan ke dalam program pengembangan profesional guru. Dengan pola pikir deep learning, guru sekolah dasar dapat menjadi fasilitator pembelajaran yang lebih efektif dan memberdayakan siswa untuk menjadi pembelajar seumur hidup yang siap menghadapi tantangan abad ke-21.
Penerapan Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika tentang Bangun Datar pada Peserta Didik Kelas V Febry Amalia; Muhamad Chamdani; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85640

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini, yaitu: (1) mendeskripsikan penerapan pendekatan RME dengan media konkret, (2) meningkatkan hasil belajar matematika, dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi selama pembelajaran. Subjek penelitian ialah guru dan peserta didik kelas V SDN 4 Bumirejo. Data yang digunakan yakni kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber data. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini, yaitu: (a) penerapan RME  dilaksanakan dalam lima langkah, yaitu: (a) memahami masalah dengan media konkret, (b) menjelaskan masalah dengan media konkret, (c) menyelesaikan masalah dengan media konkret, (d) membandingkan dan mendiskusikan jawaban dengan media konkret, dan (e) menarik kesimpulan; (b) persentase penilaian afektif pada siklus I = 76,45%, siklus II = 85,66%, dan siklus III = 89,47%. Persentase ketuntasan hasil belajar ranah kognitif siklus I = 78,95%, siklus II = 89,47%, dan siklus III = 89,47%. Persentase penilaian psikomotor pada siklus I = 75,33%, siklus II = 87,18%, dan siklus III = 90,13%; (c) kendala yang dijumpai yaitu peserta didik belum fokus selama pembelajaran. Simpulan penelitian ini adalah penerapan pendekatan RME dengan media konkret dapat meningkatkan hasil belajar matematika tentang bangun datar pada peserta didik kelas V SDN 4 Bumirejo tahun ajaran 2023/2024.
Menuju Pendidikan Inklusif: Pengembangan dan Implementasi Solusi E-Learning yang Disesuaikan untuk Pendidikan Kebutuhan Khusus Pramesti Wulandari; Happy Rahma Savitri; Muhammad Ainun Najib; Siti Rahmawati; Mochammad Zakaria
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.87086

Abstract

Salah satu tantangan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dalam pendidikan berkebutuhan khusus adalah aksesibilitas, di mana siswa dengan kebutuhan khusus menghadapi kesulitan untuk mengakses sumber daya dan teknologi yang diperlukan untuk pembelajaran. Dalam penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan terkait pemanfaatan teknologi dalam pendidikan inklusif yang memiliki potensi untuk meningkatkan aksesibilitas, diferensiasi, dan keterlibatan siswa dengan kebutuhan khusus. Dalam penelitian ini, metode descriptive literature review digunakan untuk menganalisis pengembangan dan implementasi E-Learning yang disesuaikan untuk SNE. Hasil penelitian ini mencakup analisis mengenai pengembangan solusi E-Learning SNE dan faktor yang mempengaruhi implementasinya. Dalam hal ini, faktor yang mempengaruhi pengembangan E-Learning SNE meliputi analisis kebutuhan siswa berkebutuhan khusus, desain konten E-Learning yang disesuaikan, dan pengembangan platform E-learning yang responsif. Selain itu, dalam keberhasilan implementasinya dipengaruhi oleh pelatihan guru dan staf, integrasi solusi E-Learning dalam kurikulum, serta teknologi, infrastruktur, dan lingkungan pendidikan yang menunjang. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa implementasi E-Learning untuk pendidikan berkebutuhan khusus menjadi solusi yang menarik dan membutuhkan perhatian terhadap berbagai aspek yang meliputi tantangan dan peluang terutama dalam pengembangan platform E-learning yang responsif yang mampu menyesuaikan diri dengan berbagai perangkat dan lingkungan belajar, serta memenuhi kebutuhan belajar yang beragam.
Analisis Kemampuan Membaca Pemahaman pada Siswa Sekolah Dasar melalui Model Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) Nuryani Nuryani; Nidya Chandra Muji Utami; Nina Nurhasanah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.91623

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pemahaman membaca di kalangan siswa, yang merupakan aspek krusial dalam proses belajar mengajar, namun sering kali terhambat oleh berbagai faktor seperti kurangnya motivasi, kesulitan berkonsentrasi, dan keterbatasan sumber daya Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peningkatan keterampilan pemahaman membaca siswa kelas 5 SD melalui penerapan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan melibatkan 30 siswa sebagai subjek, serta pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca, dengan kategori pemahaman yang bervariasi, beberapa siswa menunjukkan pemahaman yang baik, sementara yang lain masih memerlukan bimbingan lebih lanjut dalam aspek tertentu seperti menyimpulkan dan menangkap amanat bacaan.Simpulan penelitian ini bahwa penerapan model CIRC terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan pemahaman membaca siswa, meskipun masih ada tantangan yang perlu diatasi untuk mencapai hasil yang optimal.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan LKPD Elektronik untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Nur Khothimatun Fitriyah; Suhartono Suhartono; Muhamad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85414

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan LKPD elektronik, (2) meningkatkan hasil belajar IPAS, serta (3) mendeskripsikan kendala dan solusi yang ditemui dalam pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini ialah guru dan siswa kelas VB SD Negeri 1 Kedungwinangun. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumen dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPAS tentang bagaimana kita hidup dan bertumbuh. Persentase rata-rata ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I = 75,00%, siklus II = 83,34%, dan siklus III = 91,67%. Simpulan penelitian ini yaitu penerapan model PBL berbantuan LKPD elektronik dapat meningkatkan hasil belajar IPAS tentang bagaimana kita hidup dan bertumbuh pada siswa kelas VB SD Negeri 1 Kedungwinangun tahun ajaran 2023/2024.
Penerapan Metode Role Playing dengan Media Picture Mask untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Jawa Materi Cerita Wayang pada Siswa Kelas VA SD Negeri Jemur Tahun Ajaran 2023/2024 Lu'luul Asviyati; Ngatman Ngatman; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.86038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan metode role playing dengan media picture mask; (2) meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Jawa materi cerita wayang; dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi yang ditemukan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian guru dan siswa kelas VA SD Negeri Jemur yang menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) penerapan metode role playing dengan media picture mask melalui langkah-langkah: (a) memilih masalah atau topik, (b) menyiapkan skenario, (c) membentuk kelompok, (d) menyiapkan pengamat, (e) memainkan peran menggunakan media picture mask, (f) diskusi dan evaluasi, dan (g) kesimpulan; (2) ketuntasan keterampilan berbicara pada siklus I = 33,33%, siklus II = 57,14%, dan siklus III = 95,24%; dan (3) kendala yang paling dominan yaitu sulitnya mengondisikan siswa; solusinya yaitu guru lebih tegas dalam membimbing siswa mengikuti pembelajaran dengan baik.  Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode role playing dengan media picture mask dapat meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Jawa materi cerita wayang pada siswa kelas VA SD Negeri Jemur.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Multimedia untuk Kemampuan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar Matematika Tentang Segi Empat pada Siswa Kelas IV Adellia Isfara Nanjar Dewi; Suhartono Suhartono; Moh Salimi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85221

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan Problem Based Learning (PBL) dengan multimedia, meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematika, dan meningkatkan hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan subjek guru dan siswa kelas IV SD Negeri Jemur berjumlah 21 siswa terdiri dari 11 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kualitatif penelitian ini berupa informasi tentang pelaksanaan pembelajaran matematika melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL)  dan proses pembelajaran matematika segi empat menggunakan multimedia di SD Negeri  Jemur. Data penelitian kuantitatif ini didasarkan pada hasil belajar siswa dan  kemampuan berpikir kreatif matematis pada pembelajaran IV. Problem Based Learning (PBL) menggunakan multimedia dilaksanakan dengan langkah-langkah yaitu: (1) mengorientasi masalah pada siswa dengan multimedia; (2) mengorganisasikan siswa untuk belajar; (3) membantu siswa untuk melakukan penyelidikan secara individu dan kelompok; (4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya; (5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar matematika tentang segi empat. Hasil peningkatan ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 78,57%, siklus II sebesar 83,335%, dan siklus III sebesar 88,095%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan multimedia meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar matematika tentang segi empat kelas IV SD Negeri Jemur tahun ajaran 2023/2024.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Matematika Agustin Kharisma Dewi; Wahyudi Wahyudi; Rokhmaniyah Rokhmaniyah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85837

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan penerapan model PjBL dengan media konkret, (2) meningkatkan kemampuan berpikir kritis, (3) meningkatkan hasil belajar (4) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan model PjBL dengan media konkret dalam pembelajaran matematika tentang bangun ruang pada siswa kelas V. Hasil penelitian yaitu (1) langkah penerapan model PjBL yaitu (a) perencanaan proyek dengan media konkret, (b) penentuan tahapan pengerjaan proyek dengan media konkret, (c) penentuan jadwal pembuatan proyek dengan media konkret, (d) monitoring dalam menyelesaikan proyek dengan media konkret, (e) menguji hasil proyek dengan media konkret, dan (f) evaluasi proyek dengan media konkret. (2) hasil observasi kemampuan berpikir kritis siklus I = 66,67%, siklus II = 76,33%, siklus III = 85,99%. (3) hasil belajar matematika dengan presentase ketuntasan siklus I =72,73%, siklus II = 100%, dan siklus III = 100%. (4) Kendala yang dihadapi dalam penerapan penerapan model PjBL dengan media konkret antara lain; siswa kurang aktif dan kurang memperhatikan guru dapat diatasi dengan memberikan motivasi dan bimbingan kepada siswa. Kesimpulan penelitian ini yaitu penerapan model PjBL dengan media konkret dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika tentang bangun ruang pada siswa kelas V SD Negeri 3 Klapasawit tahun ajaran 2023/2024.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar Wiwin Winarti; Sofyan Iskandar; Effy Mulyasari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.96736

Abstract

Pembelajaran matematika menurut NCTM bertujuan agar siswa dapat memiliki dan mengembangkan kemampuan-kemampuan matematis, namun fakta yang ada dilapangan tidaklah sesuai dengan tujuan dari pembelajaran matematika dari NCTM. Berdasarkan hasil pengamatan pada saat pelaksanaan pembelajaran di salah satu sekolah dasar di Purwakarta, diperoleh fakta bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah matematika masih sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV di sekolah dasar dan seberapa besar peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada kelas eksperimen setelah menggunakan model problem based learning. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah  quasi  exsperimental. Salah satu bentuk desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian dilakukan disalah satu sekolah di Purwakarta. Hasil penelitian ini (1) model problem based learning berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dengan nilai rata-rata posstest kelas eksperimen diperoleh 61,93 sedangkan kelas kontrol 38,29, (2) peningkatan kemampuan pemecahan matematika setelah menggunakan model pembelajaran problem based learning pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol berdasarkan uji peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika nilai P- Value (sig 2₋tailed) yang diperoleh sebesar 0,000.
Penerapan Model Open Ended Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Matematika Materi Pecahan Siswa Kelas V Ayu Azimatul Maghfiroh; Suhartono Suhartono; Muhamad Chamdani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85648

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model open ended learning; menganalisis penerapan model open ended learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis; menganalisis penerapan model open ended learning untuk meningkatkan hasil belajar; mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan model open ended learning. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Data yang digunakan ialah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pada penerapan model open ended learning terdapat enam langkah yakni (a) orientasi, (b) penyajian masalah terbuka, (c) penyelesaian masalah terbuka secara individu, (d) diskusi kelompok tentang masalah terbuka, (e) presentasi hasil diskusi kelompok, (f) penutup. Hasil berpikir kritis matematika pada siklus I = 79.4%, siklus II = 85.2%, dan siklus III = 87.3%. Hasil belajar matematika pada siklus I = 76%, siklus II = 88%, dan siklus III = 92%. Kendala pada penerapan open ended learning dapat diatasi dengan solusi guru diharapkan memberi motivasi, bimbingan serta apresiasi kepada siswa. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model open ended learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika tentang pecahan pada siswa kelas V SD Negeri Kradenan tahun ajaran 2023/2024.