cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snip@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Jl. Kepodang No. 67 A Panjer Kebumen
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 23389400     EISSN : 28082621     DOI : https://doi.org/10.20961
Core Subject : Education,
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan diterbitkan oleh FKIP Universitas Sebelas Maret pada tahun 2013. Bertujuan menjadi salah satu pusat publikasi ilmiah artikel yang fokus pada pendidikan dan pengajaran yang meliputi: inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, teknologi pendidikan, evaluasi pendidikan, dan pendidikan guru.
Arjuna Subject : -
Articles 925 Documents
Penerapan Media Pembelajaran Virtual Reality (3D) Pada Materi Tata Surya di Kelas 6 SDN Banjar Agung 2 Kota Serang Edi Rohyadi; Ujang Jamaludin; Dini Riani; Elma Novia Fitriani; Alifa Cantika Dewi; Hesti Mudzaifah; Devy Susanti; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.95590

Abstract

Pendidikan di era abad ke-21 menuntut adanya inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang tidak hanya relevan secara kontekstual, tetapi juga mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa serta pemahaman mendalam terhadap materi yang bersifat abstrak. Penelitian ini membahas penerapan teknologi Virtual Reality (VR) berbasis 3D sebagai media pembelajaran dalam materi Tata Surya di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian ini yaitu 30 siswa kelas 6 SDN Banjar Agung 2 Kota Serang. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik tes dan non tes berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan VR mampu menciptakan pengalaman belajar yang imersif, interaktif, dan menarik, yang memungkinkan peserta didik untuk lebih mudah memahami konsep-konsep abstrak dalam materi Tata Surya, seperti rotasi, revolusi, dan fenomena gerhana. Rata-rata hasil belajar peserta didik juga meningkat, dari 55,3 pada pre-test menjadi 79,1 pada post-test, yang menunjukkan efektivitas VR dalam meningkatkan pemahaman dan pencapaian peserta didik dalam materi tersebut. Temuan ini menggambarkan potensi VR sebagai media pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam mendukung pengajaran konsep-konsep ilmiah yang kompleks. Oleh karena itu, disarankan untuk mengintegrasikan teknologi VR dalam proses pembelajaran untuk memfasilitasi pemahaman konsep-konsep yang sulit dipahami melalui metode konvensional.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Pembelajar Matematika tentang Pecahan pada Peserta Didik Kelas II di SD Negeri 1 Gemeksekti Tahun Ajaran 2023/2024 Fatimah Zahro; Wahyudi Wahyudi; Moh. Salimi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.86099

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pembelajaran matematika tentang pecahan pada peserta didik kelas II di SD N 1 Gemeksekti melalui penerapan model PBL dengan media konkret. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian guru dan peserta didik kelas II. Data yang digunakan data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data teknik nontes yaitu observasi dan wawancara, teknik tes berupa tes tertulis. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pada pembelajaran matematika dengan model PBL dan media konkret yang ditandai dengan meningkatnya hasil belajar peserta didik pada siklus I = 79,5%, siklus II = 89% dan siklus III = 94%. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran matematika pada peserta didik kelas II SD N 1 Gemeksekti tahun ajaran 2023/2024.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SDN Sitibentar pada Pembelajaran IPAS dengan Media Earth Project Pawit Riatmo; Suhartono Suhartono; Achmad Basari Eko Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.88068

Abstract

IPAS merupakan integrasi dari IPA dan IPS yang bertujuan meningkatkan daya tarik siswa dan mempersiapkan siswa menuju era industri 4.0 dengan keterampilan berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan langkah-langkah penggunaan media Earth Project, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, serta mengidentifikasi kendala dan solusi dalam penerapannya pada siswa kelas V di SDN Sitibentar. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, dengan subjek penelitian sebanyak 17 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan nontes, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media Earth Project dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis yaitu: siklus I = 74,3%, siklus II = 85,46%, dan siklus III = 87,32%. Kendala yang dihadapi salah satunya pertanyaan siswa saat diskusi yang diatasi dengan penggunaan stimulus. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Earth Project dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. 
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Materi Sikap Menghormati dan Berbakti Kepada Orang Tua dan Guru pada Siswa Kelas III Siti Nurul Qomariyah; Didah Nurhamidah; Tanenji Tanenji
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.95048

Abstract

Pendidikan adalah proses yang bertujuan untuk mengembangkan potensi individu, baik dari aspek intelektual, moral, emosional, sosial, maupun fisik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Renged 3 dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan menerapkan model pembelajaran berdiferensiasi. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi efektif meningkatkan hasil belajar siswa, di mana persentase ketuntasan belajar meningkat dari 47,62% pada siklus I menjadi 90,48% pada siklus II. Hal ini menunjukkan peningkatan sebesar 42,86% dalam hasil belajar siswa. Kesimpulannya, pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi siswa dalam belajar, serta hasil belajar mereka dalam materi sikap menghormati dan berbakti kepada orang tua dan guru.
Penerapan Metode Games Based Learning dengan Media Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS tentang Indonesiaku Kaya Raya Kelas V SD Fera Indriyansyah; Wahyudi Wahyudi; Ratna Hidayah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah penerapan metode GBL dengan media interakti, meningkatkan hasil belajar IPAS, kendala dan solusi yang ditemui. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian terdiri dari guru, peserta didik kelas V SDN 1 Adikarso. Data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian penerapan metode GBL dengan media interaktif melalui langkah-langkah: (a) mempersiapkan game yang dipilih, (b) menjelaskan konsep (c) menjelaskan aturan bermain, (d) bermain game, (e) merangkum pengetahuan, (f) melakukan refleksi. Ketuntasan hasil belajar siklus I = 80.44%, siklus II = 86.36%, siklus III = 100%.  Disimpulkan metode GBL dengan media interaktif dapat meningkatkan hasil belajar IPAS kelas V SDN 1 Adikarso. Kendala yang dijumpai peserta didik tidak menerima hasil permaianan, solusinya guru memberi pengertian kepada peserta didik untuk bertanggung jawab menerima hasil yang didapatkan.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Media Keranjang Asyik untuk Meningkatkan Pembelajaran Matematika tentang Perkalian BIilangan Cacah Pada Siswa Kelas IIA SDN 2 Pejagoan Tahun Ajaran 2023/2024 Ragil Anin Ditya; Wahyudi Wahyudi; Dewi Indrapangastuti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85998

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan media keranjang asyik, (2) meningkatkan pembelajaran matematika tentang perkalian bilangan cacah, dan (3) mendeskripsikan kendala solusi. Penelitian ini merupakan PTK kolaboratif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data dilakukan menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1) langkah model PBL dengan media keranjang asyik yaitu: orientasi masalah, pengorganisasian belajar, pembimbingan, penyajian hasil, analisis dan evaluasi, (2) terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa yaitu persentase rata-rata siklus I = 71,88, siklus II = 85,94%, dan siklus III = 100%, (3) kendala yang dihadapi: belum semua siswa aktif dalam pembelajaran, belum semua siswa aktif berdiskusi dan menaggapi, dan siswa belum percaya diri. Solusinya: melakukan tanya jawab selama pembelajaran, memberi motivasi, dan memberi arahan agar siswa aktif. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model PBL dapat meningkatkan pembelajaran matematika tentang perkalian bilangan cacah kelas IIA SDN 2 Pejagoan.
Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Materi Puisi melalui Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada Siswa Kelas 5A SD Al Firdaus Surakarta Tahun Ajaran 2023/2024 Rodatus Sofiah; Agus Susilo; Siti Komariyah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.87806

Abstract

Kemampuan mambaca pemahaman dapat membantu siswa memahami isi suatu bacaan. Namun, masih terdapat permasalahan rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan langkah-langkah model Teams Games Tournament; (2) meningkatkan kemampuan membaca pemahaman melalui model TGT. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 A SD Al Firdaus Surakarta Tahun Ajaran 2023/2024. Analisis data melalui reduksi, penyajian, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) model TGT dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman yang dilaksanakan dengan langkah-langkah: (a) menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, (b) Menyajikan informasi mengenai materi pembelajaran, (c) Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok, (d) Belajar bersama tim kelompok, (e) Melakukan turnamen, dan (f) Memberikan penghargaan; (2) model TGT dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase ketuntasan siswa dari 70,83% pada siklus I, meningkat menjadi 79,17% pada siklus II; dan pada siklus III meningkat menjadi 87,5%.
Penerapan Metode PQRST (Preview, Question, Read, Summarize, Test) untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Prembun Tahun Ajaran 2023/2024 Akhmad Yusron Santoso; Tri Saptuti Susiani; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85354

Abstract

Membaca tidak hanya melafalkan sebuah tulisan namun juga harus memahami isinya. Banyak siswa yang sekadar membaca tanpa memahami isi bacaannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan metode PQRST untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada siswa kelas V; (2) meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada siswa kelas V dengan metode PQRST. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah teknik deskriptif komparatif dilakukan dengan membandingkan keterampilan membaca pemahaman siswa pada siklus I, II, dan III dan teknik analisis data interaktif menggunakan langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Langkah metode ini yaitu  (a) preview; (b) question; (c) read; (d) summarize; (e) test. Hasil analisis data pada siklus I, II, dan III siswa semakin membaik. Siswa yang terampil membuat dan menjawab pertanyaan pemandu pada siklus I ke  II hasilnya 3,57% dan pada siklus II ke III hasilnya  bertambah 7,15%. Siswa yang terampil meringkas cerita pada siklus I ke II hasilnya 10,71% dan pada siklus II ke III meningkat 3,57%. Siswa yang terampil mengerjakan soal pilihan ganda pada siklus I ke II hasilnya 7,14% dan pada siklus II ke III hasilnya bertambah 7,15%. Berdasarkan hasil disimpulkan bahwa penerapan metode PQRST dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN 2 Prembun.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Menggunakan Media Konkret untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika tentang Pecahan pada Siswa Kelas III SD Agil Handayani; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Wahyudi Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85780

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan media konkret, (2) meningkatkan motivasi belajar siswa, (3) meningkatkan hasil belajar siswa, (4) mendeskripsikan kendala dan solusi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan subjek guru dan siswa kelas III SD Negeri 3 Klapasawit berjumlah 16 siswa. Data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumen. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penerapan model Problem Based Learning (PBL) menggunakan media konkret dilaksanakan dengan langkah-langkah yaitu: (1) orientasi siswa pada masalah; (2) mengorganisasikan siswa untuk belajar; (3) membimbing penyelidikan individu mauapun kelompok; (4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya; (5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan motivasi belajar siswa dengan model PBL dan media konkret yaitu rata-rata persentase siklus I = 73,67%, siklus II = 82,18%, siklus III = 91,32%. Kemudian terjadi peningkatan juga pada hasil belajar siswa dengan model PBL dan media konkret yati rata-rata persentase siklus I = 78,00%, siklus II = 90,62%, dan siklus III = 100%. Kendala yang dihadapi dalam penerapan model PBL dengan media konkret antara lain; siswa masih pasif dalam menaggapi kelompok, siswa sulit dikondisikan ketika menggunakan media konkret, siswa masih malu untuk bertanya pada guru. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dengan media konkret dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri 3 Klapasawit tahun ajaran 2023/2024.
Menumbuhkan Keterampilan Berpikir Kritis Melalui Model Scientific Reading Based Project (SRBP) berbasis Socio Scientific Issues Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Dyah Mustika Dewi; Kartika Chrysti Suryandari; Ngatman Ngatman
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.86673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan mendeskripsikan respon siswa terhadap penerapan model Scientific Reading Based Project (SRBP) berbasis Socio Scientific Issues. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan guru kelas. Subjek penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VB SDN 5 Panjer. Data yang digunakan yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, wawancara, dan dokumen. Uji validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya dengan menerapkan model Scientific Reading Based Project (SRBP) berbasis Socio Scientific Issues.  Siswa mampu menganalisis penyelesaian masalah berkaitan dengan socio scientific issues serta membuat alternatif penyelesaian masalah dengan sangat bervariatif. Adapun respon siswa selama mengikuti pembelajaran yaitu siswa menunjukkan rasa senang, antusias dan semangat dalam mengikuti pembelajaran yang menghasilkan proyek.