cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
imamsetyonugroho@lecture.utp.ac.id
Phone
+6282333848318
Journal Mail Official
proficio@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27753506     EISSN : 27753492     DOI : https://doi.org/10.36728/jpf.v2i2
Jurnal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat dipublikasikan 2 kali dalam satu volume (tahun) yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat berisi hasil pengabdian masyarakat sebagai implementasi pengembangan keilmuan kepada masyarakat dalam bidang: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Dasar, Keolahragaan (prestasi, pendidikan, rekreasi),Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 721 Documents
SOSIALISASI MODEL LATIHAN SKYFA DALAM PEMBINAAN ATLET PENCAK SILAT BKMF FIKK UNM Fahrizal; Andi Sri Dewi Anggraeni; Ikadarny; Hasbi Asyhari; Muhammad Qasash Hasyim
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6669

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan atlet serta pelatih BKMF Pencak Silat FIKK UNM mengenai penerapan Model Latihan Skyfa berbasis sport science. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih diterapkannya metode latihan konvensional yang belum terstruktur dan kurang efektif dalam meningkatkan performa atlet. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Method yang dilakukan melalui tahapan sosialisasi teoretis, demonstrasi gerakan, dan pendampingan intensif (drilling). Kegiatan ini melibatkan 40 atlet dan pelatih BKMF Pencak Silat FIKK UNM. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pre-test, post-test, Skill Performance Checklist, observasi, dan wawancara terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 45% menjadi 88% setelah mengikuti sosialisasi. Selain itu, sebanyak 85% peserta mampu memperagakan rangkaian gerakan Model Latihan Skyfa dengan kategori sangat baik. Kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme atlet dan pemahaman pelatih mengenai pentingnya latihan berbasis periodisasi dan biomekanika olahraga. Dengan demikian, Model Latihan Skyfa dapat menjadi alternatif model latihan modern dalam mendukung pembinaan atlet pencak silat secara sistematis dan berkelanjutan.
SOSIALISASI GERAK DASAR RENANG SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PEMBELAJARAN PJOK PADA SISWA SD INPRES TAMANGAPA Silatul Rahmi; Sahabuddin; Suriah Hanafi; Muhammad Kamal; Muhammad Ishak
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6670

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan gerak dasar renang siswa SD Inpres Tamangapa sebagai upaya mendukung pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Permasalahan yang ditemukan yaitu masih rendahnya pemahaman siswa mengenai aktivitas akuatik, kurangnya pengalaman praktik renang dasar, serta rendahnya keberanian siswa saat berada di air. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Learning Method melalui tahapan sosialisasi materi, demonstrasi gerakan, dan praktik langsung. Kegiatan ini melibatkan 35 siswa SD Inpres Tamangapa sebagai peserta. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, pre-test, post-test, dan penilaian keterampilan gerak dasar renang siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi gerak dasar renang yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai rata-rata pre-test sebesar 48% menjadi 86% pada post-test. Selain itu, berdasarkan hasil observasi dan penilaian keterampilan, sebagian besar siswa mampu melakukan teknik dasar renang seperti mengapung (floating), meluncur (gliding), dan pengaturan pernapasan dengan kategori baik. Siswa juga terlihat lebih aktif, percaya diri, dan antusias selama mengikuti kegiatan pembelajaran aktivitas akuatik. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi gerak dasar renang dapat menjadi salah satu upaya yang efektif dalam mendukung pembelajaran PJOK melalui pendekatan pembelajaran yang edukatif, menyenangkan, dan berbasis praktik langsung.
LITERASI GERAK MOTORIK PADA SISWA UPT SD NEGERI LANTO DENG PASEWANG KOTA MAKASSAR Sudirman; Muh. Adnan Hudain; Yusnadi; Iskandar; Retno Farhana Nurulita
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6671

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gerak motorik pada siswa UPT SD Negeri Lanto Dg Pasewang Kota Makassar. Literasi gerak motorik merupakan kemampuan dasar yang penting dalam mendukung perkembangan fisik, kesehatan, serta aktivitas belajar peserta didik di sekolah dasar. Permasalahan yang ditemukan di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan gerak motorik siswa masih beragam, terutama dalam melakukan gerakan dasar lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dikemas dalam bentuk edukasi dan permainan gerak yang interaktif agar siswa lebih aktif dan antusias dalam mengikuti aktivitas pembelajaran. Sasaran kegiatan adalah siswa UPT SD Negeri Lanto Dg Pasewang Kota Makassar dengan melibatkan guru pendidikan jasmani sebagai pendamping kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan gerak dasar siswa, seperti berlari, melompat, menjaga keseimbangan, serta koordinasi gerak tubuh. Selain itu, siswa terlihat lebih aktif, percaya diri, dan termotivasi dalam mengikuti aktivitas fisik. Guru pendidikan jasmani juga memperoleh tambahan wawasan mengenai metode pembelajaran gerak motorik yang lebih menarik dan efektif bagi siswa sekolah dasar. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa program pengabdian kepada masyarakat ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi gerak motorik siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam mendukung pengembangan pendidikan jasmani yang aktif, sehat, dan menyenangkan di lingkungan sekolah dasar.
PENGENALAN GERAK PEMANASAN ANIMAL MOVEMENT PADA MAHASISWA PENCAK SILAT FIKK UNM Sudirman; Nurliani; Hasbi Asyhari; Muhammad Kamal; Ramli
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6672

Abstract

Pemanasan merupakan bagian penting dalam setiap aktivitas olahraga karena berperan dalam mempersiapkan kondisi fisik dan mental atlet sebelum melakukan latihan atau pertandingan. Salah satu metode pemanasan yang berkembang dalam ilmu keolahragaan adalah animal movement, yaitu latihan yang mengadaptasi pola gerak hewan untuk meningkatkan mobilitas, koordinasi, keseimbangan, stabilitas, dan kesadaran tubuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan gerak pemanasan animal movement kepada mahasiswa pencak silat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (FIKK UNM) sebagai alternatif model pemanasan yang inovatif dan fungsional. Metode yang digunakan meliputi edukasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dan manfaat animal movement, dilanjutkan dengan demonstrasi berbagai gerakan dasar seperti bear crawl, crab walk, gorilla walk, ape reach, dan beast position, serta praktik langsung oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam melakukan gerakan animal movement. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi serta memberikan respons positif terhadap penerapan metode pemanasan tersebut dalam latihan pencak silat. Selain meningkatkan kesiapan fisik, animal movement dinilai mampu mengembangkan koordinasi gerak, keseimbangan, mobilitas, dan kesadaran tubuh yang relevan dengan kebutuhan olahraga pencak silat. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan wawasan dan keterampilan baru kepada mahasiswa mengenai pemanasan berbasis gerak fungsional yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam proses latihan.
PENGENALAN GERAK DASAR CABANG OLAHRAGA RENANG PADA SISWA SD INPRES LAMBENGI KABUPATEN GOWA Sudirman Burhanuddin; Ahmad Adil; Silatul Rahmi; Ramli; Nurliani
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6673

Abstract

Renang merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan motorik, serta keselamatan diri. Kemampuan berenang perlu diperkenalkan sejak usia sekolah dasar karena masa tersebut merupakan periode yang tepat untuk mengembangkan keterampilan gerak dasar anak. Namun, kenyataannya masih banyak siswa sekolah dasar yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam olahraga renang. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan fasilitas, minimnya kesempatan belajar renang, serta kurangnya pemahaman mengenai pentingnya kemampuan berenang bagi kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, pengalaman belajar, dan keterampilan dasar renang kepada siswa SD Inpres Lambengi Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengenalan olahraga renang, manfaat renang bagi kesehatan, keselamatan di air, teknik pernapasan, mengapung, meluncur, serta gerakan dasar kaki dan tangan. Peserta kegiatan adalah siswa SD Inpres Lambengi yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pengetahuan mengenai olahraga renang dan mampu mempraktikkan beberapa gerak dasar renang dengan baik. Selain itu, terjadi peningkatan keberanian dan kepercayaan diri siswa ketika melakukan aktivitas di air. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat dalam mendukung perkembangan keterampilan motorik dan kebugaran jasmani. Oleh karena itu, kegiatan pengenalan gerak dasar renang perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan jasmani di sekolah dasar.
SOSIALISASI TEKNIK DAN TAKTIK PERMAINAN BOLA VOLI PADA MAHASISWA FIKK UNM Irfan; Ricardo Valentino Latuheru; Retno Farhana Nurulita; Muh Syaiful Syam; Herman Sayuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6674

Abstract

Bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang populer di lingkungan perguruan tinggi dan menuntut penguasaan teknik dasar serta pemahaman taktik permainan yang baik. Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) sebagai calon guru, pelatih, dan praktisi olahraga perlu memiliki kompetensi yang memadai dalam kedua aspek tersebut. Namun, masih ditemukan mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menerapkan teknik dasar dan strategi permainan secara efektif. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi teknik dan taktik permainan bola voli dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa. Kegiatan dilakukan dengan metode partisipatif melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik lapangan, simulasi permainan, dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi teknik dasar servis, passing, smash, blocking, serta strategi menyerang dan bertahan dalam permainan bola voli. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menerapkan teknik dasar dan taktik permainan. Mahasiswa juga menunjukkan partisipasi dan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, sosialisasi teknik dan taktik permainan bola voli memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa FIKK UNM serta mendukung pengembangan prestasi olahraga bola voli di lingkungan perguruan tinggi.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KEBUGARAN JASMANI DAN GAYA HIDUP AKTIF MELALUI EDUKASI OLAHRAGA BAGI SISWA PESANTREN IMMIM PUTERA MONCONGLOE M. Imran Hasanuddin; Bahrul Alim; Butsiarah; Sahabuddin; Muhammad Ishak
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6679

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa Pesantren IMMIM Putera Moncongloe mengenai kebugaran jasmani dan pentingnya gaya hidup aktif melalui program edukasi olahraga yang terstruktur. Pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis asrama memiliki rutinitas padat yang seringkali meminimalkan waktu aktivitas fisik siswa, sehingga berpotensi menurunkan tingkat kebugaran jasmani secara keseluruhan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi praktik olahraga, pemutaran video edukatif, serta diskusi kelompok. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 60 siswa sebagai peserta aktif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada skor pengetahuan siswa setelah pemberian edukasi, yakni dari rata-rata nilai pre-test sebesar 58,3 menjadi 82,7 pada post-test, atau meningkat sebesar 41,8%. Selain itu, 87% peserta menyatakan memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk berolahraga secara teratur setelah mengikuti kegiatan ini. Disimpulkan bahwa program edukasi olahraga terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan motivasi siswa pesantren terhadap kebugaran jasmani dan gaya hidup aktif. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari program pembinaan kesehatan di lingkungan pesantren.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL OLEH GURU DI SMP KESATRIAN SURAKARTA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KARAKTER PELAJAR PANCASILA Risma widyawati; Anniez Rachmawati Musslifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6694

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP Kesatrian Surakarta dengan tujuan mengimplementasikan program pengembangan kecerdasan emosional oleh guru sebagai upaya penguatan karakter Pelajar Pancasila. Masalah utama yang ditemukan adalah masih minimnya kompetensi guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa serta tingginya tingkat konflik sosial antar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan pelatihan dan pendampingan berbasis kebutuhan selama empat bulan pelaksanaan. Kegiatan meliputi pelatihan pengembangan kecerdasan emosional bagi 15 guru, pendampingan integrasi modul dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, penyediaan sumber belajar, dan evaluasi dampak program. Hasil menunjukkan bahwa 85% guru berhasil mengintegrasikan komponen kecerdasan emosional dalam pembelajaran, terjadi peningkatan kesadaran diri siswa sebesar 35%, peningkatan empati sebesar 36%, dan penurunan konflik sosial sebesar 30%. Faktor pendukung utama adalah dukungan kepala sekolah dan pelatihan dari Dinas Pendidikan, sedangkan hambatan yang dihadapi adalah beban administratif guru yang tinggi dan keterbatasan fasilitas ruang konseling. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah program pengembangan kecerdasan emosional efektif meningkatkan kompetensi guru dan karakter siswa, dengan rekomendasi schools need to menyediakan ruang konseling, mempertahankan pelatihan berkala, dan membentuk tim konseling sekolah.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PRAKTIK PERSONAL HYGIENE PADA IBU HAMIL MELALUI EDUKASI KESEHATAN DIDESA CIBUNTU Dewi Mega Utari; Prismalinda; Hana Sabila; Wulandari; Rohani Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6695

Abstract

Rendahnya pengetahuan dan praktik personal hygiene pada ibu hamil berpotensi meningkatkan risiko infeksi, gangguan kesehatan selama kehamilan, serta memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Kegiatan edukasi kesehatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya personal hygiene selama kehamilan dan mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode yang digunakan berupa penyuluhan melalui presentasi materi, pembagian leaflet edukatif, diskusi interaktif, serta pengukuran pengetahuan menggunakan pretest dan posttest. Kegiatan diikuti oleh 30 ibu hamil yang memperoleh materi mengenai kebersihan tubuh, tangan, gigi dan mulut, organ reproduksi, pakaian, serta lingkungan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta setelah intervensi. Rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 84% pada pretest menjadi 94% pada posttest. Sebelum edukasi terdapat enam peserta dengan kategori pengetahuan cukup dan satu peserta dengan kategori pengetahuan kurang, sedangkan setelah edukasi hampir seluruh peserta berada pada kategori pengetahuan baik. Edukasi kesehatan melalui presentasi dan leaflet efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang personal hygiene. Kegiatan ini mendukung terbentuknya pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri selama kehamilan sebagai upaya pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan ibu serta janin.
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN PADA LANSIA TENTANG BAHAYA HIPERTENSI DI DESA KARANGSARI Lailatul Rochmah Ramjani; PrismaLinda; Andin Nurkhamilah Aisyafitri; Rohani Siregar; Nurhafifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6696

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas, khususnya pada kelompok lansia. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan hipertensi menjadi faktor yang memperburuk kondisi tersebut. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penyuluhan kesehatan dan pemberdayaan perempuan sebagai pilar keluarga dalam meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi di Desa Karangsari .Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukasi kesehatan berupa penyuluhan tentang upaya peningkatan kesadaran pada lansia tentang bahaya hipertensi pada lansia. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan pro-test pada 30 responden lansia. Data dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan uji N-Gain untuk menilai efektifitas intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan dari 79,99% pada pre-test menjadi 97,43% pada post-test. Dapat disimpulkan bahwa intervensi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia mengenai hipertensi. Kombinasi penyuluhan kesehatan dan pemberdayaan keluarga dapat dijadikan strategi promotif dan preventif dalam pengendalian hipertensi di masyarakat.