cover
Contact Name
Muh Barid nizarudin Wajdi
Contact Email
baridnizar1@gmail.com
Phone
+6282232057858
Journal Mail Official
baridnizar1@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAI An Najah Indonesia Mandiri
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Edusiana : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam
ISSN : 23552743     EISSN : 25493612     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini terbit 2 kali setahun menyajikan 5 artikel baik hasil penelitian maupun pemikiran yang terkait dengan bidang manajemen dan pendidikan Islam. Para penulis akan menempuh tahapan seleksi dari redaktur dan mitrabestari.
Articles 61 Documents
Media Pembelajaran Daring Interaktif Berbasis Power Point Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di Kelas V Mi Darul Hikmah Prasung Sidoarjo Fitri Dewi Andani; Nur Arofah Tis’inah
EDUSIANA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2022): EDUSIANA : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v9i2.228

Abstract

Media meruapakan perantara komunikasi dipakai setiap individu untuk menyalurkan pesan berupa ide, gagasan, dan pendapat yang disampaikan. Media tersebut berbasis power point merupakan media berbentuk power point yang berguna dalam memahamkan materi pelajaran kepada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian adalah Pelaksanaan pembelajaran daring di MI Darul Hikmah Prasung Sidoarjo berjalan menggunakan power point sebagai media pembelajaran yang dinilai tidak membosankan dan bisa mengondisikan siswa. Tujuannya materi yang disampaikan bias menarik perhatian siswa. Sedangkan motivasi belajar siswa di kelas V MI Darul Hikmah Prasung Sidoarjo bergantung dari kreativitas guru dalam melaksanakan pembelajaran daring. Media pembelajaran daring interaktif berbasis power point untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas V MI Darul Hikmah Prasung Sidoarjo. Dengan demikian guru dituntut mampu merancang dan mendesain pembelajaran daring yang ringan dan efektif, dengan memanfaatkan perangkat atau media daring yang tepat dan sesuai dengan materi yang diajarkan. Dengan begitu, motivasi siswa untuk belajar akan termotivasi. Kata kunci: Media, Power Point, Motivasi Belajar
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia Itsna Noor Laila
EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2022): EDUSIANA : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v9i2.229

Abstract

Pemikiran pendidikan adalah serangkaian proses kerja akal dan kalbu yang dilakukan secara bersungguh-sungguh dalam melihat berbagai persoalan yang ada dalam pendidikan Islam. Untuk memahami pemikiran pendidikan Islam, perlu ditegaskan kembali bahwa kata Islam merupakan kata kunci yang berfungsi sebagai sifat, penegas dan pemberi ciri khas pada kata pemikiran pendidikan. Dengan demikian, pengertian pemikiran pendidikan Islam berarti pemikiran pendidikan yang secara khas memiliki ciri islami, yang dengan ciri khas itu ia membedakan dirinya dengan model pemikiran pendidikan lainnya. Pemahaman tersebut membawa konsekuensi logis bahwa penempatan kata Islam setelah kata pemikiran pendidikan mengindikasikan adanya pemikiran pendidikan dalam ajaran Islam. Pemikiran pendidikan yang didefinisikan secara akurat dan bersumber pada ajaran (agama) Islam, itulah pemikiran pendidikan Islam. Hal ini perlu ditegaskan untuk menghindari akulturasi pemikiran pendidikan non-Islam yang “terpaksa” dilegitimasi oleh Islam sebagai pemikiran pendidikan Islam, padahal isi dan semangatnya tidak sesuai dengan ajaran Islam. Secara umum, dinamika pendidikan Islam di Indonesia dapat dipetakan menjadi empat corak pemikiran, yaitu tradisionalisme, modernisme, neo modernisme dan post-tradisionalisme. Keempat corak tersebut merupakan hasil pengerucutan penulis dalam melihat fenomena perjalanan model pemikiran pendidikan Islam di Indonesia, terutama dalam pergulatan intelektual yang umumnya terjadi antara golongan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Kata kunci : Tipologi, Pemikiran, Pendidikan Islam
Inovasi Lembaga Pendidikan Islam dan Tantangan Perubahan Zaman Suyadi
EDUSIANA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2022): EDUSIANA : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v9i2.231

Abstract

Salah satu indikator suatu modernisasi adalah adanya perubahan cara hidup individu yang bersifat sederhana menuju kehidupan yang lebih komplek disertai dengan masuknya unsur-unsur teknologi untuk mempercepat perubahan dan cara hidup mereka, jika dikaitkan dengan pendidikan, maka modernisasi merupakan ihtiar ke luar diri manusia, sementara pendidikan merupakan ihtiar ke dalam diri mereka sendiri. Setidaknya ada dua dampak yang diakibatkan oleh modernisasi, yaitu dampak positif dan negatif, dua dampak tersebut telah merambah berbagai sektor, diantaranya sosial, ekonomi, lingkungan, kriminalisasi hingga kenakalan remaja, tentu saja perubahan-perubahan yang terjadi disebabkan perubahan dan perkembangan masyarakat yang ada di sekitarnya, jika tidak disiapkan sejak dini, tidak jarang perubahan-perubahan yang terjadi akan menimbulkan beragam permasalahan. Diantara beberapa perubahan yang perlu mendapat penekanan adalah pembenahan dalam dunia pendidikan yang didesain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seiring dengan perkembangan zaman. Kata Kunci: Modernisasi, Tantangan Pendidikan Islam
Peningkatan Kompetensi Kepribadian Guru Di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Insan Cendiki Boarding School (ICMBS) Sidoarjo Ahmad Hariyadi
EDUSIANA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2023): EDUSIANA : JURNAL MANAJEMEN DAN PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v10i1.245

Abstract

Salah satu syarat untuk mendapatkan pengakuan pemerintah sebagai guru adalah memiliki kompetensi guru, yang meliputi: kompetensi profesi, kompetensi paedagogik, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial. Perkembangan zaman mengharuskan setiap guru meningkatkan kompetensi guru yang dimilikinya.Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah kompetensi kepribadian guru lebih baik setelah mengikuti pelatihan guru, dibandingkan sebelum pelatihan. Penelitian ini masuk kategori penelitian kuantitatif, dengan disain penelitian eksprimental, single group pre test-posttest design. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis komparasional menggunakan rumus t test dan uji satu arah. Lokasi penelitian di SMP Insan Cendikia Mandiri – Sidoarjo. Analisis data yang dilakukan memperlihatkan t hitung lebih besar dari t tabel, ini berarti bahwa hipotesis nihil yang menyatakan bahwa kompetensi kepribadian guru tidak lebih baik dari kompetensi kepribadian guru sebelum pelatihan ditolak. Berarti yang diterima hipotesis alternatifnya yang menyatakan bahwa kompetensi kepribadian guru setelah pelatihan lebih baik dibandingkan dengan kompetensi kepribadian guru sebelum pelatihan. Kata Kunci: Kompetensi Kepribadian Guru, Pelatihan Guru
Peran Manajemen Pendidikan Islam Dalam Menanggulangi Ekstremisme Dan Radikalisme Muh Ibnu Sholeh; Hawwin Muzakki
EDUSIANA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2023): Edusiana : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v10i2.435

Abstract

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil tentang upaya yang harus dilakukan oleh institusi pendidikan islam dalam mencegah ekstremisme dan radikalisme, tantangan dan hambatan yang mempengaruhi keberhasilan pencegahan ekstremisme dan peran yang harus dilakukan negara dalam mendukung pendidikan islam yang toleran dan moderat anti-ekstremisme. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan(library research). Data diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, makalah seminar, dan publikasi lain yang terkait dengan topik penelitian baik offline maupun online. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan model kualitatif interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran yang dapat dilakukan oleh institusi pendidikan islam dalam upaya mencegah ekstremisme dan radikalisme antara lain dengan pendidikan tentang ajaran islam yang moderat, memperkuat identitas islami yang positif, meningkatkan pemahaman tentang pluralisme dan toleransi, menyampaikan bahaya ekstremisme dan radikalisme, melibatkan orang tua dan keluarga, menerapkan pengawasan terhadap materi dan kegiatan, menggalakkan kegiatan sosial dan keagamaan yang positif, pelatihan bagi guru dan karyawan, kolaborasi dengan lembaga terkait dan mendorong partisipasi siswa dalam masyarakat. Tantangan dan hambatan yang mempengaruhi keberhasilan pencegahan ekstremisme antara lain adanya resistensi dari kelompok ekstrem, kurangnya sumber daya dan dukungan finansial, kesulitan dalam mengukur efektivitas, isu sensitif dalam penyampaian materi, keterbatasan pendidikan guru dan pengajar, dampak lingkungan sosial, tantangan dalam melibatkan orang tua dan komunitas dan perubahan pandangan dan sikap yang lambat. Peran yang harus dilakukan negara dalam mendukung pendidikan islam yang toleran dan moderat anti-ekstremisme antara lain dengan membuat kebijakan pendidikan yang inklusif, memberikan pelatihan bagi guru dan pengajar, memastikan ketersediaan sumber belajar yang berkualitas, membangun kerjasama dengan lembaga pendidikan islam, melibatkan keluarga dan komunitas, mendorong dialog antaragama, memperkuat lembaga pendidikan agama resmi, menyediakan dukungan finansial dan fasilitas, serta membentuk komisi dan badan terkait. Kata Kunci: Manajemen Pendidikan Islam, Menanggulangi, Ekstremisme, Radikalisme
Manajemen Kesiswaan Dalam Meningkatkan Vocational Skill Siswa MA Bahrul Ulum Binangun Singgahan Tuban Mela Anggilia; Ahmad Suyanto
EDUSIANA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2023): Edusiana : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v10i2.436

Abstract

Untuk mengatasi beberapa siswa lulusan yang tidak dapat melanjutkan studi pendidikannya ditingkat perguruan tinggi karena faktor ekonomi dan kemampuan siswa yang terbatas. untuk itu meningkatkan kemampuan keterampilan siswa perlu beberapa kegiatan ketrampilan, akan tetapi tidak mudah untuk menerapkan kegiatan ini karena masih terdapat beberapa kendala. penelitian ini dilakukan di MA Bahrul Ulum Binangun Singgahan Tuban, karena lembaga pendidikan ini memiliki kegiatan ketrampilan siswa yang dapat mengembangkan bakat-bakat siswanya. fokus penelitian ini Pertama, tentang Manajemen Kesiswaan Dalam Meningkatkan vocational Skill Siswa. kedua, kendala-kendala yang dialami dalam pelaksanaannya.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan yang diharapkan dapat memberi gambaran dari tempat penelitian.Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi.Sumber data penelitian ini adalah kepala Sekolah, wakil kepala Sekolah Bidang Keiswaan, pembimbing vocational skill siswa. dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan manajemen kesiswaan melalui empat fungsi empat manajemen yaitu, 1)perencanaan dengan pembuatan program kerja serta tujuan kegiatan, 2) pengorganisasian dengan mengrekrut siswa dan pembuatan struktur kegiatan, 3) pelaksanaan pembuatan desain untuk efent-efent tertentu, penguploudan 122 desain ke social media, pembuatan 20 gantungan kunci dan 6 tas dari songket,serta 5 anak yang mahir dalam public speaking dan 16 anak yang dalam proses pelatihan public speaking. 4) evaluasi melalui pengecekan jurnal kegiatan, absen serta LPJ kegiatan. kendala yang di alami yaitu kurangnya sarana dan prasarana dalam pelaksanaan kegiatan serta kondisi siswa mulai dari motivasi belajar serta lingkungan sekitar yang kurang mendukung. kata kunci: manajemen kesiswaan, vocational skill, siswa
Analisis Faktor Manajemen Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan Islam Triana Rosalina Noor; Izzatul Islamiya
EDUSIANA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2023): Edusiana : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v10i2.437

Abstract

Manajemen Pendidikan Islam merupakan suatu proses pendayagunaan setiap sarana yang dimiliki oleh pemeluk agama Islam, institusi pendidikan Islam dan sebagainya, sehingga mutu lembaga pendidikan Islam perlu selalu ditingkatkan sesuai dengan perkembangan zaman. Penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan yang bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis faktor yang berkaitan dengan manajemen peningkatan mutu pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, yakni melakukan proses telaah pada buku-buku, teori-teori yang ada untuk dikait hubungkan dengan topik mengenai mutu pendidikan, khususnya Pendidikan Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan Islam sebagaimana amanah tujuan pendidikan nasional membutuhkan pengelolaan yang membutuhkan dukungan penuh dari beragampihak mulai dari pemerintah, siswa sekolah, orang tua siswa dan masyarakat. Sebuah peningkatan mutu pendidikan membutuhkan penguatan dalam beberapa komponen yakni kepemimpinan yang efektif, kepuasan pelanggan, budaya organisasi, kinerja pendidik dan tenaga kependidikan, kurikulum dan kualitas lulusan. Kata Kunci: manajemen peningkatan mutu, pendidikan Islam
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di Sma Negeri 1 Batang Mukharil Syach Elrico; M. Athoiful Fanan
EDUSIANA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2023): Edusiana : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v10i2.439

Abstract

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada sekolah SMA Negeri 1 Batang serta kendala kesenjangan Kurikulum Merdeka Belajar pada sekolah SMA Negeri 1 Batang. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan Observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif yang berfokus pada mendeskripsikan suatu pristiwa dan kejadian yang teah terjadi pada penelitian yang dilakukan itu. Hasil Penelitian menunjukan ahwa dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajara pada sekolah SMA Negeri 1 Batang, dimulai dari Sistem pembelajaran, manajerial pembelajaran yang mencakup dari perencanaan, Menyusun KOSP (Kurikulum Oprasional Satuan Pendidikan), pembuatam modul ajar, pelaksanaan pembelajaran projek penguatan profil pelajar Pancasila, dan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian berikut adanya kendala dan kesenjagan dari iplementasi kruikulum merdeka belaajr pada SMA N 1 Batang yakni kurangnya manajemen waktu pembelajaran dan kurangnya referensi terutama dalam tenaga pengajar (guru) dan menerapkan pembelajaran di kurikulum merdeka belajar ini. Kata Kunci : Implementasi, Kurikulum, Merdeka belajar
Hakikat Dan Sistem Nilai Dalam Konteks Pendidikan Khumaini Rosadi; Khojir
EDUSIANA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2023): Edusiana : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v10i2.446

Abstract

Human potential must be developed by studying and continuing to read as instructed by Allah in the first revelation, namely IQRA. In fact, this is the essence of education. Reading will be a good culture, whereas never reading will be a bad culture. Not just reading books in copies, but reading the book of life. Books that live within oneself and books that live in the environment, such as family, neighbors, society and social media. Therefore, every human being must communicate with others. Can't live alone. Because humans are social creatures, so get along with everyone well. Live your life by following the rules that apply in society. Don't just want to live as you please. Because humans have feelings, ethics and norms. This is the true essence of education. Gain value by respecting norms. Whether religious norms, social norms, or community norms. Because human values, whether good or bad, can be reflected in the way they behave in society, and this attitude is the result of education that they have learned in life and put into practice in their daily lives. Whether your grades are good or bad, it all depends on you. Because the potential value is in his attitude. Keywords: Essence of education, Good culture, Attitude.
OPTIMIZING THE USE OF LEARNING EQUIPMENT TO IMPROVE EDUCATION AT MAN 2 TULUNGAGUNG Muh Ibnu Sholeh; Siti Fatinnah binti Ab Rahman; Nur ‘Azah; Sokip; Asrop Syafi’i; Muhammad fathurr’ouf; Sahri
EDUSIANA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 11 No. 1 (2024): EDUSIANA : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v11i1.479

Abstract

This research aims to analyze the current use of learning equipment, identify possible obstacles, and propose strategies or recommendations to maximize the use of learning equipment so that education at MAN 2 Tulungagung can be more effective, relevant and of high quality. This research method uses qualitative methods. Data collection was carried out through interviews, observation and documentation. Data analysis through data collection, data reduction and drawing conclusions. The research results show that the majority of teachers still rely on textbooks, while limited internet access, lack of teacher training in technology, and availability of devices are obstacles. Recommendations include improving technology access and teacher training, as well as collaboration between teachers and students in the development of digital learning content. It is hoped that these steps will maximize the use of learning equipment, creating a more effective, relevant and quality learning environment in line with the demands of an increasingly digitalized era. Continuous evaluation will be carried out to measure the impact of changes in the practice of using learning equipment on the quality of education at MAN 2 Tulungagung Keywords: Optimizing, Management, Learning Equipment, Education REFERENCE Abdullah, R. (2017). Pembelajaran Dalam Perspektif Kreativitas Guru Dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran. Lantanida Journal, 4(1), 35. https://doi.org/10.22373/lj.v4i1.1866 Afrianti, S., & Musril, H. A. (2020). Perancangan Media Pembelajaran TIK Menggunakan Aplikasi Autoplay Media Studio 8 di SMA Muhammadiyah Padang Panjang. Jurnal Informatika Upgris, 6(2). Alvendri, D., & Giatman, M. (2023). Transformasi Pendidikan Kejuruan: Mengintegrasikan Teknologi IoT ke dalam Kurikulum Masa Depan. Journal of Education Research, 4(2), 752-758. Ambarwati, D., Wibowo, U. B., Arsyiadanti, H., & Susanti, S. (2021). Studi Literatur: Peran Inovasi Pendidikan pada Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 8(2). Andriani, T. (2016). Sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Sosial Budaya, 12(1), 117-126. Anwar, S. (2021). Evaluasi Pendidikan Menuju Insan Kamil Perspektif Filsafat Islam. Jurnal Pendidikan Nusantara, 1(1), 62–76. https://doi.org/10.55080/jpn.v1i1.7 Ceha, R., Prasetyaningsih, E., Bachtiar, I., & Nana S., A. (2016). Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Pemanfaatan Teknologi Informasi Pada Kegiatan Pembelajaran. ETHOS (Jurnal Penelitian dan Pengabdian), 3(1), 131. https://doi.org/10.29313/ethos.v0i0.1693 Dwiqi, G. C. S., Sudatha, I. G. W., & Sukmana, A. I. W. I. Y. (2020). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Mata Pelajaran IPA Untuk Siswa SD Kelas V. Jurnal Edutech Undiksha, 8(2), 33. https://doi.org/10.23887/jeu.v8i2.28934 Esterberg, K. G. (2018). Qualitative Methode in Social Research. Boston: McGrawn Hill Companies. Etikan, I. (2016). Comparison Of Convenience Sampling And Purposive Sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1). https://doi.org/10.11648/j.ajtas.201605 01.11 Haryadi, R. (2021). Problematika Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi Covid-19. 12. Hidayati, N. (2016). Konsep Integrasi Tripusat Pendidikan Terhadap Kemajuan Masyarakat. Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 11(1). https://doi.org/10.21043/edukasia.v11i1.811 Ifadah, L. (2019). Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Menghadapi Tantangan Era Revolusi Industri 4.0. Al Ghazali, 2(2). Komariah, A., & Halimah, N. (2022). Ragam Pemanfaatan Buku Teks Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Inggris Di Kota Bitung Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Iqra’, 16(2), 180. https://doi.org/10.30984/jii.v16i2.2045 Lubis, P., & Nasution, M. I. P. (2023). Gerakan Literasi Sekolah: Tantangan Literasi Di Era Digital Dan Cara Mengatasinya. Jurnal Media Infotama, 19(2), 487-496. Masdar Limbong, Firmansyah, Fauzi Fahmi, & Rabiatul Khairiah. (2022). Sumber Belajar Berbasis Media Pembelajaran Interaktif di Sekolah: Learning Resources Based on Interactive Learning Media in School. Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 2(1), 27–35. https://doi.org/10.51454/decode.v2i1.27 Maudiarti, S. (2018). Penerapan E-Learning Di Perguruan Tinggi. Perspektif Ilmu Pendidikan, 32(1), 51–66. https://doi.org/10.21009/PIP.321.7 Miasari, R. S., Indar, C., Pratiwi, P., Purwoto, P., Salsabila, U. H., Amalia, U., & Romli, S. (2022). Teknologi pendidikan sebagai jembatan reformasi pembelajaran di indonesia lebih maju. Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi, 2(1), 53. https://doi.org/10.31602/jmpd.v2i1.6390 Muhammad, A. R. (2018). Pendidikan Islam di Era Digital: Sebuah Tantangan dan Harapan (hlm. 49). Pustaka Pelajar. Myori, D. E., Chaniago, K., Hidayat, R., Eliza, F., & Fadli, R. (2019). Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi melalui Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android. JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional), 5(2), 102. https://doi.org/10.24036/jtev.v5i2.106832 Nasrulloh, I., & Ismail, A. (2018). Analisis kebutuhan pembelajaran berbasis ict. Jurnal petik, 3(1), 28. https://doi.org/10.31980/jpetik.v3i1.355 Nasution, W. N. (2017). Perencanaan Pembelajaran: Pengertian, Tujuan Dan Prosedur. Ittihad: Jurnal Pendidikan, 1(2), 185-195. Parlindungan, D. P., Mahardika, G. P., & Yulinar, D. (2020). Efektivitas Media Pembelajaran Berbasis Video Pembelajaran dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SD Islam An-Nuriyah. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ, 3(3). Permatasari, A., & Kurniawan, A. (2021). Inovasi Strategi Pendidikan dalam Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan. JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik, 2(9), 1374–1386. https://doi.org/10.47387/jira.v2i9.226 Putra, F. A., Alim, F. N., Suseno, M. T., Yudha, S. S. P., & Thohir, I. A. (2021). Dampak Perkembangan Teknologi Internet dalam Pembelajaran Jarak Jauh bagi Siswa pada Masa Pandemi Covid-19. Journal of Education and Technology, 1(2), 93-103. Rahmawati, J., Ramadhani, E. P., & Saputra, D. (2023). Pelatihan Pemanfaatan Quizizz bagi Guru SMA Negeri 8 Kota Jambi untuk Transformasi Pembelajaran Digital. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1). Riyani, Y. (2012). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mahasiswa. Jurnal EKSOS, 8(1). Romrell, D., Kidder, L. C., & Wood, E. (2014). The SAMR Model as a Framework for Evaluating mLearning. Online Learning, 18(2). https://doi.org/10.24059/olj.v18i2.435 Rosenberg, J. M., & Koehler, M. J. (2015). Context and Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK): A Systematic Review. Journal of Research on Technology in Education, 47(3), 186–210. https://doi.org/10.1080/15391523.2015.1052663 Sabandi, A. (2013). Supervisi Pendidikan Untuk Pengembangan Profesionalitas Guru Berkelanjutan. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(2), 1-9. Sartika, F., Desriwita, E., & Ritonga, M. (2020). Pemanfaatan media pembelajaran dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar PAI di sekolah dan madrasah. Humanika, 20(2), 115–128. https://doi.org/10.21831/hum.v20i2.32598 Sholeh, M. I. (2023a). Strategi Efektif dalam Manajemen Pendidikan untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Tarbawi Ngabar: Jurnal of Education, 4(2), 139–164. https://doi.org/10.55380/tarbawi.v4i2.462 Sholeh, M. I. (2023b). Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Lembaga Pendidikan Islam Indonesia. dealita : jurnal pendidikan dan sosial keagamaan, v 3 no 1, 91–116. Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). CV Alfabeta. Sujana, I. W. C. (2019). Fungsi dan tujuan pendidikan indonesia. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 29. https://doi.org/10.25078/aw.v4i1.927 Sunarso, N. H. (2015). Teknologi pendidikan (hlm. 92–97). Cipta Prima Nusantara. Supriadi, S. (2017). Pemanfaatan sumber belajar dalam proses pembelajaran. Lantanida Journal, 3(2), 127. https://doi.org/10.22373/lj.v3i2.1654 Ulviani, M., Tahir, S. R., & Budiman, A. (2023). Pembuatan media pembelajaran sastra indonesia berbasis ict di lab. School smp unismuh makassar. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 13(2). Wahidin, U. (2017). Peran budaya organisasi pendidikan islam dalam menghadapi tantangan pembangunan masyarakat, negara dan bangsa. Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam, 2(04). https://doi.org/10.30868/ei.v2i04.39 Warsihna, J., Mutmainah, S., & Utari, I. (2015). E-Sabak (Tablet) Untuk Pembelajaran Di Indonesia. Jurnal Teknodik, 19(3), 293–304. https://doi.org/10.32550/teknodik.v19i3.171 Warsita, B. (2017). Peran dan tantangan profesi pengembang teknologi pembelajaran pada pembelajaran abad 2. Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 5(2), 77-90. Yani, A. (2023). Transformasi Teknologi Dalam Pembelajaran Di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal PenKoMi: Kajian Pendidikan dan Ekonomi, 6(2), 68-75. Yuniarti, F., Dewi, P., & Susanti, R. (2012). Pengembangan virtual laboratory sebagai media pembelajaran berbasis komputer pada materi pembiakan. Journal of Biology Education, 1(1). Zahwa, F. A., & Syafi’i, I. (2022). Pemilihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi. Equilibrium: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Ekonomi, 19(01), 61–78. https://doi.org/10.25134/equi.v19i01.3963 Zakariyah, A., & Hamid, A. (2020). Kolaborasi Peran Orang Tua dan Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Online di Rumah. Intizar, 26(1), 17–26. https://doi.org/10.19109/intizar.v26i1.5892