cover
Contact Name
Yenni Khristiana
Contact Email
editor.jurnal@stie-aub.ac.id
Phone
+6282137353838
Journal Mail Official
yenni.kristi@stie-aub.ac.id
Editorial Address
Kantor Pusat STIE AUB Surakarta, Lantai 3 Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Indonesia Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Telp. 0271-854904 Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Wasana Nyata
ISSN : 27472876     EISSN : 25808443     DOI : https://doi.org/10.36587/wasananyata.v4i2
Jurnal Nasional ini adalah terbitan berkala ilmiah secara terbuka berbasis ilmu terapan, pengabdian kepada masyarakat dan kajian ilmiah yang diterbitkan oleh Bidang Publikasi Ilmiah STIE AUB Surakarta dengan nomer registrasi ISSN 2580-8443 (online) dan ISSN 2747-2876 (print). Jurnal pengabdian kepada masyarakat dimaksudkan sebagai media pertukaran gagasan, informasi karya ilmiah dari berbagai kalangan akademis, praktisi, dunia usaha, alumni, mahasiswa dan masyarakat secara umum. Selain itu, jurnal ini sebagai salah satu kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan partisipasi ilmiah secara umum. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan pada media lain baik terbitan Nasional maupun Internasional
Articles 219 Documents
Peningkatan Kapasitas UMKM dalam Pemanfaatan Marketplace Digital melalui Pendekatan Partisipatif dan Pendampingan Langsung Rahayu, Saptani; Murti, Nugroho Wisnu; Widyastuti, Indriyana; Suhardi, Edi; Mahendra, Denny
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2063

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, namun masih menghadapi keterbatasan dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan omzet penjualan akibat rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Salah satu solusi yang potensial adalah pemanfaatan marketplace digital, meskipun implementasinya di kalangan UMKM belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan marketplace digital secara efektif melalui pendekatan partisipatif dan pendampingan langsung. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, dengan melibatkan 46 pelaku UMKM. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap, yaitu identifikasi kebutuhan dan wawancara awal, pelatihan teknis pemanfaatan marketplace, pendampingan implementasi, serta penyusunan laporan dan rekomendasi. Materi pelatihan mencakup pengelolaan toko digital, strategi promosi daring, penentuan harga, serta optimalisasi konten produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola pemasaran daring secara lebih sistematis. Temuan ini mengindikasikan bahwa kendala utama UMKM terletak pada literasi digital dan konsistensi pengelolaan toko daring, bukan pada akses platform. Kegiatan ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan, penguatan strategi konten digital, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk mendukung peningkatan daya saing dan keberlanjutan UMKM.
Implementasi Komplementer Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga (IRT) Dalam Pencegahan, Penanganan Batuk Pilek Balita Di Malinau Kalimantan Utara Yulianti, Ika; Usman, Andi Sri Hastuti Handayani; Wahyuni, Sri; Nurmasitah, Nurmasitah; Yuliani, Yuliani
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2088

Abstract

Batuk pilek merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada balita di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Kondisi iklim yang lembab, kebiasaan pola asuh, dan keterbatasan pengetahuan mengenai pencegahan serta penanganan awal menjadi faktor risiko utama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan Ibu Rumah Tangga (IRT) melalui implementasi metode komplementer berbasis bahan alami dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dalam pencegahan dan penanganan batuk pilek balita. Metode yang digunakan adalah tutorial praktik selama 60 menit, mencakup pembukaan, penyampaian materi interaktif, demonstrasi langsung pembuatan ramuan herbal sederhana (wedang jahe madu dan inhalasi uap daun sirih), praktik penggunaan teknik pijat bayi untuk melegakan pernapasan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan IRT sebesar 85% dan keterampilan praktik sebesar 80% berdasarkan pre-post test dan observasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa kombinasi edukasi dan praktik langsung dapat meningkatkan kemandirian IRT dalam menjaga kesehatan balita secara aman dan terjangkau.
Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (Nib) Pada Pelaku Umkm Makanan Ringan Di Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen Panglipurningrum, Yofhi Septian; Saryanti, Endang; Octaviani, Andri; Utomo, Agus
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2064

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha ekonomi produktif yang lahir sebagai salah satu kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Selain itu, UMKM juga menjadi penopang perekonomian masyarakat dan daerah. UMKM dituntut harus dapat bersaing di era pasar bebas. Adapun untuk dapat bersaing di era pasar bebas ini salah satu syaratnya adalah terpenuhinya legalitas usaha. Namun pengurusan legalitas usaha masih kurang diketahui oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Legalitas usaha merupakan informasi bagi masyarakat, terutama bagi pihak yang berkepentingan terhadap identitas dan hal-hal yang menyangkut dunia usaha dan perusahaan yang didirikan Usaha merupakan unsur penting sebagai penunjuk jati diri bahwa suatu badan usaha tersebut legal dan sah secara hukum sehingga diakui oleh masyarakat. Salah satu legalitas usaha dalam sebuah usaha adalah Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan tanda pengenal bagi para pelaku usaha, baik usaha perseorangan maupun non perseorangan. Dengan adanya NIB dapat membantu para pelaku usaha dalam mengajukan izin usaha dan izin komersial atau operasional.Pelaku  usaha di desa karanganyar kecamatan plipuh kabupaten karanganyar mempunyai sebanyak 46 pelaku usaha makanan ringan yang masih peru membutuhkan pendampingan usaha khusunya pendampingan pembuatan NIB bagi usahanya.
Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Optimalisasi Lahan Pekarangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Suwandari, Yunita Dian; Mirnayani, Mirnayani; Hanum, Bethriza; Heriyanto, Muhamad; Siregar, Bertolomeus Yohannes
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2060

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Komunitas Petani Almadera, Desa Parung Panjang, Kabupaten Bogor, dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan penerapan teknologi tepat guna. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi pengelolaan lahan yang masih manual, belum optimalnya pemanfaatan limbah organik, serta ketiadaan sistem drainase yang menyebabkan genangan air dan menurunkan produktivitas tanaman. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan learning methodology yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Rangkaian kegiatan mencakup pembuatan bedengan permanen, lubang biopori, komposter rumah tangga, dan sistem drainase sederhana, disertai pelatihan pemasaran digital untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan lahan dan limbah organik, serta meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif. Berdasarkan hasil evaluasi melalui kuesioner, tingkat kepuasan peserta mencapai 94%, menunjukkan bahwa pelaksanaan program tergolong sangat memuaskan. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian pangan dan ekonomi keluarga yang berkelanjutan.Kata kunci: Biopori, Banjir, Sampah.
Penguatan Literasi Pembayaran Digital UMKM Masaran melalui Pelatihan dan Pendampingan PosPay Susanti, Nani Irma; Sapariyah, Rina Ani; Khoiruman, Muhammad; Hariyanti, Hariyanti; Wariati, Ambar
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2065

Abstract

Transformasi pembayaran digital pada UMKM semakin penting seiring pergeseran perilaku konsumen menuju transaksi non-tunai, namun kesenjangan adopsi masih nyata di wilayah non-metropolitan, termasuk Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Kondisi ini berdampak pada keterbatasan pilihan pembayaran pelanggan, rendahnya pemanfaatan jejak transaksi untuk pencatatan, serta keraguan pelaku usaha terkait keamanan dan prosedur transaksi. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada penerapan PosPay sebagai alternatif kanal pembayaran digital bagi UMKM, dengan tujuan meningkatkan literasi, memfasilitasi onboarding, dan mendorong pemanfaatan riwayat transaksi untuk pencatatan sederhana. Metode yang digunakan adalah penerapan (implementatif) dengan pendekatan partisipatif, berbasis learning by doing, serta evaluasi pretest–posttest yang diperkuat observasi dan pendampingan. Pelaksanaan dilakukan pagi hari melalui kolaborasi Tim PKM Undha AUB Surakarta, mahasiswa, Pemerintah Kecamatan Masaran, dan Pos Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi yang sangat baik, sebagian besar peserta mampu mengaktivasi dan mengoperasikan fitur inti, serta mulai menerapkan transaksi non-tunai di titik usaha. Peningkatan pemahaman paling terasa pada alur transaksi dan aspek keamanan, disertai perubahan perilaku layanan seperti kebiasaan menawarkan opsi non-tunai dan verifikasi pembayaran. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan praktik dan pendampingan kolaboratif efektif mempercepat kesiapan adopsi pembayaran digital pada UMKM dan layak diperluas melalui pendampingan lanjutan agar penggunaan semakin konsisten dan berdampak berkelanjutan.
The Power of Body Language: Meningkatkan Percaya Diri dan Keterampilan Komunikasi Mahasiswa Quintania, Melani; Handayani, Ellena Nurfazria; Citarayani, Irma; Anggraeni, Devi; Christanti, Shenda Aprilia
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2061

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan berkomunikasi yang efektif sebagai bagian dari kompetansi dasar yang wajib dimiliki dalam berinteraksi baik di lingkungan kampus, kantor maupun masyarakat. Pelatihan ini dibagi menjadi tiga sesi yaitu (1) pemberian materi mengenai gambaran umum dan pentingnya komunikasi, (2) pemberian contoh-contoh teknik berkomunikasi melalui bahasa tubuh, dan (3) praktik dan simulasi secara langsung bentuk komunikasi nonverbal (bahasa tubuh)  yang baik dan benar oleh para mahasiswa. Hasil pelaksanaan kegiatan ini dapat dikatakan cukup baik. Para mahasiswa/i yang menjadi peserta dalam kegiatan pelatihan ini cukup antusias dan dapat memahami bagaimana cara berkomunikasi yang baik dan benar khususnya melalui bahasa tubuh. Keberlanjutan kegiatan ini pun sangat diharapkan untuk dapat memberikan pengetahuan dan wawasan lebih mendalam tentang cara berkomunikasi yang efektif, baik dalam situasi informal maupun khususnya formal.
Pelatihan Dan Pengembangan Minat Berwirausaha Bagi Kelompok Masyarakat Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Mada Adi Wibowo; Syahraz Risang Rzi Kusumo; Lisa Lailatul Qusna
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2196

Abstract

Desa Doplang merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis, Desa Doplang memiliki lokasi yang cukup strategis karena berada di wilayah yang dekat dengan jalur penghubung antarkota dan pusat kegiatan ekonomi di Kecamatan Bawen. Kondisi ini memberikan peluang yang cukup besar bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai usaha produktif, baik di bidang perdagangan, jasa, kuliner, maupun usaha mikro berbasis potensi lokal.Rendahnya minat berwirausaha tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor pertama adalah kurangnya pengetahuan dan wawasan mengenai kewirausahaan. Faktor kedua adalah adanya rasa takut gagal yang cukup tinggi.Metode pengabdian yang telah dilakukan Adalah : Tahap Persiapan yaitu observasi (bertemu dengan calon pelaku UMKM). Pada tahap ini dilakukan berbagai kegiatan antara lain : observasi lokasi, bertemu dengan calon pelaku UMKM dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang.Selanjutnya adalah pendampingan. Setelah selesai tahap persiapan maka diberikan pelatihan dengan memberikan beberapa materi yang meliputi :  evaluasi dan diskusi terhadap calon pelaku UMKM untuk berbagai usaha yang ada dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang.Hasil dari PPM (Pengabdian pada Masyarakat) ini Adalah membangun minat berwirausaha kepada calon pelaku UMKM dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Kegiatan PPM ini dilakukan karena banyak kelompok Masyarakat khususnya warga dilingkungan RT 4 RW 2 Dusun Pelemsari Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang belum berani mengambil resiko dan mencoba profesi wirausaha.
Edukasi Gaya Hidup Sehat Melalui Pemanfaatan Cyclea Barbata Miers” Dalam Menu Makanan Sehat Bagi Ibu PKK Kelurahan Joglo Rina Ani Sapariyah; Hariyanti Hariyanti; Yusuf Sutanto; Denny Mahendra; Agus Utomo
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2202

Abstract

Penerapan gaya hidup sehat perlu diperkuat melalui edukasi berbasis masyarakat yang mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai bagian dari pola konsumsi sehari-hari. Cincau hijau (Cyclea barbata Miers) merupakan salah satu pangan lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan pangan sehat dan bernilai tambah, tetapi pemanfaatannya di masyarakat masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu PKK dalam menerapkan gaya hidup sehat melalui pemanfaatan cincau hijau sebagai bahan pangan lokal serta mendorong pemanfaatannya dalam menu makanan sehat keluarga. Kegiatan dilaksanakan pada 31 Agustus 2025 di Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, dengan melibatkan 25 anggota PKK, 5 dosen, dan 2 mahasiswa Universitas Dharma AUB Surakarta. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) melalui edukasi, diskusi, demonstrasi, praktik langsung pengolahan cincau hijau, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan observasi dan respons peserta terhadap enam indikator ketercapaian. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat ketercapaian rata-rata sebesar 94%. Pemahaman konsep gaya hidup sehat dan tahapan pengolahan cincau hijau masing-masing mencapai 100%; pemahaman manfaat cincau hijau, kesadaran memanfaatkan pangan lokal, dan pemahaman peluang pengembangan produk olahan mencapai 92%, sedangkan kemampuan mengikuti tahapan pengolahan mencapai 87,3%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi dan praktik langsung efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta serta mendorong pemanfaatan cincau hijau sebagai bagian dari pilihan menu makanan sehat keluarga.
Penguatan Layanan Kesehatan Mental Berbasis Recovery-Oriented di RS Menur dan Suku Tengger Kamilah Sa'diah; Nor Balkish Zakaria; Asna Manullang; Yustiana Wardhani; Ridha Azahra
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2183

Abstract

Peningkatan kasus gangguan kesehatan mental dan penyalahgunaan zat, termasuk kecanduan judi daring, menjadi tantangan serius bagi sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. RS Menur Surabaya sebagai rumah sakit rujukan Provinsi Jawa Timur mencatat tingkat keterisian tempat tidur (BOR) yang tinggi. Di sisi lain, komunitas adat Suku Tengger di Desa Ngadiasari juga menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan mental dengan pendekatan budaya yang khas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis penguatan layanan kesehatan mental berbasis recovery-oriented melalui pendekatan psikososial pada dua konteks berbeda, yaitu rumah sakit dan komunitas adat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semi-empiris melalui observasi respons psikososial dan instrumen sederhana berupa indikator partisipasi, ekspresi emosional, dan keterbukaan komunikasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan respons sosial-emosional pasien serta penerimaan positif masyarakat adat terhadap pendekatan berbasis budaya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat dapat menjadi model intervensi sosial komplementer dalam sistem layanan kesehatan mental berbasis komunitas.
Literasi Kepatuhan 5.0 Mengoptimalkan Notifikasi Dan Edukasi Mandiri Pada Dashboard Coretax Bagi Pelaku Usaha UKM Tangan Terampil Kota Semarang Citra Andriani Kusumawati; Asih Niati; Tri Rinawati; Naini Rizka Amalia
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2197

Abstract

Transformasi digital administrasi perpajakan melalui implementasi Coretax oleh Direktorat Jenderal Pajak bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan kepatuhan wajib pajak. Namun, masih terdapat pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang belum memanfaatkan fitur-fitur Coretax secara optimal karena rendahnya literasi digital perpajakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh optimalisasi notifikasi dan edukasi mandiri pada dashboard Coretax terhadap peningkatan literasi kepatuhan pajak pelaku UKM Terampil di Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku UKM yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan menggunakan Coretax. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antara optimalisasi notifikasi, edukasi mandiri, literasi kepatuhan, dan kepatuhan formal wajib pajak. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa pemanfaatan notifikasi digital dan fitur edukasi mandiri pada dashboard Coretax berpengaruh positif terhadap peningkatan literasi perpajakan serta kepatuhan formal pelaku UKM. Temuan penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi Direktorat Jenderal Pajak dalam mengembangkan layanan edukasi digital yang lebih adaptif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan wajib pajak, sehingga mampu mendukung peningkatan kepatuhan pajak secara berkelanjutan.