cover
Contact Name
Irwan Effendi
Contact Email
jruce@ejournal.unri.ac.id
Phone
+6282268863033
Journal Mail Official
jruce@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Gedung Marine Center Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Rural and Urban Community Empowerment
Published by Universitas Riau
ISSN : 27159566     EISSN : 27751171     DOI : -
Journal of Rural and Urban Community Empowerment (J-RUCE) merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan sosialisasi dan mengelaborasi metode serta teknologi pemberdayaan masyarakat perkotaan dan perdesaan, khususnya dibidang perikanan, pertanian, peternakan, perkebunan dan kehutanan
Articles 279 Documents
Penerapan Diversifikasi Snack Makaroni Ikan Aneka Rasa sebagai Upaya Akselerasi Daya Saing Produk Lokal Kelompok Mastali Madu Sidauruk, Santhy Wisuda; Dewita, Dewita; Sari, N Ira; Desmelati, Desmelati; Yanti, Chicka Willy; Metalisa, Rindi; Sibagariang, Rina D; Huda, Nurul; Fatiranes, Erlando; Putri, Tiara Beneva; Sadewa, Bagaspati L; Fanzuri, M Reza
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.60-64

Abstract

Kelompok Mastali Madu memiliki permasalahan utama dalam melakukan pemasaran snack makaroni ikan yaitu belum tersedia aneka rasa dari snack makaroni ikan yang diproduksi dan belum tersedia izin edar sehingga pemasaran menjadi terbatas. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan diversifikasi snack makaroni ikan aneka rasa yang bertujuan untuk akselerasi daya saing produk lokal kelompok Mastali Madu. Metode pelaksanaan mencakup pendampingan diversifikasi snack makaroni ikan aneka rasa dan penyerahan izin edar produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan anggota kelompok dalam memproduksi snack makaroni ikan aneka rasa jagung bakar, BBQ, dan balado dengan kualitas rasa yang enak, tekstur renyah, dan tingkat kesukaan panelis 86,67% sangat suka. Dari sisi ekonomi, produk tersebut memiliki nilai tambah dibandingkan produk sebelumnya yaitu aneka rasa dan memiliki P-IRT sehingga pemasaran menjadi lebih luas. Simpulan dari kegiatan ini adalah penerapan diversifikasi snack makaroni ikan aneka rasa dapat menjadi salah satu strategi akselerasi daya saing produk lokal, sekaligus meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan peluang usaha kelompok Mastali Madu.
Inovasi Diversifikasi Produk Olahan Ikan Lomek (Harpodon nehereus) pada Mitra KPM Sekat Bakau di Desa Buruk Bakul Kabupaten Bengkalis Yoswaty, Dessy; Kornita, Sri Endang; Hendris, Sefni; Kurniawan, Ronal; Azuga, Nabila Afifah
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.77-82

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat telah dilaksanakan di Desa Buruk Bakul, Kabupaten Bengkalis, dengan tujuan meningkatkan nilai tambah ikan lomek (Harpodon nehereus) melalui diversifikasi produk olahan pangan. Selama ini, ikan lomek hanya dipasarkan dalam bentuk segar atau asin, sehingga harganya relatif rendah. Melalui pelatihan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM), masyarakat diperkenalkan dengan teknologi sederhana untuk mengolah ikan lomek menjadi produk stickie (stik ikan ekonomis) dan abonie (abon ikan enak). Proses produksi melibatkan tahapan persiapan bahan, pengolahan adonan, hingga pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa produk stik ikan lomek memiliki tekstur renyah dan rasa gurih, sedangkan abon ikan lomek memberikan aroma khas rempah dengan daya simpan lebih lama. Diversifikasi produk olahan pangan ini memberikan peluang ekonomi atau sumber pendapatan baru, memperkuat peran UMKM, dan mendorong pemberdayaan kelompok ibu rumah tangga. Selain itu, pengembangan produk unggulan berbasis potensi lokal mendukung ketahanan pangan, pengembangan desa wisata berbasis kuliner, dan berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan di Desa Buruk Bakul.
Inovasi Pengolahan Cendol Instan Berprotein Tinggi dengan Fortifikasi Tepung Ikan Gabus Dewita, Dewita; Desmelati, Desmelati; Diana, Ayu; Yunita, Imelda; Fikri, Muhammad Zakiyul; Sidauruk, Santhy Wisuda; Siregar, Rizky Febriansyah
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.83-88

Abstract

Inovasi Pengolahan Cendol Instan Berprotein Tinggi dengan Fortifikasi Tepung Ikan Gabus bertujuan untuk mengatasi masalah kekurangan gizi, khususnya asupan protein, di kalangan masyarakat. Tepung ikan gabus yang kaya akan protein dan asam amino esensial dipilih sebagai bahan fortifikasi untuk meningkatkan kualitas gizi produk cendol instan. Tujuan dari inovasi ini adalah untuk memberikan solusi praktis dan bergizi melalui pengolahan cendol instan yang mudah diakses oleh masyarakat. Hasil dari pengolahan ini menunjukkan peningkatan kandungan protein dalam cendol instan, menjadikannya alternatif pangan yang lebih bergizi dibandingkan produk sejenis yang ada di pasaran. Pembahasan dalam inovasi ini mencakup teknik fortifikasi yang tepat dan manfaat dari tepung ikan gabus dalam meningkatkan nilai gizi, serta penerapan teknologi yang sederhana namun efektif. Kesimpulan dari inovasi ini adalah bahwa pengolahan cendol instan dengan fortifikasi tepung ikan gabus dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan konsumsi protein masyarakat, sekaligus memanfaatkan bahan baku lokal yang terjangkau, sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi dengan cara yang lebih mudah dan praktis
Embala: Upaya Peningkatan Kapasitas Produk Olahan Ikan Berbasis Bahan Baku Lokal di Desa Empat Balai Yolandika , Clara; Iriani, Dian; Furwanti A, Alvi; Aint, Ihsan Fadilah
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.89-93

Abstract

Kegiatan pelayanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok Gerakan Keluarga Berdaya (PKK) Desa Empat Balai dalam mengembangkan produk olahan ikan berbasis bahan baku lokal melalui pendirian merek dagang “EMBALA”. Desa Empat Balai memiliki sumber daya ikan air tawar yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai produk olahan bernilai tambah. Melalui program ini, bimbingan diberikan dalam bentuk pelatihan pengolahan ikan, pengemasan produk, manajemen bisnis, dan strategi pemasaran yang berorientasi pada potensi lokal dan keberlanjutan lingkungan. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta, terutama anggota PKK, mengalami peningkatan keterampilan dalam mengolah ikan menjadi berbagai produk inovatif seperti serat ikan, keripik ikan, dan nugget ikan. Selain itu, pendirian merek dagang “EMBALA” memberikan identitas kolektif yang memperkuat daya tarik produk dan memudahkan promosi di tingkat lokal dan daring. Kegiatan ini juga mendorong pembentukan jaringan kolaboratif antara pelaku usaha kecil, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan tinggi untuk mendukung produksi berkelanjutan. Secara keseluruhan, program “EMBALA” berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi perempuan, peningkatan kapasitas kewirausahaan, dan penguatan citra desa berdasarkan potensi sumber daya lokal. Diharapkan keberlanjutan program ini akan mendorong Desa Empat Balai menjadi pusat produk ikan olahan yang kompetitif dan ramah lingkungan
Pemanfaatan Pucuk Nipah sebagai Produk Kerajinan Tangan dalam Peningkatan Perekonomian Istri- Istri Nelayan di Desa Jago-Jago Kabupaten Tapanuli Tengah Adiprayoga, Shofian Nanda; Anugerah, Tirta; Mahaji, Toga
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.94-100

Abstract

Desa Jago-Jago di Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah, merupakan desa pesisir dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai nelayan dan petani. Selain ikan, masyarakat juga memanfaatkan tanaman Nipah, terutama pucuk dan lidinya. Namun, rendahnya prospek penjualan membuat minat masyarakat menurun. Setidaknya saat ini hanya tersisa sekitar 10 pelaku usaha yang masih bertahan. Akibatnya, banyak istri nelayan beralih menjadi buruh pengasinan ikan, berdagang, atau mencari kerang. Target mitra pelaksanaan PKM adalah PKK Desa Jago-Jago. Melalui PKK, program pemberdayaan secara berkelanjutan dalam mengolah Pucuk Nipah menjadi produk bernilai tinggi, seperti kerajinan tangan dapat tercapai dan menyeluruh. Program ini berlangsung selama 6 bulan dengan tiga metode yakni, pendidikan, pelatihan dan pendampingan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian, membuka peluang wirausaha baru, serta menjadi wadah berkelanjutan bagi masyarakat untuk belajar, berkonsultasi, dan membentuk kelompok usaha
Pengembangan Mochi Bahari Berbasis Bubuk Kopi Buah Nipah sebagai Inovasi Pangan Pesisir di Kelurahan Lubuk Tukko Baru, Tapanuli Tengah Mutiara Alkayakni Harahap; Rizqon Hasibuan; Fiki Harjuni; Shofian Nanda Adiprayoga; Husnul Yaqin Harahap; Fitri Rahmayani Tambunan; Juliana Pebrina Siburian; Muhammad Latiful Khobir; Kurniawan Fazri; Riki Saputra; Richa Rizki Budiasti; Ilham Fajri Pohan
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce7.2.108-114

Abstract

Pemanfaatan buah nipah sebagai bahan pangan di Kelurahan Lubuk Tukko Baru masih rendah meskipun ketersediaannya sangat melimpah. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kepada masyarakat mengenai cara mengolah buah nipah menjadi produk bernilai guna. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat setempat tentang proses pengolahan buah nipah menjadi produk olahan bermanfaat berupa Mochi Bahari. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi mengenai potensi buah nipah, pelatihan pembuatan bubuk kopi buah nipah sebagai bahan utama, serta demonstrasi formulasi dan proses produksi Mochi Bahari. Hasil kegiatan diperoleh terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan buah nipah sebagai bahan pangan, serta dihasilkan produk Mochi Bahari yang diterima dengan baik berdasarkan umpan balik peserta. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan demonstrasi langsung dapat mendorong pemanfaatan potensi lokal dan meningkatkan kreativitas masyarakat pesisir dalam menghasilkan produk bernilai ekonomi
Inovasi Manisan Nipah sebagai Produk Unggulan Desa Kuala Trang dalam Mendukung Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pesisir M. Ali Darmawan; Sri Wahyuni; Asri Mursawal; Hayatun Nufus; Nafisah Eka Puteri; M. Riswan; Ronal Kurniawan; Nur Ikhlas Syuhada
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.2.115-122

Abstract

Buah nipah (Nypa fruticans) merupakan salah satu sumber daya pesisir yang memiliki potensi besar sebagai bahan pangan lokal bernilai tambah. Namun, pemanfaatan buah nipah oleh masyarakat pesisir masih terbatas dan umumnya hanya dikonsumsi dalam bentuk segar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Kuala Trang dalam mengolah buah nipah menjadi manisan sebagai produk pangan lokal bernilai tambah serta mendorong terbentuknya produk unggulan desa. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi dan masalah, sosialisasi program, pelatihan pengolahan manisan nipah, pendampingan produksi dan pengemasan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah buah nipah, serta kemampuan menghasilkan produk manisan nipah dengan tekstur, cita rasa, dan tampilan yang layak sebagai produk pangan olahan. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap peluang usaha berbasis nipah dan pentingnya pemanfaatan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini berkontribusi pada diversifikasi pangan lokal, penguatan ekonomi rumah tangga, serta pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis potensi lokal.
Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK RW 12 Kel. Tangkerang Labuai, Kec. Bukit Raya, Pekanbaru Melalui Inovasi Pengolahan Kerupuk Nasi dengan Penambahan Udang Rebon (Mysis rrelicta) sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Rumah Tangga Irvina Nurrachmi; Bintal Amin; Nursyirwani Nursyirwani; Ummi Mardhiah Batubara; Sefni Hendris; Ilham Ilahi; Nabila Afifah Azuga
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.2.101-107

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi ibu-ibu PKK RW 12 Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, melalui pelatihan pembuatan kerupuk nasi berbahan dasar nasi sisa yang diperkaya dengan udang rebon (Mysis relicta). Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah tingginya volume limbah organik rumah tangga, khususnya nasi sisa yang belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui pelatihan ini, limbah nasi diolah menjadi produk pangan bernilai jual tinggi dan bergizi, sejalan dengan prinsip blue economy dan ekonomi sirkular. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi hasil. Peserta diberikan materi tentang pengelolaan limbah pangan, teknik pengolahan adonan, pengeringan, pengemasan, serta strategi pemasaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pengolahan limbah rumah tangga menjadi produk olahan bernilai ekonomi. Produk kerupuk nasi udang rebon yang dihasilkan memiliki cita rasa gurih, tekstur renyah, serta kandungan gizi yang lebih tinggi karena penambahan protein hewani dari udang rebon. Program ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi berupa peluang usaha baru bagi ibu-ibu PKK, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan limbah organik dan peningkatan kesadaran lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain dengan dukungan lintas sektor antara masyarakat, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah
Pengenalan Budidaya Kelapa Genjah dengan Sistem Agroforestry di Kepenghuluan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir Zafitra, Zafitra; Khoiri, Muhammad Amrul; Effendi AR, Arman; Yoseva, Sri; Ariani, Erlida; Nurbaiti, Nurbaiti; Irawan, Joni; Ali, Muhammad; Nurhidayah, Tengku; Herawati, Ira
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.2.135-139

Abstract

Pengembangan budidaya kelapa genjah melalui sistem agroforestry merupakan salah satu pendekatan strategis dalam mendukung pertanian berkelanjutan, diversifikasi usaha tani, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai teknik budidaya kelapa genjah berbasis agroforestry di Kepenghuluan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi lapangan, diskusi partisipatif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas transfer pengetahuan. Peserta kegiatan berjumlah 20 orang petani. Hasil evaluasi menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 52,50 meningkat menjadi 93,13 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,86 yang termasuk kategori tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan efektif meningkatkan kapasitas pengetahuan peserta terkait budidaya kelapa genjah dan penerapan sistem agroforestry. Selain meningkatkan pemahaman teknis budidaya, kegiatan ini juga memperkenalkan manfaat agroforestry dalam optimalisasi lahan, diversifikasi pendapatan, konservasi lingkungan, dan penguatan ketahanan pertanian masyarakat. Introduksi budidaya kelapa genjah berbasis agroforestry berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat menuju sistem pertanian berkelanjutan di wilayah pedesaan.