cover
Contact Name
Irwan Effendi
Contact Email
jruce@ejournal.unri.ac.id
Phone
+6282268863033
Journal Mail Official
jruce@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Gedung Marine Center Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Rural and Urban Community Empowerment
Published by Universitas Riau
ISSN : 27159566     EISSN : 27751171     DOI : -
Journal of Rural and Urban Community Empowerment (J-RUCE) merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan sosialisasi dan mengelaborasi metode serta teknologi pemberdayaan masyarakat perkotaan dan perdesaan, khususnya dibidang perikanan, pertanian, peternakan, perkebunan dan kehutanan
Articles 275 Documents
Penanaman Mangrove sebagai Upaya Pemulihan Ekologi dan Pemberdayaan Ekowisata di Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi Ramadan, Fauzan; Lisna, Lisna; Arfiana, Monica; Rahayu, Dyah Muji; Roiska, Riris; Mandar, Agus; Lubis, Abdillah
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.1-6

Abstract

Kondisi penutupan lahan di Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur (CAHBPT) Jambi yang masih baik memiliki lahan 2268.39 ha dan sudah dialih fungsi lahan oleh masyarakat untuk perkebunan seluas 1.584,57 ha, akibatnya masyarakat pesisir di Perairan Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi mengalami kondisi yang rawan abrasi berdampak pada kemunduran garis pantainya sejauh 115 m.  Kegiatan penanaman mangrove ini dilakukan di 2 lokasi Pantai Perairan Kuala Tangkal yang terdampak Abrasi khususnya Desa Tungkal 1 Parit 9 pada tanggal 28 Juli dan 10 Oktober 2024. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mencegah abrasi yang berkelanjutan yang dialami Daratan Kuala Tungkal. Tim Pengabdian bekerjasama dengan HIMAPERI, MAPALA PAMSAKA, PMI, dan KSR Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk melakukan kegiatan penanaman mangrove, jenis mangrove yang di tanam adalah jenis Sonneratia caseolaris dan Avicennia marina sebanyak 200 batang. Metode yang digunakan dalam penanaman ini adalah metode koloni dan metode penanaman 1 lobang 1 pohon dengan asumsi penanaman koloni agar memberikan peluang tanaman mangrove yang di tanam dapat bertahan dalam keadaan gelombang yang kuat. Adapun persentase dengan teknik penanaman secara koloni 76% tanaman hidup namun pada penanaman 1 lobang 1 tanaman tingkat hidup dari tanaman hanya 52%. Kegiatan penanaman bagus di lakukan dengan system koloni agar tanaman mangrove yang di tanam banyak yang hidup
Perancangan Camping Ground Berbasis Edu-Ekowisata dengan Konsep “Alam Membentuk Budaya” di Dusun Kebuh Tengah, Desa Empat Balai Kuswoyo, Indra; Hidayati, Wahyu; Suryani, R Lisa; Dewi, Oriana Paramita; Siregar, Kharisma Moliona; Yati, Putri NUrlidya; Putri, Aarifah Nabila; Hadi, Ahsanul; Hartono, Hartono; Zulma, Najwa Amalia; Fahlevi, Reza; Amelya, Rizcy; Fatimah, Siti
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.7-17

Abstract

Sebagai salah satu komponen utama dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengabdian kepada masyarakat berfungsi untuk menghubungkan teori akademis dengan praktik di lapangan. Program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) merupakan implementasi konkret dari pengabdian ini, di mana mahasiswa menerapkan ilmu mereka untuk mengatasi masalah sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu inisiatif yang diusulkan dalam kerangka ini adalah pengembangan camping ground berbasis edu-ekowisata di Dusun Kebuh Tengah Desa Empat Balai, Provinsi Riau. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi alam dan budaya pada desa untuk menciptakan destinasi wisata yang berkelanjutan. Metode perancangan ini mencakup survei lapangan dan wawancara dengan masyarakat setempat untuk menghasilkan desain yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Hasil perancangan mencakup master plan, site plan, animasi 3D, dan DED yang memperhatikan aspek fungsional, estetika, serta keberlanjutan, berupa penataan dan desain kawasan zona camping, fasilitas pendukung, dan aktivitas edukatif yang mendukung pemahaman tentang ekosistem lokal. Area camping ground di Dusun Kebuh Tengah dirancang dengan menerapkan konsep "Revitalizing the Riverside" yang kemudian ditransformasikan menjadi "Alam Membentuk Budaya", yang diharapkan dapat memperkuat identitas lokal dan memastikan bahwa kegiatan wisata yang berkembang tidak mengganggu keseimbangan ekosistem alam sekitar.
Bersih Pantai Lhok Raja: Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat untuk Mewujudkan Ekowisata Pesisir Berkelanjutan Wahyuni, Sri; Mursawal, Asri; Nufus, Hayatun; Kusumawati, Ika; Suriani, Mai; Samudra, Arung; Saputra, Riki; Ramadhan, Azhari; Kurniawan, Hendri; Kurniawan, Ronal
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.71-76

Abstract

Permasalahan sampah, khususnya sampah plastik dari makanan dan minuman kemasan, menjadi ancaman serius bagi ekosistem laut sekaligus mengurangi daya tarik destinasi wisata. Pantai Lhok Raja, Nagan Raya, merupakan salah satu kawasan wisata yang berpotensi dikembangkan menjadi ekowisata, namun menghadapi persoalan kebersihan akibat rendahnya kesadaran pengunjung dan terbatasnya sarana pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendukung ekowisata berkelanjutan melalui Program Bersih Pantai. Kegiatan dilaksanakan pada September 2025 dengan melibatkan mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar dan masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi tentang bahaya sampah, aksi bersih pantai, pemasangan spanduk larangan membuang sampah, serta penyediaan tong sampah di lokasi strategis. Hasil kegiatan menunjukkan berkurangnya volume sampah di kawasan pantai, meningkatnya pemahaman masyarakat tentang dampak sampah plastik, tersedianya sarana pendukung kebersihan, serta tumbuhnya kolaborasi multipihak dalam menjaga lingkungan pesisir. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan sekaligus memperkuat potensi ekowisata berkelanjutan di Nagan Raya
Pemberdayaan UMKM Pesisir Melalui Model Intervensi Terpadu: Diversifikasi Produk Mangrove, Digitalisasi Pemasaran, dan Formalisasi Usaha di Kampung Kayu Ara Permai Siagian, Desi Rahmadani; Jhonnerie, Romie; Nisaa, Fadhiilatun; Sirait, Putriana Sari; Fatmawati, Riska
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.46-54

Abstract

Potensi ekonomi sumber daya mangrove di Kampung Kayu Ara Permai, sebuah desa dengan visi wisata edukasi, belum termanfaatkan secara optimal. Pemanfaatan ini terhambat oleh tiga kendala utama yang saling terkait: keterbatasan teknis dalam pengolahan buah mangrove akibat tingginya kandungan tanin, jangkauan pemasaran yang masih bersifat konvensional dan terbatas pada lingkup lokal, serta ketiadaan legalitas usaha formal yang menghalangi akses ke pasar yang lebih luas dan permodalan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi sebuah model pemberdayaan terpadu yang dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut secara holistik. Model ini mencakup intervensi di sektor hulu (produksi), hilir (pemasaran), dan penunjang (legalitas) guna meningkatkan kapasitas, daya saing, dan kemandirian ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Metode yang digunakan adalah participatory action yang melibatkan serangkaian kegiatan penyuluhan, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan intensif. Intervensi ini terbagi ke dalam lima bidang utama: (1) pelatihan teknik reduksi tanin dan diversifikasi produk olahan mangrove menjadi sirup dan dodol; (2) perancangan ulang label produk untuk meningkatkan identitas merek; (3) pelatihan pemasaran digital melalui pemanfaatan marketplace Shopee; (4) pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB); dan (5) fasilitasi pengurusan Sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT). Kegiatan ini menghasilkan peningkatan signifikan dalam keterampilan teknis peserta dalam mengolah buah mangrove, yang dibuktikan dengan kemampuan mitra memproduksi sirup dan dodol yang layak jual. Selain itu, terjadi adopsi awal platform pemasaran digital oleh UMKM mitra, dan yang paling fundamental, keberhasilan UMKM mitra dalam memperoleh legalitas usaha formal berupa NIB dan P-IRT. Hasil ini menunjukkan adanya transformasi kapasitas UMKM dari level informal dan lokal menjadi formal dan berpotensi menjangkau pasar nasional. Model intervensi terpadu hulu-hilir terbukti efektif dalam memberdayakan UMKM pesisir secara holistik. Dengan mengatasi hambatan produksi, pemasaran, dan legalitas secara simultan dan sinergis, program ini tidak hanya memberikan solusi praktis tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pendampingan Usaha Kue Bolu Cermai Mak Itam dalam Meningkatkan Pendapatan di Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar Khaswarina, Shorea; Pertiwi, Dina Anggun; Maharani, Evy; Edwina, Susy; Kusumawaty, Yeni; Eliza, Eliza
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.22-27

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada pelaku usaha kue bolu Mak Itam dalam penguatan pengetahuan pemasaran digital dengan memanfaatkan media sosial dan platform digital, serta mengembangkan kemasan produk. Pendampingan dimulai sejak bulan Mei sampai Juli 2024 di Desa Kuok Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini melalui wawancara, diskusi dan pendampingan langsung kepada pelaku usaha. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya digitalisasi di era digital dan memperkuat branding produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku usaha semakin memahami pentingnya digital marketing, terutama dalam memanfaatkan media sosial dan platform daring untuk memperluas jangkauan pasar. Selain itu, pengembangan desain kemasan yang lebih menarik mampu meningkatkan nilai jual dan mendukung branding produk.  Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha sekaligus menjadi model pemberdayaan bagi UMKM lokal lainnya di Kabupaten Kampar.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Wanita Tani Anggrek Melalui Pelatihan Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) untuk Mendukung Ketahanan Pangan Yunita, Lauura Hermala; Pangentasari, Dwinda; Hasanah, Hasanah; Magwa, Rizky Janatul; Roiska, Riris; Putinur, Putinur; Pramushinto, Bagus; Ramadhan, Gilang
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.55-59

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek di Desa Selat, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok dalam budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) menggunakan sistem kolam terpal sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan teori dan praktik, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 52,0 (pre-test) menjadi 85,0 (post-test), dengan kenaikan sebesar 33 poin. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan kapasitas anggota KWT Anggrek, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan teknis. Pemanfaatan teknologi sederhana berupa kolam terpal juga mendorong diversifikasi sumber protein hewani, memperkuat ketahanan pangan keluarga, dan membuka peluang usaha perikanan sederhana berbasis pekarangan rumah.
Refleksi atas Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan melalui Budidaya dan Pengolahan Ikan Lele Terintegrasi: Studi Kasus Intervensi Pascapandemi di Tanjung Rhu, Indonesia Lesmana, Indra; Iriani, Dian; Satriawati, Nofri; Damayanti, Rizka; Sufriyanti, Fitria; Fitra, Deni
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.33-45

Abstract

Masyarakat perkotaan berpenghasilan rendah kerap menghadapi keterbatasan akses terhadap peluang ekonomi produktif, terutama di masa pascapandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program pengabdian masyarakat berbasis integrasi budidaya dan pengolahan ikan lele dalam meningkatkan kapasitas ekonomi dan sosial masyarakat di Kelurahan Tanjung Rhu, Kota Pekanbaru. Metode pelaksanaan melibatkan pelatihan teknis budidaya sistem bioflok, pengolahan hasil menjadi produk olahan Snack Lehan, pelatihan manajemen usaha berbasis Business Model Canvas (BMC), dan pendampingan kelembagaan komunitas. Hasil program menunjukkan peningkatan pendapatan warga, terbentuknya kelompok usaha “Berkah Usaha”, serta terciptanya produk olahan lokal yang dipasarkan secara konvensional. Meski demikian, ditemukan keterbatasan dalam literasi digital dan sistem monitoring usaha. Implikasi program menunjukkan perlunya skema pendampingan jangka panjang, penguatan ekosistem digital, dan pengelolaan etis atas dokumentasi warga. Program ini berpotensi direplikasi di wilayah dengan karakteristik serupa guna mendukung ketahanan ekonomi lokal secara inklusif dan berkelanjutan
Upaya Penyuluhan dalam Peningkatan Pengetahuan Petani mengenai Gejala Defisiensi Unsur Hara Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Zafitra, Zafitra; Khoiri, Muhammad Amrul; Trizayuni, Riskia; Irawan, Joni; Yoseva, Sri; Nasrul, Besri; Effendi AR, Arman; Deviona, Deviona; Simatupang, Freddy Alexander; Habibah, Puan; Efrata, Enriski; Azhari, Ahmad Alwi; Fawrin, Heralda; Purwasandi, Purwasandi
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.65-70

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani di Desa Sungai Majo, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir dalam mengenali serta menangani gejala defisiensi unsur hara pada tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi lapangan, dan evaluasi berbasis pre-test serta post-test. Materi penyuluhan difokuskan pada identifikasi gejala kekurangan unsur hara esensial seperti N, P, K, Mg, dan B serta penerapan prinsip pemupukan berimbang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan petani sebesar 80% dalam mengenali gejala defisiensi antar unsur hara. Pendekatan partisipatif mendorong peningkatan literasi agronomi dan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan hara berkelanjutan serta pengendalian organisme pengganggu tanaman secara ramah lingkungan. Melalui kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, kegiatan ini berhasil memperkuat kapasitas petani menuju sistem pertanian yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan, sehingga petani mampu mengetahui gejala defisiensi unsur hara yang terdapat pada tanaman kelapa sawit di Desa Sungai Majo, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir.
Teknologi Perendaman Larva Ikan Baung Menggunakan Probiotik pada Kelompok Perikanan Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara Sukendi, Sukendi; Putra, Ridwan Manda; Eddiwan, Eddiwan; Nurhidayah, Tengku; Thamrin, Thamrin; Zulkarnain, Zulkarnain
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.28-32

Abstract

Ikan baung (Hemibagrus nemurus) merupakan salah satu ikan air tawar unggulan yang banyak digemari masyarakat karena rasanya yang gurih, kandungan protein tinggi, dan nilai ekonominya yang baik. Namun, dalam kegiatan pembenihan sering dijumpai kendala pada tahap larva, yaitu pertumbuhan yang lambat dan tingkat kelangsungan hidup yang rendah. Metode budidaya ikan baung untuk meningkatkan pertumbuhan dan survival larva dapat dilakukan melalui perendaman larva menggunakan probiotik. Probiotik dipilih karena mudah diaplikasikan, ramah lingkungan, dan mengandung mikroorganisme yang berfungsi memperbaiki sistem pencernaan serta meningkatkan daya tahan tubuh larva. Penerapan teknologi perendaman probiotik menghasilkan pertumbuhan larva yang lebih cepat, tingkat kelulushidupan lebih tinggi, serta benih yang lebih sehat dibandingkan dengan larva tanpa perlakuan.
Identifikasi Kebutuhan Masyarakat dalam Pengembangan Sektor Perikanan dan Pertanian Sebagai Dasar Penyusunan Renstra Pengabdian Universitas Riau Effendi, Irwan; Saryono, Saryono; Khaswarina, Shorea; Kurniawan, Ronal; Karsih, Okta Rizal; Rizvi, Fharisa Putri; Kurniati, Fitri
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.18-21

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memerlukan perencanaan strategis berbasis data empiris. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memetakan potensi dan permasalahan sektor perikanan dan pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai dasar penyusunan rencana strategis pengabdian universitas. Metode yang digunakan adalah survei dengan instrumen kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada responden, seperti pemangku kepentingan terkait. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi potensi unggulan, permasalahan prioritas, serta kebutuhan pendampingan masyarakat. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa potensi utama yang teridentifikasi meliputi potensi budidaya ikan kakap putih dan potensi tanaman sagu serta kopi liberika Meranti. Sedangkan permasalahan prioritas mencakup pakan ikan murah, pengolahan dan diversifikasi produk, serta promosi. Kegiatan ini menghasilkan database komprehensif yang dapat menjadi acuan bagi universitas dalam merancang program pengabdian yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.