cover
Contact Name
Akh. Sokhibi
Contact Email
akh.sokhibi@umk.ac.id
Phone
+6285747770111
Journal Mail Official
joint.tech@umk.ac.id
Editorial Address
Jl. Lkr. Utara, Kayuapu Kulon, Gondangmanis, Kec. Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59327
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Industial Engineering and Technology
ISSN : 27234711     EISSN : 27743462     DOI : https://doi.org/10.24176/jointtech.v1i1
Journal of Industrial Engineering and Technology adalah jurnal ilmiah peer-reviewed dan open access yang bertujuan untuk mendiseminasi/menyebarluaskan perkembangan technology penelitian di bidang keilmuan Teknik Industri. Ruang Lingkup Journal of Industrial Engineering and Technology adalah mencakup bidang ilmu yang terdapat di keteknik Industrial
Articles 101 Documents
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BERDASARKAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 50 TAHUN 2012 Shobiha, Nurfadila; Kusuma, Trio Yonathan Teja
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.11753

Abstract

Masalah mengenai K3 secara umum seringkali terabaikan di Indonesia pada tahun 2022, jumlah kecelakaan kerja mencapai angka 265.334 kasus di bulan November, dengan lokasi kecelakaan terbanyak terjadi di dalam perusahaan. Maka dari itu, PT. XYZ sebagai perusahaan yang berjalan dibidang industri manufaktur wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). Metode yang digunakan untuk menghitung pencapaian PT. XYZ dalam menerapkan SMK3 berdasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 menggunakan kriteria pada tabel dan perhitungan model matematika melalui hasil observasi dan wawancara. PT. XYZ mencapai hasil memuaskan,dengan persentase sebesar 98,43%, dari 64 kriteria pada penilaian tingkat awal PT. XYZ dapat memenuhi 63 kriteria. Selain itu, didapatkan satu temuan minor yang harus dilakukan upaya tindak lanjut agar kriteria tersebut dapat terpenuhi, yaitu dibutuhkannya PJK3, operator, teknisi, serta inspector yang sesuai dengan perundang-undangan dalam bidang keahliannya.
Decision Support System Pemilihan Supplier Pada Perusahaan Konveksi Menggunakan Metode Fuzzy Analitycal Hierarchy Process (FAHP) Khasanah, Naim Munah; Farahdiansari, Ardana Putri; Abryandoko, Eko Wahyu
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.11366

Abstract

Abstrak The success of an industry is influenced by the selection of suppliers and effective evaluation processes. Mistakes in choosing raw material suppliers will affect a company's productivity decline. This research is important to be conducted to identify alternative supplier selections. Convection Yani is an industry engaged in clothing production. The issue at hand is that the thread quality from suppliers tends to differ, thus affecting the quality of the clothing production. The importance of supplier selection can support the provision of quality materials. The purpose of this research is to determine quality thread suppliers by considering multiple criteria using the Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP). The criteria considerations involve four criteria: price, quality, delivery, and service. The FAHP method yields the highest values with Toko Rizqi having a weight of 1.00, UD. Sandra with a weight of 0.547, Toko Sumber Baru with a weight of 0.168, and Toko Gloria with a weight of 0.045.
OPTIMASI RUTE DISTRIBUSI GULA PASIR PERUM BULOG GBB PURWOMARTANI DENGAN METODE CLARKE AND WRIGHT SAVINGS DAN NEAREST NEIGHBOR Afriana, Imas Wuri; Pramudyo, Cahyono Sigit; Adhitama, Lukman; Ramadhani, Siti Dinar Rezki
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i1.10701

Abstract

Aktivitas pengiriman sangat penting bagi perusahaan untuk menyampaikan suatu produk kepada konsumennya yang tersebar di berbagai wilayah. Pemilihan metode penentuan rute secara tepat harus dilaksanakan oleh perusahaan agar produk cepat sampai serta biaya distribusinya minimal. Pada pengiriman produk gula pasir oleh Perum BULOG DIY GBB Purwomartani ke wilayah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta belum berdasarkan metode tertentu yang spesifik sehingga hasilnya dinilai belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan rute distribusi pada perusahaan tersebut dengan jarak tempuh minimum menggunakan metode Clarke and Wright Savings dan Nearest Neighbor. Kedua metode tersebut mampu mengurangi jarak tempuh yang semula 372,3 km menjadi 178,1 km dari hasil Clarke and Wright Savings dan 173,1 km dari hasil Nearest Neighbor. Biaya distribusi yang semula Rp1.528.038,88 juga dapat dihemat hingga mencapai lebih dari 50% yaitu sebesar Rp702.380,125 dari hasil Clarke and Wright Savings dan Rp697.598,880 dari hasil Nearest Neighbor.
ANALISIS FAKTOR KINERJA DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN PRODUKSI PT. SINAR MAS MEGAH STEEL SURABAYA Fitriya Gemala Dewi, Muharom, Krisnadhi Hariyanto, Subaderi,
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.12491

Abstract

The point investigate is to depict and examine these variables that impact the execution of PT. Sinar Mas Megah Steel Surabaya. These components are gathered into 2 (two) : person measurements (capacity, work involvement, inspiration) and organizational measurements (pioneers, interaction, work environment), whereas in light of worker execution is the variable, and the work comes about illustrated by workers depending on at a specific moment benchmarks. indicated execution. That investigate test comprised of 60 representatives partitioned into a few divisions. This overview was created by analysts employing a 5-point Likert scale. Information examination strategies utilize expressive measurements and different straight relapse. Different straight relapse models with six free factors can clarify 53.5% of the variety in representative execution factors. It observes in portion six free factors in investigate inquire about, the employee's capacity to have the most prominent impact on representative execution.
ANALISIS RISIKO BAHAYA PADA STASIUN LOADING RAMP DAN PEREBUSAN PADA INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT DENGAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) Sudarma, Ahmad; Suastiyanti, Dwita
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i1.11302

Abstract

The oil palm plantation industry in Southeast Asia, including PT. Kelapa Sawit plays an important economic role by creating jobs for thousands of people. This research employs the Job Safety Analysis (JSA) approach to recognize potential incidents and suggest the use of suitable personal protective gear (PPE/APD). Accidents on the production floor, such as falls, pinches, or contact with hazardous materials, pose a serious threat to employee safety. In order to achieve this goal, oil palm plantation companies need to continuously improve awareness of K3, identify existing risks, involve workers in safety improvements, and provide the necessary training and support
ANALISIS TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) MENGGUNAKAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA UNIT THRESING KOPERASI KAREB BOJONEGORO Ikhwan Sifa Bima, Rizky Stighfarrinata,
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.11744

Abstract

Dalam proses pengolahan tembakau menjadi rokok, tentunya ada beberapa masalah yang dialami oleh mesin. Rata-rata perusahaan mengeluarkan sekitar 15% sampai 25% dari total biaya perawatan untuk material termasuk jika ada kerusakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat standarisasi yang ada pada mesin thresher di Koperasi KAREB Bojonegoro dengan Overall Equipment Effectiveness (OEE) sesuai standar dunia yang sudah ditentukan oleh Japan Institute of Plant Maintenance dan untuk mengetahui tingkat standarisasi mesin thresher pada tiap faktor yang ada dalam Overall Equipment Effectiveness (OEE). Hasil penelitian ini adalah tingkat standarisasi yang ada pada mesin thresher di Koperasi Kareb Bojonegoro masih belum memenuhi standar Overal Equipment Effectiveness (OEE) yang didtetapkan oleh Japan Institute of Plant Maintenance yakni rata-rata sebesar 14,41 yang seharusnya sebesar 85 dan tingkat standarisasi mesin thresher jika sesuai factor yang dinilai untuk mendapatkan nilai Overal Equipment Effectiveness (OEE) yakni pada faktor availability rate sudah sesuai standar sebesar 99,89 dari 90. Pada faktor performance rate belum sesuai standar sebesar 1,45 dari 92. Pada faktor quality efficiency sudah sesuai standar sebesar 99,53 dari 99. Dari ketiga faktor yang menentukan hasil Overal Equipment Effectiveness (OEE), terdapat 2 faktor yang sudah memenuhi standar, dan satu faktor yang masih belum memenuhi standar.
Perencanaan Strategi Pemasaran Jasa Kalibrasi Dalam Menghadapi Persaingan Dengan Menggunakan Pendekatan Analisis SWOT dan AHP Andhika Mayasari, Adisti Permata Cahya, Minto, Nur Muflihah,
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i1.10781

Abstract

There are shipyard industry companies that provide measuring instrument calibration services. In 2022, the calibration service experienced a decline in marketing and a lack of external market segments compared to internal ones. This research aims to identify the factors that contributed to this decline, analyze marketing strategies using the SWOT analysis approach, and prioritize calibration service marketing strategies using the AHP method. The results of the SWOT analysis revealed four alternative strategies: SO (Strength-Weakness), WO (Weakness-Opportunity), ST (Strength-Threats), and WT (Weakness-Threats). In the IFAS and EFAS matrix, two influential factors were identified: licensing to enter the calibration laboratory location, which involves too much bureaucracy and makes customers hesitant to return (score of 0.45), and damaged calibrator standards that may lead to the suspension of calibration scope (score of 0.70). Based on the hierarchical structure, the AHP method prioritized the WT strategy with a weight of 5.11. This strategy includes conducting periodic checks, forecasting the calibrator to ensure good maintenance, and establishing cooperation with agencies that require calibration services. These prioritized strategies aim to increase sales and improve the marketing of calibration services for shipyard industry companies.
Green Campus: Analisis Konsumsi Energi Fosil Terhadap Indoor Environmental Quality Alfarisi, Salman; Tauhida, Dina
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 4, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v4i2.12536

Abstract

The graphical abstract is presented in the manuscript.
PERENCANAAN PRODUKSI SARUNG TENUN MENGGUNAKAN METODE GOAL PROGRAMMING PADA PT XYZ Kusumawardani, Indah; Luthfianto, Saufik; Sokhibi, Akh
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 5, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v5i1.13099

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena adanya permasalahan pada PT Hijaz Textile Industri yaitu terkait perencanaan produksi pada setiap jenis sarung. Dimana perusahaan tidak jarang mengalami kekurangan dalam memenuhi permintaan pelanggan. Maksud yang dilakukan penelitian ini adalah untuk memperbaiki produksi sehingga bisa memenuhi permintaan pelanggan. Tujuan yang dilakukan penelitian ini adalah untuk memaksimalkan produksi, meminimalkan biaya produksi, dan memaksimalkan pendapatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah goal programming, dimana ada beberapa tahapan yang harus dilakukan yaitu peramalan produksi untuk periode selanjutnya dengan menggunakan aplikasi QM For Windows pada metode exponential smoothing menggunakan alpha 0,7 Dihasilkan pada sarung salur kembang dan salur dobby kembang mengalami peningkatan produksi. Dengan menggunakan metode goal programming dihasilkan biaya produksi yang minimum dan pendapatan yang maksimal. Hasil peramalan produksi jenis sarung dengan corak polos kembang sebesar 27863 pcs, salur kembang 13714 pcs, dan salur dobby kembang 5397 pcs. Dan hasil dari metode goal programming untuk biaya produksi minimum didapat RP 115.362.000 dan pendapatan maksimal Rp 961.629.600, sehingga disimpulkan bahwa metode goal programming optimal digunakan pada permasalahan ini
PENENTUAN JUMLAH PEMESANAN KERTAS DUPLEX COATED 250 GSM MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) Christata, ST., MT., Bellachintya Reira; Juwita, Olga Virly; Prayogo, Adhie
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 5, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v5i1.13982

Abstract

produksi, apabila bahan baku tidak tersedia maka proses produksi akan terhambat, sebaliknya apabila terlalu banyak menyimpan bahan baku maka perusahaan akan mengeluarkan biaya simpan yang tinggi. Maka dari itu persediaan bahan baku perlu dikelola dengan optimal untuk meminimumkan biaya persediaan diantaranya adalah biaya pembelian, biaya pemesanan, biaya simpan dan biaya kekurangan. Suatu perusahaan percetakan dihadapkan permasalahan yaitu belum melakukan pengelolaan persediaan bahan baku, sehingga seringkali percetakan tersebut harus menunda produksi saat persediaan kertas kosong ataupun keterlambatan pengiriman dari distributor sehingga menimbulkan keterlambatan dalam pemenuhan permintaan konsumen. Pada dasarnya, perusahaan perlu menerapkan kebijakan persediaan bahan baku, yaitu menentukan jumlah pemesanan dan kapan perlu memesan bahan baku untuk mengoptimalkan biaya persediaan. Metode Economic Order Quantity (EOQ) merupakan salah satu metode sederhana dalam manajemen persediaan untuk mengatasi masalah pers

Page 7 of 11 | Total Record : 101