cover
Contact Name
Muhammad ikram
Contact Email
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Phone
+6282140018810
Journal Mail Official
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika
ISSN : 27769984     EISSN : 27769704     DOI : 10.51574/kognitif
Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempublikasikan penelitian berkualitas tinggi di bidang pendidikan matematika yang berkaitan dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) termasuk berpikir kritis, berpikir kreatif, penalaran matematis, pemahaman matematis, dll. Kami juga meneima riset tentang pembelajaran dan pengajaran matematika di semua level, baik dalam pembelajaran formal maupun informal.
Articles 561 Documents
Upaya Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Hasibuan, Khoirunnisa; Dachi, Surya Wisada; Lubis, Mindo Juliani Kelly
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2005

Abstract

Rendahnya kemampuan Koneksi matematis siswa perlu diatasi dengan menerapkan pembelajaran yang tepat karena berkaitan dengan kemampuan siswa mengaitkan konsep matematika dengan konsep lain atau dengan kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Dalam setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu penyusunan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian dilakukan di SMK N 6 Medan dengan subjek penelitian siswa kelas XI OTKP 2 dengan jumlah siswa sebanyak 35 siswa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa dengan model PBL dapat meningkat. Dimana pada tes kemampuan awal siswa kemampuan koneksi matematis yang dimiliki siswa masih tergolong rendah yaitu 42,28%. Dan pada siklus I setelah dilakukan penerapan model PBL kemampuan siswa jadi meningkat ke dalam kategori sedang yaitu 72,26%, karna siklus I belum mencapai target keberhasilan dengan demikian dilanjutkan pada siklus II. Hasil tes pada siklus II didapatkan 88,25% yang masuk dalam kategori tinggi, dengan demikian pada siklus II sudah mencapai target keberhasilan maka penelitian dilakukan sampai siklus II saja. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa pada materi fungsi komposisi dan invers di SMK N 6 Medan.
Pengaruh Kurikulum Merdeka terhadap Minat Belajar Siswa pada Pelajaran Matematika Ndraha, Mei Tri Murni; Zega, Yulisman; Mendrofa, Ratna Natalia; Telaumbanua, Yakin Niat
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2015

Abstract

Kurikulum merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intelektual yang bermacam dimana tujuannya lebih optimal agar siswa memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Pembelajaran kurikulum merdeka sangat berkontribusi dalam pengembangan minat dan kreativitas siswa melalui berbagai metode, pola interaksi, dan pengalaman selama belajar mengajar. Minat merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan suatu proses pendidikan. Berdasarkan masalah tersebut, peneliti bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Pengaruh Kurikulum Merdeka Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika di SMA Negeri 1 Gido. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Dalam penelitian ini mengunakan angket untuk menggumpulkan data, dengan terknis analisis data: Karegorisasi, uji normalitas, uji linearitas dn uji hipotesis dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Pada kategori kurikulum merdeka pada kategori rendah dengan kurikulum merdeka berpengaruh terhadap minat belajar siswa pada pelajaran matematika di SMA Negeri 1 Gido. Hal ini dapat diartikan bahwa rendah tingginya minat belajar siswa dipengaruhi oleh kurikulum yang diterapkan. Kurikulum merdeka memberikan kontribusi sebesar 61,5% pada minat belajar siswa dan 38,5% dipengaruhi oleh faktor lain.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis CORE untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Zega, Desman Anugrah; Mendrofa, Netti Kariani; Mendrofa, Ratna Natalia; Harefa, Amin Otoni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2016

Abstract

Buku paket Kurikulum Merdeka memuat kajian masalah yang membutuhkan penalaran dan interpretasi yang tinggi, namun siswa kurang mampu memecahkan permasalahannya, sehingga upaya yang dilakukan untuk meminimalisir permasalahan tersebut adalah dengan mengembangkan sebuah modul pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis model pembelajaran connecting, organizing, reflecting, dan extending (CORE) pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel yang valid, praktis, dan efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi dan angket respon. Data kualitatif berupa komentar dan saran yang diberikan validator terhadap modul pembelajaran yang dikembangkan. Sedangkan data kuantitatif berupa hasil angket dari validator, angket respon siswa dan guru serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran matematika berbasis CORE memenuhi kriteria sangat valid, sangat praktis, dan sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah dapat menambah pemahaman mengenai pembelajaran matematika yang sederhana menggunakan model pembelajaran CORE. Temuan ini akan menambah referensi bahan ajar Kurikulum Merdeka yang sederhana dan mudah digunakan. Hasil penelitian ini terbatas pada satu materi yaitu persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, sehingga perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut dengan materi yang berbeda.
Analisis Kesalahan Siswa Berdasarkan Teori Newman dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Lingkaran: Agis Mustaghisa, Tjang Daniel Chandra Mustaghisa, Agis; Chandra, Tjang Daniel
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2025

Abstract

Kesulitan yang dialami oleh siswa dalam menyelesaikan soal materi lingkarang, menyebabkan banyaknya siswa yang yang melakukan kesalahan pada saat mengerjakan soal. Tujuan dari penelitian ini berguna untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi lingkaran berdasarkan pada teori Newman serta faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita materi lingkaran berdasarkan pada teori Newman. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Shalahuddin Malang dengan subjek pada penelitian ini adalah tiga orang siswa kelas VII A SMP Shalahuddin Malang tahun ajaran 2023/2024 yang diambil berdasarkan pada tingkat siswa dengan kemampuan atas, sedang, dan rendah. Maka, penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan salah satu pendekatan penelitian kualitatif. Data pada penelitian ini diperoleh dari hasil pengerjaan soal tes tulis hasil pengerjaan siswa yang dilanjutkan dengan proses wawancara berdasarkan hasil jawaban tersebut. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model analisis Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi lingkaran ini berdasarkan pada teori Newman, diantaranya yakni kesalahan siswa pada tahap memahami masalah, yakni siswa kurang memahami masalah yang harus diselesaiakan sesuai dengan apa yang diminta pada soal. Kesalahan pada tahap transformasi, yakni siswa salah dalam menggunakan pendekatan atau rumus yang akan digunakan. Kesalahan pada tahap keterampilan proses, siswa belum mampu melakukan operasi hitung dengan prosedur atau langkah-langkah yang benar pada saat pengerjaan soal. Kesalahan pada tahap penulisan jawaban akhir, yakni siswa tidak membuat kesimpulan, tidak menemukan jawaban akhir, tidak menuliskan satuan pada akhir jawaban
Pengaruh Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Prang, Meikel Y.; Salajang, Santje M.; Mairing, Jackson P.
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2033

Abstract

Minimnya kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan matematika menjadi salah satu permasalahan yang dialami siswa pada tingkat SMP. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pendidikan matematika realistik Indonesia terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Kami menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan penelitian Quasi Eksperimen dan desain penelitian pretest-posttest control group design. Penelitian melibatkan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tareran dengan populasi seluruh peserta didik kelas VIII, pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan sampel yang terpilih yaitu kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan kelas VIII B sebagai kelas eksperimen. Data dikumpulkan dengan menggunakan pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan pendidikan matematika realistik Indonesia terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Meta Analisis: Perbandingan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dan Jigsaw terhadap Hasil Belajar Matematika Ardi, Ardi; Nurdin, Nurdin; S, Putriyani; S, Rustiani; Djafar, Suarti
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2046

Abstract

Kurangnya pemahaman tentang metode mana yang lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Siswa seringkali menghadapi kesulitan dalam belajar matematika karena sifat materi yang abstrak dan konsep yang logis. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dan Jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Metodologi yang digunakan adalah meta-analisis terhadap beberapa studi yang meneliti pengaruh kedua model tersebut. Data dianalisis menggunakan effect size untuk mengukur besarnya pengaruh setiap model. Analisis statistik menunjukkan bahwa model STAD lebih efektif dibandingkan model Jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam efektivitas kedua model pembelajaran kooperatif tersebut. Meskipun kedua model bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar melalui interaksi dan kolaborasi siswa, model STAD terbukti memberikan dampak yang lebih positif. Kesimpulannya, penggunaan model STAD disarankan dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi efektivitas kedua model tersebut
Pengaruh Model Pembelajaran Problem-Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Berbantuan Aplikasi Bangstar Saadah, Mayada Hilyatus; Purwaningrum, Jayanti Putri; Sumaji, Sumaji
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2061

Abstract

Upaya untuk menciptakan pembelajaran salah satunya dengan penggunaan model pembelajaran dan media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejauhmana pengaruh media pembelajaran problem-based learning berbantuan aplikasi Bangstar terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis quasi-eksperimen, yang dilaksanakan di SMP N 3 Bae Kudus. Hasil penelitian dengan menerapkan model pembelajaran problem-based learning berbantuan aplikasi Bangstar menunjukkan bahwa perolehan hasil posttest kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol sehingga terdapat perbedaan pencapaian kemampuan berpikir kreatif matematis pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis kelas eksperimen dan kelas kontrol yakni pada kelas eksperimen terjadi peningkatan sebesar 0,71 dengan kategori tinggi dan kelas kontrol sebesar 0,6 dengan kategori sedang. Peningkatan juga terjadi pada kelas eksperimen yakni dengan peningkatan sebesar 0,71 dengan kategori tinggi ini menunjukkan bahwa model pembelajaran problem-based learning berbantuan aplikasi Bangstar memiliki pengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
Riset Keterhubungan: Bagaimana Self confidence dan Resiliensi Matematis Mempengaruhi Penalaran dan Kecerdasan Numerik Siswa Puspita, Defiana Ayu; Anggoro, Bambang Sri; Pratiwi, Dona Dinda
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2066

Abstract

Kesulitan siswa dalam memahami materi matematika, tekanan guna menyelesaikan permasalahan pada pembelajaran matematika dan menarik kesimpulan siswa lebih condong menggunakan rumus-rumus praktis. Hal ini membuat kemampuan yang sudah dimiliki siswa menjadi terabaikan. Maka, seorang siswa harus mempunyai kemampuan bernalar dan sikap yang bertanggung jawab dalam memecahkan masalah dalam matematika. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui adanya hubungan langsung antara self confidence dan resiliensi matematis terhadap kemampuan penalaran matematis serta dampak dalam kecerdasan numerik siswa. Metode penelitian yang dipergunakan ialah ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan sampel besar, yakni keseluruhan siswa kelas VII SMPN 3 Banjar Margo dengan menerapkan teknik pengambilan sampel, yakni stratified random sampling. Angket dan tes dipergunakan dalam pengumpulan data yaitu angket self confidence, resiliensi matematis, tes kemampuan penalaran matematis dan kecerdasan numerik. Uji hipotesis yang dipergunakan ialah analisis jalur (path analisys). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan langsung antara kepercayaan diri (self confidence) dan kemampuan penalaran matematis, terdapat hubungan langsung diantara resiliensi matematis dan kemampuan penalaran matematis, terdapat hubungan langsung antara kepercayaan diri dan kecerdasan numerik, terdapat hubungan langsung diantara resiliensi matematis dan kecerdasan numerik, serta antara kemampuan penalaran matematis dan kecerdasan numerik. Selain itu, terdapat hubungan tidak langsung antara kepercayaan diri dan kecerdasan numerik melalui kemampuan penalaran matematis dan hubungan tidak langsung diantara resiliensi dan kecerdasan numerik melalui kemampuan penalaran matematik
Analisis Kemampuan Metakognitif Siswa yang Menggunakan Pendekatan Pembelajaran Metakognitif-Diskursif pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel Ratu, Meriana; Moza, Florida; Napu, Timotius W.; Making, Samuel Rex Mulyadi
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan metakognitif siswa yang menggunakan pendekatan pembelajaran Metakognitif-Diskursif pada materi PLSV. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti memilih siswa kelas VIII A SMPK St. Paulus Karuni sebanyak 23 siswa sebagai subjek yang akan diteliti kemampuan metakognitifnya dalam mengerjakan soal PLSV. Instrumen yang digunakan terdiri dari catatan harian, dan soal tes. Analisis hasil tes menggunakan pedoman penilaian dan penskoran. Analisis kemampuan metakognitif menggunakan indikator yang dikemukakan oleh Cohors-Fresenborg & C. Kaune yang terdiri dari perencanaan, pemantauan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis kemampuan metakognitif siswa dengan menggunakan indikator yang dikemukakan oleh E. Cohors-Fresenborg & C. Kaune diperoleh siswa kategori tinggi sebanyak mampu menggunakan metakognitifnya dengan baik dalam menyelesaikan soal PLSV. Siswa kategori sedang sebanyak dapat menggunakan metakognitifnya dalam menyelesaikan soal PLSV, namun masih kurang maksimal. Sedangkan siswa kategori rendah sebanyak tidak dapat menggunakan metakognitifnya dalam menyelesaikan soal PLSV.
Application of Interactive Learning Multimedia Based on Microsoft Powerpoint in Improving Mathematics Learning Outcomes Baharuddin, Baharuddin; Asmaun, Asmaun
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2078

Abstract

Microsoft interactive learning media Powerpoint In elementary schools, mathematics subjects still need to be the focus of teachers' attention as an effort to improve low learning outcomes, so this research aims to improve learning outcomes. fifth grade students through the application of interactive learning multimedia . The approach used is a qualitative approach using the type of classroom action research (CAR). The focus of this study is two, namely the focus of the process and the focus of the results. The subjects of this study were researchers and 13 fifth grade students consisting of 6 males and 7 females. Data collection techniques used in this study were tests, observations, video recordings and documentation . The data analysis used is descriptive data analysis by grouping data on Teacher Aspects and Student Aspects. This study consists of 2 cycles and each cycle consists of 2 meetings . The results of the study indicate that the qualification of the interactive learning process based on Microsoft Powerpoint in cycles I and II are getting better . Along with that, students' understanding ability also increases in cycles I and II. The conclusion of this study is that the process of implementing interactive multimedia makes the learning atmosphere active and enjoyable. The changes in the learning process that have been described are able to encourage increased student learning outcomes