cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 482 Documents
Studi Kasus Implementasi Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran IPAS di Kecamatan Ponggok Ernawati Ernawati; Ida Putriani; Eva Nurul Malahayati
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.841

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar Kecamatan Ponggok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 3 kepala sekolah, 3 guru kelas IV, dan 15 siswa kelas IV dari SDN Ponggok 2, SDN Pojok 2, dan SDN Gembongan 2 yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik, member check, serta audit trail. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan pada aspek konten, proses, produk, dan lingkungan belajar. Guru melakukan asesmen diagnostik untuk memetakan kesiapan, minat, dan gaya belajar siswa, kemudian menyesuaikan strategi, media, serta bentuk evaluasi secara fleksibel. Produk belajar siswa bervariasi, seperti proyek, video, tulisan, dan praktik, dengan penilaian autentik yang mempertimbangkan proses dan hasil. Dukungan kepala sekolah, komite, serta fasilitas sekolah menjadi faktor pendukung utama. Namun, penerapan masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan waktu, sarana prasarana, variasi sumber belajar, dan partisipasi orang tua. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berperan dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kepercayaan diri siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Penerapan Four Square Writing Method (FSWM) Berbasis QR Code Terhadap Minat Belajar Siswa dalam Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi Kelas VII SMP Negeri 3 Blora Rosadina Nur Fadhilah; Aida Azizah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran menulis teks deskripsi melalui penerapan Four Square Writing Method (FSWM) berbasis QR Code. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus berdasarkan model Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas VII-I SMP Negeri 3 Blora. Data utama dikumpulkan melalui angket minat belajar, sedangkan data pendukung diperoleh melalui observasi, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menghitung frekuensi, skor perolehan, dan persentase minat belajar siswa, sedangkan analisis kualitatif dilakukan secara deskriptif untuk memperkuat hasil angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa mengalami peningkatan dari 62,15% pada tahap prasiklus dengan kategori rendah, menjadi 79,90% pada siklus I dengan kategori sedang, dan mencapai 82,03% pada siklus II dengan kategori tinggi. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan Four Square Writing Method (FSWM) berbasis QR Code dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran menulis teks deskripsi pada kelas VII-I SMP Negeri 3 Blora.
Proses Belajar dan Prestasi Akademik: Tinjauan atas Keyakinan Diri, Minat Baca, Model Pembelajaran, Penggunaan Media, dan Dukungan Sosial Didit Darmawan; Muhammad Alifkhan
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.852

Abstract

This literature study aims to analyze the interaction between self-efficacy, reading interest, learning models, media utilization, and social support in shaping the learning process and academic achievement of students. The method used is qualitative library research with a thematic synthesis approach following systematic literature review procedures. The results indicate that self-efficacy provides motivational drive and psychological resilience enabling students to face academic challenges with optimism and persistence. Reading interest provides access to various knowledge sources and trains cognitive abilities necessary for deep understanding. Appropriate learning models create structures and experiences that facilitate active knowledge construction. Effective media utilization enriches learning experiences and makes abstract concepts more concrete and comprehensible. Social support from parents, teachers, and peers provides emotional and instrumental foundations enabling students to persist and thrive in the learning process. These five factors mutually reinforce each other and collectively form an educational ecosystem that determines the quality of the learning process and the level of academic achievement. This study contributes theoretically to enriching the ecological perspective on educational psychology and practically provides reflective foundations for teachers, parents, and schools in optimizing the interplay of affective, cognitive, and social factors that shape student success.
Pengaruh Efektivitas Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Terhadap Komitmen Nilai-Nilai Nasionalisme Siswa SMP Putu Novi Purwaningsih; Sukadi Sukadi; I Wayan Budiarta
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i3.857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terhadap komitmen nilai-nilai nasionalisme siswa di SMP Negeri 11 Denpasar. Latar belakang penelitian berangkat dari memudarnya sikap nasionalisme generasi muda di era globalisasi, sekaligus menjawab urgensi penguatan karakter kebangsaan melalui kurikulum merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa peserta program P5, dengan jumlah sampel 73 responden yang ditetapkan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, uji koefisien determinasi, serta uji regresi linear sederhana melalui bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas P5 berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,0128, sedangkan komitmen nilai-nilai nasionalisme siswa berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata 4,4068. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (Asymp. Sig. 0,05) dan hubungan antarvariabel bersifat linear. Nilai R Square sebesar 0,266 menunjukkan P5 berkontribusi 26,6% terhadap komitmen nasionalisme. Uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 0,05 dengan nilai t hitung 5,076, yang berarti efektivitas P5 berpengaruh signifikan terhadap komitmen nilai-nilai nasionalisme siswa. Semakin efektif pelaksanaan P5, semakin tinggi komitmen nasionalisme siswa. Dengan demikian, P5 merupakan strategi pembelajaran berbasis proyek yang efektif dalam memperkuat karakter kebangsaan peserta didik di sekolah menengah pertama.
Profesionalisme Guru dalam Menghadapi Tantangan Pembelajaran pada Abad 21 di MI/SD Nur Alfiyatuz Zahroh; Nur Rizky Maulidya; Munawwir Munawwir
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.850

Abstract

Penelitian ini ditujukan agar strategi penguatan profesionalisme guru dalam menghadapi dinamika serta tantangan pembelajaran di abad 21, khususnya pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) dapat dianalisis. Penelitian literatur ( library study ) merupakan metode yang diimplementasikan oleh penelitian ini, dimana terdapat sebanyak 13 artikel ilmiah yang dijadikan sebagai data yang dikumpulkan melalui basis data Google Scholar dan Garuda dalam rentang waktu enam tahun terakhir. Teknik analisis data mengandalkan analisis konten untuk menyusun ulang literatur terpilih secara naratif berdasarkan kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru abad 21 di MI/SD sangat bergantung pada sinergi antara kualifikasi akademik formal, penguasaan literasi digital, serta pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). Temuan utama mengungkapkan bahwa kinerja guru dalam mengintegrasikan keterampilan 4C (Berpikir Kritis, Kreativitas, Komunikasi, Kolaborasi) ke dalam kurikulum dapat ditingkatkan secara nyata melalui keterlibatan guru dalam komunitas belajar seperti Kelompok Kerja Guru (KKG). Di sisi lain, transformasi peran guru dari instruktur menjadi fasilitator berbasis teknologi merupakan langkah wajib untuk mencapai standar pendidikan berkualitas. Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa dukungan manajemen sekolah dan kesejahteraan guru menjadi pendorong motivasi utama bagi guru untuk terus berinovasi di tengah tantangan administratif dan struktural yang ada
Transformasi Profesionalisme Guru PAI pada Era Digital melalui Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Jihan Arini Salsabila; Luthfia Adinda Hudaya As Shohab; Muhammad Jamaluddin Asyrofi; Munawir Munawir
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i3.869

Abstract

Transformasi digital telah mengubah lanskap pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, implementasi teknologi dalam PAI masih menghadapi tantangan struktural dan kultural, serta kesenjangan penelitian terkait integrasi teknologi dan nilai-nilai Islam dalam profesionalisme guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI di era digital, menganalisis transformasi profesionalisme guru PAI, serta mengeksplorasi hubungan antara integrasi teknologi dan transformasi profesionalisme tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka yang bersifat deskriptif-analitis. Sumber data berupa artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi, buku akademik, serta dokumen kebijakan pendidikan terbitan 2020–2026. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI mencakup e-learning, learning management system, media interaktif berbasis Android, kelas virtual, pembelajaran hibrida, hingga kecerdasan buatan. Profesionalisme guru PAI di era digital tidak hanya diukur dari penguasaan materi keislaman, tetapi juga literasi digital, kemampuan pedagogik berbasis teknologi, serta peran sebagai fasilitator dan filter moral. Hubungan antara integrasi teknologi dan transformasi profesionalisme bersifat konseptual dan komplementer, di mana teknologi berperan sebagai katalis perubahan paradigma, peningkatan efektivitas kinerja, serta pembentukan peran baru guru PAI sebagai agen inovasi dan penyaring nilai-nilai Islam di ruang digital.
Validitas dan Praktikalitas Buku Ajar Statistika dengan Konteks Islam Wasathiyah Enika Wulandari; Muhammad Istiqlal; Ita Dwijayanti; Yusrina Nur Dianati; Farah Bidara; Friezcha Salsabila Putri Bachtiar; Oktaviana Eka Siwi Ramadhani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas buku ajar statistika yang menggunakan konteks Islam Wasathiyah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar penilaian kevalidan oleh ahli materi, lembar penilaian kevalidan oleh ahli media, dan lembar penilaian kepraktisan. Data dianalisis menggunakan statistika deskriptif berupa perhitungan persentase kevalidan dan kepraktisan yang selanjutnya dikategorikan berdasarkan pedoman kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar memenuhi kriteria valid oleh ahli materi dengan persentase skor 80,0%, memenuhi kriteria sangat valid oleh ahli media dengan persentase skor 82,9%, memenuhi kriteria sangat praktis oleh pengguna dengan persentase skor 93,0%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Buku Ajar Statistika dengan Konteks Islam Wasathiyah tersebut ditinjau dari validitas dan praktikalitasnya layak digunakan sebagai bahan ajar dalam perkuliahan statistika.
Efektivitas Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Putri, Agnes Sonia; Khermarinah, Khermarinah; Sari, Wenny Aulia
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i1.892

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital telah membuka peluang sekaligus tantangan baru dalam dunia pendidikan, tak terkecuali dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kajian literatur sistematis ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis secara kritis efektivitas pemanfaatan media digital sebagai sarana pembelajaran Bahasa Indonesia di berbagai jenjang pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada protokol PRISMA, menganalisis 35 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 dari berbagai basis data bereputasi, antara lain DOAJ, SINTA, Google Scholar, dan Scopus. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media digital yang mencakup platform e-learning, aplikasi berbasis gamifikasi, video pembelajaran, podcast, hingga media sosial edukatif secara konsisten berkorelasi positif terhadap peningkatan motivasi belajar, penguasaan keterampilan berbahasa, dan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Secara khusus, keterampilan menulis dan membaca menunjukkan peningkatan yang paling signifikan, sementara keterampilan berbicara masih menghadapi tantangan implementasi yang lebih kompleks. Di sisi lain, kajian ini juga mengidentifikasi sejumlah hambatan nyata, di antaranya ketimpangan infrastruktur teknologi antardaerah, minimnya kompetensi digital sebagian pendidik, serta persoalan literasi digital peserta didik. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas media digital bukan sekadar fungsi ketersediaan teknologi, melainkan sangat bergantung pada kualitas desain pembelajaran, pendampingan pedagogis yang terencana, dan ekosistem pendukung yang memadai. Artikel ini menutup dengan sejumlah rekomendasi konkret bagi para pemangku kepentingan pendidikan.
Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Minat Membaca pada Siswa Kelas Rendah SD Negeri 98 Bengkulu Selatan Anggraini, Imelza; Pratiwi, Laras; Sari, Resti Komala; Hidayani, Masrifa
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i1.867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya minat membaca pada siswa kelas rendah di SD Negeri 98 Bengkulu Selatan serta memberikan rekomendasi solusi yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian meliputi siswa, guru, dan orang tua yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya minat membaca siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya kemampuan membaca, kurangnya pemahaman isi bacaan, serta rendahnya motivasi intrinsik siswa. Faktor eksternal meliputi kurang optimalnya peran guru, rendahnya keterlibatan orang tua, terbatasnya fasilitas dan program literasi di sekolah, serta pengaruh penggunaan teknologi yang tidak terkontrol. Adapun solusi yang dapat dilakukan antara lain meningkatkan kreativitas guru dalam pembelajaran, mengoptimalkan program literasi sekolah, meningkatkan peran orang tua dalam mendampingi anak membaca, memanfaatkan teknologi secara positif, serta menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya membaca. Dengan demikian, peningkatan minat membaca perlu dilakukan secara komprehensif dan kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan siswa.
Merdeka Belajar Menurut Ki Hadjar Dewantara dan Relevansinya terhadap Pengembangan Kompetensi Kepribadian Guru Yakob Luturmas
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.849

Abstract

Kompetensi kepribadian merupakan aspek fundamental yang harus dimiliki guru dalam menunjang keberhasilan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep merdeka belajar menurut Ki Hadjar Dewantara serta relevansinya terhadap pengembangan kompetensi kepribadian guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh melalui dokumentasi dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi dengan pendekatan deduktif dan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep merdeka belajar memiliki relevansi kuat dalam pengembangan kepribadian guru, terutama pada aspek kemandirian, keteladanan, dan kebijaksanaan. Guru sebagai pamong tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dengan menempatkan kompetensi kepribadian guru sebagai prasyarat filosofis dalam implementasi merdeka belajar.