cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 482 Documents
Kontribusi Jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis dalam Membentuk Kesiapan Kerja dan Kuliah Siswa SMK Eva Depriyani; Oktomalik Shine Fitri; Silva Atika Zahra; Tria Annisa Nurfhadilah; Rama Wijaya Abdul Rozak
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i3.885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesiapan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) kelas 12 di pulau jawa dalam memilih keputusan antara melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau berencana memasuki dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berbasis skala likert 4 Pilihan yang disebarkan secara daring kepada 104 siswa dari berbagai provinsi di pulai jawa pada tahun ajaran 2025/2026. Instrumen terdiri dari 20 butir pertanyaan yang mengukur aspek Hard skills dan Soft skills, dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 55,8% siswa berencana bekerja dan 44,2% berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Rata-rata skor seluruh indikator berada pada rentang 2,59-3,41 dari skala 1-4. Ditemukan 3 temuan tidak terduga, pertama ada 75% siswa SMK di DKI Jakarta memilih kuliah meskipun peluang kerja di Jakarta lebih besar, kedua ada siswa yang berencana bekerja namun memiliki skor manajemen waktu yang lebih rendah dibandingkan dengan yang memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan GAP 0,08, ketiga ada penguasaan alat kantor pada kelompok yang berencana untuk bekerja lebih rendah dibandingkan kelompok yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan GAP 0,18. Seaca keseluruhan, siswa yang berencana bekerja justru menunjukkan kesiapan keterampilan yang lebih rendah, menunjukan perlunya perbaikan kurikulum di SMK yang lebih berorientasi pada kesiapan kerja nyata.
Implementasi Micro-Reflection dalam Meningkatkan Kesadaran Belajar Siswa di MI Ja-Alhaq Kota Bengkulu Marda Herdiana Saputri; Ester Permata Sari; Sutrian Efendi; Kasmantoni Kasmantoni; Andre Taulani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i3.880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis micro-reflection dalam meningkatkan kesadaran belajar siswa di MI Ja-Alhaq Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru kelas V, dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi dan wawancara yang telah diuji validitas isi melalui expert judgment. Reliabilitas data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik yang menunjukkan konsistensi data. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi micro-reflection dilakukan melalui kegiatan refleksi singkat di akhir pembelajaran berupa pertanyaan terstruktur. Kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran belajar siswa yang ditunjukkan melalui kemampuan mengidentifikasi kesulitan belajar, memperbaiki kesalahan, serta merencanakan strategi belajar.
Pengaruh Model Pembelajaran CORE Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Monika, Selvi; Santri, Juwita; Khermarinah, Khermarinah; Amaliyah, Aam
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i1.879

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika dan dominasi metode pembelajaran konvensional menjadi kendala utama dalam memahami konsep pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental berupa pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model CORE dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, serta uji Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 3,27 lebih besar dibandingkan ttabel sebesar 2,00 pada taraf signifikansi 5%, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model CORE mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam menghubungkan, mengorganisasi, merefleksikan, dan mengembangkan pemahaman konsep matematika. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran CORE efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.
Komparasi Model Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Juliantari, Daniati; Khermarinah, Khermarinah; Sari, Wenny Aulia
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i1.893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif berbagai model pembelajaran Bahasa Indonesia yang telah diterapkan dalam konteks pendidikan formal di Indonesia, serta mengkaji peran media digital sebagai pendukung proses pembelajaran bahasa. Dengan menggunakan metode studi pustaka (systematic literature review), kajian ini menelaah 45 artikel ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025 dari berbagai jurnal nasional dan internasional terakreditasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL), pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning), dan pendekatan komunikatif terbukti paling efektif dalam meningkatkan keterampilan berbahasa peserta didik secara holistik. Sementara itu, pemanfaatan media digital seperti platform e-learning, aplikasi berbasis gim, serta video interaktif menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap motivasi dan hasil belajar. Kajian ini juga mengidentifikasi adanya kesenjangan antara potensi model dan media pembelajaran dengan realitas implementasinya di lapangan, terutama terkait kesiapan guru, infrastruktur digital, dan kesesuaian karakteristik peserta didik. Artikel ini diakhiri dengan rekomendasi praktis bagi para pengajar, perancang kurikulum, serta pengambil kebijakan pendidikan bahasa di Indonesia.
Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Interaksi Sosial dan Disiplin Belajar Siswa di Lingkungan Sekolah Dasar Naziroh, Nikmatun; Nurhidayah, Nurhidayah; Mustamin, Abdul Aziz
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i1.873

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan gadget pada siswa sekolah dasar yang berdampak pada menurunnya interaksi sosial dan disiplin belajar, khususnya di SD Negeri 79 Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap interaksi sosial dan disiplin belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif melalui studi kasus, dengan partisipan 29 siswa kelas V, guru, dan orang tua, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis dengan model interaktif serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget berdampak pada menurunnya interaksi sosial siswa, seperti berkurangnya komunikasi langsung, rendahnya keterlibatan dalam kegiatan kelompok, dan kecenderungan siswa lebih memilih interaksi digital, serta berdampak pada disiplin belajar yang terlihat dari menurunnya konsentrasi, kurangnya tanggung jawab terhadap tugas, dan lemahnya manajemen waktu belajar, meskipun gadget juga dapat memberikan manfaat jika digunakan secara bijak seperti membantu akses informasi dan pembelajaran. Kesimpulannya, penggunaan gadget memiliki dampak signifikan terhadap interaksi sosial dan disiplin belajar siswa, baik positif maupun negatif tergantung cara penggunaannya, sehingga diperlukan peran aktif orang tua dan guru dalam mengawasi serta mengarahkan penggunaan gadget agar lebih bermanfaat bagi perkembangan siswa.
Analisis Komparatif Penilaian Diri, Teman, dan Guru dalam Implementasi Assessment as Learning pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel di kelas VIII SMP Suryadi Ishak; Ikdafila Ikdafila
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.858

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut siswa memiliki kemampuan metakognisi melalui Assessment as Learning (AaL). Penelitian ini bertujuan menganalisis analisis persepsi dan akurasi antara penilaian diri (PD), teman sebaya (PAT), dan guru (PG) pada materi SPLDV di kelas VIII SMP. Metode penelitian kuantitatif digunakan dengan melibatkan 30 siswa melalui pendekatan longitudinal selama lima pertemuan. Data dianalisis menggunakan Repeated Measures ANOVA dan korelasi Pearson melalui perangkat JASP. Hasil uji ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara kolektif antara ketiga kelompok penilai , yang mengindikasikan adanya penyelarasan persepsi kelompok. Namun ditemukan korelasi yang sangat lemah dan tidak signifikan secara individu , menunjukkan rendahnya akurasi penilaian siswa terhadap standar guru. Temuan unik mengungkap bahwa teman sebaya cenderung menjadi penilai paling kritis dengan rata-rata skor terendah (1,392). Kesimpulannya, meskipun persepsi kelompok telah selaras, kemampuan evaluasi individu siswa masih memerlukan pelatihan kalibrasi metakognitif yang lebih intensif.
Faktor Rendahnya Pemahaman Siswa pada Mata Pelajaran PPKN dalam Menyimpulkan Sejarah Politik Kelas V Sari, Dewi Puspita; Arzilea, Nadya; Hidayani, Masrifah; Sandi, Andre Taulani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i1.891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya pemahaman siswa dalam menyimpulkan materi sejarah politik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di kelas V MI Nurul Huda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman siswa dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu faktor internal, faktor eksternal, dan karakteristik materi. Faktor internal meliputi rendahnya minat belajar dan kemampuan literasi siswa yang menyebabkan kesulitan dalam memahami teks sejarah politik. Faktor eksternal meliputi metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang kurang mendukung pemahaman konsep abstrak. Sementara itu, karakteristik materi sejarah politik yang kompleks dan abstrak semakin memperkuat kesulitan siswa dalam menyimpulkan informasi. Dengan demikian, diperlukan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan kontekstual melalui penggunaan metode aktif serta media visual agar dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran PPKn.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Emotional Check-In dalam Meningkatkan Kesiapan Belajar Siswa di MI Asy Syifa Kota Bengkulu Yeza Aulia; Reda Dellusi; Kasmantoni Kasmantoni; Nova Asvio
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i3.881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis emotional check-in dalam meningkatkan kesiapan belajar siswa di MI Asy Syifa Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru kelas III, dan siswa kelas III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi dan wawancara yang telah diuji validitas isi melalui expert judgment dan menunjukkan tingkat kesesuaian yang tinggi. Uji reliabilitas dilakukan melalui teknik triangulasi data yang menunjukkan konsistensi data antar sumber dan teknik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emotional check-in dilaksanakan melalui kegiatan awal pembelajaran berupa identifikasi kondisi emosional siswa menggunakan pertanyaan sederhana dan simbol ekspresi. Kegiatan ini mampu meningkatkan kesiapan belajar siswa yang ditunjukkan melalui peningkatan fokus, keaktifan, serta keterlibatan dalam pembelajaran. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu dan belum terbiasanya siswa dalam mengekspresikan emosi. Kendala tersebut menunjukkan penurunan seiring dengan penerapan pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa emotional check-in merupakan strategi efektif dalam mendukung kesiapan belajar siswa di Madrasah Ibtidaiyah.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Berbasis Teknologi terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Yessi Nur Esa Kurnida; Tri Deta Febriyanti; Andre Taulani Sandi; Asmara Yumarni; Novita Angra
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis teknologi terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 66 Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian melibatkan guru dan siswa kelas IV di SDN 66 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif berbasis teknologi melalui media interaktif Wordwall dan penayangan video melalui infokus menciptakan suasana belajar yang dinamis. Siswa menunjukkan peningkatan keaktifan, antusiasme, dan kemampuan kerja sama kelompok yang berdampak positif pada pemahaman konsep matematika. Simpulan penelitian adalah integrasi teknologi dalam kerangka pembelajaran kooperatif membantu siswa mengatasi kesulitan memahami materi abstrak dan meningkatkan kualitas hasil belajar.
Efektivitas Pengembangan Metode Role Play pada Mata Pelajaran SKI di Madrasah Wildan Nur Hidayat; Dalima Septiria; Bety Nurfadilah; Zelda Anesia Silviani; Suris Marshanda
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i3.902

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat efektivitas pengembangan strategi role play dalam pembelajaran sejarah kebudayaan Islam di Madrasah. Metode yang digunakan peneliti adalah metode Contrast. Meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dapat membantu meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan. Dengan berperan sebagai tokoh-tokoh sejarah, siswa dapat memahami sudut pandang dan motivasi dari setiap tokoh tersebut. Hal ini juga dapat membantu siswa untuk mengaitkan informasi yang mereka pelajari dengan konteks sejarah yang lebih luas. Selain itu, strategi role play juga dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa, seperti kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, dan berpikir kritis. Penggunaan role play dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah memiliki banyak manfaat. Selain meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, strategi ini juga membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial, berpikir kritis, dan berkomunikasi.