cover
Contact Name
Abdul Rahmat
Contact Email
jurnaldikmas@ung.ac.id
Phone
+62811435378
Journal Mail Official
abdulrahmat@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. Soedirman No. 06 Gorontalo 96128, Indonesia
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian
ISSN : -     EISSN : 28093291     DOI : https://doi.org/10.37905/dikmas
Core Subject : Education,
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian is a journal managed by Master Program in Nonformal Education Post Graduate Program Gorontalo State University. This journal contains articles of community service with the scope of Training and Marketing that are utilized for community empowerment, SMEs and local communities; Community empowerment; Social Access; Community Service Activities by Students; Empowerment of Border Area Communities; Education for Sustainable Development; Community Empowerment Program; Design and Reach Appropriate Technology for Communities, Lifelong Education, Adult, Continuing, Recurrent And Initial Education And Learning, Early Childhood Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 279 Documents
Peningkatan Potensi Bisnis Desa melalui Pelatihan Penyusunan Business Plan di BUMDes Surya Patih Corry Yohana; Annisa Lutfia; Nadya Fadillah Fidyallah; Muhammad Fawaiq; Bagas Nursetyo; Singgih Habibie Ramadhan
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 4 (2022): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.4.1031-1038.2022

Abstract

Village-Owned Enterprises (BUMDes) are part of optimizing the village economy. However, the role of BUMDes is still not optimal in improving the village economy. In this regard, this service activity was carried out by conducting training in the preparation of business plans with the CANVAS model at BUMDes Surya Patih, Subang Regency, West Java. Prior to the training, a survey was conducted to map the problems and needs of BUMDes managers. Business plan preparation training is carried out through lecture, discussion and practice methods guided by a dedicated team. The participants of this training were 15 BUMDes managers. After the training, BUMDes managers are expected to be able to produce business designs using the CANVAS model. This service is considered an important strategic effort in developing the role of BUMDes in increasing village business potential.Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan bagian untuk mengoptimalkan perekonomian desa. Namun, peran BUMDes masih dirasa belum optimal dalam meningkatkan perekonomian desa. Berkaitan dengan hal tersebut, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan membuat pelatihan penyusunan rencana bisnis dengan model CANVAS di BUMDes Surya Patih Kabupaten Subang Jawa Barat. Sebelum dilakukan pelatihan dilakukan survey untuk memetakaan permasalahan dan kebutuhan dari pengelola BUMDes. Pelatihan penyusunan rencana bisnis dilakukan melalui metode ceramah, diskusi dan praktik yang dipandu oleh tim pengabdi. Peserta pelatihan ini sebanyak 15 orang pengelola BUMDes. Pasca pelatihan, pengelola BUMDes diharapkan dapat menghasilkan rancangan bisnis dengan model CANVAS. Pengabdian ini dinilai penting upaya strategis dalam mengembangan peran BUMDes dalam meningkatkan potensi bisnis desa.
Pemberdayaan Perempuan Desa dengan Keterampilan Batik Gesek Godhong untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif Mintarsih Arbarini; Tri Suminar; Liliek Desmawati; Sungkowo Edy Mulyono; Yudi Siswanto; Tanisa Hasdiani; Meira Dion Soraya; Laela Uswatun Hasanah
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 4 (2022): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.4.1139-1146.2022

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah pemahaman terkait hak perempuan, pemberdayaan perempuan, dan kesetaraan gender dan pembangunan serta melatih perempuan desa berkaitan dengan batik gesek godhong dan pemasaran produk dalam upaya menumbuhkan ekonomi kreatif. Target luaran yang diharapkan menjadi salah satu strategi perempuan untuk berkembang melalui pemberdayaan perempuan dengan keterampilan gesek godhong sebagai upaya pengurangan angka pengangguran akibat dampak pandemic dengan banyaknya pilihan sektor usaha ekonomi kreatif. Hasil dari program pengabdian masyarakat dapat dilihat dari antusias, sigap, dan melakukan tanya jawab dengan instruktur serta dengan peserta lain apabila ada masalah dalam praktik. Produk gesek godhong yang yang dihasilkan sudah memenuhi kriteria kualitas minimal standart produk. Peserta disarankan meningkatkan kemampuannya dengan mengembangkan inovasi, metode, dan teknik yang telah diberikan serta mampu untuk memproduksinya dalam jumlah yang lebih besar sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan. Disamping itu, semakin luasnya produk fashion design model, maka dapat dikembangkan motif atau metode lain dengan ciri khas Mojotengah sehingga layak dijual dan bersaing dengan dunia pasar nasional.
Pemberdayaan Perempuan Buta Aksara melalui Penyelenggaraan Keaksaraan Usaha Mandiri Kartini Marzuki; Rudi Amir; Muhammad Asri; Fatmawati Gaffar
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 4 (2022): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.4.1229-1234.2022

Abstract

Masih tingginya angka buta aksara yang berkorelasi dengan tingginya angka kemiskinan di Sulawesi Selatan terutama di Kabupaten Bone, menyebabkan perguruan tinggi memberi perhatian khusus ikut berpartispasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyelenggarakan program keaksaraan usaha mandiri berbasis literasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarga yang berbasis literasi. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai salah satu bentuk kegiatan tridarma perguruan tinggi yang dilaksanakan secara integratif antara perguruan tinggi dengan direktorat pendidikan masyarakat. Proses kegiatan program pendidikan KUM yang terdiri dari kegiatan lebih banyak difasilitasi berupa kegiatan diskusi, membaca materi yang berkaitan dengan keterampilan yang akan diberikan, menulis, berhitung fungsional yang terintegrasi dengan materi pelatihan ketermapilan dan pemasaran, tanya jawab, demonstrasi, praktik dan simulasi. Dampak dari kegiatan ini adalah terbentuknya kelompok usaha mandiri yang dikelola oleh ibu rumah tangga yang mengolah hasil pertanian menjadi produk yang dapat dipasarkan.
Pendekatan Kelompok Dalam Belajar Dan Bermain Dengan Kegiatan Pelatihan Anak Usia Dini di Majelis Ta’lim Daarul Ilmi Dedi Rianto Rahadi; Erny Estiurlina Hutabarat; Reynaldi Reynaldi
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 4 (2022): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.4.1089-1094.2022

Abstract

Program kegiatan pelatihan anak usia dini meliputi pertumbuhan dan perkembangan fisik pada anak usia dini (keterampilan motorik halus dan keseluruhan), kecerdasan (kemampuan berpikir, kreativitas, kecerdasan emosional, kecerdasan mental), dan emosi sosial (sikap dan perilaku, Agama) termasuk Keunikan dan tingkat perkembangan genetik. Hanya Mengandalkan kemampuan mahasiswa miliki untuk mengajar dan pelatihan anak-anak dari kegiatan mewarnai hingga melakukan pelatihan Bahasa Inggris dan kemampuan berbicara di sebuah tempat pengajian yang tak jauh dari kampus Universitas Presiden dan hanya berjarak sekitar kurang lebih 1,2 km yaitu di Majelis Ta'lim Daarul Ilmi Cikarang, Jawa Barat. Sehubungan dengan tujuan program kegiatan pelatihan anak usia dini, tujuan utamanya adalah mendidik bertujuan untuk menumbuhkan jiwa rasa percaya diri dalam diri mereka agar anak-anak tersebut mengenal lebih jauh tentang bagaimana cara untuk percaya diri dalam melatih public speaking dan melatih kreativitas melalui kegiatan menggambar yang perlu mereka latih. Tujuan lain dari program kegiatan pelatihan ini adalah mempersiapkan anak untuk memotivasi belajar di sekolah (akademi). kegiatan pelatihan ini memberikan kesempatan untuk secara kreatif mengungkapkan berbagai ide yang beredar di benak mereka. hasil gambar yang mereka ambil juga dapat menunjukkan tingkat kreativitas dan mood masing-masing anak.
Pemanfaatan Komplementer Terapi Air Laut Sebagai Potensi Lokal Dalam Mendukung Kesehatan Pada Masyarakat Wasis Nugroho; Syafrudin L. Ahmad
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 4 (2022): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.4.1197-1202.2022

Abstract

Wilayah kota Ternate memiliki laut yang terhampar luas sehingga dapat dijadikan sebagai objek wisata dan objek komplementer sebagai alternatif dalam meningkatkan kesehatan dan kebugaran kesehatan. Tujuan pelaksanaan ini adalah memberikan edukasi, pelaksanaan dan perubahan perilaku sehat dengan memanfaatkan air laut untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran. Peserta adalah masyarakat kelurahan sulamadaha kota Ternate yang berusia produktif antara 20-50 tahun dan merasa perlu untuk mengikuti kegiatan ini. Metode yang digunakan adalah ceramah diskusi, media liflet, aplikasi aktivitas/senam menggunakan metode demontrasi. Hasil yang diperoleh dari peserta sebanyak 20 orang yang terdiri dari laki-laki 8 tahun dan perempuan 12 tahun. Peserta yang ikut serta terbanyak berusia 40-50 tahun dan tingkat pendidikan terbanyak di sekolah dasar menegah. Pengatahuan meningkat yakni sebanyak 18 orang (90%) terhadap manfaat komplementer air laut. Perilaku melakukan aktivitas/senam dengan memanfaatkan komplementer air laut 2-3 aktifitas dalam 2 minggu sebanyak 14 orang dan 6 orag lainnya menyampaikan 1 aktifitas dalam 2 minggu. Pemerintah daerah dapat membuat program masyarakat sehat melalui pemanfaatan kearifan air laut setempat untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran.
Penyuluhan Tentang Financial Technology Di Desa Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Barat Ade Sandra Dewi; M. Harviend Gilang; Septa Riyadi; Ani Pujiati; Yunita Mauliana
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 4 (2022): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.4.1039-1044.2022

Abstract

Secara geografis Desa Batu Putuk merupakan desa yang termasuk dalam Kecamatan Teluk Betung Barat dan memiliki topografi wilayah berupa daratan. Secara astronomis Desa Batu Putuk terletak pada posisi 105o 16’23” BT – 105o 21’10”BT dan 5o25’45” LS – 5o 26’47” LS. Dari keberagaman mata pencaharian masyarakat Desa Batu Putuk yaitu petani, peternak madu, buruh harian, dan bekerja di sektor pariwisata yang berada di Desa Batu Putuk, menimbulkan masalah ekonomi yang dialami oleh masyarakat Desa Batu Putuk untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Keterbatasan penghasilan masyarakat Desa Batu Putuk dan tingginya biaya hidup di Kota Bandar Lampung menyebabkan masyarakat membutuhkan pinjaman dana . Maraknya pinjaman online (pinjol) dengan syarat yang relatif mudah menjadi daya tarik bagi masyarakat desa termasuk Desa Batu Putuk untuk mengajukan pinjaman online. Pinjaman online (pinjol) Illegal memperdaya masyarakat dengan persyaratan yang mudah sehingga masyarakat menjadi kurang peka terhadap bunga pinjaman yang sangat tinggi yang dikenakan oleh Pinjol Illegal. Berdasarkan situasi diatas, tim Pengabdian dari Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai mengadakan kegiatan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan topik Penyuluhan tentang Financial Technology di Desa Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Barat.
Pemanfaatan Aplikasi Untuk Pembelajaran Daring di SD Negeri 27 Sungai Raya Kalimantan Barat Nurmila Sari Djau
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 4 (2022): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.4.1147-1152.2022

Abstract

Pelaksanaan Pembelajaran Blended Learning masih dilakukan sampai saat ini, namun kurangnya kompetensi guru memanfaatkan aplikasi masih menjadi hambatan dalam melaksanakan pembelajaran daring, salah satunya di SD N 27 Sungai Raya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan aplikasi untuk melaksanakan pembelajaran daring. Kegiatan dilaksanakan dalam 3 tahapan, yaitu: tahap sosialisasi, tahap simulasi, dan tahap implementasi. Pada tahap sosialisasi, peserta mengikuti pengenalan Google secara umum. Pada tahap simulasi peserta secara bersama maupun perorangan mempelajari cara mengoperasionalkan aplikasi google hingga merancang pada mata pelajaran yang dipilihnya. Pada tahap implementasi, peserta mengimplementasikannya pada pembelajaran daring. Hasil dari kegiatan adalah terjadi peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan aplikasi khususnya Google dari 40% memiliki kompetensi menjadi 80% memiliki kompetesi dasar menggunakan aplikasi untuk pembelajaran daring.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Batik Eco Print Pada Kader PKK Sebagai Peluang Home Industry Creative Di Desa Limbang Jaya Ogan Ilir Yanti Karmila Nengsih; Azizah Husin; Shomedran Shomedran; Ardi Saputra
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 4 (2022): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.4.1235-1252.2022

Abstract

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi yang harus dilakukan oleh dosen. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah berpartisipasi dalam usaha meningkatkan pengetahuan maupun keterampilan masyarakat yang salah satu bentuk kegiatannya yaitu pelatihan dan pendampingan pembuatan batik eco print yang mana bisa menjadi peluang usaha rumah tangga untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan praktik langsung. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah kader PKK desa limbang jaya ogan ilir. Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 oarang dan waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat mulai tanggal 27 agustus 2022 sampai dengan tanggal 01 oktober 2022. Adapun rincian kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan batik eco print adalah 1) Pembukaan pelatihan dan pemebrian angket pretest tentang pembuatan batik eco print, 2) Pendampingan pembuatan batik eco print, 3) Praktik mandiri pembuatan batik eco print oleh peserta, 4) Praktik mandiri kedua pembuatan batik eco print oleh peserta, dan 5) Monitoring dan evaluasi kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan batik eco print serta pemberian angket posttest kepada peserta. Kegiatan pengabdian ini dapat terlaksana dengan baik dan para peserta sangat antusias serta bersemangat dalam mengikuti semua rangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan. Hal tersebut juga terlihat dari peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembuatan batik eco print yang ditunjukkan oleh hasil pretest dan posttest.
Konsultasi Desain Rencana Pengembangan MDTA An-Nuur Pada Yayasan An-Nuur Andiyan Andiyan; Husna Izzati; Shendy Irawan; Nutrian Galupamudia; Wowo Adizar Darwin
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 4 (2022): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.4.1095-1110.2022

Abstract

Keberhasilan pembangunan suatu bangsa sangat tergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Tanpa SDM yang berkualitas mustahil bagi suatu bangsa dapat mencapai kemajuan dalam segala bidang kehidupan. Ketersediaan SDM yang berkualitas tentunya merupakan tanggung jawab fundamental bagi suatu lembaga pendidikan. Hal tersebut bukanlah perkara yang mudah dan sederhana tetapi persoalan yang memerlukan upaya yang serius dan sungguh-sungguh dalam menanganinya. Dalam metode  ini peneliti membagi penelitian menjadi 3 tahapan, Tahap Persiapan Penelitian, Tahap Pelaksanaan Penelitian, dan Tahap akhir. ada tahap persiapan penelitian peneliti melakukan observasi, mengindentifikasi masalah,menetukan rumusan masalah, dan mengumpulkan studi literatur sebagai acuan di lanjutan dengan tahap pelakasanaan penelitian pada tahap ini peneliti melakukan survei lokasi, dokumentasi, dan analisa variable penelitian dan tahap akhir adalah mengumpulkan data ,mengolah data, menganalisa dan menarik kesimpulan. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan perlu ditunjang oleh sarana dan prasarana yang memadai, Ruang Kelas Baru (RKB) dan meubelair yang permanen, serta lingkungan belajar yang nyaman, bersih dan asri sehingga tumbuh rasa bangga dan percaya diri pada siswa dan mereka akan merasa betah selama berada di madrasah tersebut. Mencermati harapan-harapan diatas dan melihat kondisi riil Madrasah Diniyyah Takmiliyyah Awaliyah An - Nuur yang sudah berkiprah selama 29 Tahun dalam membina dan mendidik para siswa sebagai calon-calon pemimpin bangsa di masa mendatang. Kami merasakan tantangan yang sangat berat, sementara kondisi sarana dan prasarana yang ada memprihatinkan. kegiatan PKM ini bermaksud untuk membantu dalam penyampaian gagasan untuk keperluan proposal bantuan dana untuk pengadaan ruang kelas baru (RKB) dan meubelair di Madrasah Diniyyah Takmiliyyah Awaliyah An - Nuur, berikut melengkapi sarana dan prasarana penunjang pembelajaran, sehingga Madrasah Diniyyah Takmiliyyah Awaliyah An - Nuur di harapkan tidak tertinggal oleh madrasah-madrasah setingkatnya, dan mampu menyongsong tantangan kehidupan di masa depan yang lebih kompleks dan berat.
Pembuatan Biogas Skala Rumah Tangga Untuk Memenuhi Kebutuhan Energi Masyarakat Di Desa Iloheluma Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara Sardi Salim; Syahrir Abdussamad
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 1, No 4 (2021): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.1.4.181-190.2021

Abstract

Program KKN dengan kegiatan utama Penerapan Biogas Potensi Lingkungan (limbah kotoran ternak), untuk Menunjang Kebutuhan Rumah Tangga di Desa Iloheluma Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara, bertujuan untuk: 1) Meningkatkan kepedulian dan empati mahasiswa pada permasalahan kebutuhan masyarakat desa, 2) Memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat melalui pemberdayaan produk TTG Biogas dari limbah kotoran ternak. 3) Memberikan dasar kebijakan bagi Pemerintah dalam program pengembangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lingkungan. Kegiatan KKN dilaksanakan oleh mahasiswa program KKN sebanyak 30 orang yang didampingi Dosen Pembimbing Lapangan dan melibatkan Mitra yaitu unsur Desa Iloheluma dan unsur Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara. Program dilaksanakan selama kurang lebih 45 hari melalui 2 tahap yakni, tahap 1 adalah penerapan kegiatan inti berupa pembuatan produk biogas sebagai produk teknologi tepat guna untuk membantu kebutuhan rumah tangga masyarakat, dan Tahap ke 2 adalah kegiatan penunjang berupa kegiatan kreatif inovatif yang dilaksanakan kelompok mahasiswa membantu kegiatan pemerintah desa dan kegiatan pembelajaran pengembangan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan, terpusat di lokasi Desa Iloheluma Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara. Dengan terlaksananya program KKN sebagai peran Perguruan Tinggi dalam mewujudkan tridharma bidang pengabdian kepada masyarakat sesuai tujuan dan sasaran program, dapat menjawab kebutuhan dasar masyarakat terutama dalam penggunaan bahan bakar alternaif pengganti minyak tanah dan LPG yang sekarang ini merupakan bahan utama menunjang kebutuhan rumah tangga masyarakat. Di samping itu melalui program KKN pemerintah lebih mudah dan efektif dalam pelayanan masyarakat di lingkungan Desa.